Beranda blog Halaman 251

DSI Aceh Buka Pendaftaran Lomba Ceramah Maulid, Ayo Ikutan!

0
DSI ACEH
Poster Lomba Ceramah Maulid DSI Aceh. (Foto: DSI Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Menyambut bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, Dinas Syariat Islam Aceh menggelar lomba ceramah Maulid yang terbuka untuk masyarakat umum. Lomba ini dikhususkan bagi peserta laki-laki berusia 17 hingga 30 tahun dari seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Batas akhir pendaftaran peserta ditetapkan pada Rabu, 17 September 2025. Sementara pelaksanaan lomba akan digelar pada Sabtu, 20 September 2025 di halaman teras Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Tim redaksi Nukilan.id pada Kamis (11/9/2025) menghubungi pihak panitia untuk mengonfirmasi informasi terkait lomba tersebut. Dari hasil konfirmasi, diperoleh penjelasan bahwa pendaftaran dilakukan secara daring.

“Untuk pendaftarannya secara online. Untuk lomba ini memang link pendaftaran tidak tertera di poster, sebab kuotanya terbatas. Jadi kalau ingin mendaftar silakan melalui CP (Narahubung),” kata pihak panitia.

Adapun narahubung yang bisa dihubungi adalah 0857-6033-3302. Pendaftaran lomba ini tidak dipungut biaya alias gratis. Panitia menyiapkan total hadiah jutaan rupiah bagi para pemenang. (XRQ)

Reporter: AKil

SMP Negeri 1 Banda Aceh Raih Juara Umum NOSeC 2025

0
SMP Negeri 1 Banda Aceh kembali mengharumkan nama daerah dengan meraih predikat Juara Umum pada ajang National Outstanding Student e-Competition (NOSEC) tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Braindicator. (Foto: Humas BNA)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – SMP Negeri 1 Banda Aceh kembali mengharumkan nama daerah dengan meraih predikat Juara Umum pada ajang National Outstanding Student e-Competition (NOSeC) tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Braindicator. Kompetisi bergengsi ini berlangsung secara daring melalui sistem CBT Pusatprestasi pada Minggu (31/8/2025).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, didampingi Kabid SMP Evi Susanti, menjelaskan NOSeC diikuti oleh siswa dari berbagai sekolah di seluruh Indonesia.

“Gelaran Nosec ini memperlombakan sejumlah cakupan bidang lomba diantaranya Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Geografi, Pendidikan Agama Islam, Sejarah, Biologi Terpadu, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Kedokteran Dasar, Pendidikan Pancasila, dan Informatika,” kata Sulaiman Bakri.

Dari SMP Negeri 1 Banda Aceh sendiri, sebanyak 138 siswa ikut serta dalam kompetisi tersebut. Kepala sekolah Rima Afrian menyebut, para siswa berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan dengan raihan total 205 medali.

“Adapun raihan medali yang diperoleh adalah 75 medali emas, 68 medali perak, 62 medali perunggu serta dua siswa dinobatkan sebagai Absolute Winner yaitu Keisha Qanita (Bidang IPS) dan Ade Annisa Khaira Shaumi (Bidang B.Indonesia). Dengan demikian, total medali yang berhasil dibawa pulang mencapai 205 medali, karena sejumlah siswa mengikuti lebih dari satu cabang lomba,” jelas Rima Afrian.

Atas capaian tersebut, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan apresiasi tinggi.

“Alhamdulillah, prestasi ini merupakan hasil kerja keras para siswa yang didukung penuh oleh para guru serta orang tua. Keberhasilan ini membuktikan bahwa SMP-SMP di Kota Banda Aceh mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi di masa mendatang,” ujarnya.

Editor: Akil

Sekda Aceh Resmikan Peletakan Batu Pertama Stadion Salem, Venue Utama PORA XV di Aceh Jaya

0
Sekda Aceh Resmikan Peletakan Batu Pertama Stadion Salem. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.ID | CALANG – Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Stadion Aceh Jaya Salem di Kota Calang, Kabupaten Aceh Jaya, Rabu (10/9/2025).

