Beranda blog Halaman 910

Berikan Klarifikasi, Ustaz Abdul Somad Tegaskan Netral di Pilgub Aceh

0
Tim UAS Pusat, Ustaz Hendriyanto bersama UAS. (Foto: Serambi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Tim Ustaz Abdul Somad (UAS) memberikan klarifikasi terkait isu yang menyebut UAS akan berkampanye untuk salah satu pasangan calon (paslon) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Aceh 2024. Melalui pernyataan resmi, Ustaz Hendriyanto, perwakilan dari Tim UAS Pusat, menegaskan bahwa UAS tetap bersikap netral.

“Kehadiran UAS di berbagai daerah, termasuk Aceh, selalu melalui proses koordinasi dengan Tim UAS Daerah, termasuk dengan Ustaz Nazaruddin Yahya Lc, yang merupakan Koordinator Tim UAS Aceh,” ujar Ustaz Hendriyanto dalam keterangannya, dikutip dari Serambinews.com, Selasa (17/9/2024).

Hubungan Baik dengan Kedua Paslon

Hendriyanto menjelaskan, netralitas UAS dalam Pilgub Aceh sudah dipertimbangkan matang. Meski Nazaruddin Yahya merupakan kader Partai Gerindra yang mendukung pasangan Muzakir Manaf-Fadhulullah (Mualem-Dek Fadh), UAS tetap menjaga hubungan baik dengan semua pihak.

Di sisi lain, UAS juga memiliki hubungan erat dengan almarhum Tgk H Muhammad A Wahab (Tu Sop), yang sebelumnya berpasangan dengan Bustami Hamzah sebagai bakal calon wakil gubernur. Namun, setelah wafatnya Tu Sop, posisinya digantikan oleh Ustaz M Fadhil Rahmi.

“Meskipun Ustaz Fadhil Rahmi menerima pinangan sebagai calon wakil gubernur secara mendadak, UAS tetap memutuskan untuk menjaga hubungan baik dengan kedua belah pihak, tanpa berpihak,” lanjut Hendriyanto.

Silaturahmi dengan Kedua Pihak

UAS, menurut Hendriyanto, akan terus menjalin silaturahmi dengan pasangan Mualem-Dek Fadh serta Ustaz M Fadhil Rahmi.

“Beliau akan bertemu dengan kedua pasangan tersebut dalam rangka menjaga hubungan baik,” tegasnya.

Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa Partai NasDem Aceh berencana menghadirkan UAS untuk kampanye Bustami Hamzah-M Fadhil Rahmi. Namun, pernyataan ini dibantah langsung oleh Tim UAS, yang menegaskan bahwa UAS tidak akan terlibat dalam kampanye politik apapun.

“UAS akan tetap netral di Pilgub Aceh. Beliau tidak akan memihak salah satu pasangan calon,” tutup Hendriyanto.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan masyarakat Aceh dapat memahami sikap UAS yang ingin menjaga netralitas dan hubungan baik dengan semua pihak, terutama di tengah suasana politik yang semakin memanas menjelang Pilgub Aceh 2024.

Editor: Akil

DKI Jakarta Pimpin Klasemen Medali Sementara, Jabar dan Jateng Saling Mengejar

0
Klasemen sementara perebutan medali PON XXI Aceh-Sumut. (Foto: Dok PON Aceh XXI)

Nukilan.id – Kontingen DKI Jakarta memimpin klasemen sementara perebutan medali PON XXI Aceh-Sumut. Per Selasa (17/9/2024), pukul 17.00 WIB, DKI Jakarta telah meraih total sebanyak 353 medali dalam berbagai cabor yang dipertandingkan.

Dirangkum Nukilan dari laman resmi PON XXI, DKI Jakarta berada di peringkat pertama dengan raihan 353 medali yang terdiri dari 133 medali emas, 114 medali perak, dan 106 perunggu. Sementara di posisi kedua ditempati Jawa Barat dengan perolehan medali sebanyak 375 medali yang terdiri dari 131 medali emas, 122 medali perak, dan 122 medali perunggu.

