Beranda blog Halaman 1099

Gampong Lamdingin Sembelih 28 Hewan Kurban

0
Masyarakat Gampong Lamdingin saat menyembelih hewan kurban di pelataran Masjid Al-Abrar, Senin 17 Juni 2024. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1446 H, masyarakat Gampong Lamdingin melaksanakan penyembelihan hewan kurban di halaman Masjid Al-Abrar, Senin (217/6/2024).

Tahun ini, Gampong Lamdingin menyembelih total 28 hewan kurban, yang terdiri dari 14 ekor sapi dan 15 ekor kambing. 

Jumlah ini terbilang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, di mana Gampong Lamdingin hanya menyembelih 13 ekor sapi dan 1 ekor kambing.

Menurut Nur Khalis, selaku Panitia Kurban Gampong Lamdingin, peningkatan jumlah hewan kurban ini merupakan hasil dari partisipasi dan semangat berkurban yang tinggi dari masyarakat. 

“Alhamdulillah, tahun ini antusiasme masyarakat untuk berkurban sangat tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya hewan kurban yang diamanahkan kepada panitia,” ujar Nur Khalis kepaa Nukilan.

Lebih lanjut, Nur Khalis menjelaskan bahwa persiapan untuk pelaksanaan kurban tahun ini telah dilakukan jauh-jauh hari, termasuk dalam hal pemeriksaan kesehatan hewan kurban. 

“Kita ada kedatangan dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (USK) untuk memastikan kesehatan hewan kurban sebelum disembelih,” jelas Nur Khalis.

Berkat persiapan yang matang, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Gampong Lamdingin berjalan lancar dan aman. Daging kurban kemudian dibagikan kepada 1.016 mustahiq atau mereka yang berhak menerimanya.

Nur Khalis berharap semangat berkurban di Gampong Lamdingin akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang. “Kita berharap tahun depan, jumlah hewan kurban yang disembelih bisa lebih banyak lagi,” tutup Nur Khalis.

Reporter: Rezi

Diskominfotik Kota Banda Aceh Raih Predikat Terbaik Kedua dalam Pengelolaan Keamanan Siber di Level 1 SOC Analyst

0
Diskominfotik Kota Banda Aceh Raih Predikat Terbaik Kedua dalam Pengelolaan Keamanan Siber di Level 1 SOC Analyst. (Foto: Diskominfo BNA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh berhasil meraih predikat terbaik kedua dalam pengelolaan keamanan siber di Level 1 Security Operation Center (SOC) Analyst se-Aceh. Prestasi ini diraih dalam ajang “Born to Defence Pelatihan Level 1 Security Operations Center Analyst” yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (Pusbang SDM) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di Diskominsa Aceh. Pelatihan tersebut resmi berakhir pada Jumat (14/6/2024).

Kepala Diskominfotik Kota Banda Aceh, Alizar S.Ag, M.Hum, menyatakan rasa bangganya atas pencapaian ini. “Kami bangga atas capaian ini, ini membuktikan bahwa Diskominfotik memiliki SDM yang kompeten di bidangnya dan siap memberikan yang terbaik untuk Kota Banda Aceh,” ungkap Alizar.

Salah satu perwakilan Diskominfotik Kota Banda Aceh yang berhasil mendapatkan nilai terbaik kedua, Muhammad Ikhwan, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan berdasarkan kemampuan menganalisa kerentanan pada sistem server. “Selain itu, juga dilakukan tes terhadap penguasaan materi,” tambahnya.

Pelatihan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Aceh, Marwan Nusuf, B.HSc, MA, pada Senin (10/6/2024). Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Bidang Persandian, Muhammad Iman Jaya, ST, dan Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pengelolaan Kelembagaan BPSDM Aceh, dr. Chalili Putra, M. Kes. Kapusbang SDM BSSN, Rory Sitorus, S.I.P., M.Si.(Han), M.H.I., juga turut hadir secara online.

Pelatihan yang berlangsung selama lima hari kerja, dari 10 hingga 14 Juni 2024, ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan terkait Security Awareness dalam mendeteksi, memonitor, dan merespon insiden Keamanan Siber secara real-time. Pusbang SDM BSSN terus mendorong berbagai upaya untuk memenuhi kebutuhan SDM Keamanan Siber dan Sandi, dengan memberikan pengetahuan serta pelatihan teknis yang diperlukan oleh para stakeholder. Diharapkan, ke depan dapat terbentuk budaya Keamanan Siber yang kuat dan proaktif di dalam organisasi.

