Beranda blog Halaman 2239

Sanksi Bagi Masyarakat Yang Nekat Mudik Lebaran

0

Nukilan.id – Pemerintah telah resmi melarang mudik pada momen Idul Fitri 2021 demi mencegah penyebaran virus Covid-19. Hal ini berlaku bagi perjalanan yang menggunakan angkutan umum maupun kendaraan pribadi seperti mobil atau motor.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, ada sejumlah sanksi bagi masyarakat yang nekat mudik menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil dan motor. Ini berlaku selama larangan mudik diterapkan pada 6-17 Mei 2021.

Bagi yang menggunakan mobil dan motor akan diminta ‘putar balik’ atau tidak diizinkan melanjutkan perjalanan. Sanksi lain bisa diterapkan sesuai peraturan perundang-undangan.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan, pengawasan terhadap kendaraan pribadi menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya, moda ini bisa melewati jalan mana saja dan di mana saja.

Oleh karenanya, selain sanksi putar balik, sanksi lainnya akan diberikan pemerintah, termasuk mencabut izin berkendaranya.

“Izin dan SIM bisa dicabut, ini akan disesuaikan dengan apa yang dilanggar juga dari ketentuan yang berlaku,” jelas Adita.

Sementara untuk kendaraan travel atau angkutan perseorangan yang ketahuan mengangkut penumpang juga akan mendapatkan sanksi. Mereka pun tidak boleh melintas dan melakukan aktivitas mudik saat larangan berlaku.

“Khusus bagi kendaraan travel atau angkutan perseorangan yang digunakan untuk mengangkut penumpang nanti akan dilakukan tindakan tegas oleh kepolisian, baik penilangan dan tindakan lain sesuai UU yang ada,” katanya.

Untuk memastikan tidak ada masyarakat yang lolos mudik pada tahun ini, Kemenhub akan melakukan pemeriksaan dan penjagaan di 333 lokasi bersama Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

Adapun pemeriksaan dilakukan misalnya di akses utama keluar masuk jalan tol dan jalan non-tol, terminal angkutan penumpang, dan pelabuhan sungai, danau, dan penyeberangan.

Sementara jenis kendaraan yang dibolehkan melakukan lalu lintas saat larangan mudik berlaku hanya kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara, kendaraan dinas operasional berpelat dinas, kendaraan dinas operasional petugas jalan tol, dan kendaraan yang mengangkut repatriasi pekerja migran Indonesia.[]

Pemko Tetapkan 29 Lokasi Jajanan Buka Puasa di Banda Aceh

0

Nukilan.id – Pemerintah Kota Banda Aceh telah menetapkan sebanyak 29 lokasi tempat masyarakat berjualan kuliner berbuka puasa selama Ramadhan 1442 Hijriah.

“Setiap kecamatan di Banda Aceh memiliki titik lokasi jajanan berbuka puasa masing-masing, sehingga masyarakat lebih mudah untuk menjangkaunya,” kata Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Banda Aceh M Nurdin seperti dilansir antara, Minggu (11/4/2021).

Nurdin menyebutkan, adapun 29 titik lokasi jajanan berbuka puasa di Banda Aceh dibagi untuk setiap kecamatan, yakni di wilayah Baiturrahman enam titik lokasi yaitu di jalan Hasan Saleh Neusu Aceh, jalan T Umar Setui, jalan Makam Pahlawan, jalan Imam Bonjol, Depan Asrama polisi Peuniti dan jalan Tgk Dibaroh Kampung Baru.

Kemudian, kata Nurdin, untuk warga kecamatan Kuta Alam dan Kuta Raja bisa berburu takjil di Gampong Peunayong, jalan Daud Beureueh, sepanjang jalan T Hamzah Bendahara, jalan Syiah Kuala, jalan T Daud, jalan T Hasan Dek dan di sepanjang jalan T Nyak Arief.

Lalu, lanjutnya, di Kecamatan Ulee Kareng memiliki tiga titik yakni jalan T Iskandar, jalan TP Nyak Makam dan Jalan Prof Ali Hasyimi.

