Beranda blog Halaman 2260

Menparekraf Dukung Sabang Jadi Kawasan Prioritas Pariwisata Nasional

0
Tim Manajeman BPKS bersama Menparekraf RI (ist)

Nukilan.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyatakan siap mendukung usulan Kawasan Sabang dijadikan sebagai salah satu kawasan prioritas dalam destinasi pariwisata nasional.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat menerima kunjungan Tim Manajemen Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BKPKS) ke Kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jakarta, Selasa (23/3).

Dalam pertemuan tersebut, Sandiaga menegaskan dukungan penuh untuk pengembangan pariwisata Sabang sebagai salah satu destinasi unggulan pariwisata berbasis bahari di Indonesia.

Menurutnya, pemerintah akan fokus pada tiga hal utama untuk dikembangkan di Sabang, diantaranya wisata kapal cruise, kapal wisata (yacht), dan diving spot.

Baca juga: Dewan Pengawas Evaluasi Kinerja BPKS

Disamping, menurut Sandiaga, attraksi wisata lainnya seperti wisata kuliner dapat dikembangkan, karena Aceh terkenal dgn makanan yang lezat.

Guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sabang, Menparekraf juga menyebutkan akan mengkaji kemudahan travel corridor untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara, termasuk dari Timur Tengah untuk berkunjung ke Aceh.

Baca juga: Kepala BKPS: Sabang Perlu Bandara Sipil

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala BPKS, Iskandar Zulkarnain, didampingi oleh Deputi Komersial dan Investasi, Erwanto, Direktur Promosi dan Kerjasama, Maya Safira, dan Direktur Pengembangan Usaha dan Investasi, Teuku Ardiansyah. Sementera dari Kemenparekraf hadir Deputi Industri dan Investasi , Fajar Utomo, Direktur Pengembangan Destinasi Regional I, Oni Yulfian, dan Dadang Rizki Ratman, Staf Ahli Menteri Bidang Destinasi dan Pengembangan Usaha dan tim lainnya.

Tokoh Aceh Adnan Ganto Wafat

0
Adnan Ganto

Nukilan.id – Telah berpulang ke Rahmatullah tokoh perbankan Aceh Dr. HC. H. Adnan Ganto, M.B.A di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM), Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (23/3/2021) sekira pukul 11.30 WIB RSCM.

Jenazah dikabarkan akan disemanyamkan di rumah duka Jalan HOS Cokroaminoto, no 19, Menteng, Jakarta Pusat, untuk selanjutnya dikebumikan Rabu (24/3) besok di Kompleks Al-Azhar, Jakarta.

Adnan Ganto adalah putra Aceh yang lahir di desa terpencil di Aceh Utara, Buloh Blang Ara, 4 Februari 1947.

Adnan mengawali karir dengan bekerja di Amro Bank Belanda, dan saat ini tercatat sebagai komisaris di Morgan Bank USA, dan menjadi orang Asia pertama yang berhasil menjabat posisi strategis di sebuah Bank Inggris yaitu Morgan Bank tersebut.

Pada tahun 1987, Adnan lalu diangkat menjadi Director Investement Banking di Singapura. Terakhir, Adnan menjabat sebagai Executive Director di New York, Amerika Serikat

Ia juga Bekerja selama 14 tahun pada Bank Belanda, PiersonBank NV, Amsterdam, Holland (yang kemudian merger dengan AMRO BANK NV, Amsterdam). Jabatan terakhir adalah Senior Vice President & Regional General Manager di Hong Kong (1971– 1985).

Adnan Ganto juga dikenal salah satu tokoh dibalik yang paling berperan saat mengubah satus Bank Pembangunan Daerah, menjadi Bank Aceh Syariah.

Adnan Ganto meninggalkan seorang istri, Tina Ganto dan tiga orang anak laki-laki.

Semoga Almarhum diberi tempat layak oleh Allah SWT dan kepada keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dan mengikhlaskan kepergian Almarhum. Aamien.[Red]

PA Aceh selatan: Meunyoe Syeki Mantong Galak Mayang, Keuno Jak Bak Kamoe

0
Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Aceh (PA) Aceh Selatan Idrus TM. (Foto: Ist.)