Stadion yang diproyeksikan menjadi venue utama Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV tahun 2026 ini dibangun dengan anggaran mencapai Rp74 miliar. Dari jumlah itu, Pemerintah Aceh telah mengalokasikan Rp44 miliar pada 2025 melalui anggaran hibah.

“Stadion ini bukan hanya untuk PORA, tapi juga investasi jangka panjang. Setelah PORA, stadion ini harus tetap bermanfaat bagi pembinaan atlet serta menjadi fasilitas publik untuk masyarakat Aceh Jaya,” ujar M. Nasir dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Nasir mengingatkan pentingnya peran Aceh Jaya sebagai tuan rumah PORA XV. Ia menyebut ada empat target sukses yang harus diwujudkan.

Pertama, sukses pembangunan sarana dan prasarana. “Harus direncanakan dengan baik, sehingga seluruh venue selesai tepat waktu saat PORA dilaksanakan. Setelah itu, bangunan juga harus dapat difungsikan dengan baik untuk pembinaan prestasi maupun kebutuhan masyarakat,” katanya.

Kedua, sukses penyelenggaraan. “Yang terpenting, fasilitas selesai, tempat pertandingan siap, dan penyelenggaraan berlangsung sesuai standar. Jika venue tidak selesai, maka pertandingan juga akan gagal, dan itu berarti tidak sukses,” tegasnya.

Menurutnya, penyelenggaraan hanya akan dianggap berhasil apabila seluruh pertandingan berjalan lancar tanpa ada pembatalan cabang atau nomor pertandingan.

“Tidak boleh ada kekisruhan, itu harus dijaga,” lanjutnya.

Ketiga, sukses prestasi. Nasir mencontohkan keberhasilan Aceh pada PON Aceh–Sumut 2024 yang mampu menembus peringkat 6 nasional, naik dari posisi 12 pada PON Papua 2021.

“Itu tidak diraih dalam waktu singkat, tetapi melalui persiapan bertahun-tahun. Alhamdulillah, kita meraih peringkat terbaik sepanjang sejarah keikutsertaan Aceh di PON. Saya berharap KONI Aceh Jaya bersama pemerintah daerah mempersiapkan atlet dengan matang, sehingga setelah PORA banyak atlet Aceh Jaya bisa tampil di PON maupun kejuaraan internasional. Itu indikator sukses prestasi,” jelasnya.

Keempat, sukses administrasi. “Ini yang paling vital. Kita sudah sukses pembangunan, penyelenggaraan, dan prestasi. Tetapi jika bermasalah dengan hukum, maka semua keberhasilan akan sia-sia. Alhamdulillah, dari PORA ke PORA kita tidak pernah bermasalah, dan itu harus terus dijaga,” ujar Nasir.

Acara peletakan batu pertama tersebut turut dihadiri Bupati Aceh Jaya Safwandi S.Sos, Wakil Bupati Muslem D SE, Ketua MPU Aceh Jaya Tgk. Hammadi, Ketua KONI Aceh Jaya Muslim HS, serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Editor: Akil

Dinsos Banda Aceh Bina Sembilan Gepeng di Rumah Singgah Lamjabat

0
Dinsos Banda Aceh Bina Sembilan Gepeng di Rumah Singgah Lamjabat. (Foto: For Humas BNA)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banda Aceh melakukan pembinaan terhadap sembilan gelandangan dan pengemis (gepeng) yang terjaring razia di sejumlah titik dalam wilayah kota.

Kesembilan gepeng tersebut sebelumnya diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banda Aceh, lalu diserahkan kepada Dinsos untuk menjalani proses pembinaan di Rumah Singgah Lamjabat, Minggu (7/9/2025).

Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Sukmawati, menjelaskan bahwa pihaknya lebih dahulu melakukan asesmen sosial untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan setiap individu.

“Mereka ditempatkan di Rumah Singgah Dinas Sosial untuk diberikan pendampingan awal serta asesmen sosial guna mengetahui kondisi dan kebutuhan masing-masing,” ujar Sukmawati.

