Beranda blog Halaman 936

Pemkab Aceh Besar Gelar Duek Pakat Tokoh Pendidikan

0
Pemkab Aceh Besar Gelar Duek Pakat Tokoh Pendidikan. (Foto: MC Aceh Besar)

NUKILAN.id | Jantho  – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyelenggarakan Gelar Duek Pakat Tokoh Pendidikan Aceh Rayeuk di Aula SKB Kota Jantho pada Senin, 2 September 2024. Acara ini bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-65, yang juga menandai 65 tahun pembentukan Kota Pelajar Darussalam.

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM membuka acara dengan menekankan pentingnya gelar ini dalam merayakan pencapaian sejarah pendidikan Aceh.

“Hari ini merupakan momen bersejarah bagi kita semua. Peringatan Hardikda Aceh tidak hanya merayakan usia panjang pendidikan di Aceh, tetapi juga menghormati peran Prof. Ali Hasjmy, tokoh pendidik yang berjasa besar pada masa lalu,” ujar Iswanto.

Menurut Iswanto, acara ini menjadi kesempatan untuk merayakan keberhasilan tokoh-tokoh pendidikan dari Aceh Besar yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam kemajuan pendidikan di daerah ini. Ia juga menegaskan bahwa Aceh Besar memiliki ikatan emosional dan historis yang kuat dengan semangat Darussalam, yang tercermin dalam motto “Tekad Bulat Melahirkan Perbuatan Nyata.”

Dalam pidatonya, Iswanto menyebutkan kemajuan yang telah dicapai dalam bidang pendidikan di Aceh Besar, termasuk perbaikan rasio antara jumlah sekolah dan guru serta pemerataan penempatan guru. Ia mengungkapkan bahwa masalah ketidakmerataan penempatan guru yang pernah ada telah berhasil diatasi, meskipun masih perlu penguatan.

“Alhamdulillah, kita telah memprogramkan formasi Guru PPPK untuk tahun 2024 sebanyak 378 formasi. Ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah guru dan memperbaiki rasio antara guru dan siswa, serta meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan,” tambah Iswanto.

Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh pendidikan terkemuka, termasuk Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Prof. Dr. Ir. Marwan Razali, Rektor Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh Prof. Dr. Mujiburrahman M.Ag, dan Rektor ISBI Aceh Prof. Dr. Wildan M.Pd. Diskusi dan presentasi selama acara dipandu oleh Prof. Mustanir MSc.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Bahrul Jamil SSos MSi, menyatakan bahwa gelar Duek Pakat Tokoh Pendidikan ini tidak hanya bertujuan untuk menghargai jasa para tokoh pendidikan tetapi juga untuk terus memotivasi peningkatan kualitas pendidikan di Aceh Besar. “Kehadiran para tokoh pendidikan dan unsur Forkopimda menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan di daerah ini,” ujar Bahrul Jamil.

Acara ini diakhiri dengan foto bersama para peserta dan tokoh-tokoh pendidikan, menandai komitmen bersama untuk terus memajukan pendidikan di Aceh Besar.

Editor: Akil

Pj. Bupati Aceh Jaya Luncurkan Fitur Pembayaran PBB Via Action Mobile Banking

0
Pj. Bupati Aceh Jaya Luncurkan Fitur Pembayaran PBB Via Action Mobile Banking. (Foto: MC Aceh Jaya)

NUKILAN.id | Calang – Kabupaten Aceh Jaya melangkah lebih jauh dalam upaya digitalisasi pelayanan publik dengan peluncuran fitur pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui Action Mobile Banking. Acara ini diresmikan oleh Pj. Bupati Aceh Jaya, Dr. A. Murtala, M.Si., di Aula Dinas Kesehatan Aceh Jaya, pada Senin, 2 September 2024.

Peluncuran ini menandai tonggak penting dalam transformasi digital di daerah tersebut. Dr. A. Murtala dalam sambutannya mengungkapkan, “Fitur pembayaran PBB ini bukan hanya sekadar inovasi teknologi, tetapi juga merupakan langkah konkret untuk melaksanakan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 56 Tahun 2021 yang mendorong percepatan digitalisasi dan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.”

