Beranda blog Halaman 2197

ASN Dinsos Aceh Galang Dana Untuk Palestina

0

Nukilan.id – Aparatur Sipil Negara (ASN) baik PNS maupun tenaga kontrak Dinas Sosial Aceh berhasil mengumpulkan sumbangan guna disalurkan ke Palestina.

Kegiatan itu merujuk kepada surat gubernur Aceh nomor 451/8572, tentang ajakan Nova Iriansyah untuk menggalang dana guna membantu saudara Muslim yang ada di Palestina.

Baca juga: Inspeksi ke Lapas Lhoknga, Kakanwil Kemenkumham Aceh Minta Tingkatkan Keamanan Jelang Idul Fitri

Sebelumnya, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Kontrak (Tekon) di jajaran Pemerintahan Aceh, menyumbang dana secara sukarela/seikhlasnya, untuk disalurkan kepada saudara sesama muslim di Palestina, yang saat ini sedang dalam kondisi memprihatinkan karena berbagai tekanan dan pembatasan yang dilakukan oleh zionis Israel.

Ajakan tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh melalui surat bernomor 451/8572, yang diterbitkan oleh Gubernur pada tanggal 30 April lalu. Surat ini juga ditembuskan kepada Wali Nanggroe Aceh, DPRA, Pangdam Iskandar Muda, Kapolda Aceh, Kajati dan Bupati/Wali Kota se-Aceh, Senin (3/5/2021).

Kepala Dinas Sosial Aceh Dr Yusrizal mengatakan, penggalangan dana yang dilakukan oleh ASN dalam ruang lingkup Dinas Sosial Aceh merupakan bentuk dari kepedulian sesama muslim.

Baca juga: Kejati Aceh Periksa 10 Saksi Terkait Kasus Korupsi Peremajaan Sawit Senilai Rp684 Miliar

“Disamping itu juga, kami menjalankan arahan Gubernur Aceh guna melakukan penggalangan dana dari kalangan ASN,” ujar Yusrizal, Jumat 7 Mei 2021.

Lebih lanjut, Yusrizal menyampaikan bahwa dana yang berhasil dikumpul dari ASN dalam ruang lingkup Dinsos Aceh disalurkan melalui Forum Pengurangan Resiko Bencana (Forum PRB) yang di Transfer langsung ke rekening lembaga itu.

“Terimakasih untuk rekan ASN di Dinas Sosial Aceh yang telah melakukan penggalangan dana untuk kita bantu saudara kita di Palestina,” tutup Yusrizal.[]

Sambut Idul Fitri, DPW Partai Ummat Aceh Bagikan Paket Lebaran

0

Nukilan.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah yang bertepatan 13 Mei 2021 mendatang, Partai Ummat Aceh membagikan paket lebaran untuk masyarakat Kota Banda Aceh dan Aceh Besar (07/05) bertempat di halaman kantor DPW Partai Ummat Aceh.

Paket lebaran yang disediakan oleh Pengurus DPW Partai Ummat Aceh ini ditujukan untuk membantu para masyarakat yang kurang mampu baik fakir miskin maupun anak yatim.

Menurut Ketua DPW Partai Ummat Aceh, H. Jamai Suni, SE.,MM, kegiatan ini merupakan bagian dari perhatian dan kepedulian terhadap ummat yang memang sudah kewajiban kita orang muslim terhadap sesama manusia lainnya.

Baca juga: Kejati Aceh Periksa 10 Saksi Terkait Kasus Korupsi Peremajaan Sawit Senilai Rp684 Miliar

“Apalagi momentum hari raya Idul Fitri bagi umat muslim sangat dinantikan dan menjadi momentum bahagia setelah melaksanakan puasa Ramadhan selama 1 bulan penuh,” ujarnya.

Namun, kata H Jamai Suni, kebahagian tersebut belum tentu dirasakan oleh saudara – saudara kita yang kurang mampu.

Selain itu, H. Jamai Suni juga menyampaikan bahwa momentum ini merupakan kepedulian dari Partai Ummat terhadap kondisi perekonomian masyarakat yang saat ini turun dratis dari tahun tahun sebelumnya.

