Beranda blog Halaman 479

Bupati Aceh Besar Gelar Open House

0

NUKILAN.id | Jantho – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kediaman pribadi Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, di Gampong Ajuen Lam Hasan, Kecamatan Peukan Bada, pada Rabu (2/4/2025). Open house yang digelar dalam rangka Idul Fitri 1446 H ini menjadi ajang silaturahmi antara bupati dengan masyarakat serta para pejabat daerah.

Sejak pagi, warga dari berbagai kalangan tampak antusias menghadiri acara tersebut. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk berbincang langsung dengan pemimpin daerah mereka, menyampaikan harapan, serta memberikan doa terbaik bagi kemajuan Aceh Besar.

“Open house ini menjadi wadah bagi kita semua untuk mempererat tali persaudaraan. Lebaran adalah momentum yang tepat untuk saling memaafkan dan membangun kebersamaan. Saya sangat senang bisa bertemu langsung dengan masyarakat dan merasakan kehangatan Idul Fitri bersama-sama,” ujar Muharram Idris.

Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh agama, pejabat daerah, serta pemimpin organisasi kemasyarakatan, yang semakin menambah kekhidmatan suasana. Berbagai hidangan khas Aceh, seperti kuah beulangong, sate matang, dan aneka kue tradisional, disajikan untuk menyambut para tamu.

Sehari sebelumnya, pada hari kedua Idul Fitri, Bupati Muharram Idris bersama Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. Syukri A. Jalil, telah menggelar open house di Meuligoe Bupati Aceh Besar, Kota Jantho. Acara tersebut turut dihadiri pejabat pemerintahan, unsur Forkopimda, serta masyarakat setempat.

“Kegiatan open house ini tidak hanya untuk mempererat hubungan antara pemerintah dengan rakyat, tetapi juga sebagai sarana membangun komunikasi yang lebih baik guna mewujudkan Aceh Besar yang lebih maju dan sejahtera,” tambah Muharram.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Aceh Besar, Rita Mayasari, juga menyampaikan harapannya agar tradisi ini terus berlanjut sebagai ajang mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah.

“Momen silaturahmi seperti ini sangat penting, terutama untuk membangun komunikasi dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Saya berharap tradisi seperti ini terus dijaga karena dapat mempererat rasa kekeluargaan,” ujarnya.

Selain itu, ia menilai open house bisa menjadi kesempatan bagi TP-PKK untuk lebih dekat dengan masyarakat serta mensosialisasikan berbagai program sosial kemasyarakatan. “Selain bersilaturahmi, ini juga menjadi kesempatan bagi kami di TP-PKK untuk lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi mereka, serta mensosialisasikan program-program yang dapat mendukung kesejahteraan keluarga,” tambah Rita.

Dengan adanya open house ini, diharapkan hubungan antara pemimpin daerah dan masyarakat semakin erat, menciptakan lingkungan yang harmonis, serta memperkuat kebersamaan dalam membangun Aceh Besar yang lebih baik.

Editor: Akil

Denda Alih-Alih Pidana: Celah Korupsi dalam Pemutihan Kejahatan Lingkungan

0
Foto udara hutan lindung Desa Anak Talang di Riau, yang ditanami sawit. (Foto: Betahita/Robby)

NUKILAN.id | Opini – Pemerintah seharusnya menjadi garda terdepan dalam melindungi hutan dan lingkungan dari eksploitasi korporasi. Namun, yang terjadi justru sebaliknya: negara membuka pintu negosiasi bagi perusahaan perusak lingkungan dengan skema denda alih-alih sanksi pidana. Celah hukum ini tidak hanya melanggengkan perusakan ekosistem, tetapi juga menciptakan ruang gelap bagi praktik korupsi.

Penggeledahan Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) oleh Kejaksaan Agung pada Oktober 2024 menandai adanya indikasi penyelewengan dalam mekanisme pemutihan lahan sawit ilegal. Salah satu yang disasar adalah ruang kerja Bambang Hendroyono, Sekretaris Jenderal KLHK saat itu. Puluhan aparatur sipil negara diperiksa, namun hingga kini belum ada satu pun tersangka yang diumumkan, meski Jaksa Agung Sanudin mengklaim telah mengantongi nama-nama pejabat terlibat.

