Beranda blog Halaman 773

Kejari Banda Aceh: Kerugian Akibat Korupsi 2024 Tembus Rp14 Miliar

0
Ilustrasi korupsi. (Foto: detikcom)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Sepanjang tahun 2024, kerugian negara akibat tindak pidana korupsi di Banda Aceh mencapai Rp14 miliar. Data tersebut diungkapkan oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh, Putra Masduri, Selasa (10/12/2024).

“Total kerugian negara mencapai Rp14 miliar, dan itu belum termasuk kasus yang masih dalam tahap pendataan,” ujar Putra dalam keterangannya.

Putra menyebutkan, sejumlah pihak yang terlibat masih mencoba menutupi keterlibatan mereka. “Masih ada yang menutupi tindak pidana korupsi dan tidak berterus terang kepada kami,” katanya.

Ia juga menyoroti kendala dalam pengumpulan data. Oleh karena itu, Kejari Banda Aceh mengimbau saksi maupun pelapor untuk tidak ragu menyampaikan informasi.

“Identitas pelapor akan kami lindungi sepenuhnya,” tegas Putra.

Sepanjang tahun ini, Kejari Banda Aceh mencatat tiga kasus korupsi yang mendominasi, yakni pengadaan fasilitas sanitasi cuci tangan di SMA/SMK, bantuan biaya pendidikan untuk masyarakat Aceh, serta pengadaan buku adat istiadat Aceh pada majelis adat setempat.

Selain itu, pengelolaan anggaran daerah, termasuk dana otonomi khusus (otsus), serta proyek pengadaan barang dan jasa juga kerap menjadi sasaran praktik korupsi.

“Kolusi, penyalahgunaan dana desa, hingga persoalan perizinan dan administrasi publik masih menjadi masalah serius,” ungkap Putra.

Kejari Banda Aceh menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi dengan pendekatan tegas, mulai dari pelacakan aset hingga penegakan hukum.

“Kami melacak aset pelaku melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT), dan instansi terkait lainnya,” ujar Putra.

Untuk menimbulkan efek jera, Kejari Banda Aceh menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap pelaku korupsi.

“Kami membentuk tim khusus pemberantasan korupsi dan bekerja sama dengan berbagai lembaga negara guna memperkuat penyidikan,” jelas Putra.

Putra menambahkan, korupsi adalah masalah nasional yang membutuhkan sinergi semua pihak.

“Meskipun ada upaya dari aparat keamanan, masih terdapat celah di sistem pemerintahan yang dimanfaatkan oknum untuk melakukan korupsi,” katanya.

Kejari Banda Aceh berharap langkah-langkah tegas ini dapat menciptakan efek jera bagi pelaku dan mencegah praktik serupa di masa depan.

Editor: Akil

Refleksi 20 Tahun Tsunami, Yayasan Aceh Hijau Gelar Olahraga dan Petualangan Edukatif

0
Yayasan Aceh Hijau Gelar Olahraga dan Petualangan Edukatif Refleksi 20 Thun Tsunami Aceh. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam rangka mengenang 20 tahun tragedi tsunami Aceh, Yayasan Aceh Hijau mengadakan kegiatan bertajuk Olahraga, Kebersamaan, dan Langkah Petualangan pada Sabtu (7/12/2024). Acara ini berlangsung di Museum Tsunami Aceh dan Taman Bustanussalatin, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan Pemerintah Aceh dan mitra pembangunan.

Kegiatan ini bertujuan memperdalam pemahaman masyarakat tentang perjalanan Aceh bangkit pasca-bencana, sekaligus mengedukasi pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk memahami sejarah tsunami sekaligus menanamkan semangat tangguh dan siaga bencana,” ujar Syarifah Marlina AlMazhir, Direktur Yayasan Aceh Hijau.

