Beranda blog Halaman 1356

Laksanakan JMS, Cara Kejati Aceh Humanis Kebawah

0

Nukilan.id – Dua Sekolah Menengah Atas menjadi tuan rumah dalam rangka kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) ini merupakan kerjasama Kejaksaan Tinggi Aceh dengan Dinas Pendidikan Aceh, serta dukungan Bank Aceh. 

JMS ini dilakukan dengan siswa-siswi di Sekolah Menengah Atas 1 Jaya yang berada di Kabupaten Aceh Jaya yang dilaksanakan tanggal (20/9), Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh yaitu Plh Kasipenkum Kejati Aceh Ali Rasab Lubis dan Novit Irwansyah disambut Kepala Sekolah SMA 1 Jaya dan Tim Bank Aceh Cabang Aceh Jaya, di Aula gedung sekolah SMA 1 Jaya tersebut, Senin (25/09/2023).

Plh Kasipenkum Ali Rasab Lubis S.H saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, tujuan kita memberikan pemahaman hukum sejak dini adalah merupakan bahagian dari Kejaksaan yang Tajam ke Atas Humanis Kebawah serta harapan  kepada siswa-siswi agar selain mendengar yang disampaikan pemateri, juga dapat menjadi peserta aktif, sehingga lebih memahami tentang bahaya narkotika terhadap generasi muda dan bahaya penggunaan ITE, pornografi, serta kenakalan remajan remaja lainnya.

Kemudian selain mendengar juga, saya juga mengharapkan agar siswa yang hadir diharapkan dapat menjadi pelopor kepatuhan hukum dan untuk dapat disampaikan kepada kawan sekolahnya juga, kepada lingkungan tempat tinggal dan terutama dalam keluarga, tambah Ali. tentunya  usia remaja merupakan investasi baik bagi para banda narkotika, serta sasaran kejahatan teknologi informasi yang semakin hari pekembanganya semakin pesat, ujarnya

Sementara itu Ali Rasab mengatakan, usia remaja merupakan usia yang paling potensial untuk dirusak, baik itu melalui sosial media, pornografi, bahkan judi online, yang lebih parahnya lagi usia remaja itu sudah kecanduan narkotika, menghirup Lem bahkan menjadi sasaran pengedar dari barang yang haram teresebut.

Kemudian Tim Kejaksaan juga menyambangi Sekolah Menengah Atas Wira Bangsa Kabupaten Aceh Barat (21/09/2023), langsung disambut oleh Kepala Sekolah SMA Wira Bangsa, Kacabdin Kabupaten Aceh Barat Abdul Azis SH M.Si, dan Pimpinan Cabang Bank Aceh Kabupaten Meulaboh Jamaluddin.

Dalam arahannya Abdul Azis mengatakan, Kita bersyukur atas diberikan kesempatan menerima kunjungan dari Kejati Aceh dalam rangka memberikan bimbingan dan penyuluhan hukum bagis siswa/siswi di sekolah SMA Wira Bangsa.

Tentunya saya berharap agar kepada anak² siswa dan siswi dapat menyerap apa yang disampaikan materi sehingga dapat menjadi pelopor siswa siswi yang lain untuk menyampaikan kepada siswa siswi lainnya, tambahnya.

Perlu para adek-adek pelajar tahu, bahwa kedepan kita akan tahun 2045 menyambut Indonesia emas, karena kalian lah masa depan bangsa ini, jika saat ini para pelajar generasi harapan bangsa sudah kecanduan narkotika, judi online bahkan pornografi tentu ini tak lepas dari era digitalisasi yang terus menerus berkembang begitu pesat, imbuh Kacabdin.

Ali Rasab Lubis mengharapkan kepada siswa-siswi SMA Wira Bangsa agar selalu bijak menggunakan sosmed misalnya tiktok, youtube, instagram, facebook dan lainnya, tentu ada kebijakan dalam bersosial media, bagaimana mengelola sosial media sebagai bisnis sehingga mendapat keuntungan secara finasial, seperti berjualan Kue yang di produksi baik itu keluarga maupun saudara, memajukan daerah dengan cara membuat konten-konten destinasi wisata di daerah dan kuliner sehingga selain memperkenalkan daerah juga akan menambah income pendapatan daerah dengan adanya wisatawan datang.

