Beranda blog Halaman 136

Pendaftaran UM-PTKIN 2026 Segera Dibuka, Simak Jadwal dan Syaratnya

0
Tangakapan layar laman resmi daftar program studi UM-PTKIN 2025 (Foto: https://um.ptkin.ac.id/home/ptkin)

NUKILAN.ID | JAKARTA – Pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 akan segera dibuka dalam waktu dekat. Calon mahasiswa diimbau untuk mulai mempersiapkan diri dan melengkapi persyaratan sejak dini.

Dikutip Nukilan.id dari laman resmi UM-PTKIN, Kamis (9/4/2026), pendaftaran akan dimulai pada 13 April 2026. “Pendaftaran UM-PTKIN 2026 Senin, 13 April 2026 pukul 08:00 WIB sampai dengan Sabtu, 30 Mei 2026 | 15.00 WIB,” demikian yang tertulis di laman resmi UM-PTKIN.

UM-PTKIN merupakan salah satu jalur seleksi masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang diperuntukkan bagi lulusan MA, MAK, SMA, SMK, dan sederajat.

Adapun persyaratan pendaftaran UM-PTKIN 2026 sebagai berikut:

  1. Peserta merupakan lulusan satuan pendidikan MA/MAK/SMA/SMK/SPM/PDF/PKPPS atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026.
  2. Lulusan tahun 2024 dan 2025 wajib memiliki ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL). Sementara lulusan 2026 wajib memiliki salah satu dari SKL, pengumuman lulus, KTP, atau kartu siswa.
  3. Peserta wajib memiliki:
    • Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
    • Email aktif
    • Nomor WhatsApp aktif
  4. Pendaftaran dilakukan secara mandiri melalui laman resmi https://um.ptkin.ac.id
  5. Peserta wajib membayar biaya pendaftaran melalui bank yang ditetapkan panitia. Biaya yang telah dibayarkan tidak dapat dikembalikan.
  6. Peserta dapat memilih maksimal tiga program studi di PTKIN/PTN.
  7. Peserta memilih lokasi ujian di PTKIN/PTN.
  8. Pendaftaran dinyatakan selesai setelah peserta melakukan finalisasi.

Setelah memenuhi persyaratan, peserta juga perlu memperhatikan jadwal pelaksanaan UM-PTKIN 2026 berikut:

  • Pendaftaran: 13 April 2026 pukul 08.00 WIB – 30 Mei 2026 pukul 15.00 WIB
  • Pembayaran: 13 April 2026 pukul 08.00 WIB – 30 Mei 2026 pukul 23.59 WIB
  • Finalisasi Pendaftaran: 13 April 2026 pukul 08.00 WIB – 3 Juni 2026 pukul 15.00 WIB
  • Cetak Kartu Peserta Ujian: mulai 14 April 2026 pukul 08.00 WIB
  • Pelaksanaan Ujian SSE UM-PTKIN: 8–14 Juni 2026
  • Pengumuman: 30 Juni 2026

Dengan dibukanya pendaftaran ini, calon mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi keagamaan negeri sesuai minat dan pilihan program studi. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Harga Kopi Gayo di Aceh Tengah Turun Tipis

0
Pekerja memperlihatkan biji kopi arabika Gayo kualitas ekspor saat penyortiran di Takengon, Aceh Tengah, Aceh. (Foto: ANTARA FOTO)

NUKILAN.ID | TAKENGON – Harga kopi arabika Gayo di Kabupaten Aceh Tengah mengalami penurunan tipis pada perdagangan Kamis (9/4/2026). Penurunan terjadi pada seluruh tingkatan, mulai dari gelondong (cherry), gabah hingga green bean.

Mengutip Tribun Gayo, harga kopi gelondong (cherry) saat ini berada di kisaran Rp22.000–Rp23.000 per bambu, turun dari sebelumnya Rp24.000 per bambu.

Sementara itu, harga kopi gabah ikut turun menjadi Rp59.000–Rp60.000 per bambu dari sebelumnya Rp61.000 per bambu. Adapun harga green bean kini berada di angka Rp129.000–Rp130.000 per kilogram, turun dari sebelumnya Rp133.000 per kilogram.

Sejumlah petani menyebutkan, penurunan harga ini dipengaruhi oleh kondisi cuaca hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Curah hujan membuat buah kopi dalam kondisi gelondong membengkak, sehingga beratnya tidak sesuai dengan takaran normal.

