Beranda blog Halaman 1355

DPRA Setujui Pergantian Ketua dari Saiful Bahri ke Zulfadli

0

Nukilan.id – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menyetujui pergantian Ketua DPRA dari Saiful Bahri alias Pon Yahya ke Zulfadli untuk sisa masa jabatan periode 2019-2024.

Usulan pergantian Ketua DPRA dari fraksi Partai Aceh telah ditetapkan menjadi Keputusan DPRA oleh Wakil Ketua DPRA, Safaruddin dalam rapat paripurna di gedung paripurna DPRA yang dihadiri oleh 54 orang anggota DPRA beserta pimpinan sidang, Selasa (26/9/2023) malam.

Safaruddin mengatakan usulan pergantian Ketua DPRA merupakan kewenangan politik dari parpol bersangkutan. Hal tersebut diatur dalam ketentuan pasal 36 ayat 2 huruf d dan ayat 3 huruf b Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tatatertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota.

“Namun, hal ini juga merupakan hak dari anggota dewan. Maka dengan ini kami menanyakan kepada anggota dewan yang terhormat. Apakah rancangan keputusan dewan tersebut dapat kita tetapkan menjadi keputusan DPR Aceh?” tanya Safaraddin yang dijawab “setuju” secara serentak oleh anggota DPRA.

Sementara itu, Safaruddin dalam rapat tersebut menyatakan pihaknya belum menyepakati terkait penunjukan pelaksana tugas ketua dari unsur wakil ketua DPRA, yaitu jabatan pimpinan wakil Ketua I DPRA dijabat Dalimi, Wakil Ketua II dijabat Teuku Raja Keumangan dan Wakil Ketua III dijabat Safaruddin.

“Terhadap hal tersebut, kami selaku pimpinan DPRA akan melakukan musyarawah untuk menetapkan pelaksana tugas ketua DPRA yang selanjutnya akan dituangkan dalam berita acara hasil musyawarah dan ditetapkan melalui keputusan pimpinan,” kata Safaraddin dalam rapat tersebut.

Sebelumnya, Partai Aceh dalam surat yang diteken Ketua Partai Aceh Muzakif Manaf alias Mualem, Sekjen Partai Aceh Kamaruddin Abubakar dan Ketua Majeulih Tuha Peut Malik Mahmud Al-Haytar telah mengusulkan pergantian ketua DPRA dari Pon Yahya ke Zulfadli. Surat Nomor: 082/DPP/A/PA/XI/2023 itu telah diantarkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh kepada DPRA. [Sammy]

Dukung Ekosistem Bisnis Islam, BSI Aceh Muslimpreneur Menuju Tahapan Showcase

0

Nukilan.id – BSI Aceh Muslimpreneur, sebuah program perekrutan, pelatihan, dan kolaborasi bisnis untuk mendukung terbentuknya “Islamic Ecosystem” yang melahirkan wirausaha muslim baru, telah sampai pada tahapan showcase. 

Program dimulai sejak peluncuran pada 27 Januari 2023, kemudian memasuki tahap penjaringan, inkubasi, pendampingan, dan saat ini telah memasuki tahapan showcase dengan kegiatan pameran dan presentasi produk untuk menentukan 15 pemenang. 

Program BSI Aceh Muslimpreneur bertujuan mendukung lahirnya wirausaha-wirausaha baru di Aceh yang saling berkompetisi, berkolaborasi dan bergotong royong untuk menjadi yang terbaik dan bermanfaat bagi masyarakat Aceh khususnya dan Indonesia pada umumnya. 

Program ini diharapkan dapat melahirkan wirausaha-wirausaha muslim yang kreatif, inovatif dan mandiri sehingga dapat menggerakkan perekonomian umat dan daerah. 

Pada tahap penjaringan, panitia menerima lebih dari 2234 proposal bisnis dari berbagai daerah di Aceh. Setelah melalui proses seleksi, 573 proposal lolos ke tahap inkubasi untuk mendapatkan pelatihan dan pendampingan dalam mengembangkan bisnis mereka, 100 proposal terpilih untuk maju ke tahap Mentoring, selanjutnya 25 peserta terpilih untuk mengikuti tahapan showcase.

Tahapan showcase akan di laksanakan pada tanggal 1-2 Oktober 2023 di BSI UMKM Center Aceh. Pada tahapan tersebut, 25 peserta akan mempresentasikan produk-produknya dihadapan para juri-juri nasional. Proses ini merupakan bagian dari mencari 15 orang terbaik dari 3 kategori yaitu Starter, Scale-up dan Sustainable.

