Beranda blog Halaman 947

KIP Aceh Akan Gelar Rapat Koordinasi dan Bimtek Perselisihan Pilkada September Mendatang

0
Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KIP Aceh, Ahmad Mirza Safwandy, dalam konferensi pers saat Launching Media Center KIP Aceh. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh terus berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemilu di Aceh. Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KIP Aceh, Ahmad Mirza Safwandy, dalam konferensi pers saat Launching Media Center KIP Aceh pada Senin (26/8/2024), menyatakan bahwa pihaknya telah merencanakan sejumlah agenda penting pada bulan September mendatang.

“Kami akan menggelar rapat koordinasi pengawasan dan penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di awal bulan September. Ini adalah langkah penting dalam menjaga reformasi birokrasi di tubuh KIP Aceh,” ungkap Ahmad Mirza kepada Nukilan.id dan sejumlah media lainnya, senin (26/8/2024) lalu.

Lebih lanjut, Ahmad Mirza juga menyebutkan bahwa di pertengahan bulan September, KIP Aceh akan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait perselisihan Pilkada di Aceh. Kegiatan ini akan dihadiri oleh para komisioner KIP Aceh dari Divisi Hukum dan Pengawasan, komisioner KIP kabupaten/kota di divisi yang sama, serta para Kepala Sub Bagian (Kasubbag) masing-masing.

“Bimtek ini penting untuk memastikan seluruh komisioner memiliki pemahaman yang mendalam tentang tata cara penyelesaian perselisihan dalam Pilkada. Ini juga untuk memastikan bahwa proses Pilkada berjalan lancar dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tambahnya.

KIP Aceh berharap dengan adanya rapat koordinasi dan Bimtek ini, upaya reformasi birokrasi di tubuh organisasi akan semakin kuat, sehingga penyelenggaraan Pilkada di Aceh dapat terlaksana dengan lebih baik dan akuntabel. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Sukses Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KIP Aceh Raih Penghargaan Sosialisasi Terbaik dari KPU

0
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KIP Aceh, Hendra Darmawan, saat peluncuran Media Center KIP Aceh. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh berhasil mencatatkan peningkatan partisipasi pemilih pada Pemilu Legislatif dan Pilpres 14 Februari 2024 lalu. Hal ini disampaikan oleh Hendra Darmawan, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KIP Aceh, saat konferensi pers peluncuran Media Center KIP Aceh, Senin (26/8/2024).

Amatan Nukilan.id. dalam kesempatan tersebut, Hendra Darmawan menjelaskan bahwa tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 mencapai 87 persen. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 5 persen dibandingkan Pemilu 2019.

“Artinya, KIP Aceh berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pileg dan pilpres sebesar 5 persen dari tahun 2019,” ujar Hendra.

Tak hanya soal partisipasi, KIP Aceh juga mendapat pengakuan nasional atas keberhasilan program sosialisasinya. Hendra mengungkapkan bahwa KIP Aceh meraih penghargaan sebagai konten sosialisasi terbaik di seluruh Indonesia. Penghargaan ini diberikan oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) sebagai apresiasi atas konten-konten kreatif dan efektif yang telah dibuat.

“Ini merupakan bukti bahwa kerja keras teman-teman KIP dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sehingga mendapatkan apresiasi tertinggi dari KPU RI,” tambah Hendra.

Selain itu, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklihparmas) KIP Aceh Tamiang juga meraih predikat sebagai lembaga dengan upaya sosialisasi tergigih di Indonesia. Prestasi ini menegaskan dedikasi KIP Aceh dalam meningkatkan kesadaran politik dan partisipasi pemilih di daerahnya. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

KIP Aceh Akan Luncurkan Sejumlah Program Sosialisasi Inovatif untuk Pilkada 2024

0
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KIP Aceh, Hendra Darmawan, saat memaparkan berbagai program sosialisasi inovatif yang akan dijalankan untuk menyukseskan Pilkada Aceh 2024. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh resmi meluncurkan Media Center KIP Aceh dalam sebuah konferensi pers yang digelar pada Senin (26/8/2024).

Amatan Nukilan.id. dalam kesempatan tersebut, Hendra Darmawan, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KIP Aceh, memaparkan berbagai program sosialisasi inovatif yang akan dijalankan untuk menyukseskan Pilkada Aceh 2024.

“Kami dari divisi sosdiklihparmas akan mengadakan berbagai kegiatan sosialisasi yang inovatif, efektif, dan efisien untuk Pilkada Aceh 2024,” ujar Hendra.