“Juga ada tiga lokasi di Kecamatan Banda Raya yaitu sepanjang jalan Jenderal Sudirman, di depan Suzuya Mall, dan di jalan Malikul Saleh,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Nurdin, di wilayah Kecamatan Lueng Bata tersebar di jalan Teuku Imeum Lueng Bata, jalan Mr Teuku Moh Hasan, jalan AMD Manunggal XLI dan di jalan Angsa.

“Sementara untuk Kecamatan Syiah Kuala mulai dari turunan jembatan Lamnyong sampai dengan Simpang Galon/Gapura kampus USK Gampong Rukoh,” tambahnya.

Untuk Kecamatan Jaya Baru terletak di sepanjang jalan Tgk Abd Rahman Meunasah Meucap, sebagian jalan T Umar sampai Goheng, jalan Cut Nyak Dhien dan jalan Soekarno Hatta, dan terakhir Kecamatan Meuraxa hanya berada di Gampong Lambung.

Dalam kesempatan ini, Nurdin mengimbau warga Banda Aceh yang berbelanja agar selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona.

“Kita berharap warga Banda Aceh tetap disiplin prokes selama Ramadhan, terutama saat membeli jajanan berbuka,” demikian kata Nurdin.[]

Pangeran Philip, Suami Ratu Inggris Yang Tak Pernah Jadi Raja

0

Nukilan.id – Duke of Edinburgh, gelar resmi Philip, meninggal pada Jumat 9 April 2021, di Usia 99 tahun. Ia menikahi Elizabeth, putri Raja George V dari Inggris, pada tahun 1953. Selama 73 tahun, pria yang menggemari olahraga layar ini menjalankan peran non-tradisional, yaitu menjadi pendamping istri.

Dalam tatanan Kerajaan Inggris, istri Raja dapat menggunakan gelar seremonial ‘Ratu’. Namun tidak demikian halnya dengan suami seorang Ratu. Suami Ratu hanya boleh disebut ‘prince consort’. Artinya kurang lebih ‘pendamping’ atau ‘permaisuri’ Ratu.

Untuk bisa menikahi Putri Elizabeth, Letnan Philip Mountbatten harus merelakan karier cemerlang di Angkatan Laut. Ia juga harus rela bahwa nama keluarganya tidak akan pernah digunakan oleh anak-anaknya. Tidak ada ‘Pangeran Charles bin Pangeran Philip’. Yang ada hanya ‘Charles, Pangeran Wales’.

Tapi, seperti yang diakui dengan hangat oleh Ratu Elizabeth II, Pangeran Philip adalah “Batu karang tempatnya bersandar”. Ratu Inggris sangat mengandalkan dukungan sang suami.

Menurut putranya, Pangeran Andrew, kedua orangtuanya itu ‘orangtua biasa saja’. Sang Ratu tetap seorang ibu yang punya kecenderungan memanjakan anak-anaknya. Sedangkan disiplin dan hukuman, dijalankan oleh Pangeran Philip. Tapi, sang pangeran juga ingat bahwa ayahnya dengan telaten membacakan dongeng sebelum tidur.

Selama menjalankan tugas-tugas anggota Kerajaan, Pangeran Philip mengunjungi 143 negara. Ditahun 2017, pada usia 96 tahun, Pangeran Philip pensiun dari tugas-tugas kerajaan karena alasan kesehatan.

Pada saat Istana Buckingham mengumumkan kematiannya, media massa internasional menulis berbagai tribute mengenang sang pangeran.

“Dia (Pangeran Philip) adalah Raja bagi istrinya,” adalah judul tribute The Guardian. “Goodbye, my beloved.” Tulis the Daily Mirror. Sedangkan bbc.com menurunkan artikel cukup panjang bertajuk “Pangeran Philip: 99 tahun, 143 negara dan seorang istri yang sangat terkenal”..

Pemerhati lingkungan hidup

Pangeran Philip menjabat presiden organisasi lingkungan hidup World Wildlife Fund (Dana Satwa Sedunia) internasional, sejak didirikan 1981 sampai 1996. Sang Pangeran sudah memberikan perhatian penuh pada isu-isu lingkungan hidup, jauh sebelum hal ini menjadi semacam trend.

