Beranda blog Halaman 1279

Ulama Aceh: Suara Kita Berharga untuk Masa Depan Negara

0
Ketua MPU Aceh Teungku Faisal Ali atau Abu Faisal. (Foto: Dok. MPU)

Nukilan.id – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengimbau masyarakat menggunakan hak pilih di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 pada 14 Februari. 

Ketua MPU Aceh Teungku Faisal Ali dalam pesannya melalui rekaman video mengajak masyarakat untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan memilih pemimpin yang dianggap memiliki kapasitas. 

“Suara kita semuanya sangat berguna bagi pembangunan masa depan negara yang kita cintai ini,” kata Teungku Faisal Ali dikutip Senin (12/2/2024). 

MPU Aceh juga berharap kepada penyelenggara dan pengawas Pemilu serta seluruh pihak terkait untuk melaksanakan pemilihan dengan cara yang baik dan sesuai konstitusi. 

“Berikan kebebasan kepada masyarakat dan berikan pelayanan terbaik untuk menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati mereka masing-masing,” katanya. 

Teungku Faisal menuturkan bahwa pelaksanaan Pemilu yang demokratis dan jujur menghasilkan pemimpin kredibel dan mampu membangun masa depan bangsa yang lebih baik. 

“Jangan pernah ada di antara kita menodai pesta demokrasi ini dengan cara-cara yang tidak baik, yang bertentangan dengan konstitusi,” katanya. 

MPU Aceh mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Pemilu 2024 dengan cara yang baik dan penuh suka cita. “Hindari politik-politik dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan ketentuan agama kita,” katanya. []

Dewan Tetapkan Lima Komisoner KIP Aceh Tenggara, Ini Nama-namanya

0
Pengumuman penetapan Komisioner KIP Aceh Tenggara. (Foto: Dok DPRK)

Nukilan.id – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tenggara menetapkan lima Komisioner Anggota Komisi Independen (KIP) daerah setempat dengan masa jabatan 2024-2029.

Penetapan lima Komisioner ini diumumkan melalui Pengumuman Nomor: 02/DPRK-AGR/II/2024 yang ditandatangani oleh Ketua DPRK Aceh Tenggara, Denny Febrian Roza tertanggal 12 Februari 2024.

Setelah melewati uji kepatutan dan kelayakan atau Fit and Proper Test di mana lima nama berhasil lulus.

Kelima komisioner yang ditetapkan adalah Mhd Safri Desky, Hakiki Wari Desky, Ilham, Usman, dan Supriadi. 

Sementara lima nama lainnya yang masuk dan dinyatakan lulus cadangan diantaranya Kaman Sori, Syaifullah Hamdani, Nawi, Peri Padly  dan Sudirman. [Rjf]

Distribusi Logistik Pemilu ke Pulo Aceh Gunakan Kapal Kayu

0
Pendistribusian logistik pemilu 2024 ke Kecamatan Pulo Aceh ini menggunakan kapal kayu melalui dermaga Lhok Kuala Cangkoi Ulee Lheu, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh. (Foto: Dok. Pemkab Aceh Besar)

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, bersama unsur Forkopimda Aceh Besar, meninjau langsung distribusi logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 ke Kecamatan Pulo Aceh pada Senin (12/2/2024).

Pendistribusian logistik Pemilu ke Kecamatan Pulo Aceh ini menggunakan kapal kayu melalui dermaga Lhok Kuala Cangkoi Ulee Lheu, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh untuk menuju Pulo Aceh.

Pj Bupati Muhammad Iswanto menyampaikan, proses pendistribusian logistik Pemilu tahun 2024 untuk 23 Kecamatan di Kabupaten Aceh Besar sudah dilakukan sejak Minggu (11/2).

“Alhamdulillah, selama pendistribusian tidak ada kendala dan khusus untuk Kecamatan Pulo Aceh harus kita kawal, supaya pendistribusian logistiknya sampai ke Pulo Breuh dan Pulo Nasi sesuai rencana, Meski harus menyeberang laut,” katanya.