Dengan fitur ini, masyarakat Aceh Jaya kini dapat melakukan pembayaran PBB dengan lebih cepat dan aman melalui aplikasi mobile banking tanpa harus mengunjungi loket pembayaran.

“Kami berharap inovasi ini akan menjadi langkah awal untuk berbagai terobosan lainnya yang mendukung kemajuan daerah. Pajak yang dibayarkan akan kembali dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan layanan publik lainnya,” tambahnya.

Said Zulhanidar, Kepala Bank Aceh Syariah Cabang Calang, turut menyampaikan apresiasi atas peluncuran fitur ini. “Pada tahun 2023, kami sudah meluncurkan pembayaran tagihan PDAM secara online. Kini, dengan adanya fitur pembayaran PBB, kami berharap seluruh nasabah, khususnya wajib pajak di Aceh Jaya, dapat memanfaatkan fasilitas ini sebaik mungkin.”

Penambahan fitur ini adalah bagian dari upaya Bank Aceh Syariah untuk mempercepat digitalisasi sistem pembayaran dan penerimaan di daerah. Harapannya, peluncuran ini tidak hanya memudahkan proses pembayaran pajak bagi masyarakat, tetapi juga dapat meningkatkan kepatuhan dan pendapatan daerah.

Dengan langkah ini, Aceh Jaya semakin mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, menjadikannya lebih efisien dan terintegrasi dalam era digital.

Editor: Akil

Plh Sekda Ajak Jurnalis PON Beritakan Positif tentang Aceh

0
Plh Sekda Ajak Jurnalis PON Beritakan Positif tentang Aceh. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh Dalam upaya memaksimalkan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut, Plh Sekretaris Daerah Aceh, Azwardi, mengajak seluruh jurnalis yang terlibat dalam peliputan acara tersebut untuk memberitakan hal-hal positif tentang Aceh. Ajakan ini disampaikan Azwardi saat membuka workshop pers official PON XXI 2024 wilayah Aceh, yang berlangsung di Hotel Grand Nanggroe pada Senin, 2 September 2024.

Azwardi menegaskan pentingnya peran media dalam menampilkan keunggulan Aceh kepada tamu-tamu nasional yang akan datang, termasuk atlet, official, dan pejabat dari seluruh provinsi di Indonesia.

“PON XXI bukan hanya ajang olahraga, tapi juga kesempatan emas bagi kita untuk memperkenalkan Aceh secara luas. Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa Aceh adalah tuan rumah yang ramah dan profesional,” ujar Azwardi.

Pemerintah Aceh, lanjut Azwardi, telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan keberhasilan PON. Ada empat aspek penting yang menjadi fokus: sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi, dan sukses ekonomi.

“Keberhasilan PON akan mencerminkan marwah kita sebagai orang Aceh. Jadi, mari kita tunjukkan kemampuan terbaik kita sebagai tuan rumah,” tambahnya.

Workshop peliputan PON XXI ini diikuti oleh beragam peserta, termasuk jurnalis profesional dari berbagai organisasi media, petugas peliputan dari Dinas Kominfo di sepuluh kabupaten/kota penyelenggara, serta humas dari pemerintah daerah, TNI/Polri, dan kementerian lembaga di Aceh. Saifullah Abdulgani, Ketua Sub Bidang Pelayanan Media Bidang Promosi dan Pemasaran PB PON wilayah Aceh, mengungkapkan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dengan narasumber yang memiliki latar belakang meliput event-event olahraga besar seperti Asian Games dan PON Papua.

“Workshop ini bukan hanya tentang teknik peliputan, tetapi juga tentang berbagi pengalaman dan strategi dalam meliput event-event berskala besar. Kami berharap, semua peserta dapat memanfaatkan ilmu yang didapat untuk memberitakan acara ini dengan cara yang menarik dan positif,” kata Saifullah.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen terhadap kualitas peliputan, diharapkan PON XXI Aceh-Sumut dapat berjalan sukses dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta dan masyarakat Aceh.

