Beranda blog Halaman 51

Aceh Besar Diprakirakan Berpotensi Hujan dan Petir, Banda Aceh Didominasi Cuaca Berawan

0
Ilustrasi hujan. (Foto: Pexels.com)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda Aceh memprakirakan kondisi cuaca di Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh menunjukkan karakteristik berbeda selama sepekan ke depan.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda Aceh, Dedi Ardana, menyampaikan Aceh Besar berpotensi mengalami hujan ringan hingga petir terutama pada siang hingga sore hari, sementara Banda Aceh umumnya berada dalam kondisi berawan hingga berawan tebal.

“Berdasarkan prakiraan cuaca yang berlaku mulai 15 hingga 21 Juni 2026, Aceh Besar diperkirakan mengalami petir pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB yang kemudian diikuti hujan ringan pada siang hingga sore hari. Suhu udara berkisar 23–29 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 69–94 persen,” ujar Dedi kepada Nukilan, Minggu (14/6/2026).

Potensi hujan ringan juga diprediksi terjadi pada Selasa (16/6/2026) dan Rabu (17/6/2026), terutama pada sore hingga malam hari. Sementara pada Jumat (19/6/2026) dan Sabtu (20/6/2026), hujan ringan masih berpotensi terjadi dengan kecepatan angin mencapai 36 kilometer per jam pada Sabtu.

Berbeda dengan Aceh Besar, cuaca di Kota Banda Aceh diprakirakan didominasi berawan hingga berawan tebal sepanjang pekan. Suhu udara berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celsius dengan kecepatan angin 3–13 kilometer per jam.

Masyarakat, khususnya di wilayah Aceh Besar, diimbau untuk mewaspadai potensi hujan dan petir yang dapat terjadi pada siang hingga sore hari serta terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG. []

Reporter: Sammy

Polda Aceh Mutasi dan Rotasi Perwira, Sejumlah Kasat Reskrim dan Kapolsek Berganti Jabatan

0
Mapolda Aceh. (Foto: Nukilan/Sammy)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kapolda Aceh melakukan mutasi dan rotasi sejumlah perwira melalui Surat Telegram Nomor ST/310/VI/KEP.3/2026 dan ST/311/VI/KEP.3/2026 tertanggal 11 Juni 2026. Pergeseran jabatan tersebut mencakup posisi kepala satuan reserse kriminal hingga kapolsek di sejumlah wilayah hukum Polda Aceh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Nukilan dari surat telegram tersebut, salah satu mutasi yang menjadi perhatian terjadi di Polres Langsa. AKP Fachmi Suciandy yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polres Langsa dipindahtugaskan sebagai Panit I Unit I Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Aceh. Posisi Kasat Reskrim Polres Langsa selanjutnya diisi oleh Iptu Muhamad Abidinsyah yang sebelumnya bertugas sebagai Kasat Reskrim Polres Gayo Lues.

Rotasi juga terjadi di Polres Aceh Selatan. Iptu Narsyah Agustian dimutasi ke jabatan Panit 2 Unit 5 Subdit 3 Ditreskrimum Polda Aceh. Jabatan Kasat Reskrim Polres Aceh Selatan yang ditinggalkannya kini dipercayakan kepada Iptu Bagus Pribadi.

Selain itu, tiga perwira dari jajaran Polresta Banda Aceh mendapatkan promosi jabatan untuk mengisi posisi Kepala Satuan (Kasat) di sejumlah polres di lingkungan Polda Aceh. Promosi tersebut merupakan bagian dari rotasi personel yang dilakukan dalam rangka penguatan organisasi dan regenerasi kepemimpinan di tingkat operasional.

