Beranda blog Halaman 2088

Indonesia Masuk 5 Besar Penguasa Emas Dunia, Nomor 1 Australia

0
Foto: Infografis/Gunung Emas Terbesar Dunia/Edward Ricardo

Nukilan.id – Emas merupakan salah satu komoditas andalan RI. Selain karena tren harganya yang terus meningkat, emas juga menjadi sumber investasi masyarakat dalam jangka panjang.

Meski Indonesia memproduksi emas besar dari tambang tembaga PT Freeport Indonesia di Papua, namun Indonesia bukan lah pemilik cadangan emas terbesar dunia.

Mengutip data Booklet Emas yang dirilis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) 2020, yang mengolah data USGS 2020, Indonesia menduduki posisi kelima sebagai pemilik cadangan emas terbesar di dunia, yakni memiliki 5% cadangan dunia dengan jumlah sebesar 2.600 ton Au (emas).

“Indonesia memiliki cadangan emas 5 besar di dunia, artinya Indonesia berperan penting dalam penyediaan bahan baku emas dunia,” tulis booklet Kementerian ESDM 2020, dikutip Rabu (14/07/2021).

Adapun total cadangan emas dunia hingga 2019 mencapai 50.300 ton. Australia menjadi ‘raja’ penguasa emas terbesar dunia dengan jumlah cadangan mencapai 10.000 ton.

Berikut daftar 10 negara pemilik cadangan emas terbesar di dunia:
1. Australia 20% atau 10.000 ton
2. Rusia 11% atau 5.300 ton
3. Afrika Selatan 6% atau 3.200 ton
4. Amerika Serikat 6% atau 3.000 ton
5. Indonesia 5% atau 2.600 ton
6. Brazil 5% atau 2.400 ton
7. Peru 4% atau 2.100 ton
8. China 4% atau 2.000 ton
9. Kanada 4% atau 1.900 ton
10. Uzbekistan 4% atau 1.800 ton.

[cnbcindonesia.com]

Miris, Seorang Pedagang Ditetapkan Tersangka Usai Bantu Perangkat Gampong di Simeulue

0
Kwitansi, (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Seorang pedagang dan juga pemilik toko di Simeulue bernama Surya Mandala terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian pasca membantu kesulitan perangkat gampong dan pihak Bank Aceh untuk mencairkan uang tunai pada akhir tahun 2019.

Pedagang toko tersebut menceritakan kronologis peminjaman uang dari perangkat desa Kuala Umo Kabupaten Simeulue itu. Hal itu bermula ketika pihak pedagang dengan sukarela memberikan utang kepada pihak desa/gampong guna pembangunan desa/Gampong.

“Pada Tahun 2019 desa Kuala Umo berutang kepada saya di toko bulan november. Pihak desa mengambil barang-barang material seperti semen, besi dan pagar kawat harmonika dan lain-lain ke toko saya dalam bentuk utang. Kemudian, setelah berhutang selama satu bulan, pada 20 Desember 2019 pihak desa, saat itu ada 5 desa/Gampong memasuki masa pencairan uang desa melalui Bank Aceh Syari’ah, ternyata ketika pihak desa ingin mengambil uang pada saat itu Bank Aceh tidak ada uang cash sebanyak Rp. 830 juta untuk desa Kuala Umo/Kuala Makmur,” ungkap Surya.

Pada saat itu, lanjutnya, keuchik Gampong Kuala Makmur menyebutkan bahwa pihak desa pernah meminta kepada Bank Aceh, jika tidak ada uang sebesar Rp. 830 juta untuk dicairkan dalam bentuk tunai, maka berikan saja dalam bentuk tunai sebesar Rp. 630 juta.

“Sementara, sebesar Rp. 200 juta pihak desa menyebutkan ke Bank Aceh bahwa untuk utang Desa di toko bisa dikirim langsung ke rekening toko,” ujarnya.

