Beranda blog Halaman 1309

Dirjen Vokasi Kemendikbudristek Minta Pemerintah Aceh Maksimalkan 3 Tahun Masa Pendidikan Pelajar

0
Dirjen Advokasi kemendikbudristek, Kiki Yulianti. (Foto: Dok. Kemendikbudristek)

Nukilan.id – Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen PV) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kiki Yuliati meminta Pemerintah Aceh bisa menciptakan pendidikan yang memberikan dasar penting pembelajaran kepada peserta didik. Terutama dengan melengkapi sarana pendidikan, khususnya pada Sekolah Menengah Kejuruan.

Dirjen PV, Kiki Yuliati mengatakan, tiga tahun yang dilalui para pelajar selama berada di tingkat SMK harus dimaksimalkan agar lulusan SMK memiliki kompetensi sesuai bakat mereka. Tiga tahun di SMK jangan disia-siakan dengan pendidikan semu.

“Pendidikan semu adalah (ketika siswa) bersekolah tapi tidak bisa apa-apa itu semu, kasihan mereka yang sudah menghabiskan waktu tiga tahun setiap hari ke sekolah lulus belum bisa apa-apa,” kata Kiki saat kegiatan dialog pendidikan vokasi bertajuk Kebijakan Direktorat Jenderal Vokasi dalam rangka Pengembangan Sekolah Menengah yang Unggul di SMKN 3 Banda Aceh, Senin (10/7/2023).

Baca Juga: Resmikan 68 BLUD SMK, Dirjen Pendidikan Vokasi Puji Capain Disdik Aceh

Menurutnya, seluruh tujuan pendidikan itu hanya bisa dicapai dengan kesungguhan seluruh kepala sekolah dan guru. Dia berpendapat, bahwa pengelola sekolah harus selalu mengevaluasi pencapaian dan kekurangan sekolah selama melayani siswa, terutama dalam memahami bakat siswa dan kebutuhan mereka untuk menjadi sumber daya manusia yang unggul.

Kiki mengapresiasi Pemerintah Aceh, dalam hal ini Dinas Pendidikan Aceh, yang dinilai cakap mempersiapkan sekolah sebagai tempat pengembangan bakat dan minat. Pencapaian Aceh, kata Kiki, lebih baik dari daerah lain.

“Bahkan saat ini, Aceh tercatat sebagai daerah dengan SMK berstatus badan layanan umum daerah (BLUD) terbanyak, pungkasnya.

Ia menjelaskan status BLUD menjadikan sekolah leluasa dalam mengembangkan minat dan bakat peserta didik. Meski, tambah dia, status itu bukanlah akhir dari upaya pemerintah untuk mewujudkan sekolah kejuruan yang hebat.

“SMK yang hebat harus cepat menyiapkan gurunya dan cakap merespons kebutuhan industri. Dengan status BLUD, sekolah lebih leluasa dan otonomi untuk mengambil keputusan. Ibarat sepatu, BLUD membantu sekolah berlari lebih cepat,” jelasnya.

Selan itu, Direktur Pembina Sekolah Menengah Kejuruan, Wardani Sugiyanto, mengatakan pengembangan SMK yang unggul memerlukan penguatan kemitraan dan penyelarasan di dunia industri. Di sisi lain, diperlukan kepemimpinan kepala sekolah yang andal agar tamatan SMK dapat segera terserap dalam dunia industri dan dunia kerja.

Wardani menilai Dinas Pendidikan Aceh mampu menjalankan tugas itu dengan baik. Dia yakin status BLUD di banyak SMK di Aceh mendorong sekolah untuk menciptakan pendidikan dan pembelajaran berbasis produksi. Tujuannya, mendorong kemandirian siswa dan meningkatkan kompetensi mereka.

Dirinya berharap, agar Dinas Pendidikan Aceh terus menciptakan peluang. Dia juga meminta pejabat di Dinas Pendidikan Aceh melihat potensi wilayah tempat SMK berada. Sehingga lulusan SMK dapat mengisi lowongan dan ambil bagian dalam penciptaan lapangan kerja baru.

“Potensi wilayah itu bisa diangkat supaya anak-anak tidak perlu bekerja di tempat lain. Kemandirian dan kompetensi anak-anak kita harus dioptimalkan sesuai potensi wilayah untuk dikelola bagi kemakmuran bersama,” ungkapnya.