Mutasi kali ini juga menyentuh jajaran kepolisian sektor. Sejumlah kapolsek mengalami pergeseran jabatan, di antaranya Kapolsek Krueng Barona Jaya, Kapolsek Darul Imarah, dan Kapolsek Peukan Bada.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Aceh yang diterbitkan pada 11 Juni 2026 dan menjadi dasar pelaksanaan serah terima jabatan bagi para perwira yang mendapat penugasan baru di lingkungan Polda Aceh. []

Reporter: Sammy

Blok Andaman dan Ancaman Perampokan Jilid II di Aceh

0

NUKILAN.ID | OPINI – Aceh kembali berada di persimpangan sejarah yang krusial. Penemuan cadangan gas raksasa di Wilayah Kerja South Andaman (Blok Andaman) semestinya menjadi angin segar bagi daerah dengan angka kemiskinan tertinggi di Sumatra. Namun, dinamika terbaru menunjukkan bahwa Pemerintah Aceh harus mengambil sikap tegas: menolak skema Plan of Development (PoD) awal yang ditetapkan pusat pada Maret 2026, yang condong pada pengolahan di atas laut (offshore) menggunakan skema FPSO (Floating Production Storage and Offloading).

Sikap kritis Pemerintah Aceh yang menuntut agar gas Blok Andaman dialirkan langsung ke darat (onshore pipelining) untuk diolah di KEK Arun, Lhokseumawe, bukan sekadar urusan teknis geologis. Ini adalah sebuah manifesto politik-ekonomi, sebuah upaya agar Aceh tidak lagi menjadi penonton di atas tanah dan lautnya yang kaya raya.

Langkah Gubernur Aceh yang menolak menghadiri jumpa pers bersama sebelum SKK Migas menyepakati revisi PoD adalah sinyal diplomasi yang kuat. Kenyamanan dan keuntungan rakyat Aceh harus ditempatkan di atas kenyamanan investor.

Sikap ini perlu adanya dukungan penuh bahkan dikawal dengan ketat oleh elemen masyarakat, aktivis, mahasiswa, dan generasi muda Aceh. Bagi masyarakat Aceh, terutama generasi muda yang mempelajari sejarah, ingatan kolektif tentang kejayaan Lapangan Gas Arun puluhan tahun lalu masih menyisakan luka asimetris. Miliaran dolar devisa dikeruk dan mengalir ke pusat serta kantong investor asing, sementara Aceh pasca-kejayaan migas tersebut justru terjebak dalam status salah satu provinsi termiskin di Sumatra.

Jika skema offshore (FPSO) dipaksakan di Blok Andaman, ketakutan terbesar masyarakat akan menjadi kenyataan: gas disedot di tengah laut, diproses di atas kapal, dikapalkan langsung ke pasar internasional, dan rakyat Aceh hanya menatap kerlap-kerlip lampu kapal dari tepi pantai. Penolakan terhadap skema laut ini adalah benteng pertahanan agar “Kutukan Sumber Daya Alam” (Resource Curse) tidak terulang di Bumi Serambi Mekah.

Masyarakat, mahasiswa, dan generasi muda harus saling berdiri kokoh di belakang keputusan untuk menolak skema yang merugikan daerah ini. Blok Andaman harus menjadi momentum kebangkitan ekonomi Aceh yang inklusif, bukan sekadar ladang eksploitasi gaya baru.

Jakarta dan para investor harus paham bahwa pemuda Aceh hari ini tidak akan membiarkan kekayaan alam mereka dibawa pergi lewat jalur laut, meninggalkan sisa limbah dan kemiskinan di daratan, dan Aceh memiliki hak mutlak untuk sejahtera dari hasil buminya sendiri.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Penulis: T. Auliya Rahman (Ketua Ikatan Alumni Ilmu Pemerintahan USK, Mahasiswa Program Magister Islam Pembangunan dan Kebijakan Publik di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)

Baitul Mal Banda Aceh Rampungkan Pembangunan 30 Rumah Layak Huni bagi Warga Kurang Mampu

0
Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Baitul Mal Kota Banda Aceh telah menuntaskan program pembangunan 30 unit rumah layak huni serta rehabilitasi 27 unit rumah untuk masyarakat kurang mampu selama tahun 2025. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Baitul Mal Kota Banda Aceh telah menuntaskan program pembangunan 30 unit rumah layak huni serta rehabilitasi 27 unit rumah untuk masyarakat kurang mampu selama tahun 2025.