Dalam sebuah refleksinya mengenai kehidupan, Pangeran Philip berkata:

“Kita semua saling tergantung dalam jaring-jaring kehidupan. Kita tergantung pada semua makhluk lain di planet ini, dan sebaliknya, mereka pun tergantung pada kita.”

Sir David Attenborough, naturalis terkenal asal Inggris, mengakui peran penting Pangeran Philip dalam usaha konservasi lingkungan hidup.

“Di mana pun di seluruh dunia, Pangeran Philip selalu tahu siapa yang harus dihubungi, bagaimana caranya mendesak (agar kita diperhatikan), dan apa yang harus kita lakukan,” katanya.

Walau pun penuh semangat dalam usaha-usaha konservasi, sang pangeran juga seorang realis. Menurutnya, seorang pegiat konservasi sesekali terpaksa juga mengendarai mobil. Yang berbahan bakar fosil dan menyumbang pada masalah pemanasan global itu.

Suami Ratu, tapi takkan pernah dipanggil Raja

Sebagai prince consort, Pangeran Philip tidak akan pernah dipanggil Raja. Suami Ratu tidak otomatis berhak atas gelar bangsawan. Prince Consort adalah gelar resmi suami Ratu, yang bukan pewaris tahta. Selain Prince Consort, Pangeran Philip juga mendapat gelar Duke of Edinburgh.

Dimasa silam, seorang Duke diberi hak kuasa atas wilayah tertentu. Semacam tanah perdikan. Nama daerah perdikan yang menjadi hak seorang Duke dilekatkan pada gelarnya.
Tujuh puluh tiga tahun berjalan dalam bayang-bayang istri bukan hal mudah.

Dunia masih ingat betapa pada penobatan Elizabeth sebagai ratu, sang suami bersumpah setia padanya dengan berlutut di hadapan sang istri. Pangeran Philip dianggap sukses menjalankan peran sebagai Pangeran Consort, sehingga kerap dijuluki ‘pangeran feminis’. Si Pangeran feminis sudah berpulang.

Rakyat Inggris memenuhi halaman Istana Buckingham dengan bebungaan. Kami semua menangis bersama anda, Yang Mulia Ratu, tulis harian The Sun. [DG]
Sumber: BBC, The Independent, The Guardian

Jelang Ramadhan, Pasien Covid-19 Bertambah Tujuh Orang di Aceh

0
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani

Nukilan.id – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh melaporkan penambahan tujuh kasus baru warga terinfeksi virus corona per hari ini menjelang Ramadhan 1442, sehingga totalnya telah mencapai 10.082 orang.

Juru Bicara Covid-19 Aceh Saifullah Abdulgani mengatakan penambahan kasus baru masih terus terjadi sehingga perlu upaya bersama untuk mencegah penularan selama bulan Ramadhan sesuai Taushiyah MPU Aceh Nomor 2 Tahun 2021.

“Taushiyah MPU Aceh tersebut seyogyanya menjadi pedoman kita bersama,” kata Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Minggu (11/4/2021).

Ia menyebutkan tujuh kasus baru itu meliputi warga Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Lhokseumawe dan warga Kabupaten Pidie yang masing-masing dua orang, serta satu orang warga Kabupaten Bireuen.

“Kasus sembuh tidak ada penambahan, begitu juga kasus meninggal dunia,” katanya.

Secara akumulatif, kata dia, kasus Covid-19 di Aceh telah mencapai 10.082 orang, di antaranya para penyintas yang sudah sembuh 8.142 orang, pasien dirawat 1.538 orang dan kasus meninggal dunia 402 orang.

“Apabila semua lapisan masyarakat menaati butir Taushiyah MPU Aceh, maka Insya Allah penularan dan penyebaran virus corona selama bulan suci Ramadan dapat terhambat,” katanya.

Ia menjelaskan isi Taushiyah MPU Aceh sangat menuntun segenap lapisan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat dalam masa pandemi, seperti menjaga jarak dan menjaga kebersihan diri serta kebersihan lingkungan.

Sebelumnya, MPU Aceh telah mengeluarkan Tausiah Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Ibadah Bulan Ramadhan dan Kegiatan Keagamaan Lainnya tahun 1442 H. Tausiah itu memuat delapan butir dan tiga di antaranya terkait langsung dengan pencegahan Covid-19.

