Beranda blog Halaman 1163

Pemkab Aceh Jaya Serahkan Bantuan untuk Anak-Anak SLB

0
Pemkab Aceh Jaya Serahkan Bantuan untuk Anak-Anak SLB. (Foto: Humas Aceh Jaya)

NUKILAN.id | Calang – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya menyerahkan bantuan untuk anak-anak Sekolah Luar Biasa di Pendopo Bupati Aceh Jaya, Sabtu (11/5/2024).

Pj Bupati Aceh Jaya, A.Murtala menyerahkan secara simbolis bantuan dari Bank Aceh Syariah untuk anak-anak Sekolah Luar Biasa (SLB) Kabupaten Aceh Jaya.

Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap anak-anak berkebutuhan khusus agar mereka dapat memperoleh pendidikan yang layak.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya berkomitmen untuk terus memberikan perhatian dan bantuan kepada anak-anak berkebutuhan khusus. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi mereka dan terima kasih kepada Bank Aceh Syariah yang telah turut ambil bagian dalam pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Pj. Bupati Aceh Jaya.

Editor: Akil Rahmatillah

Tingkatkan Kreativitas Seni Melalui Batik Jumputan, Mahasiswa PPG Gelar Kegiatan Inspiratif di Panti Al-Misbah

0
Mahasiswa PPG Gelar Kegiatan Inspiratif di Panti Al-Misbah. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan gelombang 1 tahun 2023 dari Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar kegiatan inspiratif bertema “Melatih Kreativitas Seni Melalui Batik Jumputan”.

Kegiatan yang berlangsung di Panti Yayasan Al-Misbah, Gampong Pande, Kecamatan Kuta Raja, Kota Banda Aceh, pada Sabtu, (11/5/2024) lalu.

Kegiatan ini menjadi bagian dari projek kepemimpinan mahasiswa PPG, yang bertujuan untuk memberdayakan kreativitas siswa-siswi di SMA Al-Misbah.

Salah satu mahasiswa PPG, Sela Safitri, mengatakan acara tersebut berlangsung dari pukul 9.30 hingga 11.30. Para siswa-siswi SMA Al-Misbah diajak untuk mengekspresikan kreativitas mereka melalui teknik batik jumputan. Dibantu oleh para mahasiswa PPG, mereka belajar langkah demi langkah dalam menciptakan karya seni yang unik dan bernilai.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membangkitkan semangat dan bakat seni siswa-siswi Al-Misbah,” ungkap Sela kepada Nukilan.id, Selasa, (14/5/2024) melalui sambungan telepon.

Menurut Sela, batik jumputan dipilih karena dapat merangsang imajinasi dan kreativitas siswa. Ia mengatakan dengan teknik pembuatan yang mudah sehingga memberikan kekebasan siswa-siswi untuk mengekspresikan keterampilannya.

“Melalui teknik ini, mereka dapat mengekspresikan diri secara bebas, sambil mengasah keterampilan seni mereka,” tambahnya.

Tidak hanya siswa-siswi, kegiatan ini juga dihadiri oleh pimpinan Panti Yayasan Al-Misbah, Kepala Sekolah SMA Al-Misbah, para guru serta dosen pembimbing PPG.

Dengan semangat kolaboratif antara mahasiswa PPG, siswa-siswi, pengurus panti, dan dosen pembimbing, kegiatan ini berhasil menciptakan suasana belajar yang inspiratif dan memberikan ruang bagi perkembangan potensi seni yang tak terbatas.

Diharapkan, upaya semacam ini dapat menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya dalam menjalankan pendekatan inovatif dalam pembelajaran.

Reporter: Akil Rahmatillah

Akademisi Aceh Diundang Jadi Pembicara di Jepang Terkait 20 Tahun Tsunami

0
Akademisi Aceh, Rina Suryani Oktari. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Jepang – Akademisi Aceh, Rina Suryani Oktari diundang sebagai pembicara dalam kuliah tamu yang diselenggarakan oleh International Research Institute of Disaster Science (IRIDeS) Tohoku University, Jepang dalam rangka Staff Mobility and Visiting Scholar, World Class University (WCU).