Penyelesaian program tersebut ditandai dengan penyerahan kunci rumah kepada 11 penerima manfaat oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Jumat (12/6/2026).

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan program rumah layak huni tersebut dibiayai dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun serta dikelola oleh Baitul Mal Kota Banda Aceh.

Menurut Illiza, bantuan rumah tersebut tidak hanya menghadirkan hunian yang lebih layak bagi masyarakat penerima manfaat, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga yang sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan.

“Alhamdulillah kami menyerahkan rumah yang sudah selesai dibangun. Kami juga telah melihat kondisi rumah lama yang sangat tidak layak. Insyaallah rumah ini bisa menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman, tempat beribadah, mencari rezeki, dan berkumpul bersama keluarga,” kata Illiza, Sabtu (13/6/2026).

Sementara itu, Ketua Baitul Mal Kota Banda Aceh Yusuf Al Qardhawy menjelaskan bahwa seluruh program bantuan rumah yang direncanakan pada tahun 2025 telah berhasil diselesaikan. Program tersebut mencakup pembangunan 30 unit rumah baru dan rehabilitasi terhadap 27 unit rumah warga.

Ia mengungkapkan sebagian besar penerima manfaat sebelumnya menempati rumah yang tidak memenuhi standar kelayakan huni sehingga berpotensi membahayakan keselamatan dan kesehatan para penghuninya.

“Rumah-rumah ini sebenarnya sudah selesai dibangun sejak beberapa waktu lalu. Namun penyerahan secara langsung baru dapat dilakukan hari ini sehingga seluruh penerima manfaat dapat segera menempati rumah mereka,” ujarnya.

Yusuf mengatakan program bantuan rumah tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak penerima manfaat yang tidak dapat menyembunyikan rasa haru saat menerima rumah baru yang telah lama mereka impikan.

“Rata-rata penerima menangis haru. Mereka merasa sangat terbantu karena program ini murni gratis dan tidak membutuhkan orang dalam,” katanya.

Lebih lanjut, Yusuf mengajak para muzaki, pelaku usaha, serta berbagai lembaga yang beroperasi di wilayah Banda Aceh untuk menyalurkan zakat melalui Baitul Mal Kota Banda Aceh. Menurutnya, dukungan tersebut akan memperbesar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat melalui berbagai program sosial, termasuk penyediaan rumah layak huni.

Ia menegaskan bahwa semakin besar dana zakat yang berhasil dihimpun, maka semakin banyak pula keluarga miskin yang dapat menerima bantuan.

“Semakin banyak zakat yang disalurkan melalui Baitul Mal Kota Banda Aceh, semakin banyak masyarakat yang bisa kita bantu dan semakin banyak rumah layak huni yang dapat kita bangun untuk warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Hilang Diterjang Banjir, MIN 5 Pidie Jaya Mulai Dibangun Kembali

0
Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Pidie Jaya, Aceh, yang hilang diterjang banjir pada akhir November 2025, kini mulai dibangun kembali. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | MEUREUDU — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Pidie Jaya, Aceh, yang hilang diterjang banjir pada akhir November 2025, kini mulai dibangun kembali. Proses pembangunan gedung baru madrasah tersebut telah berjalan sejak sekitar satu bulan terakhir.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Aceh, Azhari, mengatakan pembangunan kembali MIN 5 Pidie Jaya menjadi kabar baik bagi dunia pendidikan di daerah tersebut setelah lokasi sekolah lama berubah menjadi aliran sungai akibat bencana banjir.

“Tahapan pembangunan kembali MIN 5 Pidie Jaya ini sudah berlangsung sekitar sebulan lalu,” kata Azhari di Banda Aceh, Jumat (12/6/2026).

Menurut Azhari, gedung baru MIN 5 Pidie Jaya dibangun di atas lahan seluas 6.200 meter persegi yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi madrasah lama. Lokasi baru dipilih karena lebih aman dan tidak berada di kawasan yang terdampak langsung aliran sungai.

Ia menjelaskan, saat ini pembangunan masih berada pada tahap penimbunan tanah. Dari total pekerjaan yang direncanakan, sekitar 70 persen area telah selesai ditimbun.