Nukilan.id – Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Aceh (PA) Aceh Selatan Idrus TM melarang keras ikut dalam aksi itu dan meminta seluruh Kader dan Simpatisan Partai Aceh agar tidak Terpancing dengan isu demo di Meuligo Wali Nanggroe Jum’at 26 Maret mendatang.

“Kami menolak Keras aksi itu sekaligus kami menghimbau kepada jajaran pengurus Partai aceh wilayah Aceh selatan hingga sagoe yagar tidak terpengaruh,” kata Idrus TM lewat rilis yang dikirim Senin ,(22/03/2021) malam.

Idrus menyebut, perjuangan masih tetap di bawah garis komando Panglima H.Muzakir Manaf dan Wali Nanggroe Malek Mahmud.

Untuk itu–Idrus TM menghimbau kepada seluruh masyarakat Aceh supaya tidak terprovokasi, apalagi saat ini kondisi dihadapkan dengan Covid-19 yang harus patuh dengan protokol kesehatan.

“Kami menghimbau kepada Pengurus Partai Aceh Wilayah Aceh Selatan khususnya, Sagoe dalam wilayah agar tidak terprovokasi dengan isu tersebut,” Tuturnya.

Idrus TM juga menyampaikan Pesan Kepada Syeuki yang menjadi penyebar isu aksi tersebut, kalau masih mau main-main seperti dulu jangan ke wali Nanggroe dan Mualem, tapi ke Aceh Selatan.

“Menyoe Syeki mantong galak mayang lage jameun, bek ngon Wali Nangroe dan bek ngon panglima GAM Mualem, Keno jak bak kamoe u Aceh Selatan,” Tegas dalam bahasa Aceh yang berarti, “Kalau Syeki masih senang bersenda seperti dulu, jangan dengan Wali nanggroe dan Jangan dengan Panlima GAM Mualem, Datang kesini ke Aceh Selatan”.

Kenapa harus ke Aceh Selatan? Idrus menjelaskan, supaya pihaknya enak memberi tahu Syeuki apa makna Wali Nanggroe itu.

“Supaya mangat kamoe petepeu bak syeuki peu makna wali nangroe nyan, mungkin syeki hana that mupom lom,” demikian Idrus.

Reporter: Irfan

Kadisdik Lepas 3 MTU ke 30 SMK di Aceh

0
Kadis Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM. (Foto: Dok. Humas Disdik Aceh)

Nukilan.id – Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh kembali melanjutkan program pelatihan bergerak Mobile Training Unit (MTU) ke – 30 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri/Swasta di Aceh.

Pelatihan bergerak ini melibatkan tiga unit MTU didanai Swiss Solidarity, Medicor Foundation of Lichtenstein dan Swisscontact serta Swiss Foundation For Technical Cooperation telah dioperasikan berkeliling di wilayah Aceh sejak 1 Februari 2006 hingga 31 Desember 2007.

Pelepasan tiga unit truk kontrainer yang berisikan alat praktik siswa SMK ini dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM, Senin, (22/03/2021), di di home base MTU Gampong Pango Raya, Banda Aceh.

Baca juga: Alhudri: Pemerintah Aceh Komit Bangun Sektor Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM, menjelaskan tujuan pendidikan di sekolah SMK diantaranya adalah meningkatkan kemampuan peserta didik untuk mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, menyiapkan peserta didik untuk memasuki lapangan kerja dan berwirausaha.

“Untuk mendukung program pemerintah, yang dalam hal ini Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud  yang sedang gencar merealisasikan program link and match ini, dibuat untuk mensinergikan antara pendidikan vokasi dengan industri dunia usaha kerja (Iduka),” jelas Kadis Pendidikan Aceh ini.

Ia juga mengatakan, tujuannya guna meningkatkan penyerapan lulusan sekolah vokasi agar dapat menjadi tenaga kerja handal sekaligus untuk menjadi sumber daya manusia baru yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Direktorat Jenderal pendidikan vokasi menargetkan lulusan pendidikan vokasi tidak hanya dapat bekerja, namun juga mampu berbisinis dengan membuka usaha sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia industri,” katanya.

Menurutnya, dalam mewujudkan dan mendukung program Pemerintah menuju Aceh Carong, Dinas Pendidikan Aceh merancang suatu program kegiatan MTU.

“Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat berfungsi sebagai company carer link untuk membantu para siswa, supaya lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian dan kemampuan serta membantu mereka yang mempunyai nilai terbaik untuk bisa bergabung dengan perusahaan atau industri terkemuka yang berada di kawasan regional dan internasional,” ungkapnya.

