NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Lionel Messi memutuskan mengakhiri kiprahnya bersama tim nasional Argentina. Keputusan tersebut diumumkan melalui media sosial pribadinya pada Senin (31/8/2026).
Dikutip Nukilan.id, Messi mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya telah mengambil keputusan tersebut dua hari setelah pertandingan final Piala Dunia 2026.
Dalam laga puncak yang berlangsung di Stadion New York, New Jersey, Amerika Serikat, pada 19 Juli lalu, Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol. La Roja menang tipis 1-0 setelah pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Kekalahan tersebut membuat Messi gagal menambah koleksi gelar Piala Dunia. Sebelumnya, pemain berjuluk La Pulga itu sukses membawa Argentina menjadi juara dunia pada Piala Dunia 2022 di Qatar sekaligus mendapatkan penghargaan Golden Ball.
Setelah turnamen berakhir, Messi sempat menikmati waktu bersama keluarganya dengan kembali ke Rosario, kampung halamannya di Argentina.
Ia kemudian kembali menjalani aktivitas sepak bola bersama klubnya, Inter Miami, pada awal Agustus. Namun, kabar duka datang tidak lama setelah itu. Ayahnya, Jorge Messi, meninggal dunia pada Jumat (7/8) malam waktu Argentina atau Sabtu (8/8) waktu Indonesia.
Sekitar tiga pekan setelah kepergian sang ayah, Messi mengumumkan keputusan untuk tidak lagi memperkuat Argentina.
Keputusan tersebut diambil setelah Messi berhasil melewati periode penuh prestasi bersama La Albiceleste. Selama periode tersebut, ia turut membawa Argentina meraih Piala Dunia 2022, Copa America 2021 dan 2024, serta Finalissima 2022.
Dalam pesan perpisahannya, Messi menyampaikan rasa bangga atas perjalanan yang telah dilewatinya bersama tim nasional Argentina.
“Saya pergi dengan hati yang tenang dan rasa bangga karena telah memberikan, bersama rekan-rekan setim saya, momen-momen yang dulu hanya sebatas impian. Sungguh pengalaman luar biasa bisa menjalani semua ini bersama kalian. Saya mencintai kalian!” tulis Messi dalam sebuah penggalan surat perpisahannya.
Messi juga menutup pesannya dengan ungkapan kecintaan kepada negaranya.
“Terima kasih, Tuhan, karena telah menjadikan saya orang Argentina. Ayo, Argentina!” ungkapnya.
Dalam pesannya, Messi menjelaskan bahwa keputusan tersebut sebenarnya telah dipikirkannya sejak dua hari setelah final Piala Dunia 2026.
“Saya menulis kata-kata ini pada tanggal 21 Juli, dua hari setelah laga final. Hari ini, setelah peristiwa yang menimpa ayah saya, keyakinan saya menjadi jauh lebih kuat dari sebelumnya,” pungkas Messi. (XRQ)
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

