Beranda blog Halaman 765

Tetap Bugar di Usia 50-an, Ini Rahasia Adrian Maulana

0
Tetap Bugar di Usia 50-an, Ini Rahasia Adrian Maulana. (Foto: CNN Indonesia)

NUKILAN.id | Jakarta – Aktor sekaligus influencer gaya hidup sehat, Adrian Maulana, membagikan tips bagaimana tetap bugar dan langsing di usia 50-an. Di tengah jadwal aktivitas yang padat, Adrian mengaku jarang sakit. Kuncinya, kata dia, adalah menjaga tubuh tetap ideal.

“Kuncinya itu tidak obesitas. Kalau tubuh dalam porsi ideal, badan pasti sehat, bebas bergerak tanpa hambatan,” ujar Adrian saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Adrian, yang juga dikenal hobi menggunakan transportasi umum, membagikan empat langkah sederhana yang ia terapkan untuk menjaga kebugarannya.

1. Batasi Asupan Karbohidrat

Menurut Adrian, menjaga asupan karbohidrat adalah langkah pertama. Ia tidak melarang konsumsi nasi, tetapi porsinya harus dibatasi.

“Karbohidrat, terutama dari nasi, menyumbang kadar gula cukup tinggi. Kalau berlebihan, bisa memicu masalah kesehatan seperti diabetes dan obesitas,” jelasnya.

Sebagai pengganti, Adrian menyarankan untuk memperbanyak konsumsi makanan kaya protein dan serat yang lebih sehat.

2. Terapkan Intermittent Fasting

Adrian mengungkapkan, salah satu rahasia utamanya adalah menjalankan pola makan intermittent fasting. Setiap hari, ia hanya makan antara pukul 12.30 hingga 20.00 WIB.

Di pagi hari, ia biasanya hanya minum kopi hitam tanpa tambahan gula atau susu. Pola ini, menurutnya, membantu tubuh tetap prima.

3. Rutin Olahraga dan Latihan Beban

Selain menjaga pola makan, olahraga menjadi elemen penting dalam menjaga kebugaran tubuh. Adrian mengatakan bahwa olahraga tidak hanya membakar kalori, tetapi juga mencegah berbagai penyakit.

“Saya biasanya jalan kaki dan latihan beban. Aktivitas sederhana seperti ini sudah cukup untuk menjaga tubuh tetap aktif,” kata dia.

4. Tidur Berkualitas

Bagi Adrian, tidur juga memainkan peran besar dalam menjaga kesehatan. Meski waktu tidur orang dewasa umumnya direkomendasikan 7-9 jam per malam, Adrian menekankan bahwa kualitas tidur lebih penting daripada kuantitasnya.

“Kalau tidur enam jam tapi tidak nyenyak, itu sama saja. Lebih baik tidur hanya 4-5 jam tapi berkualitas,” ujarnya.

Menurut Adrian, tidur nyenyak membantu tubuh meregenerasi sel dan mempersiapkan diri untuk aktivitas keesokan harinya.

Inspirasi Gaya Hidup Sehat

Di usianya yang hampir 50 tahun, Adrian tetap menunjukkan bahwa menjaga kesehatan bukanlah hal yang sulit, asalkan disiplin. Langkah-langkah yang ia terapkan bisa menjadi inspirasi bagi siapa saja yang ingin tetap bugar, tak hanya di usia muda, tetapi juga di usia lanjut.

“Yang penting itu konsisten,” tutupnya.

Editor: Akil

Pj Wali Kota Banda Aceh Tekankan Loyalitas dan Kompetensi Peserta Tes PPPK

0
Pj Wali Kota Banda Aceh Tekankan Loyalitas dan Kompetensi Peserta Tes PPPK. (Foto: MC Banda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh, Almuniza Kamal, meninjau pelaksanaan tes Computer Assisted Test (CAT) bagi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh. Tes ini berlangsung di Grand Aceh Hotel Syariah, Lamdom, pada Kamis (19/1/2023), dengan diikuti 1.203 peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pelaksanaan tes ini merupakan hasil kerja sama antara Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemko Banda Aceh. Dalam kunjungan tersebut, Almuniza disambut oleh Asisten Administrasi Umum Faisal, Kepala BKPSDM Rizal Abdillah, dan anggota Komisi I DPRK Banda Aceh, T Nanta Muda.