Sementara itu, Komisioner Komisi Independent Pemilih (KIP) Aceh Besar Bidang Hukum dan Pengawasan, Miswar, menjelaskan distribusi logistik Pemilu menggunakan kapal kayu tersebut mencakup kotak suara untuk 18 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Pulo Aceh, yang tersebar di 17 Gampong. Dari jumlah tersebut, 12 Gampong berada di Pulo Breuh, dan 5 Gampong di Pulo Nasi.

“Hari ini merupakan hari terakhir pendistribusian logistik Pemilu. Kemarin pihaknya sudah mendistribusikan di 10 kecamatan yang ada di kabupaten Aceh Besar. Khusus hari ini ada 13 kecamatan, termasuk Pulo Aceh yang merupakan Pulau terluar di Kabupaten Aceh Besar. Insya Allah semua pendistribusian logistik selesai pada hari ini,” tuturnya. []

Riswati: Perlu Program Khusus dan Perlindungan untuk Perempuan di Media Massa

0
Direktur Eksekutif Flower Aceh, Riswati. (Foto: Nukilan)

Nukilan.id – Media menjadi sumber informasi, pendidikan dan hiburan yang memainkan peran penting dalam kehidupan sosial, politik, dan ekonomi. Selain mampu mengkontruksi masyarakat, media juga menjadi jaringan strategis untuk memperkuat dukungan dan advokasi terhadap berbagai kebijakan yang menghambat perubahan. 

Dibutuhkan jurnalisme berperseptif gender untuk memastikan peran serta media dalam memperkuat keadilan dan equality gender di masyarakat, menyuarakan persoalan perempuan dan anak, serta sebagai penggerak perdamaian dan pembanguanan di Aceh. 

Jurnalisme berprespektif gender dapat dimaknai sebagai praktik yang dilakukan media dalam menginformasikan atau bahkan mempermasalahkan dan menggugat terus- menerus adanya hubungan yang tidak setara atau ketimpangan dan relasi antara perempuan dan laki-laki, keyakinan gender yang menyudutkan perempuan atau representasi perempuan yang sangat bias gender (Nur Iman Subono, 2003). 

Berdasarkan hal tersebut, Flower Aceh bersama dengan Nonviolent Peace force dengan dukungan Kedutaan Besar Belanda selenggarakan mini workshop “Sensitivitas Gender, Kepemimpinan Perempuan, dan Perdamaian untuk Jaringan Media dan Jurnalis di Aceh Tahun 2024”.

Direktur Eksekutif Flower Aceh, Riswati mengatakan, gender telah melahirkan pembedaan peran, sifat, dan fungsi yang dibakukan, seperti jenis sifat perempuan feminim, laki-laki maskulin, fungsi perempuan reproduktif, sedangkan laki-laki produktif. Begitu juga ruang laki-laki publik, tetapi perempuan domestik. 

Riswati juga menyebutkan, ada lima bentuk-bentuk ketidakadilan gender, diantaranya adalah beban ganda, kekerasan, marjinalisasi, subordinasi, dan pelabelan atau citra baku. Sebagai contoh, ada persoalan akses informasi bagi perempuan, tidak banyak informasi seperti laki-laki. Ada tanggung jawab domestik harus dilakukan, pulang dari kerja tetap melakukan pekerjaan rumah.

“Apakah perempuan diberi dukungan yang sama kalau punya kapasitas, lantas mengapa tidak bisa menduduki posisi yang sama, biasanya perempuan yang jadi pemimpin langsung ada stigma tidak cocok jadi pemimpin,” ucapnya dalam diskusi tersebut yang juga dihadiri oleh tim Nukilan.id, Sabtu (10/2/2024) di Soba Cafe Taman Sari Banda Aceh.

