Beranda blog Halaman 937

Kiat Sukses ala Ghaza, Mahasiswa ITB yang Berjaya di Clash of Champions

0
Kiat Sukses ala Ghaza, Mahasiswa ITB yang Berjaya di Clash of Champions. (Foto: Kompas.com)

NUKILAN.id | Jakarta – Nama Zahran Rayssal Ghaza, mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Institut Teknologi Bandung (ITB), kini kian dikenal publik. Kiprahnya dalam ajang kompetisi adu kecerdasan, Clash of Champions (CoC) by Ruangguru, membuatnya menjadi inspirasi bagi banyak anak muda Indonesia.

Clash of Champions, yang pertama kali tayang pada Sabtu, 29 Juni 2024, mempertemukan mahasiswa-mahasiswa terbaik dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Ajang yang berakhir pada Sabtu, 17 Agustus 2024, ini menampilkan total 11 episode penuh tantangan dan ketegangan. Dalam kompetisi ini, Shakira Amirah, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI), berhasil meraih gelar juara pertama.

Meski bukan sebagai pemenang utama, Ghaza menjadi salah satu sorotan karena prestasinya yang gemilang. Sebelum terpilih menjadi peserta CoC, Ghaza harus melewati serangkaian tes yang mencakup soal matematika, fisika, dan logika dasar.

“Saat itu, aku langsung dikontak oleh Kak Iman selaku Co-Founder dan COO of Ruangguru. Kemudian mengerjakan soal-soal seleksi dengan durasi singkat sampai beberapa hari kemudian aku dinyatakan lolos sebagai salah satu peserta CoC yang mewakili ITB,” ujar Ghaza seperti dikutip dari laman ITB, Minggu, 1 September 2024.

Ghaza sendiri bukanlah wajah baru dalam dunia kompetisi. Sebelum terjun ke CoC, ia telah mengukir berbagai prestasi di tingkat nasional dan internasional. Ia pernah menjadi delegasi dalam HPAIR HCONF 2023, sebuah acara bergengsi di Harvard University, Boston, Amerika Serikat. Ghaza juga aktif dalam berbagai kompetisi seperti Business Case Competition (BCC), Business Plan Competition (BCP), dan Project Competition.

Belajar dari Tantangan

Menghadapi peserta-peserta CoC dari berbagai perguruan tinggi dengan latar belakang akademik yang beragam tentu bukan hal mudah. Ghaza mengakui bahwa tekanan untuk mempertahankan nama baik ITB adalah tantangan terbesar baginya. “Tantangan terberat adalah pressure karena peserta lainnya yang tidak kalah hebat dan sama-sama membawa nama baik kampus,” tuturnya.

Namun, dengan strategi fokus dan manajemen waktu yang baik, Ghaza mampu melalui berbagai tantangan tersebut. Ia membagikan beberapa kiat suksesnya, antara lain berpartisipasi di banyak lomba untuk menggali potensi diri dan menemukan bakat, serta memperluas jaringan (networking) yang akan sangat berguna di masa depan.

Rencana Masa Depan

Setelah kompetisi CoC berakhir, Ghaza tidak lantas berhenti berkiprah. Saat ini, ia tengah sibuk dengan berbagai kegiatan, mulai dari internship, program beasiswa, hingga persiapan untuk program pertukaran pelajar ke Hungaria.

“Aku juga berencana memanfaatkan engagement media sosialku untuk kegiatan yang bermanfaat bagi sekitarku,” jelas Ghaza.

Dengan engagement yang meningkat tajam pasca mengikuti CoC, Ghaza berencana untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan, baik seputar perkuliahan maupun non-akademik, melalui media sosialnya.

“Aku ingin sharing-sharing anything tentang perkuliahan dan non-perkuliahan yang intinya bermanfaat bagi audience,” katanya.