Acara dibuka secara simbolis oleh Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Aceh, Ir. T. Robby Irza, S.SiT, MT, dengan prosesi pemotongan pita. Dalam sambutannya, Robby mengapresiasi inisiatif ini sebagai langkah positif dalam mengingatkan masyarakat terhadap pentingnya mitigasi bencana.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk petualangan kelompok kecil yang menyusuri tujuh situs peninggalan tsunami di Banda Aceh. Di setiap pos, peserta dihadapkan pada tantangan menarik, mulai dari membuat konten instastory, tebak gambar terkait kebencanaan, hingga permainan labirin yang menguji pengetahuan tentang kesiapsiagaan.

Peserta yang mengumpulkan poin tertinggi dari berbagai tantangan dinobatkan sebagai pemenang.

“Generasi muda yang lahir setelah tsunami mungkin tidak sepenuhnya memahami peristiwa itu. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan wawasan sekaligus mempererat hubungan antar komunitas di Aceh,” kata Syarifah.

Selain menyajikan pengalaman reflektif, acara ini juga bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesiapan menghadapi potensi bencana di masa depan. Syarifah menekankan bahwa pengetahuan tentang mitigasi bencana harus ditanamkan sejak dini agar generasi mendatang lebih tangguh dalam menghadapi berbagai risiko.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen refleksi, tetapi juga ajang kebersamaan yang mempererat hubungan antarwarga. Peserta dari berbagai latar belakang tampak antusias menyelesaikan setiap misi sambil menikmati perjalanan di situs-situs bersejarah Aceh.

Melalui acara ini, Yayasan Aceh Hijau berharap dapat melanjutkan komitmen dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya mitigasi bencana serta menghormati perjuangan Aceh untuk bangkit dari tragedi besar dua dekade silam.

Editor: Akil

Serunya Magang di Kantor Notaris dan PPAT Hj. Siti Rahmah, S.H., M.Kn.

0
De-Erista Delila Kitari, Mahasiswi Fakultas Hukum, Universitas Syiah Kuala. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Opini – Ternyata, magang di kantor notaris dan PPAT itu seru ya. Selain mendalami tugas dan tanggung jawab diseputar dunia kerja notaris dan PPAT juga ada pengalaman-pengalaman seru lainya, termasuk menggeluti kegiatan sosial kemanusiaan. Semua ini jelas sangat berguna saat memasuki dunia kerja sesungguhnya, pada waktunya.

Saya mendapatkan kesempatan berharga untuk menjalani program magang selama 90 hari, sejak 4 September 2024 hingga 3 Desember 2024, di Kantor Notaris dan PPAT Hj. Siti Rahmah, S.H., M.Kn.

Hari pertama memulai magang, saya bersama rekan magang mendapatkan arahan langsung dari Hj. Siti Rahmah mengenai saja tugas seorang notaris yang harus dikerjakan selama melaksanakan kegiatan magang, serta bagaimana seharusnya bersifat selayaknya sosok notaris. Ia menjelaskan tugas-tugas penting yang harus diahami sebagai seorang calon profesional di bidang hukum, seperti pentingnya kejujuran, kedisiplinan, dan sikap profesional dalam melayani klien.

Selama magang, kami diberi berbagai tugas. Seperti mengisi kelengkapan data pada Akta Jual Beli (AJB), Akta Pembagian Harta Bersama (APHB), dan dokumen lainnya sesuai dengan kebutuhan klien. Dari sini, kami mempelajari syarat-syarat yang diperlukan dalam proses pembuatan akta-akta tersebut. Melalui tugas ini, saya belajar pentingnya ketelitian dan kecermatan bekerja, karena setiap dokumen memiliki dampak hukum yang signifikan.

Selain itu, kami juga mengisi buku tanda terima akta PPAT, tugas yang membantu kami memahami pentingnya dokumentasi dan pencatatan yang rapi. Kami juga diajarkan teknik menjahit minuta akta dan juga bagaimana cara untuk mengurus Pph di kantor pajak.

Selain itu, peserta magang turut membantu dalam pembuatan laporan bulanan PPAT, yang memberi kami gambaran tentang administrasi yang menjadi bagian integral dari tugas seorang notaris.