Hendra menyebutkan beberapa program unggulan yang akan dilaksanakan, di antaranya “Haba Pilkada Aceh 2024”. Program ini akan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait proses dan pentingnya partisipasi dalam Pilkada.

Program kedua adalah “Poh Cakra KIP Aceh”. Melalui program ini, KIP Aceh berupaya menjaring informasi langsung dari masyarakat yang akan digunakan sebagai tolok ukur dalam pelaksanaan Pilkada Aceh 2024.

“Ini untuk menjaring informasi dari masyarakat yang nantinya informasi tersebut menjadi tolok ukur kita dalam melaksanakan Pilkada 2024,” jelas Hendra.

Program lainnya yang tak kalah menarik adalah “KIP Aceh Meupep-pep”. Program ini mengedepankan pendekatan langsung dengan cara mendatangi pusat-pusat keramaian seperti pasar dan lapangan yang sedang menggelar acara.

“KIP Aceh akan mendatangi langsung pusat-pusat keramaian untuk melaporkan informasi terkait pelaksanaan Pilkada 2024,” tambahnya.

Selain itu, KIP Aceh juga akan menggelar kegiatan nonton bareng film bertema Pilkada dengan judul “Tepatilah Janji”. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam Pilkada mendatang.

“Kegiatan-kegiatan inovatif ini kami lakukan untuk menunjang pelaksanaan Pilkada Aceh 2024 agar berjalan lancar dan partisipasi masyarakat meningkat,” tutup Hendra.

Dengan berbagai program sosialisasi yang telah dirancang, KIP Aceh berharap bisa lebih mendekatkan diri kepada masyarakat dan memastikan Pilkada Aceh 2024 berjalan dengan sukses dan demokratis. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Didukung NasDem, Pasangan IDAMAN Resmi Mendaftar ke KIP Aceh Selatan

0
Pasangan IDAMAN diangkat menjadi kader Partai Nasdem ditandai dengan pemakaian baju resmi partai tersebut. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Aceh Selatan, Darmansah dan Sudirman, yang dikenal dengan sebutan IDAMAN, secara resmi mendaftarkan diri ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Selatan pada Rabu (28/8/2024) siang. Sebelum menuju KIP Aceh Selatan, pasangan ini terlebih dahulu diangkat menjadi kader Partai Nasdem, ditandai dengan pemakaian baju resmi partai tersebut.

Proses pengangkatan ini dilakukan dalam sebuah acara yang dihadiri oleh para petinggi Nasdem Aceh Selatan, termasuk Ketua Nasdem Aceh Selatan, Muntasir. Dalam sambutannya, Muntasir mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader dan sayap partai yang telah berperan aktif dalam mengantar pasangan IDAMAN ke KIP Aceh Selatan.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh kader dan sayap partai yang telah mendukung dan mengantar pasangan IDAMAN dalam proses pendaftaran ini. Semoga perjuangan kita membawa perubahan positif bagi Aceh Selatan,” ujar Muntasir dalam keterangan resmi yang diterima Nukilan.id

Setelah prosesi pendaftaran dan konferensi pers, pasangan Darmansah-Sudirman bersama ribuan pendukungnya melakukan konvoi dari Tapaktuan menuju Sawang. Konvoi tersebut melibatkan ratusan kendaraan roda empat yang beriringan, menunjukkan dukungan kuat masyarakat terhadap pasangan IDAMAN.

Dalam konvoi tersebut, Darmansah dan Sudirman menyempatkan diri menyapa masyarakat di sepanjang jalan. Mereka terlihat antusias melambaikan tangan dan menyambut dukungan dari warga Aceh Selatan yang turut hadir.

Editor: Akil

Gas Air Mata dan Represi Polisi dalam Hadapi Massa

0
Ilustrasi - Seorang polisi menembakkan pelontar gas air mata saat kericuhan dalam aksi demonstrasi di dekat kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (30/9/2019). (Foto: Antara/Aditya Pradana Putra)

Nukilan.id – Sebuah video viral di media sosial X yang dibagikan akun @aingriwehuy. Video tersebut menunjukkan sejumlah anak-anak yang sedang berada di dalam sebuah masjid menjadi korban gas air mata yang ditembakkan pihak kepolisian saat membubarkan demonstrasi di Semarang, Jawa Tengah. Mereka terpaksa menutupi area hidung dan mulut usai terkena gas air mata.

Dalam video tersebut tampak beberapa orang dewasa sedang mengoleskan pasta gigi di area muka anak-anak tersebut untuk mengurangi dampak dari gas air mata yang dirasakan. Sejumlah mahasiswa juga tampak ikut berlindung dalam masjid tersebut.

