Beranda blog Halaman 1151

Kilas Balik Peristiwa 21 Mei 1998: Lengsernya Soeharto dan Awal Reformasi

0
Detik-detik mundurnya Presiden Soeharto. (Foto: TvOne)

NUKILAN.id | Nasional – Hari ini, tepat 25 tahun lalu, Soeharto menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia. Pada 21 Mei 1998, pukul 09.00 WIB, melalui siaran televisi, Presiden Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya. Keputusan tersebut menjadi puncak dari serangkaian peristiwa dramatis yang terjadi sepanjang Mei 1998.

Dari hasil penelusuran digital Nukilan.id, Indonesia sudah diguncang oleh demonstrasi besar-besaran sejak awal bulan Mei 1998. Penolakan tersebut datang dari mahasiswa dan masyarakat yang menuntut perubahan. Gelombang protes ini muncul di tengah krisis ekonomi yang melanda dan meningkatnya penolakan terhadap pemerintahan Soeharto yang dikenal dengan Orde Baru.

Meskipun Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mengesahkan Soeharto untuk kembali menjadi Presiden RI pada 10 Maret 1998, gelombang aksi mahasiswa yang menolak kepemimpinan Soeharto semakin kuat dan meluas ke hampir seluruh daerah di Indonesia.

Puncak ketegangan terjadi pada 12 Mei 1998, saat mahasiswa Universitas Trisakti di Grogol, Jakarta, menggelar aksi protes. Di tengah aksi tersebut, terjadi insiden tragis yang menewaskan empat mahasiswa: Hery Hartanto, Hafidhin Alifidin Royan, Elang Mulia Lesmana, dan Hendriawan Sie. Kematian mereka memicu kerusuhan hebat di Jakarta pada 14 Mei 1998, dengan kota dipenuhi api dan asap tebal dari sejumlah bangunan yang terbakar.

Pada saat kerusuhan berlangsung, Presiden Soeharto sedang melakukan kunjungan ke Kairo, Mesir. Ia segera kembali ke Indonesia pada 15 Mei 1998 dan mendarat di Halim Perdanakusuma. Sejumlah pertemuan diadakan oleh Soeharto untuk merespons situasi yang semakin memburuk. Namun, upaya tersebut gagal meredakan aksi protes mahasiswa yang terus mendesaknya untuk mundur.

Pada 18 Mei 1998, ribuan mahasiswa menduduki Gedung MPR/DPR, menandai puncak dari gelombang protes. Aksi ini berlangsung hingga akhirnya Soeharto menyerah pada tekanan dan resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden RI pada 21 Mei 1998.

Pengunduran diri Soeharto menandai berakhirnya era Orde Baru dan menjadi titik awal reformasi di Indonesia. Peristiwa ini dikenang sebagai momen penting dalam sejarah bangsa, di mana suara rakyat berhasil mengubah arah perjalanan negara.

Reporter: Akil Rahmatillah

Sensasi Pedas Gurih Nasi Cumi Cabe Ijo, Kuliner Favorit Pecinta Pedas

0
Nasi Cumi Cabe Ijo. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Bagi para pencinta kuliner pedas, Nasi Cumi Cabe Ijo bisa menjadi salah satu menu yang wajib dicoba. Hidangan yang menawarkan sensasi pedas gurih ini semakin populer di kalangan masyarakat urban, khususnya di Banda Aceh dan sekitarnya.

Nasi Cumi Cabe Ijo merupakan perpaduan nasi putih hangat dengan cumi yang dimasak bersama cabai hijau segar, menghasilkan cita rasa yang menggugah selera. Cumi yang kenyal dipadukan dengan bumbu cabe ijo yang pedas namun tetap gurih, menciptakan harmoni rasa yang tak terlupakan.

Kali ini Nukilan.id menyambangi MZ Coffee, salah satu warung yang terkenal dengan Nasi Cumi Cabe Ijo di kawasan Lampriet. Sejak dibuka beberapa tahun lalu, warung ini selalu ramai pengunjung.

Hasfizal, seorang pengunjung asal Aceh Selatan mengatakan bahwa Nasi Cumi Cabe Ijo di tempat ini berbeda dengan tempat lainnya. Ia mengatakan yang membuatnya berbeda dari tempat lainnya terletak pada kesegaran cumi dan penggunaan bumbu cabe ijo.