Merespons hal itu, pelaksana harian Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Asbaruddin, mengatakan dinas senantiasa berkoordinasi dengan kepala sekolah untuk memantau kebutuhan SMK. Hal ini, kata dia, konsisten dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami memahami benar tantangan SMK dengan status BLUD tidak mudah. Tapi kami percaya bahwa kerja keras dan kekompakan bersama seluruh kepala sekolah dan guru dapat menciptakan jalan lebih baik bagi Aceh mempersiapkan generasi yang mandiri dan berkompeten,” kata Asbaruddin.

Diskusi tersebut juga dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi X, Direktur Politeknik Lhokseumawe, Direktur Kelembagaan dan Sumberdaya Pendidikan Tinggi Vokasi, dan Direktur Politeknik Lhokseumawe. []

Baca Juga: Dirjen Imigrasi Analogikan Paspor dengan Surat Izin Mengemudi

Festival Lomba Seni Siswa Jenjang SMA Disdik Aceh Ditutup, Ini Para Juaranya!

0
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Dr. Asbaruddin menutup Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang SMA tingkat Provinsi Aceh yang dilaksanakan di Grand Aceh Syariah Banda Aceh, Minggu (9/7/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Dr. Asbaruddin menutup Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang SMA tingkat Provinsi Aceh yang dilaksanakan di Grand Aceh Syariah Banda Aceh, Minggu (9/7/2023).

Dalam sambutannya, Asbaruddin menuturkan bahwa festival lomba yang digelar setiap tahun oleh Dinas Pendidikan Aceh ini merupakan salah satu untuk mengasah bakat minat seni peserta didik jenjang SMA se-Aceh.

Baca Juga: Siswa SMKN 2 Meulaboh Wakili Aceh ke LKS Nasional, Ini Pesan Kacabdisdik Aceh Barat

Dimana para peserta dari berbagai kabupaten/kota di Aceh akan berkompetisi memperebutkan gelar terbaik dari peserta-peserta terbaik yang dikirimkan oleh sekolah dari kabupaten/kota masing-masing.

“Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang. Jadikan kemenangan sebagai alat pemacu untuk terus menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Sementara untuk peserta didik yang belum berhasil meraih medali, Asbaruddin berpesan untuk terus berusaha mengasah bakat minat yang dimiliki.

Asbaruddin menjelaskan, festival lomba seni ini bukanlah tujuan utama dari pendidikan SMA, karena itu tidak perlu berkecil hati bagi yang belum juara. Tujuan utama dari pendidikan SMA adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia serta keterampilan untuk hidup mandiri dan melanjutkan pendidikan lebih lanjut ke jenjang perguruan tinggi.

“Tujuan itulah yang harus menjadi prioritas utama di pendidikan SMA,” tuturnya.

Penutupan festival yang memperlombakan cabang lomba; Menyanyi Solo, Desain Poster, Kriya, Komik Digital, Cipta Lagu, Cipta Puisi, dan Film Pendek ini diikuti oleh seluruh kepala cabang dinas pendidikan se Aceh, para kepala bidang, para dewan juri, serta seluruh peserta FLS2N. Berikut para juara FLS2N jenjang SMA se Aceh Tahun 2023.

Cabang Lomba Menyanyi Solo
Juara I Salsabila Ramadhani dari SMAN 7 Banda Aceh
Juara II Gabriella Annisa Zefanya dari SMAN 1 Kutacane Aceh Tenggara
Juara III Kayla Ramadhani dari SMAN 3 Langsa

Cabang Lomba Desain Poster
Juara I Afzalul Zikri Almusri dari SMAN Modal Bangsa
Juara II M. Salman Alfarisi dari SMAN 2 Aceh Barat Daya
Juara III Muhammad Sya’ban dari SMAN 1 Mutiara

Cabang Lomba Kriya
Juara I Cut Ariya Ramadhani dari SMAN Unggul Aceh Timur
Juara II M. Sufiyan Sauri dari SMAN 1 Peukan Bada Aceh Besar
Juara III Cut Dira Nabila dari SMAN 7 Lhokseumawe.