Dalam pesan terakhirnya, Ghaza mengajak generasi muda untuk terus belajar dan berprestasi. “Ambil sisi positif dari acara Clash of Champions. Tetap semangat dalam meraih impian masing-masing,” pesan Ghaza.

Sebagai mahasiswa yang aktif dan berprestasi, Ghaza telah menunjukkan bahwa dengan fokus, strategi, dan semangat yang tinggi, mimpi besar dapat dicapai. Kisahnya adalah bukti nyata bahwa siapa saja bisa meraih prestasi gemilang jika mau berusaha.

Editor: Akil

Jokowi Bawa Empat Poin Utama dalam Indonesia-Africa Forum ke-2 di Bali

0
Presiden Jokowi saat di IAF. (Foto: Liputan6)

NUKILAN.id | Bali – Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2 yang berlangsung di Bali, Senin (2/9), menjadi ajang penting bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menegaskan komitmen Indonesia dalam menghadapi tantangan global. Dalam forum ini, Jokowi menyampaikan empat poin utama yang menjadi fokus Indonesia dan negara-negara Afrika untuk mencapai target pembangunan global.

“Pertama, pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) harus tetap menjadi fokus utama pembangunan global, yang diselaraskan dengan prioritas pembangunan nasional dan regional, termasuk agenda 2063 Afrika dan didukung kemitraan multi pihak,” ujar Jokowi, dalam sambutannya seperti dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Poin kedua yang disampaikan Jokowi menegaskan komitmen Indonesia sebagai bagian dari solusi global untuk membela kepentingan negara-negara Selatan. Indonesia, lanjut Jokowi, siap menjadi “bridge builder” dalam memperjuangkan kesetaraan, keadilan, dan solidaritas guna mempercepat pencapaian SDGs. Komitmen ini, menurut Jokowi, telah diusung Indonesia sejak Konferensi Asia-Afrika 69 tahun lalu.

“Ini adalah komitmen yang konsisten Indonesia usung sejak konferensi Asia-Afrika 69 tahun yang lalu,” tegas Jokowi.

Poin ketiga menyebutkan bahwa Indonesia siap bermitra dengan berbagai pihak, terutama dengan negara-negara Afrika, sebagai bagian dari agenda pembangunan global. Menurut Jokowi, kemitraan Indonesia-Afrika telah membawa peningkatan signifikan dalam volume perdagangan dan berbagai kesepakatan dagang. Indonesia-Africa Forum kali ini mencatat kesepakatan bisnis senilai USD 3,5 miliar, hampir enam kali lipat dari pertemuan pertama pada tahun 2018.

Pada poin terakhir, Jokowi menekankan pentingnya solidaritas global yang perlu dihidupkan kembali. Tujuan solidaritas ini adalah untuk meningkatkan kerja sama antara negara-negara Selatan serta antara negara-negara Utara dan Selatan, sehingga dapat bersama-sama menghadapi tantangan global.

“Dengan semangat yang sama, tahun depan Indonesia akan menyelenggarakan Platinum Jubilee of The Asian African Conference memperingati 70 tahun KTT Asia-Afrika,” ujar Jokowi.

Gala Dinner yang Meriah

Sebelumnya, pada Minggu malam (1/9), Jokowi juga menghadiri gala dinner di Intercontinental Bali Resort, Kabupaten Badung, Bali, sebagai bagian dari rangkaian acara IAF ke-2. Dalam acara tersebut, Jokowi menyambut hangat semua perwakilan negara dari Benua Afrika yang hadir. Ia juga memperkenalkan Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih Indonesia yang akan dilantik bulan depan.

“Dalam kesempatan yang menggembirakan ini, izinkan saya untuk memperkenalkan presiden terpilih Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang akan dilantik bulan depan dan akan memimpin Indonesia ke depannya,” kata Jokowi.

Prabowo yang dikenalkan Jokowi berdiri dan memberikan salam hormat kepada presiden serta para tamu yang hadir.

