Beranda blog Halaman 908

Lingkaran Setan Perundungan Binus School yang Tak Pernah Usai

0
Ilustrasi bullying. (Foto: Bully Awareness Resistance Education)

Nukilan.id – Kasus bullying atau perundungan kembali terjadi di sekolah. Kali ini terjadi di SMA Binus School Simprug. Korban berinisial RE, 16 tahun, diduga menjadi korban perundungan hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit. Hal tersebut diketahui dari kuasa hukum korban, Sunan Kalijaga yang telah melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Laporan Sunan Kalijaga terdaftar dengan nomor LP/B/331/I/2024/SPKT POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA. Dalam laporan itu disebutkan RE mengalami pelecehan seksual, dikeroyok secara bergilir, hingga mengalami trauma. Sunan Kalijaga melaporkan empat orang siswa kelas 12 Binus Simprug berinisial KE, R, K, dan C.

Awal mula kejadian tersebut, kata Sunan terjadi saat kliennya yang merupakan siswa pindahan memulai hari pertamanya di SMA Binus. Lantas, korban didatangi oleh terduga pelaku yang menanyakan latar belakang korban.

Sebagai anak baru di sekolah tersebut, korban langsung mendapatkan perlakuan perundungan di hari pertamanya di sekolah tersebut. Sunan menyebut terduga pelaku perundungan tersebut adalah “anak-anak pejabat, ada orang-orang besarlah.” Padahal korban sudah menyatakan tak ingin mencari masalah, hanya ingin belajar di sekolah.

Korban mendapatkan perundungan secara verbal dan nonverbal. Mulai dari pemukulan yang dilakukan secara bergilir hingga dugaan pelecehan seksual di hadapan siswa lainnya. Hal ini dilakukan selama dua hari berturut-turut. Akibatnya, korban harus dilarikan ke rumah sakit.

Perundungan tak berhenti di situ. Ketika orang tua korban meminta agar proses pembelajaran kepada korban dilakukan secara daring, dia tetap mendapatkan perundungan dari terduga pelaku sehingga proses pembelajaran secara daring itu terpaksa dihentikan.

Terdapat empat video yang menjadi bukti perundungan ini. Video ini terdiri dari dua video dari kamera pengawas atau CCTV di luar toilet pada tanggal 30 dan 31 Januari 2024, satu video CCTV di kantin pada 30 Januari 2024, dan satu video yang diperoleh dari ponsel saksi yang tidak diungkap identitasnya.

Laporan Sunan Kalijaga kini sudah ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Kini, kasus tersebut sudah naik ke tahap penyidikan. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi mengatakan status kasus tersebut naik ke tahap penyidikan setelah polisi melakukan gelar perkara terhadap kasus tersebut.

Dari hasil penyelidikan, kata AKP Nurma, didapati ada dugaan tindak pidana dalam kasus tersebut. Saat ini kasus tersebut masih berjalan di Polres Metro Jakarta Selatan dan pihak kepolisian masih melakukan serangkaian pendalaman terhadap kasus tersebut.

“Ya, kalau tindak pidana, kalau lihat videonya, jelas, ada. (Status kasus naik penyidikan) hari Senin,” ujar AKP Nurma, dikutip Nukilan dari Detik, Sabtu (14/9/2024).

SMA Binus School Simprug membantah adanya kasus perundungan tersebut. Staf Hubungan Masyarakat Binus School Education, Haris Suhendra mengatakan sudah melakukan investigasi terhadap dugaan perundungan terhadap siswa tersebut. Namun, dia menyebutkan tak ada perundungan dalam kasus tersebut, melainkan murni hanyalah perselisihan antarsiswa saja.

“Sekolah telah melaksanakan investigasi berdasarkan bukti dan saksi, kami menemukan bahwa kejadian tersebut adalah perselisihan antarsiswa,” kata Haris dilansir Antara, Sabtu (14/9/2024).

Anak Ketum Parpol

Menanggapi persoalan ini, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait kasus tersebut. RDPU itu menghadirkan pihak Binus Simprug, kuasa terduga pelaku, Otto Hasibuan, dan korban RE sendiri.