Baca juga: Kadisdik Aceh: Perlu Sinergitas Dalam Mewujudkan Lulusan Unggul

Dengan demikian, sambung Kadis Pendidikan Aceh ini, hasil yang dapat diperoleh dari kegiatan MTU itu adalah mampu mempersiapkan tenaga kerja sesuai kebutuhan Iduka.

“Hingga akhirnya lulusan SMK dapat terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan tenaga kerja industri maupun dunia kerja dan membangun potensi sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang semakin modern serta bisa menghasilkan lulusan dengan kualitas sumber daya manusia yang handal sebagai tenaga kerja berkualitas dan profesional serta siap bersaing dalam bekerja pada dunia usaha dan dunia industri,” lanjutnya.

Ia menambahkan, untuk mencapai tujuan yang tepat dalam mempersiapkan sumber daya manusia jangka panjang sesuai bidang keahlian di SMK sebagai lingkungan yang sangat strategis.

“Karena sekolah adalah lingkungan yang sangat kompleks. Semua kegiatan di sekolah harus memiliki perencanaan yang jelas dan realistis serta pengorganisasian yang efektif dan efisien,” tambahnya.

Kepala Bidang Pembinaan SMK, Azizah, S.Pd, M.Pd, dalam laporannya menyebutkan, MTU didesain khusus untuk membantu masyarakat Aceh dengan menyediakan sarana dan prasarana pengembangan keahlian dan ketrampilan.

Baca juga: Kasus Tanggul Cunda, Praktisi Hukum: Pengembalian Uang tidak Hapuskan Pidana Korupsi

Menurutnya, pelatihan MTU tersebut bertujuan untuk penguatan peserta didik dalam kemampuan psikomotorik atau keahlian praktik serta sebagai upaya penguatan bagi sekolah-sekolah yang tidak mempunyai peralatan praktik sesuai tuntutan standar nasional pendidikan.

“Yang menjadi sasaran pelaksanaan kegiatan pelatihan MTU pada tahun 2021 ini yaitu 30 SMK Negeri/Swasta. Tentunya dengan melibatkan 36 instruktur, teknisi serta supir. Mereka semua telah dilaksanakan ToT di P4TK Malang pada tahun 2008 dan 2014 lalu,” terang Kabid Pembinaan SMK ini.

Ia juga menyebutkan pada tahun ini ada sebanyak 12 kompetensi keahlian yang dibagi dalam tiga MTU tersebut dengan jumlah yang dilatih sebanyak 1.800 orang siswa yang tersebar di 30 SMK di seluruh Aceh.

“Pelatihan MTU tersebut berlangsung selama 130 hari kerja dimulai sejak Maret hingga selesai dalam tahun ini,” tambahnya.[]

Baca juga: APDESI Aceh Tenggara Bantah Aparatur Desa yang Ikut Bimtek Terlantar di Kualanamu

Mendagri Tekankan Peran BPD untuk Bantu Perekonomian Daerah

0

Nukilan.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan bahwa, keberadaan Bank Pembangunan Daerah (BPD) utamanya bertujuan untuk mendukung pembangunan perekonomian di daerah.

“Meski sebagai organisasi yang berorientasi pada keuntungan bagi pemegang saham, BPD harus membantu perekonomian daerah di era otonomi daerah,” kata Tito Karnavian saat memberikan arahan terkait kepemilikan saham daerah pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD, pada rapat umum pemegang saham PT Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung Tahun Buku 2020, di Hotel Fairmont Jakarta, Senin (22/3/2021).

Tito menambahkan, pengelolaan BUMD termasuk bagian dari pembinaan dan pengawasan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), termasuk BPD yang merupakan salah satu bentuk BUMD yang menjadi bagian dari sumber pendapatan daerah.

“Hal itu sesuai tugas pokok dan fungsi Kemendagri sebagai pembina sekaligus pengawas bagi jalannya pemerintahan daerah,” ujarnya.

Baca juga: Aceh Travel Mart 2.0 Diharap Dukung Pertumbuhan Parekraf Lokal

Ia menjelaskan, saat ini secara regulasi, pengelolaan BUMD telah didukung kuat. Di sisi lain, adanya otonomi daerah telah mendukung tumbuhnya BUMD salah satunya berbentuk BPD di berbagai daerah. Menurut data Direktorat Jenderal (Ditjen) Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, jumlah BPD pada 2021 sebanyak 26 usaha dari total Jumlah BUMD sekitar 1.097 usaha.

