Beranda blog Halaman 478

Banjir Rendam Tujuh Desa di Aceh Selatan, Ratusan Rumah Terendam

0
Banjir Rendam Tujuh Desa di Aceh Selatan, Ratusan Rumah Terendam. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Selatan sejak Kamis (3/4/2025) sore mengakibatkan air Sungai Manggamat meluap dan merendam ratusan rumah warga di tujuh desa Kecamatan Kluet Tengah. Sebanyak 644 jiwa terdampak akibat banjir yang masih menggenangi permukiman hingga Jumat (4/4).

Staf Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Haslinda Juwita, mengatakan bahwa intensitas hujan yang cukup tinggi menyebabkan sungai meluap dan merendam permukiman serta akses jalan antar desa di Kecamatan Kluet Tengah dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 80 cm.

“Air luapan sungai tersebut kemudian merendam permukiman penduduk di beberapa gampong dan jalan lintas antargampong di Kecamatan Sawang dengan ketinggian bervariasi dari 50-80 cm,” ujar Haslinda di Banda Aceh, Jumat (4/4).

Tujuh desa yang terdampak banjir meliputi Desa Jambo Papan, Desa Malaka, Desa Simpang Dua, Desa Padang, Desa Koto, Desa Pulo Air, dan Desa Mersak. Berdasarkan data BPBA, sebanyak 167 kepala keluarga atau 644 jiwa harus menghadapi dampak langsung dari banjir ini.

Selain merendam rumah warga, banjir juga menghambat aktivitas masyarakat. Hingga saat ini, air masih menggenangi sejumlah titik di permukiman warga dan jalan lintas desa. Dampak material serta jumlah warga yang mengungsi masih dalam tahap pendataan oleh pihak berwenang.

“Sementara dampak material dan pengungsi masih dalam pendataan,” tambah Haslinda.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan bersama petugas damkar PB 08 Kluet Tengah terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan muspika setempat untuk menanggulangi dampak banjir. Petugas Pusdalops PB BPBD Kabupaten Aceh Selatan juga telah menerima laporan terkait kejadian ini dan sedang menyusun langkah-langkah penanganan lebih lanjut.

Hingga berita ini ditulis, kondisi cuaca di Aceh Selatan masih berpotensi hujan, yang dapat memperparah situasi banjir di wilayah terdampak. Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.

Editor: Akil

Beasiswa Kuliah S1-S2 Gratis, Bisa Dapat Gaji Bulanan dari Sevima

0
Ilustrasi Beasiswa. (Foto: CNN Indonesia)

NUKILAN.id | Jakarta – PT Sentra Vidya Utama (Sevima) kembali membuka peluang emas bagi para calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi secara gratis. Melalui program Beasiswa Sevima Mencari Siswa Bertalenta (Semesta) 2025, perusahaan ini menawarkan kesempatan kuliah S1 dan S2 gratis di bidang Teknologi Informasi (IT) bagi 10 peserta terpilih. Tak hanya itu, penerima beasiswa juga berkesempatan bekerja dan mendapatkan gaji bulanan selama masa studi di Surabaya.

Fasilitas Beasiswa Semesta 2025

Program ini mencakup sejumlah manfaat bagi penerimanya, antara lain:

  • Biaya kuliah penuh yang ditanggung oleh Sevima.
  • Gaji bulanan selama penerima beasiswa menjalani perkuliahan dan bekerja di Surabaya.
  • Peluang pengembangan karier di bidang IT.
  • Kontrak kerja dengan Sevima setelah lulus kuliah.

Beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen Sevima dalam mendukung perkembangan pendidikan dan industri teknologi di Indonesia.

Persyaratan Pendaftaran

Beasiswa Semesta 2025 terbuka bagi mahasiswa di perguruan tinggi mitra Sevima, di antaranya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan BINUS University. Program ini mencakup empat pilihan studi, yaitu:

  • S1 Teknik Informatika BINUS University
  • S2 Teknik Informatika ITS Surabaya
  • S1 Sistem Informasi BINUS University
  • S2 Magister Sistem Informasi ITS Surabaya

Persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon penerima beasiswa adalah:

  1. Lulusan atau alumni SMA/SMK/sederajat (untuk beasiswa S1).
  2. Lulusan atau alumni D4/S1 di bidang IT, baik yang sedang dalam proses yudisium, fresh graduate, maupun yang sudah memiliki pengalaman kerja (untuk beasiswa S2).
  3. Memiliki keterampilan dan portofolio di bidang IT, dibuktikan dengan unggahan proyek IT, tautan GitHub, prestasi, atau bukti lainnya.
  4. Bersedia tinggal dan berkuliah di Surabaya selama masa studi dengan sistem Work From Office (WFO).