Sedangkan di posisi ketiga diisi oleh Jawa Timur yang sejauh ini telah mengoleksi sebanyak 322 medali dengan medali emas sebanyak 105 medali, perak sebanyal 108 medali, dan perunggu sebanyak 109 medali.

Persaingan antara tuan rumah Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh terjadi di posisi empat dan lima. Saat ini, Sumut unggul di peringkat keempat dengan perolehan medali sebanyak 173 dengan raihan emas sebanyak 63 medali, perak sebanyak 33 medali, dan perunggu sebanyak 173 medali.

Sementara tuan rumah Aceh berada di posisi kelima dengan total sebanyak 136 medali yang terdiri dari 52 medali emas, 39 medali perak, dan 45 medali perunggu. Jawa Tengah berada di posisi keenam dengan total 177 medali dengan rincian 45 medali emas, 49 medali perak, dan 83 medali perunggu.

Perebutan posisi terjadi di peringkat tujuh dan delapan antara Bali dan DI Yogyakarta yang masing-masing mendapatkan 94 dan 92 medali. Sementara persaingan sepuluh besar klasemen sementara perebutan medali saling mengejar antara Kalimantan Timur dengan perolehan 101 medali dan Riau yang sejauh ini telah mengoleksi sebanyak 58 medali. []

Reporter: Sammy

Peringati HUT PMI ke 79, PMI Kota Banda Aceh Gelar Apel dan Aksi Peduli Lingkungan

0
Pengurus PMI Kota Banda Aceh membagikan tong sampah kepada perguruan tinggi dan sekolah. (Foto: Dok. PMI Banda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam rangka memperingati HUT Palang Merah Indonesia (PMI) ke-79, Pengurus PMI Kota Banda Aceh menggelar apel yang diikuti oleh Pengurus PMI Provinsi Aceh, Staf PMI Kota Banda Aceh, serta relawan PMR, KSR, dan TSR di Aula Markas PMI Kota Banda Aceh pada Selasa, 17 September 2024.

Usai apel, pengurus membagikan tong sampah kepada perguruan tinggi dan sekolah yang diwakili oleh relawan KSR dan PMR PMI Kota Banda Aceh. Penyerahan tong sampah ini nantinya dilanjutkan dengan aksi peduli lingkungan oleh relawan unit KSR dan PMR di masing-masing perguruan tinggi dan sekolah.

Ketua PMI Kota Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri dalam amanatnya mengatakan, aksi peduli lingkungan dilakukan mengikuti himbauan PMI Pusat agar PMI provinsi dan kabupaten/kota terlibat aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan dan pengurangan dampak krisis iklim.

Di wilayah Kota Banda Aceh sendiri, kata Haeqal, aksi peduli lingkungan dilakukan dengan membagikan 30 tong sampah kepada perguruan tinggi dan sekolah yang diwakili oleh unit KSR dan PMR di bawah PMI Kota Banda Aceh, dan dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih sampah di area perguruan tinggi dan sekolah masing-masing unit relawan.

“Ini bentuk kampanye kita untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar turut aktif dalam aksi peduli lingkungan, minimal dengan tidak buang sampah sembarangan dan membuang sampah sesuai dengan pemilahan tempat sampah, yaitu sampah organik, sampah anorganik dan sampah residu,” ujar Haeqal.

Ia mengatakan, PMI Pusat juga menghimbau agar dilakukan pelatihan pembuatan bibit tanaman untuk anak sekolah dengan PMR sebagai penggerak di sekolah. PMI Pusat menargetkan dilakukan tanam bibit sampai tumbuh pohon oleh PMR setidaknya sebanyak 4 juta pohon di wilayah Indonesia.

Selain itu, kampanye untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, hemat energi, dan hemat air juga dilakukan dalam upaya menjaga lingkungan dan iklim. Menurutnya, krisis iklim yang terjadi sekarang memiliki dampak yang nyata pada kehidupan manusia, seperti yang terjadi di Indonesia tahun lalu.

“Tahun lalu, suhu panas imbas dari anomali atmosfer El Nino berdampak terjadinya kemarau panjang yang kemudian mengakibatkan kekeringan di hampir seluruh Indonesia. Dampak yang lebih besar dari kemarau ini, terjadi penurunan produksi bahan pangan dan krisis air bersih,” jelas Haeqal.