Namun, saat itu, Bank Aceh Syariah mengaku tidak ada uang tunai karena akhir tahun. Bahkan hal itu bukan hanya untuk desa Kuala Makmur, namun juga ada desa lain yang tidak bisa mengambil dalam bentuk tunai.

Kemudian, kata Surya, dirinya dihubungi oleh Keuchik bahwa, tidak bisa memberikan dalam bentuk uang tunai karena tidak ada tunai.

“Keuchik sampaikan kepada saya bahwa Bank Aceh tidak ada uang cash. Mereka ingin kirim uang untuk bayar utang desa sebesar Rp. 200 juta. Kemudian, Keuchik juga menanyakan kepada saya apakah ada uang cash Rp. 200 juta, karena BPD/BAS tidak ada uang cash/tunai, apakah ada uang cash/tunai di toko saudara sebesar Rp. 200 juta, karena kami tidak bisa tarik uang tunai. Kebetulan saat itu di toko saya ada uang tunai yang ingin dikirim untuk belanja ke Medan, maka saya jawab ada dan silahkan ambil di toko. Kemudian, Keuchik menyampaikan pihaknya mengirim Rp. 400 juta sekalian dengan pelunasan utang desa Rp. 200 juta, dan pengambilan cash Rp. 200 juta,” jelasnya.

Oleh karena itu, kata Surya, mengingat desa membutuhkan uang cash untuk membeli pasir, batu, kayu hingga ongkos tukang yang dibutuhkan untuk belanja di desa. Pemilik toko merasa tergugah untuk memberikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp. 200 juta.

“Sebagai pemilik toko, uang tunai yang ada pada saya waktu itu saya kasih ke pihak desa, saya tidak perlu lagi kirim ke Bank. Uang cash yang ada sama saya, saya kasih kepada Keuchik Kuala Makmur dan disaksikan oleh perangkatnya, ada bendaharanya, dan TPK nya menyaksikan juga, ada kwitansinya,”paparnya.

Setelah kejadian itu, kata Surya, pada tahun 2019 menjelang Ramadhan dirinya sudah dijadikan tersangka.

“Setelah dijadikan tersangka, saya tanya kepada pihak kepolisian, mereka bilang saya terlibat masalah uang, karena dinilai lebih ke rekening saya. Lalu, saya bawa Pak Kechik langsung kami ke Bank Aceh jumpai pimpinan Bank Aceh di Simeulue,” tambahnya.

Disitu, lanjut Surya menjelaskan, Keuchik Kuala Makmur menjelaskan kejadian seperti tadi. “Disitu juga ada Rajuli yang dengar saat jumpa pimpinan BPD, saat itu ingin ditarik oleh pihak desa sebesar Rp. 830 juta tidak ada uang tunai, jadi cuma ada 430 juta. Kepala BPD juga bilang demikian, memang tidak bisa waktu itu tarik uang sebanyak itu, itu juga sesuai edaran Bupati,” terangnya lagi.

Dirinya juga mengaku heran atas dasar apa kemudian pihak Polres Simeulue menetapkannya sebagai tersangka, padahal dirinya justru membantu memberikan utang kepada pihak desa agar tetap bisa melakukan pembangunan, dan memberikan uang cash yang diperlukan desa, karena Bank Aceh saat akhir tahun itu tidak bisa cairkan uang dalam jumlah besar.

“Kenapa saya membantu desa justru saya yang kena getahnya,” ungkapnya.

Surya berharap keadilan ditegakkan dan yang tak bersalah seperti dirinya tidak dicari-cari kesalahannya.

“Jangan kambing hitamkan saya, karena tak seorang pun boleh dihukum jika dia tidak melakukan kesalahan,” tegasnya.

“Kedzoliman yang paling besar dalam hukum adalah menghukum orang yang tidak bersalah. Hal ini sejalan dengan adigium hukum yang mengatakan “lebih baik membebaskan seribu orang yang bersalah dari pada menghukum satu orang yang tidak bersalah,” sambungnya meluangkan kekesalan.