Salah seorang petani kopi di Aceh Tengah, Junaidi, mengatakan kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kualitas dan harga jual kopi di tingkat petani.

“Kata toke karena hujan, gelondongnya jadi membesar tapi isinya tidak padat. Jadi waktu ditakar tidak sampai seperti biasanya, itu yang bikin harga turun,” ujar Junaidi.

Ia berharap kondisi cuaca segera membaik agar kualitas kopi kembali normal dan harga di tingkat petani dapat kembali stabil.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di wilayah Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, masih didominasi hujan ringan. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 14 hingga 26 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan antara 64 persen hingga 99 persen.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Banjir Rendam Desa di Meureudu pada Rabu Malam

0
Banjir yang merendam Desa Dayah Usen, Meureudu, Rabu (8/9/2026) malam. (Foto: tangkapan layar)

NUKILAN.ID | Pidie Jaya — Banjir melanda Gampong Dayah Usen, Kecamatan Meureudu, pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Peristiwa ini terjadi pada malam hari dan menyebabkan genangan air di sejumlah titik permukiman warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Nukilan dari video yang beredar, air mulai masuk ke kawasan pemukiman warga pada malam hari. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait jumlah warga terdampak maupun tingkat ketinggian air yang merendam wilayah tersebut.

Belum diketahui secara pasti penyebab banjir, namun peristiwa ini diduga berkaitan dengan curah hujan yang terjadi sebelumnya. Warga di lokasi tampak berupaya mengamankan barang-barang mereka dari genangan air. Tampak air menggenang di atas jalan yang membuat laju kendaraan terhenti.

Pihak terkait diharapkan segera melakukan pendataan serta penanganan lebih lanjut guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan. []

Reporter: Sammy

DSI Banda Aceh Perkuat Silaturahmi Pascaramadhan Lewat Pembinaan Al-Qur’an dan Halalbihalal Mualaf

0
DSI Banda Aceh Perkuat Silaturahmi Pascaramadhan Lewat Pembinaan Al-Qur’an dan Halalbihalal Mualaf (Foto: Humas BNA)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Usai bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H, Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh kembali menggelar pembinaan rutin Al-Qur’an bagi para mualaf yang dirangkai dengan kegiatan halalbihalal, Selasa (7/6/2026).

Kegiatan berlangsung ba’da salat Ashar di Mushalla Al Bayan DSI Kota Banda Aceh. Program ini merupakan agenda lanjutan untuk memastikan pendampingan keagamaan bagi mualaf tetap berjalan secara konsisten setelah Ramadhan.

Pembinaan dipandu oleh Kepala Seksi Bina Aqidah DSI Kota Banda Aceh, Niyyatinur, S.HI., M.H., serta didampingi Ustazah Nurlaina, ST., M.IP yang turut membimbing para peserta dalam belajar membaca Al-Qur’an.

Materi yang diberikan meliputi tahsin bacaan Al-Qur’an, pemahaman dasar aqidah, serta penguatan ibadah harian pasca-Ramadhan. Para mualaf dibagi ke dalam dua kelompok untuk memudahkan proses pembinaan sekaligus mendapatkan motivasi agar tetap istiqamah.

“Alhamdulillah, setelah sebulan penuh kita digembleng di Ramadhan, semangat membaca dan mengamalkan Al-Qur’an harus tetap kita jaga. Momentum halal bihalal ini kita manfaatkan untuk saling menguatkan dan memaafkan,” ujar Niyyatinur.

Selain pembinaan mengaji, kegiatan juga diisi dengan halalbihalal dan ramah tamah antara mualaf dan jajaran DSI Kota Banda Aceh. Suasana penuh keakraban diharapkan mampu mempererat ukhuwah islamiyah dan menumbuhkan rasa kekeluargaan di antara peserta.

Pembinaan rutin yang dilaksanakan setiap Selasa ini tidak hanya menjadi sarana belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga wadah silaturahmi dan penguatan mental spiritual bagi para mualaf.

“Harapannya, para mualaf semakin mantap menjalankan ajaran Islam dan istiqamah dalam beribadah meskipun Ramadhan telah berlalu,” katanya.

Ustazah Nurlaina turut mengingatkan pentingnya menjaga semangat Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari.

“Dan terus menjaga semangat Ramadhan dengan membersamai Al-Qur’an, dengan membacanya dan mempelajari maknanya,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Alimsyah, S.Ag., M.Pd, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memberikan pendampingan berkelanjutan kepada para mualaf. Ia berharap program ini dapat meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan peserta.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi upaya menjaga nilai-nilai Ramadhan agar tetap hidup dalam keseharian masyarakat, khususnya bagi para mualaf di Banda Aceh.