“Kondisi ketika anak anak tpq yang mau ngaji juga terkena Gas Air Mata Di Semarang‼️ Ini berlebihan banget aparat seenaknya gunain Gas Air Mata, ini anak mau ngaji lho pak‼️ KAWAL SAMPAI MENANG!!” cuit akun tersebut, Senin (26/8/2024).

Pantauan Nukilan, hingga berita ini ditayangkan, video tersebut sudah ditonton oleh 1,3 juta orang, mendapatkan 39 ribu like, dan di-repost oleh 25 ribu akun media sosial X. Hal ini menunjukkan bahwa banyak pihak mengkritik tindakan aparat yang menggunakan senjata gas air mata hingga berdampak kepada masyarakat sekitar, terutama anak-anak.

Sebelumnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPI) juga mengkritik kasus serupa, yaitu penembakan gas air mata di dekat sekolah yang berjarak sekitar 30 meter di SDN 24 dan SMPN 22 Pulau Rempang, Kota Batam sehingga mengakibatkan kepanikan, ketakutan, serta luka fisik pada anak. Kejadian ini merupakan dampak dari aksi protes warga terkait proses pengukuran pengembangan Kawasan Badan Pengusahaan (BP) Batam yang berlangsung ricuh pada Kamis (7/9/2023) lalu.

KPAI menilai tindakan tersebut merupakan kekerasaan pada anak yang mengakibatkan penderitaan psikis dan fisik yang berdampak pada terhambatnya pemenuhan hak pendidikan anak.

“Sikap aparat di sekitar sekolah tentu mengganggu pembelajaran dan mengakibatkan beberapa siswa berjatuhan karena sesak nafas. Hal ini menjadi suatu kelalaian aparat dalam melerai kerusuhan di sekitar lingkungan pendidikan,” ujar anggota KPAI, Diyah Puspitarini dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/9/2024).

Komunitas internasional melalui Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons, OPCW) telah merancang traktat pengendalian senjata yang melarang produksi, penimbunan, dan penggunaan senjata kimia dan prekursornya dengan nama Convention on the Prohibition of the Development, Production and Stockpiling of Bacteriological (Biological) and Toxin Weapons and on their Destruction atau yang lebih dikenal sebagai Konvensi Senjata Kimia (Chemical Weapons Convention, CWC). Traktat ini mulai berlaku sejak 1997.

CWC melarang penggunaan, pengembangan, produksi, penimbunan, dan pemindahan senjata kimia berskala besar yang salah satunya gas air mata. Per 2018, sebanyak 193 negara telah menjadi anggota CWC dan menyetujui kewajibannya. Salah satunya Indonesia yang sudah meratifikasi konvensi ini pada 30 September 1998 melalui Undang-undang Nomor 6 Tahun 1998 tentang Pengesahan Konvensi tentang Pelarangan Pengembangan, Produksi, Penimbunan, dan Penggunaan Senjata Kimia Serta Tentang Pemusnahannya.

Menguras Anggaran Negara

Riset Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Trend Asia menunjukkan sepanjang 2015-2022 terdapat 144 kasus penembakan gas air mata oleh polisi. Dalam riset yang sama disebutkan bahwa total anggaran yang telah dihabiskan untuk pengadaan gas air mata sejak 2013-2022 mencapai Rp2,01 triliun. Jumlah ini mencakup 45 kegiatan pembelajaan seperti amunisi, pelontar, dan drone. Pada 2022, Polri memiliki anggaran sebesar Rp49 miliar untuk pengadaan 1.857 unit pepper projectile launcher.

Lalu dalam rentang Desember 2023 hingga Februari 2024, ICW menyebutkan Polri menghabiskan anggaran senilai Rp188,9 miliar untuk pembelian gas air mata dan perlengkapannya sebanyak lima kali pembelanjaan.

Permohonan informasi publik dari koalisi masyarakat sipil yang terdiri dari ICW, Trend Asia, dan Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) kepada Polri agar membuka informasi terkait sepuluh kontrak pembelian gas air mata ditolak Polri. Koalisi pun lantas melayangkan permohonan penyelesaian sengketa informasi terkait sikap Polri ini ke Komisi Informasi Pusat (KIP).

Aliansi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Kepolisian mengatakan, berdasarkan Peraturan Kapolri tentang Penindakan Huru-hara dan Prosedur Kapolri tentang Penanggulangan Anarki, penggunaan gas air mata bukanlah menjadi pilihan pertama dalam mengambil tindakan saat menghadapi keadaan huru-hara.