Almuniza menegaskan pentingnya memastikan kelancaran setiap tahapan seleksi PPPK, mulai dari pendaftaran hingga pengumuman hasil.

“Salah satunya ya ini, memastikan seluruh teman-teman yang mengikuti tes PPPK terlayani dengan baik. Insya Allah, sampai dengan pengumuman, semua berjalan sesuai harapan,” ujar Almuniza saat diwawancarai awak media di lokasi tes.

Dia pun mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan tersebut.

“Kami cek tadi, Alhamdulillah semua berjalan dengan baik. Terima kasih kepada BKN Wilayah Aceh yang telah mensupport seluruh rangkaian kegiatan ini. Semoga hasilnya maksimal,” kata dia.

Loyalitas dan Kompetensi Jadi Kunci

Dalam kesempatan itu, Almuniza memberikan pesan penting bagi para peserta tes. Dia menekankan bahwa loyalitas menjadi syarat utama bagi mereka yang nantinya berhasil lulus dan bertugas di instansi terkait.

“Pertama loyalitas, kedua loyalitas, ketiga juga loyalitas, baru yang keempat kompetensi,” ujarnya tegas. Menurutnya, loyalitas yang dimaksud adalah kesetiaan pada tugas, bukan kepada personal tertentu.

“Dengan itu, kompetensi akan mengikuti dan menyesuaikan dengan loyalitas yang kita yakini,” tambah Almuniza.

Dia meyakini bahwa peserta yang berhasil lulus tes PPPK memiliki kemampuan dan dedikasi yang di atas rata-rata.

“Saya yakin, dari seluruh peserta yang lulus, loyalitas dan kompetensinya akan lebih dari yang diharapkan,” ujar dia optimistis.

Harapan untuk Peserta

Di akhir pernyataannya, Almuniza menyampaikan doa dan harapan bagi seluruh peserta tes.

“Saya mendoakan semoga para peserta lulus sesuai dengan kemampuan dan kompetensinya, dan dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi serta loyalitas yang tinggi,” tutupnya.

Tes PPPK di lingkungan Pemko Banda Aceh ini digelar dalam tiga sesi, dengan pengawasan ketat dari panitia pelaksana. Almuniza berharap proses seleksi ini dapat melahirkan aparatur yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki komitmen kuat untuk mendukung pelayanan publik di Kota Banda Aceh.

Editor: Akil

Banda Aceh Budayakan Hidup Sehat melalui Qanun Kawasan Tanpa Rokok

0
Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Danil Abdul Wahab. (Foto: Dok. Humas DPRK Banda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Danil Abdul Wahab mengatakan, lahirnya Qanun Kota Banda Aceh Nomor 5 Tahun 2016 atau Qanun Kawasan Tanpa Rokok (KTR) merupakan upaya mewujudkan masyarakat untuk hidup sehat. Sekaligus salah satu bentuk dukungan legislatif terhadap implementasi KTR melalui produk hukum.

Hal tersebut disampaikan Danil saat menjadi narasumber dalam workshop capacity building bertajuk “Masa Depan Kota Sehat: Kolaborasi Pelaku Usaha dalam Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Banda Aceh” yang berlangsung di Hotel Kryad Muraya, Banda Aceh, Selasa (17/12/2024).

Danil mengungkapkan bahwa proses penyusunan qanun tersebut tidaklah mudah. Berbagai dinamika muncul, termasuk penolakan dari beberapa pihak yang menginginkan agar regulasi ini tidak disahkan. Namun, DPRK tetap mendengarkan berbagai masukan sebelum akhirnya menetapkan qanun tersebut.

