Beranda blog Halaman 857

Kakanwil Kemenag Aceh Dorong BKM Kembangkan Aset Wakaf dalam Pembinaan Manajemen Masjid Percontohan

0
Kakanwil Kemenag Aceh Dorong BKM Kembangkan Aset Wakaf dalam Pembinaan Manajemen Masjid Percontohan. (Foto: Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Blangpidie — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si, mengajak Badan Kemakmuran Masjid (BKM) untuk lebih serius dalam memberdayakan aset wakaf. Hal ini disampaikan dalam acara Pembinaan Manajemen Percontohan Masjid 2024, Rabu (23/10/2024), yang digelar di Hotel Grand Arista, Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Dalam arahannya, Azhari menekankan pentingnya menjaga dan mengelola aset wakaf yang tersebar di berbagai wilayah Aceh. Menurutnya, dengan pengelolaan yang baik, aset wakaf dapat menjadi sumber daya yang bermanfaat bagi kemakmuran masjid dan masyarakat sekitar.

“Kita berkewajiban untuk menjaga dan memberdayakan tanah wakaf. BKM harus memahami cara pengelolaannya dan berperan aktif dalam meningkatkan manfaat dari aset wakaf tersebut,” ujar Azhari.

Ia menambahkan, aset wakaf yang diberdayakan akan mempercepat kemakmuran masjid dan lingkungan sekitarnya. Azhari juga menyoroti tiga aspek penting dalam upaya memakmurkan masjid, yakni imarah (kemakmuran), idarah (administrasi), dan ri’ayah (perekonomian). Ketiga hal ini, katanya, menjadi kriteria utama dalam penilaian masjid percontohan yang kerap dilakukan.

“Ada satu lagi yang dinilai, yakni perpustakaan masjid. Namun, kita harus memakmurkan masjid bukan karena ingin dinilai, melainkan sebagai wujud iman dan tanggung jawab kita kepada Allah,” ujarnya.

Acara bertema “Makmur Masjidnya, Makmur Masyarakatnya” ini dihadiri oleh 45 peserta yang merupakan pengurus masjid dari berbagai wilayah Abdya. Kegiatan tersebut juga melibatkan penyuluh agama dan Badan Kemakmuran Masjid (BKM), dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan masjid di wilayah tersebut.

Kabid Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag Aceh, Dr. H. Mukhlis, M.Pd, yang turut hadir dan memberikan laporan, berharap para peserta dapat menimba ilmu dari pemateri yang berpengalaman, seperti BKM Masjid Al-Makmur Oman Lampriek, Banda Aceh. Masjid tersebut baru saja meraih Juara III Nasional sebagai Masjid Percontohan 2024.

“Kami berharap pengalaman dari BKM Masjid Al-Makmur dapat ditularkan kepada peserta di sini, sehingga ke depan ada masjid di Abdya yang juga bisa meraih predikat sebagai Masjid Percontohan Nasional,” kata Mukhlis.

Di akhir acara, Kakanwil dan jajarannya melanjutkan agenda pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kankemenag Abdya. Mereka juga meluangkan waktu untuk berziarah ke kediaman Ibunda dari Kakankemenag Kota Subulussalam, yang baru saja meninggal dunia.

Agenda pembinaan manajemen masjid percontohan ini menjadi salah satu upaya Kemenag Aceh untuk terus meningkatkan kapasitas pengurus masjid, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memakmurkan masjid dan lingkungannya.

Editor: Akil

Pertamina Pastikan Pasokan LPG 3 Kg di Aceh Aman dan Terkendali

0
Tabung gas LPG 3 Kilogram. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menegaskan bahwa pasokan LPG 3 kilogram di Provinsi Aceh berada dalam kondisi aman. Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying) yang dapat mengganggu distribusi gas bersubsidi ini.

Susanto August Satria, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, menyatakan bahwa pasokan LPG 3 kg tidak hanya stabil, tetapi juga telah ditingkatkan.

“Belilah LPG 3 kg sesuai kebutuhan. Kami pastikan pasokan dalam keadaan aman, dan distribusi LPG 3 kg berjalan lancar, dengan tambahan pasokan di beberapa daerah,” ujar Satria dalam keterangannya, Rabu (23/10/2024).