Dalam  tausyiah, MPU Aceh meminta pengurus dan pengelola rumah ibadah untuk menciptakan kenyamanan beribadah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

MPU Aceh juga meminta kepada setiap komponen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan diri, keluarga, dan lingkungan, serta menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan halal, baik dan bergizi.

Selanjutnya, MPU Aceh meminta kepada setiap komponen masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan keramaian seperti duduk berkumpul-kumpul bersama di jalan, buka puasa bersama, sahur bersama, safari subuh dan lainnya.

“Tiga butir tersebut terkait langsung dengan upaya bersama-sama masyarakat untuk  memutuskan penularan virus corona di bulan suci Ramadan ini,” katanya.[]

Mandi Balimau, Tradisi Perempuan Singkil Sambut Ramadhan

0

Oleh Syahruddin Hamzah

Nukilan – Bagi kebanyakan kaum perempuan asal Aceh Singkil, Mandi Balimau untuk membersihkan diri memasuki bulan ramadhan merupakan bagian tidak terpisahkan dari rangkaian hari saat berniat untuk menjalankan ibadah puasa. Banyak wanita Singkil yang mengaku kurang afdhol jika tidak menjalani mandi balimau.

Tradisi itu hingga kini tetap hidup dan berkembang dalam budaya kaum hawa di wilayah pesisir barat selatan di Aceh, termasuk saat menyambut puasa Ramadhan 1429 H.

Mandi balimau dengan meramu puluhan jenis bunga, termasuk daun serai pulau pinang serta dicampur daun pandan, disiapkan secara khusus. Ramuan itu kemudian ditumbuk, disaring untuk mendapatkan air bersih antara satu sampai dua liter yang akan digunakan untuk keramas.

Ny. Juliwaty (38), warga Desa Pulau Sarok, mengatakan mandi kembang, sebutan lain bagi balimau dikalangan etnis jawa, dilakukan pada petang hari. Air bunga tersebut dipakai untuk membilas, setelah para perempuan itu mandi dan keramsa dengan air biasa. Maka, wangi air bilasan tersebut tetap menempel di tubuh. Mandi balimau dilakukan beramai-ramai dengan berdiri secara berderet di sungai Elsoraya, ibukota Aceh Singkil. Pada kesempatan itu, kesemarakkan tercipta dengan terdengarnya derai tawa para perempuan yang sedang menyiapkan diri memasuki bulan suci ramadhan.

“Itu tradisi kami di Singkil, sedangkan bagi mereka di perantauan, mandi balimau dilakukan di rumahnya masing-masing,” kata perempuan dua anak itu.

Kebanyakan perempuan Singkil mengaku, walaupun mereka tidak sedang berada di kampung halamannya, mereka pasti menyempatkan diri mandi balimau menjelang puasa. Itu dilakukan, tak terkecuali, oleh anak-anak, remaja, dan nene-nenek.

“Entahlah, saya tidak tahu, mandi balimau itu budaya atau sunnah Rasul, yang jelas bagi kaum perempuan asal Singkil tetap melestarikannya hinggi puasa Ramadhan ini,” kata Juliwaty sambil saat membeli aneka bunga sebuah pasar, di Pulau Sarok Singkil, beberapa hari menjelang Ramadhan 2008.

Sama halnya bagi perempuan asal Singkil di Banda Aceh, tradisi mandi balimau sulit dilupakan pada setiap mereka menyambut bulan suci ramadhan. Walaupun disibuki dengan pekerjaan lain sebagai ibu rumahtangga, namun bagi kebanyakan perempuan asal pesisir barat selatan Aceh itu, tradisi itu harus tetap dilaksanakan.

Raziani Umayuddin, perempuan asal Desa Pulau Sarok, Singkil, yang mengaku sudah belasan tahun berada di Banda Aceh, mengatakan, tradisi mandi balimau menyambut bulan suci ramadhan juga dikenal luas di kalangan kaum perempuan yang bermukim di daerah pesisir Sumatera Barat.