“Pembangunan MIN ini sekarang baru tahap penimbunan tanah, sekitar 70 persen yang sudah tertimbun,” ujarnya.

Selama proses pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Para siswa untuk sementara waktu mengikuti pembelajaran di bangunan yang telah disiapkan sebagai lokasi belajar sementara.

Untuk mendukung pembangunan kembali madrasah tersebut, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam mengalokasikan bantuan dana sebesar Rp12 miliar. Anggaran itu akan digunakan untuk membiayai seluruh pembangunan fisik sekolah hingga penyediaan fasilitas dan meubelair baru.

“Alhamdulillah MIN 5 Pidie Jaya segera dibangun, terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, terutama masyarakat yang telah ikhlas menghibahkan tanahnya,” kata Azhari.

Pembangunan MIN 5 Pidie Jaya dilakukan di atas lahan hibah dari sejumlah warga Aceh. Salah satu penyumbang tanah hibah adalah Nur Azizah, istri mantan Kepala Kanwil Kemenag Aceh periode 2014–2020.

Selain dukungan lahan, penyusunan master plan pembangunan madrasah juga mendapat bantuan dari Universitas Syiah Kuala melalui Fakultas Teknik.

Berbagai pihak turut berkontribusi dalam proses pembangunan tersebut, di antaranya Pemerintah Aceh melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), masyarakat umum, Satgas PRR Sumatera, serta Kanwil Kemenag Aceh yang membantu proses penimbunan lahan.

Sementara itu, Sekretaris Dirjen Pendidikan Islam, Arskal Salim, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Aceh, khususnya warga Seunong, yang telah berperan aktif menghibahkan tanah mereka demi mendukung keberlangsungan pendidikan keagamaan dan pelayanan Kantor Urusan Agama (KUA).

Pembangunan kembali MIN 5 Pidie Jaya diharapkan dapat segera selesai sehingga para siswa dapat kembali belajar di fasilitas yang lebih aman dan representatif setelah kehilangan sekolah mereka akibat bencana banjir yang melanda kawasan tersebut pada penghujung tahun 2025.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Kakanwil Kemenag Aceh Bersama UINSU Medan Sukseskan Shuling DKMA di Masjid Ar-Rahman Merduati

0
Kakanwil Kemenag Aceh Bersama UINSU Medan Sukseskan Shuling DKMA di Masjid Ar-Rahman Merduati. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Aceh, Drs H Azhari MSi bersama jajaran turut menyukseskan kegiatan Shubuh Keliling (Shuling) yang digelar Dewan Kemakmuran Masjid Aceh (DKMA) Kankemenag Kota Banda Aceh, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan Shuling yang berlangsung pada 27 Dzulhijjah 1447 Hijriah itu dipusatkan di Masjid Ar-Rahman Merduati, Kecamatan Kuta Raja, Kota Banda Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor IV Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan, Prof Dr H Muzakkir MAg hadir sebagai penceramah dan menyampaikan tausiah kepada jamaah yang memadati masjid.

Dalam ceramahnya, Prof Muzakkir mengajak jamaah untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjaga kebersamaan sebagai bekal menjalani kehidupan dunia dan meraih keselamatan di akhirat.

Ia mengingatkan bahwa kehidupan dunia hanyalah persinggahan sementara, sedangkan kehidupan akhirat bersifat kekal.

“Dunia hanya titipan sementara, tapi akhirat akan kekal selama-lamanya. Kita hanya tinggal menunggu panggilan, giliran berpulang ke Rahmatullah,” ujarnya di hadapan jamaah.

Dalam tausiah yang berlangsung di masjid yang berada di kawasan Simpang Lima Merduati-Lampaseh tersebut, Prof Muzakkir juga menggambarkan singkatnya perjalanan hidup manusia melalui sebuah perumpamaan yang menyentuh.

“Kita hidup sangat singkat, laksana dua azan. Lahir diawali dengan azan, pun demikian mati juga di akhiri dengan azan,” tamsilnya.