Baca Juga: Raih Medali Emas Ajang Karate Internasional, Kadisdik Aceh Sambut Kepulangan Para Atlet

Cabang Lomba Komik Digital
Juara I Zia Alicia dari SMAN 1 Lhokseumawe
Juara II Meurahmah Nushsharie dari SMAN Modal Bangsa
Juara III Nabilla Harsya dari SMAN 10 Fajar Harapan

Cabang Lomba Cipta Lagu
Juara I Nabila Maulida dari SMAN Modal Bangsa
Juara II Sylvia Suwardi dari SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe
Juara III Khairatul Husna dari SMAN 7 Banda Aceh

Cabang Lomba Baca Puisi
Juara I Dwi Septiani dari SMAN Unggul Tapaktuan
Juara II Syifa Muhjati dari SMAN 2 Banda Aceh
Juara III Nurul Zulfaqa dari SMAN 4 Kuala

Cabang Lomba Film Pendek (Fiksi)
Juara I Viola Putri Firdian Nasytha Syabira dari SMAN 4 Takengon Aceh Tengah
Juara II Faiz Mulya Azamra Jamalidiana dari SMAN 1 Montasik Aceh Besar
Juara III Amel Fiqa Oval Al Fayat dari SMA Sukma Bangsa. []

Baca Juga: Disdik Aceh Resmi Gelar FLS2N Untuk PDBK Tahun 2023

Kajati Aceh Buka Pekan Olahraga Adhyaksa ke 63

0

Nukilan.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh mengadakan Upacara Pembukaan Pekan Olahraga (POR) dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Kejaksaan RI ke-63 Tahun 2023, Banda Aceh, Senin 10 Juli 2023.

Kajati Aceh Bambang Bachtiar, S.H.,M.H selaku Inspektur Upacara secara resmi  membuka POR Adhyaksa dengan menendang bola ke gawang sebagai simbolis. 

Adapun, turut hadir dalam upacara tersebut ialah Ibu Ketua Ikatan Adhyaksa Darmakarini (IAD) Wilayah Aceh, Wakil Kepala Kejati Aceh, seluruh Asisten, Plt. Kajari Banda Aceh dan Kajari Aceh Besar, yang diikuti oleh seluruh pegawai Kejati aceh, pegawai kejari banda aceh dan kejari aceh besar.

Dalam pidatonya, Kajati Aceh melalui Asisten Intelijen, Mukhzan, S.H.,M.H mengatakan, bahwa point penting kegiatan ini adalah untuk memupuk jiwa sportivitas yang mampu membangun soliditas sesama, serta membentuk karakter dan kepribadian peserta yang berintegritas dan dapat dipercaya.

“Oleh sebab itu POR ini hendaknya tidak hanya dianggap sebagai sebuah kompetisi untuk meraih kemenangan dengan mengalahkan yang lain, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana setiap kemenangan itu berhasil dicapai melalui sebuah proses dengan usaha dan cara menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan kejujuran,” kata Mukhzan, S.H.,M.H.

Dijelaskan, dalam HBA ke-63 Tahun 2023 pertandingan yang diperlombakan adalah Futsal Eksekutif, Tenis Lapangan, Badminton, Tenis Meja, volyball. Selain itu, juga ada kegiatan sosial seperti Donor Darah, Khitanan Massal, dan Anjangsana. []

Polisi Tangkap Tiga Pengedar Ganja, Dua di Antaranya Suami Istri

0

Nukilan.id – Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Lhokseumawe menangkap tiga pengedar narkotika jenis ganja di Desa Paya Lhok, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Sabtu, 8 Juli 2023.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto melalui Kasat Reserse Narkoba Iptu Jeffryandi menyampaikan, penangkapan tersebut bermula dari adanya laporan masyarakat yang curiga dan resah dengan aktivitas jual beli ganja.

Setelah diselidiki, kata Jeffryandi, informasi tersebut benar adanya, sehingga petugas langsung mengamankan dua pelaku penyalahgunaan narkotika yang diduga bandar berinisial ML (23) dan BL (19). Mereka berstatus suami istri.