Setelah melalui proses pendampingan, para gepeng tersebut dipulangkan ke daerah asal mereka yang berada di luar Kota Banda Aceh.

“Usai proses pembinaan, sembilan orang Gepeng tersebut kemudian dijemput oleh keluarganya dan dipulangkan ke daerah asal di luar Kota Banda Aceh,” kata Sukmawati.

Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk sinergi antara Satpol PP dan Dinsos dalam menjaga ketertiban kota sekaligus memberikan solusi kemanusiaan.

Sukmawati menegaskan, “Langkah ini menjadi bentuk sinergi antara Satpol PP dan Dinas Sosial dalam menjaga ketertiban sekaligus memberikan solusi kemanusiaan bagi para Gepeng agar dapat kembali ke lingkungan keluarga.”

DP3A Aceh dan Kemenkumham Bahas Rekomendasi Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Perempuan dan Anak

0
DP3A Aceh dan Kemenkumham Bahas Rekomendasi Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Perempuan dan Anak. (Foto: DP3A Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil HAM) Aceh menggelar rapat koordinasi membahas penyusunan rekomendasi atas dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang melibatkan perempuan dan anak.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (9/9/2025) ini dihadiri oleh Kepala DP3A Aceh yang diwakili Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak, Amrina Habibi, SH., MH. Pertemuan tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam sistem perlindungan HAM di Aceh.

Dalam rapat, kedua pihak membicarakan sejumlah isu strategis. Di antaranya, mekanisme penanganan kasus pelanggaran HAM yang berdampak pada perempuan dan anak, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada pemenuhan hak-hak dasar anak.

Amrina Habibi menegaskan, DP3A Aceh berkomitmen untuk memastikan setiap dugaan pelanggaran HAM ditindaklanjuti dengan serius.

“DP3A Aceh berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak anak dan perempuan, serta memastikan setiap dugaan pelanggaran HAM ditindaklanjuti secara komprehensif dan berkeadilan,” ujarnya.

Diharapkan, hasil dari rapat koordinasi ini dapat menjadi dasar penyusunan rekomendasi yang kuat, aplikatif, dan sejalan dengan prinsip-prinsip HAM serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

ForBina: CSR PT PEMA ke Trisakti Jangan Dibesar-besarkan

0
Muhammad Nur, SH, Direktur Forum Bangun Investasi (ForBINA). (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Direktur Forum Bangun Investasi Aceh (ForBina), Muhammad Nur, menilai penyaluran dana corporate social responsibility (CSR) PT PEMA sebesar Rp 20 juta kepada Universitas Trisakti Jakarta tidak seharusnya dipolemikkan di ruang publik.

“Nilai Rp 20 juta itu sangat kecil, sehingga jika terus dibicarakan justru memalukan. Setiap kampus, baik di Aceh maupun di luar Aceh, berhak mengajukan permohonan. Bisa jadi Trisakti punya gagasan yang lebih kuat dalam pengajuan proposalnya,” ujar Muhammad Nur kepada NUKILAN.ID, Kamis (11/9/2025).

Ia menegaskan, tidak ada pelanggaran hukum, etika, maupun kode etik dalam penyaluran CSR tersebut. Menurutnya, hal ini murni bentuk kerja sama timbal balik antar-lembaga. Bahkan, kata dia, dalam banyak kesempatan, kampus-kampus di Aceh juga kerap menerima bantuan dari perusahaan di luar daerah.

Meski demikian, ForBina tetap mengingatkan agar PT PEMA memprioritaskan penyaluran CSR bagi perguruan tinggi di Aceh, mengingat kebutuhan pengembangan pendidikan tinggi di daerah masih sangat besar.

“Ke depan, kami berharap PEMA lebih mengutamakan kampus di Aceh. Teman-teman kampus kita di sini masih sangat membutuhkan bantuan,” tambahnya.

