Beranda blog Halaman 1085

Bustami Hamzah Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Mendagri Tito Karnavian

0
Bustami Hamzah Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Mendagri Tito Karnavian. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, turut serta dalam rapat koordinasi (Rakor) rutin yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian. Rakor yang digelar setiap hari Senin secara virtual ini melibatkan seluruh kepala daerah untuk membahas pengendalian inflasi.

Pj Gubernur Aceh bersama jajarannya mengikuti rakor tersebut dari Meuligoe Gubernur Aceh pada Senin, 13 Mei 2024. Turut hadir dalam kesempatan itu, Pj Sekda Aceh Azwardi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Mawardi, pengurus Kadin Aceh, serta sejumlah Kepala SKPA terkait.

Dalam rapat tersebut, Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan bahwa angka inflasi nasional saat ini berada pada angka 3,00 persen, turun dibandingkan inflasi nasional pada April 2023 yang tercatat sebesar 4,33 persen. Meski demikian, Tito menegaskan bahwa pihaknya tidak menargetkan harga bahan pokok, barang, dan jasa di Indonesia mencapai deflasi atau minus. Hal ini mengingat Indonesia merupakan negara konsumen sekaligus produsen.

“Kita targetkan inflasi kita di angka 1,5 sampai 3,5 persen, sehingga konsumen terjangkau dan produsen bisa mendapat untung,” ujar Tito.

Tito juga menyampaikan bahwa Kemendagri memiliki tim yang secara terus-menerus memantau dan memonitor kinerja kepala daerah dalam menindaklanjuti sembilan upaya yang perlu dilakukan pemerintah daerah untuk pengendalian inflasi. Namun, hingga saat ini masih terdapat 96 pemerintah daerah yang belum menindaklanjuti satu pun dari sembilan instruksi tersebut.

Lebih lanjut, Tito menegaskan bahwa bagi daerah yang dipimpin oleh Penjabat (Pj) kepala daerah dan tidak menjalankan upaya-upaya tersebut, maka pihaknya akan segera mengevaluasi jabatan tersebut. Sementara bagi daerah yang dipimpin oleh kepala daerah definitif, kinerja mereka akan diekspos ke media massa.

Adapun sembilan instruksi untuk pemerintah daerah dalam pengendalian inflasi adalah sebagai berikut: pemantauan harga dan stok untuk memastikan kebutuhan tersedia, rapat teknis TPID, menjaga pasokan barang pokok dan barang penting, pencanangan gerakan menanam, melaksanakan operasi pasar murah, melaksanakan sidak ke pasar dan distributor, berkoordinasi dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan, merealisasikan BTT, serta memberikan bantuan transportasi dari APBD.

Editor: Akil Rahmatillah

34 Tim Futsal Se-Aceh Bersaing Raih Gelar Juara Piala Ketua Umum KONI Aceh

0
Ketua Umum KONI Aceh, Abu Razak, menendang bola saat pembukaan turnamen. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Sigli – Sebanyak 34 tim se-Aceh bersaing untuk memperebutkan gelar juara Piala Ketua Umum KONI Aceh, pada Turnamen Futsal U-17 Humaira Pratama Cup 2024 di GOR Alun-Alun Kota Sigli.

Dibuka secara resmi oleh Ketua Umum KONI Aceh H. Kamaruddin Abu Bakar, pada tanggal 21 Juni 2024, turnamen tersebut diikuti oleh klub futsal dan perwakilan sekolah se-Aceh.

Ketua Panitia Pelaksana Anja Saputra menyebutkan, hingga hari ini, Senin 24 Juni 2024, turnamen telah memasuki babak perebutan gelar juara ketiga, dan kemudian dilanjutkan untuk perebutan gelar juara pertama dan kedua.

“Dari jadwal, hari ini (24 Juni) adalah hari terakhir pelaksanaan turnamen,” kata Putra-sapaan Anja Saputra.

Ia menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas dukungan semua pihak, khususnya KONI Aceh, sehingga kegiatan tersebut dapat diselenggarakan.

“Sudah lama sekali tidak ada event Futsal di GOR Alun – alun Sigli. Semoga dengan diadakan lagi turnamen futsal ini dapat menarik minat para pecinta olahraga futsal untuk,” sebut Putra.

