Beranda blog Halaman 2114

Penyebab Jerman Kalah dari Inggris di Babak 16 Besar Euro 2020

0
Reaksi dua pemain Jerman Thomas Mueller (kanan) dan Joshua Kimmich setelah kalah 0-2 dari Inggris di Stadion Wembley, Selasa (28/6/2021), pada babak 16 besar Euro 2020(AFP/JUSTIN TALLIS)

Nukilan.id – Penyebab Jerman kalah dari Inggris di babak 16 besar Euro 2020 terungkap. Der Panzer bermain kurang efektif.

Timnas Jerman harus mengakui keunggulan Inggris pada babak 16 besar Piala Eropa atau Euro 2020.

Bertanding di Stadion Wembley, London, Rabu (30/6/2021) dini hari WIB, Jerman menyerah 0-2 di hadapan The Three Lions.

Gawang Jerman kawalan Manuel Neuer dijebol dua kali, masing-masing oleh Raheem Sterling (75′) dan Harry Kane (86′).

Gelandang timnas Jerman Toni Kroos menyebut kekalahan ini sulit dimengerti karena laga berjalan seimbang.

Namun, pada akhirnya Kroos menemukan cela di balik penampilan Jerman. Menurutnya, Jerman bisa kalah karena tampil kurang efektif.

“Bisa dibayangkan betapa pahit rasanya. Itu adalah pertandingan yang sangat seimbang sampai mereka mencetak gol pertama,” ucap Kroos, sebagaimana dikutip dari laman resmi UEFA.

“Kedua tim saling menetralisasi, tetapi efisiensi menjadi pembeda pada laga ini. Inggris hampir tidak memiliki peluang sampai mereka menjadikannya 1-0,” imbuhnya.

“Penampilan kami solid sampai saat itu, tetapi gol mengubah segalanya,” tutur gelandang Real Madrid itu.

Penilaian Kroos soal laga Inggris vs Jerman juga diamini oleh Kai Havertz.

Playmaker Chelsea itu menyebut timnas Jerman terlalu banyak kesempatan mencetak gol.

“Kami memiliki beberapa peluang setelah gol ke gawang tetapi kami tidak mengonversinya,” katanya, sebagaimana dikutip dari Goal.

“Malam yang pahit, tetapi kami tetap bersatu. Inggris tidak memiliki tim yang buruk, tetapi Anda tersingkir di babak 16 besar, tentu saja mengecewakan,” imbuhnya.

Jerman memang lebih banyak memiliki peluang ketimbang Inggris pada laga dini hari tadi.

Statistik dari UEFA menunjukkan bahwa Jerman melepaskan total sembilan tembakan, sedangkan Inggris hanya lima.

Namun, soal efektivitas, Jerman masih dibawah Inggris.

Jerman hanya memiliki tiga shots on target, sedangkan Inggris empat, dengan dua di antaranya berbuah gol.

Akibat kekalahan ini, Die Mannschaft memutus tradisi selalu lolos ke perempat final Euro sejak edisi 2008.

[kompas]

Enam Tahanan Polres Aceh Tamiang Kabur

0
Ilustrasi penjara. (Foto: Ist)

Nukilan.id Enam orang tahanan Polres Aceh Tamiang kabur dari sel markas kepolisian pada Senin dini hari (28/6/2021). Sampai saat ini, petugas masih berusaha menyisir area untuk mencari para tahanan yang kabur tersebut.

Keenam tahanan tersebut terdiri dari lima orang tahanan satuan resor narkoba, dan satu tahanan titipan jaksa atau dalam status tahanan kejaksaan. Otoritas terkait belum mau memberi keterangan mengenai peristiwa ini.

“Kami belum bisa kasih keterangan karena menyangkut pengejaran yang sekarang masih dilakukan oleh personel kita,” jawab Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Winardy, Selasa malam (29/6/2021).

Informasi yang himpun, masing-masing tahanan yang kabur yakni, Saifullah Alias Laso (35) warga Dusun II Alue Saboh Gang T Ismail, Desa Geudubang Aceh, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa. Kemudian, Muhammad Syahroni Alias Roni (26), warga Dusun Sejahtera, Desa Sungai Lueng, Kecamatan Langa Timur, Kota Langsa, Fahrul Razi Alias Gade (41) warga Dusun Keluarga, Desa Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang.