“Cumi yang digunakan segar, dan cabe ijonya juga lebih terasa,” kata Hasfizal kepada Nukilan.id, Selasa (21/5/2024).

Hazlan, pengunjung lainnya pun mengakui kenikmatan Nasi Cumi Cabe Ijo yang disajikan.

“Rasanya pas, tidak terlalu pedas tapi tetap terasa bumbunya. Cuminya juga empuk, tidak alot,” kata Hazlan.

Bagi Anda yang ingin mencoba sensasi pedas gurih dari Nasi Cumi Cabe Ijo, tidak ada salahnya mengunjungi MZ Coffee atau memesan melalui layanan pengantaran makanan. Siapkan lidah Anda untuk menikmati hidangan yang kaya akan rasa dan aroma ini.

Reporter: Akil Rahmatillah

Mahasiswa Soroti Pendirian Pabrik Semen di Aceh Selatan

0
xr:d:DAFk7-XSF30:132,j:8834204040055762036,t:23061404

NUKILAN.id | Tapaktuan – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan baru-baru ini menandatangani kontrak kerjasama dengan PT. Kobexindo Cement untuk pendirian pabrik semen dengan kapasitas produksi 6 juta ton per tahun. Penandatanganan MoU yang berlangsung di Gedung Agung Sedayu Grup, Jakarta, pada Sabtu (18/5/2024), melibatkan Pj. Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma S.STP, dan pejabat PT. Kobexindo Cement, perusahaan konsorsium dari Hongshi Holding Group.

Acara ini turut dihadiri oleh mantan Bupati Aceh Selatan, Tgk. Husin Yusuf, Kepala DPMPTSP Dzumairi S.Pi, M.T, Kepala DLH Teuku Masrizar S.Hut, Kadis Perhubungan Filda Yulisbar S.STP, dan Ketua FPKR Tabrani Atim.

Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menyatakan bahwa pendirian pabrik semen ini merupakan langkah strategis untuk menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun, pandangan berbeda muncul dari kalangan mahasiswa setempat. Dalam wawancara dengan Nukilan.id, beberapa mahasiswa menyampaikan pandangan kritis mereka terkait proyek ini. Salah satu mahasiswa, Muhammad Rizki, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak lingkungan yang mungkin ditimbulkan.

“Kami khawatir pabrik semen ini akan merusak ekosistem sekitar dan mencemari udara. Pemerintah harus memastikan bahwa pabrik ini memenuhi standar lingkungan yang ketat,” ujar Rizki kepada Nukilan.id, Selasa (21/5/2024).

Senada dengan Rizki, mahasiswa lainnya, Siti Aisyah, menyoroti pentingnya transparansi dalam proses pelaksanaan proyek. Siti mengharapkan agar pemerintah dan perusahaan dapat memastikan bahwa proyek ini tidak merusak lingkungan dan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat setempat tanpa mengorbankan kesejahteraan jangka panjang.

“Kami berharap ada transparansi dari pemerintah dan perusahaan terkait dampak sosial dan lingkungan. Masyarakat harus dilibatkan dalam pengambilan keputusan,” tegas Siti.

Meskipun ada kekhawatiran, beberapa mahasiswa juga melihat peluang positif dari investasi ini. Ahmad Fauzan, mahasiswa Fakultas Ekonomi, mengatakan bahwa proyek ini bisa menjadi motor penggerak perekonomian daerah.

“Jika dikelola dengan baik, pabrik semen ini bisa membuka banyak lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Aceh Selatan,” kata Fauzan.

Menurut Fauzan, rencana investasi pendirian pabrik semen ini merupakan peluang yang sangat bagus untuk mempercepat kemajuan pembangunan daerah dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Ini adalah kesempatan emas untuk memajukan Aceh Selatan,” tambahnya.

Pendirian pabrik semen di Aceh Selatan memang menyimpan potensi besar bagi kemajuan daerah, namun juga menuntut kewaspadaan dan partisipasi aktif dari semua pihak, termasuk mahasiswa, untuk memastikan bahwa manfaat yang diperoleh tidak mengorbankan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Reporter: Akil Rahmatillah

Monev Satgas Saber Pungli, Kemenkumham Aceh Paparkan Sejumlah Upaya Pencegahan

0
Kemenkumham Aceh Paparkan Sejumlah Upaya Pencegahan Pungli. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh melalui Kabag Program dan Humas, Mahyadi memaparkan upaya pencegahan pungutan liar yang telah dilakukan selama ini.