RCEO BSI Aceh Wisnu Sunandar mengatakan, pada tahapan showcase ini,para peserta ditantang untuk mempresentasikan produk-produknya. Tentu hal ini akan menjadi pengalaman yang sangat menarik bagi para peserta.

“Saya yakin, pada tahapan showcase, para peserta akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa,” katanya.

Dengan hadirnya BSI Aceh Muslimprenuer diharapkan masa depan generasi wirausaha muda Aceh yang mandiri secara ekonomis terbuka lebar. Program ini telah membuktikan bahwa pengembangan kapasitas dan kewirausahaan dapat menciptakan dampak yang besar. 

Para wirausaha muda Aceh memiliki kesempatan untuk mengembangkan minat dan bakat mereka menjadi mata pencaharian yang menghasilkan, sambil tetap memegang teguh nilai-nilai Islam dan budaya lokal. []

Senator Aceh Fachrul Razi Ucapkan Selamat kepada Irjen Achmad Kartiko Sebagai Kapolda Aceh

0
Senator asal Aceh Fachrul Razi, (Foto: Dok. Pribadi)

Nukilan.id – Senator Aceh yang juga Ketua Komite I DPD RI, Fachrul Razi mengucapkan selamat kepada Irjen Achmad Kartiko yang ditunjuk Kapolri sebagai Kapolda Aceh.

Penunjukan Irjen Achmad Kartiko tertuang dalam dua Surat Telegram (TR) yang diterbitkan pada September 2023. Dalam ST/2163/IX/KEP./2023 ada sebanyak 35 personel dimutasi. Dalam ST/2164/IX/KEP./2023. 

“Selamat kepada Kapolda Aceh yang baru, selamat bertugas dan mengemban amanah, serta melakukan pendekatan hukum yang menghargai kekhususan dan Syariat Islam di Aceh yang lebih aman dan sejuk. Selamat datang,” ujar Fachrul Razi di Jakarta, Selasa (26/9/2023).  

Menurut Fachrul Razi,  Selama Irjen Pol Ahmad Haydar memimpin Polda Aceh, ia bekerja baik dengan berbagai elemen di Aceh. Di samping itu, banyak kasus yang berhasil ditangani Polda Aceh  semasa kepemimpinan Ahmad Haydar sehingga tingkat kejahatan di Aceh terus menurun.

“Untuk semua keberhasilan itu, kami menyampaikan terimakasih atas kepemimpinan Bapak Ahmad Haydar yang telah sukses membangun sistem koordinasi yang bijaksana di jajaran Polda Aceh, sehingga citra polri semakin meningkat,” ujar Fachrul Razi.

Alumni FISIP Universitas Indonesia tersebut menambahkan, kehadiran Achmad Kartiko bisa membantu membangun kedekatan antara aparatur Polri dengan rakyat Aceh dapat lebih ditingkatkan. Peran itu, kata Fachrul Razi sangat penting mengingat pelaksanaan Pemilu 2024 Aceh yang sudah semakin dekat. 

“Kami berharap aparatur Polda Aceh dapat bertindak cepat, tepat dan tegas dalam menegakkan hukum dan keadilan bagi masyarakat. Dengan demikian Pemilu 2024 di Provinsi Aceh berjalan damai, tertib dan demokratis.” pungkasnya. 

Achmad Kartiko sebelumnya merupakan perwira tinggi di Baintelkam Polri. Kemudian, terdapat dua personel lain yang dipromosikan menjadi Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda).

Selain itu Kapolri juga menunjuk Kombes Armia Fahmi sebagai Wakapolda Aceh yang baru menggantikan Brigjen Syamsul Bahri yang telah pensiun.

Irjen Pol Achmad Kartiko S.I.K MH sebagai Kapolda Aceh menggantikan Irjen Pol Ahmad Haydar. Irjen Pol Ahmad Haydar selaku Kapolda Aceh dimutasikan sebagai Pati Polda Aceh dalam rangka pensiun. []

Tutup Pemilihan GTK Berprestasi, Plh Kadisdik Pemenang Akan Diberangkatkan Umrah

0
Acara penutupan Pemilihan GTK Berprestasi. (Foto: Dok. Humas Disdik Aceh)

Nukilan.id – Plh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Dr. Asbaruddin, M.Eng menutup pemilihan guru dan tenaga kependidikan (GTK) berprestasi dalam seremonial yang berlangsung semarak di Auditorium Prof. Ali Hasjmy UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Selasa 27 September 2023 malam.

Kegiatan seleksi yang berlangsung sejak 23 September itu diikuti oleh 64 guru dengan berbagai mata pelajaran, 56 kepala sekolah, dan 33 pengawas baik SMA, SMK, dan PKLK dari berbagai sekolah di Aceh.