Salah satu pengalaman yang sangat berkesan selama magang adalah kesempatan untuk terlibat dalam penulisan jurnal. Saya bersama rekan berkesempatan membuat sebuah jurnal berjudul Temuleh Bah Bagah Puleh: Wujud Pengabdian Masyarakat Dalam Mendukung Pemulihan dengan Terapi Menulis, yang telah berhasil dipublikasikan. Selain itu, saya juga membantu dalam penulisan beberapa jurnal lainnya. Pengalaman ini sangat berharga karena tidak hanya mengasah kemampuan menulis, tetapi juga memperluas pemahaman tentang langkah-langkah dalam penelitian dan teknik penulisan karya ilmiah.

Tidak hanya itu, pengalaman paling berkesan lainnya adalah mengikuti kegiatan sosialisasi kunjungan rutin di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Rehabilitasi Narkoba setiap Jumat bersama komunitas Warung Penulis. Melalui perhelatan kegiatan ini, saya belajar banyak dari para residen rehabilitasi, mulai dari cerita perjuangan mereka hingga pelajaran hidup yang sangat berharga. Kegiatan ini menjadi salah satu momen memperkaya pengalaman magang.

Magang di Kantor Notaris dan PPAT Hj. Siti Rahmah, S.H., M.Kn bukan hanya soal kerja, tetapi juga pengalaman seru yang menyenangkan. Hj. Siti Rahmah adalah sosok yang sangat asik dan sering mencairkan suasana dengan candaannya. Namun ia juga tegas saat diperlukan, sehingga kami belajar untuk disiplin dan bertanggung jawab menyelesaikan tugas. Para karyawan di kantor ini juga ramah, supportive dan juga sangat membantu dalam segala hal pekerjaan selama magang, sehingga membuat suasana kerja menjadi nyaman dan menyenangkan.

Secara keseluruhan, magang ini memberikan peserta magang wawasan baru tentang dunia notaris dan PPAT, serta bekal pengalaman yang sangat berharga untuk masa depan. Selain pengetahuan teknis, saya juga belajar tentang pentingnya kerja sama tim, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam dunia kerja. Pengalaman ini akan menjadi salah satu kenangan berharga dalam perjalanan saya menuju karier di bidang hukum.

Oleh: De-Erista Delila Kitari (Mahasiswi Fakultas Hukum, Universitas Syiah Kuala)

Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini: Cerah Berawan dengan Hujan Ringan di Beberapa Wilayah

0
Ilustrasi cuaca. (Foto: Shutterstock)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Provinsi Aceh pada hari ini didominasi oleh kondisi cerah berawan. Namun, beberapa wilayah diprediksi mengalami hujan ringan pada waktu tertentu. Suhu harian rata-rata berkisar antara 20°C hingga 29°C dengan kelembapan relatif tinggi, yakni antara 72% hingga 98%. Angin bergerak dengan kecepatan bervariasi mengikuti waktu dan lokasi.

Prakiraan Cuaca Wilayah Kota Banda Aceh

  • Pagi: Cuaca cerah berawan dengan suhu 24°C hingga 25°C. Angin bertiup dari tenggara ke barat laut dengan kecepatan 3,3 m/s hingga 5,9 m/s. Kelembapan berkisar 91%-93%.
  • Siang: Suhu meningkat hingga 28°C dengan kondisi tetap cerah berawan. Angin berhembus dari barat daya ke timur laut dengan kecepatan 8,3 m/s hingga 12,4 m/s, kelembapan turun menjadi 74%-77%.
  • Sore: Suhu tetap stabil di 28°C dengan angin bertiup lebih kencang hingga 14 m/s dari arah barat daya ke timur laut. Kelembapan meningkat sedikit menjadi 78%.
  • Malam: Suhu turun ke 26°C dengan cuaca masih cerah berawan. Angin bergerak dari selatan ke utara pada kecepatan 11,9 m/s, sementara kelembapan berkisar 85%-87%.