Karena itu, ia mengajak semua insan relawan PMI, khususnya di Kota Banda Aceh, agar ikut terlibat aktif dalam aksi peduli lingkungan, sesuai dengan tema HUT PMI ke 79 yaitu “Aksi Adaptasi Iklim”. Mengatasi krisis iklim, lanjutnya, menjadi tanggung jawab bersama dari semua pihak.

Ia berharap, seluruh elemen masyarakat bisa berpartisipasi aktif dalam aksi adaptasi iklim dengan melakukan berbagai hal, seperti menerapkan gaya hidup yang ramah lingkungan hingga melakukan aksi-aksi seperti penanaman pohon.

“Kita semua telah merasakan dampak dari krisis iklim. Sudah saatnya kita lebih peduli dan mulai lakukan aksi-aksi peduli lingkungan untuk menjaga bumi tetap sehat,” demikian Haeqal.

Apel dilakukan di Aula Markas PMI Kota Banda Aceh karena kondisi wilayah Banda Aceh sedang turun hujan deras. Apel ini diikuti oleh Pengurus PMI Provisi Aceh, Pengurus PMI Kota Banda Aceh, Staf PMI Kota Banda Aceh, serta relawan PMR, KSR, dan TSR di wilayah Kota Banda Aceh. []

Polda Aceh Siap Berkolaborasi dengan BNN untuk Memberantas Narkoba

0
Konferensi pers pengungkapan kasus narkotika di BNNP Aceh, pada Selasa 8 September 2024. (Foto: Dok. Polda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, melalui Ditresnarkoba siap berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) baik BNN pusat maupun BNN di daerah Aceh untuk memberantas peredaran narkotika.

“Polda Aceh siap berkolaborasi dengan BNN, serta juga dengan stakeholder lainnya untuk memberantas narkotika. Ini demi masa depan generasi bangsa,” kata Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko, melalui Wakapolda Brigjen Misbahul Munauwar, usai konferensi pers pengungkapan sabu seberat 29,25 kg di Aula BNNP Aceh, Batoh, Kota Banda Aceh, Selasa, 17 September 2024.

Menurut Misbahul, pengungkapan sabu seberat 29,25 kg yang terjadi di perairan Kuala Idi, Kabupaten Aceh Timur, tidak terlepas dari kolaborasi BNN, Polri, dan Bea Cukai, sehingga barang haram asal Thailand itu beserta enam pelaku berhasil diamankan pada Minggu, 8 September lalu.

Sebagaimana disampaikan dalam konferensi pers, pengungkapan itu bermula dari informasi masyarakat yang mengetahui akan adanya pengiriman sabu oleh jaringan Malaysia-Indonesia, sehingga BNN melakukan penyelidikan dan mendeteksi adanya satu kapal oskadon yang diduga membawa sabu.

Ternyata, penyelidikan tersebut juga dilakukan oleh Polda Aceh, sehingga dalam pengungkapan itu terjadi kolaborasi yang membuahkan hasil. Dari hasil kolaborasi itu, personel gabungan mendapati kapal oskadon itu mogo, sehingga berhasil mengamankan tiga ABK dengan inisial JP alias PU, SA alias BA, dan AL.

“Kebetulan kapal oskadon yang mereka gunakan untuk memasok sabu itu mogok, sehingga tiga ABK dan 50 bungkus sabu yang dikemas dengan karung diamankan. Karung itu sempat dibuang ke laut, tetapi petugas berhasil mengangkatnya walaupun sudah basah,” ujar jenderal bintang satu itu.

Tak sampai di situ, sambungnya, petugas kembali melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tiga pelaku lainnya, yaitu PH alias PU yang diketahui merupakan koordinator kapal serta MK dan MN alias NA.

“Mereka dijerat dengan Pasal 114 (2) Jo Pasal 132 (1) sub Pasal 112 (2) Jo Pasal 132 (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup,” kata jenderal berdarah Aceh itu.