Akar permasalahan ini bermula dari Undang-Undang Cipta Kerja yang disahkan pada 2020. Pasal 110A dan 110B dalam Undang-Undang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan memberikan peluang bagi perusahaan yang telah merambah hutan untuk dilegalkan asal membayar denda dan dana reboisasi. Pemerintah menargetkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari skema ini mencapai Rp300 triliun. Namun, faktanya, realisasi dana yang masuk tidak lebih dari Rp100 miliar.

Salah satu faktor utama rendahnya penerimaan ini adalah keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, pada Juni 2023 yang memberi celah bagi perusahaan untuk menekan luas lahan yang dianggap bermasalah dan menegosiasikan nilai dendanya. Bukannya mengawal penegakan hukum, negara justru terjebak dalam permainan transaksional dengan korporasi.

Fenomena ini adalah bentuk nyata dari state capture corruption, di mana kebijakan dan regulasi dibuat demi kepentingan segelintir elite bisnis. Penyusunan Undang-Undang Cipta Kerja dan aturan teknisnya telah dikendalikan oleh kepentingan oligarki yang ingin menghindari jerat pidana. Dalam skema ini, negara tak lagi bertindak sebagai pengayom rakyat, melainkan sebagai fasilitator kepentingan bisnis yang merusak lingkungan.

Preseden buruk ini berlanjut di era Presiden Prabowo Subianto, yang menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025. Regulasi ini meluaskan mekanisme denda ke sektor pertambangan di kawasan hutan, dengan dalih bahwa setelah membayar denda, pemerintah akan mengambil alih kembali lahan tersebut sebagai hak negara. Namun, langkah ini justru membuka peluang baru bagi eksploitasi.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menindaklanjuti kebijakan ini dengan menerbitkan aturan pemanfaatan lahan bekas sawit dan tambang untuk kepentingan pertahanan dan keamanan. Alih-alih menegakkan keadilan lingkungan, aturan ini justru menjadi celah baru bagi pengambilalihan lahan oleh kepentingan lain di bawah dalih keamanan nasional.

Tanpa transparansi dan penegakan hukum yang tegas, skema denda hanya menjadi alat barter bagi pengusaha dan penguasa. Jika negara serius ingin melindungi lingkungan, sanksi pidana harus menjadi opsi utama. Denda semestinya bersifat tambahan, bukan pengganti hukuman bagi perusahaan yang merusak hutan. Jika praktik ini terus dibiarkan, bukan hanya lingkungan yang hancur, tetapi juga wibawa hukum dan kepercayaan publik terhadap pemerintah. (XRQ)

Penulis: Akil

Ketua TP PKK Aceh Ziarah ke Seunudon, Santuni Anak Yatim dan Masyarakat

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Aceh, Marlina Muzakir, memanfaatkan momen Idul Fitri dengan berkunjung ke Kecamatan Seunudon, Aceh Utara, Selasa (1/4/2025). Kunjungan tersebut bertujuan untuk berziarah ke makam keluarga Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, di Gampong Mane Kawan.

Setibanya di lokasi, Marlina yang akrab disapa Kak Na disambut hangat oleh Pimpinan Dayah Bustanus Syukra, Waled Munaruddin, beserta pengurus dayah dan para santri. Dayah ini berdekatan dengan kompleks pemakaman keluarga Gubernur Aceh, sehingga turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan silaturahmi dan doa bersama.

Dalam suasana khidmat, Kak Na memanjatkan doa bagi keluarga besar yang telah berpulang ke rahmatullah. Selain itu, ia juga menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan santunan berupa makanan dan bantuan uang tunai kepada anak yatim serta masyarakat sekitar.

“Kedatangan saya ke sini merupakan bagian dari silaturahmi dengan masyarakat, sekaligus melihat langsung kondisi kehidupan mereka saat ini. Alhamdulillah, Lebaran tahun ini kita masih bisa merayakannya bersama sanak saudara. Semoga momentum ini semakin mempererat tali persaudaraan kita,” ujar Kak Na.