Kegiatan Shuling tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat. Di antaranya Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK) UINSU Medan, Dr Ibnu Sa’dan MPd, yang pernah menjabat sebagai Kakanwil Kemenag Aceh pada akhir 2011 hingga awal 2015. Dalam kegiatan itu, Ibnu Sa’dan juga hadir sebagai Ketua DKMA Kota Banda Aceh.

Selain itu, hadir pula Koordinator Shuling DKMA Kota Banda Aceh, H Adnan Ali, serta Dr H Akhyar M Ali SAg MAg yang saat ini menjabat sebagai Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) Kankemenag Kota Banda Aceh.

Program Shubuh Keliling yang rutin dilaksanakan DKMA Kota Banda Aceh tersebut menjadi salah satu wadah mempererat silaturahmi antarjamaah, ulama, akademisi, dan unsur pemerintah dalam membangun kehidupan keagamaan yang lebih baik di Aceh.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan

0
Australia Tumbangkan Turki 2-0. (Foto: FIFA)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Timnas Australia memulai kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif setelah mengalahkan Turki 2-0 pada laga perdana Grup D. Bermain di BC Place, Vancouver, Minggu (14/6/2026) siang WIB, Socceroos tampil disiplin dalam bertahan dan efektif memanfaatkan peluang yang mereka miliki.

Amatan Nukilan.id, dua gol kemenangan Australia dicetak oleh Nestory Irankunda pada babak pertama dan Connor Metcalfe di paruh kedua pertandingan.

Turki sebenarnya tampil lebih dominan sejak peluit awal dibunyikan. Tim asuhan mereka langsung mengambil inisiatif serangan dan beberapa kali mengancam pertahanan Australia.

Peluang pertama hadir pada menit ketujuh ketika Arda Guler melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun, bola masih melambung di atas mistar gawang.

Gelandang muda tersebut kembali memperoleh kesempatan pada menit ke-26 melalui sepakan voli memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri. Kali ini, kiper Australia Patrick Beach tampil sigap untuk mengamankan bola.

Meski lebih banyak berada di bawah tekanan, Australia justru mampu memecah kebuntuan pada menit ke-28. Berawal dari serangan balik cepat, Paul Okon-Engstler mengirim umpan terobosan yang dimanfaatkan Nestory Irankunda. Penyerang muda itu menggiring bola ke dalam kotak penalti, melewati seorang pemain bertahan sebelum melepaskan penyelesaian akurat ke sudut kiri gawang yang gagal dijangkau Ugurcan Cakir.

Turki hampir menyamakan kedudukan dua menit kemudian. Abdulkerim Bardakci melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang ditepis Patrick Beach. Bola sempat membentur tiang sebelum akhirnya keluar lapangan.

Menjelang turun minum, Irankunda kembali mengancam melalui sebuah peluang emas. Namun, kali ini penyelesaiannya masih mampu dihentikan penjaga gawang Turki sehingga skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Turki meningkatkan intensitas serangan. Ismail Yuksek mencoba peruntungannya lewat tendangan keras dari luar kotak penalti, tetapi bola membentur pemain bertahan Australia dan melambung di atas mistar.

Australia merespons melalui situasi sepak pojok pada menit ke-53. Sundulan Harry Souttar mengarah ke gawang, namun masih berhasil diamankan oleh Cakir.

Empat menit berselang, Arda Guler kembali mengancam lewat tendangan bebas. Bola mengarah ke sudut gawang, tetapi Patrick Beach kembali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga keunggulan timnya.

Tekanan Turki terus berlanjut. Zeki Celik sempat memperoleh ruang di sisi kanan dan melepaskan tembakan dari sudut sempit, namun lagi-lagi Beach tampil gemilang di bawah mistar.

Ketika Turki terus mencari gol penyama, Australia justru berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-75. Berawal dari keberhasilan merebut bola di lini tengah, Connor Metcalfe membawa bola hingga ke depan kotak penalti sebelum melepaskan tendangan mendatar yang bersarang di sudut kanan gawang.