Rina Suryani dalam keterangannya, Minggu (12/5/2024) mengatakan, kuliah tamu yang bertajuk “The Journey of Disaster Education in Aceh: Reflecting on Two Decades Since the 2004 Indian Ocean Tsunami” ini, berlangsung pada Kamis (9/5/2024) di Ruang Seminar lantai 1 di IRIDeS dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen, dan peneliti Tohoku University.

Rina yang juga menjabat sebagai Koordinator Disaster Education Research Cluster, Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC), berbagi pengalaman mengenai perjalanan pendidikan bencana di Aceh sejak tragedi 26 Desember 2004 silam.

“Selain memberikan kuliah tamu, saya juga melakukan kolaborasi untuk membuat publikasi bersama (joint publication) dengan Assoc. Prof. Daisuke Sasaki dari IRIDeS, Tohoku University dengan makalah berjudul “Analysis of The Education, Experience, and Exposure to Information on Coastal Community Preparedness Using Structural Equation Modeling,” kata Rina.

Selama kunjungan, Rina dan Assoc. Prof. Daisuke juga menyusun proposal untuk penelitian bersama (joint research).

Rina mengatakan, program staff mobility and visiting scholar World Class University bertujuan untuk mendukung staf pengajar/dosen untuk mengikuti kegiatan pengembangan profesi di luar negeri.

“Kegiatan ini juga memungkinkan staf pengajar/dosen dari perguruan tinggi luar negeri untuk menerapkan kompetensi profesionalnya di USK,” ujarnya.

Menurut Rina, kegiatan-kegiatan ini dapat terdiri dari pelatihan pelaksanaan riset dan penulisan artikel (seperti kunjungan ke tempat pelaksanaan riset, pencarian data base, penggunaan pustaka sebagai sumber literatur, penulisan rencana penelitian, dan atau penulisan artikel hasil riset/kolaborasi).

“Selain itu, program ini juga mendukung program kolaborasi, yang memungkinkan untuk bersama-sama merencanakan pelaksanaan riset kolaborasi sehingga mencapai tujuan akhir dalam menghasilkan artikel publikasi yang berkualitas tinggi dan atau proposal program doktoral,” ujarnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Unggah Foto Bersama Mualem, Nasir Djamil Jadi Pendamping di Pilgub?

0
Mualem bersama Nasir Djamil di salah satu restoran di Jakarta. (Foto: Dok. Facebook Nasir Djamil)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Publik Aceh dikejutkan oleh pertemuan antara Nasir Djamil dan Muzakir Manaf. Momen tersebut terekam dalam unggahan Nasir Djamil di laman Facebook pribadinya pada Sabtu (11/5/2024) lalu.

Pantauan Nukilan.id, dalam statusnya, Nasir Djamil memancing respons publik dengan pertanyaan menarik, “Pakiban di sinan? Kamo ka meudeuk barosa di Jakarta.”

Unggahan tersebut dikaitkan dengan dinamika politik menjelang penentuan pasangan calon dalam Pilkada Aceh yang akan digelar pada bulan November mendatang.

Respon dari netizen pun membanjiri dinding Facebook pribadi Nasir Djamil, memberikan bertanya terkait arah politik yang kemungkinan diambil oleh kedua figur tersebut. Salah satunya datang dari akun Muhammad Aiyub yang berkomentar, “Apakah ini calon gubernur dan wakil gubernur, atau wakil untuk calon gubernur yang maju berpasangan?”

Tidak ketinggalan, komentar dari akun Khairil Anwar yang menyatakan, “Cocok,” dan diikuti oleh Beni yang menambahkan, “Sangat cocok,” menunjukkan adanya spekulasi kuat terkait pasangan calon yang mungkin akan muncul. Bahkan, akun Jamal Muhammad memberikan dukungan langsung dengan mengatakan, “Maju terus, Ustadz Nasir Djamil!”