Gala dinner ini turut dimeriahkan oleh penampilan Eca Aura, yang membuat Jokowi ikut bergoyang diiringi musik yang semarak. Jokowi tampak mengenakan batik hijau yang mencolok, menambah suasana hangat dan akrab dalam jamuan makan malam tersebut.

Pertemuan Bilateral dan Komitmen Kerja Sama

Selain menghadiri gala dinner, Jokowi juga dijadwalkan menggelar sejumlah pertemuan bilateral dengan para pemimpin negara Afrika selama forum berlangsung. Forum ini dianggap sebagai momen penting untuk memperkuat kolaborasi internasional antara Indonesia dan negara-negara Afrika, yang telah menunjukkan kedekatan dan kerja sama yang semakin erat dalam beberapa tahun terakhir.

Pada hari pembukaan IAF ke-2, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana menyampaikan bahwa acara ini akan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo melalui upacara pembukaan di Hotel Mulia Nusa Dua, Bali.

Dalam forum ini, para pemimpin negara-negara Afrika dan Indonesia berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan global, termasuk dalam bidang perdagangan, ekonomi, dan pembangunan berkelanjutan.

Dengan beragam kegiatan dan pembahasan yang dilakukan, Indonesia-Africa Forum ke-2 ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara Indonesia dan negara-negara Afrika, serta mendorong tercapainya tujuan pembangunan global yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Editor: Akil

Dek Fadh Kecam Penggranatan Rumah Bustami Hamzah: Harus Diusut Tuntas

0
Dek Fadh Kecam Penggranatan Rumah Bustami Hamzah. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ketua DPD Gerindra Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), mengecam peristiwa penggranatan rumah pribadi Bustami Hamzah, mantan PJ Gubernur Aceh. “Kasus ini harus diusut tuntas,” katanya di RSJ Aceh, Banda Aceh, Senin (2 September 2024).

Dek Fadh adalah Bakal Calon Wakil Gubernur yang mendampingi Calon Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem). Sedangkan Bustami yang berpasangan dengan Tu Sop adalah rivalnya pada Pilkada Aceh 2024 ini.

Menurut Dek Fadh, kasus penggranatan itu sangat bertolak belakang dengan kondisi Aceh. Ia meyakini saat ini kondisi Aceh sangat kondusif, nyaman, dan aman.

“Mana ada warga masyarakat punya granat. Bisa saja ini praktek propaganda yang dilakukan oknum tak bertanggungjawab yang justru dilakukan untuk menguntungkan pihak-pihak tertentu secara politik,” kata Dek Fadh. “Jangan jadi propaganda politik.”

Dek Fadh mengatakan Pilkada Aceh wajib dijalankan dengan damai. “Kita perlu ciptakan bagaimana politik di Aceh berjalan dengan baik dan menyenangkan,” kata Dek Fadh. “Persaingan dalam Pilkada dapat berjalan dengan baik. Mari kita ciptakan politik sehat.”

Secara terpisah Wakil Ketua DPP Partai Aceh, Dr Nurlis Effendi, mengatakan imbauan Dek Fadh sudah tepat. “Saya percaya kasus ini akan diusut tuntas,” katanya. “Setelah tersangkanya tertangkap, baru ketahuan motifnya.”

Nurlis mengatakan pengungkapan kasus ini akan membuat terang persoalan. “Intinya kita jangan memperkeruh suasana. Apalagi ini dalam situasi politik. Jika dimunculkan tafsiran-tafsiran, maka bisa menjadi bias nanti,” katanya lagi.

Menurut Nurlis alangkah lebih baik mendukung aparat kepolisian. “Bahkan dengan tidak memperkeruh suasana pun sudah menjadi bagian dari menolong penegak hukum untuk mengungkap kasus itu,” katanya.

“Kita sangat prihatin dengan keadaan seperti itu. Mari kita jaga suasana yang sejuk dan nyaman dalam berpolitik.”