Peserta pelatihan berasal dari berbagai sektor di Pemerintah Daerah Provinsi Aceh, termasuk sektor Administrasi Pemerintahan, Energi dan Sumber Daya Mineral, Teknologi Informasi dan Komunikasi, serta Pertahanan.

Dengan prestasi ini, Diskominfotik Kota Banda Aceh menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme SDM di bidang keamanan siber, demi kemajuan dan keamanan digital Kota Banda Aceh.

Editor: Akil Rahmatillah

Kampung Blang Kolak I Sembelih 16 Ekor Hewan Qurban

0
Warga Blang Kolak I memotong daging qurban. (Foto: For Nukilan)

Nukilan.id | Blang Kolak I – Panitia Hari Besar Islam Kampung Blang Kolak I, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, menyembelih 16 ekor hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha 1445 H, Senin (17/6/2024).

Penyembelihan hewan qurban yang digelar di halaman masjid Raudhatul Jannah, kampung Blang Kolak I.

Menurut Reje Kampung Blang Kolak I, Asri Kandi, 16 hewan qurban tersebut berasal dari 49 peserta qurban.

“Hewan qurban tahun ini diberikan kepada 266 mustahiq atau yang berhak menerimanya,” kata Asri Kandi, didampingi Imam Besar Masjid Raudhatul Jannah dan Sekretaris PHBI Kampung Blang Kolak I, muhammad Yunus, Senin (17/6/2024).

Dijelaskan, penyembelihan hewan qurban menjadi agenda rutin PHBI Kampung Blang Kolak I, didukung oleh unsur pemerintahan kampung dan masyarakat.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar tanpa kendala. Dan tentu selain mengingat amalan nabi Ibrahim dalam berqurban, kegiatan ini menjadi pemersatu masyarakat Kampung Blang Kolak I,” sebut Asri.

Ia pun mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat kampung itu, yang telah mendukung dan memberikan ruang berbagi antar sesama.

“Kami mewakili Pemerintah Kampung Blang Kolak I mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara kami yang telah mengiklaskan hewan qurbannya pada perayaan idul adha ini, semoga Allah senantiasa memberikan amalan kebaikan kepada kita semua,” ucap Asri.

Gelar Takbir Keliling

Sebelumnya,  warga kampung Blang Kolak I menggelar takbir keliling disekitar kota Takengon, sebagai bagian dari perayaan Idul Adha 1445 H.

Takbir keliling sembari mengucapkan asma Allah tersebut diikuti sekitar seratus lebih peserta yang terdiri dari berbagai tokoh, unsur pemuda, perempuan dan anak-anak. []

Respon Somasi Wangsa, MIN 15 Aceh Barat Kembalikan Uang Siswa

0
Ilustrasi Uang (Foto: Delik)

NUKILAN.id | Meulaboh – Wahana Generasi Aceh (Wangsa) mengecam keras praktik pungutan liar (pungli) yang terjadi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 15 Aceh Barat pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024. Ketua Umum Wangsa, Jhony Howord, menegaskan bahwa praktik ini mengganggu proses pendidikan dan merusak integritas lembaga pendidikan.

“Saya sudah sampaikan via WhatsApp ke kepala sekolah untuk segera mengembalikan biaya yang sudah dipungut,” tegas Jhony Howord.

Sebelumnya, Kemenag Aceh Barat telah menggelar pertemuan audiensi dengan Wangsa yang dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Kantor Kemenag, Khairul Azhar, mengingat kepala Kemenag sedang menunaikan ibadah haji. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Iswandi, Kasi Pendidikan Madrasah, sebagai respons atas surat somasi yang dikirimkan oleh Wangsa, dan telah mengirimkan surat balasan kepada Wangsa.