Sementara itu, Kepala Desa Kuala Makmur, M. Rais Nasution membeberkan bahwa dari perkara tersebut, pihak Polres Simeulu juga memanggil dirinya yang awalnya hanya sebagai saksi atas kasus tersebut.

Dalam perkaran ini, Polres Simeulu menahan Kepala Desa sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Akan tetapi Kepala Desa memohon kepada pihak Polres Simeulu untuk tidak ditahan.

“Pihak Polisi awalnya mengabulkan agar saya tidak ditahan dengan catatan katanya harus memberikan uang jaminan Rp150 juta,” jelas Rais.

Namun, belakangan setelah melakukan berbagai upaya hingga menjual emas keluarga dan sebagainya. Ternyata dirinya hanya mampu mengumpulkan uang Rp. 80 juta kepada pihak Reskrim Polres.

“Setelah menyerahkan uang jaminan tersebut kepala pihak Polres Simeulue yang dalam hal ini kepada Satreskrim. Saya terkejut ketika kemudian disodorkan sebuah surat yang menyatakan bahwa, uang itu bukan sebagai jaminan, akan tetapi sebagai uang sitaan Negara dari tangan Kepala Desa.

Mengetahui hal itu, Kepala Desa awalnya bersikeras tidak mau menandatangi surat yang disodorkan pihak Reskrim Polres Simeulu.

“Namun setelah dipaksa, saya terpaksa menandatanganinya,” pungkas Rais.

Reporter: Irfan

Puluhan TKA Tiongkok Masuk Indonesia, Dubes China: Kami Mitra Dagang Terbesar RI

0

Nukilan.id – Pemerintah China buka suara soal masuknya puluhan tenaga kerja asing asal Tiongkok ke Indonesia.

Kedatangan TKA China ke Bantaeng, Sulawesi Selatan saat  kasus virus corona tengah melonjak itu sempat memicu polemik.

Minister Counsellor pada Kedutaan Besar China untuk Indonesia, Shi Ziming menyatakan bahwa para tenaga kerja itu telah mematuhi persyaratan maupun peraturan yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

“Sebagaimana yang kami ketahui bahwa saat ini pemerintahan Indonesia masih memperbolehkan warga negara asing memasuki Indonesia dan belum juga menangguhkan penerbangan internasional, serta penerbitan visa gara-gara lonjakan kasus Covid-19,” ucap Shi dalam konferensi pers virtual pada Kamis (15/7/2021) seperti dikutip dari detik.com.

Menurut Shi, saat ini situasi pandemi corona di China telah terkendali secara efektif. Pemerintahan China, sebut Shi, mewajibkan setiap warga negaranya untuk mengambil tindakan pencegahan dan perlindungan ketat sesuai persyaratan pemerintahan sendiri maupun pemerintah Indonesia.

“Seperti yang kita ketahui semua karyawan warga negara Tiongkok yang diperbolehkan masuk ke Indonesia telah memiliki visa yang berlaku, sertifikat hasil negatif tes PCR, dan kartu vaksin Covid lengkap, serta sudah menjalani isolasi yang diwajibkan,” ucap dia.

“Ini sepenuhnya sesuai dengan aturan terbaru pemerintah Indonesia terkait dengan perjalanan warga negara asing ke Indonesia,” kata Shi.

Ditambahkan Shi bahwa China telah menjadi mitra dagang yang terbesar bagi Indonesia selama delapan tahun, dan sumber investasi langsung asing yang terbesar kedua bagi Indonesia selama dua tahun.

“Kerja sama ekonomi dan perdagangan yang erat wajarnya akan membawa pertukaran personel yang aktif,” ucap dia.