Aliansi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Kepolisian yang terdiri dari YLBHI, PBHI, KontraS, AJI Indonesia, ICW, ICJR, Kurawal, WALHI, LBH Masyarakat, IMPARSIAL, YLBHI-LBH Pekanbaru, Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), WALHI Riau, dan KIARA pada 11 September 2023 lalu telah mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar menghentikan penggunaan gas air mata dalam menghadapi demonstran. Selain itu, Aliansi juga meminta Presiden melakukan pemotongan anggaran Polri 2024 sebagai bentuk pendisiplinan bagi kepolisian yang telah menggunakan perangkat mereka untuk merepresi masyarakat.

Demo #ReformasiDikorupsi 2019

Dalam laporan 2 Tahun #Reformasidikorupsi dan Keruhnya Ekosistem Hukum Indonesia disebutkan bahwa Aksi #ReformasiDikorupsi merupakan puncak tertinggi penolakan publik terhadap agenda legislasi DPR dan pemerintah sesudah Reformasi 1998.

Pada akhir September 2019 silam, puluhan ribu mahasiswa di hampir semua provinsi melakukan aksi demonstrasi di jalanan dengan tagar #ReformasiDikorupsi. Awalnya aksi ini hanya terjadi di Jakarta. Namun belakangan mulai meluas ke daerah-daerah lain di Indonesia.

Mereka menuntut pembatalan UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan atas UU KPK dan penghentian pembahasan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) serta beberapa RUU lain yang dianggap bermasalah. Ada tujuh tuntutan yang disampaikan demonstran saat itu.

Namun, aparat kepolisian merespons aksi demonstrasi ini dengan kebrutalan. Polisi dengan brutal merepresi para demonstran dengan menembakkan gas air mata, meriam air, hingga peluru karet.

Di Jakarta saja, sebanyak 90 demonstran terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Tiga di antaranya mengalami luka serius di kepala sehingga harus menjalani perawatan intensif. Sementara korban luka lainnya di daerah tak bisa dipastikan berapa banyak. LBH Pers Jakarta juga mencatat setidaknya ada empat kasus yang dilaporkan pihaknya ke kepolisian terkait kasus kekerasan terhadap jurnalis selama meliput aksi demonstrasi tersebut.

KontraS menyebutkan ada lima orang yang meninggal akibat represi aparat selama aksi “ReformasiDikorupsi pada September 2019 lalu. Kelima korban tersebut adalah Yusuf Kardawi dan Immawan Randi, mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO); Maulana Suryadi, pemuda asal Tanah Abang; dan Akbar Alamsyah dan Bagus Putra Mahendra yang sama-sama berstatus pelajar.

Sementara data dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dan Komnas HAM menyebutkan setidaknya 52 orang meninggal dalam aksi demonstrasi yang dilakukan sepanjang tahun 2019. Hal yang sebenarnya tak perlu terjadi jika pihak kepolisian tak melakukan aksi brutal dan represif terhadap massa.

Tragedi Kanjuruhan 2022

Hampir dua tahun yang lalu tragedi Kanjuruhan terjadi, tepatnya pada Sabtu (1/10/2022) lalu. Insiden fatal itu terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang setelah pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 yang berakhir dengan kekalahan 2-3 Arema dari Persebaya. Hal ini membuat sekumpulan penonton berkerumun di dalam lapangan hijau.

Sayangnya, aparat kepolisian menembakkan gas air mata ke arah tribun penonton. Akses stadion yang tak mampu menampung ribuan orang dalam waktu bersamaan membuat penonton terjebak di ambang pintu keluar arena.

Penonton yang berdesak-desakan berebut keluar lapangan diperparah dengan tembakan gas air mata dari aparat kepolisian. 135 orang dilaporkan tewas. Selain itu, korban luka-luka juga banyak yang berjatuhan. Rata-rata korban luka mengalami masalah rusaknya penglihatan dan pernapasan.

YLBHI dan LBH menduga menduga bahwa penggunaan kekuatan yang berlebihan (excessive use force) melalui penggunaan gas air mata dan pengendalian masa yang tidak sesuai prosedur menjadi penyebab banyaknya korban jiwa yang berjatuhan. Padahal FIFA sendiri sudah jelas melarang penggunaan gas air mata untuk mengamankan massa dalam stadion.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo bahkan saat itu mengakui temuan yang menyatakan bahwa aparat kepolisian menggunakan gas air mata yang sudah kedaluarsa. Padahal penggunaan gas air mata saja sudah bermasalah, apalagi yang sudah kedaluarsa.