Hal itu dijelaskannya pada rapat kunjungan kerja Sekretaris Satgas Saber Pungli, Irjen Pol. Dr. Andry Wibowo pada Senin (20/5/2024) di ruang rapat Itwasda Polda Aceh.

“Kami (Kemenkumham Aceh) sendiri tergabung pada Pokja Pencegahan pada Satgas Saber Pungli Aceh. Berbagai upaya telah kita lakukan dengan berbagai tantangan yang dihadapi,” papar Mahyadi.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa Kemenkumham Aceh telah melaksanakan sosialisasi pencegahan pungli dilingkungan sekolah, pelayanan administrasi perguruan tinggi serta tempat-tempat pelayanan publik.

“Hal ini kita lakukan bersama dengan instansi terkait Ditbinmas Polda Aceh dan Biro Hukum Pemprov Aceh,” sebut Mahyadi.

Bahkan, Mahyadi mengatakan melalui tenaga penyuluh hukum Kemenkumham Aceh juga telah melaksanakan sosialisasi pencegahan pungli kepada siswa/siswi tingkat menengah pertama dan atas.

Kegiatan ini dihadiri oleh Irwasda Polda Aceh, Kombes. Pol. Misbahul Munauwar, perwakilan pokja dari berbagai instansi terkait, dan tim Satgas Saber Pungli Pusat.

Editor: Akil Rahmatillah

Pj Sekda Minta ASN yang Berhaji Doakan Kemakmuran dan Kesejahteraan Aceh

0
Pj Sekda Aceh, Azwardi saat acara prosesi peusijuek calon haji ASN Pemerintah Aceh. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Aceh, Azwardi menitipkan pesan kepada ASN Pemerintah Aceh yang berangkat haji pada 2024 ini untuk mendoakan agar Aceh senantiasa berada dalam kemakmuran dan kesejahteraan.

“Carilah tempat-tempat mustajab doa, dan doakanlah Aceh dan masyarakatnya,” kata Azwardi dalam acara prosesi peusijuek calon haji ASN Pemerintah Aceh, di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Senin (20/5/2024).

Lebih lanjut, secara khusus Azwardi juga meminta para ASN yang berhaji untuk mendoakan dua event besar yang bakal digelar di Aceh pada tahun ini bisa berjalan sukses. “Doakan semoga pelaksanaan PON dan Pilkada serentak di Aceh berjalan sukses,” katanya.

Selain itu, terkait ibadah haji, Azwardi meminta para ASN yang akan berangkat ke tanah suci itu mengawali dengan niat yang tulus, diikuti dengan melaksanakan seluruh rangkaian manasik sesuai tata cara yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

“Selain itu, harus pula menjauhi hal-hal yang dapat mengurangi dan bahkan menghilangkan kemabruran haji, seperti perbuatan sifat-sifat tercela, serta sifat emosi yang berlebihan, fokuslah pada kegiatan ibadah serta taati aturan dan jadwal yang telah ditentukan oleh panitia penyelenggara haji,” kata Azwardi.

Sebanyak 100 ASN Pemerintah Aceh berangkat haji pada tahun ini. Puluhan di antara mereka mengikuti prosesi peusijuek yang dilakukan oleh Ketua Majelis Adat Aceh Yusdedi. Setiap calon jamaah juga diberikan bingkisan oleh Pemerintah Aceh.

Hadir dalam acara tersebut Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Iskandar, Pj Ketua DWP Aceh Nurmaziah dan sejumlah Kepala SKPA.

Editor: Akil Rahmatillah

Lhokseumawe Urutan Kedua Terendah Kasus Stunting di Aceh

0
Lhokseumawe Urutan Kedua Terendah Kasus Stunting di Aceh. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Lhokseumawe – Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe mencatatat angka stunting pada 2023 berjumlah 805 balita, namun saat ini turun menjadi 797 balita. Secara urutan, Kota Lhokseumawe menempati posisi kedua terendah kasus stunting di Provinsi Aceh.