Kepala sekolah MIN 15 menjelaskan melalui pesan WhatsApp yang diterima Jhony Howord, bahwa pada tahun 2023 saat penyusunan anggaran 2024, pihak sekolah tidak memprediksi siswa yang mendaftar akan melebihi kuota. Akibatnya, tidak ada anggaran untuk pengadaan kursi dan meja pada tahun anggaran 2024. Setelah disampaikan persoalan kekurangan meja dan kursi kepada Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad), Iswandi sempat meminta revisi, namun karena tidak memungkinkan, pihak sekolah mencarikan solusi dengan mengajukan dua opsi kepada wali murid melalui komite sekolah.

“Dasar dari opsi itu menjadi dugaan pungli, dimana wali murid dilema karena jika memilih opsi pertama maka bagaimana jika anaknya tidak lulus. Ini secara tidak langsung memaksa untuk memilih opsi kedua, apalagi pengumuman kelulusan akan dipublikasikan setelah opsi dipilih,” jelas Jhony Howord.

Wangsa memahami bahwa keputusan tersebut diambil oleh pihak sekolah untuk kepentingan bersama agar semua siswa baru bisa menempuh pendidikan di MIN 15 Aceh Barat. Namun, karena praktik tersebut tidak sesuai dengan regulasi yang berlaku, maka harus dihentikan.

Selain meminta penghentian dan pengembalian pungutan, Jhony Howord juga menyampaikan bahwa Wangsa sudah sepakat untuk ikut andil dalam mencari solusi terkait kekurangan meja dan kursi di sekolah itu.

“Wangsa bukan mencari kesalahan tetapi ingin mendongkrak pendidikan agar lebih baik. Kami menawarkan solusi kepada sekolah dan Kemenag. Solusi sudah diterima dan Wangsa akan berusaha agar kursi dan meja tersedia sebelum pembelajaran dimulai,” ujar Jhony Howord.

Dengan demikian, diharapkan ke depan tidak ada lagi praktik pungli yang merugikan siswa dan orang tua, serta terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih baik dan transparan di MIN 15 Aceh Barat.

Editor: Akil Rahmatillah

Masyarakat Gampong Sapik Bagikan Berkah Kurban kepada 350 Kepala Keluarga

0
Proses penyembelihan hewan kurban di Gampong Sapik. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Dalam semangat Idul Adha, masyarakat Gampong Sapik menggelar prosesi kurban dengan mengorbankan satu ekor kerbau, satu ekor sapi, dan 15 ekor kambing. Acara kurban yang dilakukan pada hari raya ini merupakan bentuk ibadah sunnah muakkad, yakni ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang memiliki kemampuan untuk berkurban.

Haribun, salah seorang panitia kurban Gampong Sapik, menyampaikan bahwa hewan-hewan kurban tersebut akan dibagikan kepada lebih dari 350 kepala keluarga di desa tersebut.

“Kita ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat,” ujar Haribun saat ditemui Nukilan.id, Senin (17/6/2024).

Ia menambahkan, prosesi penyembelihan dilakukan dengan memperhatikan syariat Islam dan standar kesehatan hewan. Setelah disembelih, daging kurban akan dipotong-potong dan didistribusikan secara merata oleh panitia.

“Kami berupaya sebaik mungkin agar pembagian daging ini adil dan merata, sehingga seluruh warga bisa merasakan manfaatnya,” lanjutnya.

Masyarakat setempat menyambut antusias kegiatan kurban ini. Rizal, salah satu warga yang menerima daging kurban, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian panitia serta para pekurban,” tutur Rizal.

Idul Adha merupakan momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kepedulian sosial dan berbagi dengan sesama. Tradisi kurban di Gampong Sapik ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, masyarakat Gampong Sapik kembali menunjukkan betapa kuatnya ikatan sosial dan kepedulian antar sesama di hari yang penuh berkah ini.

Reporter: Akil Rahmatillah

Masjid Al-Jihad Gampong Jeulingke Salurkan 1000 Paket Daging Kurban

0
Mesjid Al-Jihad Gampong Jeulingke Salurkan 1000 Paket Daging Kurban. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – BKM Masjid Al-Jihad bersama warga Dusun Jeulingke Indah dan sekitarnya melaksanakan ibadah kurban pada 10 Dzulhijjah 1445 H atau Senin (17/06/2024) di Area Mesjid Al-Jihad Gampong Jeulingke, Banda Aceh.