Editor: Akil

Kisah Elin, Anak Buruh Pabrik yang Lulus dari UNY dengan IPK 3,95

0
Elin Kartika merupakan salah satu wisudawan UNY yang berprestasi lulus dengan IPK 3,95 dan menyandang predikat Cumlaude. (Foto: DOK. UNY)

NUKILAN.id | Yogyakarta – Keterbatasan ekonomi sering kali menjadi tembok penghalang bagi banyak orang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Elin Kartika. Anak dari seorang buruh pabrik ini berhasil membuktikan bahwa semangat dan kerja keras mampu mengalahkan segala rintangan. Elin, lulusan Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), lulus dengan predikat cumlaude dan meraih IPK 3,95.

Elin lahir dan besar di Desa Kembangsawit, Ambal, Kebumen. Dalam lingkungan sederhana, ia tumbuh dengan semangat belajar yang tinggi, meski kondisi ekonomi keluarga membuatnya harus berpikir ulang untuk melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah.

Pada 2020, di tengah merebaknya pandemi Covid-19, situasi ekonomi keluarga Elin semakin terjepit. Muhasim, sang ayah, yang bekerja sebagai buruh pabrik, merasa ragu bisa membiayai kuliah Elin.

“Ayah menyarankan saya untuk bekerja dulu karena tidak yakin dapat membiayai kuliah. Hal ini menjadi dilema bagi saya, apakah mau kuliah atau bekerja,” kata Elin.

Di tengah keraguannya, Elin mendapat informasi dari guru Bimbingan Konseling (BK) di sekolahnya tentang beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah). Berbekal informasi ini, Elin memberanikan diri mendaftar kuliah di UNY melalui jalur SBMPTN, yang kini dikenal sebagai SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes). Langkahnya tidak sia-sia. Ia berhasil lolos seleksi dan memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan.

Memasuki semester lima, Elin mulai bekerja sebagai tentor les untuk siswa SD dan privat dari rumah ke rumah.

“Di samping kuliah, dari semester lima saya menjadi tentor les SD untuk menambah uang saku. Selain itu juga menjadi tentor les privat dari rumah ke rumah,” ungkap Elin.

Bagi Elin, keputusan ini bukan tanpa tantangan. Setiap hari, ia harus membagi waktu antara kuliah, mengajar, dan menyelesaikan tugas-tugas akademik. Rasa lelah kerap kali menghampiri, namun Elin tak menyerah.

Manajemen waktu menjadi tantangan utama bagi Elin. Namun, seiring berjalannya waktu, ia mulai mampu membagi waktu dengan lebih baik dan menjalani semua aktivitasnya dengan seimbang.

“Semua kegiatan akan terlaksana dengan baik jika kita tidak membuang-buang waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat,” ujarnya.

Perjuangan keras Elin akhirnya membuahkan hasil yang tak disangka-sangka. Dengan segala keterbatasan yang dimiliki, ia berhasil menyelesaikan studi dalam waktu kurang dari empat tahun dengan IPK nyaris sempurna, 3,95.

“Saya bukanlah orang yang cerdas dan tidak mempunyai previlege dalam segi ekonomi. Namun, selalu berusaha keras dan terus belajar untuk mencapai sesuatu,” tutur Elin dengan penuh kerendahan hati.

Kisah Elin Kartika adalah bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari segalanya. Dengan tekad dan semangat yang kuat, mimpi besar pun bisa tercapai. Elin telah membuktikan bahwa di tengah keterbatasan, selalu ada jalan untuk meraih prestasi.

Editor: Akil

Parlemen Indonesia dan Afrika Bersatu Perangi Wabah Cacar Monyet

0
Parlemen Indonesia dan Afrika Bersatu Perangi Wabah Cacar Monyet. (Foto: Liputan6)

NUKILAN.id | Bali – Parlemen Indonesia dan Afrika sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam memerangi wabah cacar monyet (Mpox) yang kini menjadi perhatian global. Kesepakatan ini tercapai dalam Indonesia-Africa Parliamentary Forum (IAPF) yang diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Bali, dari tanggal 31 Agustus hingga 2 September 2024.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, dalam pembukaan forum tersebut menekankan pentingnya peran parlemen dalam menghadapi isu-isu global melalui diplomasi damai.