Cara Mendaftar Beasiswa Semesta 2025

Proses pendaftaran dapat dilakukan melalui laman resmi di https://maukuliah.id/beasiswa-semesta dengan tahapan sebagai berikut:

  1. Klik “Daftar Beasiswa” dan isi data diri.
  2. Buat akun dan lengkapi informasi yang dibutuhkan.
  3. Ikuti tes psikotes dan akademik berbasis komputer secara online.
  4. Mengikuti hackaton dan wawancara secara offline di Surabaya.

Jadwal Penting

  • Pendaftaran & Tes Online: Hingga 20 Mei 2025 (bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional).
  • Hackaton & Wawancara: 30 Juni 2025, di kantor pusat Sevima, Surabaya.
  • Pengumuman Penerima Beasiswa: Maksimal 28 Oktober 2025 (bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda).

Pendaftaran beasiswa ini gratis dan tidak memiliki batasan usia. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui WhatsApp di 082121-88-2500.

Editor: AKil

Harga BBM Non-Subsidi Turun, Ini Rinciannya dari Aceh Hingga Papua

0
Ilustrasi Pertamina. (Foto: Dok. Mypertamina).

NUKILAN.id | Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga kembali menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April 2025. Penyesuaian ini dilakukan sejak 29 Maret 2025, tepat sebelum momen mudik Lebaran Idulfitri, dengan kebijakan khusus berupa penurunan harga BBM non-subsidi di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua.

Plt. Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyebutkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama di masa arus mudik.

“Sebagai bagian dari komitmen dalam melayani masyarakat, khususnya di momen mudik Lebaran (2025) ini. Pemerintah dan Pertamina Patra Niaga memberikan hadiah spesial dengan menurunkan harga BBM Non-Subsidi,” kata Mars Ega dalam keterangannya, Selasa (1/4/2025).

Penyesuaian ini berlaku untuk seluruh jenis BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, seperti Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green, dan Pertamina Dex. Penurunan harga ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang melakukan perjalanan mudik serta mendorong penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

Meskipun harga BBM non-subsidi mengalami penurunan, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tetap mengacu pada kebijakan pemerintah. Langkah ini juga sejalan dengan strategi stabilisasi harga menjelang Hari Raya Idulfitri, yang sering kali menjadi periode dengan konsumsi BBM tertinggi sepanjang tahun.

Berikut daftar penyesuaian harga BBM Pertamina April 2025:

• Pertamax (RON 92) kini di banderol Rp12.500/liter (turun Rp 400/liter dari sebelum nya Rp 12.900/liter).

• Pertamax Green (RON 95) Rp13.250/liter (turun Rp 450/liter dari sebelum nya Rp 13.700/liter)

• Pertamax Turbo (RON 98) Rp13.500/liter (turun Rp 500/liter dari sebelum nya Rp 14.000/liter).

• Jenis Dexlite (CN 51) dihargai sebesar Rp13.600/liter (turun Rp 700 per liter dari sebelum nya Rp 14.300/liter)

• Pertamina Dex (CN 53) Rp13.900/liter (turun Rp 700/liter dari sebelum nya Rp 14.600/liter).

• Solar seharga Rp6.800/liter (subsidi)

• Pertalite seharga Rp10.000/liter. (subsidi)

Berikuti rincian harga BBM Pertamina non subsidi dari Aceh sampai Papua, mengutip laman Pertamina Patra Niaga:

1. Aceh

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.800

• Pertamax Turbo: Rp 13.800

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.900

• Pertamina Dex: Rp 14.200

2. Free Trade Zone Sabang

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 11.800

• Pertamax Turbo: –

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 12.750

• Pertamina Dex: –

3. Sumatra Utara

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.800

• Pertamax Turbo: Rp 13.800

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.900

• Pertamina Dex: Rp 14.200

4. Sumatra Barat

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 13.050

• Pertamax Turbo: Rp 14.100

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 14.200

• Pertamina Dex: Rp 14.500

5. Riau

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 13.050

• Pertamax Turbo: Rp 14.100

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 14.200

• Pertamina Dex: Rp 14.500

6. Kepulauan Riau

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 13.050

• Pertamax Turbo: Rp 14.100

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 14.200

• Pertamina Dex: Rp 14.500

7. Free Trade Zone Batam

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 11.900

• Pertamax Turbo: Rp 12.850

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 12.900

• Pertamina Dex: Rp 13.200

8. Jambi

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.800

• Pertamax Turbo: Rp 13.800

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.900

• Pertamina Dex: Rp 14.200

9. Bengkulu

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 13.050

• Pertamax Turbo: Rp 14.100

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 14.200

• Pertamina Dex: Rp 14.500

10. Sumatra Selatan

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.800

• Pertamax Turbo: Rp 13.800

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.900

• Pertamina Dex: Rp 14.200

11. Bangka Belitung

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.800

• Pertamax Turbo: Rp 13.800

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.900

• Pertamina Dex: Rp 14.200

12. Lampung

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.800

• Pertamax Turbo: Rp 13.800

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.900

• Pertamina Dex: Rp 14.200

13. DKI Jakarta

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.500

• Pertamax Turbo: Rp 13.500

• Pertamax Green 95: Rp 13.250

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.600

• Pertamina Dex: Rp 13.900

14. Banten

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.500

• Pertamax Turbo: Rp 13.500

• Pertamax Green 95: Rp 13.250

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.600

• Pertamina Dex: Rp 13.900

15. Jawa Barat

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.500

• Pertamax Turbo: Rp 13.500

• Pertamax Green 95: Rp 13.250

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.600

• Pertamina Dex: Rp 13.900

16. Jawa Tengah

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.500

• Pertamax Turbo: Rp 13.500

• Pertamax Green 95: Rp 13.250

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.600

• Pertamina Dex: Rp 13.900

17. Daerah Istimewa Yogyakarta

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.500

• Pertamax Turbo: Rp 13.500

• Pertamax Green 95: Rp 13.250

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.600

• Pertamina Dex: Rp 13.900

18. Jawa Timur

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.500

• Pertamax Turbo: Rp 13.500

• Pertamax Green 95: Rp 13.250

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.600

• Pertamina Dex: Rp 13.900

19. Bali

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.500

• Pertamax Turbo: Rp 13.500

• Pertamax Green 95: Rp 13.250

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.600

• Pertamina Dex: Rp 13.900

20. Nusa Tenggara Barat

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.500

• Pertamax Turbo: Rp 13.500

• Pertamax Green 95: Rp 13.250

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.600

• Pertamina Dex: Rp 13.900

21. Nusa Tenggara Timur

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.500

• Pertamax Turbo: Rp 13.500

• Pertamax Green 95: Rp 13.250

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.600

• Pertamina Dex: Rp 13.900

22. Kalimantan Barat

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.800

• Pertamax Turbo: Rp 13.800

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.900

• Pertamina Dex: Rp 14.200

23. Kalimantan Tengah

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.800

• Pertamax Turbo: Rp 13.800

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.900

• Pertamina Dex: Rp 14.200

24. Kalimantan Selatan

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 13.050

• Pertamax Turbo: Rp 14.100

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 14.200

• Pertamina Dex: Rp 14.500

25. Kalimantan Timur

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.800

• Pertamax Turbo: Rp 13.800