Prakiraan Cuaca Wilayah Aceh Selatan

  • Pagi: Cerah berawan dengan suhu 21°C. Angin bertiup dari timur laut ke barat daya pada kecepatan 3,6 m/s, kelembapan mencapai 98%.
  • Siang: Hujan ringan diperkirakan terjadi dengan suhu 24°C. Angin berhembus dari barat daya ke timur laut pada kecepatan 6,3 m/s, kelembapan meningkat hingga 91%.
  • Sore: Hujan ringan berlanjut, suhu tetap 24°C. Angin stabil dari arah barat daya ke timur laut, kelembapan naik menjadi 93%.
  • Malam: Cerah berawan dengan suhu turun menjadi 21°C. Angin bergerak dari utara ke selatan dengan kecepatan 0,4 m/s, kelembapan kembali mencapai 98%.

Prakiraan Cuaca Wilayah Aceh Barat

  • Pagi: Cerah berawan dengan suhu 22°C. Angin bertiup ringan dari utara ke selatan pada kecepatan 3,5 m/s, kelembapan mencapai 98%.
  • Siang: Suhu meningkat hingga 29°C dengan kondisi cerah berawan. Angin dari selatan ke utara bergerak pada kecepatan 4,7 m/s, kelembapan turun menjadi 72%.
  • Sore: Suhu turun kembali ke 26°C, cuaca masih cerah berawan. Angin bertiup dari utara ke selatan dengan kecepatan 2,8 m/s, kelembapan meningkat hingga 89%.
  • Malam: Tetap cerah berawan, suhu 23°C. Angin bergerak dari timur laut ke barat daya dengan kecepatan 5,5 m/s, kelembapan kembali mencapai 98%.

Prakiraan Cuaca Wilayah Aceh Barat Daya

  • Pagi: Cerah berawan dengan suhu 20°C hingga 21°C. Angin bertiup ringan dari timur laut ke barat daya pada kecepatan 2,2 m/s hingga 2,6 m/s, kelembapan mencapai 92%-96%.
  • Siang: Suhu naik hingga 25°C dengan kondisi tetap cerah berawan. Angin dari selatan ke utara bergerak pada kecepatan 2,8 m/s hingga 3,5 m/s, kelembapan stabil di 84%-85%.
  • Sore: Cuaca sedikit berawan dengan suhu 24°C. Angin dari selatan ke utara bertiup lebih kencang hingga 3,9 m/s, kelembapan naik menjadi 91%.
  • Malam: Cerah berawan dengan suhu 21°C. Angin bergerak dari utara ke selatan dengan kecepatan 2,1 m/s hingga 3,4 m/s, kelembapan kembali meningkat hingga 98%.

Catatan: Prakiraan cuaca dapat berubah sewaktu-waktu. Tetap waspada terhadap potensi perubahan kondisi cuaca mendadak, khususnya hujan ringan di beberapa wilayah.

Editor: Akil

Kemenag Aceh Besar Sambut HAB ke-79 dengan Bakti Sosial dan Santunan

0
Kemenag Aceh Besar Sambut HAB ke-79 dengan Bakti Sosial dan Santunan. (Foto: Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Jantho — Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-79, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar melaksanakan kegiatan bakti sosial dan penyerahan santunan di sejumlah masjid pedalaman, Kamis (12/12/2024).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Aceh Besar, Saifuddin, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Aceh Besar, Yasmaidar, serta jajaran pejabat lainnya. Masjid-masjid yang menjadi sasaran kegiatan ini meliputi Masjid Sirajul Huda Kemukiman Lam Teuba, Masjid Tgk Syik Ujong Blang Lengah, Masjid Asyuhada Mukim Lampanah, Masjid Baitul Atiq Gampong Beureunuet, dan Masjid Baital Atiq Ie Sueum.