Editor: Akil

Kanwil Kemenag Aceh Terima 753 CPNS, Berikut Formasi yang Dibutuhkan

0
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

NUKILAN.id | Banda Aceh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia resmi membuka pendaftaran untuk seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai 1 hingga 14 September 2024. Pada kesempatan ini, Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Aceh mendapatkan kuota yang cukup besar, yakni 753 formasi.

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Aceh, Ahmad Yani SPdI, mengungkapkan, “Alhamdulillah, kami mendapatkan kuota 753 formasi untuk CPNS tahun ini. Ini adalah peluang emas bagi masyarakat Aceh yang ingin berkarir di Kementerian Agama.”

Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi https://sscasn.bkn.go.id. Ahmad Yani menekankan pentingnya calon pelamar untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

“Silakan mendaftar secara online sebelum batas waktu yang ditentukan, yaitu 14 September 2024,” jelasnya.

Dari 753 formasi yang disediakan, terdapat dua formasi yang diperuntukkan khusus bagi penyandang disabilitas. Formasi tersebut adalah posisi sebagai Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Pertama. Ini adalah langkah positif dalam mendukung inklusi dan keberagaman di sektor publik.

Berikut adalah rincian formasi yang tersedia di Kanwil Kemenag Aceh:

  • Penghulu Ahli Pertama: 36 orang
  • Penyuluh Agama Ahli Pertama: 74 orang
  • Analis Hukum Ahli Pertama: 7 orang
  • Analisis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Pertama: 5 orang
  • Analisis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama: 4 orang
  • Asesor Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama: 1 orang
  • Pengawas Jaminan Produk Halal Ahli Pertama: 29 orang
  • Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Pertama: 22 orang
  • Perencana Ahli Pertama: 7 orang
  • Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Pertama: 10 orang
  • Pranata Komputer Ahli Pertama: 30 orang
  • Pustakawan Ahli Pertama: 4 orang
  • Statistisi Ahli Pertama: 1 orang

Guru Ahli Pertama juga menjadi salah satu formasi yang paling banyak dicari, dengan rincian sebagai berikut:

  • Guru Geografi: 5 orang
  • Guru Akidah Akhlak: 17 orang
  • Guru Al-Quran Hadits: 17 orang
  • Guru Bahasa Arab: 79 orang
  • Guru Bahasa Indonesia: 26 orang
  • Guru Bahasa Inggris: 65 orang
  • Guru Bimbingan Konseling: 40 orang
  • Guru Ekonomi: 1 orang
  • Guru Fiqih: 14 orang
  • Guru IPA: 2 orang
  • Guru IPS: 6 orang
  • Guru Kelas: 52 orang
  • Guru Matematika: 28 orang
  • Guru Muatan Lokal: 5 orang
  • Guru PPKn: 15 orang
  • Guru Prakarya dan Kewirausahaan: 16 orang
  • Guru Sejarah: 5 orang
  • Guru Sejarah Kebudayaan Islam: 19 orang
  • Guru Seni Budaya: 25 orang
  • Guru Sosiologi: 8 orang
  • Guru TIK: 3 orang
  • Guru Fisika: 3 orang
  • Guru Kimia: 3 orang
  • Guru Penjasorkes: 67 orang

Bagi Anda yang tertarik untuk bergabung dengan Kemenag, segera persiapkan diri dan lengkapi pendaftaran Anda sebelum tanggal 14 September. Ini adalah kesempatan untuk menjadi bagian dari lembaga yang berperan penting dalam pembangunan agama dan pendidikan di Aceh.