Dr. Asbaruddin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pemenang GTK berprestasi. Sementara yang belum, dia mengajak untuk menjadikan pengalaman berharga ini untuk mendorong para peserta untuk berprestasi di masa-masa yang akan datang.

“Bagi yang berhasil meraih peringkat I (satu) Insya Allah akan kita berangkatkan ataupun kita berikan penghargaan Umroh ke Tanah Suci Mekkah. Adapun untuk jadwal akan ditentukan kemudian,” kata Asbaruddin yang juga Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Aceh.

Menurut Asbaruddin, menang atau tidak tidak menjadi soal karena yang terpenting dari setiap kompetisi adalah sportifitas dan dedikasi yang tinggi dipenuhi dengan rasa ikhlas untuk berlomba.

“Lebih dari itu, tugas dari seorang pendidik adalah dapat menjadi teladan peserta didik dan mengantarkan anak bangsa menjadi manusia bermutu, bermanfaat dan berkarakter,” tambah Asbaruddin.

Kepada para tamu undangan seperti para pimpinan Universitas Syiah Kuala, UIN Ar-Raniry, Kemenag Aceh, Majelis Pendidikan Aceh, Ikatan Guru Indonesia, Persatuan Guru Republik Indonesia, Koalisi Guru Bersatu (Kobar GB) Aceh, dan Teknos Aceh, dia berharap agar semua para stakeholder pendidikan dapat bersama bergandengan tangan untuk terus bergerak maju mengejar semua ketinggalan dengan segala keterbatasan yang kerap menjadi batu sandungan di dunia pendidikan Aceh. 

“Kita tetap harus optimis bahwa kualitas pendidikan kita akan berada selangkah kedepan dari daerah lain tentu ini yang kita cita- citakan bersama,” kata Asbaruddin Optimis.

Sementara itu Ketua Panitia Kegiatan yang juga Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan, Muksalmina M.Si menuturkan bahwa para pemenang GTK berprestasi telah melalui berbagai aspek penilaian dari dewan juri, sehingga pemenang betul-betul dapat dipertanggungjawabkan.

“Kepada para peserta yang mendapat juara satu akan diberikan hadiah umrah, kemudian dari juara II dan III akan diberikan hadiah uang pembinaan,” kata Muksalmina.

Berikut Pemenang GTK Berprestasi Dinas Pendidikan Aceh 2023

Pemilihan Guru SMA Berprestasi

1. Seri Amalia, S.Pd dari SMAN 1 Krueng Barona Jaya Aceh Besar

2. Rika Syufrina, S.Pd dari SMAN 1 Syamtalira Aron Aceh Utara

3. Ayu Andriani, S.Pd., M.Si dari SMAN 4 Kejuruan Muda Aceh Tamiang

Pemilihan Guru SMK Berprestasi 

1. Asrul, ST., MT., Gr.  dari SMKN 5 Telkom Banda Aceh

2. Fahrul Rozi, S.ST dari SMKN 1 Langsa Langsa

3. Said Mukhsin, S.ST dari SMKN 5 Takengon Aceh Tengah

Pemilihan Guru PKLK

1. Taufik Sulaiman, S.Pd dari SLB Bukesra Banda Aceh Banda Aceh

2. Adinda Wahyuni, S.Pd., Gr dari SMPLB Kota Langsa Langsa

3. Feri Purnama Ahmad, S.Pd., Gr dari SLB Negeri Pembina Blangkejeren Gayo Lues

Pemilihan Kepala SMA Berprestasi

1. Dr. Erlawana, S.Pd., M.Pd. dari SMAN 7 Banda Aceh Banda Aceh

2. Muhammad Rifki, S.Pd.,Gr dari SMA Swasta Unggul Cut Nyak Dhien Langsa

3. Rahimawati, S.Pd., M.M dari SMAN 15 Takengon Binaan Nenggeri Antara Aceh Tengah

Pemilihan Kepala SMK Berprestasi

1. Dr. Herlina Dewi, S.Pd., M.Pd dari SMKN 5 Banda Aceh Banda Aceh

2. Tarmidhi, S.Pd., M.Si dari SMKN 2 Meulaboh Aceh Barat

3. Said Idrus, S.Pd., M.Pd dari SMKN 1 Gayo Lues Gayo Lues

Pemilihan Kepala PKLK Berprestasi

1. Yossi Novianti, SE., S.Pd dari SLB N Pembina Prov. Aceh Aceh Besar

2. Istiarsyah, S.Pd.I., S.Pd., M.Ed dari SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen

3. Nur Aisah Nasution, S.Pd dari SLB N Aceh Jaya Aceh Jaya

Pemilihan Pengawas SMA Berprestasi

1. Zuarni, S.Pd dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Tengah Aceh Tengah                                                                                                            2. Salinda, S.Pd dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bener Meriah Bener Meriah                                                                                                         3. Murhamatillah, S.Pd., M.Pd dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya Pidie Jaya