Reaksi positif dari hampir semua netizen atas publikasi foto tersebut menandakan bahwa pertemuan ini tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga meninggalkan kesan strategis dalam dinamika politik Aceh.

Apakah Nasir Djamil dan Muzakir Manaf akan menjadi pasangan yang akan berlaga di Pilkada Aceh mendatang? Ini menjadi pertanyaan besar yang menarik untuk terus dipantau.

Reporter: Akil Rahmatillah

Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an DSI Aceh akan Seleksi Kafilah MTQN

0
Kadis Syariat Islam Aceh, Zahrol Fajri. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh dalam hal ini Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Aceh akan melakukan seleksi kader-kader terbaik dari Aceh untuk bisa ikut Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) pada September 2024.

“Untuk MTQN akan berlangsung di Kalimantan Timur (Kaltim),” ujar Kadis Syariat Islam Aceh, Zahrol Fajri, saat dihubungi Minggu (12/5/2024).

Dia mengatakan, tak hanya Aceh, LPTG se-Indonesia juga melakukan berbagai tahapan peserta, pembinaan, dan Total biaya yang dikeluarkan/Total Cost (TC).

Zahrol mengakui, beberapa hari menghadiri Rakernas LPTQ tentang membahas penentuan tentang jadwal dan juknis serta penilaian tim dewan juri. “Selain itu juga dilakukan peluncuran logo dan maskot MTQN XXX-2024,” jelasnya.

Dia mengatakan, Rakernas LPTQ sebagai bentuk Seleksi Tilawatil Quran Nasional (STQN). MTQN ini digelar 2 tahun sekali, dan pada 2022 digelar di Jambi.

Ia berharap kafilah Aceh yang pernah mendapat juara 1, 2, dan 3 untuk dapat bergabung dan diundang lagi.

Kafilah Aceh yang ikut pada MTQN diperkirakan sebanyak 60 orang dengan berbagai cabang lomba.

Editor: Akil Rahmatillah

Brimob Polda Aceh Distribusikan Air Bersih untuk Warga Lhoknga

0
Masyarakat Lhoknga Gelar Puasa Sunnah dan Shalat Istisqa untuk Atasi Kekeringan. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Satuan Brimob Polda Aceh mendistribusikan air bersih dengan mobil water cannon dengan kapasitas 6 ribu liter, guna membantu kebutuhan air bersih bagi warga di Gampong Lamcok, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar yang mengalami dampak kekeringan.

“Kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa warga di Kecamatan Lhoknga, khususnya di Gampong Lamcok, dilanda kekeringan dalam dua pekan terakhir, sehingga sulit mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Kasilog Brimob Polda Aceh, AKP Faisal Naim, Minggu (12/5/2024).

Di sela-sela pendistribusian air bersih bersama empat personel lainnya, Faisal menjelaskan dirinya mendapat tugas dari pimpinan untuk turun langsung ke masyarakat guna mendistribusikan air bersih.

Satuan Brimob Polda Aceh menurunkan empat personel untuk membantu mendistribusikan air bersih yang diambil dari PDAM Tira Mountala, Kabupaten Aceh Besar, kepada masyarakat yang telah mengantri untuk mendapat bantuan air bersih tersebut.

Di lokasi distribusi air bersih tersebut para warga telah menyiapkan wadah penampungan air baik jerigen, ember dan penampungan lainnya untuk mendapatkan pasokan air bersih.

Pihaknya berharap distribusi air bersih tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang dilanda kekeringan.

“Kita akan berkoordinasi juga dengan gampong-gampong lainnya untuk kebutuhan air bersih. Insya Allah kita siap mendistribusikan kembali air bersih kepada masyarakat,” katanya.

Editor: Akil Rahmatillah

USK Tandatangani Perjanjian Bisnis dengan 3 Perusahaan Nasional

0
USK Tandatangani Perjanjian Bisnis dengan 3 Perusahaan Nasional. (Foto: Humas USK)

NUKILAN.id | Jakarta – Universitas Syiah Kuala (USK) melakukan penandatanganan perjanjian bisnis dengan 3 perusahaan swasta nasional di Artotel Senanyan Jakarta, Senin, 13 Mei 2024.