Dispora Aceh dan TC. Uşak Üniversitesi Turkiye Gelar Lomba Fotografi Internasional 2026

0
Dispora Aceh dan TC. Uşak Üniversitesi Turkiye Gelar Lomba Fotografi Internasional 2026. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh kembali membuka ruang kreativitas bagi generasi muda melalui penyelenggaraan Aceh Global Youth Photography Award 2026, sebuah kompetisi fotografi internasional berbasis daring yang bertujuan mendorong kreativitas pemuda sekaligus mempromosikan Aceh di tingkat global.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi internasional antara Dispora Aceh dan TC. Uşak Üniversitesi, Turkiye. Inisiatif tersebut digagas oleh Teuku Fatir Fath, mahasiswa asal Aceh yang saat ini menempuh pendidikan di TC. Uşak Üniversitesi, Turkiye.

Teuku Fatir Fath menjelaskan bahwa perkembangan fotografi digital saat ini memberikan peluang besar bagi generasi muda untuk mengekspresikan ide, identitas budaya, serta pandangan sosial melalui karya visual. Selain menjadi media ekspresi, fotografi juga dinilai mampu memperkenalkan daerah ke dunia internasional dan membangun jejaring kreatif lintas negara.

“Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan Aceh dapat tampil sebagai daerah yang aktif dalam pengembangan kreativitas pemuda serta terbuka terhadap kolaborasi internasional di bidang seni dan media digital,” ujarnya.

Menurutnya, kerja sama dengan perguruan tinggi di Turkiye tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan standar internasional dalam penyelenggaraan kompetisi sekaligus membuka ruang pertukaran gagasan antarnegara.

“Dalam proses penilaian, ajang ini turut melibatkan dewan juri dari TC. Uşak Üniversitesi, sehingga diharapkan mampu menghadirkan penilaian yang profesional, objektif, dan berperspektif global,” tutup Teuku Fatir.

Ajang ini juga menjadi bagian dari upaya Dispora Aceh dalam mendorong ekspresi kreativitas pemuda dan memperluas jaringan global melalui karya visual. Mengusung semangat “Capture Creativity, Build Global Connections” (Peugah Kreativitas, Peugoet Jejaring Donya), lomba ini diharapkan menjadi wadah pertukaran gagasan, perspektif, serta nilai-nilai lintas budaya.

Pendaftaran dibuka secara gratis mulai 30 Maret hingga 23 April 2026. Peserta dapat mengikuti sejumlah kategori yang telah disiapkan panitia, yaitu Culture & Heritage, Humanity & Social Life, Environment & Sustainability, Youth & Innovation, serta Open Theme. Panitia juga membuka kemungkinan penyesuaian kategori sesuai kebutuhan penyelenggaraan.

Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, T. Banta Nuzullah, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan Aceh kepada masyarakat internasional melalui karya fotografi yang autentik dan bermakna. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kreativitas generasi muda di tingkat internasional sekaligus memperkuat kolaborasi akademik dan institusional lintas negara.

“Melalui ajang ini, kami ingin mendorong pemuda untuk tidak hanya berkarya, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan positif tentang budaya, kemanusiaan, dan lingkungan kepada dunia,” ujarnya.

Untuk mendukung pelaksanaan lomba, panitia menyediakan total hadiah senilai Rp25 juta. Juara pertama akan memperoleh hadiah sebesar Rp5 juta, juara kedua Rp4 juta, dan juara ketiga Rp3 juta, yang masing-masing disertai sertifikat elektronik. Penghargaan juga diberikan kepada peserta yang masuk 20 besar dalam bentuk hadiah dan e-certificate.

Melalui kompetisi ini, Dispora Aceh mengajak pemuda dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara untuk berpartisipasi, menunjukkan karya terbaik mereka, serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas jejaring global.

Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan ketentuan lomba dapat diperoleh melalui kanal resmi Dispora Aceh, Instagram @dispora_aceh.

Dispora Aceh Gelar Sayembara Menulis Cerpen Piala Gubernur Aceh Bertema Mitigasi Bencana

0
Dispora Aceh Gelar Sayembara Menulis Cerpen Piala Gubernur Aceh Bertema Mitigasi Bencana. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh menggelar Sayembara Menulis Cerpen Piala Gubernur Aceh sebagai upaya mendorong kreativitas generasi muda sekaligus meningkatkan kesadaran tentang mitigasi bencana.

