Beranda blog Halaman 377

Operasi Bypass Cerebrovascular Perdana di RSUD dr. Zainoel Abidin dan Pertama di Pulau Sumatera Selamatkan Pasien Moya Moya

0
Operasi Bypass Cerebrovascular Perdana di RSUD dr. Zainoel Abidin dan Pertama di Pulau Sumatera Selamatkan Pasien Moya Moya. (Foto: Pemerintah Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Sejarah baru tercipta di dunia kesehatan Aceh. Untuk pertama kalinya, tim gabungan RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh bersama RS Pusat Otak Nasional (RS PON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono berhasil melakukan operasi bypass cerebrovascular pada seorang remaja penderita penyakit langka moya moya, yang kerap memicu stroke berulang.

Operasi kompleks ini dipimpin oleh Prof. Dr. dr. Syahrul, Sp.N(K) bersama tim medis RSUDZA. Prosedur yang berlangsung selama delapan jam tersebut bukan hanya menjadi pencapaian klinis, tetapi juga menorehkan sejarah sebagai pelaksanaan perdana bypass cerebrovascular di Aceh dan pertama di Pulau Sumatera. Dengan keberhasilan itu, Aceh resmi menjadi provinsi ke-7 di Indonesia yang mampu melaksanakan prosedur tersebut, sekaligus daerah kedua di luar Pulau Jawa.

Momen ini sekaligus menunjukkan kapasitas tenaga medis di Aceh yang kian mumpuni, membuka harapan baru bagi pasien dengan gangguan pembuluh darah otak di wilayah barat Indonesia.

Melalui video conference, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin turut menyapa keluarga pasien. Terlihat raut bahagia sang ayah yang menyampaikan terima kasih kepada Menkes dan seluruh tim medis yang telah menyelamatkan putrinya.

“Negara hadir untuk memastikan setiap anak bangsa mendapat pelayanan terbaik tanpa harus jauh ke Jakarta dan hari ini Aceh membuktikan bahwa harapan itu nyata,” ujar Budi.

Direktur RSUDZA, dr. Arifatul Khairida, MPH., FISQua, menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan dan RS PON atas dukungan besar bagi kemajuan layanan kesehatan di Aceh.

“Harapan kami, RSUDZA dapat menjadi rumah sakit rujukan vertikal yang sejajar dengan RS rujukan nasional. Kami sudah memiliki tiga layanan prioritas dengan sertifikasi paripurna, dan enam layanan lainnya segera menyusul,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir Syamaun. Menurutnya, keberhasilan operasi ini bukan hanya soal prestasi medis, tetapi juga simbol harapan baru.

“Ini bukan hanya tentang keberhasilan operasi, tetapi tentang harapan baru bagi rakyat Aceh. Bahwa kini, anak-anak, remaja, dan keluarga tidak lagi harus berangkat jauh ke Jakarta untuk mendapat layanan terbaik,” ucapnya.

Menkes Budi juga menekankan pentingnya penanganan cepat pasien stroke. “Jika stroke ditangani dalam golden period 2-3 jam, pasien bisa pulih dengan lebih baik. Oleh karena itu, saya sangat berharap dengan hadirnya layanan bypass cerebrovascular di Aceh, pasien tidak lagi kehilangan waktu dan biaya hanya karena harus dirujuk ke Jakarta,” katanya.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat terkait program kesehatan nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

“Masyarakat dapat rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas yang kini menyediakan layanan gratis satu tahun sekali, termasuk pengecekan kolesterol, hipertensi, dan gula darah,” ujarnya.

Keberhasilan operasi bypass cerebrovascular di RSUDZA menjadi tonggak baru sejarah pelayanan kesehatan di Sumatera. Bagi masyarakat Aceh, capaian ini menjadi bukti bahwa kesehatan adalah investasi terbesar bangsa. Kini, Aceh melangkah lebih kuat, sehat, dan bermartabat.

Editor: Akil

Direktur PT PEMA Sambut Positif Pelayaran Langsung Krueng Geukuh–Penang

0
Pelabuhan Krueng Geukueh. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PEMA), Mawardi Nur, menyambut positif rencana pelayaran langsung dari Krueng Geukuh ke Penang. Menurutnya, jalur ini bukan sekadar transportasi, tetapi juga membuka peluang ekspor dan perdagangan barter.

“PEMA sedang mempersiapkan langkah besar, termasuk ekspor cangkang serta pengiriman kopi Aceh ke beberapa negara,” ujar Mawardi saat menjadi pemateri dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Senat Mahasiswa (SEMA) UIN Ar-Raniry, Senin (8/9/2025).