Antusias siswa/siswi di dua Kabupaten itu tentu sangat baik, apalagi adanya souvenir oleh Bank Aceh sehingga menambah semangat bagi para Siswa/Siswi kedua sekolah baik di SMA 1 Jaya Kabupaten Aceh Jaya mapun SMA Wira Bangsa Kabupaten Aceh Barat.

Tentunya moto kejaksaan “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman” jadi jika para pelajar sudah bermasalah dengan hukum, maka pupus sudah apa yang akan dicita-citakan akan pupus ditengah jalan, karena jejak digital itu akan selalu bisa di akses, oleh sebab itu jaga diri baik-baik dari segala pengaruh narkotika, sosmed, pornografi, serta judi online, pungkasnya.

DPRA Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Terkait Dugaan Keracunan Gas PT Medco

0
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Iskandar Usman Al-Farlaky. (Foto: ESDM Aceh)

Nukilan.id – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Iskandar Usman Al Farlaky mendesak pemerintah agar segera membentuk tim investigasi independen terkait dugaan kebocoran gas PT Medco E&P Malaka, di Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur. Sedikitnya 30 orang harus dilarikan ke rumah sakit akibat kejadian tersebut, Minggu (24/9/2023) malam.

Tim investigasi ini, kata Al Farlaky yang melibatkan unsur Dinas Lingkungan Hidup dan kehutanan (DLHK) Aceh dan perguruan tinggi harus turun ke lokasi yang diduga mengalami kebocoran gas tersebut dan melakukan investigasi lebih lanjut.

“Jika kebocoran gas itu dari sumur dari PT Medco, maka sumur itu harus ditutup sementara waktu. Jika kebocoran itu berasal dari pipa PT Medco, maka Medco juga harus melakukan langkah-langkah teknis upaya penutupan terhadap areal yang mengalami kebocoran,” ujar Iskandar Usman Al Farlaky kepada Nukilan, Senin (25/9/2023).

Dia menambahkan, dengan begitu akan ketahuan nanti gas jenis apa yang mengalami kebocoran itu untuk menghitung kadar bahayanya itu sampai radius berapa kilometer. Kemudian persentase terhadap pencemaran udara yang diakibatkan oleh kebocoran gas itu seperti apa.

“Jadi itu harus dipublikasikan. Kenapa harus tim independen karena untuk menutup celah tidak ada intervensi dari perusahaan tersebut terkait temuan yang nanti disampaikan oleh tim investigasi ini,” kata Al Farlaky.

Dari hasil temuan itu, sambung Al Farlaky baru bisa ditentukan apakah PT Medco telah melanggar regulasi atau tidak. Begitu juga terkait penanganannya, apakah secara hukum bisa ditetapkan sebagai tindak pidana atau tidak itu nanti bisa ditentukan setelah adanya invetigasi terkait kejadian ini. [Sammy]

Polres Simeulue Polda Aceh Dirikan Posko Pengaduan Musibah Kebakaran

0

Nukilan.id – Polres Simeulue Polda Aceh dengan sigap merespons musibah kebakaran yang menimpa masyarakat dengan mendirikan posko pengaduan di Desa Sukajaya, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Senin, 25 September 2023.

“Pendirian posko pengaduan kebakaran itu sebagai upaya untuk memberikan bantuan dan menerima pengaduan dari masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran,” kata Kabid Humas Polda Aceh, dalam keterangannya, Senin, 25 September 2023.

Joko menjelaskan, posko pengaduan musibah kebakaran itu bertujuan untuk memfasilitasi koordinasi dan bantuan bagi masyarakat yang memerlukan pertolongan akibat musibah kebakaran tersebut.

“Nantinya, masyarakat yang membutuhkan bantuan atau memiliki informasi penting terkait kejadian ini dapat langsung mendatangi posko pengaduan yang telah disiapkan oleh Polres Simeulue,” ujar mantan Kapolresta Banda Aceh itu.

Sementara itu, secara terpisah Kapolres Simeulue AKBP Sujoko menyampaikan, pihaknya siap memberikan bantuan dan mendukung upaya penanganan kebakaran di Desa Sukajaya. Ia mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan atau memiliki informasi terkait kebakaran ini untuk segera menghubungi posko yang telah ada.

Ia juga menyampaikan, bahwa posko pengaduan bencana kebakaran itu akan beroperasi sepanjang waktu untuk memastikan bahwa warga yang terkena dampak kebakaran mendapatkan bantuan secepat mungkin.

