Beranda blog Halaman 1152

Kemenag Aceh Besar Ingatkan Jemaah Haji Fokus pada Hal Ini selama Berhaji

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Menjelang pemberangkatan menuju Tanah Suci, Kakankemenag Aceh Besar, Saifuddin mengingatkan para jemaah haji Aceh Besar untuk fokus pada hal substantif selama berhaji.

Jemaah haji Aceh Besar akan berangkat menuju Tanah Sudi pada 29 Mei dan 3 Juni 2024.

Saifuddin mengatakan, ibadah haji harus dijalani dengan fokus karena butuh kesabaran untuk menanti giliran, sehingga saat berada di Tanah Suci sudah sepatutnya jemaah fokus untuk melaksanakan rukun dan wajib haji.

“Buatlah skema masing-masing, pasanglah target-target selama di sana terutama mengenai ibadah. Fokuslah pada rukun dan wajib haji, sedangkan untuk hal-hal lainnya seperti belanja jangan menjadi fokus kita,” katanya, Minggu (19/5/2024).

Sebab itu, dia mengajak para jemaah haji untuk senantiasa memperbaiki niat serta mempesiapkan diri dengan membaca kembali buku panduan manasik haji serta menghafal doa-doa yang diperlukan.

Dia menjelaskan, ibadah haji tidak hanya ibadah ruhiyah, tapi juga ibadah maliyah dan badaniah. Sebabnya, kata Saifuddin, dibutuhkan berbagai persiapan yang baik menyangkut dengan kesiapan fisik, mental dan juga pengetahuan yang mendalam mengenai ibadah haji.

“Sebabnya persiapkan diri sebaik mungkin baca kembali buku panduan haji, perbanyak olahraga, jaga pola makan serta istirahat dengan teratur,” ujarnya.

Sebagai informasi pada tahun ini Aceh Besar memberangkatkan 396 jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 1 dan 6 Embarkasi Aceh.

Editor: Akil Rahmatillah

Polda Aceh Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Lahar Dingin di Sumbar

0
Polda Aceh kieim bantuan kemanusiaan untuk Korban Lahar Dingin di Sumbar. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Bantuan kemanusiaan dari Polda Aceh untuk korban banjir lahar dingin Sumatra Barat (Sumbar) telah tiba.

Bantuan tersebut diserahkan oleh perwakilan Polda Aceh AKBP Yulhendri dan diterima Kapolresta Bukittinggi Kombes Yessi Kurniati di Polresta Bukittinggi, Sabtu (18/5/2024).

Saat penyerahan, AKBP Yulhendri menyampaikan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko beserta jajaran untuk personel Polri dan masyarakat yang tertimpa musibah di Sumbar.

“Alhamdulillah bantuan kemanusian dari Polda Aceh telah tiba di Sumbar dan akan dibagikan melalui tiga Polres, yakni Polresta Bukittinggi, Padang Panjang dan Tanah Datar yang kemudian disalurkan kepada korban bencana,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Bukittinggi Kombes Yessi Kurniati, mewakili Polda Sumbar dan Polres yang menerima bantuan mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Aceh beserta jajaran atas kepeduliannya kepada korban banjir bandang yang disertai lahar dingin di Sumatra Barat.

“Terima kasih Kapolda Aceh dan jajaran atas bantuan kemanusian kepada masyarakat kami yang jadi korban banjir lahar dingin. Bantuan ini akan segera kami salurkan kepada anggota dan masyarakat yang menjadi korban bencana banjir bandang,” ujar Yessi.

Diketahui sebelumnya, Polda Aceh dan jajaran beserta bhayangkari mengirimkan bantuan kemanusian untuk korban banjir lahar dingin di Sumatra Barat (Sumbar).

Pengiriman bantuan kemanusian tersebut dilepas langsung oleh Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko, pada Kamis (16/5/2024) lalu.

Bantuan kemanusian yang dikirimkan tersebut berupa kebutuhan pokok, makanan, minuman, pakaian, selimut, handuk, sarung, perlengkapan ibadah, obat-obatan, dan kebutuhan bayi.

Editor: Akil Rahmatillah

PT PIM Ikut Kegiatan Pekan Inovasi dan Investasi Sumut ke-10

0
PT PIM Ikut Kegiatan Pekan Inovasi dan Investasi Sumut ke-10. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Medan – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) turut ambil bagian dalam event Pekan Inovasi dan Investasi Sumatra Utara ke-10, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatra Utara di halaman Istana Maimun 15-18 Mei 2024.