“Sisanya, terdiri dari usaha BUMD berupa BPR sebanyak 240 usaha, PDAM 383 usaha, dan aneka usaha lainnya sebanyak 448,” sebutnya.

Selain membantu perekonomian daerah, lanjut Tito, keberadaan BPD juga dapat membantu kelemahan yang dimiliki bank nasional, baik berupa himpunan bank-bank milik negara (Himbara) maupun swasta, terutama soal daya jangkau hingga ke daerah pelosok.

“Pasalnya, nilai ekonomis menjadi pertimbangan utama bagi Bank Himbara atau swasta saat membangun cabang di berbagai daerah. Dengan demikian, celah itu dapat ditambal oleh BPD yang menjangkau lebih luas dan memahami kondisi daerahnya sampai ke pelosok,” pungkasnya.

Selain itu, Tito juga menjelaskan, dalam mewujudkan BPD yang melayani publik, sejumlah upaya perlu dilakukan. Upaya tersebut di antaranya, BPD perlu mengembangkan aktivitas bisnis untuk meningkatkan pendapatan non-bunga dan pembiayaan sektor ekonomi produktif; meningkatkan pemahaman terhadap produk keuangan BPD kepada publik terutama melalui layanan electronic banking; dalam rangka upaya mendorong perekonomian daerah, BPD perlu mempermudah akses layanan keuangan secara luas; memiliki produk unggulan yang dikenal dan dipergunakan luas oleh masyarakat; memperluas jaringan layanan kantor hingga tingkat kecamatan; memaksimalkan peran BPD sebagai mitra kerja di bidang keuangan bagi pemerintah daerah, terutama dalam mengelola keuangan daerah.

Di sisi lain, untuk menjaga kredibilitas dan kepercayaan pengemban penyertaan modal daerah, BPD perlu memperhatikan sejumlah hal, misalnya mewaspadai dan memitigasi risiko pada sektor asuransi, suap, gratifikasi, dan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang), kredit fiktif, pengadaan barang dan jasa, serta fee penempatan dana.

“Agar terciptanya BPD yang terpercaya, bersih, dan good corporate governance,” ujar Tito.

Sementara itu, dalam acara tersebut Mendagri menunjukkan sejumlah capaian yang telah diraih oleh Bank Sumsel Babel. Lebih jauh, dirinya mengapresiasi capaian tersebut karena diraih di tengah pandemi Covid-19. Secara umum, kata Mendagri, pertumbuhan Bank Sumsel Babel terbilang stabil dan sehat meski terkena dampak pandemi. Menurutnya, pandemi telah merebak dan berdampak pada semua sektor termasuk perekonomian di berbagai negara.

“Intinya bank ini tetap stabil dan sehat meskipun terkena dampak Covid-19,” katanya.

Gubernur Sumatera Selatan, sekaligus pemegang saham terbanyak PT Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Herman Deru menjelaskan, kehadiran Mendagri untuk berbagi pengetahuan, terutama dalam mengoptimalkan keberadaan BUMD.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah, jajaran pimpinan Bank Sumsel Babel, pemilik saham PT. Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, dan berbagai pihak lainnya.[Puspen Kemendagri]

Baca juga: Pemerintah klaim PPKM mikro berhasil Turunkan Kasus Aktif Covid-19

Dewan Pengawas Evaluasi Kinerja BPKS

0
Dewan Pengawas Gelar Rapat Evaluasi Kinerja BPKS Triwulan I Tahun Anggaran 2021

Nukilan.id – Untuk menciptakan Kinerja yang maksimal dan tepat sasaran serta memenuhi target realisasi anggaran, Dewan Pengawas (Dewas) Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) gelar rapat evaluasi Kinerja triwulan pertama tahun anggaran 2021.

Rapat evaluasi Kinerja yang dilaksanakan di Lantai II Kantor BPKS Senin ( 22/3) tersebut dihadiri langsung oleh seluruh unsur Dewas yakni Mawardi Ismail, Munawar Liza Zainal,Muzammil dan Syukriah,sementara dari BPKS turut hadir Wakil Kepala BPKS T Zanuarsyah, Deputi Umum Abdul Manan beserta Kepala Biro dan unsur Kepala Bagian di Kedeputian Umum BPKS.