“Qanun ini menjadi landasan hukum yang bertujuan menyadarkan masyarakat untuk mengurangi bahkan berhenti merokok, sehingga tercipta pola hidup sehat. Fokusnya bukan pada hukuman atau sanksi, tetapi pada edukasi dan kesadaran,” ujar Danil.

Ia juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang bersih dan menekan angka perokok pemula. “Bagi yang merokok, disediakan tempat-tempat khusus selain di Kawasan Tanpa Rokok,” tambahnya.

Danil mengakui bahwa iklan rokok menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), Danil mengatakan bahwa kepatuhan terhadap regulasi tetap menjadi prioritas. Oleh karena itu, pemasangan iklan rokok diminimalisasi, terutama di tempat umum dan kawasan terbuka.

“Memang ada dampak penurunan PAD dari minimnya iklan rokok, namun kita menginginkan budaya hidup sehat yang akan mendukung pendapatan dan etos kerja yang sehat pula,” jelas politisi dari Partai NasDem ini.

Danil berharap penerapan Qanun Kawasan Tanpa Rokok secara konsisten dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hal ini termasuk mengendalikan faktor risiko penyakit dan kematian yang disebabkan oleh rokok.

“Kebijakan KTR adalah tanggung jawab bersama, melibatkan individu, masyarakat, hingga pelaku usaha. Diharapkan dengan kebijakan ini, masyarakat Banda Aceh dapat hidup lebih sehat dan produktif,” tutupnya.

Reporter: Rezi

Mengenang USNS Mercy: Pahlawan Kemanusiaan di Tengah Duka Aceh

0
USNS Mercy di Samudra Hindia. (Foto: Wikipedia)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Di tengah duka mendalam yang melanda Aceh pasca-tsunami dahsyat tahun 2004, harapan datang dari laut. Sebuah kapal besar bernama USNS Mercy berlayar dari Amerika Serikat, membawa pesan kemanusiaan dan bantuan medis bagi ribuan korban yang membutuhkan.

Dikenal sebagai “kota terapung,” USNS Mercy adalah kapal rumah sakit milik Angkatan Laut Amerika Serikat yang memiliki fasilitas medis lengkap, termasuk ruang operasi, laboratorium, apotek, hingga tempat tidur bagi pasien. Kehadiran kapal ini pada 2005 menjadi salah satu misi kemanusiaan terbesar di Asia Tenggara, meninggalkan jejak yang tak terlupakan bagi masyarakat Aceh.

Misi Penyelamat di Aceh

Dihimpun Nukilan.id dari berbagai sumber, setelah tsunami melanda Aceh, ribuan korban menderita luka-luka serius, penyakit, hingga trauma yang membutuhkan penanganan segera. USNS Mercy, yang sebelumnya bertugas dalam berbagai konflik seperti Perang Teluk, Perang Vietnam, dan Perang Irak, tiba dengan kapasitas yang luar biasa: 12 ruang operasi, 1.000 tempat tidur, ruang perawatan intensif, laboratorium, serta didukung oleh 40 dokter, 100 perawat, dan 100 paramedis.

Dengan bantuan helikopter, pasien dari berbagai lokasi dievakuasi ke kapal ini, termasuk rujukan dari RSUD Zainoel Abidin. Tim medis multinasional bekerja sama dengan TNI dan organisasi seperti International Organization for Migration (IOM), memberikan layanan kesehatan yang meliputi operasi, perawatan luka, pengobatan penyakit, hingga konsultasi spesialis seperti bedah, ortopedi, gigi, mata, kandungan, dan pediatri.

Bantuan Kemanusiaan yang Menyeluruh

Selain layanan medis, USNS Mercy juga memberikan bantuan lain yang sangat dibutuhkan korban tsunami. Kapal ini menyediakan makanan, air bersih, hingga tempat tinggal sementara bagi para pengungsi. Tak hanya itu, tenaga medis lokal dilatih untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan jangka panjang.