Sementara itu, Kepala BNN RI, Komjen Marthinus Hukom, dalam konferensi pers juga mengatakan, pihaknya mendapat informasi tentang adanya masyarakat yang ingin melakukan kejahatan untuk memasok narkotika ke Indonesia melalui perairan Kuala Idi, Kabupaten Aceh Timur.

Kebetulan, kata Marthinus Hukom, Polda Aceh juga memantau hal yang sama, sehingga setelah berkoordinasi dengan Kapolda, maka pengungkapan itu dilakukan secara bersama-sama atau kolaborasi.

“Kata Kapolda Aceh, menghadapi narkoba harus bersama-sama, tidak bisa sendiri-sendiri. Karena tujuan kita sama, yaitu mengamankan negara ini dari peredaran narkoba. Berdasarkan itu, maka pengungkapan ini kami lakukan bersama-sama, toh para sindikat juga bekerja sama dalam memasok narkotika,” kata mantan Kadensus 88 itu.

Abituren Akabri 1991 itu juga mengatakan, terungkapnya kasus penyelundupan narkotika yang dilakukan oleh sindikat jaringan internasional ini merupakan bukti nyata, bahwa narkotika adalah ancaman global terorganisir yang tidak mengenal batas negara, sehingga membutuhkan kerja sama lintas negara dalam penanggulangannya.

Adanya upaya penyelundupan yang masif dan berulang melalui jalur perairan Indonesia juga menunjukkan bahwa permintaan terhadap narkotika di Indonesia sangat tinggi. Hal ini disebabkan oleh propaganda yang dilakukan jaringan para sindikat melalui informasi yang menyesatkan untuk menurunkan resistensi terhadap penyalahgunaan narkotika.

Di sisi lain, sambung Marthinus, korban penyalahgunaan narkotika dianggap sebagai kenakalan remaja yang lumrah, tetapi mendapatkan stigma negatif di lingkungan masyarakat, sehingga menghalangi mereka untuk mendapatkan bantuan pemulihan melalui rehabilitasi.

Namun, dengan pengungkapan upaya penyelundupan 29,25 kg dabu ini, BNN bersama Polri serta Bea dan Cukai dapat menyelamatkan 58.503 anak bangsa dari potensi penyalahgunaan narkotika, serta mampu menghemat biaya rehabilitasi hingga Rp50 miliar, yang mestinya dikeluarkan oleh negara jika sabu tersebut berhasil diedarkan dan dikonsumsi oleh masyarakat.

Oleh karena itu, Marthinus Hukom mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk selalu waspada terhadap bahaya ancaman narkotika. Dia juga memohon kepada masyarakat yang telanjur terlibat untuk menarik diri dari godaan atau jaringan narkoba, karena perbuatan itu akan berdampak pada generasi emas Indonesia pada masa mendatang.

“Marilah bersama-sama membentengi diri dan keluarga, menciptakan lingkungan yang harmonis, menghindari pergaulan yang berisiko, serta hidup sehat tanpa narkoba, untuk mewujudkan Indonesia Bersinar, Bersih Narkoba. Salam sehat tanpa narkoba,” demikian, pungkasnya. []

Relawan Kebersihan USK di PON XXI, Pilah Sampah di Tribun Penonton

0
Para relawan kebersihan dari mahasiswa USK tampak sedang memilah sampah di tribun penonton Stadion Mini USK. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Aksi kepedulian lingkungan ditunjukkan oleh para mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) yang tergabung dalam relawan kebersihan. Setelah pertandingan penyisihan Rugby 7’s pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, mereka dengan sigap membersihkan sampah di tribun penonton Stadion Mini USK, Banda Aceh, Selasa (17/9/2024).

Amatan Nukilan.id, tak hanya membersihkan, para relawan juga tampak memilah sampah sesuai jenisnya, seperti plastik, kertas, dan sisa makanan. Langkah ini dilakukan untuk mendukung program daur ulang dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan, sejalan dengan kampanye lingkungan bersih yang digaungkan panitia PON XXI.

