Friday, 30 October 2026 Banda Aceh 25°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Daerah

Antisipasi Banjir Rob, Pemkab Aceh Utara Pasang 1.000 Geobag di Lhok Puuk

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Rabu (30/07/2025) melaksanakan giat kerja bakti bersih-bersih lumpur pasir laut menutupi badan jalan dan pemasangan Geobag diwilayah terdampak banjir rob di Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon. (Foto: Pemkab Aceh Utara)
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Rabu (30/07/2025) melaksanakan giat kerja bakti bersih-bersih lumpur pasir laut menutupi badan jalan dan pemasangan Geobag diwilayah terdampak banjir rob di Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon. (Foto: Pemkab Aceh Utara)

NUKILAN.ID | LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan aksi tanggap banjir rob dengan menggelar kerja bakti pembersihan lumpur pasir laut dan pemasangan geobag di Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Rabu (30/7/2025).

Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan pasir laut setebal 30 sentimeter yang menutupi badan jalan serta pemasangan 1.000 unit geobag di sepanjang garis pantai yang mengalami abrasi.

“Dengan membersihkan pasir tersebut, warga dapat kembali menggunakan jalan dengan aman dan nyaman. Pembersihan ini juga membantu mencegah gangguan lalu lintas dan memastikan keselamatan warga,” ujar Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Aceh Utara, M. Rizal, ST.

Ia menambahkan, banjir rob yang kerap terjadi saat pasang purnama di kawasan pesisir seperti Lhok Puuk telah menyebabkan kerusakan signifikan, termasuk rusaknya 38 unit rumah akibat luapan air laut dan gelombang pasang.

Sebagai upaya mitigasi, pemerintah daerah memasang geobag yang dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan struktur beton.

“Geobag dapat membantu melindungi pantai dari erosi dan abrasi, serta menjaga kestabilan lahan. Selain itu, geobag juga dapat menjadi solusi yang ramah lingkungan dibandingkan dengan struktur beton yang lebih keras,” tambah Rizal.

Langkah ini menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam menanggapi bencana pesisir sekaligus menjaga infrastruktur dan keselamatan warga di wilayah terdampak.

Editor: AKil