Baca juga: Hari Pertama Larangan Mudik, 148 Kendaraan Putar Balik di Perbatasan Aceh-Sumut

“Apalagi kondisi tersebut juga diperparah dengan Pandemi Covid 19 yang sudah masuk tahun ke-2 di Indonesia dan di seluruh dunia,” lanjutnya.

H. Jamai Suni menyampaikan bahwa, Paket lebaran ini merupakan kontribusi dari pengurus Partai Ummat Aceh yang diharapkan kedepannya menjadi agenda rutin sebagai bentuk kepedulian terhadap Ummat di Aceh.

Selain pengurus DPW Partai Ummat Aceh, pembagian paket lebaran ini juga didampingi oleh ketua DPD Partai Ummat kotamadya Banda Aceh, Sulaiman dan Ketua DPD Partai Ummat Aceh Besar, Drs. Teuku Jamaluddin Ap.[]

H-6 Idul Fitri, Puluhan Kendaraan Dihalau Petugas Perbatasan di Aceh Tamiang

0

Nukilan.id – Mulai kamis tanggal 6 Mei 2021 hingga Jum’at (7/5/2021) penyekatan perbatasan Aceh – Sumatera Utara (Sumut) pada 4 wilayah di provinsi Aceh terus ditingkatkan dengan penjagaan yang ketat untuk mengantisipasi lonjakan pemudik pada H-6 Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Termasuk di wilayah perbatasan Kabupaten Aceh Tamiang, posko perbatasan tersebut berlokasi di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda.

Pantaun Nukilan.id di lokasi, puluhan kendaraan dipaksa putar balik oleh petugas, baik dari arah Aceh maupun Sumut, akibat tidak memenuhi kriteria sesuai aturan pemerintah terkait larangan mudik lebaran.

Selain itu, kendaraan yang hanya diperbolehkan masuk oleh petugas di perbatasan seperti, kendaraan angkutan barang/logistik, ambulance, dan kendaraan roda dua milik warga setempat, namun diwajibkan pakai helm bila melintasi posko perbatasan tersebut.

Bripka Doni, salah satu petugas dari Polres Aceh Tamiang di posko perbatasan mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk mencegah dan mengawasi dengan ketat terhadap para pemudik yang melewati posko perbatasan.

Doni juga menyampaikan, kendaraan yang telah dipaksa putar balik dari Jum’at pagi hingga sore pukul 18.00 WIB yang tercatat sebanyak 30 kendaraan.

“Sebanyak 30 kendaraan hingga sore ini yang sudah kita paksa putar balik,” kata Doni.

Ia juga menyampaikan bahwa, kendaraan yang dipaksa putar balik tersebut banyak dari kendaraan pribadi yang tidak memenuhi aturan larangan mudik lebaran tahun 2021.

“Yang dipaksa putar balik banyak kendaraan pribadi,” kata Doni, ia juga yang bertugas mencatat kendaraan yang melintasi maupun yang dipaksa putar balik pada hari itu.

Sementara itu, Iptu Suwarna diposko tersebut juga mengatakan, pihaknya terus menjaga posko perbatasan selama 24 jam dengan sistem kerja shif, baik itu dari jajaran TNI, Polri, Dinas Perhubungan dan Petugas Kesehatan.

“Posko tidak pernah kosong, kita jaga 24 jam dengan bergantian,” kata Suwarna.

Selain itu, ia juga mengatakan, pihaknya juga memperketat penjagaan di wilayah perkampungan (jalan tikus) yang mungkin dimanfaatkan oleh pemudik.

“Diperkampungan juga kita awasi, ada petugas yang menjaga di jalan-jalan tikus,” ujarnya.

Selanjutnya, Suwarna menyampaikan bahwa, petugas di posko perbatasan Aceh Tamiang ini juga melakukan pemeriksaan Covid-19 dengan rapid test antigen.