Editor: Akil

Polda Aceh Siap Amankan PON XXI Aceh-Sumut

0
Kabid Humas Polda Aceh Joko Krisdiyanto. (Foto: Humas Polda)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Polda Aceh menegaskan komitmennya dalam mengamankan gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan digelar di Aceh dan Sumatera Utara. Menyusul pelaksanaan acara yang semakin dekat, pihak Kepolisian Daerah Aceh memastikan bahwa mereka bersama jajaran Polres akan mengawal setiap aspek dari event olahraga bergengsi tersebut.

Kombes Joko Krisdiyanto, Kepala Bidang Humas Polda Aceh, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga keamanan.

“Kami siap mengamankan dan mengawal seluruh rangkaian kegiatan PON XXI Aceh-Sumut 2024,” tegas Krisdiyanto, Senin (2/9/2024).

Menurut Krisdiyanto, pengamanan akan dimulai sejak kedatangan atlet dan tim official di bandara hingga ke lokasi penginapan dan tempat pertandingan. Selain itu, pengamanan akan mencakup lokasi-lokasi strategis seperti venue pertandingan dan tempat penginapan para peserta.

“Kami akan memastikan semua area yang terkait dengan acara ini aman dan terkendali,” ujarnya.

Polda Aceh juga meminta partisipasi aktif dari masyarakat dalam mendukung keamanan acara. Krisdiyanto mengimbau kepada warga untuk melaporkan setiap potensi gangguan keamanan yang dapat mempengaruhi kelancaran PON.

“Jika ada sesuatu yang mencurigakan atau mengganggu, jangan ragu untuk menghubungi nomor pengaduan kami di 081260999901 dan 081260990090,” tambahnya.

Mengakhiri keterangannya, Krisdiyanto mengajak masyarakat untuk bersinergi demi suksesnya PON XXI Aceh-Sumut.

“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan Provinsi Aceh, serta mendukung pelaksanaan PON XXI agar berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Dengan persiapan dan kerjasama yang matang, diharapkan PON XXI Aceh-Sumut 2024 dapat terlaksana dengan sukses, membawa kebanggaan bagi seluruh masyarakat Aceh dan Sumatera Utara.

Editor: Akil

Riswati Bagikan Kiat Atasi Ketakutan Menikah di Kalangan Perempuan Muda

0
Direktur Eksekutif Flower Aceh, Riswati. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Seperti yang diberitakan Nukilan.id sebelumnya, fenomena ketakutan menikah yang dikenal dengan istilah “Marriage Is Scary” tengah menjadi tren di kalangan muda, terutama perempuan. Istilah ini semakin populer di media sosial seperti TikTok, di mana banyak perempuan muda mengungkapkan ketakutan mereka terhadap pernikahan.

Melihat hal ini, Direktur Flower Aceh, Riswari, berbagi kiat-kiat yang dapat dilakukan untuk mengatasi ketakutan tersebut. Ia menekankan pentingnya pendekatan yang komprehensif dan menyeluruh dalam menghadapi ketakutan ini.

“Ketakutan menikah ini bisa jadi disebabkan oleh banyak faktor, seperti ketakutan akan tanggung jawab, kekhawatiran terhadap kehidupan setelah menikah, atau pengalaman buruk di masa lalu,” kata Riswari kepada Nukilan.id, Selasa (3/9/2024).

Riswari menggarisbawahi empat langkah penting yang bisa dilakukan untuk mengatasi ketakutan menikah. Pertama, membuka ruang komunikasi positif dengan pasangan, keluarga, dan orang terdekat. Menurutnya, komunikasi adalah kunci utama untuk memahami ketakutan yang ada dan bagaimana cara menghadapinya.

“Komunikasi yang baik dan terbuka dapat menjadi sarana untuk berbagi informasi dan mencari solusi bersama,” ujarnya.

Kedua, ia menyarankan untuk mempelajari isu-isu terkait pernikahan. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai apa itu pernikahan dan apa saja yang mungkin dihadapi, seseorang bisa lebih siap dan yakin dalam mengambil keputusan.

Ketiga, Riswari mendorong para muda-mudi untuk mengakses konseling di Puskesmas, Puspaga, atau layanan konseling lainnya.