Di depan pimpinan dan anggota Komisi III DPR, RE mengadukan kasus perundungan yang terjadi kepadanya. Dia menyebutkan bahwa orang tua salah seorang terduga pelaku adalah seorang Ketua Umum Partai Politik (Ketum Parpol) yang berinisial A.

“‘Lu tahu enggak bapak kita siapa? Dia bapaknya ketua partai, bapak dia DPR, bapak dia MK’. Lalu sahabat dari ketua geng ini mengakui, ‘lu jangan macem-macem bapak gua ketua partai sekarang,’” tutur RE menirukan intimidasi yang disampaikan kepadanya.

Selain itu, korban juga menyebutkan terduga pelaku kerap menyombongkan diri dengan menyebut orang tua mereka adalah anggota DPR dan bekerja di Mahkamah Konstitusi (MK).

Anggota Komisi III DPR, Gilang Dhielafararez dalam rapat dengar pendapat tersebut menyatakan keprihatinannya dengan kasus ini. Dia berharap pihak kepolisian melakukan investigasi secara menyeluruh serta menemukan fakta sebenarnya lantaran banyaknya keterangan yang berbeda.

Dalam rapat dengar pendapat yang sama, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal juga telah mengungkapkan hasil visum dari korban. Dia menyebutkan dari hasil visum ditemukan pipi kiri korban RE tampak memar seluas 3 cm, teraba benjol, dan nyeri di bagian kepala.

Dia menambahkan, pihaknya juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pihak dokter serta alat bukti berupa visum, hingga rekaman video CCTV.

“Jika ditanya, kasus tersebut kenapa lama, kami telah mencoba melakukan diversi atau musyawarah khusus anak-anak. Para pihak sudah bertemu, tapi tidak ada titik temu,” ujar Ade, dilansir CNN Indonesia, Selasa (17/9/2024).

Bukan Kasus Pertama

Kasus perundungan di Binus Simprug ini sebenarnya bukanlah yang pertama. Sebelumnya, kasus perundungan yang nyaris serupa juga pernah terjadi di SMA Binus School Serpong. Kasus ini viral setelah akun X @bospurwa mengunggah pengakuan keluarga korban pada 19 Februari 2024.

Menurut pengakuan keluarga, korban harus dirawat di rumah sakit akibat perlakuan para pelaku. Perundungan ini berhubungan dengan perekrutan anggota baru yang ingin bergabung dalam geng senior mereka. Kasus perundungan ini dilakukan oleh Geng Tai di sebuah warung yang disebut dengan Warung Ibu Gaul (WIG) yang berada di seberang salah satu pintu masuk ke sekolah tersebut.

Kasus perundungan ini juga melibatkan anak seorang artis terkenal, Vincent Rompies dan anak sejumlah pejabat dan direktur media televisi nasional. Polisi kemudian menetapkan empat orang tersangka dari kasus tersebut, yaitu E, 18 tahun; R, 18 tahun; J, 18 tahun; dan G, 19 tahun.

Selain itu, polisi juga menetapkan tujuh orang anak sebagai Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH). Baik tersangka maupun ABH sama-sama dijerat dengan Pasal 76C Jo Pasal 80 UU RI Nomor 35 tahun 2014 atas perubahan kedua UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) kemudian menyatakan akan memberikan perlindungan hukum terhadap korban dan pelaku perundungan Geng Tai di Binus School Serpong.

Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini mengatakan perlindungan hukum terhadap korban dan pelaku ini merujuk kepada Pasal 59 Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Dalam Undang-undang perlindungan anak, korban kekerasan fisik atau pun anak berkonflik dengan hukum, di Pasal 59, prosesnya harus cepat,” kata Komisioner KPAI Diyah Puspitarini, dikutip dari Kompas, Selasa (20/2/2024).

Sementara dalam kasus Binus Simprug, KPAI menegaskan akan mengawasi kasus tersebut dengan serius. Komisioner KPAI, Aris Adi Leksono mengatakan KPAI sudah melakukan pengawasan dan memastikan kasus tersebit segera ditangani dengan cepat dengan mengedepankan penanganan berdasarkan amanah UU Perlindungan Anak dan sistem peradilan pidana anak.