“Kami sepakat untuk memerangi Mpox, yang bukan hanya menyebar di Afrika dan Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia,” ujar Puan dengan tegas.

Forum tersebut menjadi ajang bagi parlemen Indonesia dan Afrika untuk bertukar pandangan dan strategi dalam penanganan wabah Mpox yang telah ditetapkan sebagai darurat kesehatan masyarakat global oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Menyikapi status darurat ini, Puan menegaskan bahwa parlemen memiliki tanggung jawab besar untuk berperan aktif dalam mengatasi penyebaran virus tersebut.

“Parlemen harus mampu mendorong pemerintah untuk melakukan langkah-langkah konkret dalam pencegahan dan mitigasi,” tambah Puan.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya skrining kesehatan yang akurat untuk setiap kedatangan orang dari luar negeri, mengingat pengalaman Indonesia dalam menangani pandemi Covid-19.

Puan menyampaikan bahwa DPR RI akan meminta pemerintah Indonesia untuk menjalin kerja sama dengan negara-negara Afrika serta negara lainnya yang berpotensi menjadi jalur penyebaran virus.

“Kita perlu kerja sama global yang solid untuk memastikan virus ini tidak menyebar lebih luas,” tuturnya.

Di sisi lain, Jacob Mudenda, Ketua Parlemen Zimbabwe yang hadir sebagai perwakilan parlemen Afrika, menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan dan pengadaan vaksin dalam upaya memerangi Mpox.

“Kita harus bekerja sama untuk menghadapi tantangan ini, dari penerapan protokol kesehatan hingga distribusi vaksin,” kata Mudenda.

Menurut data terbaru dari Kongo, sekitar 70 persen dari 14.901 pasien yang terinfeksi Mpox adalah anak-anak di bawah usia 15 tahun, dengan lebih dari 321 anak meninggal dunia. Hal ini menunjukkan bahwa anak-anak lebih rentan terkena Mpox dalam kondisi parah dibandingkan dengan orang dewasa.

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan RI melaporkan telah terjadi 88 kasus cacar monyet selama periode 2022-2024, dengan rincian 74 kasus hingga akhir 2023 dan 14 kasus pada 2024. Wabah ini telah menimbulkan kekhawatiran di berbagai kalangan, terutama dengan adanya potensi penyebaran yang lebih luas.

Wabah Mpox, yang masa inkubasinya berkisar antara 3 hingga 17 hari, dapat menimbulkan gejala seperti ruam di tangan, kaki, dada, wajah, atau mulut, demam, panas dingin, pembengkakan kelenjar getah bening, kelelahan, nyeri otot, sakit punggung, sakit kepala, serta gejala pernapasan seperti sakit tenggorokan, hidung tersumbat, atau batuk.

Kerja sama erat antara Indonesia dan Afrika dalam forum ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menghadapi dan mengatasi tantangan global terkait penyebaran wabah cacar monyet.

Editor: Akil

Lawan Jawa Barat, Tim Basketball Putra Sumut Lebih Andalkan Strategi

0
Tim basketball Putra Sumut sedang bersiap jelang laga melawan tim Jawa Barat di GOR Stadion Harapan Bangsa, Senin (2/9/2024). (Foto: Nukilan/Sammy)

Nukilan.id – Tim basketball putra Sumatera Utara (Sumut) akan bertanding melawan tim Jawa Barat dalam pertandingan babak penyisihan basketball putra PON XXI Aceh-Sumut di GOR Stadion Harapan Bangsa, Senin (2/9/2024).