Peningkatan konsumsi LPG 3 kg di Aceh diperkirakan seiring dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.

Untuk mengantisipasi hal ini, Pertamina Patra Niaga telah menambah pasokan sebanyak 135.534 tabung LPG 3 kg di lima wilayah, yakni Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, dan Kabupaten Aceh Timur.

“Kami mengirim tambahan 19.600 tabung ke Lhokseumawe, 49.300 tabung ke Aceh Utara, 48.720 tabung ke Pidie, 6.714 tabung ke Pidie Jaya, dan 11.200 tabung ke Aceh Timur. Penyaluran ini dilakukan sepanjang Oktober di luar kuota harian,” tambah Satria.

Lebih lanjut, kuota LPG 3 kg untuk wilayah Aceh juga telah ditetapkan oleh Kementerian ESDM melalui Dirjen Migas.

Sebagai contoh, Lhokseumawe menerima alokasi sebesar 4.671 metrik ton (MT) untuk tahun 2024, dengan distribusi oleh tiga agen resmi. Sementara Aceh Utara mendapatkan 14.484 MT yang disalurkan oleh sembilan agen, Pidie 11.190 MT oleh delapan agen, dan Pidie Jaya 3.835 MT oleh tiga agen.

Satria juga mengingatkan bahwa LPG 3 kg diperuntukkan bagi kalangan rumah tangga miskin, usaha mikro, serta petani dan nelayan kecil. “LPG bersubsidi ini bukan untuk sektor usaha besar seperti hotel, restoran, laundry, atau usaha las,” tegasnya.

Pertamina juga telah bekerja sama dengan agen di seluruh wilayah Aceh untuk memantau distribusi dan memastikan LPG dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah setempat. Pelanggaran, seperti penjualan di atas HET, akan dikenai sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

Sebagai bagian dari pengawasan, Pertamina Patra Niaga bersama tim pengawasan dari Disperindagkop, Polres, Kejaksaan, serta instansi terkait lainnya, telah berkoordinasi untuk melakukan inspeksi ke beberapa titik distribusi LPG 3 kg. Langkah ini diambil guna memastikan ketersediaan gas bagi masyarakat berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Ini adalah hasil koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjamin kelancaran distribusi LPG 3 kg di Aceh,” tutup Satria.

Editor: Akil

Flower Aceh Harap Visi Cagub 2024 Sentuh Perlindungan Perempuan dan Anak

0
Ilustrasi perempuan dan anak. (Foto: Sukabumiupdate.com)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di Aceh, khususnya di lingkungan pendidikan, kian meningkat. Ironisnya, persoalan ini tampaknya belum mendapatkan perhatian serius dari calon gubernur yang akan berlaga dalam Pilkada 2024.

Meski isu ini mendesak, dua pasangan calon yang diprediksi kuat bersaing, yakni Bustami Hamzah-Fadhil Rahmi dan Muzakir Manaf-Fadhlullah, lebih fokus pada sektor lain seperti ekonomi, tata kelola pemerintahan, penerapan Syariat Islam, dan keadilan sosial.

Dalam analisis Nukilan.id, visi dan misi kedua pasangan tersebut tidak menunjukkan komitmen konkret dalam menangani kekerasan seksual, terutama di lingkungan sekolah. Padahal, lingkungan pendidikan seharusnya menjadi tempat aman bagi anak-anak dan remaja dalam meraih masa depan mereka. Ketidakjelasan sikap ini memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat, yang menuntut perlindungan lebih tegas terhadap perempuan dan anak.

Direktur Flower Aceh, Riswati, menyoroti pentingnya tindakan proaktif dari calon pemimpin Aceh.

“Ke depannya, pemimpin Aceh harus lebih banyak melakukan sosialisasi dan pendidikan kritis di masyarakat terkait isu perlindungan perempuan dan anak. Hal ini agar berbagai pihak dapat ambil bagian sesuai tugas dan fungsi masing-masing dalam upaya perlindungan,” katanya kepada Nukilan.id pada Rabu (23/10/2024).

Riswati juga menekankan pentingnya program yang memperkuat ketahanan keluarga, agar setiap keluarga mampu menjalankan delapan fungsi utamanya, yaitu fungsi reproduksi, pendidikan, ekonomi, agama, perlindungan, kasih sayang, sosial budaya, dan pembinaan lingkungan.