“Saat ini ada enam gampong yang telah melaksanakan program RGG, kita harap kedepan bagi gampong lainnya untuk dapat mengembangkan berbagai inovasi dalam menurunkan angka stunting,” kata Penjabat (Pj) Wali Kota Lhokseumawe A.Hanan dalam keterangannaya, Senin (20/5/2024).

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Wali Kota Lhokseumawe A. Hanan apresiasi inovasi Lomba Balita Sehat yang dilakukan oleh Gampong Banda Masen, Kecamatan Banda Sakti.

Inovasi ini merupakan upaya untuk menurunkan angka stunting di gampong tersebut. Hal tersebut disampaikan A Hanan pada saat peresmian Rumah Gizi Gampong (RGG) Banda Masen, pada Rabu, 15 Mei 2024, yang menyatakan inovasi tersebut bisa menjadi contoh dan dapat direalisasikan oleh gampong lainnya.

“Penurunan angka stunting ini tidak terlepas dari kerja keras para kader, orang tua asuh dan program lomba balita sehat,” ucapnya.

Diketahui, gampong yang telah melaksanakan program RGG yaitu Uteun Bayi, Kampung Jawa Lama, Blang Pulo, Blang Naleung Mameh, Meuria Paloh, Blang Panyang, Batuphat Barat dan Batuphat Timur. Pihak pemerintah berharap peran serta seluruh elemen, untuk menekan angka stunting agar dapat terwujud Kota Lhokseumawe bebas stunting.

Editor: Akil Rahmatillah

Terus Merosot, Harga TBS Sawit di Aceh Tamiang Rp1.700 per Kg

0
Tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Kuala Simpang – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Aceh Tamiang dilaporkan terus merosot pada medio Mei 2024.

Turunnya harga TBS ini sudah terjadi beberapa kali baik di tingkat petani, agen pengepul bahkan pabrik.

“Saat ini harga TBS di wilayah pesisir rata-rata Rp1.700-Rp1.800 per kilogram. Harga ini sudah bertahan sejak sepekan terakhir,” kata Adi Syahputra (30), petani Desa Balai, Kecamatan Sungai Iyu, Senin (20/5/2024).

Menurut Adi, harga TBS di wilayah pesisir Sungai Iyu pada medio Maret-April 2024 nyaris tembus Rp2.000/kg. Memasuki bulan Mei 2024 harga TBS berangsur turun tipis.

“Memang turun harganya dikit-dikit tidak sampai anjlok. Saat ini kami bersyukur haraga TBS masih di atas Rp1.500 per kilogram,” ujarnya.

Hal senada dikatakan, Samuri, salah satu agen TBS sawit di wilayah hulu Aceh Tamiang. Dia menyatakan, harga jual TBS di pabrik kelapa sawit (PKS) terus merosot sejak sepekan terakhir. “Iya, harga TBS di pabrik turun dari Rp2.000 lebih jadi Rp1.950 per kilogram,” kata Samuri.

Sebagai pemilik Ram TBS skala besar di wilayah Tenggulun dan Bandar Pusaka, Samuri tetap membeli TBS dari petani dengan harga tertinggi tidak jauh beda dari harga PKS. Menurut dia saat ini rata-rata harga tolak TBS di tingkat pabrik memang sedang mengalami penurunan.

“Walaupun di PKS turun, kalau harga kita sesuaikan saja, terkadang kalau buah bagus kita beli sama dengan harga pabrik kita buat,” ucapnya.

Kabid Perkebunan Distanakbun Aceh Tamiang, Edwar Fadli Yukti saat dikonfirmasi Rakyat Aceh mengatakan, untuk pekan ini laporan penetapan harga TBS dari dinas perkebunan provinsi Aceh belum masuk ke dinas kabupaten. Namun berdasarkan daftar harga pembelian TBS di PKS wilayah Aceh Tamiang pada 17 Mei 2024 harganya bervariasi.

Sementara harga jual TBS tertinggi dari 12 PKS yang ada di Aceh Tamiang yaitu di PKS Mora Niaga Jaya berkisar Rp1.880 hingga Rp2.380/kg untuk petani atau perkebunan mitra. Disusul PKS Pati Sari, Parasawita, Sisirau, Betami, Bumi Tamiang Sentosa, Tri Agro Palma Tamiang, PTPN 1 Unit Pulau Tiga dan PTPN 1 Tanjung Seumantoh dengan harga bervariasi dari Rp1.990-Rp2.220/kg.