Kata Riswati, tantangannya banyak, mungkin salah satunya kita sebagai perempuan tidak banyak program khusus dan perlindungan. Sebenarnya, kita sangat membutuhkan dukungan melalui inovasi atau pembelajaran yang sudah dilakukan, yakni pendekatan netral oleh seluruh media dan sejenisnya.

Ia juga melihat bahwa sebagian besar sudah banyak lebih mengedukasi dan mengadvokasi dari sisi gerakan perempuan. Hal ini juga sudah membangun kesadaran pola-pola advokasi cukup baik dan hal yang positif. Namun, ia berharap akan adanya program khusus dari pemerintah untuk memperkenalkan dan mempromosikan konsep-konsep kesetaraan dan keadilan gender di media massa. 

Pemerintah masih belum bisa merevisi

sumber hukum yang sangat bias gender yaitu Undang-Undang Perkawinan Nomor 1

tahun 1974. Padahal, isi undang-undang itu sangat bertentangan dengan CEDAW vang merupakan sebuah konvensi internasional untuk menghapuskan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan. Perempuan tidak bisa menggunakan pengaruhnya dalam menentukan media dan kebijakan-kebijakannya dikarenakan hanya sedikit perempuan yang berada dalam posisi pengambil keputusan di media.

“Citra perempuan yang tampil dalam iklan-iklan masih seputar kegiatan domestik dan kecantikan,” tutupnya. [Auliana Rizky]

Lestarikan Lingkungan, Kasad Tanam 64 Ribu Bibit Mangrove di Aceh

0
Penanaman bibit mangrove di Gampong Blang, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Ace, pada Senin 12 Februari 2024. (Foto: Dok. Kodam IM)

Nukilan.id – Dalam upaya pelestarian lingkungan, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menanam 64.500 bibit mangrove dilahan seluas 102,5 Ha secara serentak di Seluruh Jajaran Kodam Iskandar Muda.

Dalam Kesempatan tersebut, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak beserta jajaran dan masyarakat menenam sebanyak 8.500 bibit mangrove di Gampong Blang, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Ace, pada Senin 12 Februari 2024.

“Kita menanam bibit Mangrove ini merupakan upaya pelestarian lingkungan dan sinergi antara TNI dan masyarakat,” kata Kasad.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa penanaman mangrove ini akan terus dilaksanakan di seluruh Indonesia dan dimulai hari ini di Aceh. 

Kasad menekankan peran penting tanaman mangrove dalam menjaga kelestarian alam serta kemampuannya untuk mengurangi emisi karbon.

“Peran tanaman mangrove sangat vital bagi pelestarian alam dan dapat mengurangi emisi karbon. Gerakan penanaman mangrove di seluruh Indonesia akan mengangkat nama Indonesia di dunia internasional,” tambahnya.

Hadir dalam acara tersebut Kapolda Aceh, Asintel Kasad, Asops Kasad, Aster Kasad, Kapolda Aceh, Kadispenad, Kasdam IM, Irdam IM, Kapoksahli Pangdam IM dan para PJU Kodam IM. []

Perbedaan Keadilan dan Kesetaraan Gender, Ini Penjelasannya

0
Kegiatan workshop "Sensitivitas Gender, Kepemimpinan Perempuan dan Perdamaian untuk jaringan media dan Jurnalis di Aceh Tahun 2024" di Soba Cafe Taman Sari Banda Aceh, pada Sabtu 10 Februari 2024. (Foto: Nukilan/Auliana)

Nukilan.id – Yarmen Dinamika dari Serambi Indonesia mengatakan, pentingnya dukungan media massa untuk keadilan gender dan pemenuhan hak asasi perempuan dalam perdamaian dan pembangunan Aceh.

Flower Aceh dengan Nonviolent Peace force dengan dukungan Kedutaan Besar Belanda sukses laksanakan mini workshop “Sensitivitas Gender, Kepemimpinan Perempuan dan Perdamaian untuk jaringan media dan Jurnalis di Aceh Tahun 2024”.