“Polres Simeulue telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk dinas pemadam kebakaran dan tim evakuasi, untuk mengatasi situasi darurat ini,” kata Sujoko.

Pihaknya juga siap bergerak bersama dengan komunitas dan pihak terkait lainnya untuk memastikan keselamatan warga dan penanganan yang efektif terhadap musibah kebakaran ini.

Kejari Aceh Besar Gandeng BPBD Edukasi Siaga Bencana

0

Nukilan.id – Dalam rangka menambah wawasan dan pengetahuan para pegawai, pramubhakti dan tenaga security Kejaksaan Negeri Aceh Besar bekerjasama dengan BPBD Kabupaten Aceh Besar menggelar kegiatan Edukasi Siaga Bencana.

Kegiatan ini mencakup simulasi bencana kebakaran, gempa bumi, dan penanganan hewan melata yang dilaksanakan di kantor Kejaksaan Negeri Aceh Besar pada Senin 25 September 2023.

Dalam sambutannya Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Besar, Basril G, S.H, M.H, menyampaikan, simulasi siaga bencana ini merupakan upaya penting dalam menambah wawasan dan pengetahuan para pegawai, pramubhakti, dan tenaga security dalam mengantisipasi situasi bencana yang dapat terjadi kapan saja.

“Selama kegiatan ini, pihak BPBD Kabupaten Aceh Besar memberikan sharing knowledge yang sangat berharga kepada peserta simulasi siaga bencana. Selain paparan teori, peserta juga melakukan praktek langsung atau simulasi terkait tata cara penanganan pada tahap awal terjadinya bencana,” ujarnya. 

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan kesiapsiagaan, Irwansyah, SH. dan Komandan Pusdalops BPBD Aceh Besar, Iqbal, menyampaikan bahwasanya daerah indonesia khususnya Kabupaten Aceh Besar berada pada lingkaran api atau lingkaran bencana (Ring Of Fire) seperti sesar patahan Seulimeum, untuk itu kegiatan ini sangat bermanfaat dalam memitigasi risiko bencana yang akan terjadi. 

“Dalam langkah – langkah menghadapi situasi bencana dihimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan selalu melakukan mitigasi risiko bencana,” tuturnya. []

WALHI Aceh Desak Pemerintah Bekukan Izin PT Medco E&P Malaka

0
Direktur WALHI Aceh, Ahmad Shalihin, (Foto: Dialeksis.com)

Nukilan.id – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh meminta kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk membekukan izin operasional PT Medco E&P Malaka atas insiden keracunan warga Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Aceh, Kabupaten Aceh Timur.

Direktur WALHI Aceh, Ahmad Shalihin mengatakan, insiden yang terjadi Minggu, 24 Agustus 2023 bukti bahwa standar keselamatan PT Medco E&P masih lemah. Sehingga insiden serupa berulang kali terjadi, karena pada 2019 dan 2021 juga pernah terjadi kejadian yang sama.

Dampak dari insiden tersebut sekitar pukul 18.00 WIB membuat warga mengalami sesak dan muntah-muntah. Sehingga harus dilarikan ke RSUD Zubir Mahmud Idi Rayeuk sebanyak 30 orang, 3 di antaranya anak-anak dan mayoritas perempuan harus mendapatkan perawatan intensif.

“Atas insiden itu, kami minta KLHK untuk membekukan sementara izin operasional PT Medco E&P hingga standar operasional diperbaiki, agar kedepannya tidak terulang lagi hal yang sama,” kata Direktur WALHI Aceh, Ahmad Shalihin.

Kata Om Sol, sapaan akrab Ahmad Shalihin, berdasarkan keterangan dari warga di sana, warga langsung tumbang setelah mencium bau busuk tersebut. Bau yang dirasakan warga seperti bau telur busuk yang membuat dada sesak dan susah bernafas, bau yang dirasakan hingga pukul 21.300 WIB masih dirasakan oleh warga.

“Sekarang ada 350 orang lebih masih mengungsi di kantor camat setempat. Warga mengungsi karena tidak tahan mencium bau busuk tersebut,” tegasnya.

Menurut WALHI Aceh, ini tidak boleh lagi ada toleransi atas kejadian ini, karena ada beberapa rekomendasi yang pernah disampaikan oleh tim KLHK untuk tata kelola dampak lingkungan tidak dijalankan. “Sudah saatnya perusahaan itu harus digugat secara hukum, jadi kami minta KLHK harus segera turun ke lokasi,” jelasnya.