Selanjutnya, kata Aris, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak Binus School Simprug agar menangani kasus tersebut dengan cepat. Selain itu, dia juga akan memastikan bahwa Binus School, baik di Serpong, Simprug, dan kawasan lainnya mencegah hal serupa terjadi kembali dan mengakhiri lingkaran setan perundungan yang tak pernah selesai di sekolah elite itu.

“Kami akan berkoordinasi dengan yayasan Binus dan Kemendikbud agar proses penyelidikan ini berjalan baik, cepat dan benar, serta memastikan komitmen yayasan Binus agar ke depan lebih efektif lagi dalam melakukan langkah pencegahan dan penanganan,” demikian disampaikan Aris Adi Leksono, dikutip dari Kumparan, Senin (16/9/2024). ***

Reporter: Sammy

Atlet Tarung Derajat NTB Kalahkan Kalbar

0
Pertandingan antara Dedi Iswari dan Syadan di BMA, Rabu (18/9/2024). (Foto: Nukilan/Sammy)

Nukilan.id – Atlet tarung derajat dari Nusa Tenggara Barat (NTB), Dedi Iswari berhasil mengalahkan atlet Kalimantan Barat (Kalbar), Syadan dalam cabor tarung derajat PON XXI Aceh-Sumut di Balai Meuseuraya Aceh (BMA), Rabu (18/9/2024) dengan skor 3-0.

Pantauan Nukilan di lokasi, pertarungan kedua atlet berjalan dengan intensitas tinggi. Kedua atlet sama-sama menunjukkan performa terbaik mereka. Jual-beli serangan terjadi dengan sangat cepat di ronde pertama. Namun, mereka mampu menepis atau menghindar dari pukulan dan tendangan dari lawannya.

Memasuki ronde kedua, Dedi Iswari tampak mendominasi jalannya pertandingan. Beberapa pukulan dan tendangannya gagal diantisipasi Syadan. Sebaliknya, serangan yang dilancarkan Syadan mampu dihalau dengan baik oleh Dedi. Dalam satu kesempatan, Dedi berhasil menendang badan Syadan hingga terjatuh ke lantai.

Di ronde ketiga, Dedi semakin mendominasi permainan. Serangan-serangan yang dilancarkan mendarat dengan sempurna di badan lawannya. Performa menawannya bertahan hingga ronde ketiga berakhir. Juri pertama dan ketiga sama-sama memberikan nilai 8-5 untuk Dedi. Juri kedua memberikan nilai 8-6 untuk Dedi. Dengan demikian, Dedi dinyatakan sebagai pemenang dengan skor 3-0. []

Reporter: Sammy

Kalahkan Jabar di Final, Tim Sepak Bola Jatim Raih Emas PON XXI

0
Pertandingan final antara Jabar dan Jatim di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Rabu (18/9/2024) malam. (Foto: tangkapan layar Youtube)

Nukilan.id – Tim sepak bola Jawa Timur (Jatim) berhasil mengalahkan Jawa Barat (Jabar) di laga final PON XXI Aceh-Sumut yang digelar di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Rabu (18/9/2024) malam. Jatim menang tipis 1-0 dari Jabar.

Pantauan Nukilan, pertandingan di babak pertama tampak belum menunjukkan tensi yang tinggi di mana kedua tim sama-sama menahan diri dan menjaga pertahanan masing-masing. Beberapa serangan yang dilancarkan oleh Jatim mampu dipatahkan oleh Jabar. Demikian pula sebaliknya. Hingga babak pertama berakhir, skor masih tetap 0-0.

Memasuki babak kedua, Jatim tampil lebih berani dalam membangun serangan. Namun upaya tersebut masih belum juga membuahkan hasil. Di pertengahan babak kedua, Jabar harus bermain dengan sepuluh orang. Pemain Jabar, Abdan Hanif diganjar kartu kuning kedua oleh wasit yang membuatnya mendapatkan kartu merah di menit ke-63.