Bagi mereka yang di perantauan, melakukan mandi kembang tersebut dilakukan sekembalinya berziarah ke makam orangtuannya, namun jadwalnya tetap pada petang hari, menjelang matahari terbenam.
Tidak ada larangan bagi mereka yang mandi Balimau pada pagi atau siang hari, walau itu tidak lazim dilakukan. Tradisi itu berbeda dengan kebanyakan masyarakat di Aceh. Kalau kaum perempuan di Singkil dengan cara mandi balimau, sementara kebanyakan masyarakat Aceh melakukan rekreasi ke lokasi wisata, baik laut maupun wisata alam bersama sanak keluarga.

Antara masyarakat pesisir barat selatan Aceh dan Sumatera Barat sebetulnya memiliki banyak kesamaan dalam kehidupan sehari-hari, selain sebagai pemuluk Islam yang taat juga dalam adat-istiadat, termasuk bahasa yang digunakan sehari-hari. Mereka hanya berbeda dalam dialek, walau mereka kebanyakan saling mengerti.

“Kegiatan wisata, atau meramin dalam bahasa Aceh, dilakukan khusus hari libur atau juga dikenal sebagai minggu terakhir karena setelah itu mereka mulai memasuki bulan suci ramadhan sehingga mereka lebih memfokuskan diri untuk beribadah,” kata Raziani.

Bagi kebanyakan masyarakat Aceh di pedesaan, kata Irmiwaty Syamsuddin, warga Aceh Besar, bulan suci ramadhan dimanfaatkan sebagai bulan beribadah sehingga kegiatan rutin lainnya, seperti bekerja di sawah dan kebun dikurangi. Selama bulan suci ramadhan, mereka lebih banyak memanfaatkan waktu malam hari untuk beribadah, baik shalat terawih atau tadarus (mengaji Al-quran), sedangkan di siang harinya lebih banyak istirahat dengan berdiam diri di rumah, termasuk bagi anak-anak mereka yang lebih banyak berada di mushalla.

“Anak-anak remaja, setelah makan malam mereka sudah berada di mushalla dan baru kembali ke rumah pada saat makan sahur. Selama di mushalla atau masjid mereka membaca al-Quran secara bergiliran bersama teman-teman, namun di siang hari kebanyakan tertidur dan baru saat shalat dhuhur baru kembali,” katanya menambahkan. (*)

Sumber: Antara

Anies Belum Fokus, Tapi Sudah Puncaki Bursa Pilpres

0
Anies Baswedan. (Foto: For Nukilan)

Nukilan.id – Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI Firman Noor mengatakan, posisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memuncaki elektabilitas survei calon presiden (capres) menjadi peringatan bagi tokoh yang berencana tampil pada 2024. Sebab, Anies sudah memiliki posisi yang melegakan meski hasil berbagai survei menunjukkan elektabilitas yang fluktuatif.

“Ini sebenarnya warning bagi para pesaing. Apalagi, Anies belum fokus dan betul-betul memanaskan mesin di pertarungan pilpres,” kata dia kepada Republika, Ahad (11/4).

Selain belum fokus, ia mengatakan, Anies juga belum mendapat keuntungan dari partai pendukung. “Partai pendukungnya belum jelas siapa juga. Tapi, bagi pendukung Anies nantinya, Anies akan dipandang bisa memberikan bukti dia bisa menjadi tokoh yang memiliki nilai,” kata dia.

Menurut dia, Anies memiliki prestasi dan sikap sebagai pemimpin alternatif setelah dua periode Presiden Joko Widodo (Jokowi). Anies menjadi pilihan alternatif dari luar pemerintahan yang dinilai kurang memuaskan oleh banyak pihak.

Firman mengatakan, elektabilitas Anies yang baik juga karena gubernur DKI itu memiliki rekam jejak yang baik dan kerap tampil menjadi perhatian publik. Hal itu berbeda dengan tokoh lain yang juga kerap tampil tetapi tidak bisa mencuri perhatian publik.

Namun, Firman mengatakan, masih sangat panjang menuju Pilpres 2024. Hasil survei sekarang ini masih sangat fluktuatif meski dapat menjadi acuan. “Saya kira, sebagai bahan masukan untuk waktu dekat sih masih oke. Tapi, ini masih fluktuatif dan masih jauh,” kata dia.