“Pertamanya kita menangkap dua pelaku penyalahgunaan narkotika yang merupakan suami istri. Bersama mereka juga turut diamankan satu tas berisi 7 bal ganja seberat 8.000 gram, satu unit sepeda motor, dan satu unit handphone,” kata Jeffryandi, dalam keterangannya di Polres Lhokseumawe, Senin, 10 Juli 2023.

Kemudian, sambungnya, setelah diinterogasi mereka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari RD (43). Sehingga, petugas langsung bergerak untuk menangkap RD.

“RD juga yang menyuruh ML dan BL membeli ganja ke FD—daftar pencarian orang—di Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan, Raya dengan harga Rp3,7 juta. Mereka membeli ganja tersebut untuk dijual kembali,” demikian, kata Jeffryandi.

Saat ini, ketiga pelaku beserta barang bukti diamankan di Polres Lhokseumawe untuk dilakukan pengembangan dan proses hukum.

Operasi Patuh Seulawah Dimulai, Polisi Imbau Masyarakat Lengkapi Surat Kendaraan

0

Nukilan.id – Polda Aceh beserta Polres jajaran mulai melaksanakan operasi kepolisian bidang lalu lintas atau dikenal dengan sandi “Patuh Seulawah” pada 10—23 Juli 2023. Oleh karena itu, masyarakat diimbau memastikan kelengkapan kendaraan dan tertib dalam berlalu lintas.

Hal tersebut disampaikan Wakapolda Aceh Brigjen Syamsul Bahri dalam amanatnya saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah-2023 di Polda Aceh, Senin, 10 Juli 2023.

Operasi yang mengangkat tema “Patuh dalam Berlalu Lintas Cermin Moralitas Bangsa” ini bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta meminimalisir angka fatalitas. Selain itu juga untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Syamsul mengatakan, sasaran operasi ini meliputi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan lalu lintas baik sebelum, pada saat, maupun pascaoperasi.

Lebih dalam, Jenderal Bintang Satu berdarah Aceh itu menyampaikan, bahwa operasi tersebut digelar setiap tahun serta merupakan kalender kamtibmas yang pelaksanaannya berdasarkan analisa dan evaluasi Kamseltibcarlantas tahun 2022 dan 2023 di wilayah hukum Polda Aceh.

Menurutnya, keselamatan berlalu lintas di jalan raya dan tingkat kepatuhan masyarakat Aceh pada umumnya terhadap hukum dan perundang-undangan lalu lintas masih sangat memprihatinkan.

“Hal ini merupakan permasalahan yang kompleks dan tidak dapat ditangani oleh Polri sendiri, tetapi perlu adanya sinergi antar pemangku kepentingan dalam menemukan akar masalah dan menentukan solusi penyelesaiannya secara menyeluruh,” kata Syamsul.

Masih Syamsul, operasi ini dilaksanakan dalam bentuk Harkamtibmas pada bidang lalu lintas yang didukung instansi terkait di seluruh wilayah Provinsi Aceh dengan mengedepankan kegiatan edukatif, persuasif, dan humanis, serta penegakan hukum guna meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Di samping itu, ia juga menyampaikan bahwa apel gelar pasukan yang dilaksanakan hari ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana guna mendukung pelaksanaan operasi, sehingga berjalan dengan optimal.

Sebelum mengakhiri amanat, Syamsul Bahri mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam apel gelar pasukan tersebut.

“Semoga pengabdian yang telah diberikan dengan penuh keikhlasan ini, akan menjadi catatan amal ibadah di hadapan Allah SWT. Mudah-mudahan juga kita semua senantiasa diberikan petunjuk oleh-Nya,” demikian, Pungkas Syamsul. []

Arsjad Rasjid Apresiasi Keberhasilan Konsorsium Bawang Merah Kadin Aceh untuk Kendalikan Harga Pangan

0

Nukilan.id – Melalui ajang Kadin Impact Award, Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid, mendorong Kadin di seluruh Indonesia untuk menggali potensi ekonomi dan bakat daerah dengan memperlihatkan berbagai program unggulan terkait pengembangan UMKM. 

Dengan tema “Satu Kadin Membangun Bangsa,” ajang ini merupakan bentuk apresiasi Kadin Indonesia terhadap Kadin di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota yang telah mengembangkan program-program dengan dampak ekonomi dan sosial yang positif.