“Sebagian besar karyawan perusahaan Tiongkok yang ditugaskan ke Indonesia merupakan tenaga teknis profesional. Tugas utamanya adalah menyelesaikan masalah teknis yang profesional dalam pembangunan proyek, di mana proyek yang dikerjakan ini berdampak positif terhadap perkembangan ekonomi Indonesia,” kata Shi.

Blang Kolak 1 dan Inspirasi Keterbukaan Informasi Publik Desa

0
Kepala Bidang Pengelolaan Layanan Informasi Publik Diskominsa Aceh. (Foto: ji/Nukilan.id)

Oleh: Zalsufran, ST, M.Si

KAMPUNG Blang Kolak 1, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, akhirnya terpilih sebagai Desa yang akan mewakili Provinsi Aceh ke tingkat nasional sebagai Desa dengan keterbukaan informasi publik yang baik, teratur, serta berkomitmen tinggi untuk membuka diri dari segala bentuk informasi Desa/Gampong. Mulai dari iformasi anggaran, jumlah perizinan, hingga semua kebijakan yang dikeluarkan, tersaji secara terbuka melalui web Gampong Belang Kolak 1.

Komitmen tinggi itu dimulai dari “niat” Reje (Kepala Kampung) Blang Kolak 1, Asri Kandi, S.Pd yang berkirim surat langsung dituju kepada Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Aceh (Diskominsa) melalui Pejabat pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pemerintah Aceh. Reje meminta PPID Aceh bersedia membina dan mendampingi pemerintahan kampung Belang Kolak 1 agar menjadi kampung dengan keterbukaan informasi publik.

Bagi Saya–Pejabat yang menangani itu–sungguh terasa langka “Selembar surat” Pak Reje, yang sangat siap dan sangat berani. Langkah yang patut ditiru oleh kampung atau desa manapun untuk sebuah “kemajuan”. Saya sebut “langka” lantaran permintaan ini ketika kebanyakan desa, khususnya di Aceh, masih berat “menghidang” informasi secara terbuka kepada rakyatnya, terutama terkait anggaran desa yang lalu lintas penggunaannnya rakyat berhak tahu.

Sosialisasi mengenai keterbukaan informasi publik ini pada dasarnya sudah cukup luas, bahkan dari pemerintahan teringgi hingga ke tingkat Kampung sudah dilakukan dan dipahami fungsi dan manfaatnya. Namun, belum berjalan secara baik, terutama ditingkat Kampung/desa, sehingga komitmen Reje Belang Kolak 1 patut menjadi semangat baru dalam keterbukaan informasi di tingkat desa. Komitmen ini kita harap dapat menginspirasi pejabat di kampung/desa lainnya untuk terbuka dalam memberikan layanan terbaik pada rakyat, karena pada dasarnya keterbukaan informasi publik telah diatur dalam perki no.1 tahun 2018 tentang standar layanan informasi publik desa.

Perki slip desa diterbitkan dengan tiga pertimbangan; pertama, keterbukaan informasi publik diselenggarakan dalam rangka melaksanakan Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Kedua, untuk menjamin pemenuhan hak masyarakat desa dalam memperoleh akses informasi publik desa. Dan ketiga, untuk ketertiban dan kepastian dalam layanan informasi publik desa.

Pedoman keterbukaan informasi publik di desa perki slip desa bisa menjamin sebuah layanan informasi publik yang berkualitas, akuntable serta menjaga berjalannya pemerintahan desa yang jauh dari korupsi.

Blang Kolak 1, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah berupaya baik menerapkan keterbukaan informasi publik di kampungnya, upaya sungguh-sungguh ini juga terlihat dari penyediaan menu PPID pada website https://blangkolaki.gampong.id/

Komitmen kampung Blang Kolak 1 ini memang pantas menjadi contoh bagi seluruh kampung di Aceh. Sehingga hak masyarakat atas informasi dapat terpenuhi dengan baik. Pendampingan PPID utama Pemerintah Aceh, mempercepat proses belajar kampung tersebut sehingga regulasi, standar layanan dan Reje sudah menetapkan surat keputusan penetapan pejabat pengelola informasi dan dokumentasinya.