Momentum ini mengubah keadaan di atas lapangan di mana Jatim menjadi diuntungkan oleh jumlah pemain. Keberuntungan Jatim menjadi semakin nyata kala kiper Jabar melakukan pelanggaran terhadap pemain Jatim di menit ke-69 yang membuat wasit menunjuk titik penalti.

Sempat terjadi kericuhan antarpemain karena pemain Jabar protes dengan keputusan tersebut. Bola dengan mudah dilesatkan ke kiri gawang Jabar oleh Rano Jutati Karenano di menit ke-73 yang membuat Jatim unggul 1-0 dari Jabar.

Di menit tambahan babak kedua, pemain Jatim yang sebelumnya mencetak gol, Rano Jutati mendapatkan kartu kuning kedua di menit ke-93 sehingga harus keluar dari lapangan. Semenit kemudian, kericuhan kembali terjadi antarpemain. Pelatih Jatim yang tampak bersitegang dengan hakim garis akhirnya diganjar dengan kartu kuning.

Hingga peluit panjang ditiupkan, skor tetap 1-0 untuk kemenangan Jatim. Dengan demikian, bisa dipastikan Jatim mendapatkan medali emas di cabor sepak bola PON XXI. Ini merupakan emas kelima yang dikoleksi Jatim dalam berbagai ajang PON yang sebelumnya pernah mereka ikuti. []

Reporter: Sammy

Teladani Kesederhanaan Rasulullah, Korem 011/Lilawangsa Peringati Maulid Nabi

0
Korem 011/Lilawangsa Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Lhokseumawe – Korem 011/Lilawangsa mengadakan acara keagamaan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah 2024 Masehi, di Masjid Al-Fitrah Korem 011/Lilawangsa, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Rabu (18/09/2024). Peringatan maulid diawali shalat dzuhur berjamaah, ceramah dilanjutkan Doa bersama.

Kasrem 011/LW Letkol Inf Eko Wahyu Sugianto menyampaikan pesan Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran kepada prajurit, hikmah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yaitu momentum bagi kita untuk meneladani akhlak mulia Rasullah.

“Beliau adalah uswatun hasanah, teladan terbaik bagi seluruh umat manusia, meneladan kesederhanaan rasulullah, yaitu kejujuran, kesabaran, keadilan kasih sayangnya yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Menurutnya, Kasrem menyebutkan, makna peringatan Maulid Nabi, hendaknya menjadi pengingat, khususnya bagi kita sebagai prajurit TNI untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

“Peringatan Maulid Nabi ini, menjadi refleksi bagi kita seluruh prajurit Korem 011/Lilawangsa untuk terus berpegang pada ajaran dan keteladanan maupun kesederhanaan Rasulullah, dan menjadi contoh dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam tugas pengabdian kepada negara dan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam ceramah singkat Ustad Adnan Yahya, M.Pd mengatakan, salah satu kesederhanaan nabi adalah kerendahan hati, akhlak nabi yang perlu kita dalami dan diterpkan pada diri kita bersama keluarga.

“Kalau tawaduk saja sudah kita jalankan dalam kehidupan kita, enak kita bekerja, mudah kita hidup dalam rumah tangga dan bahagia orang-orang yang menerapkan, sebab, orang yang yang bahagia dalam rumah tangganya, karena orang-orang yang mendapatkan sakinah dan selalu bersyukur, dia pasti senang dan tenang,” sebutnya.

Ustad Adnan menyebutkan, seberat apapun pekerjaan maupun tugas yang diemban akan mudah dijalani, apabila rumah tangga tenang, sebab, salah satu yang menyebab lahirnya ketenangan dalam hidup adalah tawaduk, rendah hati atau tidak sombong.

“Para ulama mengatakan, kalau kau ingin tenang hidupnya dalam hal dunia lihat kebawah, dalam hal akhirat lihat ke atas, suami istri harus saling menyayangi, tidak bermewah-mewan dan selalu rasa bersyukur serta tawaduk, sehingga ketentraman dalam rumah tangga akan terwujud,” pungkasnya.