Perjanjian terdirii dari 1 MoU antara USK dengan PT. Symindo Tirta Kimia yang ditanda tangani oleh Rektor USK Prof. Marwan dengan Direktur Utama PT. Symindo, Ir. Muslim Armas. Selanjutnya Perjanjian Kerjasama (PKS) antara USK dengan PT. Transcontinent ditandangani oleh Wakil Rektor IV Prof. Taufik Saidi dengan Presiden Direktur PT. Transcontinent Ismail Rasyid serta Direktur Utama PT. Focustindo, Ir. Sumardi.

Penandatanganan 3 perjanjian bisnis ini merupakan babak baru USK sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) sebagai upaya peningkatan kemandirian peeguruan tinggi. Perjanjian kerjasama ini meliputi rencana bisnis hulu-hilir nilam, pengembangan produk inovasi skincare turunan minyak nilam serta pendirian pabrik pengalengan ikan keumamah.

Penandatanganan dilakukan dalam rangkaian kegiatan Internarional Expo and Gathering USK yang terdiri dari Employer Meeting, Alumni Meeting, Business Meeting dan Expo Produk Inovasi.

Rektor USK Prof. Marwan, menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya USK dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Perguruan Tinggi agar menjadi World Class University, yang didukung oleh LPDP.

Marwan menyampaikan dalam menghadapi era globalisasi ini, USK memahami bahwa daya saing global bukan hanya ditentukan oleh peringkat, tetapi lebih pada substansi dan dampak nyata yang diciptakan oleh aktivitas akademiknya. Dengan komitmen yang kuat untuk terus meningkatkan kualitas dalam berbagai aspek, USK yakin dapat menjelma menjadi kekuatan pendidikan dan riset yang diakui secara global. Hal ini didukung oleh USK yang saat ini memiliki sekitar 32.000 mahasiswa, 162 profesor, 700 doktor, 900 master, 146 program studi.

“Hari ini USK melaksanakan International Expo and Gathering yang memiliki beberapa program seperti employer meeting untuk menjalin komunikasi yang lebih intens antara universitas dengan dunia kerja khususnya pengguna lulusan baik instansi pemerintah, swasta dan institusi lainnya” Jelas Marwan.

“Diharapkan para pengguna lulusan (employer) memiliki kesan positif terhadap lulusan USK yang bekerja di instansi mereka. Selain itu USK juga memerlukan feed back dari dunia kerja untuk meningkatkan kualitas lulusan di masa yang akan datang” lanjut Marwan.

“Hari ini di sesi siang, juga akan dilaksanakan Alumni Meeting yang diharapkan dapat menjadi forum silaturahmi dan komunikasi para alumni USK untuk saling bertukar informasi dan pengalaman sehingga bisa meningkatkan kontribusi alumni bagi kemajuan USK. Total alumni saat ini 153.526 orang dan menjadi modal Pembangunan yang berarti, melalui kontrinbusi yang luas baik di daerah maupun nasional” urai Marwan lebih lanjut.

Marwan juga menjelaskan bahwa seiring USK menjadi PTNBH maka kemandirian dibidang pendanaan menjadi sangat penting. Perguruan tinggi harus kreatif dan inovatif dalam mencari sumber pendanaan di luar uang kuliah dari mahasiswa. Apalagi banyak mahasiswa USK berasal dari keluarga yang kurang mampu. Sehingga beasiswa dari berbagai sumber sangat diperlukan. Untuk itu USK telah mengembangkan Direktorat Bisnis dan Dana Lestari (DBDL) yang fokus dalam mengembangkan berbagai peluang bisnis, komersialisasi aset, riset dan inovasi yang berpotensi menjadi income generating bagi universitas.