“Layanan konseling bisa menjadi ruang aman bagi mereka yang ingin berbicara dan mendapatkan saran profesional mengenai ketakutan mereka,” katanya.

Langkah terakhir, memperkuat dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar. Ia menekankan bahwa dukungan dari orang-orang sekitar bisa memberikan rasa aman dan keyakinan bagi mereka yang merasa takut akan pernikahan.

“Dukungan dari keluarga sangat penting. Bisa juga dengan bergabung dalam komunitas atau kelompok dukungan untuk saling menguatkan,” jelasnya.

Fenomena “Marriage Is Scary” ini memang menjadi tren, namun Riswari optimis bahwa dengan pendekatan yang tepat, ketakutan ini bisa diatasi.

“Penting untuk memahami bahwa ketakutan itu wajar. Yang terpenting adalah bagaimana kita menghadapinya dengan cara yang positif dan konstruktif,” tutupnya. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Empat Fakta Terkini Tentang Ledakan Granat di Rumah Calon Gubernur Aceh Bustami

0
Rumah cagub Aceh Bustami dilempar granat (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Kejadian mengejutkan terjadi di rumah calon gubernur Aceh, Bustami Hamzah, ketika sebuah granat meledak di kediamannya. Insiden ini mengundang perhatian luas, terutama karena terjadinya pada dini hari dan melibatkan granat yang diduga dilempar oleh pelaku tak dikenal. Dikutip dari Detik.com, berikut adalah empat fakta terkini mengenai peristiwa tersebut:

1. Penemuan Pin Granat dan Identifikasi Pelaku

Polisi menemukan pin granat di lokasi kejadian, yang menjadi petunjuk awal mengenai jenis bahan peledak yang digunakan. Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadillah Aditya Pratama, menyatakan bahwa pin tersebut adalah bagian dari granat yang dilempar ke rumah Bustami. Penyelidikan lebih lanjut dilakukan oleh tim Jibom Brimob Polda Aceh dan Densus 88.

“Kami masih mendalami asal-usul granat tersebut dan kemungkinan pelaku,” ujar Fadillah. Belum ada konfirmasi resmi mengenai siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa ini.

2. Terekam CCTV, Pelaku Diduga Menggunakan Motor

CCTV di sekitar rumah Bustami merekam detik-detik pelemparan granat. Rekaman menunjukkan dua pelaku yang diduga menggunakan sepeda motor. Mereka terlihat melempar granat di depan pintu gerbang rumah, mengarah ke bagian kiri. Dugaan sementara menunjukkan bahwa salah satu pelaku adalah orang yang dibonceng motor.

“Kami sudah mengidentifikasi rekaman tersebut dan sedang mencari pelaku,” tambah Fadillah.

3. Kerusakan yang Ditimbulkan

Ledakan granat tersebut merusak beberapa barang di rumah Bustami, termasuk pot bunga yang hancur. Dari pantauan di lokasi, terlihat bekas hitam di pot yang rusak serta dinding sekitar. Kerusakan ini mencerminkan kekuatan ledakan meski tidak ada korban jiwa. Sisi halaman rumah Bustami dipasangi garis polisi sebagai langkah awal penyelidikan.

4. Bustami Tidak Berada di Rumah Saat Kejadian

Calon gubernur Aceh, Bustami Hamzah, tidak berada di rumah saat ledakan terjadi. Ia sedang berada di luar kota, sementara anggota keluarganya yang berada di rumah. Kautsar Muhammad Yus, kerabat Bustami, mengungkapkan bahwa saat ledakan terjadi, ia mengira suara tersebut berasal dari trafo listrik yang meledak.

“Suara ledakannya sangat keras, membuat telinga kami terasa pekak. Kami baru sadar setelah polisi datang,” jelas Kautsar.

Polisi masih memeriksa barang bukti di laboratorium forensik untuk memastikan jenis granat yang digunakan dan melanjutkan penyelidikan kasus ini. Kejadian ini menambah ketegangan menjelang pemilihan kepala daerah, menimbulkan kekhawatiran akan potensi ancaman keamanan terhadap kandidat.