Acara maulid turut dihadiri antara lain, Kasrem 011/LW, para Kasi dan Pasi Korem 011/LW, Komandan Dinas Jawatan, para prajurit TNI serta keluarga Ibu-ibu anggota persit yang hadir.

Editor: Akil

Cuaca Ekstrem Melanda, Pemkab Aceh Barat Imbau Warga Waspada Bencana

0
Pemkab Aceh Barat Imbau Warga Waspada Bencana Saat Cuaca Ekstrem. (Foto: MC Aceh Barat)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Aceh Barat dalam beberapa hari terakhir menimbulkan kekhawatiran. Hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang telah menyebabkan banjir di beberapa daerah serta pohon tumbang yang merusak rumah warga.

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Mahdi Efendi, menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, angin kencang, dan puting beliung.

“Masyarakat diimbau untuk selalu waspada, terutama dengan cuaca yang tak menentu seperti ini. Bencana hidrometeorologi dapat terjadi kapan saja,” ujar Mahdi pada Rabu (18/9/2024).

Mahdi menjelaskan bahwa bencana hidrometeorologi merupakan bencana yang terkait dengan fenomena alam akibat siklus air dan perubahan cuaca, termasuk banjir, kekeringan, angin kencang, dan puting beliung. Dalam menghadapi potensi bencana ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta instansi terkait lainnya untuk melakukan pemantauan intensif di wilayah rawan bencana.

“Kami telah menginstruksikan BPBD untuk terus memantau kondisi wilayah yang berisiko tinggi. Seluruh tim harus siaga penuh, terutama di daerah yang rawan banjir dan longsor,” tegas Mahdi.

Ia juga meminta warga untuk segera melaporkan kejadian yang dapat membahayakan, seperti pohon tumbang atau tanah longsor. Langkah cepat ini, kata Mahdi, sangat penting untuk mencegah dampak yang lebih besar di tengah cuaca ekstrem.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala BPBD Aceh Barat, T Ronald, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti instruksi bupati dengan mengintensifkan pemantauan di daerah-daerah rawan bencana. Beberapa wilayah yang sudah terdampak banjir antara lain Desa Napai dan Blang Luah di Kecamatan Woyla Barat, serta Desa Teupin Peuraho di Kecamatan Arongan Lambalek. Di Kecamatan Johan Pahlawan, banjir melanda Desa Pasi Masjid dan Leuhan, meskipun ketinggian air masih di bawah 30 cm.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan relawan dan masyarakat setempat untuk memastikan langkah tanggap darurat berjalan lancar. Warga diimbau selalu waspada dan mengikuti arahan petugas, terutama jika kondisi cuaca memburuk,” ujar Ronald.

Ia menambahkan bahwa cuaca yang tidak menentu ini menuntut upaya pencegahan dan mitigasi bencana yang lebih efektif, terutama di daerah dataran rendah dan kawasan pegunungan yang rawan longsor.

“Kami berharap langkah-langkah antisipasi yang telah dilakukan dapat meminimalisir dampak yang lebih besar,” tutupnya.

Editor: Akil

Tim Sepak Bola Aceh Raih Perunggu di PON XXI, Warga Sambut Gembira

0
Warga Aceh padati Stadion Harapan Bangsa, (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Aceh berhasil meraih medali perunggu dalam cabang olahraga sepak bola putra di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara, setelah menundukkan Kalimantan Selatan dengan skor 2-1. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, pada Rabu (13/9/2024), menjadi penentu bagi Aceh untuk mengamankan tempat ketiga.

Pertandingan berlangsung sengit, dengan kedua tim saling jual beli serangan sejak babak pertama dimulai. Aceh berhasil mencetak dua gol yang tidak mampu dikejar oleh tim lawan, meskipun Kalimantan Selatan sempat memperkecil ketertinggalan dengan satu gol. Dengan kemenangan ini, Aceh sukses membawa pulang medali perunggu di tengah sorakan dan dukungan penuh dari para suporter.