Pemilihan Pengawas SMK Berprestasi

1. Ernawati, S.Pd., M.Pd dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya Pidie 

2. Saifullah,S.Pd., M.Pd dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar Banda Aceh

3. Maulinda, S.TP dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Timur Aceh Timur. []

USK Bantu Pengembangan Desa Melalui Program PPK ORMAWA Tahun 2023

0

Nukilan.id – Universitas Syiah Kuala melalui Direktorat Prestasi dan Kewirausahaan USK menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Peserta Abdidaya, Monitoring Dan Evaluasi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK ORMAWA) Tahun 2023 pada hari Selasa, tanggal 26 September 2023 di Ruang VIP Gedung AAC Prof. Dr. Dayan Dawood USK. 

Acara yang bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dari 7 Kelompok Penerima Bantuan PPK ORMAWA USK Tahun 2023 ini turut menghadirkan Ketua dan Anggota Kelompok tersebut, Dosen Pembimbing dan Para Kepala Desa mitra masing-masing kelompok. 

Ketua Panitia Pengelola PPK ORMAWA USK 2023, Dr. Ir. Marwan, S.Si., M.T. IPM ASEAN. Eng. APEC.Er, dalam laporannya sangat berharap semoga kegiatan PPK ORMAWA Universitas Syiah Kuala Tahun 2023 ini dapat memberikan manfaat bagi pembangunan masyarakat desa. 

“Melalui program PPK ORMAWA ini kita berharap para mahasiswa dapat berkolaborasi dengan pemerintahan desa dalam menyusun berbagai agenda untuk memajukan desa tersebut, tentunya dengan kompetensi dan keahlian yang mahasiswa miliki,” ujar Dr. Marwan di sela-sela kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc. dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya sangat mengharapkan agar program ini tetap berjalan secara berkesinambungan. 

“Misalnya meskipun mahasiswa telah berganti, namun program tersebut tetap berjalan di desa mitra,” tegas beliau memberi motivasi. Kemudian Prof. Mustanir juga berharap agar Desa Binaan PPK Ormawa pada suatu saat akan menjadi Peserta Desa Teknologi Tepat Guna (TTG) yang mampu berprestasi sampai ke level Nasional. 

Selain itu, beliau berpesan kepada para dosen pendamping kelompok PPK ORMAWA USK tahun 2023 untuk dapat membina mahasiswa semaksimal mungkin dan berharap semoga ketujuh kelompok tersebut dapat lulus monitoring dan evaluasi eksternal sehingga bisa mengikuti Abdidaya Ormawa tingkat Nasional dan meraih prestasi yang gemilang.

Acara yang berlangsung penuh kehangatan itu, turut dihadiri oleh 7 kepala desa yang mewakili dari Desa Mitra PPK ORMAWA USK Tahun 2023, yaitu Firmansyah (Sekretaris Desa Gampong Pulot, Aceh Besar), Azhar (Pj. Keuchik Gampong Jalin, Aceh Besar), Samsul Bahri (Keuchik Gampong Lam Apeng, Aceh Besar), Iwan (Keuchik Gampong Lamreh, Aceh Besar), Usman (Keuchik Gampong Deunong, Aceh Besar), Faisal M. Dan (Keuchik Gampong Alue Naga, Banda Aceh) dan M. Nasir (Keuchik Gampong Cot Leuot, Aceh Besar). 

Para Keuchik tersebut menyampaikan bahwa sambutan masyarakat sangat positif pada program PPK ORMAWA dari Universitas Syiah Kuala. Hadir pula membersamai kegiatan tersebut Direktur Direktorat Prestasi dan Kewirausahaan, Dr. Ir. Rahmat Fadhil, S.TP, M.Sc; Manajer Sub Direktorat Kewirausahaan, Yusriadi, ST, MT; Manajer Sub Direktorat Prestasi, Agussani, S.Pd, dan sejumlah para tamu undangan lainnya.

Nurdianto Jabat Ketua PMI Abdya Periode 2023-2028

0

Nukilan.id – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh, Murdani Yusuf melantik Nurdianto, ST sebagai ketua PMI Abdya beserta Dewan Kehormatan Periode 2023-2028 di Arena Motel Abdya, Selasa (26/9/2023).