Selanjutnya, Julianda Alias Badron (35) warga Jalan Mesjid Gang Langgar Dusun Utama, Desa Paya Bujok Tunong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Maulana Zikri Alias Mola (27) warga Dusun Paya Puntong, Desa Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang. Terakhir, Muhammad Ikram Alias Ikram (23) warga Dusun Maju, Desa Perupuk, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang.

Awak media telah menghubungi Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Ari Lasta Irawan untuk menanyakan perihal kaburnya keenam tahanan tersebut, melalui pesan WhatsApp, Senin malam. Namun, belum ada jawaban.[liputan6]

Nasrul Zaman Ajak Pemerintah Aceh Terus Lakukan Inovasi dan Kreasi Tingkatkan Mutu Pendidikan

0
Dr. Nasrul Zaman. (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Pemerhati Kebijakan Publik, Dr Nasrul Zaman mengajak semua pihak terutama pemerintah Aceh dan penyelenggara pendidikan yang ada di Aceh untuk terus melakukan inovasi dan kreasi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

“Saya berharap semua kita, pemerintah Aceh terutama dan penyelenggara pendidikan yang ada di Aceh, marilah terus melakukan inonasi dan kreasi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan Aceh, yang memang masih terburuk tanpa perlu buru-buru mengusung dada karena pendidikan Aceb Masih Payah!!!,” kata Nasrul Zaman dalam keterangannya kepada Nukilan.id, Rabu (30/6/2021).

Selain itu, Nasrul mengungkapkan bahwa, dirinya merasa senang ketika Dinas Pendidikan Aceh melalui Plt. Kabid Pembinaan GTK memberikan koreksi terhadap pernyataan Rektor USK beberapa waktu yang lalu.

“Pada awalnya kita berharap disdik Aceh tersebut juga mengeluarkan data-data yang mendukung koreksinya namun ternyata hanya sebatas asumsi kualitatif yang juga subjektif,” sambungnya.

Nasrul mengatakan, pasca dikeluarkannya Surat Edaran Mendikbud No. 1 Tahun 2021 tertanggal 1 Februari 2021 tentang ditiadakannya UN bagi sekolah-sekolah di Indonesia, maka kita para pegiat dan pemerhati pendidikan akan mendapatkan kesulitan dalam melakukan penilaian kemajuan capaian pendidikan daerah dari tahun ke tahun.

“Meskipun demikian saya mencoba mencari data untuk memperkuat keadaan yang ada berdasarkan hasil SNMPTN 2021 pada Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang ada di PTN wilayah Barat Indonesia,” ujarnya.

Setelah pengumuman hasil SNMPTN 2021, kata Nasrul, diketahui bahwa untuk bidang Sains dan Teknologi Aceh berada pada urutan ke 24 nasional dari 34 provinsi di Indonesia dan posisi terbawah untuk Sumatera.

Hal tersebut, lanjutnya, dihitung dari rata-rata nilai hasil SNMPTN 2021 yang dicapai oleh seluruh siswa-siswi Aceh yang berhasil masuk ke PTN se-Indonesia. Untuk peringkat 24 tersebut Aceh meraih nilai rata-rata 486.87 jauh dibawah peringkat 1 nasional yaitu DKI Jakarta memperoleh nilai rata-rata 614.07, peringkat 2 Yogyakarta nilai 613.73 dan juga masih jauh dari nilai rata-rata Sumatera Utara 526.23 yang menjadi peringkat 15 nasional dan terbawah kedua Sumatera di atas Aceh.

Kemudian, untuk bidang Sosial dan Humaniora, Aceh malah terpuruk di peringkat 26 nasional dengan nilai rata-rata 472.86 dan jauh di bawah peringkat 1 Yogyakarta denga nilai 615.51 sedangkan Sumatera Utama peringkat nasionalnya 20 dengan nilai rata-rata 516.3 dan di Region Sumatera berada pada urutan kedua terendah setelah Aceh.

“Saya tidak mau masuk pada perbandingan yang lebih jauh misalnya tentang jumlah anggaran pendidikan Aceh dibanding dengan wilayah Sumatera lain yang lebih minim namun mereka berada pada capaian yang lebih baik dari Aceh,” ungkap Nasrul.