Muhammad Nur juga mengajak semua pihak melihat penyaluran CSR ini dari sisi positif, yakni sebagai wujud semangat berinvestasi dan berbagi manfaat antar sesama masyarakat Indonesia, bukan sebagai isu negatif. (XRQ)

Reporter: Akil

Wakil Bupati Syukri Kalungi Medali Atletik PORKAB 2025

0

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. H. Syukri A Jalil, mengalungkan medali emas kepada atlet cabang olahraga atletik nomor lompat tinggi putra pada ajang Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Aceh Besar 2025 yang berlangsung di Jantho Sport City (JSC), Selasa (9/9/2025).

Selain Syukri, prosesi pengalungan medali juga dilakukan oleh Sekretaris Daerah Aceh Besar, Bahrul Jamil, S.Sos, M.Si, dan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, Abdullah, S.Sos. Mereka menyerahkan medali untuk para juara nomor lempar lembing putra dan putri.

Sejumlah cabang olahraga lain di PORKAB juga telah memasuki babak final dan dijadwalkan segera mengalungkan medali bagi para pemenang.

Dalam kesempatan itu, Syukri menyampaikan apresiasi kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi. Ia memberikan pesan khusus agar para juara terus berlatih guna menghadapi kompetisi di tingkat lebih tinggi.

“Selamat ya, telah meraih Juara pada event PORKAB ini, terus berlatih untuk bisa mengikuti event lainnya ditingkat provinsi hingga nasional,” ujar Syukri.

Menurutnya, PORKAB menjadi ajang penting untuk pembinaan atlet sekaligus mempersiapkan mereka tampil di level provinsi, nasional, hingga internasional. Para peraih medali terbaik, kata Syukri, akan dibina lebih lanjut melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Aceh Besar.

“Kita berharap Aceh Besar bisa melahirkan banyak atlet berprestasi dan bahkan menjadi lumbung atlet di Provinsi Aceh maupun tingkat nasional,” tandasnya.

Wagub: Bandara SIM Gerbang Pendongkrak Ekonomi Aceh

0
Wagub: Fadhlullah saat membuka acara Collaborative Destination Development (CDD) Bandara SIM yang digelar PT Angkasa Pura Indonesia di Hotel The Pade, Rabu (10/9/2025). (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menegaskan Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan pintu gerbang strategis yang mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami ingin menekankan, bahwa pengembangan konektivitas udara Aceh memiliki 3 dimensi penting, yaitu agama, pariwisata dan ekonomi,” ujar Fadhlullah saat membuka acara Collaborative Destination Development (CDD) Bandara SIM yang digelar PT Angkasa Pura Indonesia di Hotel The Pade, Rabu (10/9/2025).

Dalam paparannya, Fadhlullah merinci tiga dimensi tersebut. Pertama, dimensi keagamaan. Aceh dengan kultur Islam yang kuat memiliki potensi besar sebagai embarkasi jamaah umrah dan haji.

“Dengan penguatan konektivitas langsung ke Tanah Suci, kita bukan hanya mempermudah perjalanan jamaah, tetapi juga menghadirkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya.

Kedua, dimensi pariwisata. Fadhlullah menyebut Aceh kaya dengan daya tarik wisata, mulai dari pantai indah, ekowisata bahari, hingga kekayaan sejarah dan religi.

“Konektivitas udara yang lancar dan berkelanjutan akan memperbesar kunjungan wisatawan, mendorong investasi, dan memperkuat branding Aceh di kancah global,” katanya.

Sementara itu, dimensi ketiga adalah ekonomi dan perdagangan. Menurut Fadhlullah, jalur penerbangan langsung menjadi kunci pergerakan barang dan jasa yang lebih cepat dan efisien.

“Hal ini sangat penting bagi Aceh dalam meningkatkan daya saing daerah, serta memperluas jejaring perdagangan dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan negara-negara di Timur Tengah,” ujarnya.

Fadhlullah menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak agar pengembangan Bandara SIM benar-benar memberi dampak nyata.

“Kita ingin memastikan bahwa pengembangan Bandara Sultan Iskandar Muda benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat Aceh. Untuk itu, melalui forum ini saya mengajak semua pihak untuk saling terbuka, berdiskusi secara konstruktif, serta bersama-sama menyusun langkah-langkah implementasi yang terukur,” pungkasnya.