Marcus Lim, salah seorang atlet basketball putra Sumut menyebutkan persiapan timnya lebih difokuskan pada strategi dalam menghadapi tim Jawa Barat. Dia mengaku timnya kalah secara fisik, kecepatan, dan pengalaman dibanding Jawa Barat. Karena itu, timnya lebih menekankan pada strategi untuk memenangkan pertandingan tersebut.

“Persiapannya lebih banyak ke strategi sih. Kita udah tau kita kalah size dan mungkin kalah speed dari mereka. Tapi kita persiapkan kerja sama tim dengan strategi yang bagus dan rapi,” ujarnya kepada Nukilan jelang laga melawan Jawa Barat, Senin (9/2/2024).

Marcus menambahkan, ini adalah pertandingan pertama mereka dalam ajang PON XXI Aceh-Sumut. Namun ia dan timnya optimis mampu memenangkan pertandingan tersebut. Saat ini timnya akan tampil dengan modal kepercayaan diri yang besar dan menunjukkan performa terbaik mereka di lapangan.

“Kita sudah latihan selama lebih kurang setahun ini. Selama di sini juga tidak ada kendala yang berarti. Harapannya semoga bisa lolos ke semifinal nanti,” katanya. []

Reporter: Sammy

Istri Bustami Hamzah Ceritakan Detik-detik Terjadi Ledakan di Kediamannya

0
Mellani Subarni saat menceritakan kejadian ledakan di rumahnya. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Suasana mencekam menyelimuti kediaman Calon Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, setelah diduga terjadi pelemparan granat, pada Senin (2/9/2024) pukul 05.15 WIB.

Istri Bustami Hamzah, Mellani Subarni, meceritakan mengenai peristiwa tersebut. Sambil menunjukkan pot bunga yang hancur di samping garasi, menjadi titik pusat ledakan, Mellani menjelaskan bahwa suara ledakan terdengar sangat jelas.

“Kejadiannya sekitar pukul 05.15 WIB. Kami mendengar letupan yang sangat keras. Saya langsung menyuruh orang tua saya untuk tidak mendekat karena kami tidak tahu apa yang terjadi,” ungkap Mellani.

Lebih lanjut, Mellani mengungkapkan bahwa seluruh anggota keluarga, termasuk orang tuanya, berada di rumah saat kejadian. Mereka langsung keluar untuk mencari sumber ledakan. “Ada asap hitam mengepul. Kami semua sangat terkejut,” tambahnya.

Mellani menegaskan bahwa keluarga tidak ingin menuding pihak mana pun terkait kejadian ini. “Kami serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Bukti CCTV pun adi,” pungkasnya.

Reporter: Rezi

Timnas Indonesia U-20 Terpuruk di Seoul Earth on Us Cup 2024

0
Timnas Indonesia U-20 menelan kekalahan dari Korea Selatan di laga terakhir Seoul Earth on Us Cup 2024. (Foto: Dok. PSSI)

NUKILAN.id | Jakarta Timnas Indonesia U-20 harus mengakhiri kiprahnya di Seoul Earth on Us Cup 2024 dengan hasil kurang memuaskan. Tim asuhan Indra Sjafri tersebut menempati posisi juru kunci usai kalah telak 0-3 dari Korea Selatan U-20 pada pertandingan terakhir yang digelar di Stadion Mokdong, Seoul, Minggu (1/9/2024).

Tiga gol kemenangan yang membawa Korea Selatan meraih poin penuh di laga terakhir ini dicetak oleh Shin Minha, Kim Taewon, dan Hong Seokhyun. Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Korea Selatan menyapu bersih tiga laga dengan kemenangan dan mengantongi sembilan poin, sehingga mereka keluar sebagai juara turnamen.