Hasil riset yang dilakukan Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) bersama Aliansi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Kepolisian menyebutkan bahwa penggunaan gas air mata kedaluwarsa dalam tragedi Kanjuruhan lebih beracun dan bisa berubah menjadi gas sianida. Hal ini membantah keterangan Irjen Dedi Prasetyo yang sebelumnya mengatakan bahwa senyawa gas air mata yang sudah kedaluarsa menyebabkan zat kimianya semakin menurun.

“Justru penggunaan gas air mata yang telah kedaluwarsa dapat terurai menjadi gas sianida, fosgen, dan nitrogen, membuatnya jauh lebih berbahaya dan beracun bagi manusia,” demikian ditulis dalam laporan riset tersebut, dikutip dari Kompas, Jumat (30/6/2023).

Demo #KawalPutusanMK 2024

Aksi demonstrasi teranyar dilakukan demonstran dengan tagar #PeringatanDarurat dan #KawalPutusanMK sejak Kamis (22/8/2024) lalu. Aksi ini bermula dari sikap DPR dan pemerintah yang hendak menganulir Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60/PUU-XXII/2024. Putusan ini mengatur tentang perubahan syarat pencalonan kepala daerah dan ambang batas pencalonan untuk partai yang tidak memiliki kursi DPRD dari yang sebelumnya 20 persen menjadi 7,5 persen.

Anggota DPR menyikapi putusan ini dengan melakukan rapat pembahasan RUU Pilkada melalui Badan Legislasi (Baleg). Hal ini dilakukan untuk memuluskan manuver anak Presiden Jokowi yang juga Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep untuk maju sebagai calon wakil gubernur yang sebelumnya diisukan untuk Pilkada 2024.

Namun, elemen masyarakat menolak keras upaya ini dan tidak menginginkan dinasti keluarga Jokowi bercokol di Indonesia. Karena itu, mereka mendesak agar DPR dan KPU mematuhi putusan MK. Aksi demonstrasi mahasiswa di berbagai daerah di Indonesia sejak Kamis (22/8/2024) lalu itu ditanggapi aparat kepolisian dengan kekerasan dan represi seperti demo-demo sebelumnya.

Puluhan mahasiswa ditangkap polisi dalam aksi tersebut. Polda Metro Jaya menyebutkan pihaknya telah menangkap lebih dari 300 orang peserta aksi demonstrasi di Gedung DPR pada Kamis (22/8/2024). Sementara 32 orang mahasiswa ditangkap polisi saat melakukan aksi demonstrasi di tiga lokasi berbeda di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (26/8/2024).

Sedangkan di Banda Aceh, sebagaimana diberitakan Nukilan, sebanyak lima orang ditangkap polisi dari Polrestabes Banda Aceh saat melakukan aksi demonstrasi di depan kantor DPRA, Jumat (23/8/2024). Salah seorang di antaranya adalah pengacara publik LBH Banda Aceh, Rahmad Maulidin. Sementara penangkapan di berbagai daerah lainnya masih banyak yang tidak terungkap.

Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) menerima setidaknya 51 pengaduan terkait praktik kekerasan aparat polisi selama aksi demonstrasi di depan Gedung DPR pada Kamis (22/8/2024). AJI dan LBH Pers juga mencatat setidaknya 11 jurnalis menjadi korban kekerasan oleh aparat keamanan selama meliput aksi demonstrasi yang melibatkan tindakan fisik, ancaman pembunuhan, dan penggunaan kekuatan berlebihan seperti gas air mata.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengatakan tindakan represif aparat kepolisian terhadap demonstran jelas melanggar HAM dan berbahaya bagi keselamatan warga, terutama anak-anak yang terkena dampaknya.

“Sekali lagi, satu kata: brutal! Kekerasan yang kembali dilakukan aparat keamanan sulit untuk ditoleransi. Penggunaan gas air mata yang tidak perlu dan tidak terkendali hingga pemukulan menyebabkan banyak korban sipil, termasuk anak-anak di bawah umur,” ujar Usman Hamid dalam keterangan tertulis Amnesty International Indonesia, Selasa (27/8/2024).

Sementara Komnas HAM RI mendesak Polda mengevaluasi penanganan aksi demonstrasi di berbagai daerah seperti di Makassar, Sulawesi Selatan dan Semarang, Jawa Tengah yang terjadi pada Senin (26/8/2024) malam.

Ketua Komnas HAM RI, Atnike Nova Sigiro mengatakan aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah semakin memanas setelah aparat menggunakan gas air mata, melakukan penangkapan terhadap peserta aksi, serta dugaan melakukan sweeping hingga masuk area mall.