Tidak hanya para pemain yang merasakan kebahagiaan atas pencapaian ini, warga Aceh yang hadir di stadion juga larut dalam kegembiraan. Sejak pukul 15.00 WIB, para pendukung sudah memadati tribun Stadion Harapan Bangsa untuk memberikan dukungan kepada tim kebanggaan mereka.

“Kami bangga dengan perjuangan pemain, meskipun tidak mendapatkan emas, perunggu ini tetap berarti besar bagi kami,” ujar Rinaldi, seorang warga Banda Aceh kepada Nukilan.id, Rabu (18/9/2024).

Menurutnya, perjuangan tim Aceh selama pertandingan sudah sangat maksimal, dan hasil ini layak diapresiasi.

Senada dengan Rinaldi, Farhan, penonton lainnya, menyampaikan rasa bangganya kepada para pemain yang dianggap telah memberikan performa terbaik.

“Mereka sudah bermain habis-habisan. Tim Aceh menunjukkan semangat juang tinggi hingga bisa meraih medali perunggu. Kami sangat bangga,” ungkapnya.

Banyak warga yang mengapresiasi kerja keras para pemain dan tim pelatih yang berhasil mengamankan posisi ketiga di ajang olahraga bergengsi ini.

“Meskipun hanya perunggu, kita harus memberikan apresiasi dan tetap mensuport mereka,” kata Dewi, salah seorang suporter setia.

Dewi juga berharap, pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi Aceh untuk terus meningkatkan prestasi di masa depan.

“Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih baik lagi, dan di PON berikutnya Aceh bisa membawa pulang medali emas,” tambahnya dengan senyum penuh harapan.

Dengan pencapaian medali perunggu ini, Aceh menunjukkan eksistensinya dalam cabang olahraga sepak bola di tingkat nasional, sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat yang terus memberikan dukungan tanpa henti. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Pj Bupati Iswanto Apresiasi Petugas Kebersihan PON di Aceh Besar

0
Pj Bupati Iswanto Apresiasi Petugas Kebersihan PON di Aceh Besar. (Foto: HUMAS Aceh Besar)

NUKILAN.id | Jantho – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM, memberikan apresiasi tinggi kepada petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Besar atas kinerja mereka selama perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut di wilayah Aceh Besar. Petugas kebersihan dinilai cepat tanggap dalam menjaga kebersihan di setiap venue pertandingan.

“Mereka kami apresiasi karena setiap hari bergerak cepat dan sigap membersihkan lokasi pasca pertandingan di setiap venue PON XXI yang ada di wilayah Aceh Besar,” ujar Iswanto, Rabu (18/9/2024), kepada Media Center Aceh Besar.

Menurut Iswanto, peran petugas kebersihan sangat penting untuk memastikan kebersihan setiap venue, sehingga para atlet dan tamu yang hadir merasa nyaman selama acara berlangsung. Iswanto juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap masyarakat sekitar venue yang turut menjaga kebersihan, menjadikan event ini berjalan lancar tanpa keluhan terkait kebersihan.

“Alhamdulillah, tidak ada keluhan terkait sampah dari para atlet maupun masyarakat. Ini juga berkat kerjasama masyarakat yang telah ikut menjaga kebersihan,” tambahnya.

Selain itu, Iswanto mengajak seluruh pengunjung dan masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan selama PON berlangsung. Dia mengimbau agar pengunjung memanfaatkan fasilitas kebersihan yang telah disediakan, seperti tempat sampah dan kantong belanja ramah lingkungan, serta tidak membuang sampah sembarangan.

“Gunakan fasilitas yang ada untuk kenyamanan bersama. Mari kita jaga kebersihan lingkungan sekitar venue,” imbau Iswanto.

Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aceh Besar, Muwardi SH, yang akrab disapa Keuchik Adi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menambah personel kebersihan hingga seratus orang yang ditempatkan di berbagai venue pertandingan di Aceh Besar. Para petugas dibagi dalam dua shift untuk memastikan kebersihan sebelum dan setelah pertandingan.

“Kami menambah personel hingga seratus orang yang standby di lapangan. Armada pengangkut sampah dan tempat sampah pun telah kami sediakan di semua venue,” ujar Muwardi.