Pelantikan pengurus tersebut langsung dilantik oleh Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf disaksikan oleh PJ Bupati, Kapolres, Dandim dan Kejari Aceh Barat Daya.

Dalam sambutannya ketua PMI Abdya, Nurdianto, ST mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus yang sudah mempercayainya sebagai ketua dalam masa 5 Tahun ke depan. Dan juga terimakasih kepada PMI Provinsi Aceh yang sudah hadir untuk mendampingi serta membantu kelancaran acara sehingga berjalan dengan sukses.

Dalam menjalankan roda organisasi PMI ini, tentu saya tidak bisa berjalan sendiri, dimana sangat perlu bantuan dan sportifitas daripada kawan-kawan pengurus semua sehingga PMI Abdya bisa berjalan dengan sukses,” ucap Nurdianto dalam sambutanya usai pelantikan.

Nurdianto mengatakan, untuk kepengurusan pengurus PMI Abdya Periode ini, hanya sedikit untuk kuotanya, dikarenakan ada mekanisme dan aturan yang ditetapkan oleh pengurus pusat yang berjumlah 20 orang. Selesai dari agenda pengukuhan ini, kita juga akan merekrut dan membentuk ketua tingkat Kecamatan serta relawan PMI se Kabupaten Abdya.

Untuk kepengurusan PMI kali ini, sangat berpariasi, hampir semua intansi tergabung, semoga PMI Abdya bisa ikut andil dalam semua lini.

Namun demikian, kata Nurdianto, hasil audiensi dengan Direktur Rumah Sakit Umum Teuku Pekan kebutuhan darah setiap bulannya hampir 360 kantong darah, yang bisa disediakan hanya 60 kantong. Semoga dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, bisa menutupi kekurangan stok kantong darah di Rumah sakit.

“Saya pastikan untuk kedepan, Kabupaten Aceh Barat Daya tidak mengalami kekurangan Darah bagi pasien. Kita juga akan bekerja sama dengan seluruh intansi yang ada di Abdya, sehingga RSUTP Abdya tidak kekurangan stok darah,” ungkap Nurdianto.

Selama ini, PMI Aceh Barat Daya sudah baik, semoga kedepan bertambah baik lagi. Kita di PMI harus menjadi penolong sepenuh hati, bukan untuk mencari rezeki dan uang tapi menyumbang kannya, sehingga bisa berjalakan pogram-pogram kemanusiaan,” tuturnya.

Ketua PMI Provinsi Aceh, Murdani Yusuf mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru saja dikukuhkan, semoga tanggung jawab dan amanah yang di emban bisa di pertanggung jawabkan dengan sebaik mungkin.

Tugas PMI dari Hulu ke hilir, mulai dari penggalangan pendonor darah, sosialisasi sampai menyiapkan kantong darah siap saji, jika pengurus bisa menyagupinya, serta juga bekerja sama dengan intansi kesehatan dan pihak Rumah Sakit.

Maka harapan kita semua kepada PMI Abdya, semoga selalu siap bekerja dengan program kemanusiaan dan kepalangmerahan,” kata Ketua Murdani.

Selanjutnya, PJ Bupati Abdya – Selamat Untuk Pengurus PMI Abdya yang baru saja dilantik untuk Periode 2023-2028.

“Insyaallah saya selaku Pj Bupati akan mensuppor dan membackup sepenuhnya agar pogram-pogram kemanusiaan dan kepalangmerahan bisa berjalan dengan sebaik mungkin di Kabupaten Aceh Barat Daya,” ucapnya.

Ditangan ketua Nurdianto, selaku ketua PMI Abdya semakin sukses, apalagi didalam kepengurusan periode ini hampir semua pihak instansi ada tergabung sebagai pengurus, serta ditambah lagi dengan adanya dewan kehormatan PMI.

“Saya yakin, untuk pengurus periode ini sampai 5 tahun kedepan merupakan pengurus yang tangguh, dan bisa membawa PMI Abdya semakin baik,” pungkas Pj Bupati Abdya.

Pada acara pengukuhan tersebut, turut hadir Pj Bupati, Kejari, Kapolres, Dandim, Kankemenag, Wakil Ketua DPRK, Ketua Makamah Syariah Forkopimda lainnya, Demisioner Ketua PMI, Relawan PMI dan seluruh Tokoh Masyarakat.