Dalam Business Meeting di sesi siang dan sore, dipaparkan potensi bisnis yang dimiliki USK oleh Wakil Rektor IV Taufik Saidi di depan 50 pengusaha nasional, instansi pemerintah dan swasta.

“Saat ini di USK ada 16 unit bisnis yang berpotensi untuk dikembangkan, seperti Rumah Sakit, Klinik, Apotek, USK Press, USK Store, Lab Terpadu dan Berbagai Lab. Fakultas, Asrama, Guest House, Unit Bisnis Kepakaran, Rumah Sakit Hewan dan lain lain. Terdapat 8 mitra bisnis, dan 11 rencana unit bisnis baru, dan 20 aset tanah di berbagai tempat di Aceh, serta berbagai peralatan potensial di berbagai fakultas” jelas Taufik.

“Selain itu saat ini USK juga telah memiliki Badan Usaha dalam bentuk Perseroan Terbatas (PT) yang bernama PT. Global Mandiri USK. Diharapkan PT ini bisa berkembang dan menjadi tulang punggung bisnis USK dimasa depan untuk mensupport tri dharma Perguruan Tinggi” pungkas Taufik.

Diskusi juga menampilkan Ismail Rasyid sebagai narasumner dari kalangan industri serta dihadiri oleh puluhan perusahaan nasional, BSI, BTN, OJK, Bank Indonesia, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, KNEKS, dan stake holders bisnis lainnya.

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Direktur Bisnis dan Dana Lestari (DBDL) USK Syaifullah Muhammad, menyampaikan rasa syukurnya bahwa acara besar ini dapat terlaksana dengan sukses. Syaifullah menyampaikan terima kasih kepada para panitia, narasumber, alumni dan tokoh tokoh masyarakat Aceh yang ada di Jakarta.

“Semoga kegiatan ini berkontribusi terhadap kemajuan dan Kemandirian USK dimasa depan melalui upaya komersialusasi aset, riset dan inovasi” ujar Syaifullah.

“Kita juga berharap, kegiatan ini akan meningkatkan penggalangan dana lestari USK untuk membantu mahasiswa yang berprestasi namun tidak mampu secara ekonomi” tutup Syaifullah.

International Expo dan University Gathering ini juga dihadiri oleh Kedutaan Australia di Jakarta, DAAD Jerman serta sejumlah undangan seperti Pangdam Jaya Mayjen TNI. Muhammad Hasan, Mantan Mentri BPN Sofyan Djalil, Mantan Menteri BUMN Mustafa Abu Bakar, Tarmizi Karim, Surya Dharma Ali, Farhan Hamid, Illiza Sa’adudin Djamal, Direktur Bisnis berbagai PTNBH dan ratusan tamu lainnya. Acara diisi oleh penampilan tarian Ratoh Jaroe dari siswi MAN Jakarta dan pembacaan Syair oleh Budayawan Fikar W. Eda.

Editor: Akil Rahmatillah

Badan Legislasi DPR Aceh Bahas Raqan Aceh Mengenai Grand Design Syariat Islam

0
Badan Legislasi DPR Aceh Bahas Raqan Aceh Mengenai Grand Design Syariat Islam. (Foto: DPRA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melalui Badan Legislasi (Banleg) sedang melakukan pembahasan secara berkelanjutan mengenai Raqan Aceh, tentang Grand Design atau Rencana Induk tentang Syariat Islam.

Dalam serangkaian pertemuan yang sudah berlangsung beberapa kali. Maka pada hari Senin ini (13 Mei 2024 pukul 09.30 WIB) Banleg DPRA telah mengundang beberapa pihak terkait, termasuk 10 Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) pelaksana, MPU (Majelis Permusyawaratan Ulama), serta melibatkan para Guru Dayah dan Perwakilan Ormas di Ruang Serbaguna Gedung DPRA.