“Penguatan keluarga sangat penting untuk menciptakan perlindungan yang lebih baik bagi perempuan dan anak di Aceh,” tambahnya.

Meski begitu, hingga kini, belum ada tanda-tanda bahwa isu ini akan menjadi prioritas utama dalam kampanye para calon gubernur. Isu ekonomi dan tata kelola pemerintahan masih mendominasi wacana politik Pilkada Aceh 2024.

Masyarakat Aceh berharap, dalam sisa waktu kampanye yang ada, para kandidat bisa mulai memberikan perhatian serius terhadap kekerasan seksual yang semakin meresahkan. Mereka ingin melihat calon pemimpin yang tak hanya mampu mengatasi masalah-masalah besar di permukaan, tapi juga berani mengambil langkah konkret untuk melindungi masa depan perempuan dan anak Aceh. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

BI Aceh Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan Melalui Rumpon Ijok

0
Pelespasan secara simbolis perahu yang membawa rumpon ijuk di Pelabuhan Pelindo, Aceh Barat. (Foto: Dok. BI Aceh)

NUKILAN.id | Meulaboh – Dalam upaya mengendalikan inflasi dan mendorong digitalisasi, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Penggunaan Sistem Elektronik dalam Transaksi Pemerintah Daerah (TP2DD) di Aula KPPN setempat, pada Selasa (22/10/2024).

Acara yang dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan BI Provinsi Aceh, Rony Widijarto, dan Sekretaris Daerah Aceh Barat, Marhaban, ini membahas berbagai strategi untuk mengendalikan inflasi, salah satunya melalui inovasi teknologi rumpon ijuk.

Dalam kesempatan tersebut, Rony menjelaskan High Level Meeting TPID dan TP2DD yang dilaksanakan pada hari ini merupakan wujud kolaborasi dan sinergi antar pemangku kepentingan untuk mengendalikan inflasi dan mendorong digitalisasi.

“Untuk menjaga realisasi inflasi akhir tahun di Kabupaten Aceh Barat tetap pada sasaran inflasi 2,5±1%, Bank Indonesia berkolaborasi dengan stakeholders daerah terus berupaya untuk menjaga kestabilan harga komoditas pangan. Salah satunya melalui implementasi teknologi rumpon ijuk dengan subjek program kelompok nelayan di Aceh Barat,” kata Rony.

Selain membahas terkait TPID, pertemuan hari ini juga membahas mengenai TP2DD. Adapun tema yang diangkat dalam High Level Meeting TP2DD kali ini adalah upaya untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi daerah terutama untuk mendorong implementasi ETPD yang dapat meningkatkan transparansi transaksi keuangan pemerintah daerah.

Kegiatan berlanjut ke Pelabuhan Pelindo di Kecamatan Johan Pahlawan untuk dilaksanakannya pelepasan secara simbolis perahu yang membawa rumpon ijuk. Proses seremonial yang diawali dengan melepaskan tali tambang ini dilakukan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Rony Widijarto, Sekretaris Daerah Aceh Barat, Marhaban S.E., M.Si., Kepala KPPN Meulaboh, Linggo Supranggono, dan Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Universitas Teuku Umar, Sufal Diansyah, M.Si. Pelepasan tersebut menandai pilot project implementasi 11 unit rumpon ijuk di perairan Aceh Barat. 

Program ini telah melalui berbagai asesmen, termasuk dampak rumpon ijuk terhadap nelayan setempat dan rantai pasok perikanan di kota/kabupaten sekitar IHK (Indeks Harga Konsumen). Implementasi rumpon ijuk dan asesmen yang telah dilakukan adalah hasil sinergi antara Bank Indonesia Provinsi Aceh, Universitas Teuku Umar, dan TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Kabupaten Aceh Barat. Adapun TPID Kabupaten Aceh Barat menjadikan pengembangan ekosistem perikanan melalui rumpon ijuk sebagai program unggulan tahun 2024. Peluncuran rumpon ijuk diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para nelayan dalam meningkatkan hasil tangkapan ikan dan kesejahteraan mereka, sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya laut wilayah Aceh Barat.