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.900

• Pertamina Dex: Rp 14.200

26. Kalimantan Utara

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.800

• Pertamax Turbo: Rp 13.800

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.900

• Pertamina Dex: Rp 14.200

27. Sulawesi Utara

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.800

• Pertamax Turbo: Rp 13.800

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.900

• Pertamina Dex: Rp 14.200

28. Gorontalo

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.800

• Pertamax Turbo: Rp 13.800

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.900

• Pertamina Dex: Rp 14.200

29. Sulawesi Tengah

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.800

• Pertamax Turbo: Rp 13.800

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.900

• Pertamina Dex: Rp 14.200

30. Sulawesi Tenggara

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.800

• Pertamax Turbo: Rp 13.800

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.900

• Pertamina Dex: Rp 14.200

31. Sulawesi Selatan

• Pertalite: Rp 10.000

• Pertamax: Rp 12.800

• Pertamax Turbo: Rp 13.800

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp 6.800

• Dexlite: Rp 13.900

• Pertamina Dex: Rp 14.200

32. Sulawesi Barat

• Pertalite: Rp10.000

• Pertamax: Rp12.800

• Pertamax Turbo: Rp13.800

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp6.800

• Dexlite: Rp13.900

• Pertamina Dex: Rp14.200

33. Maluku

• Pertalite: Rp10.000

• Pertamax: Rp12.800

• Pertamax Turbo: –

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp6.800

• Dexlite: Rp13.900

• Pertamina Dex: –

34. Maluku Utara

• Pertalite: Rp10.000

• Pertamax: Rp12.800

• Pertamax Turbo: –

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp6.800

• Dexlite: Rp13.900

• Pertamina Dex: –

35. Papua

• Pertalite: Rp10.000

• Pertamax: Rp12.800

• Pertamax Turbo: Rp13.800

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp6.800

• Dexlite: Rp13.900

• Pertamina Dex: –

36. Papua Barat

• Pertalite: Rp10.000

• Pertamax: Rp12.800

• Pertamax Turbo: –

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp6.800

• Dexlite: Rp13.900

• Pertamina Dex: Rp14.200

37. Papua Selatan

• Pertalite: Rp10.000

• Pertamax: Rp12.800

• Pertamax Turbo: –

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp6.800

• Dexlite: Rp13.900

• Pertamina Dex: –

38. Papua Pegunungan

• Pertalite: Rp10.000

• Pertamax: Rp12.800

• Pertamax Turbo: –

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp6.800

• Dexlite: Rp13.900

• Pertamina Dex: –

39. Papua Tengah

• Pertalite: Rp10.000

• Pertamax: Rp12.800

• Pertamax Turbo: –

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp6.800

• Dexlite: Rp13.900

• Pertamina Dex: –

40. Papua Barat Daya

• Pertalite: Rp10.000

• Pertamax: Rp12.800

• Pertamax Turbo: –

• Pertamax Green 95: –

• Biosolar: Rp6.800

• Dexlite: Rp13.900

• Pertamina Dex: Rp14.200.

Seorang Warga Aceh Depresi di Malaysia Dipulangkan ke Kampung Halaman

0
Ilustrasi Depresi. (Foto: Harian Jogja)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Seorang warga Aceh yang mengalami tekanan mental (depresi) di Malaysia akhirnya bisa kembali ke kampung halamannya setelah mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman Haji Uma, bersama Wakil Gubernur Aceh melalui Baitul Mal Aceh dan Persatuan Perantau Aceh Malaysia (PPAM), memfasilitasi kepulangan warga tersebut.

Warga yang dipulangkan adalah AM (45), penduduk Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara. Setelah melewati proses administrasi yang cukup panjang, AM bersama keluarganya akhirnya tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, pada Minggu (30/3/2025) pukul 14.40 WIB. Setibanya di bandara, mereka langsung melanjutkan perjalanan ke Aceh Utara dengan menggunakan mobil minibus Hiace yang disediakan oleh Haji Uma.

Pemulangan AM berawal dari surat permohonan yang diajukan oleh Kepala Desa (Keuchik) Gampong kepada Haji Uma dan Wakil Gubernur Aceh. Dalam surat tersebut, keluarga meminta bantuan untuk memfasilitasi kepulangan AM yang mengalami sakit di Malaysia.

Total biaya pemulangan AM dan keluarganya mencapai Rp 31,7 juta. Dana tersebut berasal dari berbagai sumber, yakni Rp 25 juta dari keluarga, Rp 5 juta dari Wakil Gubernur Aceh melalui Baitul Mal, serta Rp 1,7 juta dari Haji Uma, termasuk biaya transportasi dari Bandara Kualanamu ke Aceh Utara.

Adik AM, Ema, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan untuk kepulangan abangnya.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, terutama Haji Uma, Wagub Aceh, dan Ketua PPAM di Malaysia,” ujar Ema, Kamis (3/4/2025).

Pemulangan warga Aceh yang mengalami kesulitan di perantauan, khususnya di Malaysia, menjadi salah satu perhatian utama Haji Uma.

Selama ini, ia kerap turun tangan membantu para perantau yang membutuhkan pertolongan, baik dalam bentuk pemulangan maupun fasilitasi lainnya. Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap sesama warga Aceh di perantauan.