Waled Munaruddin menyambut baik kedatangan Kak Na dan menyampaikan apresiasi atas perhatiannya kepada masyarakat sekitar. Ia juga mengajak sejumlah ustaz di kawasan tersebut untuk turut serta dalam doa bersama bagi para almarhum yang dimakamkan di area dayah.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan makan bersama serta pemberian santunan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai informasi, Dayah Bustanus Syukra merupakan cabang dari Dayah Bustanul Huda yang dipimpin oleh ulama kharismatik, Tgk. H. Muhammad Ali (Abu Paya Pasi). Dayah pusatnya berlokasi di Gampong Alue Cek Doi, Paya Pasi, Kecamatan Julok, Aceh Timur. Adapun tanah tempat berdirinya Dayah Bustanus Syukra merupakan wakaf dari Muzakir Manaf kepada Abu Paya Pasi dan kini telah berkembang menjadi pusat pendidikan agama di wilayah tersebut.

Editor: Akil

Liburan Idulfitri, 18 Rumah Dinas TNI di Langsa Ludes Terbakar

0

NUKILAN.ID | Langsa – Kebakaran hebat melanda Asrama Gajah II/Kompi Kodim 0104/Atim di Kota Langsa, Aceh, pada Kamis (3/4) pagi. Sebanyak 18 unit rumah dinas TNI ludes dilalap api dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 05.30 WIB.

Staf Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Haslinda Juwita, menyampaikan bahwa dari total rumah yang terbakar, 14 di antaranya dihuni oleh anggota TNI, sementara empat unit lainnya dalam kondisi kosong.

“Total, sebanyak 18 rumah yang terbakar mengalami rusak berat,” ungkap Haslinda di Banda Aceh.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sebanyak 14 anggota TNI yang menempati rumah dinas tersebut terdampak akibat kejadian ini.

“Beruntung korban jiwa nihil, sedangkan jumlah pengungsi masih dalam pendataan,” tambahnya.

Upaya pemadaman dilakukan dengan cepat oleh petugas pemadam kebakaran dari BPBD Kota Langsa yang mengerahkan empat unit armada, terdiri atas tiga mobil pemadam dan satu tangki pemasok air. Pemadam kebakaran dari Aceh Timur turut membantu dengan mengirimkan dua unit armada tambahan.

Setelah berjuang selama hampir tiga jam, petugas akhirnya berhasil menjinakkan api pada pukul 08.15 WIB. “Api berhasil dipadamkan pukul 08.15 WIB. Petugas pemadam BPBD Kota Langsa melakukan penyiraman dan pendinginan hingga tuntas,” jelas Haslinda.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. “Kronologi masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.

Kebakaran ini terjadi di tengah suasana libur Idulfitri, menambah duka bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal mereka. Pihak terkait masih terus melakukan pendataan serta memberikan bantuan bagi para anggota TNI yang terdampak.

Editor: Akil

Amazon Ajukan Tawaran untuk Akuisisi TikTok

0
Ilustrasi TikTok. (Foto: Shutterstock)

NUKILAN.id | Jakarta – Raksasa teknologi dan e-commerce asal Amerika Serikat, Amazon, dikabarkan mengajukan tawaran untuk membeli platform media sosial TikTok. Langkah ini muncul di saat tenggat waktu pembatasan kepemilikan China di TikTok semakin dekat.

Kabar tersebut pertama kali dilaporkan oleh The New York Times pada Rabu (2/4/2025), yang menyebut bahwa Amazon telah mengirim surat penawaran kepada Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Perdagangan Howard Lutnick. Namun, berbagai pihak yang terlibat dalam pembicaraan ini dikatakan tidak menganggap serius tawaran dari Amazon.

Amazon sendiri menolak memberikan komentar mengenai laporan tersebut. Sementara itu, TikTok dan perusahaan induknya, ByteDance, belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi dari Reuters.

Laporan ini berdampak pada pergerakan saham Amazon yang naik 1,3 persen di tengah lonjakan volume perdagangan setelah berita akuisisi mencuat.

Nama Baru dalam Perebutan TikTok

Amazon bukan satu-satunya pihak yang tertarik untuk mengambil alih TikTok. Beberapa perusahaan besar lainnya juga dilaporkan tengah mempertimbangkan langkah serupa. Pemerintah AS sebelumnya menyatakan bahwa ada empat kelompok berbeda yang telah dihubungi terkait potensi pembelian TikTok, meskipun Presiden Donald Trump tidak mengungkapkan siapa saja mereka.

Salah satu kandidat utama dalam pembicaraan ini adalah perusahaan ekuitas swasta Blackstone, yang didukung oleh Susquehanna International Group dan General Atlantic. Mereka dikabarkan telah menyuntikkan modal baru untuk mengajukan tawaran atas bisnis TikTok di AS.