Kadin Indonesia melanjutkan rangkaian kunjungan dalam rangka penjurian Kadin Impact Award ke Kadin Aceh yang mengajukan program Konsorsium Bawang Merah Aceh. Program ini telah memberikan  dampak positif melalui pembinaan kepada para petani dalam membudidayakan bawang merah serta turut berkontribusi dalam membangun komunitas masyarakat yang berkelanjutan untuk memberikan manfaat ekonomi yang signifikan.

“Kadin Indonesia mengapresiasi Kadin Aceh atas program inovatif mereka yang telah memberikan dampak nyata dalam pengembangan sektor pertanian, khususnya dalam budidaya bawang merah. Melalui Kadin Impact Award, Kadin Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong para pelaku usaha Indonesia dalam memajukan ekonomi daerah demi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid kepada Nukilan.

Konsorsium Bawang Merah Aceh, melalui pendekatan inovatif dan berkelanjutan, telah berhasil menjadikan bawang merah sebagai stabilisator harga di provinsi Aceh. Dari upaya yang dilakukan oleh Konsorsium melalui sistem pengaturan pola tanam dan penyediaan cold storage yang bermitra dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), harga bawang merah yang sangat tinggi berhasil ditekan.

“Dengan adanya pengaturan jadwal tanam, harga bawang merah berhasil turun hingga 65% menjadi Rp 25.000 pada akhir Juli 2022 dibandingkan sebelumnya Rp 70.000. Inisiasi yang dilakukan Konsorsium Bawang Merah Aceh berhasil menciptakan stabilitas harga dan memastikan pasokan bawang merah yang memadai bagi masyarakat, sehingga memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga angka inflasi di provinsi Aceh” kata Zakaria A. Gani selaku Ketua Konsorsium Bawang Merah Aceh.

Dampak positif lain dari Konsorsium Bawang Merah Aceh juga terlihat dari pembukaan lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar melalui dua pola pengelolaan yang diterapkan, yaitu Kebun Inti dan Kebun Plasma. PT. Malina Jaya Sakti sebagai Ketua Konsorsium Bawang Merah menargetkan pembukaan lahan seluas 1.000 hektar di wilayah Pidie dan Pidie Jaya. 

Dengan penduduk Aceh yang mencapai 5 juta jiwa, diproyeksikan bahwa sekitar 29% dari jumlah penduduk tersebut akan terserap dalam sektor pertanian. Hal ini memberikan solusi yang signifikan dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. 

“Kami berharap dapat memberikan kontribusi positif dengan menjadi bagian dari Kadin Impact Award melalui program Konsorsium Bawang Merah Aceh. Program ini telah membuktikan keberhasilannya dalam mengatasi tantangan yang dihadapi petani dan pelaku usaha di Aceh, serta memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah. Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat sektor pertanian di Aceh,” ujar  Ketua Umum Kadin Provinsi Aceh, M. Iqbal

Inisiatif Konsorsium Bawang Merah Aceh menjadi bukti nyata dampak positif peranan  Kadin Aceh dan Kadin Indonesia untuk terus mendorong inovasi dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di seluruh Indonesia. Kadin Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung dan mengakui upaya-upaya yang berkontribusi dalam mewujudkan visi “Satu Kadin Membangun Bangsa”.

“Kadin Indonesia bangga mendukung program-program inovatif dari Kadin Provinsi, Kota, dan Kabupaten. Konsorsium Bawang Merah Aceh adalah contoh yang luar biasa bagaimana kolaborasi yang inklusif dapat berdampak positif bagi perekonomian daerah. Karena itu saya sangat menyambut baik kolaborasi Kadin Aceh bersama PT Malina Jaya Sakti, Bapanas, Baitul Mal, Unsyiah, dan petani plasma. Saya berharap inisiatif ini dapat meluas dan direplikasi di daerah lain,” tutup Arsjad Rasjid. [Rjf]

Arsjad Rasjid Kukuhkan Dewan Pengurus Kadin Aceh Periode 2022-2027

0
Pengukuhan Dewan Pengurus Kadin Aceh masa bakti 2022-2027 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Reji)

Nukilan.id – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid, secara resmi mengukuhkan Dewan Pengurus Kadin Provinsi Aceh periode 2022-2027 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, pada hari Senin (10/7/2023).