Editor: Akil

Abon Muhib Tekankan Pentingnya Konsumsi Produk Halal untuk Wujudkan Aceh Bebas Stunting

0
Abon Muhib Tekankan Pentingnya Konsumsi Produk Halal untuk Wujudkan Aceh Bebas Stunting. (Foto: MPU)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Prof. Dr. Tgk. H. Muhibbuththabary, M.Ag, atau yang akrab disapa Abon Muhib, resmi membuka Kegiatan Badan Otonom MPU Aceh di Gedung Serbaguna Tgk. H. Abdullah Ujong Rimba, Banda Aceh, Rabu (10/9/2025).

Dalam khutbah iftitahnya, Abon Muhib menegaskan pentingnya kesadaran umat untuk mengonsumsi produk halal. Tema kegiatan yang diangkat, “Mengonsumsi Produk Halal Menuju Aceh Bebas Stunting”, disebutnya sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

“Antara halal dan haram itu sudah jelas. Dan diantara kedua itu ada namanya musytabihat, dan kita jangan sampai terjatuh kesitu, maka siapa yang menjaga dari hal musytabihat itu maka sesungguhnya dia telah menjaga kesucian agamanya dan kehormatan dirinya,” ujar Abon Muhib.

Ia juga mengingatkan pentingnya menyatukan langkah dalam menjaga penerapan syariat Islam di Aceh.

“Maka salah satu solusi yang sangat strategis kita duduk dalam rangka menyamakan persepsi dan juga literasi, yaitu pemahaman yang sama bagaimana syariat Islam itu terjaga,” tambahnya.

Sebelumnya, Pelaksana Harian Kepala Sekretariat MPU Aceh, Rizal Fahlefi, SH., M.Ec.Dev, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan sehari tersebut bertujuan menyebarluaskan fatwa MPU Aceh kepada masyarakat luas.

“Tujuan kegiatan adalah menyampaikan informasi terkait fatwa MPU Aceh ke seleuruh instansi pemerintah, lembaga dan ormas serta elemen masyarakat,” sebut Rizal.

Acara ini menghadirkan dua narasumber, yakni Wakil Ketua MPU Aceh, Dr. Tgk. H. Muhammad Hatta, Lc., M.Ed, dan Adminkes Dinas Kesehatan Aceh, Lisna Andria. Sebanyak 40 peserta dari unsur pengurus Muslimat MPU Aceh, PKK Provinsi Aceh, serta KUA di tingkat kecamatan turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Wakil Gubernur Aceh Hadiri Malam Pisah Sambut Pangdam Iskandar Muda

0
Wakil Gubernur Aceh Hadiri Malam Pisah Sambut Pangdam Iskandar Muda. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menghadiri malam pisah sambut Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) yang berlangsung di Lapangan Sanggamara, Makodam IM, Rabu malam (10/9/2025), usai salat Isya.

Acara tersebut menandai resmi beralihnya tongkat komando Pangdam IM dari Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han) kepada Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.IP. Keduanya hadir bersama istri masing-masing dan mendapat penghormatan penuh dari jajaran Kodam IM.

Setibanya di lokasi, Wakil Gubernur Aceh disambut langsung oleh para pejabat utama Kodam. Rangkaian acara diawali dengan penampilan seni, dilanjutkan prosesi seremonial sebagai wujud penghargaan untuk pejabat lama dan penyambutan pejabat baru. Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur menyerahkan cendera mata sebagai tanda apresiasi dan penghormatan.

Sebelumnya, pada Senin (8/9/2025), Wakil Gubernur Fadhlullah bersama Ketua Staf Ahli TP-PKK Aceh, Ny. Mukarramah Fadhlullah, serta unsur Forkopimda Aceh, juga telah menyambut kedatangan Pangdam IM yang baru, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, beserta istri, Ny. Tri Joko Hadi Susilo, di VIP Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar.

Editor: Akil