Menurut Kakankemenag Aceh Besar Saifuddin, kegiatan membersihkan masjid dan memberikan santunan kepada masyarakat kurang mampu telah menjadi tradisi tahunan yang dilaksanakan Kemenag Aceh Besar setiap peringatan HAB. Ia menyebutkan, kegiatan ini bukan sekadar membersihkan masjid, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara ASN Kemenag dan masyarakat, khususnya di daerah pedalaman yang jarang mendapatkan perhatian.

“Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap tahun. Tahun lalu, kami bahkan menyasar hingga wilayah Pulo Aceh. Selain membersihkan masjid, ini juga menjadi momentum untuk mendekatkan diri dengan masyarakat,” ungkap Saifuddin.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi ASN Kemenag Aceh Besar dalam kegiatan tersebut. Seluruh pejabat, mulai dari Kakankemenag, kepala seksi, kepala madrasah, hingga kepala kantor urusan agama (KUA), turut aktif membersihkan halaman masjid, tempat wudu, kamar mandi, hingga memangkas rumput di sekitar masjid.

“Semua dilakukan dengan niat ikhlas dan tulus. Semoga kegiatan ini bernilai ibadah di sisi Allah SWT, dan hanya Allah yang dapat membalas kebaikan kita semua,” tambahnya.

Selain bakti sosial, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan santunan kepada masyarakat sekitar masjid. Tahun ini, sebanyak 55 penerima mendapat bantuan berupa paket sembako. Setiap lokasi yang disambangi ASN Kemenag Aceh Besar menyalurkan bantuan untuk sepuluh orang penerima.

“Semoga tahun depan kita dapat meningkatkan jumlah penerima santunan. Bantuan ini merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat rezeki yang Allah berikan kepada kami,” ujar Saifuddin.

Ketua Panitia HAB ke-79 Kemenag Aceh Besar, Nazaruddin, menyampaikan bahwa dari 12 kegiatan unggulan yang direncanakan, beberapa di antaranya bertujuan langsung untuk masyarakat. Selain bakti sosial dan penyerahan santunan, terdapat pula kegiatan rehabilitasi 22 rumah tenaga honorer di lingkungan Kemenag Aceh Besar.

“Kami ingin memastikan bahwa peringatan HAB tidak hanya berupa upacara atau kegiatan internal. Justru, kami memperbanyak kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” jelas Nazaruddin, yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Pendidikan Pondok Pesantren (Kasi Pontren) Kemenag Aceh Besar.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Aceh Besar berharap dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan pengabdian di momen peringatan Hari Amal Bhakti.

Editor: Akil

DWP Diskominfotik Sukses Raih Prestasi di HUT Ke-25 DWP Kota Banda Aceh

0
DWP Diskominfotik Sukses Raih Prestasi di HUT Ke-25 DWP Kota Banda Aceh. (Foto: Diskominfo BNA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh mencatat prestasi gemilang dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 DWP Kota Banda Aceh yang berlangsung di Balai Kota, Kamis (12/12/2024).

Pada ajang tersebut, DWP Diskominfotik berhasil meraih Juara 1 kategori E-Reporting dan Juara Hiburan IV dalam Lomba Puisi se-Kota Banda Aceh. Capaian ini disambut dengan antusias oleh seluruh anggota DWP Diskominfotik yang menunjukkan semangat kebersamaan dan kerja sama yang solid.

“Kami sangat senang dan mengapresiasi seluruh anggota DWP Diskominfotik yang selalu kompak dan mendukung satu sama lain dalam memeriahkan HUT DWP Kota Banda Aceh yang ke-25 ini,” ujar Ketua DWP Diskominfotik Kota Banda Aceh, Safrina.

Tak hanya itu, salah satu anggota DWP Diskominfotik juga turut mengharumkan nama instansi sebagai bagian dari Tim Senam DWP Pemerintah Kota Banda Aceh. Tim ini berhasil meraih Juara 2 dalam Lomba Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) tingkat Provinsi Aceh.

Safrina berharap semangat kebersamaan ini dapat terus terjaga di masa mendatang. “Kami berharap kekompakan ini dapat terus dipelihara agar memberikan energi positif bagi DWP Diskominfotik dan Kota Banda Aceh,” tambahnya.