Koordinator Marketing Support Sumbagut PT PIM, Rizki Phona mengatakan, acara ini menjadi ajang penting bagi PT PIM untuk mempromosikan berbagai produk unggulan mereka, termasuk pupuk urea, pupuk NPK 15-15-15, pupuk NPK 16-16-16.

Rizki menambahkan, PT PIM terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan sektor pertanian di Indonesia melalui produk-produk berkualitas tinggi.

Berbagai inovasi yang dihasilkan oleh PT PIM dirancang untuk memenuhi kebutuhan para petani, meningkatkan hasil panen dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Pupuk urea dari PT PIM dikenal luas karena efektivitasnya dalam menyuplai nitrogen, yang merupakan elemen esensial untuk pertumbuhan tanaman dan pupuk NPK 15-15-15 menyediakan kombinasi seimbang antara nitrogen, fosfor dan kalium, yang diperlukan untuk berbagai tahap pertumbuhan tanaman.

“Sedangkan untuk pupuk NPK 16-16-16 dirancang untuk memberikan proporsi yang sedikit lebih tinggi dari nitrogen, fosfor dan kalium, cocok untuk tanaman yang memerlukan asupan nutrisi lebih intensif. Pupuk NPK 16-16-16 membantu meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk dan memaksimalkan hasil panen dengan cara yang ramah lingkungan,” tambah Rizki, Sabtu (18/5/2024).

Staf TJSL dan Humas, Fitri dalam kesempatan yang sama menjelaskan tentang UMKM Binaan PT PIM saat Pj Gubernur Sumut Hassanuddin dan Sekda Arief Sudarto, Sultan Muda Deli mengunjungi stand PT PIM, di halaman Istana Maimun.

Selain produk pupuk, PT PIM juga mendukung berbagai produk UMKM binaan, seperti kerajinan tas bordir Putroena Souvenir dan produk food dan beverage dari Beujroh.

Melalui program kemitraan ini, PT PIM tidak hanya membantu meningkatkan kualitas produk lokal, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekitar.

Lanjut dia, dengan berbagai produk unggulan ini, PT PIM terus berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan pertanian serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui komitmen terhadap kualitas dan keberlanjutan, PT PIM hadir sebagai mitra terpercaya bagi petani dan pelaku usaha di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Pj Gubernur Sumatra Utara, Hassanuddin, menekankan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membangun komunikasi strategis mengenai investasi dan potensi daerah, menciptakan media informasi dan promosi yang efektif, serta memperkuat pemasaran produk-produk strategis dan kreatif dari masyarakat.

Editor: Akil Rahmatillah

Polsek Peureulak Sosialisasi Kenakalan Remaja di Lingkungan Dayah

0
Polsek Peureulak Sosialisasi Kenakalan Remaja di Lingkungan Dayah. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Idi Rayeuk – Polsek Peureulak Polres Aceh Timur gencar melaksanakan kegiatan sosialisasi Kenakalan Remaja dan Bahaya Penyalahgunaan Narkotika di lingkungan dayah (pesantren).

Kali ini Kanit Reskrim Aiptu Sugiatno, bersama Bripka Dalmi Ramadhan (Bhabinkamtibmas), pada Minggu, (19/5/2024) pagi menyambangi Dayah Al-Munawarah yang terletak di Desa Cot Keh untuk memberikan penyuluhan tentang kenakalan remaja.

Selain memberikan informasi tentang kenakalan remaja dan bahaya narkoba, Andi Sugiatno juga memberikan penekanan kepada para santri pentingnya menjaga diri, memilih teman yang baik, serta mengembangkan potensi diri secara positif.

“Penyuluhan ini untuk memberikan pemahaman kepada para santri agar tidak terjerumus di dalam pengaruh kenakalan remaja, seperti penyalahgunaan narkoba serta obat-obatan terlarang,” ujar Kapolsek Peureulak AKP Muslim Siregar.

Menurut dia, salah satu tujuan Polisi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dimulai dari menata ke arah yang lebih baik bagi para generasi muda, dengan cara mengajarkan perilaku yang positif, karena pengaruh narkoba serta kenakalan remaja saat ini merupakan ancaman bagi generasi muda.

Disebutkan, generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan terus diberikan pemahaman tentang bahaya narkoba dan pergaulan bebas. Perhatian orang tua juga sangat penting untuk menjaga pergaulan mereka di luar. “Faktor lingkungan juga sangat memengaruhi saat ini,” tambah Kapolsek.