Kehadiran USNS Mercy bukan hanya tentang memberikan bantuan fisik, tetapi juga membangun hubungan yang lebih erat antara Indonesia dan Amerika Serikat. Solidaritas internasional yang ditunjukkan melalui misi ini menjadi bukti bahwa kerja sama lintas negara mampu meringankan beban pasca-bencana.

Warisan yang Tak Terlupakan

Meski USNS Mercy akhirnya meninggalkan Aceh, warisannya tetap abadi. Kapal ini menjadi simbol harapan, solidaritas, dan dedikasi dalam menolong sesama. Bagi masyarakat Aceh, USNS Mercy adalah pahlawan kemanusiaan yang memberikan harapan baru di tengah kehancuran.

Kini, nama USNS Mercy terus dikenang sebagai salah satu rumah sakit apung terbaik dunia. Dengan kapasitas 17.000 ton, kapal yang dulunya adalah tanker ini telah membuktikan bahwa kemanusiaan melampaui batas geografis dan politik. Kehadiran kapal ini di Aceh menjadi pengingat bahwa di tengah bencana, ada kebaikan yang menyatukan.

Editor: Akil

Pelantikan Gubernur Aceh Terpilih Merujuk UUPA, Digelar Serentak pada Februari 2025

0
Ketua KIP Aceh, Agusni AH. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih akan digelar serentak pada 7 Februari 2025 bersama kepala daerah lain di Indonesia. Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh memastikan proses pelantikan tersebut mengacu pada ketentuan Undang-undang Pemerintah Aceh (UUPA).

Ketua KIP Aceh, Agusni AH, menjelaskan bahwa tata cara pelantikan diatur dalam Pasal 69 huruf C UUPA. Dalam pasal itu disebutkan, pelantikan dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden di hadapan Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

“Pelantikan ini menjadi tahapan akhir dari penyelenggaraan Pilkada, sebagaimana diatur dalam Pasal 93 Qanun Pilkada,” ujar Agusni saat dimintai keterangan, Senin (16/12/2024).

UUPA dan Perpres Saling Melengkapi

Meskipun UUPA tidak secara spesifik menentukan jadwal pelantikan, Pasal 23A Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2024 menyebutkan bahwa ketentuan dalam Perpres juga berlaku bagi daerah khusus atau istimewa seperti Aceh, sepanjang tidak bertentangan dengan undang-undang yang mengatur daerah tersebut.

“Pelantikan pada 7 Februari 2025 mengacu pada Pasal 22A ayat (1) Perpres Nomor 80 Tahun 2024. Ketentuan ini juga berlaku di Aceh dan tidak bertentangan dengan UUPA,” jelas Agusni.

Ia menambahkan, Pasal 73 UUPA menyebutkan bahwa pelaksanaan ketentuan pelantikan diatur lebih lanjut dengan qanun yang berpedoman pada peraturan perundang-undangan. Dalam konteks ini, pelantikan serentak sesuai Perpres justru memperkuat tata aturan yang sudah ada.

Tempat Pelantikan Masih Dikaji

Meski UUPA menegaskan pelantikan dilakukan melalui rapat paripurna DPRA, Qanun Pilkada memberikan ruang pelaksanaan di lokasi lain yang dianggap layak. Untuk itu, KIP Aceh akan berkoordinasi dengan DPRA serta mengonsultasikan hal-hal terkait kekhususan Aceh kepada KPU agar dapat disampaikan kepada pemerintah pusat.

“Pilkada serentak 2024 akan diakhiri dengan pelantikan serentak, sebagaimana ditegaskan dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 27 Tahun 2024,” ujar Agusni.

Pasangan Mualem-Dek Fadh Unggul

Dalam Pilgub Aceh 2024, pasangan Muzakir Manaf-Fadhlullah Dek Fadh berhasil meraih suara terbanyak. Pasangan nomor urut 02 ini unggul dengan perolehan 1.492.846 suara, meninggalkan pasangan Bustami Hamzah-M Fadhil Rahmi yang memperoleh 1.309.375 suara.