Sebelumnya, Abu Razak—sapaan akrab H. Kamaruddin Abu Bakar—dalam sambutan saat pembukaan turnamen mengatakan, pelaksanaan turnamen kejuaraan tersebut diminta bukan semata-mata untuk perebutan gelar juara, tapi dapat menjadi momentum untuk lebih meningkatkan motivasi mengasah kemampuan sebagai atlet futsal, sehingga dapat bersaing di level yang lebih tinggi.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah turut berpartisipasi dalam menyukseskan turnamen ini,” kata Abu Razak.

KONI Aceh, kata Abu Razak, juga turut serta menurunkan tim pada turnamen tersebut untuk memantau bibit-bibit atlet potensial, yang dapat direkrut dan dibina, untuk dipersiapkan dalam menghadapi berbagai kejuaraan, baik level nasional dan level internasional.[]

Peserta Turnamen Futsal Piala Ketua Umum KONI Aceh

1. AFL Academy (Lhokseumawe)
2. Jeumala fc (Pidie Jaya)
3. ⁠Persata (Pidie)
4. Tona United Futsal Academy (Pidie)
5. ⁠BRI Genk X Atakamo (Takengon)
6. ⁠Sagoe (B. Aceh)
7. ⁠Aragon Academy (Aceh Selatan)
8. ⁠Porta Fc (Pidie)
9. ⁠Satu Asa Karya (Pidie)
10. ⁠Magma Fc (B. Aceh)
11. ⁠Beruang Hitam (Pidie)
12. ⁠Lhoksukon. Fc (Aceh Utara)
13. ⁠Sp. 4 United (Pidie)
14. ⁠Humaira Pratama. Fc (Pidie)
15. ⁠Halimun (Pidie)
16. ⁠AKA. Fc (Pidie)
17. ⁠Ucigas (B. Aceh)
18. ⁠Jovenes Academy (Pidie)
19. ⁠88 (Takengon)
20. ⁠Guardian Fc (B. Aceh)
21. MAN 1 Sigli (Pidie)
22. ⁠Tiger Futsal (B. Aceh)
23. ⁠Opanindo (B. Aceh)
24. ⁠Aplomb. Fc (Lhokseumawe)
25. ⁠MAN 5 Pidie (Pidie)
26. ⁠Basmo Crew (Aceh Selatan)
27. ⁠Perselam (Pidie)
28. ⁠Sniper Fc (Pidie)
29. ⁠SMA 1 Sigli (Pidie)
30. ⁠Jalur Gaza (Pidie)
31. ⁠Keupula Fc (Pidie)
32. ⁠Muhbir (Bireun)
33. ⁠Red Wings (Banda Aceh)
34. ⁠Delima. Fc (Banda Aceh)

Perputaran Ekonomi Melambat, Pedagang di Pasar Aceh Sepi Pembeli Pasca Idul Adha

0
Pedagang di Pasar Aceh Sepi Pembeli. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Perputaran ekonomi pedagang kaki lima di Pasar Aceh mengalami penurunan signifikan dalam setahun terakhir. Sejumlah pedagang baju, tas, sepatu, dan perlengkapan kebutuhan rumah tangga lainnya mengeluhkan sepinya pembeli. Harapan mereka untuk meraih keuntungan justru berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada, di mana persentase penjualan masih jauh di bawah target yang diharapkan.

Para pedagang menyebut maraknya belanja online sebagai penyebab utama sepinya pembeli di pasar tradisional. Masyarakat kini lebih memilih berbelanja dari rumah karena lebih praktis dan harga yang ditawarkan oleh toko-toko online cenderung lebih murah dibandingkan dengan harga pasar.

Ema, seorang pedagang baju di Pasar Aceh, mengaku pendapatannya merosot tajam sejak dua tahun terakhir.

“Saya berharap barang-barang bisa cepat laku terjual sehingga bisa menyediakan koleksi terbaru. Namun, jika kondisi seperti ini terus berlanjut, saya terancam gulung tikar karena tidak ada pembeli,” ungkap Ema kepada Nukilan.id, Senin (24/6/2024).