Ketua Banleg DPR Aceh, Mawardi, M.SE, menyatakan bahwa Raqan tersebut akan merumuskan strategi pelaksanaan Syariat Islam dalam jangka waktu 20 tahun ke depan, dengan 5 target utama yang mencakup tata kelola pemerintahan, pendidikan, kepastian hukum, dan ekonomi. Raqan ini diharapkan menjadi pedoman bagi pembangunan Aceh dalam berbagai sektor, termasuk lingkungan, keuangan, dan ekonomi, serta akan dievaluasi secara berkala untuk menetapkan target baru.

Mawardi juga menjelaskan bahwa proses pembahasan Raqan melibatkan berbagai metode, termasuk diskusi internal antara pemerintah dan Badan Legislasi, serta roadshow ke beberapa kabupaten dan kota untuk mendapatkan masukan dari masyarakat luas, tokoh masyarakat, dan ahli di berbagai bidang terkait.

Para anggota Badan Legislasi dan pembicara lainnya menekankan pentingnya dukungan serta masukan dari seluruh masyarakat Aceh dalam penyempurnaan Raqan ini. Mereka juga menyoroti perlunya pengaturan yang bijaksana terkait penerapan Syariat Islam, termasuk aturan bagi non-Muslim.

Tgk H. Muhammad Yusuf A. Wahab (Tu Sop Jeunieb) yang juga hadir dalam pembahasan raqan tersebut menyampaikan bahwa perlu strategi untuk memperkuat wilayah syariah dan memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Pertama persoalan syariat islam,kita ingin menemukan syariat islam dengan kecerdasan kita yang bisa kita pertangungjawabkan dunia dan akhirat. Pemegang otoritas dan pemengang kewenangan ini harus bersinergi. Kita harus punya strategi untuk memperkuat wilayah syariah, juga perlu mensyariatkan perpolitakan di Aceh dan qanun yang bermoral buat generasi di pendidikan.” Ujar Tu Sop.

Prof. Dr. H. Syahrizal, M.A.. Guru Besar UIN Ar-Raniry Banda Aceh menegaskan bahwa Raqan ini merupakan arah kebijakan pembangunan Syariat Islam di Aceh dan akan menjadi panduan bagi semua lembaga pemerintah dalam menjalankan Syariat.

“Selama ini, sudah banyak qanun yang berkaitan dengan Syariat Islam, tetapi masih bersifat parsial. Raqan ini adalah arah kebijakan dan pembangunan Syariat Islam yang harus dijalankan oleh semua lembaga pemerintah Aceh,” kata Prof. Syahrizal.

Sementara itu, Prof. Dr. Nazaruddin A. Wahid, MA Guru Besar menyoroti pentingnya menghindari tumpang tindih dengan qanun-qanun yang sudah ada, serta perlunya menjaga agar implementasi Syariat Islam sesuai dengan nilai-nilai rahmatan lil alamin.

Dukungan dari berbagai pihak seperti Tim Pemerintah Aceh, Fakultas Hukum Unsyiah, MPU Aceh, Dinas Dayah Aceh, serta Satpol PP, menunjukkan komitmen bersama untuk menyempurnakan Raqan ini agar dapat menjadi landasan yang kokoh dalam implementasi Syariat Islam di Aceh, dengan mengedepankan nilai-nilai keadilan, kesetaraan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Editor: Akil Rahmatillah

LPPOM MPU Aceh Terus Lakukan Audit Halal

0
Ketua MPU Aceh Teungku Faisal Ali atau Abu Faisal. (Foto: Dok. MPU)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh melalui Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) tetap melakukan audit halal bagi pelaku usaha makanan maupun minuman di Aceh, termasuk restoran dan perhotelan.

“Untuk Aceh dengan menggunakan qanun LPPOM MPU Aceh, melalui auditor halal masih melakukan audit,” jelas Ketua MPU Aceh, Tgk H.Faisal Ali, saat dihubungi, Minggu (12/5/2024).

Dia mengatakan, pengelolaan sertifikasi halal tidak bertentangan dengan yang dikeluarkan Kementerian Agama. “MPU Aceh berfungsi sebagai fatwa hukum,” ungkapnya.