Yarmen menyampaikan, keadilan gender adalah suatu proses dan perlakuan adil terhadap perempuan dan laki-laki. Perempuan memikul tiga kali lipat beban daripada laki-laki, mulai matahari terbit sampai matahari tenggelam. 

Perlu diketahui, berbeda antara keadilan gender dan kesetaraan gender. Keadilan gender ditunjukkan dengan terciptanya perlakuan yang adil, baik terhadap perempuan maupun laki-laki. 

Akan tetapi, kesetaraan gender ditunjukkan dengan kesamaan kondisi, baik terhadap perempuan maupun laki-laki, untuk memperoleh kesempatan dan hak- haknya sebagai manusia untuk berperan dan berpartisipasi.

Ia juga menyebutkan, dalam pandangan Islam tentang keadilan gender, yakni Islam memandang adanya keadilan antara laki-laki dan perempuan, bukan kesetaraan. Konsep kesetaraan bertolak belakang dengan prinsip keadilan. 

Hal tersebut disebabkan adil adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya dan memberikan hak kepada yang berhak menerimanya. Namun, kesetaraan gender merujuk pada suatu keadaan antara laki-laki dan perempuan dalam pemenuhan hak dan kewajibannya.

Lanjutnya, ada tiga isu utama yang perlu dikaji, yakni keadilan gender, pemenuhan hak asasi perempuan dalam perdamaian Aceh, dan pemenuhan hak asasi perempuan dalam pembangunan Aceh. 

Tidak jauh-jauh dapat dilihat dan diamati, kaum perempuan juga jarang dilibatkan. Hal yang dimaksud diantaranya, pertama masih belum terpenuhinya keterwakilan 30 persen perempuan sebagai peserta pemilu sebagaimana amanat UU Nomor 7 Tahun 2017.

“Semula qouta untuk perempuan 20%, sekarang naik menjadi 30%, harusnya ketidawakilkan kaum perempuan partai itu ya ditolak,” ucapnya dalam diskusi tersebut yang juga diikuti oleh tim Nukilan.id, Sabtu (10/2/2024) di Soba Cafe Taman Sari Banda Aceh.

Tambahnya lagi, calon DPD RI dari Aceh 2024 ada 29 orang, hanya 3 perempuan, caleg DPRA 1.380 orang, 486 orang diantaranya perempuan, anggota PWI Aceh (anggota muda dan madya) 475 orang, sedangkan perempuan hanya 30 orang. Kemudian, anggota AJI Aceh 70 orang, 20 orang diantaranya perempuan.

“Abad terakhir baru heboh kesetaraan gender, kita Aceh sudah abad 5 silam, makanya kita perlu berterima kasih pada pengusung konsep utama tentang perempuan,” pungkasnya. [Auliana Rizky]

Daftar 6 Besar Peserta Kontes Primadona Pantura

0
Enam peserta Kontes Primadona Pantura. (Foto: Dok. MNCTV)

Nukilan.id – Kontes Primadona Pantura MNCTV, terus menyajikan pertarungan sengit di setiap episodenya. Babak ‘Panggung Sawer’, yang dimulai sejak awal Februari, telah menghasilkan eliminasi dua peserta.

Grup A, yang tampil pada 1 Februari lalu, sukses menghentikan perjalanan Sendari dari Lampung. Sementara itu, Grup B yang tampil pada 8 Februari, menyaksikan Nadiva asal Jember tersingkir dari kompetisi. 

Saat ini, hanya 6 kontestan yang tersisa, siap bersaing memperebutkan gelar Primadona Pantura.

Berikut adalah keenam kontestan yang berhasil melangkah ke babak selanjutnya, dijadwalkan tampil pada 15 Februari mendatang.

Kontestan pertama, Lova asal Sidoaro, pada penampilannya pada 1 Februari lalu Lova menyanyikan lagu Bunga dengan goyang khasnya Lovadut. Lova mendapatkan komentar dari Wika Salim, bahwa banyak nada Lova saat itu yang tidak pas dengan beat lagu.