Situasi ini memaksa para pedagang kaki lima untuk memutar otak dan mengubah strategi penjualan agar modal tetap berputar. Pasalnya, mereka harus terus membayar sewa lapak setiap harinya. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari menawarkan diskon hingga memanfaatkan media sosial untuk menarik pembeli, namun tantangan dari maraknya belanja online tampaknya belum dapat diatasi sepenuhnya.

Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi para pedagang kaki lima di Pasar Aceh. Mereka berharap ada solusi dari pihak terkait agar roda ekonomi pasar tradisional bisa kembali berputar dengan normal.

“Kami berharap ada dukungan dan perhatian lebih dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini,” tutup Ema.

Dalam situasi yang penuh tantangan ini, para pedagang kaki lima di Pasar Aceh terus berusaha bertahan sambil berharap perubahan strategi yang mereka terapkan dapat mengembalikan minat pembeli untuk berbelanja di pasar tradisional.

Repoter: Akil Rahmatillah

Pensiunan Sipil Aceh Nyatakan Dukungan untuk Prof Dr Darni M Daud sebagai Calon Gubernur

0
Pensiunan Sipil Aceh Nyatakan Dukungan untuk Prof Dr Darni M Daud sebagai Calon Gubernur. (Foto: Newsataloen)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ketua Dewan Persatuan Wilayah Wredatama (Pensiun Sipil) Republik Indonesia Provinsi Aceh, Idrus Hayat, menyatakan bahwa para pensiunan di Aceh siap memberikan dukungan kepada Prof Dr H Darni M Daud MA sebagai bakal calon Gubernur Aceh untuk periode 2025-2029.

Pernyataan ini disampaikan oleh Darni M Daud kepada tim media pada Minggu (23/06/2024) sore di Banda Aceh, setelah diundang oleh Ketua DPW PWRI Provinsi Aceh, Idrus Hayat, untuk menerima sokongan tersebut.

“Dukungan para pensiunan sipil ini menjadi dorongan dan semangat bagi saya sebagai bakal calon Gubernur Aceh. Dukungan ini datang dari berbagai Partai Politik Nasional dan Lokal,” ujar Darni M Daud yang didampingi ribuan relawannya di salah satu kafe di Ule Kareng, Banda Aceh.

Dalam waktu dekat, para pensiunan di bawah naungan DPW PWRI Provinsi Aceh akan mendeklarasikan dukungan mereka kepada Prof Dr H Darni M Daud MA, mantan Rektor Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh.

“Kami diundang oleh mereka untuk memberikan dukungan,” tambah Darni M Daud dengan penuh semangat.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Mantan Ketua Dolog Provinsi Aceh, Muchtar Saad, Zainal Abidin Panglima Polem, Mantan Kepala Dinas Pertanian Aceh, serta ratusan mantan pejabat dan ribuan relawan dari berbagai elemen masyarakat.

Dukungan yang diberikan oleh para pensiunan ini diharapkan dapat semakin menguatkan langkah Prof Dr H Darni M Daud MA dalam kontestasi politik menuju kursi Gubernur Aceh periode mendatang.

Editor: Akil Rahmatillah

Dinas Pendidikan Aceh dan UIN Ar-Raniry Perkuat Kerjasama, Tingkatkan Mutu Pendidikan Islami

0
Dinas Pendidikan Aceh dan UIN Ar-Raniry Perkuat Kerjasama Tingkatkan Mutu Pendidikan Islami. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Aceh, khususnya dalam aspek pendidikan Islami, Dinas Pendidikan Aceh dan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menjalin kerjasama strategis. Fokus utama kerjasama ini adalah implementasi Kurikulum Islami Aceh yang diamanahkan oleh Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

Kurikulum Islami Aceh dirancang untuk menanamkan nilai-nilai Islam pada peserta didik sejak dini, sesuai dengan kekhasan Aceh sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam. Diharapkan, implementasi kurikulum ini mampu melahirkan generasi muda Aceh yang berkarakter Islami dan berakhlak mulia.