“Disini kita lakukan pemeriksaan Covid-19, ada petugas kesehatan juga,” kata Suwarna.[AW]

Inspeksi ke Lapas Lhoknga, Kakanwil Kemenkumham Aceh Minta Tingkatkan Keamanan Jelang Idul Fitri

0

Nukilan.id – Antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman, melakukan inspeksi ke Lapas Kelas III Lhokga dalam rangka pengawasan dan pengendalian pelaksanaan tugas terutama terkait keamanan dan pelayanan bagi warga binaan menjelang hari raya Idul Fitri tahun 2021, jumat (7/5/2021).

Tiba di Lapas Lhoknga pukul 15.00 wib Kakanwil langsung menuju dapur Lapas untuk memantau pelayanan bahan menu makanan berbuka bagi penghuni Lapas yang sedang dimasak oleh petugas dapur. Kakanwil mengamati proses masak bahan makan sangat layak dan berkualitas sesuai daftar menu per 10 hari yang ditempel di dinding dapur.

“Proses masak sop daging ayam bumbunya lengkap dan cukup, kondisi dapur Lapas Lhoknga juga bersih,” ujar Meurah Budiman kepada media.

Selanjutnya, Meurah Budiman menuju blok hunian dan menyapa sejumlah narapidana yang sedang berangin-angin dan santai diluar kamar hunian. Amatan tim media ini Kakanwil mewawancarai beberapa narapidana perihal tindak pidana yang dilakukan dan lama pidana yang telah dijalani. Kakanwil mengajak para penghuni Lapas tersebut untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban Lapas Lhoknga.

“Kami himbau agar saudara-saudara dapat menjaga keamanan dan ketertiban Lapas dengan baik, jalin komunikasi yang baik dengan sesama penghuni dan petugas, mengikuti dengan baik pembinaan yang diberikan petugas di Lapas ini, sayangi istri dan anak-anak yang saat ini menanti kepulangan saudara dirumah, karena kondisi covid-19 belum selesai maka harap bersabar kunjungan secara langsung juga belum dapat diberikan, layanan kunjungan secara online atau virtual dan gratis yang disiapkan Lapas Lhoknga,” ujar Meurah Budiman yang didampingi Kalapas Lhoknga Yusrizal.

Kepada petugas pengamanan Kakanwil meminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan deteksi dini dalam rangka pencegahan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban menjelang hari raya Idul Fitri.

“Tingkatkan kewaspadaan dan keamanan menjelang Idul Fitri karena kerawanan keamanan di Lapas sering terjadi pada moment hari raya Idul Fitri”, harapnya pada petugas pengamanan blok yang disaksikan Kalapas beserta pejabat struktural Lapas Lhoknga.

Disamping meninjau blok hunian dan pelayanan makanan bahan berbuka puasa penghuni Lapas, Kakanwil juga memperhatikan infrastruktur bangunan halaman blok tengah yang telah disemen dan pembuatan tembok penyekat narapidana perempuanp dengan blok pria. Kepada Kalapas Lhoknga Yusrizal Kakanwil minta agar pada bagian atas tembok yang tingginya 3 meter tersebut agar dipasang kaca beling.

“Hal itu untuk mencegah orang memanjat tembok penyekat blok perempuan tersebut,” tegasnya.

Menanggapi petunjuk dan arahan Kakanwil, Kalapas Lhoknga dengan sigap menjawab “siap dilaksanakan, sekalian pelaksanaan plasteran dinding tembok akan kami pasang beling kaca” kata Kalapas Yusrizal.[]

Gema Ramadhan, Walikota Banda Aceh Santuni Anak Yatim Panti Asuhan BTRG

0

Nukilan.id – Walikota Banda Aceh H. Aminullah Usman, SE.AK. MM, memberi santunan kepada 40 orang anak yatim serta melakukan pembagian takjil di yayasan Panti Asuhan Baldatun Thayyibatun Wa Rabbul Ghafur (BTRG), di Gampong Ceurih, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Kamis (6/5/2021).

Kegiatan tersebut dalam rangka Gema Ramadhan Forum Paguyuban Mahasiswa dan Pemuda Aceh (FPMPA).