Ia meminta orang tua dapat memantau dan melihat pergaulan anak-anak di luar rumah. Selain itu juga harus membekali anak-anak dengan ilmu agama.

Kegiatan penyuluhan tersebut disambut baik oleh Pimpinan Dayah Al-Munawarah Ust. Khairul Munawar dan para santri. Mereka menyadari pentingnya upaya pencegahan dan pemahaman akan bahaya narkoba dan kenakalan remaja.

”Alhamdullilah, kami sangat berterima kasih atas perhatian dan upaya yang dilakukan oleh Polsek Peureulak dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan ini,” ungkap Ust. Khairul Munawar.

Editor: Akil Rahmatillah

KAT Aceh Terlibat Ikut Seleksi Kuliah ke Timur Tengah

0
Ketua IKAT Aceh, Khalid Muddatstsir. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pendaftaran kuliah ke Timur Tengah kembali dibuka. Kesempatan putra putri Aceh untuk belajar agama di kampus-kampus agama tertua terbaik di Timur Tengah terbuka lebar.

Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh mengimbau para calon pelajar agar memanfaatkan peluang ini.

Kementerian Agama Republik Indonesia beberapa waktu lalu telah menyebarkan surat edaran terkait dibukanya seleksi penerimaan mahasiswa baru di beberapa negara Timur Tengah untuk strata satu.

Di antara negara yang diumumkan kemenag antara lain Beasiswa Pemerintah Maroko, Beasiswa Tunisia dan Universitas Al-Azhar, Mesir. Pendafataran dan jalur seleksi ke Mesir dan Maroko dapat dilihat di portal resmi Kemenag RI, sedangkan pendafataran jalur ke Tunisia dapat dilihat di portal dan media sosial PPI Tunisia.

Ketua IKAT Aceh, Khalid Muddatstsir menyampaikan bahwa ini merupakan kesempatan emas bagi putra-putri Aceh untuk melanjutkan studinya di kampus-kampus terbaik di Timur tengah.

“Kita berharap semakin banyak putra-putri Aceh di Timur Tengah belajar di Univeritas terbaik di Timur Tengah seperti Al-Qarawiyyin di Maroko, Al Azhar di Mesir dan Az Zaitunah di Tunisia, Al-Ahqaf di Yaman, atau mengikuti zawiyah di Tarim, dengan harapan saat Kembali ke Aceh nanti bisa bersama-sama dengan segenap elemen ikut serta dalam mendukung pembangunan SDM di Aceh sesuai porsi masing-masing,” ucap khalid, Minggu (19/5/2024).

IKAT Aceh setiap tahunnya selalu mengadakan bimbingan bagi setiap calon pelajar/mahasiswa yang ingin belajar di Timur Tengah. Mulai dari sosialisasi kampus ke pesantren seluruh Aceh, mengadakan bimbingan persiapan seleksi, pendampingan saat seleksi, pemberkasan dokumen, hingga memfasilitasi keberangkatan hingga ke negara tujuan.

Sementara itu, khusus seleksi ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Wakil Ketua IKAT bidang edukasi Timur Tengah, Muhammad Zuhri Sulaiman menjelaskan bahwa seleksi ke Al-Azhar yang dibuka tiap tahunnya merupakan kerja sama antara Kementerian Agama RI dan Universitas Al-Azhar melalui Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar.

“Kemenag sebagai pihak penanggung jawab dan yang memberi rekomendasi sedangkan Pusiba (Pusat Studi Islam dan Bahasa Arab) di baeah OIAA yang melakukan seleksi sekaligus penentuan level matrikulasi bahasa sebanyak 7 level sebagai syarat awal untuk memulai kuliah di Al-Azhar,” lanjutnya.

Zuhri juga menegaskan bagi para calon mahasiswa yang berminat melanjutkan studinya ke Timur Tengah, khusudnya ke Al-Azhar Mesir, agar berangkat melaui jalur resmi dan legal yang diakui oleh Kementerian Agama. Saat ini, lembaga resmi yang berada di bawah OIAA hanyalah IKAT Aceh.

“Kami imbau kepada calon mahasiswa baru, agar mengikuti jalur resmi yaitu mengikuti seleksi yang diadakan kemenag. Hati-hati terhadap jalur nonresmi yang mengiming-imingi bisa langsung kuliah tanpa ikut seleksi,” kata Zuhri.