Kurikulum ini mencakup berbagai mata pelajaran, seperti Al-Qur’an, Hadist, Fiqh, Aqidah, dan Sejarah Islam. Selain itu, pengembangan karakter Islami seperti akhlakul karimah, kejujuran, dan tanggung jawab menjadi salah satu fokus utama.

Untuk memperkuat implementasi Kurikulum Islami Aceh, Dinas Pendidikan Aceh menjalin kerjasama dengan UIN Ar-Raniry. Dalam kunjungan kerja Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ST., D.E.A., ke UIN Ar-Raniry pada Jumat, 21 Juni 2024, kedua pihak sepakat meningkatkan kualitas guru dan tenaga kependidikan yang mengajar mata pelajaran agama Islam.

Dinas Pendidikan Aceh juga merencanakan pemanfaatan program Kampus Mengajar yang diinisiasi bersama UIN Ar-Raniry untuk merevitalisasi laboratorium di SMA dan SMK di Aceh. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan dan mendukung proses belajar mengajar mata pelajaran agama Islam dengan lebih baik.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., menyambut baik kerjasama ini dan menyatakan kesiapan institusinya untuk memberikan dukungan penuh.

“Kami siap berkolaborasi dan memberikan dukungan penuh untuk mewujudkan pendidikan yang lebih baik di Aceh, terutama melalui implementasi kurikulum Islami yang sudah dicanangkan,” ujar Mujiburrahman.

Kerjasama antara Dinas Pendidikan Aceh dan UIN Ar-Raniry ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mewujudkan visi dan misi bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan di Aceh, khususnya dalam aspek pendidikan Islami. Dengan implementasi kurikulum yang efektif dan didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten, generasi muda Aceh diharapkan dapat tumbuh menjadi insan yang berkarakter Islami dan siap membangun Aceh yang lebih gemilang.

Editor: Akil Rahmatillah

KIP Aceh Supervisi dan Monitoring Pelantikan dan Bimtek Pantarlih

0
KIP Aceh Supervisi dan Monitoring Pelantikan dan Bimtek Pantarlih. (For Nukilan)

NUKILAN.id | Lhokseumawe – Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan (Kadivkumwas) KIP Aceh, Ahmad Mirza Safwandy melakukan Supervisi dan Monitoring Pelantikan serta Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi E Coklit kepada Pantarlih di Kota Lhokseumawe, Senin (24/06/2024).

Komisioner KIP Aceh ini mengatakan, untuk memastikan jadwal dan tahapan pelantikan dan bimtek berjalan, Mirza mengunjungi Pelantikan dan Bimtek Pantarlih Gampong Meunasah Mesjid dan Pantarlih Gampong Panggoi, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

“Bekerjanya kawan-kawan Pantarlih amat penting dalam menyukseskan Pilkada tahun 2024, sehingga penting bagi KIP Aceh memastikan jadwal dan tahapan pelantikan maupun Bimtek berjalan sebagaimana mestinya.” kata Mirza.

Pemutakhiran data pemilih kata Mirza menjelaskan, dilakukan dengan pencocokan dan penelitian atau coklit.

“Coklit dilaksanakan oleh Pantarlih, jadi untuk 1 (satu) orang Pantarlih untuk setiap TPS dengan jumlah Pemilih sampai dengan 400 (empat ratus) orang.” ujar Mirza usai memantau jalannya Bimtek Pantarlih di Gampong Mesjid dan di Gampong Panggoi.

Lantas, Mirza mengatakan, jika jumlah Pemilih lebih dari 400 (empat ratus) orang, maka dilakukan paling banyak oleh 2 (dua) orang Pantarlih untuk setiap TPS.

Masa kerja Pantarlih kata Mirza, mulai tanggal 24 Juni 2024 sampai dengan 24 Juli 2024, petugas Pantarlih akan melakukan pendaftaran dan pemutakhiran data pemilih.

“Mulai hari ini, 24 Juni 2024 sampai dengan 24 Juli 2024 Pantarlih melakukan pendaftaran dan pemutakhiran data pemilih.” katanya.

Mirza mengungkapkan, petugas Pantarlih yang turun ke lapangan sudah dilengkapi dengan atribut seperti id card, rompi, topi dan buku kerja.