Sebagai pelengkap prestasi, DWP Diskominfotik juga mendapatkan penghargaan khusus untuk kategori Kehadiran Tepat Waktu. Penghargaan ini menjadi bukti komitmen mereka terhadap kedisiplinan dan profesionalisme dalam setiap kegiatan.

Peringatan HUT DWP Kota Banda Aceh ke-25 menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarlembaga serta mendorong partisipasi aktif perempuan dalam mendukung pembangunan di Kota Banda Aceh.

Editor: Akil

Baitul Mal Aceh Kumpulkan Rp69 Juta Zakat dan Infak Melalui QRIS

0
baitul mal aceh
Sekretariat Baitul Mal Aceh (Foto. Dok. BMA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Baitul Mal Aceh (BMA) berhasil menghimpun dana zakat dan infak sebesar Rp69 juta melalui sistem pembayaran digital QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) selama periode Januari hingga November 2024. Dari jumlah tersebut, zakat yang terkumpul mencapai Rp63,1 juta, sementara infak menyumbang Rp6,18 juta.

Ketua BMA, Mohammad Haikal, menyatakan bahwa penggunaan QRIS telah mempermudah masyarakat Aceh dalam menunaikan kewajiban agama mereka. Dengan hanya memindai kode QR melalui aplikasi perbankan atau dompet digital, masyarakat dapat menyetorkan zakat dan infak secara praktis dan tanpa biaya tambahan.

“Kami sangat bersyukur atas respon positif masyarakat. Ini membuktikan tingginya kepedulian masyarakat Aceh untuk berbagi dan membantu sesama,” ujar Haikal.

Dana yang terkumpul oleh BMA digunakan untuk berbagai program kemaslahatan umat, termasuk:

  1. Bantuan Fakir Miskin: Pemberian santunan tunai untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga kurang mampu.
  2. Pemberdayaan Ekonomi: Pelatihan dan bantuan modal usaha untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
  3. Beasiswa Pendidikan: Membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

“Kami memastikan bahwa setiap rupiah yang disalurkan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tambah Haikal.

QRIS menjadi solusi modern untuk transaksi zakat dan infak. Setoran zakat minimal ditetapkan sebesar 2,5% dari nisab atau pendapatan minimal Rp10,5 juta. Sementara itu, infak bisa dimulai dari Rp1 tanpa ada biaya administrasi.

Keberhasilan implementasi QRIS ini tidak lepas dari upaya BMA yang gencar mensosialisasikan penggunaannya kepada masyarakat. BMA bekerja sama dengan lembaga keagamaan, pemerintah daerah, dan media untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang zakat dan kemudahan berdonasi melalui teknologi.

Meski telah mencapai capaian yang membanggakan, BMA masih menghadapi tantangan, seperti memperluas jaringan dan meningkatkan literasi digital di daerah terpencil. Namun, Haikal optimistis bahwa dengan dukungan dari berbagai pihak, kendala tersebut dapat diatasi.

Jubir Om Bus-Syech Fadhil Ungkap Alasan Tak Lanjutkan Gugatan ke Mahkamah Konstitusi

0
Juru bicara pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Aceh Bustami Hamzah dan M Fadhil Rahmi, Hendra Budian. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Juru Bicara pasangan calon (paslon) Bustami Hamzah-Syech Fadhil (Om Bus-Syech Fadhil), Hendra Budian, memaparkan alasan mengapa Paslon 01 pada Pilkada Aceh memutuskan untuk tidak melanjutkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Melalui keterangan pers yang disampaikan Kamis (12/12/2024) malam, Hendra menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kemaslahatan Aceh secara menyeluruh.

“Paslon kami memilih untuk tidak melanjutkan gugatan ke MK demi mengutamakan kepentingan Aceh. Jika pemungutan suara ulang dilakukan, potensi kekerasan sangat besar. Kita bisa lihat, pada proses normal saja terjadi banyak kekerasan dan intimidasi. Apalagi jika harus mengulang? Keputusan ini diambil untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Hendra.