Kegiatan yang mengangkat tema “Pemuda dan Bencana Hidrometeorologi” ini terbuka bagi pemuda Aceh berusia 16 hingga 30 tahun yang dibuktikan dengan kepemilikan KTP atau Kartu Keluarga (KK) Aceh. Sayembara tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pemuda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus memperluas pemahaman mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Dalam ketentuannya, peserta diwajibkan mengirimkan karya cerpen berbahasa Indonesia yang baik dan benar dengan panjang naskah antara 1.000 hingga 1.500 kata dan diketik menggunakan spasi 1,5. Penggunaan bahasa daerah diperbolehkan dengan menyertakan catatan kaki. Karya yang dilombakan harus merupakan karya asli, belum pernah dipublikasikan, dan tidak sedang diikutsertakan dalam kompetisi lain. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirimkan satu karya.

Naskah cerpen dikirim dalam format PDF melalui email cerpenmitigasi@gmail.com dengan melampirkan biodata singkat serta salinan KTP atau KK. Batas akhir pengiriman karya ditetapkan pada 29 April 2026, sedangkan pengumuman pemenang akan dilakukan pada 21 Mei 2026 melalui media resmi panitia.

Pada ajang ini, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp29 juta yang akan diberikan kepada 18 pemenang. Satu pemenang utama akan memperoleh hadiah sebesar Rp10 juta.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, T. Banta Nuzullah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat budaya literasi yang berdampak bagi masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat literasi pemuda Aceh sekaligus mengampanyekan pentingnya mitigasi bencana melalui karya sastra, khususnya cerpen. Kami ingin generasi muda tidak hanya kreatif, tetapi juga peka terhadap isu-isu kebencanaan di lingkungan mereka,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh karya cerpen yang terpilih nantinya akan menjadi hak milik panitia dan dapat dipublikasikan untuk berbagai kepentingan kegiatan tanpa menghilangkan identitas penulis. Selain itu, keputusan dewan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Sementara itu, Komunitas Hikayat Aceh sebagai pelaksana kegiatan menilai sastra memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap kebencanaan.

“Mitigasi bencana tidak hanya soal kebijakan dan teknologi, tetapi juga kesadaran kolektif. Karya sastra memiliki kekuatan untuk menyentuh emosi dan membangun ingatan bersama. Peristiwa kebencanaan perlu diabadikan dalam karya sastra agar menjadi pelajaran lintas generasi,” ungkap perwakilan komunitas tersebut.

Melalui kegiatan ini, Dispora Aceh mengajak seluruh pemuda di Aceh untuk berpartisipasi aktif sebagai bentuk kontribusi dalam memperkuat budaya literasi sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Ketua Baitul Mal Aceh Selatan Kunjungi Rumah Singgah Griya Tuan Tapa

0
Ketua Baitul Mal Aceh Selatan Kunjungi Rumah Singgah Griya Tuan Tapa. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Ketua Badan Baitul Mal Aceh Selatan, Tgk. Misbar Basri, melakukan kunjungan silaturahim ke Rumah Singgah Griya Tuan Tapa di Banda Aceh, Rabu (8/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Tgk. Misbar turut didampingi Gusmawi Mustafa dan disambut oleh Drs. Adi Multa selaku pengurus rumah singgah.

Pada kesempatan itu, Tgk. Misbar Basri kepada Nukilan.id mengaku senang melihat keberadaan Rumah Singgah Griya Tuan Tapa yang dinilai memberikan manfaat nyata, khususnya bagi masyarakat Aceh Selatan yang menjalani pengobatan rujukan di Banda Aceh.

“Keberadaan rumah singgah ini sangat membantu masyarakat kita. Ini adalah bentuk kepedulian nyata dan solusi bagi keluarga pasien yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama proses pengobatan,” ujarnya.

Rumah singgah ini merupakan salah satu program yang mendukung visi Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, yakni “Aceh Selatan yang Maju, Produktif, dan Madani.” Sejak difungsikan pada 1 Agustus 2025, fasilitas tersebut telah dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.

Hingga akhir Maret 2026, tercatat sebanyak 113 pasien, 224 pendamping, dan 165 tamu telah memanfaatkan layanan ini, dengan total penerima manfaat mencapai 502 orang.