Kepada media Mirza menjelaskan, berdasarkan Pasal 47 PKPU Nomor 8 tahun 2024 tentang Pembentukan dan Tata Kerja Badan Adhoc Penyelenggara Pemilihan Umum dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota disebutkan, Pantarlih dibentuk untuk membantu PPS dalam melaksanakan pemutakhiran data Pemilih untuk Pemilu dan Pemilihan, dan Pantarlih berkedudukan di lingkungan TPS.

Selanjutnya, Mirza mengungkapkan, berdasarkan ketentuan Pasal 4 PKPU Nomor 7 tahun 2024 tentang Penyusunan Daftar Pemilih dalam Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota, Pemilih harus memenuhi syarat, memiliki KTP-el, KK, biodata penduduk, atau IKD, tidak sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dan tidak sedang menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kegiatan supervisi dan monitoring Anggota KIP Aceh ini didampingi oleh Kasubbag Keuangan, Logistik dan Umum KIP Lhokseumawe, Tuanku Safrizal, Zulfikar dan Harry Julianda, Ketua dan Anggota PPK Kecamatan Muara Dua, Sulaiman, Wahyu Hidayat, dan Munawir, Ketua dan Anggota PPS Meunasah Mesjid Ridwan Yusuf, Zulkifli dan Zulfahmi.

Editor: Akil Rahmatillah

Harumkan Nama Aceh, Siswi SMA Negeri Modal Bangsa Terpilih Jadi Paskibraka Nasional,

0
Dzawata Maghfura Zukhri, siswi kelas X SMAN Modal Bangsa terpilih menjadi Paskibraka tingkat nasional 2024. (Foto: Dok. SMAN Mosa)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Siswi SMA Negeri Modal Bangsa (SMA Mosa), Dzawata Maghfura Zukhri, berhasil mengharumkan nama Provinsi Aceh dengan terpilihnya sebagai Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional 2024. Dzawata, yang kini duduk di kelas X, akan bertugas di Istana Negara, Jakarta, pada upacara HUT RI ke-79 mendatang.

Pembina Paskibra Mosa, Raisul Akbar SPd MPd, menyampaikan kabar gembira ini dan membenarkan bahwa Dzawata merupakan salah satu siswa terbaik yang berhasil mewakili Aceh di ajang nasional.

“Dzawata adalah salah satu dari paskibra pilihan sekolah. Dia berhasil lolos seleksi tingkat Kabupaten, Provinsi, dan akhirnya nasional,” ujar Raisul, yang juga merupakan Guru Berdedikasi Nasional 2018.

Dzawata sendiri mengungkapkan rasa syukurnya dan menceritakan perjuangannya melewati berbagai tahap seleksi.

“Alhamdulillah, saya terus diberikan kesehatan selama mengikuti rangkaian tes dari tingkat Kabupaten, Provinsi, hingga Nasional,” tuturnya.

Putri pasangan Zukhri SE dan Sadrina SPd ini mengawali perjalanan seleksinya dari sekolah, dilanjutkan dengan seleksi di tingkat Kabupaten.

“Di Kabupaten, kami mengikuti tes wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum, dan tes kesehatan. Alhamdulillah saya lolos dan mengikuti tes berikutnya yaitu parade, PBB, Smapta, dan wawancara,” jelas Dzawata.

Pada seleksi di tingkat Provinsi Aceh yang berlangsung pada Mei 2024, Dzawata berhasil lolos dan menjadi salah satu dari empat nama yang dikirim untuk seleksi Paskibraka nasional di Jakarta pada 9 hingga 13 Juni 2024. Hasil ini diumumkan oleh BPIP pada 21 Juni 2024, yang menyatakan Dzawata bersama Muhammad Yusran Ar-Razzaq terpilih sebagai calon Paskibraka tingkat Pusat.

“Terima kasih kepada kedua orang tua, keluarga, pembina, pelatih, guru-guru, dan teman-teman. Mohon doa agar kami senantiasa sehat dan dapat melaksanakan tugas dengan maksimal pada Agustus nanti,” tambah Dzawata yang bercita-cita menjadi taruna Akpol.