Ke depan, perlu dilakukan upaya-upaya pengendalian inflasi melalui strategi 4K antara lain ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Sekda Aceh Barat juga menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi antar pimpinan di daerah dalam mengatasi persoalan inflasi. Sinergi ini diharapkan menjadi akselerator langkah konkret bersama untuk mengendalikan tekanan inflasi pangan dan mendukung ketahanan pangan nasional khususnya di Kabupaten Aceh Barat. []

Mahasiswa USK Aceh Bawa Kapal Delphinus di Kontes Kapal Indonesia 2024

0
Mahasiswa USK Aceh Bawa Kapal Delphinus di Kontes Kapal Indonesia 2024. (Foto: Humas USK)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Tim Kroeng dari Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh akan mengikuti Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2024 dengan membawa inovasi terbaru mereka, kapal bernama Delphinus. Ajang ini akan berlangsung mulai 23 hingga 28 Oktober di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, dan menjadi debut pertama tim USK di kompetisi nasional ini.

Ketua Tim Kroeng, Muhammad Firdaus, menyampaikan kebanggaannya atas kesempatan ini.

“Ini adalah keikutsertaan pertama kami di KKI. Kami sudah melakukan persiapan sejak awal tahun, dan berharap bisa memberikan hasil terbaik,” ungkapnya.

Tim Kroeng terdiri dari enam mahasiswa Teknik Elektro USK, yaitu Muhammad Firdaus sebagai ketua, Muhammad Saleh Saragih, Muhammad Rifki Islami, Aliyatul Muthmainnah, dan Yella Sahya. Mereka dibimbing oleh dosen Aulia Rahman. Tim ini akan berkompetisi di kategori Electric Remote Control (ERC), kapal dengan sistem kendali jarak jauh berbasis listrik, membawa inovasi yang diharapkan mampu menarik perhatian juri.

KKI 2024 sendiri adalah kompetisi kemahasiswaan yang diadakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia, di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Ajang ini memperlombakan desain dan pembuatan prototipe kapal dalam beberapa kategori, termasuk Inovasi Desain dan Konstruksi (IDK), Inovasi Sistem Permesinan dan Kelistrikan (ISPK), serta Performa Prototype Autonomous Surface Vessel (ASV).

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Mustanir, turut memberikan apresiasi kepada Tim Kroeng.

“Inovasi yang mereka ciptakan adalah langkah awal yang luar biasa. Melalui kompetisi ini, mereka tidak hanya mengembangkan keterampilan teknis, tetapi juga memperluas jaringan dan pengalaman di bidang perkapalan,” ujarnya.

Dengan semangat tinggi dan persiapan matang, Tim Kroeng USK optimis bisa tampil maksimal di KKI 2024. Kapal Delphinus diharapkan mampu membawa pulang prestasi gemilang dan mengharumkan nama USK di kancah nasional.

Editor: Akil

Kakanwil Kemenag Aceh Pastikan Operasional MTsN 1 dan KUA Blangpidie Siap Berjalan Lancar

0
Kakanwil Kemenag Aceh Pastikan Operasional MTsN 1 dan KUA Blangpidie Siap Berjalan Lancar. (Foto: Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Blangpidie – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Aceh, H. Azhari, M.Si., melakukan kunjungan kerja ke Aceh Barat Daya (Abdya) untuk memastikan operasional Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Abdya dan Kantor Urusan Agama (KUA) Blangpidie berjalan dengan lancar.

Kunjungan tersebut dimulai dengan kegiatan pembinaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman MTsN 1 Abdya, yang dihadiri jajaran Kemenag setempat. Dalam pembinaan ini, H. Azhari turut didampingi oleh Kabid Urais, Dr. H. Azhari M.Si., dan Kepala Kankemenag Abdya, Dr. Salman Al Farisi, M.Pd.

Setelah pembinaan, Kakanwil meninjau Ruang Kelas Baru (RKB) dua lantai yang dibangun menggunakan skema Sukuk Berbasis Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2024. Gedung ini akan segera digunakan setelah proses penyelesaian dan pengadaan mobiler selesai. Kepala MTsN 1 Abdya, Zulkifli, S.Pd., menyampaikan bahwa penggunaan gedung baru tersebut tinggal menunggu proses gunting pita dalam waktu dekat.