Selain itu, firma modal ventura Andreessen Horowitz juga disebut-sebut tengah menjajaki investasi baru dengan tujuan membeli TikTok.

Langkah Gedung Putih dalam Membatasi Kepemilikan China

Upaya akuisisi ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah AS yang menghendaki pemisahan TikTok dari kepemilikan China. Pembicaraan yang dipimpin oleh Gedung Putih mewajibkan entitas AS untuk mengendalikan kepemilikan TikTok, dengan batas kepemilikan China tidak boleh melebihi 20 persen.

Dengan tenggat waktu yang semakin dekat, persaingan dalam mengambil alih TikTok semakin ketat. Apakah Amazon benar-benar akan maju dengan tawarannya atau hanya sekadar mencoba masuk dalam pusaran diskusi, masih menjadi tanda tanya besar di tengah ketidakpastian regulasi dan politik terkait TikTok di AS.

Editor: Akil

Prabowo Perintahkan Rumah Subsidi untuk Tukang Bakso dan Pedagang Sayur

0
Maruarar Sirait. (Foto: Bloomberg)

NUKILAN.id | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait untuk membangun rumah subsidi bagi pekerja informal, seperti tukang bakso dan pedagang sayur. Langkah ini menjadi bagian dari program perumahan yang menargetkan kelompok masyarakat tanpa penghasilan tetap, namun memiliki usaha mandiri.

Ara, sapaan akrab Maruarar, menegaskan bahwa instruksi tersebut bertujuan memastikan akses terhadap kepemilikan rumah tidak hanya bagi mereka yang memiliki slip gaji, tetapi juga bagi pelaku usaha kecil yang berpenghasilan.

“Di antaranya kami dorong yang tidak punya gaji, seperti tukang bakso, tukang sayur. Jadi presiden perintahkan saya, jangan hanya yang punya gaji, tetapi yang tidak punya gaji, tapi punya penghasilan. Seperti tukang bakso, tukang sayur, ya seperti itulah, itu harus diberikan,” ungkap Ara kepada wartawan, Rabu (2/4/2025).

Saat ini, pemerintah masih membahas skema subsidi rumah bagi masyarakat berpenghasilan hingga Rp7 juta per bulan. Pembahasan tersebut melibatkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Badan Pusat Statistik (BPS) guna memastikan program ini tepat sasaran.

“Nanti kita bicarakan ya, nanti dengan Bappenas dan BPS. Kan yang mengeluarkan data kan BPS. Jadi Presiden arahkan itu harus tepat sasaran, dan harus berkualitas,” kata Ara.

25 Ribu Rumah Subsidi Siap Disalurkan

Sebelumnya, Maruarar mengungkapkan bahwa pemerintah akan menyerahkan 25 ribu rumah subsidi bagi pekerja informal pada April 2025. Program ini ditujukan untuk mereka yang tidak memiliki slip gaji sebagai bukti penghasilan bulanan, tetapi dinilai mampu memiliki rumah.

“Mereka tidak punya gaji, tapi punya usaha dan penghasilan. Karena itu, kami menyiapkan sekitar 25.000 unit rumah untuk mereka, yang akan diserahkan pada akhir April,” ungkap Maruarar di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/3), seperti dikutip dari Antara.

Penyerahan rumah tersebut direncanakan berlangsung secara serentak pada 25 April 2025 di berbagai daerah, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, dan Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 1.000 unit akan diserahkan secara simbolis, sementara total 29 ribu unit rumah disiapkan untuk didistribusikan secara bertahap.

Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong pemerataan akses kepemilikan rumah bagi masyarakat kelas menengah bawah, khususnya mereka yang selama ini kesulitan mendapatkan pembiayaan perumahan akibat tidak memiliki penghasilan tetap.

Editor: AKil

Wamenaker Akan Usut Syarat Batas Usia dalam Lowongan Kerja

0
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer. (Foto: CNN Indonesia)

NUKILAN.id | Jakarta – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau yang akrab disapa Noel berencana mengusut asal-usul ketentuan batas usia dalam lowongan pekerjaan. Menurutnya, aturan tersebut justru menjadi penghambat bagi pencari kerja.