Dalam sambutannya, Aminullah sangat mengapresiasi pihak FPMPA, karena telah melaksanakan kegiatan sosial di Bulan Ramadhan.

“Saya sangat-sangat mengapresiasi kepada FPMPA, dengan melaksanakan kegiatan sosial di panti-panti asuhan,” kata Aminullah dalam keterangan tertulis kepada Nukilan.id, Jum’at (7/5/2021).

“Sudah sepatutnya anak-anak mendapat perhatian dari kita semua,” lanjutnya.

Dengan adanya kegiatan dan perhatian dari FPMPA terhadap panti-panti asuhan terutama di panti asuhan BTRG, kata Aminullah, selaku Walikota Banda Aceh saya merasa terbantu.

“Dengan kepadatan tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan, sering tidak terjangkau dalam kegiatan seperti ini,” tambahnya.

Oleh karena itu, Aminullah mengucapkan terima kasih kepada FPMPA, karena telah membantu pemerintah Kota Banda Aceh dalam kegiatan sosial seperti ini.

“Dengan adanya kegiatan yag dilaksanakan oleh FPMPA saya sangat berterima kasih, selaku Walikota Banda Aceh,” ucapnya.

Selain itu, Aminullah juga meminta, kepada anak-anak di panti asuhan BTRG untuk terus bersemangat dalam belajar, agar ke depan bisa menjadi hafiz dan hafizah yang dapat mengharumkan Aceh khusus Kota Banda Aceh.

“Anak-anak kami di BTRG tetap semangat belajar dan bisa menjadi hafis dan hafizah untuk mengharumkan nama Kota Banda Aceh dan aceh tentunya,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum FPMPA Muhammad Kalvin mengatakan, dengan kegiatan Gema Ramadhan yang dilaksanakan semoga adek-adek di panti asuhan BTRG dapat terbantu.

Kalvin juga mengucapkan terimaksih kepada seluruh tokoh-tokoh baik pembina, penasehat FPMPA yang telah membantu baik moril maupun materil demi kesuksesan kegiatan teesebut

Selain itu, Kalvin juga snagat berterima kasih kepada bapak Aminullah Usman selaku dewan pembina di FPMPA, yang selalu berkontribusi penuh untuk kegiatan-kegiatan sosial dalam kegiatan kepemudaan.

“sudah sepatutnya dijadikan Aminullah Usman sebagai Bapaknya Pemuda Aceh,” pungkasnya.

Reporter: Irfan

Sederhana Namun Khidmat, Peringatan HUT Korem 011/LW Ke-59 di Tengah Pandemi

0

Nukilan.id – Hari peringatan ulang tahun satuan Komando Resor Militer (Korem) 011/Lilawangsa yang ke-59 tahun pada tanggal 7 Mei 2021 terlihat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di tengah Covid 19 yang masih mewabah di Dunia, termasuk di Indonesia dan khususnya Provinsi Aceh.

Korem 011/Lilawangsa yang terletak di Lhokseumawe hingga satuan Kodim jajaran memperingati HUT Ke-59 Korem 011/LW dengan sederhana dan menerapkan protokol pencegahan penularan Covid 19, namun tidak mengurangi kekhidmatannya.

Dalam acara Siraman Rohani terlihat dihadiri para prajurit dan ASN TNI Korem 011/Lilawangsa dengan posisi duduk satu antara lain terlihat rapi dan menjaga jarak, termasuk seluruhnya mengenakan masker.

“Kali ini ulang tahun diperingati dengan sederhana namun khidmat, peringatan HUT Ke-59 Korem 011/LW diisi dengan kegiatan ceramah agama Islam diikuti para prajurit TNI dan ASN Korem 011/Lilawangsa dan Insyaa Allah akan dilanjutkan bakti sosial berupa pembagian Sembako untuk kaum dhuafa di beberapa wilayah,” terang Danrem.

