NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Aceh pada 20–22 September 2026. Beberapa daerah diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.
Dalam peringatan dini yang diterbitkan 20 September 2026, BMKG menjelaskan kondisi atmosfer saat ini mendukung terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah Aceh. Kondisi tersebut dipengaruhi aktifnya gelombang ekuatorial Rossby, daerah belokan angin dan konvergensi.
Selain itu, suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia barat Sumatera dan Perairan Timur Aceh berpotensi meningkatkan penguapan sehingga menambah kandungan uap air di atmosfer.
Prakirawan yang bertugas, Fitriani Nur, mengimbau masyarakat mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, terutama pada sore hingga malam hari.
“Waspada hujan yang terjadi dengan intensitas sedang-lebat dan tiba-tiba pada sore-malam hari, hal ini disebabkan pemanasan intens yang terjadi pada siang hari,” ujar Fitriani kepada Nukilan, Minggu (20/9/2026).
Untuk 20 September, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang meliputi Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, dan Gayo Lues.
Pada 21 September, potensi tersebut diprakirakan terjadi di Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Utara, dan Bireuen. Sementara pada 22 September, wilayah yang masuk dalam peringatan adalah Aceh Tenggara dan Gayo Lues.
BMKG tidak mencantumkan wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang pada ketiga periode tersebut.
Fitriani juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama saat cuaca berubah menjadi buruk.
“Selalu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan terutama saat berkendara dalam keadaan cuaca buruk yang dapat disertai angin kencang,” ujarnya.
BMKG turut mengimbau masyarakat menghindari daerah yang menjadi sumber air seperti danau, sungai, dan waduk apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi maupun hujan yang berlangsung dalam durasi lama. []
Reporter: Sammy