Terdapat dua industri pabrik off tidak beroperasi yakni PKS Bumi Sama Ganda dan Bima Desa Sawita. Sedangkan khusus PKS Socfindo Sungai Liput tidak menerima buah sawit dari luar.

“Pekan lalu harga tingkat petani swadaya dilaporkan Rp 1.750 per kilogram, dan harga tingkat pengumpul (agen) Rp1.950 per kilogram,” kata Edwar.

Editor: Akil Rahmatillah

Mahasiswa Umuslim Wakili Aceh Ikut Pilmapres Tingkat Nasional

0
Mahasiswi prodi Ilmu Hubungan Internasional, FISIP Universitas Almuslim, Qurratul Aina. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Bireuen – Mahasiswi program studi (prodi) Ilmu Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu sosial dan Politik (Fisip) Universitas Almuslim (Umuslim), Qurratul Aina, dinyatakan berhak mewakili Provinsi Aceh tampil pada kegiatan pemilihan mahasiswa berprestasi (Pilmapres) tingkat nasional di Jakarta.

Menurut informasi dari Kabag kemahasiswaan Umuslim, Wahyudi MPd pada Senin (20/5/2024), kepastian lolosnya mahasiswi prodi HI Fisip Umuslim mengikuti kegiatan bergengsi tingkat mahasiswa itu, setelah dinyatakan lolos seleksi pada Pilmapres tingkat LLdikti Wilayah XIII Aceh jenjang Sarjana 2024, yang dilaksanakan di Banda Aceh beberapa hari lalu.

“Pemilihan mahasiswa berprestasi merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan pusat prestasi nasional kemendikbudristekdikti untuk menjaring mahasiswa berprestasi dari seluruh Indonesia. Program ini bertujuan memberikan apresiasi kepada mahasiswa terbaik yang siap menjadi agen perubahan untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” ujar Wahyudi.

Disebutkan, urutan hasil seleksi pilmapres antara lain peringkat pertama diraih USK Banda Aceh, kedua UTU Meulaboh, dan ketiga Umuslim Peusangan Bireuen.

“Keberhasilan tersebut setelah perwakilan mahasiswa Umuslim menyisihkan 23 peserta lain dari berbagai perguruan tinggi baik PTN maupun PTS di Provinsi Aceh dengan proses seleksi, presentasi, dan wawancara,” sebut Kabag Kemahasiswaan.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Almuslim, Dr.drh. Zulfikar MSi menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang diperoleh mahasiswa Umuslim.

“Umuslim merupakan satu-satunya PTS dari Aceh yang berhak tampil ke tingkat nasional pada pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat nasional tahun 2024,” ujar Zulfikar.

Bidang kemahasiswaa sangat bangga atas pencapaian mahasiswa dalam seleksi Pilmapres tingkat wilayah LLdikti Aceh, ini bukti mahasiswa Umuslim memiliki potensi yang sangat luar biasa.

Editor: Akil Rahmatillah

Satlantas Polres Aceh Besar Gelar Program Polisi Sahabat Anak

0
Satlantas Polres Aceh Besar Gelar Program Polisi Sahabat Anak. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Jantho – Satlantas Polres Aceh Besar menggelar Program Polisi Sahabat Anak bersama dengan anak-anak Tk Miftahul Huda Kota Jantho, Senin (20/5/2024).

Kegiatan tersebut untuk memperkenalkan profesi Polisi kepada anak yang dimaksudkan untuk mendidik dan membina anak usia dini lebih mengenal tentang tugas dan peran Polisi serta menanamkan pada diri anak untuk bisa menjadi Polisi bagi dirinya sendiri.

Kasat Lantas Polres Aceh Besar Iptu Hanifah Anas melalui Ps. Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Aceh Besar Aipda Muhammad Haikal mengatakan, program Polisi Sahabat Anak kali ini ialah memberikan edukasi tentang tertib berlalu lintas serta mengenalkan rambu-rambu dan peraturan lalu lintas pada anak sejak usia dini.

Dalam giat tersebut Ps.Kanit Kamsel Aipda M.Haikal mengenalkan kepada anak anak tentang lalu lintas, memberikan edukasi Tertib berlalu lintas dan pengenalan rambu lalu lintas yang dikemas sambil bermain-main agar mudah dipahami oleh anak-anak, sehingga nantinya tertanam sikap disiplin sejak usia dini, dan kelak dewasa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas bagi orang di sekitarnya.

