Tuesday, 3 November 2026 Banda Aceh 30°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
ekonomi

Gen Z Didorong Bijak Bermedia Sosial Sekaligus Mampu Menghasilkan Cuan

Ilustrasi bisnis online Gen Z. (Foto: For Nukilan)
Ilustrasi bisnis online Gen Z. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Generasi Z (Gen Z) diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan media sosial secara bijak dan produktif, termasuk menjadikannya sebagai peluang untuk membangun usaha serta menghasilkan pendapatan.

Di era digital, media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Selain sebagai sarana komunikasi, platform digital juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk berekspresi, membangun komunitas, serta memperoleh beragam informasi dari berbagai belahan dunia.

Dai Muda Aceh, Tgk Imam Bukhari, mengatakan perkembangan teknologi digital dapat dimanfaatkan generasi muda Aceh untuk memulai usaha atau bisnis dengan modal sederhana, bahkan hanya menggunakan telepon genggam tanpa harus memiliki toko maupun kantor mewah.

Menurutnya, bisnis dapat dijalankan dari rumah dengan jangkauan pelanggan yang lebih luas, termasuk dari berbagai daerah.

“Dalam membangun bisnis, jangan hanya berpatokan pada tren yang belum tentu sesuai dengan kemampuan dan minat diri sendiri. Terkadang, anak muda mudah terpengaruh oleh sesuatu yang sedang populer. Ketika melihat bisnis seseorang viral, mereka langsung ikut-ikutan tanpa terlebih dahulu mempertimbangkan apakah bisnis tersebut cocok untuk dijalankan,” kata Bukhari dalam acara Talkshow Anniversary Sate Apaleh Geurogok Cabang Banda Aceh yang keempat pada Sabtu (31/10/2026).

Selain mendorong pemanfaatan media sosial untuk kegiatan produktif, ia juga mengajak kalangan Gen Z agar lebih bijak dalam menggunakan platform digital. Media sosial, menurutnya, sebaiknya dijadikan sarana untuk membangun prestasi, bukan sekadar mencari sensasi dan popularitas. Ia juga mengingatkan agar media sosial tidak digunakan sebagai tempat menyebarkan fitnah.

Bukhari menjelaskan, dalam menjalankan bisnis, generasi muda perlu berpegang pada prinsip agama dan tidak hanya mengikuti tren yang sedang berkembang. Ia mencontohkan ajaran Rasulullah SAW dalam berdagang yang tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga mengutamakan sifat amanah dan dapat dipercaya.

Ia menambahkan, memperoleh keuntungan besar memang menjadi salah satu tujuan dalam berbisnis. Namun, keberkahan dinilai jauh lebih penting karena keuntungan materi belum tentu memberikan ketenangan hati.

“Dengan kecanggihan media sosial saat ini, mari kita jadikan platform tersebut sebagai salah satu jembatan untuk menuju surga. Jangan sampai media sosial justru mengantarkan kita ke neraka. Kita bisa melihat banyak orang meraih kesuksesan melalui media sosial, salah satunya para pemilik usaha skincare. Karena itu, media sosial seharusnya dapat dimanfaatkan untuk hal-hal positif dan produktif,” pungkasnya.

Reporter: Tibrani
Editor: Akil

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News