Dengan kelengkapan dan komitmen itu pula komisi Informasi Aceh dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong merekomendasi Gampong/desa ke Komisi Informasi Pusat agar mengikuti kompetisi “Anugerah Desa Informatif”.

Akhirnya kita berharap, keterbukaan informasi publik yang sudah dijalankan Kampung Blang Kolak 1 menjadi vitamin dan menularkan hal baik kepada gampong lainnya.[]

Penulis adalah Kepala Bidang Pengelolaan Layanan Informasi Publik Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Aceh

Microsoft Bongkar Aktor di Balik Serangan Virus Jahat Windows

0

Nukilan.id  – Microsoft meyakini perusahaan Israel di balik virus jahat malware yang menyerang PC yang menjalankan sistem operasi Windowsnya.

Ini jadi upaya Microsoft mengurangi insiden keamanan online. Perusahaan sedang berusaha melakukan identifikasi peretas yang didukung oleh pemerintah.

Salah satunya kelompok China yang disebut Hafnium. Kelompok itu diklaim berada di balik serangan terhadap software email Exchange Server.

Microsoft menyelidiki organisasi yang menjual software Sourgum. Meskipun Citizen Lab mengatakan perusahaan itu adalah Candiru, ungkap General Manager Unit Keamanan Digital Microsoft, Christin Goodwin.

Perusahaan mengatakan Sourgum menjual produk kepada lembaga pemerintahan dan kemudian dapat memulai peretasan di berbagai perangkat. Malware yang disebut DevilsTongue telah digunakan untuk menyerang lebih dari 100 korban termasuk aktivis, politisi, jurnalis dan pekerjaan kedutaan.

Christin Goodwin mengatakan daripada mengejar perusahaan besar, penyerang menggunakan DevilsTongue untuk menyusup ke akun konsumen, dikutip dari CNBC Internasional, Jumat (15/7/2021).

Citizen Lab dan Microsoft menemukan dua kerentanan keamanan yang telah dieksploitasi Candiru. Microsoft juga telah mengeluarkan pembaruan untuk mengatasi kerentanan tersebut.

Dua tambalan tersedia untuk beberapa versi Windows 10, serta versi yang lebih laman dan Windows Server.

Sementara itu Microsoft juga mengumumkan mengakuisisi RiskIQ. Yaitu untuk melindungi penggunanya dari serangan seperti yang dilakukan Candiru dengan membangun bisnis seputar software keamanan.[cnbcindonesia]

Harga TBS Sawit di Subulussalam Membaik, Namun Masih Jauh dari Harapan

0
Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit (Apkasindo) Perjuangan Kota Subulussalam, Subangun Berutu.(Foto Raz/Nukilanid)

Nukilan.id – Harga beli tandan buah segar (TBS) kelapa sawit oleh pabrik minyak kelapa sawit (PMKS) di Kota Subulussalam, Aceh, berkisar Rp1.770 hingga Rp1.870 per kilogram, Sabtu (17/7/2021).

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit (Apkasindo) Perjuangan Kota Subulussalam, Subangun Berutu mengatakan harga tersebut mulai berangsur membaik, setelah sebelumnya sempat anjlok di kisaran harga Rp1.660 per kilogram.

“Pemantauan kami di dua minggu terakhir harganya sudah cukup baik. Di tingkat petani harga TBS Rp1.600 per kilogram.” ujar Subangun Berutu kepada Nukilan, Sabtu.

Harga tersebut, kata Subangun, masih jauh dari harapan. Mengingat saat ini harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) saat ini mencapai Rp11.118 per kilogram, naik cukup signifikan setelah sebelumnya terjun bebas di harga Rp9.000 per kilogram.