Turki memiliki peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan dua menit kemudian. Kerem Akturkoglu menerima bola di dalam kotak penalti dan langsung melepaskan tendangan voli, tetapi arah bola tepat mengarah ke Patrick Beach.

Menjelang akhir pertandingan, Hakan Calhanoglu juga sempat mengancam melalui tendangan bebas. Meski bola mengarah tajam ke sisi gawang, Beach kembali melakukan penyelamatan yang memastikan gawang Australia tetap tidak kebobolan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Turki gagal menembus rapatnya pertahanan Australia. Skor 2-0 bertahan dan memastikan Socceroos mengamankan tiga poin pada laga pembuka.

Hasil tersebut membawa Australia mengoleksi tiga poin dan menempel Amerika Serikat di papan atas klasemen sementara Grup D. Namun, Socceroos berada di posisi kedua karena kalah selisih gol dari Amerika Serikat yang sebelumnya menang 4-1 atas Paraguay.

Pada pertandingan berikutnya, Australia dijadwalkan menghadapi Amerika Serikat dalam duel yang berpotensi menentukan posisi puncak klasemen grup.

Susunan pemain

Australia: Patrick Beach, Alessandro Circati, Kai Italiano (Jason Geria 74′), Jordan Bos (Aziz Behich 83′), Harry Souttar, Cameron Burgess, Connor Metcalfe, Aiden O’Neill, Paul Okon-Engstler (Jackson Irvine 83′), Mohamed Toure (Kusini Yengi 74′), Nestory Irankunda (Nishan Velupillay 61′).

Turki: Ugurcan Cakir, Zeki Celik (Mert Muldur 80′), Merih Demiral, Abdulkerim Bardakci, Ferdi Kadioglu, Orkun Kokcu (Akgun 62′), Hakan Calhanoglu, Ismail Yuksek (Salih Ozcan 80′), Kerem Akturkoglu (Gul 85′), Arda Guler, Baris Alper Yilmaz (Kenan Yildiz 46′). (xrq)

Polresta Banda Aceh Dalami Penyebab Ledakan di KMP Aceh Hebat 2, 15 Orang Alami Luka Bakar

0
polresta banda
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara ledakan di KMP Aceh Hebat di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, Jumat (12/6/2026). (Foto: Humas Polresta Banda Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banda Aceh masih mendalami penyebab ledakan yang terjadi di kamar mesin kapal penyeberangan KMP Aceh Hebat 2. Insiden tersebut mengakibatkan 15 orang mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan medis.

Kepala Satreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Miftahuda Dhiza Fezuono, mengatakan korban terdiri atas 14 mahasiswa atau taruna Politeknik Pelayaran Malahayati serta seorang anak buah kapal (ABK) KMP Aceh Hebat 2.

“Kami bersama tim Ditreskrimum Polda Aceh dan Ditpolairud Polda Aceh mendalami penyebab ledakan di KMP Aceh Hebat 2 yang mengakibatkan belasan orang mengalami luka bakat,” kata Miftahuda Dhiza Fezuono di Banda Aceh, Jumat (12/6/2026) lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum peristiwa terjadi para taruna pelayaran tersebut sedang menjalani pendidikan lapangan atau praktik di atas kapal. KMP Aceh Hebat 2 baru saja tiba di Pelabuhan Ulee Lheue setelah berlayar dari Pelabuhan Balohan, Kota Sabang.

Saat kapal bersandar di pelabuhan, ledakan mendadak terjadi di bagian kamar mesin. Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

“Tiba-tiba ledakan terjadi. Kami belum bisa memastikan penyebab ledakan karena masih dalam penyelidikan. Ledakan terjadi di kamar mesin,” kata Miftahuda Dhiza Fezuono.

Pasca-kejadian, seluruh korban segera dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

Menurut Miftahuda, pihak kepolisian juga masih melakukan proses identifikasi terhadap para korban yang terdampak dalam insiden tersebut.

“Kami juga masih mengidentifikasi para korban. Menyangkut kondisi luka bakar korban, kami tidak bisa mengungkap secara terperinci. Nanti tim media yang menyampaikannya. Secara umum, korban mengalami luka bakar ringan, sedang, dan berat,” kata Miftahuda Dhiza Fezuono.