“Penggunaan kekuatan berlebih dan/atau kekerasan dalam menangani aksi demonstrasi berisiko melanggar HAM, khususnya dalam hal ini pelanggaran terhadap hak atas kebebasan berkumpul dan berpendapat serta berekspresi yang dijamin konstitusi dan UU HAM,” demikian disampaikan Atnike Nova Sigiro dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/8/2024). ***

Reporter: Sammy

Prabowo Ungkap Kajian Intelijen Asing tentang Potensi Kekayaan Indonesia

0
Prabowo Subianto dalam acara penutupan Kongres III Partai NasDem. (Foto: Layar Youtube NasDem TV)

NUKILAN.id | Jakarta – Presiden Terpilih Prabowo Subianto mengungkapkan adanya kajian strategis dari intelijen asing terkait potensi kekayaan Indonesia yang disampaikan pada Kongres Partai Nasional Demokrat (NasDem) di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Selasa (27/8/2024).

Dalam pidatonya, Prabowo mengungkapkan bahwa kajian tersebut dilakukan sekitar 5-6 tahun lalu oleh intelijen dari dua blok besar dunia.

“Kajian-kajian ini membuat ramalan ke depan, dan di antara kesimpulan kajian tersebut ada yang menyebutkan bahwa Indonesia ini negara yang sangat kaya dan berpotensi menjadi negara yang sangat kuat, asal pemimpin dan elitnya bisa bekerja sama,” ujar Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan bahwa kekuatan utama Indonesia, menurut kajian tersebut, terletak pada sumber daya alam yang sangat strategis dan dibutuhkan dunia saat ini dan di masa depan. Salah satu contoh yang disebut adalah cadangan nikel Indonesia yang merupakan terbesar di dunia.

“Kita memiliki cadangan nikel terbesar di dunia,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Prabowo juga menyinggung potensi besar lainnya, seperti cadangan bauksit dan emas. Menurutnya, cadangan bauksit di Indonesia diperkirakan tidak akan habis dalam ratusan tahun ke depan.

“Ini juga berlaku pada cadangan emas. Ternyata tiap ada gunung berapi ada emas. Seluruh Nusantara ini penuh dengan emas. Tinggal kau cari emasnya di mana. Tapi ada,” tambah Prabowo.

Prabowo menegaskan bahwa dengan kekayaan yang dimiliki, Indonesia berpotensi menjadi negara terbesar ke-4 di dunia dan semakin dekat untuk menyamai kekuatan negara-negara anggota G20.

“Kita mungkin sekarang sudah mendekati banyak negara G20. Diramalkan akan lebih besar,” tutup Prabowo.

Editor: Akil

Badan Bahasa Resmikan Konten Edukatif Digital untuk Anak di Aplikasi Tripper dan PASflix

0
Konten film animasi dan buku digital edukatif bernama Jentera (Jelajah Animasi Literasi Nusantara) untuk anak-anak di aplikasi Tripper dan PASflix.(Foto: Dok. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa)

NUKILAN.id | Jakarta — Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) meresmikan peluncuran konten edukatif digital bertajuk Jentera, singkatan dari Jelajah Animasi Literasi Nusantara. Peresmian ini dilakukan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Lynkstreem Pte. Ltd (PT Dua Surya Dinamika) di Jakarta pada Senin (26/8/2024).

Jentera, yang kini dapat diakses melalui aplikasi Tripper dan PASflix, menawarkan film animasi dan buku digital edukatif untuk anak-anak. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tontonan dan bacaan anak-anak, terutama selama penerbangan di maskapai seperti Batik Air, Lion Air, Pelita Air, dan Super Air Jet.

Sekretaris Badan Bahasa, Hafidz Muksin, menjelaskan bahwa peluncuran Jentera merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat literasi di Indonesia melalui platform digital.

“Konten yang kami sediakan meliputi video animasi digital, buku audio, dan buku video, dengan fokus utama pada peningkatan literasi anak-anak di Indonesia,” ujar Hafidz.

Sejak tahun 2022 hingga 2023, Badan Bahasa telah memproduksi 65 film animasi yang dikemas dengan nuansa modern namun tetap mengangkat kekayaan sastra Indonesia. Film-film tersebut, berdurasi antara 5 hingga 7 menit, menyajikan cerita legenda dari 33 provinsi di Indonesia. Selain itu, terdapat 507 judul buku digital, tiga buku audio, dan 10 buku video yang tersedia, hasil dari sayembara terbuka untuk menguatkan literasi masyarakat.

Hafidz menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan wujud gotong royong antara pemerintah dan swasta, dengan tujuan untuk menyediakan konten berkualitas dan bermanfaat bagi anak-anak.

“Konten ini sudah melalui proses kurasi ketat dan mengandung pesan moral yang dapat meningkatkan karakter anak,” lanjut Hafidz.