“Polisi sahabat anak ini diharapkan akan menumbuhkan rasa kesadaran pada diri anak tersebut sehingga nantinya akan memberi contoh baik pada masyarakat,” tutupnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Fakhrulsyah Mega Daftar sebagai Calon Walikota Sabang, Usung Misi Kebangkitan

0
Fakhrulsyah Mega Daftar sebagai Calon Walikota Sabang. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Sabang – Fakhrulsyah Mega resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Walikota Sabang dalam Pemilukada 2024. Ia maju dengan dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat (PD). Pendaftaran ini dilakukan tepat pada Hari Kebangkitan Nasional, Senin (20/5), dengan harapan Sabang dapat bangkit dan sejajar dengan daerah lain di Indonesia.

“20 Mei adalah Hari Kebangkitan Nasional. Sabang harus bangkit dan berdiri sejajar dengan kota-kota lain seperti Bintan di Kepulauan Riau, Bitung di Sulawesi Utara, dan Kish Island di Iran,” ujar Fakhrulsyah, mantan Staf Khusus Gubernur Aceh periode 2012-2017.

Pendaftaran Fakhrulsyah dimulai pada pukul 09.00 WIB di kantor PKS dan diterima oleh Ketua PKS Kota Sabang, Albina Arahman, ST, MT, bersama Ketua Tim Penjaringan Ustaz Muhajir dan penasehat PKS Ustaz Khadri. Pada pukul 14.00 WIB, Fakhrulsyah mendaftar di Partai Demokrat dan diterima oleh Ketua DPC PD Sabang, Indra Nasution, didampingi Sekretaris DPC yang juga Wakil Ketua DPRK Sabang beserta jajaran pengurus.

“Kami mengajukan sejumlah nama ke tingkat DPP PKS, salah satunya Bang Fakhrul. Alhamdulillah, hari ini Bang Fakhrul adalah orang pertama yang mendaftar secara resmi,” kata Albina Arahman. Ia menambahkan, “Kami menaruh harapan adanya pemimpin Sabang yang visioner dan menjadi penggerak perubahan. Kami melihat sosok itu ada pada Bang Fakhrul.”

Indra Nasution, Ketua DPC PD Sabang, juga menyambut baik pencalonan Fakhrulsyah. “Bang Fakhrul adalah bakal calon keempat yang mendaftar di Demokrat Sabang. Kami memprioritaskan putra asli Sabang,” ujarnya. Demokrat Sabang akan melakukan fit and proper test dan survei independen untuk menilai para bakal calon.

Ketua Tim Sabang Masa Depan, Rifan alias Pak Bes, menyatakan bahwa pencalonan Fakhrulsyah bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional bertujuan untuk membangkitkan Sabang sebagai “Golden Island”. Fakhrulsyah, putra asli Sabang, memiliki visi untuk mengangkat kembali Sabang dari ketertinggalan.

Fakhrulsyah Mega adalah seorang aktivis, praktisi sumber daya manusia, konsultan kebijakan publik, pelatih, dan pegiat kebudayaan. Ia lahir di Sabang pada 25 Juni 1965 dan menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di kota tersebut. Fakhrulsyah melanjutkan studi ke Universitas Syiah Kuala dan meraih gelar Magister Manajemen SDM dari Universitas Islam Sumatera Utara.

Karirnya mencakup berbagai posisi strategis di pemerintahan, termasuk sebagai Staf Ahli Komite Penanggulangan Kemiskinan (KPK) Menko Kesra RI dan Wakil Koordinator Tim Perumus Dokumen Strategi Nasional Penanggulangan Kemiskinan (SNPK). Ia juga pernah menjadi Senior Policy Advisor Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan RI Kemenko Kesra.

“Dengan pengalaman, jaringan, dan pengetahuan yang saya miliki, saya terpanggil untuk pulang dan mendaftar pada momentum Hari Kebangkitan Nasional, guna menggerakkan Sabang bangkit dari tidurnya,” pungkas Fakhrulsyah. Ia berkomitmen untuk memajukan Sabang dan mengakhiri marginalisasi masyarakat yang telah berlangsung selama 20 tahun terakhir.

Editor: Akil Rahmatillah