Baca juga: APDESI Aceh Tenggara Bantah Aparatur Desa yang Ikut Bimtek Terlantar di Kualanamu

Kunjungan kerja dan rapat evaluasi kinerja BPKS ini merupakan tugas rutin Dewas sebagaimana diatur dalam ketentuan pasal 16 Peraturan Pemerintah No 105 Tahun 2012 dan diperkuat Peraturan Gubernur Aceh selaku Ketua DKS Nomor 17 Tahun 2014 tentang organisasi dan tata kerja BPKS.

Hal itu disampaikan Mawardi Ismail membuka rapat evaluasi kinerja tersebut, menurutnya Dewan pengawas berhak mengevaluasi kinerja manajement BPKS dan memberikan masukan serta saran dan pendapat terkait program kerja,pelaporan keuangan dan pengembangan SDM yang semuanya merupakan tugas dan fungsi terbentuknya Dewan Pengawas BPKS.

Selain mengevaluasi Kinerja dan realisasi dalam kesempatan tersebut, Munawar Liza Zainal selaku salah seorang anggota Dewas juga menyorot tentang hak dan status kepegawaian serta program kerja yang dapat memberikan dampak pada masyarakat, mengingat hingga saat ini kurangnya pemahaman masyarakat terkait fungsi dan tupoksi BPKS dalam membangun daerah kawasan akan memberikan dampak yang buruk pada kinerja BPKS secara external.

Menurutnya dengan apa yang sudah diberikan oleh BPKS hinggga memberi dampak untuk masyarakat dinilai masih kurang maksimal dan butuh upaya keras khususnya di bidang kehumasan untuk terus menyampaikan informasi dan membenahi strategi kehumasan kearah yang lebih baik.

“Banyak hal yang seharusnya dapat kita perbaiki bersama,untuk BPKS yang lebih baik dan apapun yang kita kerjakan hari ini adalah untuk memberikan dampak pada ekonomi masyarakat yang lebih baik,” tukasnya.

Baca juga: Sempat Viral Penyebab Tsunami Aceh, BMKG: Bukan Dipicu Nuklir

Sementara itu Wakil Kepala BPKS, T.Zanuarsyah menyampaikan, rapat evaluasi ini merupakan masukan terbaik, dan akan tetap dilaksanakan secara rutin setiap triwulan hingga program kerja BPKS dapat tepat sasaran,terealisasi dengan baik dan memberikan dampak pada masyarakat secara umum.

“Evaluasi dan masukan adalah hal terbaik untuk menjalankan BPKS kearah yang lebih baik, dapat bersinergi dan memberikan dampak yang siknifikan pada masyarakat,” tegasnya.

Selain menggelar rapat di Kedeputian Umum BPKS, rombongan Dewas juga mengunjungi Kedeputian Komersil dan Investasi, Kedeputian Tehnik Pengembangan dan Tataruang (tekbang) serta unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BPKS, rombongan Dewas juga menjadwalkan kunjunganya ke Pelabuhan Penyeberangan Balohan yang dibangun BPKS.[]

GM PLN Silaturrahmi dengan Ketua DPRA, Bahas Kemajuan Listrik Aceh

0
General Manager PLN UIW Aceh, Abdul Mukhlis., bersilaturrahmi dengan Ketua DPRA H. Dahlan Jamaluddin, S.IP.,

Nukilan.id – General Manager PLN Unit Induk Wilayah Aceh Abdul Mukhlis, melakukan kunjungan Silaturrahmi dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), H. Dahlan Jamaluddin, S.IP, di kantor DPRA, Banda Aceh, Senin(22/3/2021).

Dalam kunjungan tersebut General Manager PLN UIW Aceh didampingi oleh Senior Manager SDM dan Umum, Yoserianto, Asisten Manajer Manajemen Stakeholder, Mukhtar Juned, Asisten Manajer Pengendalian Piutang, Khairullah dan Analis Perkiraan Penjualan dan Pendapatan, Agus Susanto.

Kunjungan General Manager PLN UIW Aceh ini mempunyai tujuan selain bersilaturahmi dengan Ketua DPR Aceh sekaligus memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di PLN UIW Aceh serta untuk saling mendukung terkait bidang tugas masing-masing.