Editor: AKil

Satgasops Ketupat Seulawah Maksimalkan Pelayanan Wisatawan di Aceh

0
Personel Satgas Operasi Ketupat Seulawah 2025 mengatur lalu lintas di jalur masuk objek wisata di Aceh Besar, Kamis (3/4/2025). (Foto: Bidhumas Polda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melalui Satuan Tugas Operasi (Satgasops) Ketupat Seulawah 2025 terus berupaya memberikan pelayanan dan pengamanan maksimal bagi wisatawan yang berkunjung ke berbagai objek wisata, termasuk di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh.

“Polda Aceh melalui Satuan Tugas Operasi Ketupat Seulawah 2025 terus berupaya memberikan pelayanan dan pengamanan maksimal kepada wisatawan yang berkunjung ke lokasi-lokasi wisata serta Pelabuhan Ulee Lheue di Banda Aceh,” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, Kamis (3/4/2025).

Pelabuhan Ulee Lheue menjadi gerbang utama menuju Pulau Weh, Sabang, salah satu destinasi wisata unggulan di Aceh. Lokasi ini tidak hanya menarik wisatawan dari dalam provinsi, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan meningkatnya arus kunjungan selama libur lebaran, Satgasops Ketupat Seulawah hadir untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pelancong.

Joko menegaskan bahwa kehadiran personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait bertujuan menciptakan suasana kondusif, sehingga masyarakat dapat menikmati libur panjang serta perjalanan mudik-balik dengan aman dan nyaman.

“Kami berharap pelayanan yang diberikan ini dapat membantu masyarakat maupun wisatawan menikmati libur Hari Raya Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman di wilayah hukum Polda Aceh,” kata Joko.

Sebagai langkah pengamanan, Polda Aceh telah mendirikan pos terpadu di area pelabuhan. Pos ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengawasan, tetapi juga menjadi tempat bagi wisatawan untuk mendapatkan informasi dan bantuan yang diperlukan.

Selain itu, berbagai layanan telah disiapkan guna memastikan kelancaran aktivitas wisata di Aceh. Pengaturan lalu lintas dan parkir menjadi perhatian utama guna menghindari kemacetan dan menjaga ketertiban arus kendaraan di sekitar destinasi wisata. Petugas juga melakukan pengawasan keamanan untuk memastikan situasi tetap kondusif bagi para pengunjung.

Tak hanya itu, petugas di lapangan turut memberikan informasi dan bantuan kepada wisatawan agar mereka memperoleh arahan yang jelas selama beraktivitas. Upaya lain yang dilakukan adalah menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas umum di kawasan wisata.

“Termasuk pengelolaan tempat-tempat umum dan fasilitas wisata agar kebersihan dan kenyamanan tetap terjaga. Dengan pengamanan dan pelayanan ini, diharapkan libur lebaran tahun ini dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan, sehingga masyarakat dan wisatawan dapat menikmati keindahan alam Aceh dengan penuh ketenangan,” pungkas Joko.

Operasi Ketupat Seulawah 2025 menjadi salah satu bentuk komitmen Polda Aceh dalam mendukung sektor pariwisata, terutama dalam menghadirkan rasa aman bagi para wisatawan yang ingin menikmati pesona alam dan budaya Aceh selama libur Idul Fitri.

Editor: Akil

Waspada Longsor di Lintasan Nagan Raya-Aceh Tengah

0
Aceh Tengah Dikepung Longsor. (Foto: LintasGayo.co)

NUKILAN.id | Sukamakmue – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalan provinsi yang menghubungkan Nagan Raya dengan Aceh Tengah, khususnya di kawasan Gunung Singgah Mata, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir berpotensi memicu longsor.

“Kami imbau masyarakat berhati-hati karena jika diguyur hujan lebat, kawasan hutan lindung Gunung Singgah Mata sangat rawan diterjang longsor tebing gunung,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Nagan Raya, Tamarlan, Kamis (3/4/2025).

Gunung Singgah Mata selama ini menjadi jalur alternatif yang kerap digunakan pengendara untuk menuju wilayah tengah, utara, dan timur Aceh. Selain itu, jalur ini juga menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin bepergian ke pantai barat-selatan Aceh, karena mampu memangkas waktu tempuh dibandingkan jalur utama.

Namun, kondisi geografis kawasan ini yang berbukit dan dikelilingi hutan lindung membuatnya rentan terhadap bencana longsor, terutama saat curah hujan tinggi. Beberapa titik di sepanjang lintasan Gunung Singgah Mata diketahui kerap mengalami pergerakan tanah yang membahayakan pengguna jalan.