Editor: Akil Rahmatillah

Daftar Cawagub ke PA, Prof Marniati Janji Perjuangkan Hak Perempuan dan Anak

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Prof. Adjunct Dr. Marniati, M.Kes, mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil gubernur (Cawagub) Aceh melalui Partai Aceh. Penyerahan berkas pendafatar tersebut dilakukan di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh, Banda Aceh,  pada Senin (20/5/2024) malam. 

Prof. Marniati yang juga sebagai Rektor Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) menyampaikan tekadnya untuk memajukan Aceh ke arah yang lebih baik.

“Tujuan saya maju sebagai Wakil Gubernur Aceh adalah karena niat baik kita untuk memajukan Aceh ke depan. Kita punya mimpi yang sama untuk melihat Aceh yang lebih maju, adil, dan makmur bagi seluruh rakyat Aceh,” tuturnya dengan penuh semangat.

Prof. Marniati memiliki pengalaman luas di berbagai bidang, seperti perhotelan, rumah sakit, ekspor impor, dan industri panel tenaga surya. Pengalaman tersebut menjadi modal kuat  untuk berkontribusi dalam pembangunan Aceh.

Sebagai seorang akademisi, Prof. Marniati menekankan pentingnya riset dan kajian akademik untuk memahami dan mencari solusi atas berbagai permasalahan di Aceh, khususnya dalam penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan.

Sebagai tokoh perempuan yang aktif dalam berbagai organisasi, Prof. Marniati berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak, termasuk dalam mengatasi isu pelecehan seksual.

“Saya yakin dengan pengalaman dan komitmen saya, bersama Partai Aceh, kita dapat mewujudkan mimpi Aceh yang maju, adil, dan makmur,” ujar Prof. Marniati.

Setelah melengkapi seluruh berkas pendaftaran yang ditetapkan oleh Partai Aceh, Prof. Marniati berharap dapat terpilih sebagai calon Wakil Gubernur Aceh. “Mewujudkan mimpi itu tentu mesti ada ruang, kendaraan, baru kita boleh maju sebagai calon yang terpilih,” pungkasnya.

Sementara itu, Juru Bicara DPP Partai Aceh, Nurzahri, menyampaikan bahwa Prof. Marniati merupakan perempuan luar biasa yang memiliki kiprah luar biasa di Aceh, nasional, dan internasional.

“Partai Aceh memiliki konsep terbuka yang memberikan kesempatan bagi tokoh perempuan untuk berpartisipasi dalam proses politik,” ujar Nurzahri.

Ia menjelaskan bahwa selama ini masih sedikit sosok perempuan di Aceh yang terjun ke dunia politik, terutama di kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada).

“Mungkin dengan latar belakang masyarakat Aceh yang bernuansa Syariah, sehingga masih sangat sedikit sosok perempuan yang berkiprah di dalam dunia politik,” lanjutnya.

Hingga malam pendaftaran ditutup, tercatat ada tujuh orang yang mendaftar sebagai calon kepala daerah ke Partai Aceh, termasuk empat dari pimpinan partai politik, satu dari internal, dan dua dari akademisi.

Reporter: Rezi

Kolaborasi dengan DRK Aceh, HIMAPAN USK Adakan Aktivasi Identitas Kependudukan Digital

0
Petugas dari DRKA sedang melakukan aktivasi IKD milik mahasiswa. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan (HIMAPAN), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala, menggelar kegiatan “Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)” sebagai langkah inovatif mempermudah akses pelayanan publik dan privat melalui teknologi digital.

Kegiatan ini didasarkan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2022 tentang Standar dan Spesifikasi Perangkat Keras, Perangkat Lunak, dan Blangko Kartu Identitas Kependudukan Elektronik serta Penyelenggaraan Identitas Kependudukan Digital. IKD merupakan informasi elektronik yang merepresentasikan dokumen kependudukan dan data balik dalam aplikasi digital yang bisa diakses melalui smartphone.

Muhammad Rezqi, Ketua HIMAPAN, saat dihubungi Nukilan.id melalui sambungan telepon menjelaskan bahwa acara ini merupakan hasil kerjasama dengan Dinas Registrasi Kependudukan Aceh (DRK Aceh).

“Kebetulan saya magang di dinas tersebut, jadi saya coba ajukan kegiatan jemput bola aktivasi IKD di FISIP, dan kegiatannya terbuka untuk umum,” kata Muhammad Rezqi kepada Nukilan.id, Senin (20/5/2024).