Ia menekankan bahwa pengelolaan sumber daya alam Aceh secara maksimal membutuhkan keterlibatan generasi muda.

“Sumber daya alam Aceh melimpah, namun keberhasilan pengelolaannya membutuhkan keterlibatan generasi muda. Kantor PEMA terbuka untuk berdialog dan menampung aspirasi,” kata Mawardi di hadapan mahasiswa.

Amatan Nukilan.id, FGD bertajuk “Pasca 20 Tahun Perdamaian: Antara Janji, Fakta, dan Masa Depan Ekonomi Aceh” ini turut menghadirkan sejumlah tokoh penting, antara lain Kepala Biro Pembangunan Aceh, T. Robby Irza; Wakil Kepala OJK Aceh, Firman Octo Armando; Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujinurrahman; dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Ar-Raniry, Prof Hafas Furqani.

Reporter: Akil

PEMA Siapkan Ekspor Cangkang Sawit dan Kopi Aceh untuk Perkuat Ekonomi Daerah

0
Kopi jenis liberika yang ditanam lagi dari indukan yang berusia lebih 100 tahun.( Foto: Mahmud Ichi/ Mongabay Indonesia)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PEMA), Mawardi Nur, menegaskan rencana ekspor cangkang sawit dan kopi Aceh sebagai upaya memperkuat pembangunan ekonomi daerah melalui pemanfaatan sumber daya alam secara optimal.

“PEMA sedang mempersiapkan langkah besar, termasuk ekspor cangkang (sawit) serta pengiriman kopi Aceh ke beberapa negara,” ujar Mawardi saat menjadi pemateri dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Senat Mahasiswa (SEMA) UIN Ar-Raniry, Senin (8/9/2025).

Mawardi juga menyambut positif rencana pelayaran langsung Krueng Geukuh–Penang. Menurutnya, jalur ini bukan sekadar transportasi, melainkan peluang memperluas ekspor dan membuka potensi barter dagang.

Diskusi ditutup dengan ajakan Mawardi agar seluruh elemen masyarakat bersinergi mendukung kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf (Mualem) demi mewujudkan Aceh yang sejahtera.

Amatan Nukilan.id, FGD bertajuk “Pasca 20 Tahun Perdamaian: Antara Janji, Fakta, dan Masa Depan Ekonomi Aceh” tersebut menghadirkan sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Biro Pembangunan Aceh, T. Robby Irza; Wakil Kepala OJK Aceh, Firman Octo Armando; Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Mujinurrahman; serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Ar-Raniry, Prof. Hafas Furqani. (XRQ)

Reporter: Akil

RUPSLB Tetapkan Fadhil Ilyas Sebagai Direktur Utama Bank Aceh Syariah

0
Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas. (Foto: Humas Bank Aceh Syariah)

NUKILAN.ID | IKLAN – Setelah hampir dua tahun kursi Direktur Utama kosong, PT Bank Aceh Syariah (BAS) akhirnya memiliki pemimpin baru. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Senin (8/9/2025), Gubernur Aceh Muzakir Manaf selaku Pemegang Saham Pengendali menetapkan Fadhil Ilyas sebagai Direktur Utama Bank Aceh Syariah.

RUPSLB tersebut turut dihadiri seluruh bupati dan wali kota se-Aceh selaku pemegang saham PT BAS. Penetapan dilakukan setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh menyerahkan hasil uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon Direktur Utama Bank Aceh Syariah kepada Gubernur Aceh pada 2 September 2025 lalu.

Jejak Panjang Karier Fadhil

Fadhil Ilyas bukanlah sosok baru di Bank Aceh. Ia memulai karier sejak 2005, tepat setelah lulus dari Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala. Kala itu, ia bergabung sebagai staf di Kantor Cabang Utama yang saat itu masih bernama Kantor Pusat Operasional.

Berbekal ketekunan dan dedikasi, Fadhil terus menapaki jenjang karier. Pada 2010, ia dipromosikan menjadi Kepala Seksi Kredit di Kantor Cabang Langsa. Setahun kemudian, ia dipercaya memimpin Kantor Cabang Pembantu Bank Aceh Darussalam. Di tahun yang sama, ia berhasil menyelesaikan program Magister Hukum di kampus almamaternya, Universitas Syiah Kuala.

Karier Fadhil semakin menanjak ketika dipercaya menjadi Kepala Cabang Idi pada 2013, dilanjutkan dengan memimpin Kantor Cabang Lhokseumawe (2016), serta Kepala Kantor Pusat Operasional (2017). Pada 2023, ia menjabat sebagai Pemimpin Divisi Penyelamatan dan Penyelesaian Aset sebelum akhirnya diangkat menjadi Direktur Bisnis Bank Aceh.