Program JMD Wujudkan Motivasi Santri Mengejar Karier Sebagai Jaksa

0
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh berkolaborasi dengan Dinas Dayah Aceh dan Bank Aceh melaksanakan sosialisasi hukum dan inklusi keuangan di Dayah YTI Darussalamah Al-Aziziyah Teupin Raya, Kabpaten Pidie, pada Senin (25/9/2023) (Foto: Bank Aceh)

Nukilan.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh berkolaborasi dengan Dinas Dayah Aceh dan Bank Aceh melaksanakan sosialisasi hukum dan inklusi keuangan di Dayah YTI Darussalamah Al-Aziziyah Teupin Raya, Kabpaten Pidie, pada Senin (25/9/2023). 

Kegiatan yang bertajuk “Jaksa Masuk Dayah (JMD)” ini dihadiri oleh puluhan santri dan santriwati dari dayah tersebut. Mereka mendapatkan penerangan hukum dan bimbingan tentang hukum dari Plh Kasipenkum Ali Rasab Lubis serta informasi tentang inklusi keuangan dari perwakilan Bank Aceh Cabang Pidie.

Dalam upaya mewujudkan moto kejaksaan “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman,” kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman hukum kepada santri/santriwati. Tujuannya adalah mencegah terjadinya tindak pidana baik di dalam dayah maupun dalam kehidupan sehari-hari santri.

Tim Kolaborasi JMD, yang terdiri dari Kasipenkum Kejati Aceh Ali Rasab Lubis, Plh Kepala Dinas Dayah Aceh Musmulyadi, Sekretaris Dinas Dayah Kabupaten Pidie, dan perwakilan Bank Aceh Cabang Pidie, disambut baik oleh Sekretaris Dayah Darussalamah Al-Aziziyah Teupin Raya. Santri/santriwati di dayah tersebut menyambut kedatangan mereka dengan shalawat di aula Dayah.

Pimpinan Dayah Darussalamah Al-Aziziyah Teupin Raya, melalui Sekretaris Dayah Tgk Marwan, mengungkapkan kegembiraannya atas kegiatan JMD ini. 

Menurutnya, sebagian orang mungkin memiliki persepsi negatif terhadap jaksa, namun dengan kehadiran JMD ini, hubungan baik antara dayah dan jaksa dapat terjalin.

“Kita juga berharap dengan kegiatan ini akan menjadi motivasi bagi santri/santriwati untuk mengejar karier sebagai jaksa di masa depan,” harapnya.

Dalam kegiatan ini, perwakilan dari Bank Aceh Cabang Pidie memberikan materi tentang inklusi keuangan, sistem pembayaran digital, dan layanan tabungan yang dapat diakses oleh santri/santriwati. 

Sementara itu, Plh Kasipenkum Kejati Aceh Ali Rasab Lubis memberikan pemahaman tentang tugas dan fungsi jaksa serta mengenalkan konsep hukum sebagai langkah preventif untuk mencegah tindak pidana di lingkungan Dayah.

Ali Rasab juga menyatakan bahwa Kejaksaan Tinggi Aceh siap menerima kunjungan Study Tour dari dayah-dayah untuk lebih memahami peran jaksa. 

“Ini juga sejalan dengan upaya pemimpin daerah dalam menjaga lingkungan pendidikan dayah yang aman dan nyaman serta merespons isu-isu kekerasan di lingkungan dayah,” ujarnya.

Dalam era digitalisasi yang terus berkembang, santri/santriwati di Aceh juga diberikan pesan agar bijak dalam menggunakan media sosial dan menjaga diri dari bahaya narkoba, baik sebagai pemakai maupun pengedar.

Tim Kolaborasi JMD selanjutnya mengunjungi Dayah Misbahudh Dhulam Lueng Putu Kabupaten Pidie Jaya, yang menyambut kedatangan mereka dengan apresiasi. Abi Asbahani, pimpinan Dayah Misbahudh Dhulam, menganggap kegiatan JMD ini sangat bermanfaat dalam mencegah permasalahan hukum di dayah sejak dini.

Abi Asbahani juga menyebut bahwa Presiden Joko Widodo telah memberikan perhatian khusus terhadap dayah-dayah, sehingga mereka siap mendengarkan apa yang disampaikan oleh Kejaksaan Tinggi Aceh dan Bank Aceh.

Plh Kasipenkum Kejati Aceh Ali Rasab Lubis mengakhiri kegiatan ini dengan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung JMD. Ia menjelaskan bahwa JMD bertujuan untuk memberikan pembinaan dini terhadap pengetahuan tentang hukum, narkotika, tindak pidana ITE, serta inklusi keuangan.