Kata Om Sol, Pemerintah Aceh juga tidak tinggal diam atas insiden kemanusiaan yang terjadi pada warga di sana. Karena korban terus berjatuhan, mirisnya yang banyak berdampak pada perempuan dan anak-anak dampak dari bau busuk tersebut.[]

OJK Perintahkan Bank Blokir Rekening Terlibat Judi Online

0
Otoritas Jasa Keuangan. (Foto: OJK)

Nukilan.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) senantiasa menjaga integritas sistem keuangan dan memerintahkan perbankan untuk memblokir sejumlah rekening yang digunakan dalam aktivitas ilegal, termasuk judi online. 

Dalam rangka menjaga keseluruhan kegiatan sektor keuangan agar terselenggara secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel; mampu mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil; dan mampu melindungi kepentingan Konsumen dan masyarakat, OJK menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di sektor jasa keuangan, termasuk melalui kerja sama antar-lembaga. 

“Kami menyambut baik bentuk kerja sama antar-lembaga seperti ini lebih digiatkan ke depannya untuk membantu pemberantasan tindak pidana ekonomi yang dilakukan dengan memanfaatkan rekening bank dan sistem pembayaran Indonesia. Upaya menegakkan integritas sistem perbankan merupakan tanggung jawab semua pihak terkait,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. 

Sebelumnya OJK telah menerima surat dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terkait permintaan blokir atas sejumlah rekening yang terlibat dalam kegiatan judi online. 

Menurutnya, OJK terus berkoordinasi dengan Kominfo dan memerintahkan kepada perbankan untuk melakukan pemblokiran rekening yang terlibat dalam aktivitas judi online. 

Mengacu kepada pasal 36A ayat (1) huruf c, angka 33 dalam Pasal 14 dan Pasal 52 ayat (4) huruf c angka 42 dalam Pasal 15 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), dalam rangka pelaksanaan tugas pengawasan, OJK berwenang memerintahkan Bank untuk melakukan pemblokiran rekening tertentu. 

Guna terus memperkuat integritas sektor jasa keuangan, pada tanggal 14 Juni 2023 OJK telah menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 8 Tahun 2023 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan (POJK APU-PPT) yang merupakan bukti komitmen OJK dalam menjaga integritas sektor jasa keuangan. 

POJK ini merupakan penyempurnaan dari POJK APU-PPT sebelumnya Nomor 12/POJK.01/2017 sebagaimana diubah melalui POJK Nomor 23/POJK.01/2019. 

Selain itu, guna penguatan penerapan tata kelola pada sisi industri perbankan, OJK juga telah menerbitkan POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, mengingat tata kelola merupakan hal yang sangat fundamental dalam pengelolaan kegiatan usaha suatu bank untuk dapat berkembang secara sehat dan berkelanjutan dengan mengedepankan nilai, etika, prinsip, dan menjunjung tinggi integritas. 

Selanjutnya Dian juga menegaskan bahwa kerjasama OJK dengan pihak Kominfo dan lembaga lain akan terus ditingkatkan untuk mengatasi permasalahan yang meresahkan masyarakat seperti judi online dan pinjol ilegal, melalui pemeriksaan rekening-rekening 2 bank yang disalahgunakan untuk tujuan penggunaan yang melawan hukum, dan memerintahkan untuk melakukan pemblokiran.

Enam Peserta Lolos Seleksi Administrasi Jabatan Sekda Subulussalam

0

Nukilan.id – Ketua Panitia Seleksi Sekda Kota Subulussalam, Iskandar, menyebutkan pendaftaran seleksi jabatan Pimpinan Pratama Sekda Kota Subulussalam telah ditutup per tanggal 22 September dua hari lalu.

“Alhamdulillah ada enam orang yang tercatat lulus seleksi administrasi dan dapat mengikuti tahapan seleksi berikutnya,” kata Iskandar dalam keterangannya, Minggu 24 September 2023.

Iskandar mengatakan keenam peserta tersebut adalah PNS yang memenuhi syarat administrasi sebagaimana diatur dalam ketentuan.