Berdasarkan harga CPO itu, sudah sewajarnya harga TBS sawit minimal berada di angka Rp2.100 per kilogram. Tetapi, fakta di lapangan pihak PMKS masih membeli TBS dari petani jauh dibawah harga tersebut.

Lanjutnya lagi, pihaknya bersama dengan tim penetapan dan pemantauan harga pembelian TBS Provinsi Aceh, terus mendorong agar PMKS membeli TBS sawit dari masyarakat disesuaikan dengan tren harga CPO.

“Karena di satu sisi harga CPO sudah melaju cukup tinggi diatas 11 ribu. Sewajarnya saat ini harga TBS adalah 2.100 per kilogram,” tutur Subangun Berutu.

Di sisi lain, Subangun mengimbau kepada PMKS di seluruh Aceh, khususnya di Kota Subulussalam untuk menerapkan sertifikasi ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oil) atau juga dikenal dengan istilah sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan dalam operasionalnya.

“Salah satu keutamaan sertifikasi adalah sebagai jaminan mutu dan pemasaran bagi CPO, baik secara nasional maupun internasional,” pungkasnya.[raz]

Menteri BUMN Rombak Komisaris PLN, Ini Susunannya

0

Nukilan.id – Menteri BUMN Erick Thohir merombak komisaris PT PLN (Persero). Perombakan ini sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN melalui Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) nomor SK-239/MBU/07/2021 pada tanggal 16 Juli 2021.

Erick Thohir mengangkat dan menetapkan Susiwijono Moegiarso, Heru Winarko, dan Alex Iskandar Munaf sebagai Komisaris PLN. RUPS tersebut juga memberhentikan dengan hormat Ilya Avianti, Murtaqi Syamsuddin, Deden Juhara dan Mohammad Rudy Salahuddin sebagai komisaris PLN.

 

Berikut susunan komisaris PLN:

 

1. Amien Sunaryadi – Komisaris Utama/Komisaris Independen

2. Suahasil Nazara – Wakil Komisaris Utama

3. Mohamad Ikhsan – Komisaris

4. Rida Mulyana – Komisaris

5. Dudy Purwagandhi – Komisaris

6. Eko Sulistyo – Komisaris

7. Ardan Adiperdana – Komisaris

8. Susiwijono Moegiarso – Komisaris

9. Heru Winarko – Komisaris Independen

10. Alex Iskandar Munaf – Komisaris Independen

“Keluarga Besar PLN mengucapkan selamat bertugas dan akan mendukung penuh Susiwijono Moegiarso, Heru Winarko dan Alex Iskandar Munaf sebagai Komisaris PLN. Serta menyampaikan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan oleh Ilya Avianti, Murtaqi Syamsuddin, Deden Juhara dan Mohammad Rudy Salahuddin,” kata Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi.[detikcom]

Ramai Desakan Jokowi Mundur, Pengamat Beri Reaksi Keras

0
Presiden Joko Widodo. Foto: detiknews.com

Nukilan.id – Pengamat politik Rustam Ibrahim angkat bicara terkait ramainya desakan yang meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur dari jabatannya.

Menurutnya, meminta presiden yang dipilih secara demokratis mundur adalah sikap yang tidak demokratis.

“Tidak menghargai kedaulatan rakyat,” ujar Rustam dalam keterangannya, Jumat (16/7).

Rustam menjelaskan bahwa presiden tidak bisa didesak mundur dari jabatannya begitu saja. “Kecuali presiden terpilih itu melanggar konstitusi,” kata Rustam.

Seperti diketahui, desakan Jokowi mundur dari jabatannya ramai diperbincangkan belakangan ini. Desakan tersebut muncul lantaran Jokowi dianggap gagal dalam menangani pandemi Covid-19.