Sebagai langkah antisipasi, satu unit alat berat telah dikerahkan ke lokasi untuk membersihkan material longsor serta memperbaiki struktur tebing yang terdampak. Upaya ini dilakukan guna memastikan akses jalan tetap dapat dilalui dengan aman.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat, terutama pengendara roda dua dan empat, agar lebih berhati-hati serta selalu memantau perkembangan cuaca sebelum melakukan perjalanan melalui jalur tersebut. Pengguna jalan disarankan untuk menghindari melintas di kawasan ini saat hujan deras guna mengurangi risiko kecelakaan akibat longsor.

Hingga saat ini, arus lalu lintas di jalur tersebut masih terpantau lancar. Namun, masyarakat diingatkan untuk selalu waspada dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan guna menghindari kemungkinan terjadinya bencana di kemudian hari.

Editor: Akil

UGM Buka Beasiswa Rp 10 Juta Per Semester, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!

0
Ilustrasi UGM. (Foto: Kompas.com)

NUKILAN.id | Yogyakarta – Kabar baik bagi mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tengah mencari bantuan biaya pendidikan. UGM kembali membuka pendaftaran Beasiswa Mahasiswa Berprestasi 2025 PT Huayou Nickel Cobalt Program Sarjana, dengan manfaat bantuan biaya kuliah hingga Rp 10 juta per semester.

Dilansir dari laman Direktorat Kemahasiswaan UGM, Selasa (1/4/2025), beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa tahun ketiga dan keempat. Selain bantuan biaya kuliah, penerima beasiswa juga akan mendapatkan kelas bahasa Mandarin gratis dan kesempatan langsung bekerja setelah lulus selama tiga tahun.

Syarat dan Kriteria Pendaftar

Mahasiswa yang ingin mendaftar beasiswa ini harus memenuhi beberapa kriteria berikut:

  • Mahasiswa aktif S1 di program studi:
    • Teknik Kimia
    • Teknik Mesin
    • Teknik Elektro
    • Teknik Geologi
    • Teknik Nuklir
    • Teknik Infrastruktur Lingkungan
    • Hukum
    • Psikologi
  • Berstatus mahasiswa semester 4 (angkatan 2023)
  • Berusia lebih dari 18 tahun
  • Memiliki IPK minimal 3,00
  • Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain
  • Berperilaku baik dan sopan

Dokumen yang Harus Disiapkan

Untuk mendaftar, mahasiswa perlu melengkapi beberapa dokumen penting, di antaranya:

  • SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) sebagai bukti berkelakuan baik
  • Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter
  • Surat rekomendasi dari Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan
  • Transkrip akademik semester Gasal 2024/2025

Jadwal dan Cara Pendaftaran

Pendaftaran beasiswa ini masih dibuka hingga 25 April 2025. Mahasiswa yang tertarik dapat mengakses informasi lebih lanjut melalui laman resmi Direktorat Kemahasiswaan UGM.

Dengan manfaat yang cukup besar, beasiswa ini diharapkan dapat membantu mahasiswa UGM yang berprestasi dalam menyelesaikan studi mereka tanpa terkendala biaya. Jangan sampai melewatkan kesempatan emas ini!

Editor: AKil

Prabowo Siapkan Strategi Hadapi Tarif Baru Impor Trump

0
Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia. (Foto: Biro Pers Skretariat Presiden)

NUKILAN.id | Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna menghadapi kebijakan tarif impor baru yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) mengungkap bahwa langkah-langkah tersebut mencakup perluasan mitra dagang, percepatan hilirisasi sumber daya alam (SDA), serta penguatan konsumsi dalam negeri.

Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi PCO, Noudhy Valdryno, menyatakan bahwa sejak jauh hari Prabowo telah mengantisipasi berbagai gejolak dalam kebijakan perdagangan global.

“Pemahaman mendalam tentang hubungan internasional dan perdagangan global menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas ekonomi Indonesia,” ujar Noudhy dalam keterangannya, Kamis (3/4/2025).