Untuk sertifikasi halal tergantung dari pelaku usaha yang ingin dikeluarkan sertifikatnya dari mana.

LPPOM Aceh mengatakan punya 300 porsi untuk melakukan audit halal, dan animo masyarakat masih seperti biasa untuk dilakukan audit oleh auditor halal LPPOM MPU Aceh.

“Kita beri pilihan ada logo halal dari pemerintah Pusat Kemenag, ada logo dari MUI,” jelas Lem Faisal.

Daftar Sertifikat Halal LPPOM MPU Aceh 2023 berdasarkan kelompok yakni, Daftar Sertifikat Halal Kelompok Industri Pengolahan, Daftar Sertifikat Halal Kelompok Rumah Potong Hewan, Daftar Sertifikat Halal Kelompok Restoran, Dapur dan Catering, dan Daftar Sertifikat Halal Kelompok Lain-Lain.

Editor: Akil Rahmatillah

Mahasiswa PPG Berikan Pelatihan Pembuatan Sahab di Tungkop

0
Mahasiswa PPG Berikan Pelatihan Pembuatan Sahab di Tungkop. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Gelombang 1 Tahun 2023 Program Studi PGSD Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh mengadakan kegiatan pelatihan Sahab (ukiran tangan) untuk menciptakan lapangan pekerjaan di Gampong Tungkop Aceh Besar pada tanggal 8-12 Mei 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk pemberdayaan perempuan melalui pelatihan pembuatan sahab di Gampong Tungkop, Aceh Besar sebagai respons atas tantangan ekonomi dan sosial yang dihadapi oleh perempuan di wilayah tersebut.

Gampong Tungkop sebuah desa di Aceh Besar merupakan salah satu daerah yang masih mengalami tingkat pengangguran yang tinggi, terutama di kalangan perempuan.

Pelatihan pembuatan Sahab tersebut dilaksanakan oleh kelompok 2 yang diketuai Reka Puspita Dewi, Riski Prastiya sebagai sekretaris, dan Murina Sari sebagai Bendahara beserta Anggota Peteri Telpi Sahrapi, Nurul Zikri Filina, Ota Fitriansyah, Mirna Lisa, Muna Rahmillah, Nurul Izzah.

Keterbatasan lapangan pekerjaan formal, terutama yang sesuai dengan keterampilan perempuan, menjadi hambatan besar bagi partisipasi mereka dalam perekonomian lokal.

Program Pemberdayaan Perempuan Melalui Pelatihan Pembuatan Sahab untuk Menciptakan Lapangan Pekerjaan di Gampong Tungkop Aceh Besar.

Ketua kelompok 2 Mahasiswa PPG USK prodi PGSD Reka Puspita Dewi mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat Gampong Tungkop dalam pembuatan sahab sehingga ke depan dapat mengoptimalkan dalam pembuatan Sahab di Gampong Tungkop Aceh Besar.

“Dengan pelatihan pembuatan sahab juga dapat menjadi katalisator untuk memperkuat jaringan sosial dan kerjasama antarperempuan di masyarakat,” ujarnya, Sabtu (11/5/2024).

Dikatakan, melalui proses pelatihan, perempuan di Gampong Tungkop dapat saling mendukung, bertukar pengetahuan, dan membangun solidaritas yang kuat, yang pada gilirannya akan memperkuat posisi mereka dalam ekonomi lokal dan mendorong terciptanya lapangan kerja yang berkelanjutan bagi perempuan di wilayah tersebut.

Lanjut dia, dengan demikian, pemberdayaan perempuan melalui pelatihan pembuatan sahab di Gampong Tungkop diharapkan dapat memberikan dampak yang positif dalam mengatasi tantangan ekonomi dan sosial yang dihadapi oleh perempuan di daerah tersebut.

“Semoga dengan kegiatan pelatihan pembuatan sahab ini diharapkan dapat menginspirasi pihak-pihak lain untuk terus memberikan perhatian kepada masyarakat setempat,” ungkapnya.

Editor: Akil Rahmatillah