Berikut rincian hasil perolehan suara Pilgub Aceh 2024:

  • Bustami Hamzah-M Fadhil Rahmi: 1.309.375 suara
  • Muzakir Manaf-Fadhlullah Dek Fadh: 1.492.846 suara
  • Jumlah suara sah: 2.802.221 suara
  • Jumlah suara tidak sah: 125.593 suara
  • Total suara: 2.927.814 suara

Pasangan Muzakir Manaf-Fadhlullah Dek Fadh dipastikan melenggang ke kursi pimpinan Aceh usai unggul dengan selisih 183.471 suara.

Dengan kepastian pelantikan pada Februari 2025, Aceh akan memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih. Proses ini menjadi bagian penting dari perjalanan demokrasi di Serambi Mekah.

Editor: Akil

Kakankemenag Banda Aceh Buka Pertandingan Badminton HAB ke-79, Perekat Silaturahmi ASN

0
Kakankemenag Banda Aceh melakukan foto bersama seluruh pemain badminton. (Foto: Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Banda Aceh, Salman, SPd, MAg, secara resmi membuka pertandingan badminton dalam rangka peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-79. Kegiatan yang digelar di Lapangan UIN Ar-Raniry ini berlangsung pada Senin (16/12/2024).

Didampingi Kasubbag TU Dr. Aida Rina Elisiva, BAcc, MM, Salman menegaskan pentingnya kegiatan olahraga seperti ini sebagai ajang silaturahmi dan penguatan solidaritas di antara para pegawai. Sebanyak 36 peserta putra dan 22 peserta putri yang merupakan bagian dari keluarga besar Kementerian Agama turut ambil bagian dalam perlombaan ini.

“Selain untuk memeriahkan HAB, pertandingan ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan dan memotivasi ASN untuk lebih aktif menjaga kesehatan,” ujar Salman.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga simbol penting perayaan HAB yang mengedepankan nilai-nilai kebersamaan, kerja keras, dan sportifitas.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Kemenag Kota Banda Aceh, seperti Kasi Penmad Kusnadi, SAg, MA, Kasi PAI Syafruddin, SAg, MSi, dan Kasi PHU H. Iqbal, SAg, MH. Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kota Banda Aceh, Rosnidar, SAg, juga tampak hadir memberikan dukungan kepada para peserta.

Pertandingan badminton ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan olahraga dalam memeriahkan HAB ke-79 yang akan berlangsung hingga 2 Januari 2025.

Editor: Akil

Peringati Hari Ibu, Pj Ketua TP PKK Aceh Sambangi Lapas Perempuan Sigli

0
Pj. Ketua TP-PKKK Aceh, Hj. Safriati, S.Si, M.Si, saat memberikan Sosialisasi dan Edukasi dalam rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ibu ke-96 tahun 2024 di Lapas Perempuan Kelas II B Sigli. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Sigli — Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-96, Pj Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Safriati, melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II B Sigli, Senin (16/12/2024). Kunjungan ini menjadi momen berharga bagi para warga binaan untuk menerima motivasi, dialog, serta bantuan yang membawa semangat kebersamaan.

Dalam sambutannya, Safriati mengingatkan pentingnya menjadikan masa pembinaan di lapas sebagai waktu untuk introspeksi dan memperbaiki diri. “Semoga Lapas ini menjadi sarana koreksi bagi kita semua, bahwa kita pernah melakukan kesalahan. Insya Allah, ini menjadi pembelajaran untuk tidak mengulang kembali di masa mendatang,” ujar Safriati di hadapan para warga binaan.

Kunjungan tersebut juga diwarnai dengan penyerahan berbagai bantuan untuk mendukung kebutuhan warga binaan. Sebanyak 140 paket ibadah dan hygiene dari PT Mifa, yang berisi mukena, sajadah, handuk, Al-Qur’an, serta perlengkapan kebersihan seperti sabun cair, sampo, dan sikat gigi, diberikan kepada warga binaan. Selain itu, Bank Aceh turut menyerahkan 20 paket serupa.