Disisi lain, lanjutnya, Aceh memiliki banyak keistimewaan salah satunya bidang pendidikan sehingga kewajiban 20% APBA untuk alokasi dana pendidikan bagi Aceh selalu terpenuhi setiap tahunnya.

Namun, kata Nasrul, jika dibandingkan dengan kemampuan siswa-siswi Aceh masuk ke Perguruan Tinggi Negeri, maka benar adanya Aceh berada pada peringkat 10 besar nasional, tapi itu disebabkan oleh banyaknya PTN yang berada di Aceh.

Selain itu, Nasrul menyebutkan, untuk tingkat universitas, PTN di Aceh ada 5, IAIN ada 3, ISBI 1, Politeknik 3, Sekolah Tinggi 1 dan Akademi 1, dan Aceh adalah daerah dengan jumlah terbanyak PTN dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia dengan jumlah penduduk yang hanya 5.3 juta jiwa.

“Jadi kalau data jumlah siswa-siswi Aceh yang berada di PTN menjadi ukuran keberhasilan dan kemajuan pendidikan di Aceh maka mari kita koreksi kembali karena basis argumentasinya yang lemah,” jelasnya.[JI]

Hasil Euro 2020 Inggris vs Jerman: Skor 2-0

0
elebrasi Raheem Sterling usai mencegak gol di laga Inggris vs Jerman, 16 besar Euro 2020 (c) AP Photo

Nukilan.id – Inggris menggulingkan Jerman dalam duel sengit 16 besar Euro 2020, Selasa (29/6/2021). Bermain di Wembley Stadium, Inggris keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0.

Pertandingan berjalan sengit dan seimbang. Inggris baru mencetak gol pertama di menit ke-75 lewat aksi Raheem Sterling dan Harry Kane menggandakannya di menit ke-86.

Hasil ini mengantar Inggris ke babak perempat final atau delapan besar. Mereka akan berhadapan dengan pemenang laga Swedia vs Ukraina.

Babak pertama

Duel Inggris vs Jerman di babak 16 besar Euro 2020 (c) AP Photo
Pertandingan langsung dimulai dengan tempo tinggi. Peluang pertama didapatkan Jerman di menit ke-5, sepakan Goretzka mendatar ke sudut kiri bawah, tapi masih mudah bagi Pickford.

Jerman tampak bermain lebih baik setelah 15 menit berjalan. Inggris lebih banyak bermain bertahan dan menunggu serangan balik.

Inggris mendapatkan dua peluang beruntun di menit ke-16 dan ke-17 lewat dua serangan balik cepat. Namun, Neuer masih terlalu tangguh di bawah mistar Jerman.

Menit ke-33, Jerman mendapatkan peluang terbaiknya. Werner menerima operan Havertz di sisi kiri, tapi tembakannya lemah karena Pickford bergerak maju lebih cepat.

Menit ke-45, Kane mendapatkan bola liar di dalam kotak penalti, tapi sentuhan pertamanya buruk. Hhummes segera menekel bola untuk menghentikan ancaman Kane.

Babak kedua

Pertandingan dimulai kembali dalam tempo yang sama. Havertz menguji Pickford dengan tembakan keras dari luar kotak penalti, tapi refleks Pickford masih cukup bagus.

Kedua tim bergantian menyerang, Jerman sedikit lebih banyak menguasai bola. Pertandingan terkunci, tidak ada serangan yang benar-benar berbahaya.

Pelatih kedua tim mencoba menyegarkan pertandingan dengan pergantian pemain di pertengahan babak kedua. Jack Grealish masuk untuk Inggris.

Menit ke-75, pergantian pemain berbuah manis. Grealish mengirim bola untuk Shaw di sisi kiri, Shaw langsung mengembalikannya dengan umpan silang mendatar tepat ke depan gawang Jerman. Bola disambut Sterling yang lolos dari kepungan pemain. Gol! Inggris 1-0 Jerman.

Menit ke-81, Jerman nyaris menyamakan kedudukan. Muller berhadapan satu lawan satu dengan Pickford, sayang tembakannya masih melebar ke sisi kiri.