Danrem 011/ Kolonel Inf Sumirating Baskoro mengatakan, Korem 011/ Lilawangsa yang bermarkas di Lhokseumawe pada mulanya bernama Korem “AA”. Kemudian hari jadi Korem “AA” ditetapkan jatuh pada tanggal 7 Mei 1962 sesuai dengan hari pelantikan Danrem 011/LW yang Ke-I ( Danrem “AA” Ke-I), Kolonel Inf Habib M Syarif.

Kemudian tentang sebutan Korem “AA” dirubah menjadi Korem 011 dan ditetapkan lambang (Dhuaja) Korem 011 dengan nama kebanggaan “Lilawangsa”. Hingga sampai saat ini dengan nama satuan Korem 011/Lilawangsa, terang Danrem, Jum’at (7/5/2021).

Danrem berharap, walaupun ditengah pandemi covid 19, seluruh prajurit TNI dan ASN agar tetap selalu menjaga kesehatan dan berdoa kepada Allah SWT agar diberi kesehatan dan terlindungi dari berbagai cobaan yang melanda, sehingga selalu siap sedia dalam pengabdian kepada Negara dan Rakyat Indonesia, tuturnya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Prof DR Habib Rusdi, dosen pada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengatakan, Kedaulatan dan tegak kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia dikarenakan masih adanya TNI, begitupun kepercayaan umat Islam dan seluruh rakyat Indonesia hingga sampai saat ini kepercayaan itu kepada TNI.

“Kepercayaan-kepercayaan umat islam dan seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke hingga sampai saat ini kepercayaan itu hanya kepada TNI, karena TNI merupakan patriot bangsa yang hebat dengan disertai nilai-nilai agama mampu menjaga kedaulatan NKRI dan Rakyatnya,” Pungkas Prof DR Habib Rusdi, dalam ceramah singkatnya.[]

Senator Fachrul Razi Bersama Muda Seudang Bagikan Masker & Takjil di Banda Aceh

0

Nukilan.id – Senator Fachrul Razi M.IP bersama pemuda yang tergabung dalam Muda Seudang Partai Aceh, membagi takjil dan masker gratis ke masyarakat. Bagi-bagi takjil dan masker di puasa ramadhan ini berlangsung di Pasar Peunayong, Banda Aceh, Jum’at (7/5/2021).

Kegiatan ini merupakan kegitan rutin Senator Fachrul Razi setiap tahun di seluruh kabupaten/kota di Aceh, kali ini Pimpinan Komite I DPD RI itu berkolaborasi dengan sayap partai Aceh.

Ketua Umum Muda Seudang Partai Aceh dalam wawancara dengan media mengatakan bahwa, kegiatan ini adalah bentuk perhatian kepada masyarakat di Aceh. Tahun sebelumnya pihaknya juga melaksanakan kegiatan yang sama, namun di lokasi yang berbeda.

“Dulu kita pusatkan ke beberapa titik rumah yatim piatu, lampu merah seluruh kota di Aceh, namun kali ini kita pusatkan untuk pedagang kaki lima yang ada dipasar peunayong, Banda Aceh,” kata Agam.

“Target kita bagikan ke penjual ikan, petugas pasar, pejalan kaki, penguna sepeda motor, pengayuh becak, pedagang kaki lima serta masyarakat yang melintas diarea tersebut,” lanjut Agam.

Kendati demikian, Senator Fachrul Razi melalui sambungan telepon mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader Muda Seudang Partai Aceh yang telah bekerja keras dalam kegiatan sosial ini.

“Semoga amalan dibulan suci ini Allah terima dan Allah membalas kebaikan kita semuanya,” ujarnya.

Ia juga mengajak semua warga Aceh agar senantiasa menjaga kesehatan dalam situasi pandemi Covid-19, dan mengingatkan semuanya agar menerapkan 3 M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan).

Acara pembagian ratusan masker dan takjil ini langsung dibagikan oleh Pengurus Muda Seudang Partai Aceh, turut hadir diantaranya Ketua Muda Seudang Agam Nur Muhajir, Sekretaris Jenderal Andy Mua’rif, Juru Bicara Muda Seudang Syarbaini dan puluhan kader lainnya.