Kedua, Fazria asal Sidoarjo,  Fazria menyanyikan lagu Wakuncar dengan aksi goyang munggah mudun pada penampilan sebelumnya. Saat itu Fazria tampil paling akhir, namun meski demikian Wika Salim mengatakan bahwa justru penampilan Fazria lah yang paling luar biasa.

Ketiga, Via asal Purworejo menyanyikan lagu berjudul “Bete” dengan aksi panggung goyang pitik-pitikan. Bunda Inul berkomentar suara Via oke namun ada beberapa part yang harus dikontrol nada tinggi rendahnya. 

Keempat, Alesha asal Jakarta membawakan lagu berjudul “Manis Madu” dengan aksi panggung khasnya yaitu goyang asmara pada 8 Februari lalu. Iis Dahlia berkata bahwa ia suka dengan Alesha (Jakarta), dari minggu ke minggu progres Alesha semakin oke. Alesha sudah mulai bisa mengikuti penari latar. 

Kelima, Silvi asal Pasuruan menyanyikan lagu yang dipopulerkan Nassar berjudul “Seperti Mati Lampu” dengan busana bernuansa merah. Menurut Inul, Silvi kurang menunjukkan aksi panggungnya. “Primadona Pantura harus paket komplit. Silvi sudah cantik, lagu sudah oke, penampilannya kurang greget. Namanya panturaan harusnya sedikit geol” tutur Inul Daratista.

Keenam, Adel asal Bondowoso, di episode sebelumnya menyanyikan lagu “Satu Rasa Cinta”. Ge Pamungkas memberikan komentar bahwa penampilan Adel enerjik dan menyatu dengan penari latar. Ge juga berpesan pada Adel untuk melakukan eye contact ke penonton.

Jangan lewatkan ajang Kontes Primadona Pantura 2024, setiap Kamis, pukul 21.00 WIB ditayangkan langsung di MNCTV rumahnya musik dangdut tanah air. Dukung primadona kesayangan Anda melalui aplikasi RCTI+. Pada Kamis (15/2/2024) mendatang panggung Kontes Primadona Pantura akan semakin meriah dengan adanya bintang tamu Fitri Carlina dan Limbad. []

Distribusi Logistik Pemilu 2024 di Aceh Besar Dilepas

0
Asisten I Sekdakab Farhan AP memimpin pelepasan pendistribusian logistik Pemilu tahun 2024, yang berlangsung di halaman Jantho Sport City, Aceh Besar, Minggu 11 Februari 2024. (Foto: Humas Pemkab)

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Bupati Muhammad Iswanto SSTP MM diwakili Asisten I Sekdakab Farhan AP melepas armada pendistribusian logistik Pemilu tahun 2024, yang berlangsung di halaman Jantho Sport City (JSC), Kota Jantho, Aceh Besar, Minggu (11/2/2024).

Pada kesempatan tersebut, Farhan AP mengatakan, jumlah TPS di Kabupaten Aceh Besar sebanyak 1.264 yang tersebar di 23 Kecamatan. Khusus hari ini akan distribusikan logistik Pemilu untuk 11 Kecamatanm sedangkan untuk 12 Kecamatan lagi akan dilanjutkan Senin (12/2/2024) besok.

“Karena Kabupaten Aceh Besar terbagi dengan dua wilayah Hukum antara Polres Aceh Besar dan Polresta Banda Aceh. Maka, untuk wilayah hukum Polresta akan distribusikan besok dan kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Polresta,” katanya.

Menurut Farhan, menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024 di Kabupaten Aceh Besar adalah tanggung jawab bersama. “Ini bukan hanya tanggung jawab KIP, Panwasnya saja. Tetapi ini tanggung jawab kita semua sebagai aparatur Pemerintahan termasuk dengan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap, distribusi logistik Pemilu tahun 2024 bisa berjalan dengan lancar dan juga meminta kepada pihak kepolisian untuk mengawal distribusi logistik ini sampai ke tujuannya atau kecamatan.