Menit ke-86, Inggris memberikan pukulan pemungkas. Giliran Shaw yang melihat Grealish di sisi kiri. Grealish kemudian mengembalikan bola dengan umpan silang sempurna ke depan gawang. Kane menyambut bola dengan diving header untuk menaklukkan Neuer. Gol! Inggris 2-0 Jerman.

Jerman mencoba melawan di sisa laga, tapi tidak ada gol tambahan tercipta. Wasit pun meniup peluit panjang. Skor 2-0 untuk kemenangan Inggris.

Statistik Inggris vs Jerman

  • Shots on target: 4 – 3
  • Shots off target: 1 – 3
  • Possession: 48% – 52%
  • Corner kicks: 3 – 3
  • Offsides: 2 – 2
  • Fouls: 11 – 9
  • Saves: 3 – 2

Susunan pemain

INGGRIS (3-4-2-1): Jordan Pickford; Kyle Walker, Harry Maguire, John Stones; Kieran Trippier, Declan Rice (88′ Jordan Henderson), Kalvin Phillips, Luke Shaw; Raheem Sterling, Bukayo Saka (69′ Jack Grealish); Harry Kane.

JERMAN (3-4-2-1): Manuel Neuer; Matthias Ginter (88′ Emre Can), Mats Hummels, Antonio Rudiger; Robin Gosens (88′ Leroy Sane), Leon Goretzka, Toni Kroos, Joshua Kimmich; Kai Havertz, Thomas Muller (90′ Jamal Musiala); Timo Werner (68′ Serge Gnabry).

[bolanet]

Penembak Burung Rangkong di Bener Meriah Ditangkap

0

Nukilan.id – Nasib apes di alami SM, 28, warga Kampung Batin Wih Pongas, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.

Ia terpaksa berurusan dengan pihak Kepolisian setempat lantaran diduga memburu burung satwa liar yang dilindungi jenis Rangkong.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Bustani kepada sejumlah wartawan, Selasa (19/6) mengatakan, SM di tangkap dikediamannya pada 26 Juni 2021 lalu.

Menurut Bustani, penangkapan ini bermula ketika SM memposting hasil buruannya yakni jenis burung Rangkong di akun facebook milik pribadinya.

“Ini merupakan burung satwa liar yang dilindungi, setelah postingan itu termonitor, pimpinan memerintahkan langsung untuk melakukan penyelidikan terhadap postingan tersebut,” katanya.

Lantas, setelah dilakukan penyelidikan kata Bustani, pemburuan itu terjadi Pegunungan Kala Bugak, Kampung Rusip, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah.

“Pemburuan itu dilakukan selama tiga hari sejak 16 juni 2021. Dihari kedua, tersangka melihat burung tersebut lalu menembak dengan senjata senapan angin hingga mati,” ungkap Bustani.

Sehingga lanjut Bustani, tersangka SM memposting hasil buruan itu di akun facebook milik pribadinya diduga bertujuan untuk menjual paruh burung Rangkok tersebut.

“Dari keterangan tersangka, daging burung itu sudah mereka makan. Sebenarnya dalam pemburuan ini, ada tiga orang, namun dua lainnya tidak kita tahan lantaran tidak mengetahui jika burung itu satwa yang dilindungi,” jelasnya.

Namun demikan, kata Bustani, tidak tertutup kemungkinan dalam kasus tersebut akan ada tersangka lainnya.

“Kasus ini terus kita dalami, sejauh ini kita masih mengumpulkan barang bukti berupa senjata senapan angin, alat perangkap dan parang untuk menguliti burung tersebut,” katanya.

Terhadap kasus tersebut, tersangka dijerat dengan pasal 40 ayat 2 Jo 21 huruf a, Undang-undang RI nomor 5 tahun 1990 tentang KSDHE dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

“Perlu saya sampaikan, bapak Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada dan Dirreskrimsus Kombes Pol Sony Sonjaya sangat alergi dengan pemburu satwa liar yang dilindungi, sehingga kita cepat menangkap pelaku,” tegasnya.

Langgar Syariat Islam, Dua Rumah Pangkas Disegel Satpol PP Banda Aceh

0

Nukilan.id – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Banda Aceh melakukan penyegelan terhadap dua rumah pangkas, karena telah melakukan pelanggaran syariat Islam di kawasan Kota Banda Aceh.