Sebelumnya, kapal roro penyeberangan KMP Aceh Hebat 2 dilaporkan mengalami ledakan di bagian kamar mesin saat sedang bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh. Ledakan tersebut menyebabkan belasan orang mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Mayoritas korban diketahui merupakan taruna atau mahasiswa politeknik pelayaran yang sedang menjalani praktik lapangan di kapal tersebut. Hingga saat ini, aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan yang terjadi di ruang mesin kapal tersebut.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Hasil Piala Dunia 2026: Gol John McGinn Antar Skotlandia Bungkam Haiti 1-0

0
Skotlandia Bungkam Haiti 1-0. (Foto: FIFA)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Skotlandia memulai kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif setelah mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Haiti pada laga perdana Grup C. Bertanding di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts, Minggu (14/6/2026) pagi WIB, The Tartan Army berhasil mengunci tiga poin berkat gol tunggal John McGinn.

Sejak peluit awal dibunyikan, Skotlandia langsung mengambil inisiatif permainan. Serangan demi serangan dibangun untuk menekan lini pertahanan Haiti, dengan Ben Doak menjadi salah satu pemain yang paling aktif menciptakan peluang dari sektor sayap.

Meski berada di bawah tekanan, Haiti sempat memberikan ancaman lebih dahulu pada menit kelima. Tendangan Jean Jacques dari luar kotak penalti mengarah ke gawang, namun bola masih melenceng sehingga belum membahayakan kiper Angus Gunn.

Dominasi Skotlandia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-27. John McGinn sukses memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti. Sepakannya yang sempat mengenai pemain lawan berubah arah dan mengecoh kiper Haiti, membuat Skotlandia unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, Haiti berusaha merespons. Peluang terbaik mereka di babak pertama hadir pada menit ke-34 ketika Providence hampir menyambar umpan di depan gawang. Namun, bek Grant Hanley melakukan penyelamatan penting sehingga bola gagal melewati garis gawang.

Skor 1-0 untuk keunggulan Skotlandia bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Skotlandia tetap lebih dominan dalam penguasaan bola maupun intensitas serangan. Sementara itu, Haiti kesulitan menembus lini belakang lawan yang dikomandoi kapten Andrew Robertson.

Peluang emas kembali diperoleh Skotlandia pada menit ke-73. John McGinn nyaris mencetak gol keduanya, tetapi tendangan yang dilepaskannya hanya melintas tipis di sisi gawang Haiti.

Menjelang pertandingan berakhir, Haiti memperoleh kesempatan terbaik untuk menyamakan kedudukan. Pada menit ke-85, sundulan Frantzdy Pierrot memanfaatkan umpan silang hampir membuahkan hasil, namun bola masih melenceng tipis dari sasaran.

Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga wasit meniup peluit panjang. Skotlandia pun menutup pertandingan dengan kemenangan 1-0.

Tambahan tiga poin mengantarkan Skotlandia ke puncak klasemen sementara Grup C dengan koleksi tiga angka. Brasil dan Maroko berada di bawahnya, sementara Haiti harus puas menghuni posisi terbawah karena belum meraih poin.

Susunan Pemain

Haiti: Placide; Experience, Delcroix, Ade, Arcus; Providence (Fortune 85′), Bellegarde, Jean Jacques, Deedson (Casimir 61′), Isidor (Joseph 76′), Pierrot.

Skotlandia: Gunn; Robertson, Hendry, Hanley, Hickey (Patterson 75′); McGinn (Curtis 83′), Ferguson, McTominay; Ben Doak (Christie 75′), Adams (Dykes 75′), Shankland (McLean 83′). (xrq)

Brasil Ditahan Imbang Maroko 1-1, Vinicius Junior Selamatkan Selecao

0
Brasil Ditahan Imbang Maroko 1-1. (Foto: FIFA)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Timnas Brasil gagal mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan setelah bermain imbang 1-1 melawan Maroko pada laga perdana Grup C. Pertandingan yang berlangsung di Stadion MetLife, East Rutherford, Minggu (14/6/2026) WIB, memperlihatkan perlawanan sengit dari wakil Afrika tersebut.