“Kalau hari ini distribusi logistiknya ke kecamatan. Jadi, H-1 akan distribusikan ke TPS-TPS setiap Gampong, maka tolong kawal sampai tuntas pendistribusian logistik ini,” harap Farhan.

Sementara itu, Komisioner Komisi Independent Pemilih (KIP) Aceh Besar Miswar meminta kepada seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Besar untuk terus memberikan dukungan dalam melaksanakan tahapan Pemilu tahun 2024 di Aceh Besar.

“Sehingga, pelaksanaan tahapan Pemilu, dari distribusi logistik, pencoblosan dan penghitungan suara bisa berjalan dengan baik dan lancar di Kabupaten Aceh Besar,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara penglepasan armada logistik Pemilu 2024 itu, Kapolres Aceh Besar AKBP Dhani Catra Nugraha SH SIK MH, Perwakilan Dandim 0101/ KBA, perwakilan Kajari Aceh Besar, perwakilan KIP Aceh dan Panwas, Kaban Kesbangpol Aceh Besar, Kasat Pol PP dan WH Aceh Besar, Kepala Disdukcapil Aceh Besar, dan pejabat di jajaran Pemkab Aceh Besar. []

11.400 Warga Mengungsi Akibat Banjir di Demak dan Kudus

0
Relawan gabungan mengevakuasi warga melintasi jalan Pantura yang terendam banjir di Karanganyar, Demak, Jawa Tengah, Jumat (9/2/2024). (ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHO)

Nukilan.id – Sebanayak 11.400 orang dari 71 ribu warga di Kabupaten Demak dan Kudus mengungsi akibat banjir. 

“Saat ini, ada 11.400-an warga yang kami ungsikan, baik di Kabupaten Demak maupun Kudus,” kata Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana di lansir CNN Indonesia, Sabtu (10/2).

Ia menjelaskan banjir Demak disebabkan tanggul Sungai Wulan di perbatasan Kabupaten Demak dan Kudus jebol sehingga berdampak terhadap sekitar 71.000 warga karena rumah mereka terendam.

Total mereka yang terdampak banjir di Kabupaten Demak mencapai 18.700 keluarga atau 71.000 jiwa tersebar di 35 desa dan tujuh kecamatan, sedangkan warga mengungsi 11.400 orang tersebar di 10 tempat di Demak dan lima tempat di Kudus.

Banyaknya desa yang terdampak, katanya, karena ada tujuh tanggul sungai yang jebol, dua tempat di antaranya tanggul Sungai Wulan, sedangkan lainnya tersebar.

Ada 35 desa di tujuh kecamatan yang terdampak banjir, sedangkan paling parah Kecamatan Karanganyar, Demak, dengan ketinggian banjir nyaris mencapai atap rumah warga.

“Kecamatan Karanganyar paling terdampak. Tadi kami ngecek ke lokasi, rumah (terendam banjir, red.) hampir satu atap. Satu kampung tertutup air,” kata Nana yang juga mantan Kapolda Metro Jaya itu.

Sungai Wulan dialiri sungai-sungai besar, seperti Sungai Lusi dan Sungai Serang. Intensitas hujan yang tinggi membuat debit air yang mengarah ke Sungai Wulan semakin besar.

Ada dua tanggul di Sungai Wulan yang jebol, kata dia, satu berukuran 33 meter dan satunya 20 meter sehingga menyebabkan banjir yang menerjang permukiman dan lahan pertanian warga.

Debit air Sungai Wulan yang besar juga menjebol saluran irigasi yang terhubung sehingga total ada tujuh titik yang jebol.

Untuk langkah penanganan, Nana memastikan telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk segera memperbaiki tanggul-tanggul yang rusak.

“Kami bersama Dirjen PUPR langsung mengecek ke lokasi, ini sudah dilakukan langkah-langkah dengan memasukkan alat berat ke lokasi dan saat ini sudah dilakukan (pemasangan) tiang pancang dengan menggunakan bambu,” katanya.