Nama dua rumah pangkas itu yakni Salon Sherly Peres yang berlokasi di Gampong Lamseupeung, Kecamatan Lueng Bata dan Salon F3 yang berada di Jalan Teuku Umar, Setui, Kota Banda Aceh.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP dan WH Banda Aceh, Evendi A Latif kepada Nukilan.id, Selasa (29/6/2021).

“Dilakukannya penyegelan terhadap dua rumah pankas pada jam 11.00 sampai selesai pada jam 12.00 wib , karna sudah terlebih dahulu dilakukan pengerebekan terhadap pelaku pelanggar syariat islam pada saat satpol PP/WH melaksanakan razia rutin di Kota Banda Aceh,” kata Evendi.

Selain melanggar syariat islam, lanjutnya, dua salon itu juga diketahui kerap melakukan pelanggaran yang tidak sesuai dengan syariat islam, pelanggaran yang dilakukannya yakni mengarah kepada hubungan badan dengan sesama jenis.

“Informasi tersebut awalnya kita dapatkan dari warga sekitar, tentang dua rumah pangkas sudah beberapa kali melakukan pelanggaran syariat islam, terakhir kita grebek saat hendak melakukan hubungan badan sesama jenis,” jelas Evendi.

“Berdasakan informasi tersebut pada tanggal 4 juni 2021 kita lakukan patroli rutin, hasilnya di salon F3 ditemukan pasangan sesama jenis dalam sebuah kamar yang hanya mengenakan pakaian dalam saja,”

Lanjutnya, sedangkan di salon Sherly Peres Satpol PP dan WH Banda Aceh juga mendapati satu pasangan sesama jenis pada 12 juni 2021 lalu.

“Usainya penggerebekan, langsung dilakukan pemeriksaan sehingga terduga tidak di tangkap hanya saja dilakukan pembinaan atas perbuatan yang sudah dilakukan,” tegas Evendi.

“Mereka memang tidak sampai ke perbuatan yang dilakukan seperti suami istri, namun sudah menjurus kesitu, atas dasar itu pula kita lakukan pembinaan, kalau seandainya sudah clap kesitu, maka pastinya kita akan berikan hukuman sesuai qanun yang berlaku,” sambungnya.

Selain itu, Evendi mengungkapkan, pihaknya juga mendapat pasangan yang sedang melakukan pijat di sebuah kamar, dan mereka hanya mengenakan celana dalam saja.

Tindakan penyegelan ini, kata Evendi, sudah sesuai dengan aturan serta merupakan perintah dari Wali Kota Banda Aceh.

“Hari ini kita diperintahkan oleh pak Wali untuk melakukan penyegelan terhadap dua salon itu karena telah melakukan liwath,” ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, penyegelan tersebut juga bersifat permanen, dimana setelah kegiatan ini salon tidak dibolehkan  lagi beroperasi seperti biasanya.

“Kita sudah beri waktu 1×24 Jam untuk mengosongkan barang, setelah itu tidak boleh buka serta juga tidak dibolehkan untuk tinggal di tempat tersebut lagi,” pungkas Evendi. [Irfan]

Perusahaan Pertambangan Ini Buka Loker Lulusan S1, Cek Infonya

0

Nukilan.id – Di era saat ini, mencari pekerjaan menjadi sesuatu yang cukup sulit. Banyaknya lulusan D3 hingga S1 tak bisa diserap di dunia kerja dalam waktu singkat.

Bagi kamu lulusan S1 yang masih bingung mencari pekerjaan, PT Harmoni Panca Utama (PT HPU) membuka kesempatan untuk berkarier di dalam perusahaannya.

PT HPU merupakan perusahaan swasta yang didirikan pada tanggal 25 Januari 2011 yang berfokus pada solusi jasa pertambangan.

Melansir dari laman PT HPU, manajemen HPU yakin akan tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembangan industri pertambangan di Indonesia.

Perusahaan ini dikelola oleh tenaga-tenaga berpengalaman dengan standar kualitas kompetensi yang diterima di seluruh dunia di bidang jasa pertambangan.

PT Harmoni Panca Utama merupakan kontraktor pertambangan batubara mengundang generasi muda terbaik Indonesia untuk bergabung menjadi siswa HMDP (HPU Management Development Program) di PT Harmoni Panca Utama.