Editor: Akil

Direktur Flower Aceh Ungkap Alasan Trend “Marriage Is Scary” Banyak Dibuat Perempuan

0
Direktur Eksekutif Flower Aceh, Riswati. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Fenomena ketakutan menikah atau yang dikenal dengan istilah “Marriage Is Scary” tengah menjadi tren di kalangan muda, terutama perempuan. Fenomena ini muncul sebagai tren konten di media sosial seperti TikTok, di mana banyak perempuan muda mengungkapkan ketakutan mereka terhadap pernikahan.

Amatan Nukilan.id, tren ketakutan untuk menikah lebih banyak dibuat oleh perempuan dibandingkan laki-laki. Dalam wawancara dengan Nukilan.id, Direktur Flower Aceh, Riswati, memberikan pandangannya mengenai mengapa fenomena ini lebih sering terjadi pada perempuan.

Menurut Riswati, perempuan cenderung lebih menyadari dampak pernikahan terhadap kehidupan mereka secara keseluruhan, termasuk karir, kebebasan pribadi, dan kesejahteraan mental.

“Perempuan mungkin lebih terbuka dalam mengekspresikan ketakutan mereka atau merasa tidak punya pilihan lain selain membagikan pengalaman tersebut melalui media sosial,” kata Riswati kepada Nukilan.id, Selasa (3/9/2024).

Ia menambahkan bahwa platform seperti TikTok memberikan ruang bagi perempuan untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan dukungan dari sesama pengguna yang memiliki pengalaman serupa.

Lebih lanjut, Riswati menyebutkan beberapa faktor utama yang mendorong tren “Marriage Is Scary” ini. Pertama, kurangnya informasi yang memadai untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan pernikahan, serta ruang komunikasi yang terbatas bagi perempuan untuk membahas isu ini secara terbuka.

Kedua, media sosial yang mudah diakses dan tidak membutuhkan biaya banyak, menjadi alat yang efektif bagi perempuan untuk mengungkapkan perasaan dan ketakutan mereka. Ketiga, perubahan nilai-nilai sosial yang berkembang di kalangan generasi muda juga berperan penting.

“Banyak perempuan muda yang kini lebih terbuka untuk mengeksplorasi pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman hidup, dan melihat pernikahan sebagai sesuatu yang bisa menghalangi kebebasan tersebut,” ungkapnya.

Riswati juga menyoroti perubahan nilai-nilai yang berkembang di masyarakat sebagai salah satu alasan munculnya fenomena ini.

“Orang muda sekarang lebih terbuka untuk mengeksplorasi pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman sebelum memutuskan untuk menikah. Mereka mungkin merasa bahwa pernikahan dapat membatasi kebebasan pribadi mereka dan menghalangi pencapaian karir atau tujuan hidup lainnya,” jelasnya.

Fenomena “Marriage Is Scary” ini mencerminkan perubahan pandangan di kalangan perempuan muda mengenai pernikahan dan peran sosial mereka. Dengan semakin terbukanya akses informasi dan platform untuk berbagi pengalaman, perempuan muda kini lebih berani untuk mengekspresikan ketakutan dan keraguan mereka terhadap institusi pernikahan. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Adi Laweung Serukan Politik Santun untuk Pilkada Damai di Aceh

0
Video TikTok Adi Laweung. (Foto: Tangakapan Layar)

NUKILAN.id | Banda Aceh  – Adi Laweung, anggota tim pemenangan pasangan calon gubernur Aceh Haji Muzakir Manaf dan Haji Fadhlullah, menyerukan kepada seluruh masyarakat Aceh untuk menjaga politik santun dan beradab dalam kontestasi Pilkada Aceh 2024. Seruan ini disampaikan melalui sebuah video yang diunggah di akun TikTok pribadinya.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, melalui video singkat ini, kita atas nama tim pemenangan pasangan calon gubernur Aceh Pilkada 2024, Haji Muzakir Manaf dan Haji Fadhlullah, mengajak kepada seluruh rakyat Aceh untuk mengedepankan politik santun dan politik beradab demi terwujudnya Pilkada damai di Aceh pada tahun 2024 ini,” kata Adi dalam video tersebut, dikutip oleh Nukilan.id, Selasa (3/9/2024).