Tgk. Misbar Basri juga menegaskan komitmen Baitul Mal Aceh Selatan untuk terus mendukung operasional rumah singgah melalui dana infak umat.

“Kami berkomitmen untuk terus menyisipkan program bantuan operasional Rumah Singgah Griya Tuan Tapa melalui dana infak umat yang dititipkan melalui Baitul Mal Aceh Selatan,” tambahnya.

Ia menilai kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antar lembaga, sekaligus memastikan program sosial berjalan efektif dan tepat sasaran.

Keberadaan Rumah Singgah Griya Tuan Tapa diharapkan terus berkembang sebagai salah satu pilar pelayanan sosial, terutama bagi masyarakat Aceh Selatan yang tengah menghadapi ujian kesehatan di perantauan.

Rumah singgah ini juga memberikan berbagai manfaat, mulai dari meringankan beban ekonomi keluarga pasien karena tidak perlu menanggung biaya penginapan, hingga menghadirkan kenyamanan dan ketenangan selama masa pengobatan. Lokasinya yang strategis turut memudahkan akses ke rumah sakit rujukan di Banda Aceh.

Selain itu, keberadaan fasilitas ini dinilai mampu meningkatkan kepedulian sosial pemerintah, memperkuat nilai kemanusiaan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat. Dukungan psikologis bagi pasien dan keluarga juga menjadi salah satu manfaat penting dari lingkungan yang saling menguatkan.

Sebagai informasi, Rumah Singgah Griya Tuan Tapa beralamat di Jalan Metro, Gampong Beurawe, Banda Aceh (belakang Kantor PLN Beurawe, depan SDQu Almuyassar). Masyarakat dapat menghubungi Fuadhiah di nomor 0823-6927-7716 atau Reza Fahlevi di 0858-3685-8296 untuk informasi lebih lanjut.

Rumah Singgah Griya Tuan Tapa tidak hanya menjadi tempat tinggal sementara, tetapi juga simbol kepedulian, kebersamaan, dan amanah dalam membantu sesama.

Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Baitul Mal Aceh Selatan, program ini diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Aceh Selatan yang Maju, Produktif, dan Madani. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Beasiswa ASEAN–UK Women in STEM Masih Dibuka, Kuliah S2 di Inggris Dibiayai hingga Rp 898 Juta

0
Pemandangan Big Ben di kota London, Inggris. (FOTO: PIXABAY/12019)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Program beasiswa ASEAN–UK Women in STEM untuk tahun akademik 2026/2027 masih membuka pendaftaran hingga akhir April. Program ini memberi kesempatan bagi perempuan untuk menempuh studi magister selama satu tahun di berbagai universitas dan lembaga riset terkemuka di Inggris.

Beasiswa ini didanai oleh British Council bersama UK Mission to ASEAN, dengan tujuan memperluas akses perempuan di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), sekaligus memperkuat kepemimpinan perempuan dalam inovasi dan riset global.

Global Head of Enabling Research & Science di British Council, Dr. Jen Bardsley, menyebut program ini sebagai peluang besar bagi perempuan untuk berkembang di bidang STEM.

“Program ini benar-benar menciptakan suara-suara yang lebih inklusif dan beragam dalam sains, yang kita tahu akan menghasilkan sains yang lebih baik dan dampak yang lebih positif bagi semua,” ujar Jen dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (3/4/2026).

Setiap penerima beasiswa akan mendapatkan pendanaan minimal sebesar 40.000 Poundsterling atau sekitar Rp 898 juta. Dana tersebut mencakup biaya kuliah, tunjangan hidup, biaya perjalanan dan visa, asuransi kesehatan, hingga dukungan kemampuan bahasa Inggris.

Selain itu, penerima juga akan memperoleh akses ke universitas sains dan riset terkemuka di Inggris, serta kesempatan membangun jejaring dengan para ahli STEM dan alumni global Inggris.

Sebanyak 20 kuota beasiswa disediakan bagi pelamar dari kawasan Asia Timur, bekerja sama dengan empat universitas di Inggris.

Sementara itu, Country Director Indonesia dan Director South East Asia di British Council, Summer Xia, menilai bahwa perempuan di bidang STEM memiliki potensi besar, meski masih menghadapi berbagai hambatan struktural.

Ia menegaskan bahwa program ini hadir untuk membantu perempuan di ASEAN, termasuk Indonesia dan Timor Leste, agar dapat melanjutkan studi dan berkontribusi dalam inovasi global.