Setelah tanggul diperbaiki dan menutup, kata dia, airnya yang menggenang permukiman dan persawahan akan dipompa dan dikembalikan ke Sungai Wulan sehingga bisa mengurangi banjir.

Untuk penanganan korban banjir di pengungsian, kata dia, saat ini berbagai bantuan juga sudah diserahkan kepada warga, seperti dari Pemprov Jateng, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, dan BUMD Jateng.

“Bantuan, seperti sembako, kemudian kebutuhan untuk sehari-hari, selimut, tikar, peralatan mandi, dan alat-alat kesehatan. Di setiap pengungsian ada posko kesehatan,” katanya. [CNNIndonesia]

Pemkab Aceh Besar Apresiasi Piasan Seni II MIN 27

0
Camat Ingin Jaya Al Mubarak Akbar dan Kakanwil Kemenag Aceh Drs Azhari pada pembukaan Piasan Seni II MIN 27. (Foto: Humas Pemkab)

Nukilan.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Camat Kecamatan Ingin Jaya memberikan apresiasi atas kemeriahan pembukaan Piasan Seni Ke-2 MIN 26 Aceh Besar yang dilaksanakan di Aula Almubarkeya, Kayee Leu, Ingin Jaya, Sabtu (10/02/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari hingga Minggu besok tersebut dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Azhari, turut dihadiri Kabid Kebudayaan, Cut Jarita Susanti SPd, Kepala Kankemenag Aceh Besar dan Banda Aceh, hingga Camat beserta Unsur Forkopimcam Ingin Jaya.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Aceh Drs H Azhari mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan oleh MIN 27 Aceh Besar itu sangat penting, guna menyediakan wadah bagi siswa untuk menunjukkan bakat dan kemampuan khususnya di bidang seni. 

“Piasan Seni ini sangat penting guna menyediakan wadah bagi siswa untuk menunjukkan bakat dan kemampuannya khususnya di bidang seni, maka kita sangat mendukung kegiatan yang telah menjadi event tahunan ini,” ujarnya.

Azhari juga mendorong jajaran khususnya kalangan Madrasah untuk meningkatkan kreativitas siswa, karena calon – calon pemimpin di masa akan datang lahir dari anak-anak yang kreatif hari ini.

“Siswa kita saat ini, pada 10 sampai 20 tahun mendatang akan menjadi camat, jadi Kakankemenag, bahkan jadi Kanwil Kemenag Aceh. Karena banyak dari pemimpin itu lahir dari mereka yang kreatif dan produktif sejak masa sekolah. Apa yang mereka tampilkan hari ini akan terasa hasilnya di masa mendatang,” sebutnya.

Sementara itu Camat Ingin Jaya Al Mubarak Akbar S.STP MM, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya event PINSI ke-2 yang sangat meriah dan menampilkan berbagai bidang atraksi seni, mulai hari, nyanyi, mendongeng, rebana dan lain sebagainya. 

“Atas nama pemerintah daerah, kita memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pembinaan bakat minat anak-anak ini, sangat kreatif dan pastinya akan memberikan motivasi bagi yang hadir dari berbagai sekolah dalam wilayah Aceh Besar dan Banda Aceh,” ujarnya.

Kepala MIN 27 Aceh Besar Naswati S.Ag mengtakan, kegiatan tersebut mengambil tema “Mendidik Dengan Hati, Membangun Gen Alpha sebagai Manifestasi Madrasah Inspirator”. 

Menurutnya ada lebih dari 30 kegiatan ditampilkan dalam kesempatan tersebut antara lain tarian Jak Meudikee, tarian kreasi Alifbatasa, Fashion show, senam Go Green, musikalisasi puisi guruku, tari Meusare sare, drama profesi, drama tsunami, drama penyambutan rasul, drama Cinderella, rebana, tari Wonderland, bercerita dan mendongeng, haflah Qur’an, sinanggar Tulo, dan sejumlah kreasi seni lainnya.