Adi juga menekankan pentingnya itikad baik dari semua pihak, baik tim pemenangan maupun para pendukung, untuk menjaga suasana damai selama proses Pilkada berlangsung. Ia menyampaikan keprihatinannya atas insiden pelemparan granat oleh orang tak dikenal yang terjadi di rumah mantan Penjabat Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, pada Senin (2/9/2024).

“Sebagaimana hari ini kita ketahui bahwa telah terjadinya pelemparan granat di rumah mantan Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah. Tentunya perlakuan tersebut kita tidak menginginkan dan kita turut prihatin kepada Pak Bustami dan keluarganya sehingga Pak Bustami dan keluarganya bisa bersabar dalam hal ini. Kita menunggu hasil kinerja dari pihak kepolisian dalam mengusut tuntas kasus tersebut,” lanjut Adi.

Di akhir videonya, Adi kembali menghimbau seluruh rakyat Aceh untuk tetap mengedepankan politik santun dan beradab, guna memastikan Pilkada 2024 berjalan damai dan aman.

“Sekali lagi, kita menghimbau kepada seluruh rakyat Aceh untuk tetap mengedepankan politik santun dalam kontestasi Pilkada 2024 di Aceh,” tutup Adi.

Seruan Adi ini datang di tengah meningkatnya ketegangan politik di Aceh, terutama pasca-insiden pelemparan granat yang menambah kekhawatiran akan keamanan selama Pilkada. Dengan mengedepankan politik yang santun dan beradab, diharapkan situasi politik di Aceh tetap kondusif, dan pesta demokrasi dapat berlangsung dengan damai tanpa kekerasan. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Kalah dari Jateng, Pendukung Semangati Tim Bola Basket Putri Aceh

0
Pertandingan bola basket putri antara tim Aceh dan tim Jawa Tengah di GOR Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Senin (2/9/2024). (Foto: Nukilan/Sammy)

Nukilan.id – Tim bola basket putri Aceh mengalami kekalahan melawan tim putri dari Jawa Tengah (Jateng) pada laga kedua pertandingan bola basket putri 5×5 PON XXI Aceh-Sumut di GOR Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya, Senin (2/9/2024). Tim putri Aceh kalah dengan skor akhir 23-114 poin.

Namun, para pendukung tampak masih memberikan semangat untuk tim tuan rumah. Meski pun kalah jauh dari tim Jateng, tim tuan rumah dinilai sudah memberikan yang terbaik dengan performa mereka.

Salah seorang pendukung tim tuan rumah, Rahma mengatakan terlepas dari berbagai kekurangannya, tim putri Aceh sudah bermain dengan sangat baik. Namun, kata Rahma, harus diakui bahwa tim Aceh kalah secara fisik dan kecepatan dibandingkan dengan tim Jateng.

“Tim Aceh sudah bermain bagus. Cuma memang masih kalah dari tim lawan. Ke depan semoga tim Aceh bisa bermain lebih baik lagi,” ujar Rahma kepada Nukilan, Senin (2/9/2024).

Pendukung lainnya, Naura menyarankan agar tim tuan rumah lebih meningkatkan latihan fisik dan konsisten dengan performa mereka. Dia berharap dengan demikian tim putri Aceh bisa mendominasi pertandingan, bahkan bisa memenanginya.

“Semoga tahun depan nanti tim basket putri Aceh semakin mantap dan berkualitas serta bisa membawa nama Aceh ke kancah nasional. Semua kekurangan yang ada sekarang jadi pelajaran saja,” kata Naura. []

Reporter: Sammy