Kepala SMAN Mosa, Misra SPd MPd, mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi yang diraih Dzawata.

“Prestasi ini luar biasa bagi kami mengingat Mosa terakhir meluluskan wakilnya ke Paskibraka nasional pada tahun 1997 (Andy Arfan) dan 1998 (Dewa Andrian), saat itu di bawah pembinaan ibu Zalicha MM,” kata Misra.

Misra juga mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk mendoakan Dzawata dan rekan-rekannya agar dapat memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa.

“Dzawata dan kawan-kawan pada 17 Agustus nanti akan mengibarkan bendera di Istana Negara. Selamat dan sukses kepada Dzawata Maghfura Zukhri, mari kita doakan agar dapat memberikan kontribusi terbaik bagi Aceh,” ujar Misra didampingi Waka Kesiswaan SMA Negeri Modal Bangsa Aceh, Mawardi SAg MSi.

Dengan terpilihnya Dzawata, harapan besar muncul agar generasi muda Aceh terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

Editor: Akil Rahmatillah

Laskar Rempah Disambut Happening Art “Pasar Abad 17” di Sabang

0
Happening Art "Pasar Abad 17" di Dermaga CT-1 BKPS, Sabang, Minggu (23/6/2024). (Foto: Nukilan/Sammy)

Nukilan.id – Kedatangan Laskar Rempah Kayu Manis Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Dewaruci di Kota Sabang disambut dengan berbagai hiburan dan pertunjukan seni. Salah satunya Seni Kejadian (Happening Art) “Pasar Abad 17” di Dermaga CT-1 BKPS, Sabang, Minggu (23/6/2024).

Happening Art ini menampilkan atmosfer dan suasana pasar Aceh di abad 17 serta hiruk pikuk perdagangan rempah seperti merica, lada, pala, kapulaga, kemenyan, kapur barus, bahkan budak. Selain itu, pertunjukan ini juga menampilkan rapai geleng dan tari seudati serta atraksi gulat Aceh yang dikenal dengan geudeu-geudeu.

Salah seorang anggota Laskar Rempah KRI Dewaruci dari Jambi, Iis Wulandari mengatakan seni kejadian yang ditampilkan sangat menarik sehingga mampu menggambarkan kondisi pasar Aceh pada abad 17 di mana selain perdagangan rempah-rempah, ternyata masih ada perdagangan budak.

“Menarik dan keren sekali. Selain itu, para pemainnya juga luar biasa. Pemuda-pemudi Aceh ini sangat mencintai budaya dan menguasai sejarah, khususnya sejarah Aceh,” ujar Iis Wulandari, Minggu (23/6/2024).

Iis menambahkan, performa dan totalitas dari para pemain juga sangat bagus, sehingga membuat peserta Laskar Rempah seperti dirinya bisa ikut terlibat dan merasakan aura pasar Aceh pada masa abad tersebut. []

Reporter: Sammy

Pengurus Forsigamba 2024-2026 Resmi Dilantik, Siap Jadi Agen Perubahan

0
Pengurus Forsigamba 2024-2026 Resmi Dilantik. (Foto: Forsigamba)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Pengurus Forum Komunikasi Generasi Muda Bakongan (Forsigamba) periode 2024-2026 resmi dilantik oleh Camat Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, Fadhil Ermijal, S.Sos, di Gedung Pertemuan UPTD setempat, Minggu (23/6/2024).

Dengan mengusung tema “Regenerasi Estafet Kepemimpinan Sebagai Kontinuitas Gerakan Perubahan,” prosesi pelantikan ini ditandai dengan pengangkatan sumpah, pembacaan fakta integritas, serta penyematan lencana kepada Ketua Umum, Waisul Qarani, dan Sekretaris Umum, Rajku Febrianza, oleh Camat Bakongan.

Dalam sambutannya, Waisul Qarani menegaskan bahwa Forsigamba merupakan wadah bagi seluruh mahasiswa, pelajar, dan santri asal Bakongan yang berada di Banda Aceh. Ia menekankan bahwa organisasi ini bukan hanya sekadar tempat bernaung, tetapi harus menunjukkan eksistensi dan kerja nyata dalam melahirkan sumber daya manusia yang handal.