Pada masa mendatang, masih mungkin muncul survei lain dengan nama tokoh berbeda yang berada di puncak elektabilitas. “Saya kira memang sudah sejak lama Anies masuk tiga atau lima besar nama di 2024. Ini bukan sesuatu yang istimewa,” kata dia.

Dalam survei terbaru Indonesia Political Opinion (IPO), Anies mencatat elektabilitas tertinggi sebesar 15,8 persen. Angka tersebut di atas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan elektabilitas 12,6 persen dan Sandiaga Uno dengan 9,55 persen.[]

Sumber: Republika

Sediakan 6.464 Kursi, Pendaftaran Sekolah Kedinasan Resmi Dibuka

0

Nukilan.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) Tjahjo Kumolo menyatakan pendaftaran sekolah kedinasan 2021 resmi dibuka. Sebanyak 29 sekolah kedinasan dari delapan instansi akan menerima sebanyak 6.464 calon siswa/siswi/taruna/taruni.

“Sebanyak 6.464 alokasi siswa hasil persetujuan prinsip disediakan bagi calon pegawai negeri sipil jalur sekolah kedinasan tahun 2021,” kata Tjahjo di Jakarta, Jumat (9/4/2021).

Pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan melalui Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada laman dikdin.bkn.go.id. Untuk lokasi seleksi akan dilakukan di Kantor Pusat BKN, Kanreg dan UPT BKN, serta lokasi mandiri yang diselenggarakan oleh masing-masing sekolah kedinasan.

Tjahjo menegaskan seleksi sekolah kedinasan  diselenggarakan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Jadwal kegiatan seleksi sekolah kedinasan akan disesuaikan apabila terdapat perubahan kebijakan pemerintah terkait status pandemi Covid-19, sehingga tidak memungkinkan melaksanakan kegiatan tersebut.

“Rencana kegiatan perkuliahan diatur masing-masing kementerian dan lembaga dengan memperhatikan perkembangan status pandemi Covid-19,” tegas Tjahjo.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Deputi bidang Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian PAN dan RB, Teguh Widjinarko menjelaskan alokasi siswa untuk sekolah kedinasan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk membentuk calon ASN bidang teknis.

“Melalui sekolah kedinasan ini, kita mencari lulusan yang spesifik. Sehingga sesuai dengan arahan Bapak Presiden bahwa memperbanyak tenaga teknis,” ujar Teguh.

Pendaftaran sekolah kedinasan dibuka pada 9-30 April 2021. Dalam memilih sekolah kedinasan, calon pelamar harus yakin dengan pilihannya karena hanya dapat memilih satu sekolah kedinasan.

Teguh juga menjelaskan berkas-berkas yang diperlukan untuk mendaftar sekolah kedinasan. Beberapa berkas tersebut adalah pas foto, KTP atau surat keterangan, Kartu Keluarga, ijazah atau surat keterangan lulus, rapor SMA/sederajat, serta dokumen lain yang diatur masing-masing instansi.

Berikut daftar sekolah kedinasan beserta jumlah persetujuan prinsip alokasi siswa:

  1. Kementerian Dalam Negeri
    – Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN): 1.164 kursi
  2. Kementerian Keuangan
    – Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN): 275 kursi
  3. Kementerian Hukum dan HAM
    – Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip): 300 kursi
    – Politeknik Imigrasi (Poltekim): 300 kursi
  4. Kementerian Perhubungan: 3.210 kursi
    – Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
    – Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun
    – Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PTKJ) Tegal
    – Politeknik Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Poltrans SDP) Palembang
    – Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali
    – Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta
    – Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar
    – Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya
    – Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang
    – Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatra Barat
    – Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten
    – Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh
    – Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sulawesi Utara
    – Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong
    – Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sorong
    – Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug
    – Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar
    – Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan
    – Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya
    – Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Jayapura
    – Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Palembang
  5. Badan Intelijen Negara (BIN)
    – Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN): 250 kursi
  6. Badan Meteorologi, Klimatogi, dan Geofisika (BMKG)
    – Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG): 265 kursi
  7. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
    – Politeknik Siber dan Sandi Negara: 100 kursi
  8. Badan Pusat Statistik (BPS)
    – Politeknik Statistika STIS: 600 kursi

Infinix Mobility Segera Rilis Smartphone Terbaru Buat Gamers Indonesia

0

Nukilan.id – Infinix Mobility sebagai salah satu produsen ponsel terkemuka pilihan anak muda di Indonesia akan segera merilis smartphone terbaru yang lebih menyasar para gamers di Indonesia.