Kandidat terbaik yang terpilih akan mendapatkan Pre-Employment Training, dan disiapkan sebagai pekerja yang kompeten dan dapat berkinerja tinggi (excellent performance) dan berperilaku 5-AS dalam pengelolaan bisnis.

Kualifikasi

1. Sarjana S1 IPK min 3.00

2. Single dan maksimal 25 tahun

3. Memiliki Komunikasi yang baik, Integritas, Leadership dan Adaptable.

4. Bersedia ditempatkan di jobsite

Hingga saat iniHPU memiliki 8 site yang tersebar di Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara.

Sedangkan status kandidat yang berhasil lolos yaitu kontrak selama program HMDP (HPU Management Development Program) berlangsung.

Jika kamu tertarik bekerja di dunia pertambangan dan mempunyai keilmuan yang sesuai, kesempatan lowongan kerja ini bisa kamu manfaatkan.

Saat melakukan pendaftaran di laman resmi, kamu wajib mengisi nomor KTP, nama lengkap, jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir, status pernikahan, alamat sesuai KTP, alamat domisili, nomor telepon, email, pendidikan terakhir, posisi yang dilamar dan mengunggah CV.

Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, bisa dilakukan di laman ini https://hpu-mining.com/career.[kompas.com]

Komite I DPD RI Minta Kementerian Desa Diperkuat

0

Nukilan.id – Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi adalah kementerian yang bisa dikatakan sebagai kementerian “baru” oleh karena itu harus diperkuat dalam mewujudkan kemandirian desa dan pembangunan di desa.

Dalam Diskusi bertema, “Siapa Menteri yang Menangani Desa?” Pada Selasa (29/6) Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi mengatakan bahwa Kementerian Desa Harus di Perkuat, bahkan menurutnya dalam revisi UU Desa yang diusulkan DPD RI, Komite I DPD RI memperjuangkan agar
Kementerian Desa dapat diperkuat.

Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi dibentuk untuk melaksanakan mandat dari Undang Undang No 6 Tahun 2014 tentang Desa, Presiden Republik Indonesia mengeluarkan Peraturan Presiden No 12 Tahun 2015 tentang Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, yang secara khusus mengatur mengenai Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi.

Fachrul razi mengatakan, Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi merupakan kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pembangunan desa dan kawasan perdesaan, pemberdayaan masyarakat desa, percepatan pembangunan daerah tertinggal, dan transmigrasi.

“Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi memiliki peranan yang sangat strategis di dalam pelaksanaan dari Undang-Undang No 6 Tahun 2014 tentang Desa. UU Desa menjadi prioritas penting bagi Pemerintahan Jokowi, yang mana desa akan diberdayakan untuk dapat menjadi “kekuatan” sebagai penopang pembangunan yang akan memberikan kontribusi guna mencapai Indonesia yang berdaulat, sejahtera, dan bermartabat,” jelasnya.

Alumni Politik Universitas Indonesia, Fachrul Razi, mengingatkan Program Desa dan UU Desa jangan ada intervensi Pemerintahan Pusat agar Pemerintah Desa lebih Mandiri dan lebih Asimetris. Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi memiliki hubungan yang erat dengan Kementerian Dalam Negeri. Namun kedua kementerian ini memiliki batasan tugas dan fungsinya masing-masing.

Fachrul Razi jelas menegaskan dalam UU Desa sebagaimana dijelaskan dalam penjelasan bahwa, sebelum adanya Menteri Desa, pelaksanaan terkait desa masih berada di Kementerian Dalam Negeri sebagai proses transisi.

“Mari kita cermati dalam penjelasan UU Desa secara tegas menekankan bahwa Menteri yang menangani Desa saat ini adalah Menteri Dalam Negeri. Dalam kedududukan ini Menteri Dalam Negeri menetapkan pengaturan umum, petunjuk teknis, dan fasilitasi mengenai penyelenggaraan pemerintahan Desa, pelaksanaan Pembangunan Desa, pembinaan kemasyarakatan Desa, dan pemberdayaan masyarakat Desa,” jelas Fachrul Razi.

Artinya, kata dia, ada interval waktu sebagai proses transisi sebelum adanya kementerian desa.

