Sunday, 1 November 2026 Banda Aceh 29°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Daerah

Banjir Rendam 19 Desa di Pidie Jaya, Ketinggian Air Capai Satu Meter

Banjir rendam sejumlah desa di Pidie Jaya, pada 31 Oktober 2026 malam. Foto: Dok. BPBA)
Banjir rendam sejumlah desa di Pidie Jaya, pada 31 Oktober 2026 malam. Foto: Dok. BPBA)

NUKILAN.ID | PIDIE JAYA  — Banjir merendam 19 Desa yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu (31/10/2026) malam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Bahron Bakti, mengatakan hujan deras menyebabkan debit air sejumlah sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga.

“Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan sejumlah sungai di Kabupaten Pidie Jaya meluap hingga merendam permukiman warga. BPBD telah mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan pendataan dan bersiaga membantu evakuasi masyarakat apabila diperlukan,” kata Bahron dikutip Nukilan berdasarkan laporan terkini BPBA, Minggu (1/11/2026).

Banjir dilaporkan terjadi di Kecamatan Meurah Dua, Meureudu, Bandar Dua, Bandar Baru, dan Panteraja. Di Kecamatan Meurah Dua, banjir merendam Gampong Geunteng, Blang Cut, Dayah Usen, Meunasah Mancang, Pante Beurene, dan Dayah Kruet.

Sementara di Kecamatan Meureudu, wilayah terdampak meliputi Gampong Berawang atau Simpang 3, Meunasah Lhok, Manyang Cut, Mesjid Tuha, dan Grong-Grong Beuracan. Adapun di Kecamatan Bandar Dua, banjir terjadi di Gampong Jeulanga.

Di Kecamatan Bandar Baru, banjir merendam Gampong Balang Sukon, Sagoe Langien, dan Blang Glong. Sedangkan di Kecamatan Panteraja, banjir terjadi di Gampong Lhok Puuk dan Muka Blang.

Ketinggian air yang menggenangi permukiman warga berkisar 20 hingga 100 sentimeter. Selain itu, sejumlah infrastruktur dilaporkan mengalami kerusakan, di antaranya jalan, tanggul sungai, dan sekolah.

“Berdasarkan laporan sementara, ketinggian air mencapai 20 hingga 100 sentimeter. Saat ini, air di beberapa titik mulai surut, meskipun masih terdapat lokasi yang tergenang lumpur. Untuk jumlah warga terdampak dan pengungsi masih dalam proses pendataan,” ujarnya.

Hingga Minggu pagi, jumlah warga terdampak dan pengungsi masih dalam proses pendataan. BPBA memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

BPBD Kabupaten Pidie Jaya telah mengerahkan tim SAR ke sejumlah lokasi banjir untuk melakukan pendataan sekaligus bersiaga membantu evakuasi warga jika diperlukan.

Penanganan juga melibatkan BPBD Kota Lhokseumawe, TNI, Polri, Relawan SAR Pidie Jaya, camat, dan masyarakat setempat. Berdasarkan kondisi terakhir, air di beberapa titik mulai surut. Namun, sejumlah lokasi masih menyisakan genangan lumpur.

Reporter: Rezi