Infinix juga berkolaborasi dengan Moonton sebagai pengembang resmi Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) untuk mewujudkan ponselyang nyaman dinikmati para mobile gamers.

Lebih dari itu, kolaborasi ini merupakan langkah nyata Infinix untuk menghadirkan gaming smartphone dengan pengalaman terbaik untuk generasi Z di Indonesia.

Kolaborasi ini juga sekaligus menyambut kegiatan tahunan eParty 515 Mobile Legends dan skin hero eksklusif baru Mobile Legends yang akan digelar pada 15 Mei 2021 mendatang, dalam momentum ulang tahun Moonton.

“Kami sangat memperhatikan keluhan para gamer dan ingin memberikan solusi ponsel gaming yang bisa mendukung kenyamanan mereka dalam bermain game apa saja, khususnya Mobile Legends,” kata Sergio Ticoalu selaku Country Marketing Manager Infinix Indonesia dalam rilisnya, seperti dilansir republika, Sabtu (10/4/2021).

Bagi Infinix, kolaborasi erat ini akan menjadikan keduanya saling melengkapi khususnya untuk memeriahkan ulang tahun Moonton, dengan mempersembahkan berbagai fitur canggih ponsel Infinix spesial yang disesuaikan untuk memuaskan para gamer Mobile Legends di tanah air.

Pada perhelatan eParty 515 ini juga akan diumumkan adanya update terbaru dari tampilan grafis game Mobile Legends. Hadirnya dukungan grafis terbaru ini tentunya membutuhkan kinerja ponsel yang juga lebih baik dari sebelumnya. Hal tersebutlah yang menjadi perhatian dari Infinix dan Moonton dalam membuat ponsel terbaru ini.

Kolaborasi ini bukan merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Infinix dan Mobile Legends. Pada tahun 2020, kolaborasi keduanya telah melahirkan seri ponsel Infinix Note 8 yang memiliki spesifikasi mumpuni di kelasnya dan sangat diminati di kalangan masyarakat, khususnya anak muda.

Diharapkan, kolaborasi kedua ini bisa menghasilkan sebuah ponsel terbaik yang bisa menjawab semua kebutuhan para pecinta game mobile di Indonesia. Penasaran seperti apa penampakannya, Tunggu kehadirannya dalam waktu dekat ini.

Para Finalis Ramaikan Panggung Didong Gayo “Pride of Gayo 2021”

0
Pentas Didong "Pride of Gayo 2021" (Nkilan.id)

Nukilan.id – Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar Pentas Didong “Pride of Gayo 2021” secara virtual di Hotel Amel, Blang Oi, Meraxa, Banda Aceh, Sabtu (10/4/2021).

Pada Pentas Didong “Pride of Gayo 2021” tersebut menampilkan finalis lomba Didong Gayo yang sebelumnya telah mengirimkan karya penampilan Didong melalui video untuk dinilai oleh dewan juri.

Kepala Dinas Disbudpar yang diwakili Kepala Biding Bahasa dan Seni Nurleila Hamjah S Sos, MM menyampaikan, pentas Didong yang digelar ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap seni tradisonal Didong Gayo, salah satu upaya utnuk perawatan dan pelestariannya.

“Kita harapkankan pelestarian Didong Gayo terus berjalan dengan baik, memacu gerasi muda untuk ikut serta merawatnya. Pagelaran ini sebagai bentuk kepedulian kita bersama,” kata Nurleila Hamjah S Sos, MM.

Kabid Bahasa dan Seni itu juga menyebut, pelestarian Didong, terutama kesenian tradisional lainnya yang berkembang di Aceh harus dirawat dan diberi ruang yang cukup, karena harus diakui kekuatan kesenian seperti seni Didong Gayo adalah daya tarik luar biasa bagi wisatawan, sekaligus dapat menjadi kearifan lokal yang mempertahankan adat budaya Aceh.