Ketua Panitia Kurban BKM Mesjid Al-Jihad, Adnan Abdul Majid, mengungkapkan rasa syukur atas meningkatnya partisipasi warga dalam berkurban tahun ini.

“Alhamdulillah, tahun ini jumlah sahibul kurban di lingkungan BKM Mesjid Al-Jihad meningkat menjadi 18 ekor sapi, dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya 13 ekor sapi,” ujar Adnan Abdul Majid.

Dari 18 ekor sapi dan 2 ekor kambing yang dikurbankan, BKM Mesjid Al-Jihad akan menyalurkan 1000 paket daging kurban kepada masyarakat setempat.

Adnan juga menyampaikan terima kasih kepada warga atas kepercayaan yang diberikan kepada Mesjid Al-Jihad sebagai tempat pelaksanaan dan penyaluran kurban.

“Terima kasih atas amanah warga yang telah memilih Mesjid Al-Jihad sebagai tempat pelaksanaan dan penyaluran kurban,” kata Adnan.

Pelaksanaan kurban ini turut mendapat dukungan dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (FKH USK), sebagaimana diungkapkan Kepala Dusun Jeulingke Indah, Ronaldi.

“Untuk memastikan kesehatan hewan dan kelayakan konsumsi daging kurban, kita dibantu oleh Mahasiswa FKH USK,” ujar Ronaldi.

Ronaldi menyatakan bahwa pemeriksaan kesehatan hewan kurban ini sangat membantu dan mendukung pelaksanaan kurban.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada FKH USK. Pemeriksaan ini sangat membantu serta mendukung pelaksanaan kurban ini,” tambahnya.

Penanggung Jawab Supervisi Pemeriksaan dan Penyembelihan Hewan Kurban (SPPHK) dari UKM Himpunan Hewan Besar dan Ruminansia FKH USK, Zachrina Laina Fikri, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem pada hewan kurban di Mesjid Al-Jihad.

“Pemeriksaan yang dilakukan terhadap hewan kurban meliputi pemeriksaan antemortem dan postmortem untuk memeriksa kesehatan hewan kurban dan kualitas daging kurban,” kata Zachrina.

Zachrina juga menambahkan bahwa kegiatan mahasiswa ini dibimbing langsung oleh dosen atau dokter hewan, memastikan bahwa pemeriksaan sebelum dan sesudah pemotongan hewan kurban dilakukan dengan teliti.

“Sebelum dipotong, kami periksa apakah hewan layak atau tidak untuk disembelih. Setelah pemotongan, kami periksa kelayakan daging untuk dikonsumsi, termasuk apakah terdapat parasit dalam jeroan. Jika ada parasit yang berlebihan, kami akan sosialisasikan kepada masyarakat apakah daging tersebut layak dikonsumsi atau tidak,” pungkasnya.

Editor: Akil Rahmatillah

BPK Temukan Tiga Rekening Giro Diam-Diam di Pemko Banda Aceh

0
Kantor Badan Pemeriksaan Keuangan. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Tiga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemerintah Kota Banda Aceh membuka rekening giro secara diam-diam tanpa sepengetahuan Wali Kota, demikian temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Aceh.

Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Sistem Pengendalian Intern dan Kepatuhan terhadap Ketentuan Peraturan Perundang-undangan Pemerintah Kota Banda Aceh Tahun 2023, auditor BPK menyimpulkan bahwa pengelolaan kas Pemko Banda Aceh belum memadai. Hal ini antara lain disebabkan oleh adanya SKPD yang membuka rekening giro tanpa surat keputusan Wali Kota.

Tiga rekening giro tersebut dimiliki oleh BLUD UPTD Pasar, Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Keindahan Kota (DLHK3), serta Sekretariat DPRK. Berdasarkan LHP, rekening-rekening tersebut aktif tetapi belum ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota.

“Pembukaan rekening pada Bendahara Penerimaan DLHK3 dan Bendahara Pengeluaran Sekretariat DPRK tidak pernah dilaporkan ke Bidang Perbendaharaan BPKK,” ungkap hasil konfirmasi BPK kepada Analis Keuangan Pusat dan Daerah Bidang Perbendaharaan Badan Pengelolaan Keuangan Kota (BPKK).