Tidak hanya fokus pada madrasah, Kakanwil juga memastikan kesiapan operasional di Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Blangpidie yang berada dekat Kantor Kankemenag Abdya. Dalam peninjauan ini, Kakanwil kembali didampingi oleh Kabid Urais dan Kepala Kankemenag Abdya.

Kepala KUA Blangpidie, Abu Zar, S.H.I., menyampaikan berbagai dinamika pembangunan KUA, termasuk proses pengerukan bukit yang masih berlangsung di lokasi gedung baru KUA. Alat berat masih disiagakan untuk menyelesaikan pekerjaan yang tersisa.

Dengan peninjauan ini, Kakanwil memastikan bahwa seluruh operasional baik di MTsN 1 maupun KUA Blangpidie akan berjalan sesuai rencana dan mendukung pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat.

Editor: Akil

Peringatan Hari Santri ke-10 di Aceh: Santri Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

0
Peringatan Hari Santri ke-10 di Aceh. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Peringatan Hari Santri Nasional 2024 di Aceh berlangsung khidmat dan penuh semangat di Asrama Haji Embarkasi Aceh, Selasa (22/10/2024). Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh, Muhammad Diwarsyah, memimpin upacara yang dihadiri oleh ratusan santri, tokoh agama, dan pejabat pemerintahan. Mengusung tema “Menyambung Juang, Merengkuh Masa Depan,” peringatan ini menjadi refleksi peran strategis santri dalam membangun bangsa dan menghadapi tantangan masa depan.

Dalam pidatonya, Diwarsyah menyampaikan amanat dari Menteri Agama Nasaruddin Umar, menekankan peran santri sebagai penerus perjuangan bangsa.

“Masa depan Indonesia ada di pundak para santri,” ujarnya. Dia berharap, melalui momentum ini, santri dapat semakin mengukuhkan komitmen untuk mencapai cita-cita besar bangsa, terutama di era globalisasi yang menuntut penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Diwarsyah juga mengingatkan pentingnya sejarah perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan, khususnya melalui Resolusi Jihad yang dipelopori Hadratus Syekh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Resolusi itu memicu perlawanan rakyat terhadap penjajah, yang berpuncak pada pertempuran heroik di Surabaya, 10 November 1945.

“Semangat juang yang diwariskan para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi santri masa kini. Namun, semangat itu tidak cukup hanya diingat. Santri harus terus berinovasi, menguasai teknologi, dan berkontribusi dalam pembangunan Indonesia,” tambah Diwarsyah.

Tokoh-tokoh seperti Presiden ke-4 RI KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin adalah contoh sukses dari kalangan santri yang menempati posisi strategis dalam pemerintahan.

“Banyak menteri, pengusaha, dan birokrat yang lahir dari lingkungan pesantren. Ini membuktikan bahwa santri memiliki potensi besar,” jelasnya.

Lebih dari sekadar refleksi sejarah, Hari Santri tahun ini menjadi ajang persiapan untuk menghadapi tantangan masa depan.

“Santri harus siap menjadi motor penggerak perubahan, dengan kreatifitas dan penguasaan ilmu pengetahuan sebagai kunci,” kata Diwarsyah.

Peringatan ini juga menjadi momen untuk mengenang para pahlawan, termasuk kalangan santri yang turut berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

“Mari kita hargai jasa mereka dan teruskan perjuangan dengan prestasi dan inovasi,” ajak Diwarsyah kepada para hadirin.

Santri Aceh diharapkan mampu menjawab tantangan era modern dengan semangat dan tekad yang kuat, seperti yang diwariskan oleh para pendahulu. Diwarsyah menegaskan bahwa Hari Santri bukan hanya milik santri dan pesantren, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia yang menghargai kontribusi santri dalam perjuangan dan pembangunan bangsa.

Dengan semangat “Menyambung Juang, Merengkuh Masa Depan,” para santri Aceh siap mengambil peran penting dalam meraih masa depan yang lebih baik, sesuai harapan bangsa.

Editor: Akil

BMKG Rilis Daftar Suhu Tertinggi: Banda Aceh Terpanas

0
Ilustrasi cuaca panas. (Foto: Pinterest)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis daftar suhu udara maksimum harian dari berbagai kota dan kabupaten di Indonesia pada Selasa, 22 Oktober 2024. Berdasarkan pengamatan 20 stasiun meteorologi selama 24 jam terakhir, Banda Aceh mencatat suhu tertinggi, mencapai 36,5 derajat Celcius, menjadikannya wilayah dengan suhu terpanas di Tanah Air.