Selain itu, DLH Aceh Besar juga menempatkan kontainer sampah khusus di Pelabuhan Malahayati untuk menampung sampah dari kapal KM Kelud yang berlabuh membawa atlet dan peserta PON. Muwardi memastikan seluruh armada kebersihan terus beroperasi dari venue ke venue, menjaga kebersihan tetap optimal.

“Alhamdulillah, semuanya berjalan sesuai harapan, baik dari segi penanganan sampah maupun dukungan armada kebersihan,” pungkas Muwardi.

Editor: Akil

Aceh Raih Perunggu Sepak Bola PON XXI Usai Kalahkan Kalsel 2-1

0
Aceh Raih Perunggu Sepak Bola PON XXI Usai Kalahkan Kalsel 2-1. (Foto: PSSI Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Aceh berhasil mengamankan medali perunggu dalam cabang sepak bola putra Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara setelah mengalahkan Kalimantan Selatan dengan skor 2-1. Pertandingan perebutan tempat ketiga ini digelar di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Rabu (13/9/2024).

Amatan Nukilan.id di lokasi, sejak peluit pertama dibunyikan, tim asuhan Rasiman tampil agresif. Strategi serangan cepat yang diterapkan terbukti efektif. Di menit ke-15, Aceh membuka keunggulan melalui sundulan Mahyuddin. Memanfaatkan umpan silang akurat dari M. Haikal, Mahyuddin menyarangkan bola ke gawang Kalsel tanpa bisa dihalau kiper Ahmad Muhazir.

Meski tertinggal, Kalimantan Selatan tetap tenang dan berusaha membalas. Beberapa peluang berhasil mereka ciptakan, tetapi pertahanan Aceh yang solid mampu menggagalkan setiap ancaman hingga pertengahan babak pertama.

Di menit ke-30, Kalsel akhirnya berhasil menyamakan kedudukan. Rizki Ramadhani, tanpa pengawalan berarti, melepaskan tendangan keras yang merobek gawang Aceh setelah menerima umpan silang mendatar dari rekannya. Gol ini membuat kedudukan imbang 1-1 hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Aceh kembali tampil menekan. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-58. Irza Rahmad, yang bergerak jauh dari posisinya sebagai pemain bertahan, berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Kalsel dan mencetak gol kedua untuk tuan rumah.

Setelah unggul, Aceh terus menekan pertahanan Kalimantan Selatan. Namun, usaha mereka untuk menambah keunggulan selalu digagalkan oleh lini belakang Kalsel yang tampil disiplin. Di sisi lain, Kalsel mencoba memanfaatkan serangan balik untuk menyamakan skor, namun pertahanan Aceh yang kokoh membuat mereka gagal menciptakan gol tambahan.

Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan Aceh meraih medali perunggu di ajang PON XXI.

Usai pertandingan, Pelatih Aceh Rasiman enggan memberikan banyak komentar terkait kemenangan timnya. Ia hanya menanggapi pertanyaan wartawan mengenai gol kedua Aceh yang tercipta dari situasi bola mati.

Dengan kemenangan ini, Aceh menutup kiprah mereka di PON XXI dengan hasil yang memuaskan, meski gagal mencapai partai final. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

PDAM Tirta Mountala Suplai Air Bersih untuk Venue PON XXI Aceh-Sumut 2024

0
Petugas PDAM Tirta Mountala Aceh Besar menyuplai air bersih di Venue PON XXI Aceh-Sumut 2024 Cabor Paralayang di Suka Makmur, Aceh Besar, beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. PDAM TIRTA MOUNTALA)

NUKILAN.id | Jantho – PDAM Tirta Mountala Aceh Besar berkomitmen penuh untuk memastikan suplai air bersih di berbagai venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Layanan distribusi air bersih ini mendapat apresiasi dari Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, atas kerja keras PDAM dalam mendukung kelancaran ajang olahraga nasional tersebut.

“Mereka telah bekerja keras menyediakan suplai air bersih di lokasi-lokasi pertandingan, terutama yang berada di kawasan Aceh Besar,” kata Iswanto di Kota Jantho, Selasa (17/9/2024).