Di posisi tersebut, ia sempat pula mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank Aceh, menggantikan Muhammad Syah yang mengundurkan diri pada 2024.

Saat ini, di tengah kesibukannya, Fadhil tetap melanjutkan pendidikan dengan menempuh program doktoral Fiqh Modern Hukum Ekonomi Syariah di Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

Raihan dan Prestasi

Selama memimpin Divisi Bisnis, Fadhil berhasil mencatatkan kinerja positif, di antaranya menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp2,5 triliun kepada 21.607 nasabah hingga 2025.

Sebagai Plt Dirut, ia juga turut mengawal kesuksesan PON XXI/2024 Aceh–Sumut dan membawa Bank Aceh meraih penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada 2024 sebagai lembaga yang berkomitmen mengampanyekan antikorupsi. Bank Aceh bahkan menjadi satu-satunya lembaga keuangan yang menerima penghargaan tersebut.

Pada 2025, Fadhil kembali mengukir prestasi dengan meraih Financial Literacy Award dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai PUJK dengan program literasi keuangan teraktif. Bank Aceh juga diganjar penghargaan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif RI dan Serambi Ekraf 2025. Media Serambi Indonesia turut memberikan apresiasi dengan menganugerahkan Bank Aceh sebagai “Bank Daerah yang Berkomitmen dalam Perkuat Ekonomi Kreatif di Bumi Serambi Mekah.”

Dengan segudang pengalaman, dedikasi, dan rekam jejak panjangnya, penetapan Fadhil Ilyas sebagai Direktur Utama Bank Aceh Syariah dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat peran bank kebanggaan masyarakat Aceh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kemenkum Aceh Dorong Efisiensi Layanan Notaris dengan SIMPALNOT

0
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh menggelar sosialisasi terkait penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pelaporan Pelayanan Notaris (SIMPALNOT), Senin (8/9/2025) yang diikuti oleh seluruh notaris di Aceh secara virtual. (Foto: Humas Kemenkum Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh mendorong para notaris untuk lebih efisien dalam melakukan pelaporan layanan melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pelaporan Pelayanan Notaris (SIMPALNOT). Sosialisasi aplikasi ini digelar secara virtual pada Senin (8/9/2025), diikuti oleh seluruh notaris di Aceh.

SIMPALNOT hadir sebagai aplikasi terpadu yang memuat fitur permohonan konduite, pengajuan cuti, hingga pelaporan akta secara elektronik. Kehadirannya diharapkan dapat menyederhanakan alur kerja, meminimalisir kesalahan, dan menyajikan data secara real-time.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Aceh, Purwandani H. Pinilihan, dalam keterangannya kepada Nukilan.id menegaskan bahwa penerapan SIMPALNOT merupakan bagian dari transformasi layanan kenotariatan.

“Kami berharap dengan adanya aplikasi ini, tata kelola laporan notaris semakin efisien, transparan, dan inovatif,” ujarnya.

Menurut Purwandani, sistem ini juga menjawab persoalan ketidakseragaman aplikasi pelaporan notaris yang sebelumnya berbeda di sejumlah kantor wilayah.

“Selama ini ada perbedaan format dan mekanisme. Dengan SIMPALNOT, semuanya seragam dan terintegrasi dalam satu sistem,” jelasnya.

Ia menambahkan, penerapan aplikasi ini juga selaras dengan komitmen Kemenkum dalam meningkatkan layanan berbasis digital.

“Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Notaris sebagai pejabat umum juga harus siap beradaptasi,” tegasnya.

Dalam sosialisasi tersebut, jajaran Ditjen AHU memaparkan secara rinci fitur utama aplikasi, termasuk mekanisme pengajuan konduite untuk perpanjangan masa jabatan maupun pindah wilayah, serta tata cara pelaporan akta notaris.

“Seluruh notaris di Aceh kini bisa melaporkan kegiatan bulanannya secara online. Majelis Pengawas juga dapat langsung mengakses laporan tersebut tanpa menunggu lama,” tambah Purwandani.

Kemenkum Aceh memastikan akan melakukan pendampingan teknis agar seluruh notaris dapat menggunakan aplikasi ini dengan baik.

“Kami ingin memastikan tidak ada kendala berarti dalam penggunaan SIMPALNOT. Targetnya, semua notaris di Aceh sudah terbiasa menggunakan aplikasi ini sebelum akhir tahun,” tutup Purwandani. (XRQ)

Reporter: Akil

Wagub Aceh Hadiri Maulid Nabi di Pidie, Tekankan Pentingnya Menjaga Tradisi Islam

0
Wagub Aceh Hadiri Maulid Nabi di Pidie. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.ID | SIGLI – Wakil Gubernur Aceh menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar masyarakat Gampong Meunasah Kayee Jatoe, Teupin Raya, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie, Minggu (7/9/2025).