PON XXI Aceh-Sumut 2024 sendiri telah menjadi momentum penting dalam memperkenalkan konsep ramah lingkungan, di mana pengelolaan sampah dan energi hijau menjadi salah satu fokus utama. Aksi kecil ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap lingkungan. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Besok, KIP Aceh Gelar Uji Baca Al-Qur’an untuk Calon Pengganti Wakil Gubernur

0
Bakal calon Gubernur Aceh, Bustami Hamzah saat menjalani uji mampu baca Al'Qur'an di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Rabu 4 September 2024. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Komisi Independe Pemilihan (KIP) Aceh akan menggelar uji mampu baca Al-Qur’an untuk bakal calon pengganti Wakil Gubernur Aceh.

Informasi yang diterima Nukilan, uji mampu baca Al-Qur’an akan dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh pukul 08.30 WIB.

Pelaksanaan uji mampu baca Al-Qur’an ini menyusul meninggalnya Tgk Muhammad Yusuf A Wahab (Tu Sop), yang sebelumnya mendampingi Bustami Hamzah sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh. 

Sebagai tindak lanjut, Bustami Hamzah telah menunjuk Fadhil Rahmi yang akrab disapa Syech Fadhil untuk menggantikan posisi Tu Sop sebagai calon Wakil Gubernur Aceh.

Sebagai informasi, uji mampu baca Al-Quran merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh calon kepala daerah di Aceh sesuai dengan regulasi yang berlaku pada Pilkada 2024.

Reporter: Rezi

KM Kelud Jadi Magnet Wisatawan Selama PON XXI di Aceh

0
Kapal PT Pelni, KM Kelud, di Pelabuhan Malahayati, Aceh Besar. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kehadiran kapal penumpang milik PT Pelni, KM Kelud, di Pelabuhan Malahayati, Aceh, selama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara berhasil menyita perhatian masyarakat. 

Kapal pesiar besar ini tidak hanya berfungsi sebagai akomodasi terapung, namun juga menjadi daya tarik wisata baru yang sangat populer di kalangan masyarakat Aceh.

“Sejak KM Kelud tiba, masyarakat sekitar berbondong-bondong antri berkunjung ke atas kapal. Mereka penasaran dengan kapal sebesar KM Kelud, yang saya dengar belum pernah ada kapal penumpang sebesar ini yang sandar disini,” kata Nakhoda KM Kelud, Capt. Herman Obrein kepada Nukilan, Selasa (17/9/2024)

Bahkan jumlah pengunjung ke KM Kelud selama tiga hari libur panjang Maulid Nabi pada 14-16 September kemarin, jumlah pengunjung ke KM Kelud menembus 10.000 orang. Jumlah ini jauh melampaui kunjungan harian sebelumnya.

Tercatat sejak KM Kelud sandar pada 5  hingga 16 September, jumlah kunjungan masyarakat yang berwisata ke KM Kelud mencapai 21.477 orang. Jumlah tersebut belum termasuk tamu yang menginap di atas kapal sebanyak 1.651 orang. 

“Kami tidak menyangka minat masyarakat akan seantusias ini, tapi kami senang bisa memperkenalkan kapal kebanggaan PELNI kepada masyarakat Aceh,” kata Capt. Herman Obrein.

Sementara itu, Manager Komunikasi Korporasi PELNI Ditto Pappilanda menambahkan, penugasan KM Kelud di Aceh akan berakhir pada 22 September 2024. “Kapal akan kembali Jakarta, dengan lebih dulu singgah di Medan, Batam, dan Tanjung Balai Karimun sebelum tiba di Jakarta,” terang Ditto. 

Sebagai informasi, KM Kelud merupakan kapal penumpang dengan kapasitas 2.000 orang yang biasanya melayani rute Jakarta-Batam-Tanjung Balai Karimun-Medan. Selama bertugas di Aceh, rute reguler KM Kelud digantikan oleh KM Dorolonda.

Reporter: Rezi

Trafik Tol Sigli-Banda Aceh Melonjak Signifikan Selama Libur Maulid

0
Gerbang Tol Seulimum-Baitussalam. (Foto: Dok. Hutama Karya)

NUKILAN.id | Banda Aceh – PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan signifikan jumlah kendaraan yang melintas di jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Seulimeum-Baitussalam) selama periode libur Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah

“Selama periode libur Maulid, tercatat sebanyak 17.765 kendaraan melintas di ruas tol ini, meningkat sebesar 15% dibandingkan dengan volume lalu lintas normal (VLL),” kata EVP Sekretaris Perusahaan

PT Hutama Karya, Adjib Al Hakim dalam keterengan tertulisnya kepada Nukilan, pada Selasa (17/9/2024).