Ia juga menekankan pentingnya peran PDAM dalam kesuksesan PON, khususnya untuk cabang olahraga (cabor) yang digelar di wilayah tersebut. Iswanto menambahkan, kontribusi PDAM sangat krusial dalam memastikan sarana dan prasarana pendukung, termasuk air bersih, berfungsi dengan baik.

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi dan kerja keras tim PDAM yang tak henti-hentinya membantu suplai air bersih di berbagai venue. Peran mereka sangat penting untuk kelancaran penyelenggaraan PON di Aceh Besar. Terima kasih atas komitmen dan profesionalisme yang luar biasa,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi serta dukungan masyarakat untuk menyukseskan PON XXI ini.

“Kesuksesan PON tidak hanya ditentukan oleh para atlet, tetapi juga pihak-pihak di belakang layar seperti tim PDAM yang memastikan kebutuhan dasar, seperti air bersih, terpenuhi,” lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Mountala, Sulaiman, menyatakan bahwa suplai air bersih telah disalurkan ke sejumlah venue pertandingan dan penginapan atlet di Aceh Besar.

Beberapa venue yang mendapatkan suplai air bersih di antaranya adalah venue Woodball di Lapangan Golf Lhoknga, venue selancar ombak di Pantai Riting, venue paralayang di Suka Makmur, venue dayung di Waduk Keliling Kuta Cot Glie, venue Kurash di Jantho Sport City (JSC), serta venue menembak di Rindam IM, Mata Ie, Darul Imarah.

“Kami juga memastikan kebutuhan air untuk beberapa fasilitas penginapan seperti mes atlet Kota Jantho, Wisma PKK, Bapelkes, dan Wisma Atlet di Bakoy, Kecamatan Ingin Jaya,” ujar Sulaiman.

Ia menegaskan komitmen PDAM Tirta Mountala dalam mendukung kelancaran PON XXI dengan memberikan layanan terbaik.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan pasokan air di setiap lokasi dapat terpenuhi dengan baik,” tambahnya.

Editor: Akil

Pj Gubernur Aceh dan DPRA Sepakati Rancangan KUA-PPAS 2025

0
Pj Gubernur Aceh dan DPRA Sepakati Rancangan KUA-PPAS 2025. (Foto: Diskominfo Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pj Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli, A.Md, menandatangani nota kesepakatan bersama mengenai Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Penandatanganan ini dilakukan dalam rapat paripurna di Gedung DPRA, Banda Aceh, Selasa malam (17/9/2024), pukul 21.40 WIB.

Kesepakatan tersebut dicapai setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRA dan Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) menyelesaikan pembahasan intensif terhadap rancangan KUA-PPAS. Rancangan ini nantinya akan menjadi acuan penting dalam penyusunan Rancangan Qanun APBA 2025.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Safrizal menyampaikan bahwa pendapatan Aceh pada tahun 2025 direncanakan mencapai Rp10,8 triliun, dengan alokasi belanja sebesar Rp11 triliun lebih. Selain itu, terdapat pembiayaan netto sebesar Rp209,8 miliar.

“Anggaran ini dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan pembangunan di Aceh dan mendorong pemulihan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” ungkap Safrizal.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRA, unsur Forkopimda Aceh, serta seluruh Kepala Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA). Kesepakatan ini diharapkan dapat mempercepat proses pembahasan APBA 2025, yang menjadi landasan pembangunan Aceh pada tahun mendatang.

Selain soal besaran anggaran, sejumlah prioritas pembangunan di Aceh juga disorot dalam rancangan KUA-PPAS ini, termasuk peningkatan sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur untuk kesejahteraan masyarakat.

Dengan disepakatinya rancangan ini, Pemerintah Aceh optimistis dapat menjalankan program-program prioritas sesuai dengan kebutuhan daerah. “Semoga anggaran ini dapat kita manfaatkan secara efektif dan efisien untuk kesejahteraan masyarakat Aceh,” kata Safrizal menutup pernyataannya.

Editor: Akil