Dominasi Korea Selatan

Korea Selatan U-20 tampil dominan sepanjang turnamen ini. Dengan tiga kemenangan berturut-turut, tim asuhan Lee Chang Won menunjukkan superioritas mereka di atas lapangan. Selain meraih poin sempurna, Korea Selatan juga tampil solid di lini belakang dengan hanya kebobolan satu gol, berbanding terbalik dengan tujuh gol yang berhasil mereka cetak ke gawang lawan.

Persaingan Ketat di Bawah Korea Selatan

Sementara itu, Argentina menempati posisi kedua klasemen dengan raihan tiga poin. Argentina berhasil mencatatkan kemenangan pertama mereka setelah mengalahkan Thailand 2-0 beberapa jam sebelum pertandingan Indonesia melawan Korea Selatan.

Thailand menempati posisi ketiga meski memiliki poin yang sama dengan Argentina dan Indonesia. Namun, selisih gol membuat Thailand unggul dari Indonesia. Thailand mencetak tiga gol dan kebobolan enam, sementara Indonesia hanya mampu mencetak dua gol dengan jumlah kebobolan yang sama.

Penampilan Timnas Indonesia yang Mengecewakan

Timnas Indonesia U-20 harus menerima kenyataan pahit menempati posisi paling bawah dalam klasemen akhir. Dari tiga pertandingan yang dijalani, Tim Garuda Nusantara hanya mampu mencetak dua gol dan kebobolan enam gol, membuat mereka gagal mencatatkan satu kemenangan pun di turnamen ini.

Kegagalan ini tentu menjadi catatan penting bagi pelatih Indra Sjafri untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap performa tim, terutama jelang persiapan menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.

Klasemen Akhir Seoul Earth on Us Cup 2024:

  1. Korea Selatan: 9 poin (7-1)
  2. Argentina: 3 poin (3-3)
  3. Thailand: 3 poin (3-6)
  4. Indonesia: 3 poin (2-6)

Turnamen Seoul Earth on Us Cup 2024 ini menjadi ajang pembelajaran penting bagi Timnas Indonesia U-20. Diharapkan, pengalaman ini dapat menjadi motivasi dan pelajaran berharga untuk perbaikan dan peningkatan performa mereka di masa mendatang.

Editor: Akil

La Nina Kembali Muncul, Wilayah Utara RI Terancam Banjir di Bulan September

0
Ilustrasi Hujan. (foto: Shutterstock)

NUKILAN.id | Jakarta – Fenomena La Nina kembali menghantui wilayah Indonesia bagian utara pada September ini, memicu potensi banjir di berbagai daerah. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), anomali iklim ini diperkirakan akan muncul dengan intensitas lemah di beberapa wilayah, terutama di bagian timur Indonesia.

La Nina, yang ditandai dengan penurunan suhu permukaan laut di kawasan tropis Samudra Pasifik lebih dari 0,5 derajat Celsius, kerap menyebabkan peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah. Fenomena ini merupakan kebalikan dari El Nino, yang biasanya menimbulkan kekeringan akibat kenaikan suhu di atas 0,5 derajat Celsius di zona yang sama.

Prediksi BMKG dan Kondisi ENSO

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, melaporkan bahwa fenomena La Nina mulai terdeteksi sejak akhir Agustus 2024.

“La Nina dengan intensitas lemah ini akan memengaruhi beberapa wilayah Indonesia. Berdasarkan data yang kami terima, peningkatan curah hujan bisa mencapai maksimal 10 persen di beberapa daerah,” ujar Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, di Jakarta pada Selasa (20/8/2024).

Sementara itu, Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat (NOAA) juga mengamati kondisi ENSO (El Nino Southern Oscillation), yang saat ini masih berada dalam status netral. Namun, NOAA memperkirakan bahwa La Nina cenderung terjadi pada periode September hingga November dengan kemungkinan sebesar 66 persen.

“Kami memperkirakan La Nina akan berlanjut hingga musim dingin di Belahan Bumi Utara 2024-2025, dengan peluang 74 persen antara November hingga Januari,” ungkap NOAA.