Sebelum itu, sejak tanggal 8 September lalu, Pemko Subulussalam melalui BPKSDM Subulussalam secara resmi mengumumkan seleksi terbuka bagi para Aparatur Sipin Negara untuk mengisi posisi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Subulussalam. Pendaftaran dibuka untuk menjaring figur-figur ASN terbaik sebagai Sekda.

Iskandar mengajak masyarakat utamanya masyarakat Kota Subulussalam untuk dapat mengikuti perkembangan berita proses seleksi termasuk halnya peserta yang lulus administrasi dan informasi tahapan jadwal ujian selanjutnya. Info tersebut dapat dilihat pada sekretariat Pansel melalui BKPSDM Kota Subulussalam dan juga di website http://bkpsdm.subulussalamkota.go.id. []

Penjabat Gubernur Aceh Ikut Jalan Santai PMI Bersama Ribuan Masyarakat

0

Nukilan.id – Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, bersama ribuan masyarakat mengikuti kegiatan jalan santai yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh, Minggu, (24/9/2023).

Orang nomor satu di Aceh itu bersama seluruh masyarakat melintasi rute jalan santai yang dimulai dari depan Kantor PMI Kota Banda Aceh menuju arah Lampineung, lalu berputar ke arah Gedung Balai Meuseuraya dan putar balik dari depan Kantor Gubernur Aceh menuju kembali ke tempat start.

Kegiatan jalan santai itu digelar dalam rangka memperingati HUT ke-78. PMI. Acara tersebut juga dirangkai dengan kegiatan donor darah, cek kesehatan, pasar tani dan bazar UMKM. Dan yang paling membuat masyarakat antusias adalah tersedianya berbagai doorprize menarik, seperti sepeda motor, sepeda, kulkas, kompor gas dan hadiah lainnya.

Pj Gubernur Achmad Marzuki mengapresiasi kegiatan tersebut. Selain bermanfaat untuk kesehatan, menurutnya kegiatan tersebut juga menjadi hiburan bagi masyarakat Kota Banda Aceh.

“Kegiatan ini bagus dan saya harap supaya dilanjutkan,” kata Achmad Marzuki.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri, mengatakan, acara yang diselenggarakan pihaknya itu sukses berkat dukungan berbagai mitra baik dari instansi pemerintah maupun swasta. Ia pun berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang ikut berpartisipasi.

“Saya mewakili keluarga besar PMI mengucapkan terimakasih sebesar besarnya kepada para pihak yang telah berkontribusi penuh untuk suksesnya acara PMI ini,” kata Haeqal.

Ikut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar, Pj Walikota Banda Aceh, Anggota DPR Aceh, Rektor UIN Ar-Raniry , dan para undangan lainnya. []

Forum Ukuwah Muslim dan Muslimah Aceh Gelar Aksi Bela Rempang di Banda Aceh

0

Nukilan.id  Sejumlah massa yang tergabung dalam Forum Ukuwah Muslim dan Muslimah Aceh (Ummah) melakukan aksi bela Rempang di Kota Banda Aceh pada Sabtu, 23 September 2023.

Pantauan media ini dilokasi, para massa terlihat membawa sejumlah spanduk yang berisi tuntutan mereka. Mereka berkumpul di depan Masjid Raya Baiturrahman sebelum melakukan long march menuju bundaran Simpang Lima untuk berorasi.

Koordinator Aksi, Agus Ariyanto, menjelaskan bahwa tujuan aksi ini adalah mendesak pemerintah untuk mencabut status proyek Rempang Eco-City sebagai proyek straegis nasional (PSN). 

Selain itu, mereka juga meminta pemerintah mengembalikan hak-hak rakyat Rempang dan mendesak agar rakyat diperlakukan dengan manusiawi.

“Aksi ini adalah solidaritas kami terhadap saudara-saudara kita di Rempang yang telah diusir secara paksa oleh pemerintah. Kami melihat bahwa pemerintah lebih mementingkan kepentingan korporat ketimbang rakyat,” kata Agus.

Dia juga menambahkan bahwa sebagai kaum Muslim di Aceh, mereka turut serta dalam aksi ini untuk menyuarakan aspirasi rakyat Rempang yang berada di Batam. 