Tiga Jurus Prabowo Hadapi Kebijakan Trump

Langkah pertama yang dilakukan Prabowo adalah memperluas mitra dagang Indonesia. Salah satu strategi konkret yang telah diterapkan adalah bergabungnya Indonesia ke dalam kelompok ekonomi BRICS. Keanggotaan ini dinilai memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional dan membuka peluang kerja sama lebih luas dengan negara-negara berkembang.

Kedua, pemerintah mempercepat hilirisasi SDA guna meningkatkan nilai tambah komoditas ekspor Indonesia. Prabowo menargetkan agar SDA yang selama ini diekspor dalam bentuk bahan mentah bisa diolah lebih lanjut di dalam negeri.

“Salah satu contoh kesuksesan kebijakan hilirisasi adalah sektor nikel, di mana nilai ekspor nikel dan turunannya hanya mencapai US$ 3,7 miliar pada tahun 2014, melonjak menjadi US$ 34,3 miliar pada tahun 2022,” jelas Noudhy.

Sebagai bagian dari strategi ini, pemerintah meluncurkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Lembaga ini bertugas mempercepat hilirisasi SDA strategis di sektor-sektor utama, termasuk mineral, batu bara, minyak bumi, gas bumi, perkebunan, kelautan, perikanan, dan kehutanan.

Ketiga, Prabowo memperkuat daya beli masyarakat melalui berbagai program yang langsung menyentuh kesejahteraan rakyat. Salah satunya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menargetkan 82 juta penerima manfaat pada akhir 2025.

“Selain itu, Presiden Prabowo juga akan mendirikan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa, membuka jutaan lapangan pekerjaan baru, dan mendorong perputaran uang di daerah,” tambahnya.

Respons Dunia Usaha

Kalangan pengusaha pun turut menanggapi kebijakan tarif impor baru AS ini. Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Johnny Darmawan, menilai pemerintah perlu mempelajari dengan cermat barang-barang yang terdampak tarif impor sebesar 32 persen, serta mencari peluang ekspor ke negara lain.

“Supaya ini terjadi yang namanya trade balance,” kata Johnny.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Anggawira, mengimbau pemerintah untuk mempercepat perjanjian dagang dengan negara-negara Uni Eropa, Timur Tengah, dan Afrika guna mendiversifikasi pasar ekspor. Menurutnya, langkah ini penting agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada pasar Amerika Serikat.

Dengan strategi yang telah disiapkan, Prabowo optimistis Indonesia dapat menghadapi tantangan global, menjaga kestabilan ekonomi, dan memperkuat daya saing di pasar internasional.

Editor: AKil

Tarif Baru Trump Ancam Ekspor Indonesia, Ini 10 Produk Paling Terdampak

0
Ilustrasi Ekspor. (Foto: Niaga Asia)

NUKILAN.id | Jakarta – Kebijakan tarif baru yang diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpotensi mengguncang ekspor Indonesia. Pada Rabu (2/4/2025) waktu AS atau Kamis (3/4) pagi waktu Indonesia, Trump menetapkan tarif timbal balik sebesar 32 persen untuk sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Langkah ini diambil sebagai respons atas defisit perdagangan AS dengan Indonesia yang mencapai belasan miliar dolar. Menurut data Kementerian Perdagangan RI, Indonesia mencatatkan surplus perdagangan sebesar US$14,34 miliar sepanjang 2024. Sementara itu, data Badan Statistik AS mencatat defisit perdagangan AS terhadap Indonesia lebih besar, yakni US$17,9 miliar. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara ke-15 dengan defisit perdagangan terbesar bagi AS.

Sektor Industri Paling Terdampak

Sejumlah sektor industri Indonesia yang selama ini bergantung pada pasar AS diprediksi akan merasakan imbas dari kebijakan ini. Mesin dan perlengkapan elektronik menjadi produk ekspor terbesar Indonesia ke AS dengan nilai US$4,18 miliar sepanjang 2024. Selain itu, sektor tekstil juga menjadi penyumbang ekspor terbesar dengan total hampir US$7 miliar, mencakup pakaian dan aksesori rajutan, alas kaki, serta pakaian non-rajutan.

Selain itu, produk lain seperti perabotan dan alat penerangan, mesin dan peralatan mekanis, serta produk olahan alam seperti lemak dan minyak hewan/nabati, karet, hingga produk bahari seperti ikan dan udang juga berpotensi terkena dampak besar akibat tarif baru ini.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada rincian lebih lanjut mengenai bagaimana tarif tersebut akan diterapkan dan seberapa besar dampaknya terhadap volume ekspor Indonesia ke AS.