Maroko lebih dulu memimpin lewat gol Ismail Saibari sebelum Brasil menyamakan kedudukan melalui Vinicius Junior. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan meski Brasil tampil lebih dominan sepanjang babak kedua.

Hasil ini membuat kedua tim sama-sama mengoleksi satu poin di klasemen sementara Grup C.

Jalannya Pertandingan

Amatan Nukilan.id, Maroko membuka pertandingan dengan penuh percaya diri. Peluang pertama hadir pada menit-menit awal ketika Neil El Aynaoui melepaskan tembakan yang masih mampu diblok lini pertahanan Brasil. Tak lama berselang, Achraf Hakimi juga mencoba peruntungannya dari sudut sempit, tetapi bola belum mengarah ke sasaran.

Brasil mulai menemukan ritme permainan setelah memasuki pertengahan babak pertama. Vinicius Junior berhasil melewati penjagaan lawan sebelum mengirim umpan silang kepada Igor Thiago. Namun, penyelesaian akhir sang penyerang masih belum cukup menyulitkan kiper Bono.

Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-21. Maroko memanfaatkan celah di lini belakang Brasil melalui kerja sama cepat yang diakhiri penyelesaian tenang Ismail Saibari. Berawal dari umpan terobosan Brahim Diaz, Saibari berhasil lebih dulu menyambar bola sebelum Alisson Becker menutup ruang tembak. Sepakan mendatarnya membawa Maroko unggul 1-0.

Brasil merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-32. Vinicius Junior melakukan kombinasi satu-dua bersama Bruno Guimaraes sebelum menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan keras yang bersarang di sudut atas gawang Maroko. Kedudukan kembali imbang 1-1.

Menjelang turun minum, Brasil hampir berbalik unggul. Lucas Paqueta melepaskan tendangan voli yang masih mampu ditepis Bono. Situasi sepak pojok yang tercipta sesudahnya juga belum menghasilkan gol setelah sundulan pemain Brasil melebar dari gawang.

Memasuki babak kedua, Brasil tampil semakin agresif. Igor Thiago memperoleh peluang emas melalui tembakan keras dari dalam kotak penalti, tetapi Bono kembali menunjukkan refleks gemilang untuk menggagalkan peluang tersebut.

Serangan demi serangan terus dilancarkan Selecao. Vinicius Junior beberapa kali merepotkan pertahanan lawan, termasuk saat mengirim umpan silang yang disambut Raphinha di depan gawang. Namun, sontekan Raphinha masih bisa diamankan Bono.

Penampilan Bono menjadi salah satu faktor penting yang membuat Maroko terhindar dari kekalahan. Kiper berpengalaman itu beberapa kali keluar dari sarangnya untuk memotong aliran bola serta menggagalkan peluang Brasil, termasuk saat menghadapi tembakan melengkung Danilo Santos.

Di sisi lain, Maroko juga hampir mencuri kemenangan pada masa injury time. Neil El Aynaoui melepaskan tendangan keras yang berhasil ditepis Alisson Becker. Bola muntah sempat disambar El Mourabet, tetapi Alisson kembali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga skor tetap imbang hingga laga usai.

Susunan Pemain

Brasil: Alisson; Roger Ibanez (Danilo 46′), Marquinhos, Gabriel Magalhaes, Douglas Santos; Casemiro (Fabinho 46′), Bruno Guimaraes (Danilo Santos 80′), Lucas Paqueta (Luis Henrique 62′); Raphinha, Vinicius Junior, Igor Thiago (Matheus Cunha 62′).

Maroko: Bono; Noussair Mazraoui (Salah-Eddine 80′), Riad, Diop, Achraf Hakimi; Neil El Aynaoui, Bouaddi, El Khannous (Amaimouni 80′); Ounahi (El Mourabet 65′), Ismail Saibari (Rahimi 89′), Brahim Diaz (Chemsdine Talbi 65′). (XRQ)