Aksi ini merupakan bentuk protes dan dukungan terhadap warga Rempang yang mengalami pengusiran secara paksa oleh pemerintah. [Rjf]

Petugas IB Aceh Kembali Raih Juara Pertama Tingkat Nasional

0

Nukilan.id – Petugas Inseminasi Buatan yang mewakili Dinas Peternakan Aceh untuk mengikuti Lomba Inseminator Tingkat Nasional, kembali berhasil meraih Juara I Tingkat Nasional, sebagai Petugas Inseminator terbaik Kategori Wilayah Campuran, pada puncak Peringatan Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke 187, yang dilaksanakan di Asrama Haji Donohudan, Boyolali Jawa Tengah, Jumat (22/09/2023).

Petugas IB tersebut adalah Faisal. Pria bergelar Sarjana Peternakan itu sehari-hari bertugas di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bireuen. Faisal berhasil mengungguli peserta dari Provinsi Sumatera Utara (Juara Kedua) dan Provinsi Sulawesi Tengah (Juara Ketiga.)

“Alhamdulillah, saya tentu bahagia bisa membawa harum nama Aceh di tingkat nasional karena prestasi ini. Terima kasih kepada Pak Kadisnak Aceh, Kadisnak Bireuen dan tentu saja Pak Gubernur, atas saran, pendampingan dan dukungannya selama saya mengikuti kegiatan ini,” ujar Faisal.

Faisal merupakan putra asli Aceh kelahiran Cot Mane Bireun, pada 05 Maret 1972. Pria yang sudah melakoni profesi sebagai inseminator selama 21 tahun ini tak hanya mengantongi Sertifikat Inseminator (IB), tetapi telah mengantongi sertifikat Pemeriksaan Kebuntingan Ternak (PKb) dan sertifikat Asisten Teknis Reproduksi (ATR).

Tugas keseharian Faisal adalah memberi pelayanan kepada peternak, terutama untuk perkawinan ternak melalui Inseminasi Buatan dengan menggunakan straw atau bibit sapi unggul dari berbagai jenis, seperti sapi Aceh, Bali, Simental, Limosin, Angus dan lainnya.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Faisal mengakui, pada waktu tertentu dirinya bahkan memberikan pelayananan perkawinan IB pada ternak warga hingga malam hari. “Ya sesuai permintaan peternak. Jika memang mereka ada waktunya malam, maka saya siap untuk melakukan IB ke ternak warga pada malam hari,” kata Faisal.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Aceh Zalsufran menjelaskan, prestasi ini sebagai sebuah prestasi yang menggembirakan karena ini merupakan tahun kedua berturut-turut petugas IB Aceh menjadi yang terbaik di kegiatan ini.

“Alhamdulillah, apresiasi dan selamat kepada Faisal atas prestasinya. Dengan kemenangan ini, maka sudah dua tahun berturut-turut perwakilan Dinas Peternakan Aceh meraih Juara Pertama pada lomba ini. Hal Ini menunjukkan bahwa pelaksanaan inseminasi buatan di Aceh sudah berjalan dengan baik dan memiliki petugas-petugas yang handal dan terampil,” kata Zalsufran.

Kadisnak menjelaskan prestasi ini diperoleh setelah melewati serangkaian proses seleksi yang ketat oleh tim penilai pusat, yang telah dilakukan sejak Agustus 2023. Untuk mengikuti kegiatan ini, setiap daerah tingkat provinsi mengirimkan satu orang nominator. Untuk diketahui bersama, kegiatan Inseminasi Buatan merupakan salah satu program unggulan prioritas pusat yang terus dipertahankan hingga saat ini. Kegiatan IB merupakan salah satu kegiatan yang langsung menyentuh peternak dan manfaatnya langsung dapat dirasakan oleh peternak.

“Dengan melakukan perkawinan menggunakan bibit sapi unggul, maka akan melahirkan anak sapi yang kualitasnya sangat bagus dengan pertambahan berat badan yang sangat cepat, sehingga memberikan keuntungan ekonomis yang cukup tinggi kepada peternak. Dengan adanya perkawinan ternak melalui IB, diharapkan kualitas ternak di masyarakat akan menjadi lebih baik,” kata Zalsufran.

Pada prosesi penyerahan penghargaan yang turut dihadiri oleh Menteri Pertanian RI itu, Faisal turut didampingi oleh Sub Koordinator Inseminasi Buatan Masduqi, yangb hadir mewakili Kepala Dinas Peternakan Aceh dan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bireuen Liza Rozana serta Kepala BPTU HPT Indrapuri selaku pendamping pusat untuk kegiatan IB di Aceh. []