Selain itu, pembukaan rekening oleh BLUD UPTD Pasar yang telah dilakukan sejak lama juga belum pernah diajukan untuk penetapan SK Wali Kota. “Konfirmasi kepada Bendahara Umum BLUD UPTD Pasar menyatakan bahwa rekening BLUD UPTD Pasar telah lama sekali dibuka dan belum pernah diajukan permohonan penetapan SK Wali Kota,” tulis BPK dalam LHP-nya.

Tim LensaPost.net telah berupaya meminta penjelasan terkait keberadaan tiga rekening tersebut kepada Kabag Prokopim Setdako Banda Aceh, Aulia R Putra, pada Sabtu (15/6/2024). Namun, pesan teks yang dikirim tidak direspons oleh pejabat tersebut.

Berbeda dengan Aulia, Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh Amiruddin justru lebih responsif terhadap wartawan. Ketika diminta tanggapannya soal rekening yang dibuka diam-diam oleh bawahannya itu, Pj Wali Kota meminta agar permasalahan tersebut dikonfirmasi ke Badan Pengelolaan Keuangan Kota (BPKK). “Tlg di konfirmasi kds keuangan, tks,” tulis Amiruddin mengarahkan.

Temuan ini menambah daftar panjang permasalahan pengelolaan keuangan di Pemko Banda Aceh yang perlu segera diselesaikan agar tidak merugikan masyarakat dan pemerintahan kota.

Editor: Akil Rahmatillah

49 Pejabat Lolos Seleksi Administratif untuk JPT Pratama di Aceh Barat

0
Pj Bupati Aceh Barat, Mahdi Efendi. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Meulaboh – Sebanyak 49 pejabat berhasil lolos seleksi administratif untuk mengisi posisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Pemerintahan Kabupaten Aceh Barat. Dari total 53 pendaftar, empat orang tidak memenuhi persyaratan administratif yang ditentukan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Aceh Barat, Nyak Na, SE, MEc Dev, pada Minggu (16/6/2024) mengungkapkan bahwa nama-nama yang lolos adalah hasil seleksi tim panitia seleksi (Pansel) yang terdiri dari para ahli di bidangnya, baik dari level provinsi maupun kabupaten.

“Proses pemeriksaan berkas dilakukan selama dua hari, pada 12-13 Juni 2024,” ujar Nyak Na.

Para peserta yang lolos seleksi administratif diberikan kesempatan untuk memilih dua posisi JPT Pratama. Mereka juga diwajibkan membuat dua makalah terkait dua posisi yang diminati. Tahapan selanjutnya adalah asesmen center yang akan berlangsung pada 23 hingga 26 Juni, diikuti penulisan makalah pada 27-28 Juni. Presentasi dan wawancara bidang akan dilaksanakan pada 2-4 Juli 2024, serta rekam jejak dan presentasi akhir pada 6 Juli. Pengumuman hasil seleksi akan dilakukan pada 7 Juli 2024.

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Mahdi Efendi, menegaskan bahwa hasil seleksi merupakan kewenangan mutlak dari Tim Pansel.

“Mereka adalah sosok-sosok yang benar-benar menguasai bidang seleksi yang ada. Jadi, kita serahkan kepada mereka sepenuhnya, dan tidak ada serta jangan coba-coba intervensi sedikitpun kepada tim, termasuk oleh saya sendiri,” tegas Mahdi.

Mahdi juga menekankan pentingnya proses seleksi yang fair dan profesional untuk menghasilkan pejabat yang kompeten. “Kami ingin bermain fair serta berupaya menghasilkan yang terbaik. Ya, profesional dan kompeten di bidangnya. Pihak atasan di Jakarta juga menyatakan demikian,” tambahnya.

Berikut adalah posisi JPT Pratama yang dilelang di Pemerintahan Kabupaten Aceh Barat:

1. Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat.
2. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
3. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
4. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.
5. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong.
6. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian.
7. Kepala Dinas Pangan.
8. Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah.
9. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga.

Denganaceh barat,  tahapan seleksi yang ketat dan transparan ini, diharapkan Kabupaten Aceh Barat dapat memperoleh pejabat yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi untuk mengemban tugas dan tanggung jawab di masing-masing posisi JPT Pratama yang tersedia.