“Menurut saya ini adalah proses transisi Kementerian Dalam Negeri ke Kementerian Desa, jadi saya pikir bagaimana sebenarnya presiden jokowi itu mampu memfasilitasi agar proses transisi ini selesai jangan terlalu dibiarkan berlarut larut, Maka sekali lagi kawal UU Desa serta penguatan Kementerian Desa suatu keharusan kita bersama,“ tutup Fachrul Razi.

Dalam Diskusi Webinar Kajian Desa Bang Iwan juga turut menghadirkan, Achmad Muqowam Ketua Pansus UU Desa DPR RI, H. Abdul Malik Haramain Anggota Pansus UU Desa Di DPR RI dan Staff Khusus Mendes PDTT, Ganjar Pranowo Anggota Pansus UU Desa DPR RI dan Gubernur Jawa Tengah, serta Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung. [Iwan]

Migrasi 1,2 Juta Nasabah BSI di Aceh Diharapkan Tuntas pada Juni 2021

0

Nukilan.id – Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh Achris Sarwani mengatakan pihaknya berharap proses migrasi 1,2 juta rekening nasabah Bank Syariah Indonesia (BS) di Aceh, dapat tuntas pada akhir Juni 2021.

“Migrasi nasabah BSI di Aceh ini kan besar mencapai 1,2 juta rekening, sejauh ini kami melihat upaya ini (migrasi) berhasil,” kata Achris Sarwani di Meulaboh, Aceh, Selasa (29/6/2021).

Menurutnya, upaya ketiga bank masing-masing Bank Rakyat Indonesia Syariah, BNI Syariah dan Mandiri Syariah dalam melakukan migrasi ke sistem baru memang membutuhkan waktu.

Akan tetapi, lanjut Achris, upaya tersebut dinilai berhasil karena sejak dimulainya migrasi sejak tanggal 7 Juni 2021, hingga saat ini tidak lagi terlihat jumlah nasabah yang menumpuk di tiga bank tersebut di Aceh.

Ia juga berharap setelah ketiga bank BUMN tersebut melalukan migrasi 1,2 juta nasabah pada 30 Juni mendatang ke sistem Bank Syariah Indonesia, layanan jasa perbankan seperti ATM tarik tunai diharapkan semuanya tersedia pada Oktober 2021.

“Jadi, kita berharap pada Oktober nanti, BSI sudah dapat melayani nasabah menggunakan ATM tarik tunai. Sehingga lebih memudahkan masyarakat bertransaksi keuangan,” ujarnya.

Achris juga mengutarakan harapannya agar BSI dapat memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah di Aceh, sehingga setiap keluhan seperti yang selama ini dirasakan masyarakat ke depan tidak lagi terjadi.[Antara]

Bupati Aceh Tenggara: Target Qanun Pilkades Kelar 3 Minggu ke Depan

0
Bupati Aceh Tenggara, Raidin Pinem, M.AP. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Bupati Aceh Tenggara, Raidin Pinem, M.AP menyampaikan bahwa, pihaknya akan segera menuntaskan pembahasan qanun pemilihan kepala desa (Pilkades) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tenggara dalam waktu 3 minggu kedepan.

“Pilkades serentak Agara dipastikan diundur dengan alasan qanunnya belum dilahirkan oleh pihak legislatif, namun kita berupaya untuk bekerjasama dan membahas dengan pihak legislatif (DPRK) secepat mungkin. Insya Allah kita targetkan selama tiga minggu kedepan,” ujar raidin

Raidin mengatakan, seharusnya sudah dilakukan pemilihan pilkades secara serentak yang telah dijadwalkan pada 3 Juli 2021 lalu, namun ditunda dengan batas waktu yang belum ditentukan

Oleh karena itu, Raidin berharap kepada seluruh peserta calon kepala desa (Pengulu Kute) yang sudah melakukan penyeleksian seperti, uji kompetensi dan pencabutan nomor urut di desa masing masing, agar bersabar dan tenang sampai pembahasan qanun tersebut selesai.

Terkait tahapan, kata Raidin, akan tetap berjalan dan kematangan persiapan panitia pelaksana pilkades sembari menunggu qanun yang belum terselesaikan.[Iwan]