“Itu juga menjadi penghambat. Orang mau bekerja dihambat dengan syarat ketentuan umur,” ujar Noel, mengutip Detikcom, Rabu (2/4/2025).

Noel menilai bahwa persyaratan usia dalam lowongan kerja dapat membuat banyak pencari kerja yang masih dalam usia produktif kehilangan harapan. Ia pun menyinggung perlunya penghapusan aturan tersebut agar kesempatan kerja lebih terbuka bagi semua kalangan.

“Yang akhirnya mohon maaf, kawan-kawan jurnalis juga berdampak. Kawan-kawan yang sudah umur 40-45, lantas karena umurnya tidak sesuai dengan syarat, akhirnya apa? Hopeless mencari pekerjaan, dan kita berharap ini dihapus,” katanya.

Meskipun demikian, Noel mengaku belum dapat memastikan apakah penghapusan batas usia dalam lowongan kerja akan diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) atau melalui revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan. Ia menegaskan bahwa kebijakan ketenagakerjaan harus sejalan dengan hak warga negara untuk memperoleh pekerjaan tanpa hambatan yang tidak perlu.

“Belum, kan saya baru di Ketenagakerjaan, kita akan cari kenapa ada syarat itu. Ya cari, Undang-Undang yang pasti melindungi warga negaranya lah, jangan bertabrakan dengan Undang-Undang,” ucapnya.

Isu batasan usia dalam lowongan kerja memang kerap menjadi perdebatan, terutama bagi mereka yang masih dalam usia produktif tetapi kesulitan mendapatkan pekerjaan karena terbentur persyaratan administratif. Dengan adanya wacana ini, diharapkan regulasi ketenagakerjaan ke depan bisa lebih inklusif dan tidak membatasi kesempatan kerja bagi masyarakat luas.

Editor: Akil

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Silaturahmi ke Abu Paya Pasi dan Waled Lapang

0
Gubernur Aceh Muzakir Manaf Silaturahmi ke Abu Paya Pasi Beberapa Waktu Lalu. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Idi Rayeuk – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memanfaatkan momen Idulfitri dengan bersilaturahmi ke dua ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Muhammad Ali atau Abu Paya Pasi di Aceh Timur, serta Tgk. Muzakir atau Waled Lapang di Aceh Utara, Rabu (2/4/2025). Kunjungan ini menjadi simbol eratnya hubungan antara pemimpin dan ulama dalam membangun harmoni di Aceh.

Kunjungan pertama berlangsung di Dayah Bustanul Huda, Desa Alue Cek Doi, Kecamatan Julok, Aceh Timur. Gubernur Muzakir Manaf yang datang pada sore hari didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, dan sejumlah pejabat lainnya. Kedatangannya disambut hangat oleh Abu Paya Pasi di kediamannya yang berada dalam kompleks dayah.

Dalam pertemuan tersebut, Abu Paya Pasi melakukan prosesi peusijeuk kepada Gubernur sebagai bentuk doa dan penghormatan. Tradisi khas Aceh ini mencerminkan keakraban antara ulama dan umara dalam menjaga keseimbangan kepemimpinan di daerah.

Usai bersilaturahmi dengan Abu Paya Pasi, Gubernur melanjutkan perjalanan ke Aceh Utara untuk menemui Waled Lapang di kediamannya di Gampong Matang Tunong, Kecamatan Lapang. Kunjungan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, dihadiri oleh sejumlah teungku dari Dayah Darul Muttaqin yang turut menyambut rombongan.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, menegaskan bahwa kunjungan ini lebih dari sekadar agenda seremonial.

“Silaturahmi ini bukan sekadar kunjungan, tetapi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara ulama dan umara. Gubernur Muzakir Manaf sangat menghormati peran ulama dalam membimbing umat, sehingga sinergi ini terus dijaga demi kemaslahatan bersama,” ujar Akkar Arafat.

Silaturahmi ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemimpin dan ulama di Aceh, yang selama ini menjadi pilar dalam menjaga keseimbangan sosial dan keislaman di Tanah Rencong. Peran ulama dalam membimbing umat terus menjadi fondasi kuat dalam dinamika pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat di bawah penerapan syariat Islam.