Tidak hanya untuk para ibu, perhatian juga diberikan kepada bayi yang berada di lapas. Bantuan berupa enam paket perlengkapan bayi, termasuk susu, vitamin, perlengkapan mandi, dan pampers, diserahkan oleh PT Mifa, Bank Aceh, serta istri anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

Dengan penuh kehangatan, Safriati berdialog dengan warga binaan, mendengarkan harapan mereka, dan menyampaikan pesan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan kembali ke masyarakat dengan lebih baik. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dari upaya PKK Aceh untuk mendukung para perempuan, termasuk yang berada dalam masa pembinaan, agar tetap mendapatkan perhatian dan dukungan di Hari Ibu ini.

Editor: Akil

Ditangkap di Hotel, WN Denmark Overstay 56 Hari di Aceh

0
Seorang WNA asal Denmark inisial VRP ditangkap petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh karena melebihi izin tinggal (overstay). (Foto: dok Imigrasi Banda Aceh).

NUKILAN.id | Banda Aceh – Seorang warga negara asing (WNA) asal Denmark berinisial VRP ditangkap oleh petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh. Pria tersebut diketahui telah melebihi izin tinggalnya (overstay) di Indonesia selama 56 hari. Penangkapan dilakukan di sebuah hotel di kawasan Peunayong, Banda Aceh.

Kepala Kantor Imigrasi Banda Aceh, Gindo Ginting, menjelaskan bahwa penangkapan VRP berawal dari informasi yang diterima oleh tim Imigrasi terkait dugaan pelanggaran izin tinggal seorang WNA di wilayah Aceh. Setelah dilakukan penelusuran, VRP diketahui masuk ke Indonesia pada 22 September 2024 menggunakan Visa on Arrival (VOA) yang berlaku hingga 21 Oktober 2024.

“Namun ia tidak melakukan perpanjangan izin tinggal dan menolak membayar denda atas pelanggaran overstay-nya,” ujar Gindo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/12/2024).

Usai ditangkap, VRP langsung dibawa ke Kantor Imigrasi Banda Aceh untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Menurut Gindo, kasus tersebut akan diproses hukum sesuai dengan aturan keimigrasian yang berlaku.

Komitmen Tegakkan Aturan

Gindo menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan wujud komitmen pihaknya dalam menjaga ketertiban dan kedaulatan negara. Ia mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan keberadaan WNA yang diduga melanggar aturan keimigrasian.

“Kami tidak akan mentolerir pelanggaran keimigrasian termasuk overstay. Imigrasi akan terus mengawasi keberadaan warga negara asing di wilayah kami dengan serius,” kata Gindo.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah membe rikan informasi terkait pelanggaran ini. Menurutnya, kerjasama antara masyarakat dan Imigrasi sangat penting untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Aceh.

Editor: Akil

Persiraja Banda Aceh Datangkan Gelandang Brazil, Matheus Machado Henrique

0
Persiraja Banda Aceh Datangkan Gelandang Brazil, Matheus Machado Henrique. (Foto: Persiraja)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Persiraja Banda Aceh resmi mendatangkan pemain asing anyar asal Brazil, Matheus Machado Henrique. Pemain berusia 26 tahun itu diharapkan mampu memperkuat lini tengah tim yang tengah memimpin klasemen sementara Grup 1 Pegadaian Liga 2 2024/2025.

Matheus tiba di Banda Aceh dan langsung bergabung dalam sesi latihan bersama skuad Persiraja pada Senin (16/12/2024). Sebelumnya, ia bermain untuk klub Figueirense FC di Brazil, dengan posisi utama sebagai gelandang bertahan dan gelandang tengah.

Manajer Persiraja, Ridha Mafdhul Gidong, mengungkapkan bahwa kehadiran Matheus sangat dibutuhkan untuk menutupi kekosongan di sektor gelandang.