Adjib mengatakan, peningkatan ini menunjukkan adanya peningkatan mobilitas masyarakat selama periode libur panjang Maulid Nabi yang jatuh pada tanggal 14-17 September 2024.

“Lonjakan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk mudik atau berwisata selama periode libur panjang tersebut,” katanya.

Secara keseluruhan, Hutama Karya mencatat peningkatan trafik di beberapa ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) hingga 27% dibandingkan hari normal. Selama periode libur Maulid ini, tercatat sebanyak 324.484 kendaraan melintas di berbagai ruas JTTS.

Reporter: Rezi

Cawagub Aceh Fadhil Rahmi Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSUDZA

0
Fadhil Rahmi saat menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUDZA Banda Aceh, pada Selasa 17 September 2024. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Bakal Calon Wakil Gubernur Aceh, Fadhil Rahmi atau akrab disapa Fadhil Rahmi menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, pada Selasa (17/9/2024).

Pemeriksaan kesehatan tersebut merupakan bagian dari proses pencalonan Fadhil Rahmi yang menggantikan Tgk Muhammad Yusuf A Wahab (Tu Sop) untuk berpasangan dengan Bustami Hamzah.

“Pemeriksaan kesehatan ini berlangsung selama empat jam mulai dari pukul 08.00 WIB, Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan Insyallah tidak ada masalah,” kata Syech Fadhil dalam keterangan tertulisnya yang diterima Nukilan, pada Selasa (17/9/2024).

Selanjutnya, Fadhil Rahmi akan melanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan jiwa di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh

“Ada sejumlah tes nantinya dan akan berlangsung hingga Magrib nanti. Doakan semua berjalan lancar,” tambahnya.

Reporter: Rezi

Pj Gubernur Aceh Sambut Kepala BNN RI di Meuligoe Gubernur

0
Pj Gubernur Aceh Sambut Kepala BNN RI di Meuligoe Gubernur. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, bersama istri Ny. Hj. Safriati Safrizal, S.Si, M.Si, menyambut kedatangan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Komjen Pol Dr. Marthinus Hukom, S.IK, M.Si, dalam kunjungan kerja ke Aceh.

Acara jamuan makan malam berlangsung di Meuligoe Gubernur Aceh pada Senin (16/9/2024) malam, dihadiri unsur Forkopimda Aceh serta sejumlah Kepala SKPA dan Biro Pemerintah Aceh.

Kunjungan Kepala BNN ke Aceh ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BNN dalam upaya bersama memberantas peredaran narkoba, yang disebut Marthinus sebagai ancaman serius bagi masyarakat Aceh.

Dalam sambutannya, Marthinus menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memerangi narkoba, mengingat Aceh merupakan salah satu jalur masuk jaringan narkoba internasional ke Indonesia.

“Kami mengapresiasi sambutan hangat dari Pemerintah Aceh. Ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam melawan narkoba. Kita harus bersatu karena narkoba kini tidak hanya merambah kalangan atas, tetapi sudah masuk ke seluruh lapisan masyarakat,” ujar Marthinus.

Pj Gubernur Safrizal dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa Pemerintah Aceh siap bersinergi dengan BNN serta semua pihak terkait dalam menghadapi ancaman narkoba yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Aceh. Ia menyebut, pemberantasan narkoba adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan pendekatan komprehensif, melibatkan masyarakat dan lembaga terkait.

“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan dalam menangani peredaran narkoba, terutama di wilayah perbatasan seperti Aceh,” ujar Safrizal.

Acara jamuan malam itu juga menjadi ajang diplomasi informal yang mencerminkan hubungan erat antara pemerintah daerah dan BNN dalam menciptakan lingkungan bebas narkoba di Aceh. Para tamu disuguhi beragam hidangan khas Aceh, seperti Ayam Tangkap dan Kuah Pliek U, sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu yang hadir.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama antara Pemerintah Aceh dan BNN dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Editor: Akil