Hendra menambahkan, tujuan utama paslon Om Bus-Syech Fadhil mengikuti kontestasi Pilkada bukan untuk menunjukkan kekuatan fisik, tetapi untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kesejahteraan rakyat Aceh.

“Tindakan kami ini adalah bukti bahwa visi kami adalah Pilkada yang damai dan demokratis. Kami ingin menjaga Aceh dari kerugian yang lebih besar akibat konflik berkepanjangan,” jelasnya.

Terkait kemenangan paslon 02 yang telah ditetapkan, Hendra menyebut bahwa masyarakat Aceh memiliki hak untuk menilai.

“Masyarakat Aceh sudah tahu siapa yang sebenarnya memenangkan hati mereka. Kami menyerahkan sepenuhnya penilaian ini kepada rakyat. Biarkan mereka yang menentukan, terutama dengan melihat apa yang terjadi selama proses Pilkada di Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Aceh Timur,” kata Hendra.

Hendra juga menyampaikan harapan agar sistem Pilkada Aceh ke depan dapat diperbaiki, sehingga menciptakan proses yang benar-benar demokratis dan menggembirakan, sesuai dengan semangat pesta rakyat.

“Om Bus dan Syech Fadhil selalu berkomitmen pada Pilkada yang jujur dan adil, di mana rakyat bisa merayakannya dengan penuh kegembiraan,” tutupnya.

Editor: Akil

Kunjungi Temuan Situs Bersejarah, Aktivis Pariwisata Minta Pemkab Aceh Singkil Beri Perhatian Khusus

0
Aktivis pariwisata Aceh, Tonicko Anggara. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Singkil – Penemuan situs bersejarah yang mengungkap artefak-artefak dari Kerajaan Singkil di Kampung Ujung, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, menarik perhatian aktivis pariwisata Aceh, Tonicko Anggara. Sebagai Direktur Utama Lembaga Pariwisata dan Pecinta Alam Mahasiswa Islam (LEPPAMI) HmI Cabang Banda Aceh, Tonicko mengunjungi langsung lokasi penemuan tersebut untuk menyaksikan sendiri keberadaan artefak-artefak yang diyakini memiliki nilai sejarah tinggi.

Kunjungan ini dilaksanakan di rumah pribadi Bapak Admiller Oey, seorang kolektor artefak sejarah yang telah menyimpan lebih dari 2.500 buah artefak, termasuk hasil restorasi dan fragmen-fragmen yang mencapai lebih dari 3.000 potongan. Admiller Oey, yang kerap menerima kunjungan dari berbagai kalangan akademis, termasuk profesor sejarah dan arkeolog, mengungkapkan bahwa seluruh biaya pencarian, perawatan, hingga restorasi artefak tersebut dikeluarkan dari uang pribadinya. Meskipun begitu, ia merasa perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil terhadap temuan bersejarah ini masih sangat minim.

“Saya sering kedatangan banyak ahli, mulai dari profesor sejarah hingga arkeolog. Namun, saya sangat menyayangkan bahwa meskipun temuan ini sangat berpotensi untuk pengembangan pariwisata daerah, Pemkab Aceh Singkil belum memberikan perhatian yang seharusnya,” ujar Admiller Oey, yang dengan setia merawat dan menyimpan artefak-artefak tersebut di rumahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Tonicko Anggara menyampaikan keprihatinannya terhadap kurangnya perhatian dari Pemkab Aceh Singkil. Menurutnya, penemuan situs bersejarah ini sangat berpotensi meningkatkan daya tarik wisatawan ke Kabupaten Aceh Singkil jika dikelola dengan serius dan diberi perhatian khusus oleh pemerintah daerah.