Kehadiran orang nomor dua di Aceh itu disambut hangat warga. Suasana maulid berlangsung khidmat dengan lantunan zikir, pembacaan shalawat, dan doa bersama yang dipimpin para ulama serta tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Aceh menegaskan Maulid Nabi bukan sekadar acara seremonial, melainkan wujud nyata kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW. Ia mengapresiasi masyarakat Pidie yang terus menjaga tradisi maulid dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan.

“Maulid Nabi adalah momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah. Nilai-nilai kasih sayang, kepedulian sosial, dan persatuan harus terus kita jaga di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kehadirannya di tengah masyarakat juga menarik perhatian. Dengan sikap sederhana, ia berbaur bersama warga, duduk dalam hidangan kenduri maulid, sekaligus mendengarkan aspirasi yang disampaikan masyarakat setempat.

Bagi masyarakat Aceh, tradisi Maulid Nabi menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan. Setiap tahun, peringatan ini dilaksanakan di berbagai gampong melalui kenduri, tausiah, dan kegiatan sosial yang mempererat ukhuwah.

Acara di Gampong Kayee Jatoe ditutup dengan doa bersama, memohon keselamatan bangsa, kesejahteraan masyarakat, dan keberkahan bagi Aceh.

Longsor Tutupi Badan Jalan di Desa Kemuneng Hulu, Akses ke Bireun Bayeun Terhambat

0
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Timur memicu longsor di Desa Kemuneng Hulu, Kecamatan Bireun Bayeun. (Foto: BPBA)

NUKILAN.ID | IDI – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Timur memicu longsor di Desa Kemuneng Hulu, Kecamatan Bireun Bayeun, pada Kamis (4/9/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Material longsor menutup badan jalan sepanjang kurang lebih 20 meter.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Nara Setia, S.E. AK., M.Si, kepada Nukilan.id mengatakan longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang terus-menerus sejak beberapa hari terakhir.

“Akibat hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan longsor dan tertimbunnya badan jalan menuju Kecamatan Bireun Bayeun,” ujarnya Jumat (5/9/2025).

Peristiwa itu membuat akses warga terganggu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur langsung berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk melakukan penanganan. Upaya yang dilakukan antara lain pendataan, pemantauan kondisi lapangan, hingga pembersihan material longsor.

Namun, berdasarkan laporan terakhir yang diterima Pusdalops BPBA, akses menuju Gampong Kemuneng Hulu belum sepenuhnya pulih.

“Saat ini akses jalan menuju Gampong Kemuneng Hulu sudah bisa dilalui, jalan masih tertimbun material longsor dan jalan belum bisa dilalui,” demikian keterangan resmi BPBA.

BPBD Aceh Timur hingga kini terus melakukan monitoring di lokasi bersama unsur Muspika dan aparatur gampong setempat. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi apabila hujan deras kembali mengguyur kawasan tersebut. (xrq)

Reporter: Akil

Kadisdik Aceh Ajak Siswa SDIT Nurul Ishlah Disiplin dan Patuh demi Masa Depan Gemilang

0
Kadisdik Aceh Ajak Siswa SDIT Nurul Ishlah Disiplin dan Patuh demi Masa Depan Gemilang. (Foto: Disdik Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A., menjadi pembina upacara di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul Ishlah, Banda Aceh, Senin pagi (8/9). Dalam amanatnya, ia menyampaikan apresiasi kepada Ketua dan Pengurus Yayasan, Kepala Sekolah, Dewan Guru, serta seluruh siswa yang mengikuti upacara.

Kadisdik Aceh menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini. Ia mengajak siswa untuk membiasakan hidup disiplin, rajin belajar, menghormati orang tua, serta patuh kepada guru. Menurutnya, keberhasilan seseorang berawal dari pembiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten sejak dini.

“Saya juga dulunya anak sekolah seperti kalian. Kalau kita rajin, taat pada orang tua dan guru, menjaga kebersihan sekolah, maka kalian semua bisa menjadi apapun yang kalian cita-citakan,” pesan Marthunis di hadapan para siswa.

Ia juga mengingatkan pentingnya mengamalkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang sejalan dengan nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

“Tujuh kebiasaan tersebut di antaranya: Diawali dengan Bangun Pagi cepat, beribadah, olahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat,” jelas Marthunis.