“Kita kekurangan pemain di posisi gelandang tengah dan gelandang bertahan. Kehadiran Matheus tentu akan menutupi lubang itu,” ujar Gidong, Selasa (17/12/2024).

Matheus akan mengenakan nomor punggung 8 selama membela Persiraja. Gidong berharap pemain baru ini bisa segera beradaptasi dengan pola permainan tim.

“Semoga dia cepat beradaptasi dengan tim dan gaya permainan Persiraja. Karena kita butuh tenaga dia maksimal di pertandingan-pertandingan selanjutnya,” tambahnya.

Persiraja akan melakoni laga berikutnya melawan Persikota Tangerang pada Jumat (20/12/2024), bersamaan dengan dibukanya bursa transfer pemain dua hari sebelumnya. Hingga saat ini, Persiraja kokoh di puncak klasemen Grup 1 dengan koleksi 27 poin, meninggalkan pesaing terdekat.

Dengan rekrutan anyar ini, Persiraja optimistis mampu menjaga tren positif dan semakin memperkuat peluang mereka untuk melaju ke babak selanjutnya.

Editor: Akil

Kembalinya Illiza Diharapkan Perkuat Implementasi KTR di Banda Aceh

0
Wali Kota Terpilih, Illiza Sa’aduddin Djamal saat menjadi narasumber kegiatan workshop capacity building bertajuk “Masa Depan Kota Sehat: Kolaborasi Pelaku Usaha dalam Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Banda Aceh” yang berlangsung di Hotel Kryad Muraya, Banda Aceh, pada Selasa 17 Desember 2024. (Foto: Dok. Aceh Institute)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Direktur Eksekutif The Aceh Institute, Muazzinah menyampaikan harapan besarnya terkait implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Banda Aceh, seiring dengan terpilihnya Illiza Sa’aduddin Djamal sebagai Wali Kota Banda Aceh periode mendatang.

“Di tahun 2025, saya punya harapan besar, khususnya untuk Banda Aceh, dengan terpilihnya Illiza Sa’aduddin Djamal sebagai Wali Kota, yang merupakan pencetus KTR. Saya pikir beliau akan konsen dan akan bernostalgia lagi dengan implementasi KTR yang baik,” kata Muazzinah kepada Nukilan di Banda Aceh, Selasa (17/12/2024).

Illiza Sa’aduddin Djamal mengungkapkan bahwa inisiasi kebijakan KTR di Banda Aceh sudah dimulai sejak 2012, dan qanunnya resmi disahkan pada 2016. Ia menjelaskan bahwa regulasi tersebut lahir dari keresahan masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak, yang terdampak langsung oleh paparan asap rokok.

“Qanun ini lahir dari keresahan para perempuan, ibu-ibu, dan anak yang mengalami secara langsung dampak buruk akibat penyebaran asap rokok. Dengan adanya KTR, masyarakat Kota Banda Aceh bisa membangun kualitas hidup yang baik, sehat, dan bersih,” kata Illiza saat menjadi narasumber workshop capacity building tentang KTR yang digelar Aceh Institute di Kyriad Muraya Hotel.

Menurutnya, dengan adanya KTR masyarakat Kota Banda Aceh bisa membangun kualitas hidup yang baik, sehat dan bersih. Lahirnya Qanun KTR menjadikan Banda Aceh sebagai pelopor kota di Indonesia kawasan tanpa rokok.

 “KTR juga dapat meningkatkan Kota Banda Aceh sebagai destinasi wisata peduli kesehatan,” ujarnya.

Oleh karena itu, menurut Illiza dalam hal implementasi KTR ini kedepan, pemerintah perlu menyediakan insentif sebagai pengurangan pajak bagi pelaku usaha di Kota Banda Aceh yang berkomitmen untuk menerapkan KTR.

“Perlu kolaborasi antar pemangku kebijakan sehingga implementasi KTR itu sejalan dengan harapan kita semua,” tutup Iliza. 

Reporter: Rezi