Editor: Akil

Lestarikan Tradisi, Pemuda Gampong Sapik Gelar Lomba Masak Ketupat

0
Lomba masak ketupat. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Aroma harum daun kelapa muda yang direbus bersama santan mengalir lembut di udara sekitar Lapangan Gampong Sapik, Kamis (3/4/2025) siang. Suasana riuh dipenuhi sorak-sorai warga yang antusias menyaksikan kelompok-kelompok pemuda dan pemudi berlomba memasak ketupat dalam rangkaian Festival Rakyat Sapik 2025, yang digelar untuk menyambut Idulfitri.

Festival tahunan ini telah menjadi tradisi masyarakat sejak 2007 dan terus berkembang sebagai ajang pelestarian budaya. Pada tahun ini, salah satu kegiatan yang paling ditunggu ialah Lomba Masak Ketupat, diikuti oleh sejulah kelompok.

Menurut Rahayu Sridewi, penanggung jawab lomba, kegiatan ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga bertujuan menghidupkan kembali keterampilan memasak ketupat di kalangan generasi muda.

“Banyak anak muda sekarang sudah tidak tahu cara membuat ketupat. Jangankan memasak, menganyam daun ketupat saja banyak yang tidak bisa,” ujar Rahayu saat ditemui Nukilan.id di lokasi acara.

Ia menjelaskan, peserta diberi waktu selama dua setengah jam untuk menyelesaikan seluruh proses pembuatan ketupat, mulai dari menganyam janur, mengisi, hingga memasak. Dewan juri menilai dari berbagai aspek, seperti kerapian anyaman, alur pembuatan, ketepatan waktu, dan tentu saja rasa.

“Kita ingin mengajarkan bahwa membuat ketupat itu tidak instan. Ada proses dan kesabaran di dalamnya. Lewat lomba ini, kami ingin generasi muda tidak sekadar tahu makan ketupat, tapi juga mengerti nilai di baliknya,” jelas Rahayu.

Festival ini juga menjadi momen silaturahmi bagi warga yang pulang ke kampung halaman menjelang Lebaran. Tahun-tahun sebelumnya, beragam kegiatan turut meramaikan acara, seperti lomba masak kemahang (kuliner tradisional khas Aceh), hingga pentas seni rakyat.

Festival Rakyat Sapik bukan semata perayaan Idulfitri, tetapi juga ruang bersama untuk merawat warisan budaya, khususnya kuliner Aceh, agar tak hilang ditelan zaman. (XRQ)

Reporter: AKil

Liverpool Tekuk Everton, Man City Raih Kemenangan Penting

0
Para pemain Liverpool. (Foto: REUTERS/David Klein)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Liverpool semakin kokoh di puncak klasemen sementara Liga Inggris 2024/2025 setelah menundukkan Everton dengan skor tipis 1-0 dalam Derby Merseyside yang berlangsung di Anfield, Kamis (3/4/2025) dini hari WIB. Gol tunggal The Reds dicetak oleh Diogo Jota pada menit ke-57.

Dalam laga penuh gengsi tersebut, Liverpool tampil dominan sejak menit awal. Gol kemenangan tercipta berkat aksi brilian Jota yang menerima umpan tumit dari Luiz Diaz. Dengan kecepatan dan kelincahannya, Jota melewati dua pemain Everton sebelum melepaskan tembakan ke gawang tanpa bisa dihalau kiper tim tamu.

Hasil ini memperkokoh posisi Liverpool di puncak klasemen dengan raihan 73 poin dari 30 pertandingan. Sementara itu, Everton harus puas tertahan di peringkat ke-15 dengan koleksi 34 poin dari jumlah laga yang sama.

Di pertandingan lain, Manchester City sukses mengamankan tiga poin setelah mengalahkan Leicester City dengan skor 2-0 di Etihad Stadium, Manchester. Kemenangan ini membawa tim asuhan Pep Guardiola naik ke peringkat keempat klasemen sementara Liga Inggris.

Jack Grealish membuka keunggulan Man City dengan gol cepat pada menit ke-2. Gol kedua The Citizens lahir di menit ke-29 lewat aksi Omar Marmoush. Meski mendominasi permainan di sisa laga, tak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan.

Dengan hasil ini, Manchester City kini mengoleksi 51 poin dari 30 pertandingan dan menembus zona empat besar. Sementara itu, Leicester City semakin terpuruk di zona degradasi, menghuni peringkat ke-19 dengan hanya mengumpulkan 17 poin dari jumlah laga yang sama.

Editor: AKil