Kadisdik menegaskan, generasi muda saat ini adalah calon pemimpin bangsa dan agama di masa depan. Karena itu, penanaman nilai karakter dan akhlak mulia harus dimulai sejak bangku sekolah dasar.

Di akhir amanatnya, ia mengajak seluruh siswa untuk terus semangat belajar dan berprestasi, serta menjadikan sekolah sebagai tempat yang menyenangkan dan penuh inspirasi.

“Indonesia akan maju jika anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, cerdas, dan berkarakter. Dan itu semua dimulai dari kebiasaan baik sejak kecil,” ujar Marthunis.

Usai upacara, Kadisdik Aceh melantik anggota Tim Penegak Disiplin Sekolah dan Dokter Cilik. Pembentukan tim tersebut bertujuan menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap kesehatan sejak dini. Dengan peran aktif siswa dalam menjalankan tugas, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang tertib, sehat, dan kondusif bagi proses pembelajaran, sekaligus membentuk generasi muda yang mandiri, peduli, dan berintegritas.

Pertamina Tambah Pasokan Elpiji 3 Kg untuk Aceh Jelang Maulid Nabi

0
engisian LPG 3 Kg: Pekerja melakukan pengisian tabung Elpiji 3 Kg di SPBE Batavia Jaya Energi, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (29/5). (Republika/ Yasin Habibi)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menambah pasokan elpiji 3 kilogram di Aceh untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Tambahan suplai mencapai 105 persen dari alokasi harian normal, atau setara dengan 147.280 tabung yang disalurkan ke seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Tradisi perayaan Maulid di Aceh berlangsung meriah dan lazim digelar hingga tiga bulan. Kondisi ini diperkirakan meningkatkan konsumsi elpiji, terutama untuk kebutuhan kenduri dan aktivitas rumah tangga.

SAM Retail Aceh Pertamina Patra Niaga, Misbah Bukhori, mengatakan pihaknya ingin memastikan distribusi elpiji berjalan lancar.

“Kami menambah suplai elpiji 3 kg sebesar 105 persen dari alokasi harian normal, sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dengan baik,” ujarnya, Sabtu (6/9/2025).

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan kehadiran Pertamina bertujuan menjaga ketersediaan energi, termasuk pada momen keagamaan dan budaya masyarakat.

“Dengan tambahan pasokan fakultatif ini, kami pastikan distribusi elpiji berjalan lancar melalui jalur resmi Pertamina, sehingga masyarakat dapat merayakan Maulid Nabi dengan tenang,” katanya.

Selain elpiji subsidi 3 kg, Pertamina juga menyediakan produk non-subsidi Bright Gas ukuran 5,5 kg dan 12 kg sebagai pilihan alternatif bagi rumah tangga menengah ke atas.

Pertamina mengimbau masyarakat membeli elpiji di pangkalan resmi sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Disdik Banda Aceh Perketat Pengawasan Kualitas Program MBG

0
Ilustrasi makan bergizi gratis. (Foto: iStockphoto)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banda Aceh memperketat pengawasan terhadap kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala Disdik Banda Aceh, Sulaiman Bakri, menyebut pihaknya menerapkan dua metode untuk memastikan makanan yang disajikan layak dan bermanfaat bagi siswa.

“Begitu ada laporan terkait makanan, tim segera diterjunkan untuk memeriksa ke lapangan. Kami berkoordinasi dengan pengawas dan penanggung jawab dapur agar persoalan yang muncul bisa segera diselesaikan. Prinsipnya, MBG ini harus betul-betul bermanfaat bagi anak-anak kita,” ujar Sulaiman, dikutip dari RRI, Kamis (4/9/2025).

Selain pengawasan langsung ke sekolah, Sulaiman menjelaskan pihaknya juga memanfaatkan aplikasi internal untuk menampung laporan dari sekolah. Setiap kendala yang disampaikan, kata dia, akan segera ditindaklanjuti oleh tim pengawas di lapangan.

Penetapan sekolah penerima MBG dilakukan berdasarkan survei lapangan oleh pihak penyedia. Untuk saat ini, prioritas diberikan kepada sekolah-sekolah di pinggiran kota agar distribusi lebih merata dan tepat sasaran.

Meski sempat ada catatan terkait porsi dan variasi menu, Sulaiman menilai pelaksanaan MBG di Banda Aceh sejauh ini berjalan baik.

“Secara umum tidak menimbulkan masalah serius,” ungkapnya.

Ia menambahkan, edukasi kepada siswa dan perbaikan berdasarkan masukan masyarakat akan terus dilakukan agar kualitas program MBG tetap terjaga.

Editor: Akil