Editor: Akil Rahmatillah

Salat Idul Adha 1445 H di Masjid Ilham Gampong Sapik: Meriah dan Penuh Makna

0
Suasana khidmat terpancar di Masjid Ilham Gampong Sapik saat ribuan Jemaah melaksanakan Salat id. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Umat Muslim di Gampong Sapik dengan khidmat melaksanakan salat Idul Adha 1445 H di Masjid Ilham pada Kamis (10/6/2024).

Pantauan Nukilan.id, salat dimulai tepat pukul 07.30 WIB dengan dipimpin oleh Imam Tgk Firdaus Syam. Suasana penuh kekhusyukan tampak saat ribuan jamaah memenuhi masjid dan halaman sekitar, melantunkan takbir bersama-sama.

Setelah rangkaian salat Idul Adha, jamaah mendengarkan khutbah yang disampaikan oleh Khatib Tgk Sutardi. Dalam khutbahnya, Tgk Sutardi menyampaikan pesan-pesan mendalam tentang pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah. Beliau menjelaskan tentang nilai-nilai spiritual dan pengorbanan yang terkandung dalam ibadah haji, serta pentingnya meneladani keteladanan Nabi Ibrahim AS dalam berkurban.

“Pelaksanaan ibadah haji adalah momen bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan dan meningkatkan kepedulian sosial. Nilai-nilai pengorbanan dan kebersamaan yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim AS harus terus kita jaga dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Tgk Sutardi dalam khutbahnya.

Usai khutbah, acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari Bapak Keuchik Gampong Sapik, Muzakkir Addin. Dalam sambutannya, Keuchik Muzakkir mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha kepada seluruh jamaah dan masyarakat Gampong Sapik. Beliau juga mengapresiasi semangat gotong royong dan kebersamaan warga dalam mempersiapkan perayaan hari besar ini.

“Idul Adha adalah momen yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan solidaritas di antara kita. Semoga semangat berkurban ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk selalu peduli dan berbagi dengan sesama,” tutur Keuchik Muzakkir.

Perayaan Idul Adha di Masjid Ilham Gampong Sapik ditutup dengan acara salam-salaman, di mana para jamaah saling bersalam-salaman dan saling bermaafan. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan tampak jelas saat senyum dan tawa menghiasi wajah-wajah jamaah yang hadir.

Perayaan ini tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkuat ikatan sosial di antara warga Gampong Sapik. Semangat Idul Adha yang sarat makna ini diharapkan terus terjaga dan memberikan berkah bagi seluruh masyarakat.

Reporter: Akil Rahmatillah

Ribuan Jemaah Shalat Idul Adha 1445 H di Lapangan Blang Padang Banda Aceh

0
Pelaksanaan shalat idul adha 1445 hijriah di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, pada Senin 17 Juni 2024. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya memadati Lapangan Blang Padang untuk melaksanakan shalat Idul Adha 1445 Hijriah, Senin (17/6/2024).

Pantauan Nukilan di lokasi, sejak pukul 07.00 WIB, para jemaah sudah mulai berdatangan memenuhi pelataran Lapangan Blang Padang dengan penuh semangat dan khusyuk.

Ppelaksanaan shalat Idul Adha tahun ini berlangsung khidmad tanpa hambatan cuaca. Hal ini tentu menambah kebahagiaan bagi para jamaah yang telah menantikan momen spesial ini.

“Alhamdulillah, tahun ini shalat Idul Adha bisa dilaksanakan dengan lancar dan khidmat. Cuaca juga bagus tidak panas,” ujar Khalidi, salah seorang jemaah.

Ia menambahkan, memilih Lapangan Blang Padang sebagai tempat shalat karena ingin merasakan suasana ramai dan penuh kebersamaan. 

“Di sini, suasananya lebih ramai dan saya setiap tahun shalat ied kalau gak di Masjid Raya Baiturhhaman ya disini,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan warga lainnya, Abdi mengungkapkan rasa syukur bisa shalat Idul Adha di sini bersama keluarga. Suasananya sangat ramai dan penuh semangat

“Tahun ini saya memilih shalat di Lapangan Blang Padang karena ingin merasakan khusyuknya shalat bersama banyak orang,” pungkasnya. 

Reporter: Rezi