Dalam acara yang digelar dengan khidmat, Arsjad Rasjid mengucapkan selamat kepada Dewan Pengurus Kadin Provinsi Aceh yang baru dikukuhkan. Beliau menyampaikan harapannya agar dewan pengurus dapat mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya.

“Saya yakin susunan pengurus Kadin Aceh yang baru terbaik berdasarkan prinsip Musyawarah Provinsi (Musprov) VII pada 27 Juni 2022 lalu,” kata Arsjad.

Susunan pengurus Kadin Provinsi Aceh periode 2022-2027 ini diharapkan mampu membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi dunia usaha di Aceh. Keberadaan Kadin sebagai wadah para pengusaha diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja di daerah ini.

Arsjad Rasjid juga mengajak seluruh anggota Kadin Aceh untuk bersatu dan bekerja sama dalam menjalankan tugas mereka. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pengusaha, pemerintah, dan stakeholder lainnya dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif di Aceh.

“Dengan pengukuhan Dewan Pengurus Kadin Provinsi Aceh yang baru, diharapkan Kadin Aceh dapat semakin memperkuat peran dan kontribusinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi dan menciptakan iklim bisnis yang kondusif di Aceh” pungkasnya. [Rjf]

Pemko Banda Aceh Segera Cairkan Bonus kepada Siswa dan Guru Berprestasi

0
Gedung Balai Kota Banda Aceh. (Foto: Info Publik)

Nukilan.id – Direktur Exzellenz Aceh H. Saifunsyah berharap kepada Pemerintah Kota Banda Aceh untuk segera mencairkan bonus kepada siswa dan guru berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

Padahal, malam apresiasi dan penyerahan penghargaan secara simbolis sudah dilaksanakan pada Rabu (21/12/2022) silam di Grand Aceh Hotel.

“Kita mempertanyakan keseriusan Pemko Banda Aceh terhadap prestasi masa depan bangsa. Sampai hari ini mereka belum terima janji dana tersebut. Jangan mengorbankan perasaan dan harapan generasi penuh prestasi bangsa, yang tentu masa depan di tangan mereka,” ujar Saifunsyah.

Baca Juga: Suzuki Resmi Luncurkan New XL7 Hybrid di Aceh, SUV Ramah Lingkungan dengan Teknologi Hybrid Terbaru

Sementara itu saat dikonfirmasi, Kadisdikbud Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, S.Pd, M.Pd menyampaikan jika pencairan bonus kepada siswa dan guru berprestasi akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Sudah saya konfirmasi sama panitia, anggaran sudah ada, kamis atau jum’at, Insya Allah akan diserahkan,” ujar Sulaiman Bakri.

Dirinya menyampaikan bahwa dengan doa para siswa, pihaknya terus berjuang agar bonus kepada mereka dapat segera dicairkan. []

Baca Juga: DPRA Umumkan Hasil Fit dan Proper Test Calon Anggota KIP Aceh

Penjabat Gubernur Hadiri Pembukaan Event IMT-GT di Kampus Unsyiah

0
Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, menghadiri pembukaan The IMT-GT Varsity Carnival, di Kampus Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Minggu (9/7/2023).

Nukilan.id – Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, menghadiri pembukaan The IMT-GT Varsity Carnival, di Kampus Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Minggu (9/7/2023).

Hadir juga dalam pembukaan acara tersebut Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud al Haytar, Rektor Unsyiah, President of IMT-GT Varsity Council, Ahmad Martadha Mohamed serta delegasi beberapa universitas dari tiga negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Thailand.

Baca Juga: FPMPA Minta Pj Bupati Aceh Besar Segera Ganti Sekda dan Kadis

The Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) adalah event tahunan yang bertujuan untuk menguatkan rasa persatuan dan solidaritas pada tiga negara. Pertemuan di Unsyiah, diikuti oleh 603 peserta yang terdiri atas 497 mahasiswa dan 106 ofisial. Mereka berasal dari 12 perguruan tinggi yang terlibat dalam forum IMT GT.

Dari 12 kampus tersebut, empat di antaranya dari Indonesia yaitu Universitas Syiah Kuala selaku tuan rumah, Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Medan dan Universitas Negeri Padang.