Muhammad Rizqi mengungkapkan bahwa Identitas Kependudukan Digital (IKD) akan mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi layanan publik maupun privat hanya dengan menggunakan telepon genggam.

“IKD berbentuk aplikasi, dan dapat diunduh melalui Play Store dan App Store,” tambahnya.

Muhammad Rizqi menjelaskan, selain KTP-el, dalam IKD juga terdapat berbagai informasi penting seperti biodata penduduk, kartu keluarga, surat keterangan kependudukan, serta dokumen lainnya seperti BPJS, NPWP, dan NIP, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Ini memang program dari pusat yang memungkinkan berbagai dokumen yang sebelumnya harus diurus secara terpisah kini dapat diakses dalam satu aplikasi,” jelasnya.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan. Mahasiswa, dosen, dan sejumlah masyarakat umum tampak antusias mengikuti proses aktivasi IKD. Diharapkan, dengan adanya program ini, akses terhadap layanan kependudukan menjadi lebih efisien dan praktis.

Reporter: Akil Rahmatillah

Gerak Cepat Sinergisitas Program Stunting, Kaper BKKBN Aceh Temui Pangdam Iskandar Muda

0
Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim menemui Pangdam Iskandar Muda. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh, Safrina Salim beserta Ketua Tim Kerja di lingkungannya, menemui Pangdam Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M. Tr (Han), di ruang audensi Pangdam IM, Sabtu (18/5/2024).

Pertemuan ini membicarakan sinergisitas program dan memperkuat kemitraan antara BKKBN dengan TNI, terkait program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Aceh.

Kaper BKKBN Aceh, Safrina Salim menyampaikan, program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting antaranya Keluarga Berencana, GenRe, Mahasiswa Peduli Stunting, Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan, Penyediaan Air Bersih, jamban, dan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS).

Safrina juga mengapresiasi dukungan dan suport yang diberikan Pangdam IM.

Ia berharap kerja sama ini dapat terus ditingkatkan untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat Aceh.

“Baru-baru ini Babinsa kita mendapatkan penghargaan tingkat nasional dari BKKBN Pusat. Kami berharap bisa terus bersinergi dan memperkuat kemitraan pada Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Aceh. Mohon dukungannya pak,” kata Safrina Salim.

Pangdam IM, Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M. Tr (Han), menyahuti hal tersebut mengatakan, komitmen dan dukungannya atas kegiatan-kegiatan yang diinisiasi oleh BKKBN dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

“Kami sangat menghargai peran penting BKKBN dalam upaya membangun keluarga sejahtera dan menekan angka kelahiran yang tidak terencana. TNI siap bersinergi dan memberikan dukungan yang diperlukan agar program-program BKKBN dapat berjalan dengan baik,” ujar Pangdam IM, Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal.

Pangdam juga menyatakan akan mengajak Dandim menjadi Bapak Asuh Anak Stunting guna menuntaskan stunting di Aceh.

Sedangkan terkait program remaja, ia menyatakan bersedia, jika ada waktu, akan memberikan kuliah umum, di perguruan tinggi terkait stunting dan isu-isu kependudukan lainnya, guna memotivasi generasi muda di Aceh.

Apalagi ceritanya putra asli Aceh ini, ia memiliki pengalaman menarik yang ingin ia sharing, melewati proses perjuangan panjang hingga menjadi Pangdam Iskandar Muda, seperti sekarang ini.

“Saya paling senang memberi motivasi. Jangan gampang menyerah dan berputus asa, di dalam meraih mimpi,” tuturnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Jelang PON Aceh-Sumut, Pemain Futsal PON Aceh Jalani Tes Fisik

0
Pemain Futsal PON Aceh Jalani Tes Fisik. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemain futsal Aceh yang sedang dipersiapkan untuk berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, menjalani tes fisik di Lapangan Gelanggang Mahasiswa, Darussalam, Banda Aceh, Sabtu (18/5/2024).

Tes tersebut ditangani langsung oleh pelatih fisik, Saiful Imran yang merupakan pelatih fisik nasional dan sudah sering menangani fisik para pemain muda di PPLP maupun tim Liga 2 dan Liga 3 di Indonesia.

Dalam menjalankan tugasnya, Saiful Imran dibantu oleh tim kepelatihan lainnya yaitu Alfi Syahri, Irwandi Mahya, dan Adetama, serta analis tim, Subhan.

Manajer Tim Futsal Aceh, Edi Darman mengatakan, tes fisik itu bertujuan untuk memastikan pemain dalam kondisi optimal dan membantu dalam menilai tingkat kebugaran pemain secara keseluruhan.