Potensi Dampak dan Daerah Rawan Banjir

BMKG mengungkapkan bahwa wilayah-wilayah di bagian timur dan utara Indonesia yang berada di atas garis khatulistiwa diperkirakan akan mengalami curah hujan yang meningkat.

“Kita perlu waspada terhadap potensi banjir di wilayah-wilayah tersebut, terutama di bulan September ini,” ujar Dwikorita.

Sejumlah daerah yang diprediksi berpotensi terendam banjir dengan tingkat potensi rendah hingga menengah meliputi beberapa provinsi di Sumatra seperti Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, dan Sumatera Selatan. Di Aceh misalnya, daerah-daerah seperti Aceh Barat, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, hingga Kota Lhokseumawe masuk dalam daftar wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan.

Hal yang sama juga berlaku di wilayah Sumatera Utara, di mana sejumlah daerah seperti Kota Medan, Deli Serdang, dan Asahan diprediksi akan mengalami curah hujan tinggi.

“Kami terus memantau perkembangan ini dan akan memberikan informasi terkini kepada masyarakat agar dapat mengambil langkah-langkah antisipatif,” tambah Dwikorita.

Dengan semakin dekatnya musim hujan di beberapa wilayah Indonesia, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada dan melakukan persiapan untuk menghadapi potensi banjir yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Editor: Akil

Helikopter Rusia Jatuh di Kamchatka, 17 Orang Tewas dan 5 Hilang

0
Ilustrasi Helikopter Jatuh. (Foto: CNN Indonesia)

NUKILAN.id | Moskow — Sebuah helikopter Mi-8 milik perusahaan Vityaz-Aero Rusia mengalami kecelakaan tragis di wilayah Timur Jauh Kamchatka pada Minggu (1/9). Helikopter yang mengangkut 22 orang tersebut jatuh di daerah pegunungan, dengan 17 korban tewas telah ditemukan dan lima lainnya masih dinyatakan hilang.

Menurut laporan Kementerian Situasi Darurat Rusia yang dikutip dari kantor berita TASS, helikopter itu hilang kontak ketika sedang dalam perjalanan dari pegunungan Vachkazhets menuju Nikolayevka.

“Puing-puing helikopter yang dinyatakan hilang telah ditemukan melalui pantauan udara di ketinggian 900 meter, dekat lokasi hilangnya kontak,” ujar pernyataan resmi dari kementerian.

Tim penyelamat segera dikerahkan ke lokasi jatuhnya helikopter. “Sebanyak 17 jasad telah ditemukan. Pencarian terhadap lima orang yang hilang masih terus berlanjut,” ungkap Kementerian Darurat Rusia.

Cuaca Buruk Penyebab Utama?

Meski belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kecelakaan, kondisi cuaca yang buruk diduga menjadi faktor utama.

“Jarak pandang yang rendah, gerimis, dan kabut tebal dilaporkan di wilayah Kamchatka pada saat kejadian,” jelas layanan operasional dalam laporannya.

Helikopter pencari segera diterbangkan setelah helikopter Mi-8 tersebut hilang kontak pada pukul 17.15 waktu setempat. Selain itu, tim penyelamat darat juga melakukan pencarian di sepanjang lembah Sungai Bystraya, rute yang diperkirakan dilalui helikopter naas itu.

Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden helikopter di Rusia yang disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk cuaca buruk dan kesalahan teknis. Otoritas penerbangan dan penyelamatan Rusia terus melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab pasti tragedi ini.

Para korban yang ditemukan telah dievakuasi, dan tim penyelamat masih berada di lokasi untuk mencari lima orang yang hilang. Kementerian Situasi Darurat Rusia menyatakan akan terus memberikan pembaruan terkait perkembangan pencarian ini.

Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, dan mengingatkan pentingnya keselamatan penerbangan, terutama di daerah dengan kondisi cuaca yang ekstrem.

Editor: Akil