Sementara itu, Gedung Putih telah mengonfirmasi bahwa tarif ini akan mulai berlaku pada 5 April. Trump juga menegaskan bahwa mulai tengah malam di Washington, AS akan mengenakan tarif 25 persen untuk semua mobil impor.

10 Produk RI Paling Terkena Dampak Tarif Trump

Berikut daftar produk ekspor Indonesia yang diperkirakan paling terdampak oleh kebijakan tarif baru AS:

  1. Mesin dan Perlengkapan Elektrik – US$4,18 miliar
  2. Pakaian dan Aksesorinya (Rajutan) – US$2,48 miliar
  3. Alas Kaki – US$2,39 miliar
  4. Pakaian dan Aksesorinya (Bukan Rajutan) – US$2,12 miliar
  5. Lemak dan Minyak Hewani/Nabati – US$1,78 miliar
  6. Karet dan Barang dari Karet – US$1,685 miliar
  7. Perabotan dan Alat Penerangan – US$1,432 miliar
  8. Ikan dan Udang – US$1,09 miliar
  9. Mesin dan Peralatan Mekanis – US$1,01 miliar
  10. Olahan dari Daging dan Ikan – US$788 juta

Dampak dari kebijakan ini masih perlu diamati lebih lanjut. Namun, pelaku industri di Indonesia kini menghadapi tantangan baru untuk tetap mempertahankan daya saing ekspor ke Negeri Paman Sam di tengah kenaikan tarif yang signifikan.

Editor: AKil

Bupati Aceh Selatan Sambut Hangat Kunjungan Silaturahmi IPELMASEL-Aceh Barat

0
Bupati Aceh Selatan Sambut Hangat Kunjungan Silaturahmi IPELMASEL-Aceh Barat. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, menerima kunjungan silaturahmi dari Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Selatan (IPELMASEL) Aceh Barat di pendopo bupati pada Rabu (02/04/2025) siang. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah itu menjadi ajang mempererat hubungan antara mahasiswa perantauan dan pemerintah daerah.

Bupati H. Mirwan MS menyambut kehadiran rombongan mahasiswa dengan hangat dan menegaskan pentingnya komunikasi yang baik antara mahasiswa dan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan.

“Saya sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa atas kunjungan silaturahmi ini, dan kami juga berharap kepada Mahasiswa Aceh Selatan agar selalu menjalin komunikasi dengan Pemkab Aceh Selatan dan berkomitmen dalam membangun paguyuban Mahasiswa Aceh Selatan di Aceh Barat agar dapat menjadi wadah perkumpulan guna terciptanya ikatan yang baik dan kuat antara sesama mahasiswa dan masyarakat Aceh Selatan yang berada di perantauan Aceh Barat tersebut,” ujar H. Mirwan MS.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu terbuka untuk berdiskusi dan mencari solusi jika terdapat kendala dalam keberlangsungan organisasi mahasiswa di perantauan.

“Kami selalu terbuka untuk berdiskusi dan mencari solusi jika ada keterhambatan demi berjalannya IPELMASEL-Aceh Barat ke depan,” tambahnya.

Ketua Umum IPELMASEL-Aceh Barat, Mullyanda, kepada Nukilan.id mengungkapkan bahwa kunjungan ini menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antara mahasiswa asal Aceh Selatan yang sedang menempuh pendidikan di Aceh Barat dengan pemerintah daerah.

“Kunjungan ini menjadi momen untuk mempererat silaturahmi antara mahasiswa Aceh Selatan yang menempuh pendidikan di Aceh Barat dengan Bupati Aceh Selatan, demi memudahkan dalam menjalankan roda kepengurusan IPELMASEL-Aceh Barat ke depan,” jelas Mullyanda.

Ia juga menegaskan kesiapan IPELMASEL-Aceh Barat untuk mendukung program-program yang akan dijalankan oleh Bupati Aceh Selatan.

“IPELMASEL-Aceh Barat siap mendukung program-program yang akan dilaksanakan oleh Bapak Bupati Aceh Selatan ke depan,” tutupnya.

Kunjungan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa Aceh Selatan yang berada di perantauan untuk terus membangun komunikasi dengan pemerintah daerah dan memperkuat solidaritas antarsesama mahasiswa di Aceh Barat. (XRQ)

Reporter: AKil