Dari Malaysia yaitu Universiti Sains Malaysia, Universiti Utara Malaysia, Universiti Technology Mara Arau Perlis, dan University Malaysia Perlis. Sedangkan empat kampus lainnya berasal dari Thailand yaitu Thailand are Prince Of Songkla University, Rajamanggala University of Technology Srivijaya, Thaksin University, dan Walailak University.

Dalam kegiatan IMT-GT para peserta akan mengikuti beberapa pertandingan olahraga yaitu bola voli, sepak bola, bulu tangkis, tenis, petanque, serta fun run. Selain itu juga ada seminar internasional yang membahas berbagai isu global saat ini. []

Baca Juga: Ketua DPR Aceh Sambut Baik Keputusan Presiden Perpanjang Masa Jabatan Achmad Marzuki

Tiga Siswa SLBN Meulaboh Persembahkan Medali pada Ajang FLS2N Provinsi

0
Siswa SLBN Meulaboh yang menjadi peserta mewakili kontingen Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Jaya pada FLS2N tingkat provinsi, tiga siswa berhasil meraih juara. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Festifal Lomba dan Seni Siswa Nasional (FLS2N) bagi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) tingkat Provinsi Aceh tahun 2023 usai dilaksanakan. Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Meulaboh Kabupaten Aceh Barat menunjukkan prestasi yang fantastis.

Baca Juga: Disdik Aceh Gelar Rakor Kepala SMA/SLB dan SMK se-Aceh

Lomba tersebut berlangsung dari tanggal 3 hingga 6 Juli 2023 di Banda Aceh dan ditutup oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Sya’baniar yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM. pada Kamis (6/7/2023).

Kepala SLBN Meulaboh, Ibrahim, S.Pd atau yang biasa disapa Pak Bram, menyampaikan bahwa dari tujuh siswa SLBN Meulaboh yang menjadi peserta mewakili kontingen Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Jaya pada FLS2N tingkat provinsi, tiga siswa berhasil meraih juara.

“Ketiga siswa tersebut adalah Firmandala Putra dalam cabang Lomba Menyanyi SMPLB/SMALB, Aqila Zahra dalam cabang Lomba Menyanyi SDLB, dan Sulaiman dalam cabang Lomba Cipta dan Baca Puisi,” jelas Ibrahim.

Bram menyatakan rasa terharu dan bangganya ketika para juri mengumumkan hasil FLS2N Siswa Berkebutuhan Khusus tingkat provinsi yang menempatkan tiga siswa mereka sebagai juara.

“Meskipun mereka belum berhasil meraih juara pertama, Bram berjanji akan terus membimbing dan memotivasi mereka agar meraih prestasi terbaik di masa depan,” ujar Bram.

Ia juga memberikan semangat kepada siswa-siswi mereka yang mewakili Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Jaya yang belum meraih juara, agar tetap bersemangat dan terus belajar untuk mencapai prestasi.

Bram juga mengakui bahwa keberhasilan meraih juara ini tidak terlepas dari dukungan yang diberikan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Aceh Barat atas ketekunan dan kesungguhan mereka, serta keseriusan guru pembimbing.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Aceh Barat, Abd Aziz SH, M.Si mengucapkan selamat kepada siswa-siswi mereka yang telah mempersembahkan juara bagi Kabupaten Aceh Barat.

“Pencapaian ini sebagai hal yang luar biasa dari anak-anak berkebutuhan khusus yang telah mengharumkan daerah Aceh Barat,” kata Abd Azis.

Abd Aziz menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar tidak mudah patah semangat dalam menggapai segudang prestasi.

“Teruslah berjuang, belajar, dan terus mengasah kemampuan agar mampu mencatatkan prestasi yang membanggakan daerah dan provinsi,” ujar Abd Azis.

Abd Azis juga memberikan harapan khusus kepada kepala sekolah dan guru pembimbing untuk tetap semangat, tidak pernah menyerah dalam memotivasi, membimbing, dan mengasah kemampuan anak-anak berkebutuhan khusus tersebut.[]

Baca Juga: Disdik Tinjau Asesmen Kepala SMA/SMK dan SLB se Aceh, Begini Kata Kepala Sekolah