“Didong harus berkembang, karena Didong bagian kekuatan pariwisata di Aceh,” ujar Nurlaila.

Sementara pada acara virtual itu juga tampil 3 pembicara yang mengusung thema pelestarian Didong. Mereka adalah Ceh dan Seniman Gayo Onot Kemara, Penulis dan Praktisi Budaya Jauhari Samalanga, dan Anggota DPR Aceh Hendra Budian (khusus lewat Video).

Dalam pelestariannya, Onot Kemara optimis genarasi Didong di Gayo tetap tumbuh, dan meminta pemerintah terus memberi ruang agar generasi Didong Gayo dapat eksis dan berkembang.

Malam Pentas Didong, Dinas Kebudayaan Aceh juga memberikan apresiasi kepada Cek Didong Abdul Kadir atau dikenal To’et. Apresiasi dalam bentuk uang tunai sebesar Rp.10 juta diterima langsung putra kandung To’et yang ke-5, Aman Mude.

Pada penghujung acara, Dewan juri mengumumkan pemenang lomba Didong “Pride of Gayo 2021”. Kelompok yang berhasil mencapai puncak adalah;
Juara 1 : Mapesga
Juara 2 : Komunitas Peduli Budaya Gayo
Juara 3 : Genali
Juara Harapan 1 : Aluran Masa
Juara Harapan 2 : Pegayon

Reporter: Reji

4.340 Lansia di Aceh Sudah Divaksinasi Dosis Pertama

0

Nukilan.id – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyebutkan 4.340 warga lanjut usia (lansia) di Aceh telah menjalani vaksinasi dosis pertama, dan berjalan dengan lancar untuk mencapai total yang ditargetkan pemerintah sebanyak 435.651 orang.

“Vaksinasi lansia sangat penting. Meski mobilitasnya rendah dan bahkan hanya tinggal di rumahnya saja, tapi rentan tertular dari anggota keluarganya yang memiliki mobilitas sangat tinggi,” kata Juru Bicara COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani dalam keterangan tertulis yang diterima Nukilan.id, Sabtu (10/4/2021).

SAG menjelaskan Pemerintah Aceh menargetkan vaksinasi 435.651 lansia, di antaranya lansia yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama sebanyak 4.340 orang, dan yang telah mendapatkan suntikan dosis kedua 85 orang.

“Suntikan dosis pertama saja belum cukup untuk membentuk zat antibodinya karena itu harus dilanjutkan dengan dosis kedua,” ujarnya.

Di samping itu, SAG menambahkan, pemerintah juga terus melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 ke petugas publik, petugas pelayanan publik dan kelompok rentan lainnya.

Menurut SAG, petugas pelayanan publik yang telah vaksinasi dosis pertama sebanyak 52.035 orang. Sedangkan petugas pelayanan publik yang telah menerima suntikan dosis kedua 21.332 orang.

“Melihat proporsi yang telah divaksinasi dosis pertama dan dosis kedua masih relatif rendah, karena target sasarannya sangat banyak, mencapai 478.489 orang,” jelasnya.

Selanjutnya, kata SAG, vaksinasi terhadap calon jamaah haji (CJH) Aceh yang telah disuntik dosis pertama sebanyak 3.495 orang dari kuota CJH mencapai 4.191 orang.

“CJH yang telah divaksinasi dosis kedua sebanyak 57 orang,” sebutnya.

Sedangkan untuk tenaga kesehatan yang sudah divaksinasi dosis pertama mencapai 54.542 dari target 56.470 orang. Nakes yang sudah mendapatkan dosis kedua sebanyak 49.969 orang.

SAG menyampaikan bahwa, target 100 persen vaksinasi tenaga kesehatan belum tercapai karena penundaan karena alasan medis dan faktor kehamilan.

“Vaksinasi Covid-19 di Aceh lancar dan tidak ada yang patut dirisaukan. Beberapa kasus kejadian ikutan paska imunisasi dapat ditangani dengan baik,” pungkasnya.[]