“Banda Aceh mengalami suhu tertinggi selama 24 jam terakhir, yaitu 36,5 derajat Celcius,” tulis BMKG melalui unggahan di akun Instagram resminya.

Selain Banda Aceh, Kota Majalengka di Jawa Barat dan Bima di Nusa Tenggara Barat juga mencatat suhu yang mendekati, masing-masing dengan suhu maksimal 36,2 dan 36 derajat Celcius. Sementara itu, sejumlah kota lainnya, seperti Serang, Sumbawa, Pekanbaru, dan Jakarta, mencatat suhu maksimum berkisar antara 34 hingga 35 derajat Celcius.

Probolinggo Mengalami Kekeringan Ekstrem

Meski tak termasuk dalam daftar wilayah dengan suhu terpanas, Probolinggo di Jawa Timur menghadapi ancaman kekeringan yang parah. Kota ini tercatat mengalami hari tanpa hujan selama 179 hari berturut-turut, menjadikannya salah satu wilayah paling kering di Indonesia.

BMKG memantau fenomena ini melalui citra satelit pada dasarian kedua Oktober 2024, yaitu pada periode 11-20 Oktober. Kekeringan ekstrem ini menambah kekhawatiran terkait potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah-wilayah seperti Kupang dan Maluku Barat Daya, yang diperkirakan memiliki risiko tinggi dalam beberapa waktu mendatang.

Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan

BMKG juga mengeluarkan peringatan kepada masyarakat terkait risiko kebakaran hutan dan lahan akibat kemarau yang masih berlangsung di sebagian besar wilayah Indonesia. Dalam unggahannya, BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan metode pembakaran serta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan dan meninggalkan sumber api terbuka di dalam rumah.

BMKG juga menyarankan masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik guna menghindari korsleting, serta menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai tindakan pencegahan dini.

Berikut ini adalah daftar kota dan kabupaten dengan suhu tertinggi yang tercatat oleh BMKG:

  1. Banda Aceh: 36,5°C
  2. Majalengka: 36,2°C
  3. Bima: 36°C
  4. Serang: 35,8°C
  5. Indragiri Hulu: 35,8°C
  6. Sumbawa: 35°C
  7. Pekanbaru: 34,8°C
  8. Surabaya: 34,8°C
  9. Rote: 34,8°C
  10. Jakarta: 34,8°C

Dengan kondisi cuaca ekstrem yang terus berlangsung, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan menjaga kesehatan, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah dengan suhu tinggi dan minim curah hujan.

Editor: Akil

PSMS Medan Tantang Persiraja Banda Aceh, Berikut Rekor Pertemuan Dua Tahun Terakhir

0

NUKILAN.id | Medan – PSMS Medan kembali bersiap menantang Persiraja Banda Aceh pada pekan kesembilan Liga 2 Grup 1 musim 2024. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, pada Sabtu (26/10/2024) dengan kickoff pukul 20.30 WIB.

Laga ini dipastikan menarik perhatian penggemar sepak bola karena kedua tim memiliki sejarah pertemuan yang intens dalam dua tahun terakhir. Berdasarkan catatan detikSumut, PSMS dan Persiraja sudah bertemu lima kali sejak 2022, dengan tiga laga berakhir imbang.

Pertemuan pertama di tahun 2022 menjadi sorotan ketika kedua tim dijadwalkan bertanding di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, pada Senin (5/9/2022).

Namun, laga tersebut batal digelar karena masalah listrik yang tak kunjung teratasi. Suporter yang kecewa sempat melakukan aksi protes dengan merusak properti stadion. Akibatnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan PSMS menang walkover (WO) dengan skor 0-3 atas Persiraja.

Di musim 2023/2024, kedua tim kembali berhadapan. Pada putaran pertama di Stadion Teladan, Medan, PSMS tertinggal lebih dulu melalui gol Ramadhan dari Persiraja di injury time babak pertama. Namun, Matheus Souza, pemain asing PSMS, berhasil menyamakan kedudukan di injury time babak kedua, membuat laga berakhir imbang 1-1.