Abdul Mukhlis juga melaporkan perkembangan kemajuan kondisi kelistrikan di Aceh yang sudah mencapai 100% rasio elektrifikasi, realisasi pemasangan listrik gratis untuk masyarakat kurang mampu serta kesiapan PLN menyediakan energi guna mendukung para investor untuk berinvestasi di Aceh.

Sementara itu Ketua DPR Aceh, H. Dahlan Jamaluddin, S.IP, menyatakan dukungannya kepada PLN untuk terus berbenah dan berkolaborasi dengan semua leading sektor untuk bisa menyiapkan segala infrastruktur agar para investor tertarik berinvestasi di Aceh dengan kesiapan PLN sebagai penyedia energi utama.

Dahlan berharap, agar PLN tetap mengedepankan pembangunan pembangkit baru dengan memanfaatkan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai pembangkit baru di Aceh karena sumber daya alam di Aceh sangat banyak dan berpotensi untuk dijadikan sebagai Energi utama PLN.

“PLN terus meningkatkan pelayanan terutama menghadapi bulan Ramadhan yang sudah semakin dekat dengan melakukan pemeliharaan secara preventif  yang berdampak langsung untuk keandalan pasokan listrik,” kata Dahlan kepada General Manager PLN UIW Aceh, Abdul Mukhlis.

Acara ditutup dengan foto bersama dan saling bertukar cendra mata.[]

APDESI Aceh Tenggara Bantah Aparatur Desa yang Ikut Bimtek Terlantar di Kualanamu

0

Nukilan.id – Sekretaris Jendral Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) membantah ada Ratusan Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Kute (BPK) asal Aceh Tenggara telantar di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (22/3/2021).

“Tidak ada terlantar, tadi memang ada maslah sedikit soal pengurusan tiket,” Kata Zul, panitia Bimtek aparatur desa dari seluruh Kecamatan di Aceh Tenggara kepada Nukilan.id, dari Kuala Namu, Sumatera Utara.

Kata Zul, pihaknya memastikan saat ini seluruh aparatur desa sudah berada di hotel, dan siap berangkat dari Kualanamu ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Besok (Selasa) dipastikan berangkat, sekarang seluruhnya sudah berada di Hotel,” ujarnya.

kegiatan Bimtek diikuti 325 aparutur desa dari 16 Kecamatan di Aceh Tenggara dan dua orang setiap desanya.
Para kepala desa dan BPK ini hendak berangkat Bimbingan dan Teknis (Bimtek) Ke Lombok.

Seperti berita sebelumnya mengabarkan, kegiatan Bimtek ke Lombok mendapat kecaman keras dari masyarakat, bahkan lembaga Swadaya Masyarakat dan mahasiswa asal Aceh Tenggara turut menentang acara yang dianggap hanya menghabiskan anggaran tersebut.

Disebutkan Anggaran untuk bimtek pengembangan wisata Desa tersebut masing-masing desa menganggarkan biaya sebesar Rp 30 juta/desa.[]

Reporter: ji

BPD Dukung Pemda Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi

0

Nukilan.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian berharap, keberadaan Bank Pembangunan Daerah (BPD) dapat membantu pemerintah daerah dalam memulihkan perekonomian akibat pandemi Covid-19. Sebabnya, pandemi telah berdampak ke berbagai sektor, termasuk dalam bidang perekonomian baik di tingkat pusat maupun daerah.

Tito menjelaskan, dampak pandemi terhadap perekonomian daerah itu misalnya, pendapatan asli daerah yang menurun, jumlah nominal transfer dari pemerintah pusat ke daerah berkurang. Hal ini juga membuat peredaran uang di masyarakat menjadi sedikit sehingga daya beli menjadi rendah.

Dengan demikian, kata Tito – selain mencari peluang untuk mendapat keuntungan, BPD juga diharapkan dapat membantu berbagai sektor yang terhempas akibat pandemi, tetapi memiliki potensi untuk membayar kredit. Sektor tersebut misalnya di bidang pariwisata, perhotelan, pusat perbelanjaan, dan bidang lainnya yang mulai kembali tumbuh.

“Ini perlu didukung, didorong,” ujar Mendagri, saat memberi arahan terkait kepemilikan saham daerah pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pada acara Rapat Umum Pemegang Saham PT Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung Tahun Buku 2020, di Hotel Fairmont Jakarta, Senin (22/3/2021).