Beberapa pihak pun merasa kecewa dan menyerukan agar Jokowi mundur dari jabatannya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BcaSampaiTuntas. [Wartaekonomj]

6 Amalan Sunnah Sebelum Sholat Idul Adha yang Bisa Diamalkan

0

Nukilan.id – Sholat Idul Adha adalah sholat sunnah yang dianjurkan untuk didirikan oleh umat Islam. Ada beberapa sunnah yang dapat dilakukan sebelum sholat Idul Adha mulai dari memperbanyak takbir hingga tidak boleh memotong kuku.

Pada tahun ini, pemerintah telah menetapkan 1 Dzulhijjah 1442 H jatuh pada hari Minggu, 11 Juli 2021 berdasarkan hasil keputusan Sidang Isbat, Sabtu (10/7/2021) lalu. Dengan demikian, hari raya Idul Adha akan jatuh pada hari Selasa, 20 Juli 2021.

“Terdapat laporan hilal terlihat atau teramati. Sehingga secara mufakat 1 Dzulhijjah 1442 H, ditetapkan jatuh pada hari Ahad, 11 Juli 2021. Dan dengan begitu Hari Raya Idul Adha akan jatuh pada 20 Juli 2021,” ucap Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Ada beberapa hal yang dilakukan Rasulullah SAW sebelum melaksanakan sholat Idul Adha. Dikutip dari buku Fiqih Sunnah 2 oleh Sayyid Sabiq, berikut amalan sunnah sebelum sholat Idul Adha:

1. Tidak Makan Sebelum Sholat Idul Adha

Pada hari raya Idul Adha, umat Islam diperintahkan untuk menangguhkan makan sebelum berangkat sholat Idul Adha dan baru makan daging kurban setelah sholat Ied.

Diriwayatkan oleh Budairah bahwa Nabi SAW tidak berangkat pada hari Idul Fitri sebelum makan terlebih dahulu dan beliau tidak makan pada waktu Idul Adha kecuali setelah pulang (dari sholat Ied).

2. Mandi Sebelum Berangkat ke Tempat Sholat

Sebelum melakukan sholat Idul Adha, disunnahkan untuk mandi terlebih dahulu. Sebagaimana disebutkan dalam riwayat Ibnu Majah, “Bahwasannya Nabi Sallallahu Alaihi wa Sallam mandi pada hari Idul Fitri dan Idul Adha.” Adapun bacaan niatnya sebagai berikut:

Nawaytul wusla li’aydil adh-ha sunnatan lillahi taala

Artinya: “Aku berniat mandi untuk menghadiri sholat Idul Adha sunnah karena Allah taala.”

3. Memakai Pakaian Terbaik dan Wewangian

Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW mengenakan pakaian terbaik dan memakai wewangian ketika hendak sholat Id. Baik sholat Idul Fitri maupun Idul Adha.

Disebutkan dalam riwayat Jabir bin Abdillah ra, “Rasulullah SAW mempunyai jubah sangat bagus yang selalu beliau pakai pada dua hari raya dan hari Jumat.” (HR. Ibnu Abdil Bar dan Ibnu Khuzaimah).

Selain itu, disebutkan pula dalam hadits riwayat Al Hakim, dari Al Hasan bin Ali ra. cucu beliau berkata: “Rasulullah SAW menyuruh kami agar memakai pakaian terbaik dan wewangian terbaik yang kamu miliki pada dua hari raya.” (HR. Al-Hakim).

4. Melewati jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang sholat

Mayoritas ulama berpendapat bahwa disunnahkan untuk melewati jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang dari sholat Ied. Pendapat ini merujuk pada salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra.

“Apabila Nabi Muhammad SAW pergi sholat Ied (Hari Raya), ketika pulang, Beliau menempuh jalan yang berlainan dengan jalan yang Beliau lalui ketika pergi.” (HR. Ibnu Majah).

Namun demikian, apabila melewati jalan yang sama tetap diperbolehkan.

5. Memperbanyak Takbir Ketika Keluar dari Rumah Menuju Tempat Sholat Ied

Takbir di hari Tasyriq tidak terbatas pada waktu-waktu khusus, tetapi berlaku pada semua waktu dari hari-hari tersebut.