Pertemuan kedua musim itu terjadi di Banda Aceh pada Sabtu (18/11/2023) di Stadion Harapan Bangsa. Meski laga berlangsung sengit, skor akhir tetap 0-0. Namun, insiden terjadi usai pertandingan, di mana pemain dan ofisial PSMS sempat tertahan di stadion akibat aksi suporter Persiraja yang tidak puas.

Saat memasuki babak 12 besar Liga 2 2023/2024, kedua tim tergabung dalam Grup X. Pada putaran pertama, PSMS menjamu Persiraja di Stadion Baharoeddin Siregar, Deli Serdang, Sabtu (6/1/2024), yang lagi-lagi berakhir imbang tanpa gol.

Namun, di putaran kedua, Persiraja berhasil menaklukkan PSMS dengan skor 2-0 pada laga yang digelar di Stadion Langsa, Sabtu (27/1/2024).

Secara keseluruhan, dari lima pertemuan antara kedua tim sejak 2022, PSMS meraih satu kemenangan melalui WO, Persiraja satu kali menang, sementara tiga laga lainnya berakhir imbang.

Pertandingan Persiraja versus PSMS pada akhir pekan nanti diprediksi akan berlangsung panas, mengingat rivalitas yang sudah terbangun antara kedua tim selama beberapa musim terakhir. Pertandingan ini tentunya akan menjadi ujian mental dan strategi bagi masing-masing tim dalam perburuan poin penting di Liga 2.

Editor: Akil

Himatro Unimal Jadi Tuan Rumah Rakorwil dan Muswil FKHMEI Wilayah I Aceh

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (Himatro) Universitas Malikussaleh (Unimal) sukses menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan Musyawarah Wilayah (Muswil) Forum Komunikasi Himpunan Mahasiswa Elektro Indonesia (FKHMEI) Wilayah I Aceh. Acara yang berlangsung di Aula Fakultas Teknik Unimal pada Kamis (17/10/2024) ini, dihadiri perwakilan dari seluruh himpunan mahasiswa elektro se-Aceh.

Ketua panitia acara, Wahyu Syahputra, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi program kerja sebelumnya, menyusun strategi baru, dan memilih pemimpin wilayah yang baru untuk keberlanjutan FKHMEI.

“Agenda utama adalah presentasi program kerja, diskusi, serta pemilihan pemimpin baru untuk memperkuat koordinasi organisasi di masa mendatang,” ungkap Wahyu.

Dalam sambutannya, Ketua Himatro Unimal, Dolly Andriansyah Pohan, menekankan bahwa walaupun persiapan kegiatan ini dihadapkan pada berbagai tantangan, akhirnya Rakorwil dan Muswil dapat terselenggara dengan baik. “Ini menjadi awal kebangkitan baru bagi mahasiswa elektro di Aceh untuk bersama-sama menghadapi tantangan teknologi yang semakin berkembang,” ujarnya penuh semangat.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jurusan Teknik Elektro Unimal, Andik Bintoro, M.Eng., yang menyoroti pentingnya kolaborasi dalam menghadapi era Society 5.0.

“Kegiatan ini merupakan momentum bagi mahasiswa untuk memperkuat sinergi dan kerjasama dalam mencapai visi dan misi organisasi,” ujarnya.

Keputusan penting dari Muswil ini menetapkan Farid Widianto dari Himatenika Politeknik Aceh sebagai Presidium FKHMEI Wilayah I Aceh untuk periode 2024-2026. Sementara itu, M. Saydi Kamarullah dari Himatro Unimal terpilih sebagai Koordinator FKHMEI Wilayah I Aceh untuk periode 2024-2025. Keduanya berkomitmen untuk memperkuat komunikasi dan kerjasama antaranggota dalam meningkatkan kontribusi organisasi di wilayah Aceh.

“Saya berharap kita semua bisa bekerja sama dengan penuh solidaritas demi tercapainya visi organisasi,” kata Farid dalam pidato sambutannya. Sementara Saydi menambahkan, “Saya akan memastikan komunikasi dan inovasi berjalan dengan baik sehingga kita bisa memberikan yang terbaik untuk organisasi ini.”

Acara ini juga menetapkan UIN Ar-Raniry Banda Aceh sebagai tuan rumah kegiatan selanjutnya.

Editor: Akil