Kadishub Aceh Mudik, GMPA: Kita Akan Buat Aksi Demo Besar

0

Nukilan.id – Juru Bicara Gerakan Muda Peduli Aceh (GMPA) Ahyadin Anshar mengatakan pihak akan melakukan aksi besar-besaran, apabila Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh, Junaidi, ST, MT, melakukan mudik dengan alasan  perjalanan dinas.

Hal itu disampaikannya usai Kepala Dinas Perhubungan Aceh mengeluarkan surat pelarangan angkutan antar kabupaten/kota dalam provinsi Aceh mulai tanggal 6 Mei sampai 17 Mei 2021.

Baca juga: Mudik Dilarang, Insentif bagi 15 Ribu Sopir Aceh Harus Dipikirkan

Menurut Ahyadin, banyak pejabat melakukan mudik dengan membawa Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD)?

“Saya khawatir Ini adalah sebagai alasan mereka untuk mudik, berkedok SPPD,” katanya dalam keterangan tertulis, Jum’at (7/5/2021).

Selain itu, Ahyadin mengatakan, surat himbauan yang dikeluarkan Dishub Aceh nomor 551/616 tanggal 5 Mei 2021 tersebut Apabila diterapkan, maka sangat berdampak terhadap ekonomi masyarakat terutama para supir dan pengusaha angkutan.

“Jika hal ini tidak segera dihentikan maka akan sangat berdampak tehadap ekonomi masyarakat terutama angkutan dan supir, ditambah lagi mereka para supir yang mata pencahariannya pada saat pandemi Covid-19 ini berkurang,” ujarnya.

Baca juga: Angkutan Dilarang Beroperasi, IPPAT: Dishub Aceh Harus Tanggung Beban Ekonomi Para Supir

Sementara itu, Ahyadin juga menilai kebijakan pemerintah Aceh tidak sedikitpun berpihak ke masyarakat. Menurutnya kebijakan pemerintah Aceh selalu merugikan masyarakat.

“Lagi-lagi sangat disayangkan dimana kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Aceh selalu merugikan masyarakat dan tidak ada keberpihakan sedikitpun kepada masyarakat,” pungkasnya.

Apabila kebijakan ini tetap dilaksanakan, kata Ahyadin, maka dirinya yakin bukan hanya memutuskan rantai penyebaran Covid-19, tetapi juga memutuskan rantai ekonomi masyarakat.

“Ini bukan hanya memutus rantai penyebaran Covid – 19 namun memutuskan ekonomi masyarakat,” tutupnya.

Gandeng JNE, IMDI salurkan Bantuan ke NTT

0

Nukilan.id – Penanganan Bencana di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang sampai saat ini masih terus berlangsung. Hal ini menggerakkan Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI), Organisasi Sayap Partai Demokrat untuk menyalurkan bantuan langsung ke lokasi yang terdampak bencana.

Dengan menggandeng perusahaan Jasa Pengiriman terbesar di Indonesia, JNE, IMDI menyalurkan bantuan berupa Pakaian, Perlengkapan Sekolah, Obat-obatan, alat kesehatan, dan Sembako.

Plt. Ketua Umum IMDI, Anton Suratto mengatakan bahwa Bantuan Kemanusiaan ini merupakan wujud nyata kepedulian IMDI kepada saudara-saudara kita yang terdampak Bencana dan masih membutuhkan uluran tangan. “IMDI Peduli adalah bentuk nyata kepedulian kita”, terang nya.

Anton yang juga pimpinan Komisi I DPR-RI ini mengatakan bahwa kedepanya IMDI akan terus bergerak, khususnya dalam program-program Kemanusiaan dari mulai Pendidikan, Sosial, Kesehatan, hingga advokasi Hukum. “Kita ingin IMDI hadir di tengah masyarakat dalam suasana apapun, baik suka maupun duka,” tutup nya.

