NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Balai Tempat Mengaji (BTM) Al-Ishlahiyah Lambhuk telah membina sekitar 80 santri sejak lembaga pendidikan Islam tersebut berdiri pada Februari 2023. BTM Al-Ishlahiyah berlokasi di Jalan Politeknik Aceh, Lorong Sukun, Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng.
Pimpinan BTM Al-Ishlahiyah, Tgk Muhammad Hamli Ilyas, mengatakan kegiatan pengajian bagi santriwan dan santriwati dilaksanakan setiap malam, mulai Sabtu hingga Kamis. Dalam kegiatan tersebut, para santri mempelajari cara membaca Iqra’, Al-Qur’an, serta berbagai materi keislaman lainnya.
“BTM Al-Ishlahiyah Lambhuk, tidak hanya mengajarkan pembelajaran Al-Qur’an saja, akan tetapi mencakupi sub bidang ilmu lainnya seperti, Fiqih, Tauhid dan Tasawuf. Ilmu Fiqih membahas permasalahan hukum islam yang menjadi landasan tata cara beribadah yang benar dan beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari, sedangkan ilmu Tauhid mempelajari dasar-dasar Akidah islam, khususnya mengenai keyakinan terhadap keesaan Allah SWT berlandaskan berbagai macam dalil. Adapun ilmu tasawuf berhubungan tatacara manusia untuk menyucikan jiwa, membina akhlak dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” kata Tgk Hamli Ilyas dalam wawancara dengan Nukilan.id, Senin (26/10/2026).
Ia menjelaskan, pembelajaran berbagai bidang ilmu tersebut diharapkan dapat membantu para santri memahami ajaran Islam sesuai landasan syariat. Selain itu, ilmu yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pelaksanaan ibadah maupun dalam membentuk perilaku dan akhlak yang baik.
Menurutnya, kegiatan pengajian yang berlangsung secara rutin di BTM Al-Ishlahiyah Lambhuk diharapkan dapat menjadi salah satu upaya menjawab kebutuhan pembinaan keagamaan masyarakat. Penanaman nilai-nilai Islam sejak usia dini dinilai penting untuk membentuk generasi yang berakhlak baik, menjalankan perintah Allah SWT, serta menjauhi segala larangan-Nya.
“BTM Al-Ishlahiyah Lambhuk menjadi salah satu pilihan untuk pembelajaran agama bagi anak-anak di Gampong Lambhuk dan sekitarannya, khususnya bagi orang tua yang ingin memberikan pembelajaran agama kepada anak- anak mereka. Ada pepatah Arab mengatakan belajar di waktu kecil bagaikan mengukir diatas batu, belajar pada saat dewasa bagaikan mengukir diatas air. Semoga kehadiran Lembaga Pendidikan Islam BTM Al-Ishlahiyah ini dapat menjadi oase menjawab tantangan zaman di era digital ini.
Reporter: Tibrani
Editor: Akil
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News