“Ini adalah potensi luar biasa untuk pariwisata Aceh Singkil. Apabila Pemkab Aceh Singkil memberikan perhatian lebih, penemuan artefak ini dapat menjadi daya tarik yang menarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara,” ungkap Tonicko. “Selain itu, dengan serius membangun sektor pariwisata, Aceh Singkil bisa meraih manfaat positif, termasuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).”

Tonicko berharap agar Pemkab Aceh Singkil segera menindaklanjuti temuan situs bersejarah tersebut untuk melestarikan warisan budaya dan meningkatkan sektor pariwisata yang berpotensi menjadi salah satu unggulan daerah.

“Kami berharap Pemkab Aceh Singkil dapat segera memberikan perhatian yang pantas bagi situs bersejarah ini, agar Kabupaten Aceh Singkil bisa semakin maju dengan sektor pariwisata yang berkembang,” tutup Tonicko dengan penuh harapan.

Dengan perhatian yang tepat, penemuan artefak-artefak bersejarah ini bisa menjadi aset yang mendongkrak daya tarik pariwisata dan memperkenalkan Kabupaten Aceh Singkil ke dunia luar.

Editor: Akil Rahmatillah

Antisipasi Lonjakan Libur Akhir Tahun, Dishub Aceh Siap Hadapi Arus Mudik dan Balik

0
Dishub Aceh Siap Hadapi Arus Mudik dan Balik. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Libur akhir tahun 2024 diperkirakan akan menjadi momen dengan puncak pergerakan arus mudik yang signifikan di Aceh. Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 24 Desember 2024, sementara arus balik diperkirakan memuncak pada 1-2 Januari 2025.

Prediksi tersebut muncul setelah Dishub Aceh melakukan survei sejak 26 November hingga 9 Desember 2024. Kepala Dishub Aceh, Teuku Faisal, menyampaikan bahwa mayoritas masyarakat menggunakan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk berwisata (60,43%) dan mengunjungi keluarga (33,86%).

“Kesiapan moda transportasi darat, laut, dan udara telah kami pastikan untuk menghadapi lonjakan pergerakan masyarakat,” ujar Faisal dalam rapat koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) di Aula Multimoda Dishub Aceh, Rabu (11/12/2024).

Fokus pada Keselamatan dan Infrastruktur

Dalam rapat tersebut, Faisal menyoroti beberapa isu utama, termasuk titik rawan kemacetan, potensi bencana alam, dan lokasi rawan kecelakaan. Pengawasan terhadap kendaraan over dimension over loading (ODOL) serta kelaikan armada angkutan umum juga menjadi perhatian khusus.

Direktur Lalu Lintas Polda Aceh, Kombes Pol Iqbal Alqudusy, menambahkan bahwa kecelakaan lalu lintas di Aceh masih menjadi tantangan serius.

“Selama Januari hingga November 2024, terjadi 3.124 kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia mencapai 606 orang. Jenis kendaraan yang paling banyak terlibat adalah sepeda motor,” ungkapnya.

Iqbal mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara menuju destinasi wisata populer selama liburan.

“Kita harus berkolaborasi untuk mewujudkan zero accident,” tegasnya.

Waspada Cuaca Ekstrem

Selain persoalan lalu lintas, kondisi cuaca juga menjadi perhatian. Koordinator Data dan Informasi BMKG SIM Blang Bintang, Anang Heriyanto, mengingatkan bahwa potensi curah hujan tinggi pada Desember 2024 dapat memicu banjir di sejumlah wilayah di Aceh.

“Penting untuk mempersiapkan langkah antisipasi, terutama bagi wilayah rawan banjir,” kata Anang.

Kolaborasi Pemangku Kepentingan

Rapat koordinasi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Jasa Raharja, Organda, BMKG, Basarnas, ASDP Indonesia Ferry, Angkasa Pura, Dinas PUPR Aceh, dan Pertamina. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat selama periode libur akhir tahun.

Dengan berbagai langkah antisipasi ini, masyarakat Aceh diimbau untuk tetap memprioritaskan keselamatan saat bepergian. Liburan yang aman dan nyaman adalah tujuan bersama.

Editor: Akil