Hanesh Nadwani, Head of Product & IT PT Dua Surya Dinamika, menjelaskan bahwa konten Jentera telah dikurasi khusus untuk anak-anak dan dipadukan dengan unsur budaya tradisional Indonesia.

“Kami membuat konten ini dengan mempertimbangkan audiens kami. Semua kultur tradisional dimasukkan dalam satu platform yang mudah digunakan, tanpa perlu membawa buku fisik,” ungkap Hanesh.

Jentera menawarkan akses mudah dan gratis secara offline melalui aplikasi Playstore, memungkinkan anak-anak untuk menikmati konten edukatif di mana saja dan kapan saja.

“Ini adalah momentum penting di mana film animasi, buku audio dan video, serta buku digital bisa dinikmati oleh para penumpang di udara, khususnya anak-anak,” kata Hafidz.

Dengan hadirnya Jentera, Badan Bahasa berharap anak-anak dapat memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat selama perjalanan mereka.

Editor: Akil

Festival Handai Indonesia 2024: WNA Berlomba Menunjukkan Kemahiran Berbahasa Indonesia

0
Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa, Badan Bahasa, Kemendikbud Ristek, menggelar Pekan Final Festival Handai Indonesia (FHI) tahun 2024 mulai tanggal 25-31 Agustus 2024 di Bali.(Foto: Dok. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa)

NUKILAN.id | Bali – Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa (Pustanda), Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kemendikbud Ristek, menyelenggarakan Pekan Final Festival Handai Indonesia (FHI) 2024 di Bali, mulai 25 hingga 31 Agustus 2024. Ajang tahunan ini menyatukan 105 peserta dari 44 negara, hasil seleksi ketat dari babak penyisihan yang melibatkan penilaian karya video dan surat.

Festival ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga merupakan wadah untuk mempererat hubungan internasional melalui bahasa. FHI 2024 mengusung tema

“Rayakan Persahabatan,” menekankan pentingnya kerjasama dan persahabatan antarnegara. Setiap peserta diuji kemampuannya dalam tujuh jenis lomba yang menilai keterampilan berbahasa Indonesia, yaitu pidato, bercerita, puisi, bernyanyi, pantun, reportase, dan surat.

“Semua peserta di babak final merupakan individu terpilih yang menunjukkan dedikasi tinggi dalam berbahasa Indonesia. Melalui festival ini, kami ingin mengapresiasi usaha mereka dalam memahami dan mengaplikasikan bahasa Indonesia serta budaya Indonesia,” ujar Kepala Pustanda Iwa Lukmana dalam siaran pers.

Setiap kategori lomba dirancang untuk menampilkan kecakapan peserta dalam bahasa Indonesia serta kemampuan mereka dalam memahami dan mengapresiasi budaya Indonesia. Penjurian berlangsung pada 27 dan 28 Agustus 2024, melibatkan pakar bahasa, sastra, dan seni budaya Indonesia yang menilai berdasarkan kemampuan berbahasa, kreativitas, dan penghargaan terhadap budaya.

Puncak acara FHI 2024 akan diadakan pada akhir pekan, di mana para pemenang dari setiap kategori lomba akan diumumkan. Penghargaan yang diberikan tidak hanya mencerminkan kemampuan berbahasa, tetapi juga usaha dalam mempromosikan dan melestarikan bahasa Indonesia di kancah internasional.

Festival ini juga berfungsi sebagai platform untuk pertukaran budaya, memungkinkan peserta untuk memahami dan menghargai keanekaragaman budaya global serta keunikan budaya Indonesia. Dengan lebih dari 549 peserta dari 78 negara yang mengirimkan karya, FHI 2024 menunjukkan antusiasme global terhadap bahasa dan budaya Indonesia.

FHI pertama kali digelar pada 2020 dan sempat dilaksanakan secara daring selama pandemi Covid-19. Tahun ini, festival kembali diadakan secara luring dengan sistem baru yang melibatkan babak penyisihan daring dan final luring, mencerminkan komitmen untuk meningkatkan interaksi budaya dan pengembangan bahasa.

Editor: Akil

Viral Puluhan Siswa SMP Belum Bisa Baca, Pengamat: Kurikulum Belum Sesuai Harapan

0
Ilustrasi siswa SMP. (Foto: Tribun Lampung)

NUKILAN.id | Jawa Barat — Baru-baru ini, sebuah video yang menunjukkan puluhan siswa SMP di Jawa Barat yang belum bisa membaca kembali viral di media sosial. Video tersebut, yang awalnya diunggah pada tahun 2023, menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat. Banyak yang bertanya-tanya mengapa siswa tersebut masih mengalami kesulitan membaca meski sudah berada di jenjang SMP.