Diriwayatkan dalam Bukhari, Umar ra bertakbir dalam khutbahnya di Mina lalu didengar oleh orang-orang yang berada di masjid dan mereka pun mengikuti takbirnya, bahkan orang-orang yang berada di pasar pun sama-sama bertakbir sehingga bergemuruh di Mina.

6. Tidak Boleh Memotong Kuku dan Rambut

Selain kelima sunnah di atas, disebutkan dalam sebuah hadits bahwa tidak diperbolehkan memotong kuku dan rambut sebelum sholat Idul Adha tepatnya sebelum berkurban.

“Siapa saja yang ingin berqurban dan apabila telah memasuki awal Dzulhijjah (1 Dzulhijjah), maka jangan ia memotong rambut dan kukunya sampai ia berkurban.” (HR. Muslim).

Terkait hal ini, sebagian ulama berpendapat bahwa larangan tersebut berlaku bagi orang yang hendak berkurban di hari Idul Adha. Sedangkan, Imam Syafii berpendapat bahwa memotong kuku dan rambut hukumnya makruh. [detik]

 

UEFA Tunjuk Istanbul Sebagai Tuan Rumah Final Liga Champions 2022/23

0
Ilustrasi UEFA Champions League. /Foto: UEFA/

Nukilan.id – Badan sepak bola Eropa (UEFA) mengumumkan keputusan penunjukan Istanbul sebagai tuan rumah partai final Liga Champions 2022/23. Sedangkan Muenchen yang seharusnya kebagian tahun itu digeser ke 2024/25.

Dengan keputusan yang diambil Jumat tersebut, maka Stadion Krestovsky di Saint Petersburg, Rusia, akan tetap menjadi tuan rumah untuk laga final Liga Champions 2021/22, yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Mei 2022.

Istanbul sedianya menjadi menggelar final Liga Champions 2019/20, tetapi pandemi COVID-19 memaksa UEFA memindahkan rangkaian sisa babak-babak akhir musim 2019/20 seluruhnya dimainkan terpusat di Portugal dan final digelar di Lisbon.

Ibu kota Turki itu dan beberapa venue lain yang sudah ditentukan sebelumnya harus menunda hak penyelenggaraan final Liga Champions setahun kemudian.

Namun, pada Juni lalu Istanbul kembali batal jadi tuan rumah final Liga Champions 2020/21 menyusul lonjakan kasus COVID-19 di negaranya Recep Tayyip Erdogan itu dan UEFA memutuskan final kembali dipindahkan ke Portugal, tepatnya di Estadio Dragao Porto.

Keputusan terbaru hasil rapat Komite Eksekutif UEFA yang diumumkan Sabtu dini hari WIB, memastikan Stadion Olimpiade Ataturk Istanbul untuk menggelar final Liga Champions 2022/23.

Sedangkan Stadion Wembley, London, Inggris, akan tetap menggelar final Liga Champions 2023/24 dan Stadion Allianz Arena di Muenchen, Jerman, kebagian final tahun berikutnya.

“Lebih jauh lagi, sepak mula kompetisi klub Eropa yang mencakup pengundian grup Liga Champions, Liga Europa dan Liga Conference akan dilakukan di Istanbul pada akhir Agustus untuk musim 2021/22 dan 2022/23,” demikian pernyataan dalam laman resmi UEFA.

Sejumlah keputusan lain yang diambil adalah penunjukan Stadion Aviva di Dublin, Republik Irlandia, sebagai lokasi final Liga Europa 2023/24.

Sedangkan Stadion San Mames di Bilbao, Spanyol, dipilih jadi lokasi final Liga Europa 2024/25 dan Liga Champions Putri 2023/24. Dublin dan San Mames diberi kompensasi setelah tercoret dari tuan rumah babak utama Euro 2020 lalu, lantaran situasi terkait COVID-19. [tempo]