NUKILAN.ID | Jakarta — Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) akan memperingati hari jadinya yang ke-59 pada 8 Agustus 2026. Peringatan yang dikenal sebagai ASEAN Day itu menandai berdirinya organisasi kawasan Asia Tenggara tersebut pada 1967.
Memasuki usia ke-59, ASEAN mengusung identitas visual baru melalui tema dan logo yang menggambarkan semangat negara-negara anggotanya dalam menghadapi masa depan secara bersama-sama.
“Navigating Our Future, Together”
Hasil penelusuran Nukilan.id pada laman resmi ASEAN, tema yang digunakan dalam peringatan tahun ini adalah “Navigating Our Future, Together”.
Tema tersebut menggambarkan tekad negara-negara ASEAN untuk menghadapi berbagai tantangan global dengan mengedepankan kerja sama. Selain itu, tema tersebut membawa visi untuk membangun kawasan yang semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan.
Semangat kebersamaan menjadi bagian penting dari tema tersebut. ASEAN menempatkan kerja sama, dukungan antarnegara, dan kesamaan visi sebagai modal untuk menghadapi perkembangan kawasan di masa mendatang.
Filosofi Logo HUT ke-59 ASEAN
Logo HUT ke-59 ASEAN dirancang dengan menggabungkan dua konsep utama, yakni gradient steps dan pin drop. Konsep tersebut tercantum dalam ASEAN 59th Branding Guideline sebagai representasi perjalanan bersama ASEAN menuju masa depan.
Elemen gradient steps ditampilkan dalam bentuk bertingkat. Bentuk ini menggambarkan proses ASEAN dalam menavigasi masa depan secara bertahap.
Selain menunjukkan kemajuan, bentuk tersebut merepresentasikan kemampuan beradaptasi, ketangguhan, serta optimisme ASEAN dalam menghadapi tantangan dan peluang yang akan datang.
Adapun elemen pin drop mengambil inspirasi dari simbol penanda lokasi yang lazim digunakan dalam peta digital. Simbol tersebut menggambarkan arah perjalanan negara-negara anggota ASEAN menuju satu tujuan bersama.
Lebih jauh, pin drop merepresentasikan persatuan, konektivitas, kolaborasi, serta komitmen untuk memperkuat komunitas ASEAN.
Kedua elemen itu kemudian dipadukan untuk menggambarkan bahwa kemajuan kawasan tidak dicapai dalam satu langkah, melainkan melalui proses berkelanjutan yang melibatkan seluruh negara anggota.
Warna Logo ASEAN 2026
Dari sisi warna, identitas HUT ke-59 ASEAN tetap menggunakan warna yang menjadi bagian dari identitas organisasi, yakni biru, merah, kuning, dan putih.
Warna-warna tersebut dipadukan dengan efek gradasi. Penggunaan gradasi memberikan kesan perjalanan yang dinamis sekaligus menggambarkan perkembangan ASEAN menuju masa depan.
ASEAN juga menetapkan penggunaan warna gradasi dan warna aksen dalam sistem identitas visual resminya. Aturan tersebut dibuat untuk menjaga konsistensi penggunaan identitas HUT ke-59 ASEAN dalam berbagai materi publikasi.
Panduan lengkap identitas visual HUT ke-59 ASEAN tersedia melalui ASEAN 59th Branding Guideline.
Sejarah Hari ASEAN
Hari ASEAN diperingati setiap 8 Agustus. Tanggal tersebut merujuk pada berdirinya ASEAN melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok pada 8 Agustus 1967.
Lima negara menjadi pendiri organisasi kawasan tersebut, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.
Dalam perkembangannya, keanggotaan ASEAN bertambah menjadi 10 negara. Negara-negara tersebut meliputi Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja.
Peringatan ASEAN Day setiap tahun menjadi momentum untuk mengenang terbentuknya organisasi tersebut sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di antara negara-negara Asia Tenggara.
Selain itu, peringatan tersebut menjadi pengingat terhadap komitmen ASEAN dalam menjaga perdamaian, stabilitas, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan. (XRQ)