“Kami berharap dukungan, masukan, dan nasihat dari semua komponen masyarakat agar Forsigamba menjadi forum yang berkualitas dan mampu berkontribusi dalam pembangunan Bakongan sebagai cikal bakal ibu kota Kabupaten Aceh Selatan Jaya,” ujar Waisul Qarani.

Waisul juga mengajak seluruh anggota Forsigamba untuk mengesampingkan perbedaan dan membuktikan bahwa mahasiswa bisa bersatu padu sebagai agen perubahan. Ia menyinggung tentang rencana pembangunan asrama mahasiswa di Banda Aceh yang hingga kini belum terwujud dan berharap Forsigamba dapat merealisasikan keinginan masyarakat tersebut.

Sementara itu, mantan Ketua Umum Forsigamba periode 2022-2024, Muhammad Dustur, mengungkapkan harapannya agar pengurus baru dapat melaksanakan gerakan perubahan yang lebih sinergis dalam menyahuti aspirasi masyarakat. “Kita perlu sebuah perubahan dalam menata kemajuan ke arah yang lebih baik. Forsigamba harus menjadi agen perubahan,” tegasnya.

Camat Bakongan, Fadhil Ermijal, dalam sambutannya meminta para mahasiswa yang tergabung dalam Forsigamba untuk tidak hanya berkutat pada teori dan acara seremonial belaka tanpa pergerakan nyata. Ia berharap Forsigamba dapat menunjukkan komitmen nyata dalam langkah perubahan di semua sektor.

“Setelah dilantik, tunjukkan gaung dan aksinya kepada masyarakat luas sebagai bentuk upaya nyata sekalipun kecil tetapi bermanfaat. Semoga pengurus yang dilantik hari ini tidak terkesan stagnan,” pungkas Fadhil Ermijal.

Pelantikan Forsigamba dihadiri oleh unsur Muspika, tokoh masyarakat, serta para undangan yang turut memberikan dukungan dan harapan agar organisasi ini dapat membawa perubahan positif bagi Bakongan dan Aceh Selatan secara keseluruhan.

Editor: Akil Rahmatillah

Pj Wali Kota Sabang Sambut Laskar Rempah KRI Dewaruci

0
Penjabat (Pj) Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi menyambut kedatangan Laskar Rempah Kayu Manis Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Dewaruci di Dermaga CT-1 BPKS, Sabang, Minggu (23/6/2024). (Foto: Nukilan/Sammy)

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi menyambut kedatangan Laskar Rempah Kayu Manis Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Dewaruci di Dermaga CT-1 BPKS, Sabang, Minggu (23/6/2024).

Dalam sambutannya, Pj Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi mengatakan dirinya atas nama pemerintah dan masyarakat Sabang mengaku bangga dengan kedatangan anggota Laskar Rempah dari seluruh Indonesia dan menjadi kesempatan untuk mempromosikan Kota Sabang secara lebih luas.

“Momentum ini juga mengingatkan kita semua bahwa Sabang ini memiliki peran penting dalam perdagangan rempah pada masanya dulu, salah satunya Sabang berperan dalam perdagangan cengkeh dan rempah-rempah lainnya yang menjadi komoditi di Sabang,” ujar Reza Fahlevi, Minggu (23/6/2024).

Selain itu, sambung Reza, Kota Sabang juga memiliki sejarah yang erat dengan jalur rempah. Sabang menjadi salah satu pelabuhan penting di jalur rempah yang menghubungkan Indonesia dengan Eropa dan Asia.

“Sabang juga pernah menjadi pusat karantina haji, tempat persinggahan kapal dari berbagai negara untuk mengisi bahan bakar, persediaan air dan makanan, serta berdagang,” kata Reza.

Sebelumnya, 50 orang peserta rombongan Batch II Muhibah Budaya Jalur Rempah (MBJR) 2024 yang terdiri dari Laskar Rempah Kayu Manis, wartawan, peneliti, penulis, dan tamu undangan yang berlayar dengan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Dewaruci dari Dumai, Riau menuju ke Sabang. []

Reporter: Sammy