“Tes tersebut mengukur kekuatan, daya tahan, kelincahan, kecepatan, dan fleksibilitas pemain untuk memastikan mereka siap secara fisik dalam bertanding. Sehingga kita akan mengetahui kekurangan dan itu nantinya yang akan diperbaiki,” kata Edi Darman.

Dia menambahkan, materi tes fisik untuk pemain futsal Aceh itu meliputi tes daya tahan, kecepatan, kelincahan, fleksibilitas, dan ketahanan otot. Dengan mengacu dari hasil keseluruhan tes fisik tersebut, nantinya tim kepelatihan akan dapat menyusun program latihan yang terukur.

“Kita berharap kondisi fisik pemain dapat terus meningkat dan berada di level maksimal. Sehingga performa mareka di lapangan juga meningkat dan dapat mengurangi risiko cedera,” ungkap Edi Darman.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Futsal Aceh (AFA), Muhammad Zulfri menjelaskan, seusai menjalani tes fisik tersebut, selanjutnya para pemain akan mengikuti Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) program desentralisasi dan sentralisasi selama lima bulan.

Kepada para pemain, Muhammad Zulfri menekankan, untuk terus mengingkatkan kualitas diri, baik fisik, skill, maupun sisi mental. Selain itu, agar mengikuti dengan serius dan tuntas semua program latihan yang diberikan tim kepelatihan.

“Karena target utama cabor futsal pada PON ini adalah meraih medali. Kami yakin dengan kolaborasi yang baik antara pengurus, manajemen tim, pelatih, dan pemain, serta dengan komitmen yang tinggi, insha Allah Tim Futsal Aceh akan mampu meraih medali seperti yang ditargetkan. Semoga usaha bersama ini akan dimudahkan oleh Allah SWT,” pungkasnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Jalan Provinsi di Banda Aceh Rusak Parah, Warga Desak Perbaikan Segera

0
Ruas Jalan T. Iskandar Ulee Kareng yang kini semakin memprihatinkan. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Sejumlah ruas jalan provinsi di Kota Banda Aceh mengalami kerusakan parah, mulai dari berlubang hingga berdebu saat cuaca panas dan becek saat musim hujan. Salah satu yang paling disorot publik adalah ruas Jalan T. Iskandar Ulee Kareng, yang kini semakin memprihatinkan.

Masyarakat setempat mendesak Dinas PUPR Provinsi Aceh segera bertanggung jawab memperbaiki jalan yang rusak sebelum jatuh korban. Menurut mereka, kondisi jalan yang buruk ini sangat membahayakan pengendara, baik pengendara sepeda motor maupun mobil.

“Pemerintah harus tanggung jawab atas kondisi ini, jangan anggap remeh, lepas tanggung jawab dan membiarkan terbengkalai,” ungkap Rahmat, salah seorang pengguna jalan kepada Nukilan.id, Senin (20/5/2024) sore.

Rahmat menambahkan, jalan yang rusak tersebut sudah lama tidak mendapatkan perbaikan signifikan, sehingga semakin hari semakin membahayakan. Ia berujar kondisi jalan yang rusak berat ini sudah berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

“Masak Pemprov tidak open sudah sekian lama rusak begini. Kemana anggaran itu dibawa masalah ini saja tidak bisa diperbaiki bertahun-tahun, jangan sampai ada jatuh korban baru di perbaiki,” kata Rahmat dengan nada kesal.

Hal senada juga disampaikan oleh Hendra, seorang pengendara sepeda motor yang setiap hari melintasi Jalan T. Iskandar Ulee Kareng untuk bekerja. Menurut Hendra jalan yang rusak sudah sangat berbahaya, apalagi saat hujan tiba.

“Lubangnya tertutup air kalau hujan, jadi tidak kelihatan. Banyak pengendara yang terjatuh, termasuk saya sendiri sudah beberapa kali hampir terjatuh,” ujar Hendra.

Masyarakat berharap pemerintah, khususnya pihak Dinas PUPR Provinsi Aceh, dapat segera turun tangan dan melakukan perbaikan jalan secara serius. Mereka menilai, perbaikan jalan ini sangat mendesak demi keselamatan para pengguna jalan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PUPR Provinsi Aceh belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan warga tersebut. Namun, masyarakat berharap tindakan nyata segera diambil untuk mengatasi masalah ini sebelum menimbulkan korban jiwa.

Reporter: Akil Rahmatillah