Lebih lanjut, Muslim selaku Sekjen IMDI menyampaikan bahwa IMDI akan terus hadir dan mengajak elemen bangsa lain bahu membahu hadir di tengah masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi JNE yang sangat terbuka bekerjasama dengan IMDI menyalurkan bantuan ke NTT ini. Semoga kedepan kerjasama ini terus terjaga”. imbuh anggota Komisi IV DPR-RI ini.

Pada kesempatan yang sama, Muhamad Feriadi, President Direktur JNE Indonesia menyampaikan bahwa Bencana di Indonesia harus jadi perhatian bersama, dan JNE memastikan akan hadir sesuai kapasitas nya. “Kami harap kegiatan ini juga akan menginspirasi Organisasi lain untuk terlibat dalam urusan kemanusiaan. Dan kami siap memfasilitasi”, terang nya.

Penyaluran Bantuan Bencana utk NTT dari DPP IMDI Partai Demokrat Diserahkan oleh Plt. Ketua Umum Anton Suratto yang didampingi oleh Sekjen Muslim, Bendum Eko Wibowo, Wabendum Harti Hartijah, Ketua Dept. Rian Syaf, Kabakomstra Nyimas Denira, dan DE Yanni. Diterima langsung oleh Presiden Direktur JNE Bpk, Muhamad Feriadi, bertempat di Kantor Pusat JNE, Tomang, Jakarta.[]

Angkutan Dilarang Beroperasi, IPPAT: Dishub Aceh Harus Tanggung Beban Ekonomi Para Supir

0

Nukilan.id – Pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan(Dishub) Aceh mengeluarkan surat nomor 552/616 tanggal 05 Mei 2021 perihal Himbauan Teknis Operasional Angkutan antar kota dalam Provinsi (AKDP).

Dalam surat tersebut tertuang bahwa, semua Angkutan antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) diminta kepada perusahaan angkutan untuk memberhentikan operasional pelayanan di wilayah Aceh mulai tanggal 6 – 17 Mei 2021 dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 selama lebaran Idul Fitri 1442 H.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Ikatan Pemuda Pelajaran Aceh Timur (IPPAT) Banda Aceh, Suryadi mengatakan bahwa, dirinya sangat menyayangkan keputusan pemerintah Aceh tersebut. Apabila aturan tersebut harus diterapkan, maka Dishub Aceh harus bertanggungjawab atas beban supir angkutan terhadap kebutuhan ekonomi keluarganya.

“Sungguh sangat disayangkan, Jika aturan ini diberlakukan, maka pemerintah Aceh wajib bertanggungjawab dengan memberikan insentif kepada seluruh supir angkutan di Aceh, karena mereka juga punya keluarga,” kata Suryadi saat dihubungi Nukilan.id, Jum’at (7/5/2021).

Ia menjelaskan bahwa, pada poin satu dalam surat tersebut mengatakan, pengendalian transportasi tersebut dilakukan melalui larangan penggunaan atau pengoperasian sarana transportasi yang digunakan untuk kepentingan mudik.

Artinya, kata Suriadi, disini secara tidak langsung pemerintah memberhentikan perekonomian para supir dan jasa angkutan. Dan ini sangat berdampak kepada kebutuhan keluarga supir angkutan.

“Kita tahu selama covid-19, ekonomi masyarakat memburuk tidak terkecuali para penyediaan jasa angkutan,” ucapnya.

Menurutnya, para supir angkutan umum tersebut memanfaatkan momentum mudik lebaran ini untuk mencari rezeki demi kebutuhan keluarga.

“Kalau pemerintah melarang mereka mencari rezeki berarti pemerintah harus menanggung semua beban keluarga dari supir dan penyediaan angkutan antar kota, karena ini bukan saja memutuskan rantai Covid-19 tapi juga rantai perekonomian mereka,” tegasnya.

Maka dari itu, Suryadi memohon kepada pemerintah Aceh khusus kepada kepala Dishub Aceh, Junaidi, untuk mencari solusi terbaik terkait permasalahan tersebut.

“Jangan gara-gara menghindari wabah covid, malah bertambah masalah yang lebih besar, salah satunya masalah ekonomi rakyat yang makin terpuruk,” lanjutnya.

Reporter: Irfan