“Serta kemajuan sosial, baik di dalam negeri maupun secara internasional. Kami bangga membuka pendaftaran tahun ini dan berharap dapat melihat lebih banyak perempuan Indonesia memimpin dan membentuk masa depan STEM,” ujar Summer.

Bagi yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai rincian beasiswa, dapat mengakses laman resmi British Council di https://www.britishcouncil.org/study-work-abroad/in-uk/scholarship-women-stem. (xrq)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Empat Puskesmas di Aceh Tengah Terima Penghargaan dari BPJS Kesehatan

0
Empat Puskesmas di Aceh Tengah Terima Penghargaan dari BPJS Kesehatan. (Foto: BPS)

NUKILAN.ID | Lhokseumawe – Empat Puskesmas di Kabupaten Aceh Tengah mendapatkan penghargaan dari BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe atas pelayanan yang diberikan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (07/04) dan dihadiri jajaran Dinas Kesehatan, kepala puskesmas, serta pimpinan klinik mitra BPJS Kesehatan setempat.

Puskesmas yang menerima penghargaan adalah Puskesmas Kebayakan, Puskesmas Bies, Puskesmas Atu Lintang, dan Puskesmas Pegasing. Pemberian penghargaan ini dilakukan bersamaan dengan agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) capaian Kapitasi Berbasis Komitmen (KBK), yang secara periodik dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan untuk memastikan mutu layanan kesehatan di fasilitas kesehatan mitra tetap terjaga.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe, Rita Masyita Ridwan, menjelaskan, “Hari ini kita melakukan pertemuan untuk monitoring, evaluasi serta pemberian penghargaan atas beberapa indikator kepatuhan, diantaranya kepatuhan faskes terhadap kontrak, capaian pemanfaatan antrean online dan Mobile JKN, serta KBK terbaik, semoga capaian ini dapat terus dipertahankan dan terus ditingkatkan.”

Rita menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga sebagai evaluasi terukur terhadap capaian layanan yang telah dilaksanakan oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), sekaligus mendorong FKTP lain untuk meningkatkan mutu pelayanan bagi peserta JKN.

Perwakilan Dinas Kesehatan Aceh Tengah, Yuanita Wilda, menyampaikan bahwa meski optimalisasi layanan telah dilakukan, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diatasi, terutama terkait digitalisasi layanan agar akses masyarakat semakin mudah.

“Dengan adanya evaluasi hari ini, puskesmas dan FKTP lainnya dapat mengetahui rapot atau laporan hasil kerjanya dan juga menjadi wadah diskusi untuk mencari solusi ke depannya supaya semua tercapai sesuai yang direncanakan. Mari kita sama-sama berkomitmen dan konsisten menjaga kualitas dan mutu layanan untuk menciptakan masyarakat Aceh Tengah yang lebih sehat,” tutup Yuanita.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Ombudsman Aceh Terima Audiensi BKKBN untuk Perkuat Kapasitas Pelayanan Publik

0
Ombudsman Aceh Terima Audiensi BKKBN untuk Perkuat Kapasitas Pelayanan Publik. (Foto: Ombudsman)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Aceh menerima audiensi dari Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh, Rabu (8/4/2026), di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Aceh. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas pelayanan publik di lingkungan BKKBN Aceh.

Rombongan BKKBN Aceh dipimpin Sekretaris Perwakilan, Ihya, bersama jajaran. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Aceh, Dian Rubianty, beserta staf dalam suasana diskusi konstruktif dan terbuka.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, termasuk penguatan pemahaman terkait standar pelayanan, pencegahan maladministrasi, serta pengelolaan pengaduan masyarakat. Langkah ini dinilai penting agar pelayanan berjalan transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Sekretaris Perwakilan BKKBN Aceh, Ihya, menyatakan bahwa audiensi ini merupakan bagian dari komitmen BKKBN Aceh untuk terus berbenah dalam memberikan pelayanan optimal, khususnya di bidang kependudukan dan keluarga berencana.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Aceh menekankan pentingnya penerapan prinsip pelayanan publik yang baik, serta mendorong setiap instansi aktif melakukan perbaikan berkelanjutan. Ombudsman juga membuka ruang konsultasi bagi BKKBN Aceh untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mencegah potensi maladministrasi di masa depan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara BKKBN Aceh dan Ombudsman RI Aceh semakin kuat dalam mendorong terwujudnya pelayanan publik berkualitas dan berintegritas di Provinsi Aceh.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News