Dukungan itu, lanjutnya, bergantung pada kecermatan dan ketelitian jajaran tinggi BPD dalam membaca berbagai peluang yang ada.

Dengan membaca peluang, Tito berharap, BPD mendapat dua capaian, Pertama, tetap bertahan dengan mendapat keuntungan. Kedua, bisa membantu pemerintah daerah dalam menghidupkan ekonomi rakyat, terutama usaha mikro kecil menengah (UMKM) di tengah pandemi.

“Jangan sampai mereka hancur. Kalau mereka hancur dana dari pemerintah juga gak mampu untuk membantu mereka, maka ini akan kolaps,” ujarnya.

Saat ini, kata Tito, pemerintah tengah terus berusaha menarik investor agar mau menanamkan modalnya di berbagai sektor yang ada.

“Investasi ini penting, karena untuk memulihkan ekonomi tidak mungkin hanya mengandalkan dana pemerintah, baik yang dimiliki pemerintah pusat maupun daerah,” Kata Tito.[Puspen Kemendagri]

GEN-A Latih Public Speaking Mahasiswa STIS Al-Aziziyah Sabang

0
GEN-A Latih Public Speaking Mahasiswa STIS Al-Aziziyah Sabang, Minggu (21/3/2021).

Nukilan.id – Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Al – Aziziyah Sabang bekerjasama dengan Generation of Fundamental Capacity Educator (G-FORGE) sub-unit Generasi Edukasi Nanggroe Aceh (GEN A) menyelenggarakan Training Public Speaking di Aula RSUD Kota Sabang.

Adapun jumlah peserta yang mengikuti Training tersebut sebanyak 22 orang. Peserta terdiri 20 orang Mahasiswa dan 2 orang dari PNS Kota Sabang. Kegiatan ini dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Irwandi,S.HI.,M.H selaku staf Ahli GEN-A sekaligus sebagai dosen di STIS Al-Aziziyah Sabang yang menginisiasi kegiatan Training Public Speaking tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat penting yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan public speaking mahasiswa, agar dapat membantu mahasiswa dalam menyampaikan pendapat dan kata kata di depan umum.

“Harapannya dapat membantu mahasiswa dalam menyampaikan pendapat dan kata kata di depan umum, dikarenakan mereka seorang calon sarjana hukum sehingga bisa menyampaikan aspirasi karena mereka merupakan pelayan masyarakat kedepannya” ungkap Irwandi dalam keterangan tertulis kepada Nukilan.id, Minggu, (21/3/2021).

Irwandi juga mengungkap harapannya setelah diadakannya kegiatan pelatihan tersebut.

“Harapannya acara acara public speaking seperti ini terus ditingkatkan agar mahasiswa mempunyai kapasitas dan kompetensi diri serta soft skill untuk masa depan” lanjut Irwandi.

Randika Richard Rosefa, selaku General Manager G-FORCE GEN-A menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan agar kemampuan public speaking peserta yang mengikuti training bisa meningkat dan menjadi lebih baik.

“Training ini bertujuan agar kemampuan public speaking peserta bisa meningkat dan menjadi lebih baik, terlebih mayoritas peserta training adalah mahasiswa hukum yang nantinya akan sangat memerlukan public speaking dalam lingkup pekerjaannya, tentunya sebagai generasi muda untuk kota Sabang yang lebih baik” ujar Richard.

Ia juga menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan salah satu sub-unit LSM Generasi Edukasi Nanggroe Aceh (GEN-A) yaitu G-FORCE yang berfokus pada training dan capacity building.

“Diharapkan ke depannya akan lebih banyak lagi kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh G-FORCE GEN-A untuk memberikan manfaat yang positif untuk generasi penerus Aceh”, lanjut Richard.

Salah satu mahasiswa STIS Al Aziziyah Sabang, Mulianti mengatakan “Saya sangat senang bisa mengikuti acara ini sehingga bisa berpikir lebih kritis dan mendapatkan banyak pengalaman baru, dan harapannya semoga adik adik tingkat selanjutnya dapat juga mengikuti acara public speaking seperti ini dan bisa mengimplementasikan ilmu public speaking dalam berbicara didepan masyarakat luas, semoga acara pelatihan seperti ini bisa di selenggarakan lagi kedepan nanti”.