Pengamat Pendidikan Totok Amin dari Universitas Paramadina menilai bahwa pemerintah harus lebih fokus pada peningkatan kompetensi guru. Totok mengungkapkan pentingnya pemetaan kompetensi guru secara akurat agar dapat mengidentifikasi kelemahan dalam sistem pendidikan di Indonesia.

“Kita (Indonesia) harus serius menaikkan kompetensi guru,” ujar Totok dikutip dari oleh Kompas.com, Rabu (28/8/2024). Ia menekankan bahwa selain meningkatkan kompetensi, pemerintah juga harus memperbaiki regulasi terkait pendidikan dan tenaga pendidik. Hal ini karena adanya kasus siswa yang belum bisa membaca menunjukkan bahwa penerapan kurikulum saat ini belum memenuhi harapan.

Menurut Totok, tugas pendidikan tidak hanya sebatas pada kemampuan membaca, tetapi juga pada peningkatan literasi dan numerasi siswa.

“Anak didik harus gemar membaca dan menyadari jika mereka tidak tahu. Pendidik harus bisa menempatkan dirinya dalam posisi siswa yang belum bisa membaca,” tuturnya.

Totok juga mengkritik efektivitas kurikulum yang diterapkan, baik Kurikulum 2013 maupun Merdeka Belajar, dengan mengatakan, “Terlepas dari kurikulum mana yang digunakan, sistem pendidikan kita belum berjalan seperti yang diharapkan.” Ia mendesak para pembuat kebijakan untuk mengakui kekurangan ini dan segera melakukan perbaikan agar anak didik dapat memenuhi standar kelulusan di setiap jenjang pendidikan.

Editor: Akil

Jokowi Tertawa Bahagia Saat Pramono Anung Minta Izin Maju Pilgub DKI

0
Jokowi Tertawa Bahagia Saat Pramono Anung Minta Izin Maju Pilgub DKI. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Jakarta — Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab) Pramono Anung baru-baru ini mengungkapkan momen berharga saat meminta izin kepada Presiden Joko Widodo untuk maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024. Menurut Pramono, Presiden Jokowi merespons dengan tawa bahagia saat mendengar niatnya tersebut.

Pramono Anung, yang juga mantan Sekretaris Jenderal PDIP, menceritakan bahwa setelah mendapat tugas dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, untuk maju di Pilgub, ia segera melapor kepada Presiden Jokowi.

“Saat saya menyampaikan rencana ini, Presiden langsung tertawa terbahak-bahak. Beliau bahkan mengatakan, ‘Mas, maju! Ini tidak semua orang diberikan amanah seperti itu’,” kata Pramono di kediamannya yang terletak di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (28/8).

Pramono menambahkan bahwa ia sangat menghargai dukungan dan izin yang diberikan Presiden Jokowi.

“Saya minta izin dan Bapak izinkan. Ini adalah amanah besar yang harus saya jalani,” ungkap Pramono.

Selain Presiden Jokowi, Pramono juga menyampaikan kabar tersebut kepada istrinya, Endang Nugrahani, yang akrab dipanggil Hani. Namun, Hani sempat menolak karena rencana mereka untuk menghadiri pernikahan sahabat di Italia yang harus dibatalkan.

“Sahabat saya menikah di Italia, tiket sudah dibeli, hotel sudah dipesan. Namun, karena tugas ini, semua rencana harus dibatalkan,” jelas Pramono.

Pramono mengaku terkejut dengan keputusan PDIP yang memilihnya sebagai calon gubernur, mengingat selama ini namanya jarang muncul dalam survei elektabilitas. Sebagai Menseskab, Pramono mengaku lebih banyak bekerja di belakang layar dan tidak pernah mengungkapkan keinginannya untuk maju dalam kontestasi politik.

“Selama ini, saya tidak pernah meminta jabatan kepada Ibu Mega atau Pak Jokowi. Kini, dengan amanah ini, saya akan bekerja keras untuk memenuhi harapan partai dan rakyat Jakarta,” ujar Pramono.

Pramono Anung dan Rano Karno, yang juga diusung oleh PDIP, akan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Mereka merupakan pasangan tunggal yang diusung oleh partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut.

Kisah Pramono ini menunjukkan dinamika menarik di balik layar politik, di mana dukungan dan izin dari pemimpin negara berperan besar dalam menentukan langkah seorang calon. Kini, semua mata tertuju pada langkah selanjutnya dari pasangan calon ini dalam persaingan Pilgub DKI Jakarta.

Editor: Akil