Kegiatan ini ditutup dengan penuh antusiasme, di mana santri/santriwati dari dua Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya serta Bank Aceh menyerahkan cenderamata kepada Dayah Darussalamah Al-Aziziyah Teupin Raya Kabupaten Pidie dan Dayah Misbahudh Dhulam Al-Aziziyah Lueng Putu Pidie Jaya. []

Pj Gubernur Serahkan 3.360 SK Pensiun dan Kenaikan Pangkat PNS se-Aceh

0

Nukilan.id – Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki, menyerahkan serentak secara digital surat keputusan (SK) pensiun dan kenaikan pangkat untuk 3.360 pegawai negeri sipil (PNS) di seluruh Aceh. 

Penyerahan SK digital itu dilakukan Pj Gubernur usai penekanan layar aplikasi MySAPK Badan Kepegawaian Negara (BKN), di Anjong Mon Mata Komplek Meuligoe Gubernur, Selasa, (26/9/2023).

Usai penekanan layar tersebut, seluruh PNS yang hadir secara langsung di Anjong Mon Mata maupun yang ikut secara virtual dari kabupaten/kota sudah dapat mengunduh SK-nya lewat aplikasi MYSAPK BKN.

Khusus untuk PNS pensiun dan sejumlah Kepala SKPA yang naik pangkat, Pj Gubernur menyerahkan langsung SK fisiknya. Adapun rincian 3.360 SK yang diserahkan tersebut, sebanyak 194 diantaranya adalah SK Pensiun. Sementara 3.166 lainnya adalah SK kenaikan pangkat.

Penjabat Gubernur Achmad Marzuki, mengucapkan selamat kepada seluruh penerima SK. Bagi para pensiunan, ia menyampaikan terima kasih atas segala kontribusi dan dedikasi yang diberikan dalam menjalankan tugas pemerintah daerah.

“Pensiun adalah fase yang akan dilalui semua ASN, karena itu selama masih diberi kesempatan mengabdi bekerjalah dengan baik,” kata Achmad Marzuki.

Sementara untuk para PNS yang menerima SK kenaikan pangkat, Achmad Marzuki menyebut itu sebagai penghargaan dari negara. Oleh sebab itulah, ia meminta mereka terus semangat dan melakukan yang terbaik terhadap amanah kerja yang diberikan.

“Bagi yang menerima kenaikan pangkat, lakukanlah yang terbaik untuk Aceh yang lebih hebat,” kata Achmad Marzuki.

Hadir mendampingi Pj Gubernur dalam acara tersebut, Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Iskandar dan Kepala Badan Kepegawaian Aceh (BKA) Abdul Qohar. []

BPS Aceh Bersama DPD IKAL Lemhannas Sepakat Kerjasama Riset dan Kajian Data

0

Nukilan.id – Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh  bersama Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Alumni (DPD IKAL) Lemhannas Aceh sepakati kerjasama di bidang riset dan kajian data. 

Kerjasama ini ditandatangani kedua belah pihak dalam acara peringatan Hari Statistik Nasional (HSN) Tahun 2023 Aceh, antara Kepala BPS Aceh Ahmadriswan Nasution dan Ketua DPD IKAL Lemhannas Aceh Prof. Dr. Syahrizal Abbas, MA, berlangsung di GOR USK, Banda Aceh, Selasa (26/9).

Selain lingkup riset dan kajian data, kedua belah pihak juga sepakat kerjasama di bidang diklat, publikasi kegiatan kedua lembaga, dan kerjasama dengan organisasi lembaga mitra, baik dalam dan luar negeri. 

Prof. Syahrizal menyambut baik kerjasama ini, menurutnya ini sebagai bentuk pengakuan stakeholder di Aceh akan keberadaan alumni Lemhannas RI di Aceh.   Sebelumnya, DPD IKAL Aceh juga telah mengikat kerjasama dengan IKAL Sumatera Utara, Pemerintah Aceh, Peradi Aceh, Pispi Aceh.  

Sebagai tindak lanjut kerjasama hari ini, DPD IKAL Aceh bersama BPS Aceh akan melakukan training wawasan kebangsaan kepada insan statistik terbaik se Aceh. 

“Nanti tim dari IKAL Aceh akan mentransformasi nilai nilai kebangsaan, ketahanan nasional dan dinamika kebangsaan saat ini. Harapannya, selaku ASN, ke depan mereka akan menjadi calon pemimpin terbaik di lingkungannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPS Aceh Ahmadriswan Nasution, mengatakan peringatan Hari Statistik Nasional kali ini, merupakan momentum ASN BPS untuk meningkatkan sumbangsihnya kepada bangsa dan negera terutama kaitannya dengan data. 

“Zaman terus berubah, dan kita perlu adaptasi, dan itu butuh belajar. Oleh karenanya, ke depan kita perlu membangun ASN yang tangguh. Dan untuk itu, hari ini, kita sudah sepakat dengan IKAL Aceh untuk mengawal SDM statistik di Aceh, sehingga berdaya guna dan berhasil guna. Insyaallah, langkah awal dalam waktu dekat, kita akan melakukan penguatan ASN Statistik di Aceh dengan muatan wawasan kebangsaan,” katanya.

Hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris DPD IKAL Lemhannas Aceh, Yusri Kasim, Wakil Sekretaris Denny, dan Juniazi, Pimpinan BPS Aceh, seluruh pejabat BPS se Aceh, tamu undangan dan seluruh ASN BPS teladan se Aceh. 

DPD IKAL Lemhannas Siap Bersinergi

Semenjak dibentuk di Aceh, DPD IKAL Aceh telah bersinergi dengan Pemerintah Aceh, Perguruan Tinggi, BUMN, Perbankan dan  sejumlah lembaga non pemerintahan lainnya di Aceh, dalam membantu percepatan pembangunan dan mengentaskan kemiskinan di Aceh. 

“Saat ini berbagai persoalan di daerah, mulai persoalan ekonomi, politik, lapangan kerja, kemiskinan, stunting, energi, ketahanan pangan, kehidupan beragama, adalah sederet persoalan yang terjadi di Aceh. Ini perlu solusi dan IKAL Aceh siap berkontribusi dalam menyikapi pelbagai permasalahan yang terjadi saat ini,” ujar Guru Besar UIN Ar Raniry ini. 

Syahrizal, mengutarakan, selama tujuh tahun terakhir, sejak tahun 2017, IKAL Aceh beberapa kali telah melakukan kajian melalui seminar, diskusi, training wawasan kebangsaan. Dan salah satu ikon DPD IKAL Aceh saat ini adalah “ngopi kebangsaan” yang sekarang sudah menjadi ikon IKAL Nasional dan telah diadopsi oleh beberapa DPD IKAL lain di tanah air. 

“Hasil dari kajian dan diskusi yang dilakukan selama ini, kita buat rekomendasi untuk disampaikan ke pemerintah Aceh, IKAL Pusat, Gubernur Lemhannas dan pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya.

Saat ini, DPD Ikatan Keluarga Alumni (IKAL) Lemhannas Aceh memiliki tidak kurang 500 an alumni Lemhannas,  baik itu alumni PPRA, PPSA, TOT, TAPLAI, dan P3DA yang bekerja sebagai birokrat, akademisi, politisi, agamawan, guru, praktisi, jurnalis, usahawan dan sebagainya. []

Alami Sakit Stroke, Sidang Mantan Wali Kota Lhokseumawe Kasus RS Arun Ditunda

0
Penahanan Mantan Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Sidang dakwaan mantan Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, dalam kasus dugaan korupsi PT RS Arun Lhokseumawe yang digelar di Pengadilan Tipikor Banda Aceh pada , Senin (25/9/2023), harus ditunda. 

Penundaan ini disebabkan oleh kondisi kesehatan terdakwa Suaidi Yahya yang sedang menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUDZA.

Suaidi Yahya mengalami sakit stroke sejak tanggal 21 September 2023, yang membuatnya tidak mampu berkomunikasi dan sering kali tidak menyadari apa yang sedang terjadi di sekitarnya.

Pengacara terdakwa, T Fakhrial Dani, mengungkapkan kondisi tersebut dalam sidang yang digelar secara online.

“Terdakwa saat ini tidak bisa berkomunikasi dan kerap tidak mengetahui apa yang tengah dikatakan,” kata Fakhrial Dani.

Mengingat kondisi yang sangat mengkhawatirkan ini, pihak kuasa hukum Suaidi Yahya meminta agar sidang tidak dilanjutkan dan ditunda hingga terdakwa pulih dari sakitnya. Permintaan ini disampaikan dalam sidang dan didukung oleh alasan kemanusiaan yang kuat.

Atas permintaan tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Banda Aceh menetapkan bahwa penundaan sidang adalah langkah yang bijak. Namun, mereka juga meminta bukti tertulis dari pihak medis yang merawat terdakwa Suaidi Yahya terkait hasil pemeriksaan kondisi kesehatannya.

“Kami meminta bukti hasil pemeriksaan lengkap terdakwa dari medis, apakah terdakwa mampu mencerna atau tidak memungkinkan berkomunikasi,” kata Majelis Hakim, R. Hendral.

Akhirnya, Majelis Hakim mengabulkan permintaan kuasa hukum untuk menunda sidang dakwaan tersebut karena mempertimbangkan aspek kemanusiaan yang mendesak. Terdakwa Suaidi Yahya akan tetap berada dalam pengawasan ketat selama masa penundaan sidang. [Rjf]