Beranda blog Halaman 1919

PISPI Aceh Sukses Laksanakan Webinar Nasional

0

Nukilan.id – Badan Pengurus Wilayah (BPW) Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Provinsi Aceh sukses melaksanakan webinar nasional yang bertemakan “Membangun Kedaulatan Pangan di Aceh”, Minggu (28/11/2021).

Webinar tersebut dibuka oleh Wakil Sekretaris Jenderal BPP PISPI Nurchalis, SP, M.Si mewakili Koordinator Presedium BPP PISPI secara daring.

Webinar ini menampilkan lima orang narasumber secara daring yaitu Dr. Jamhari, SP, MP Presedium PISPI Pusat, Safaruddin, S.Sos, MSP Wakil Ketua DPRA, Ir. Cut Huzaimah, MP Kadistanbun Aceh, Prof. Sabaruddin Guru Besar USK, dan Sarbaini, STP selakuk pengusaha milenial.

Nurchalis dalam sambutan dan arahanya menyatakan bahwa pangan tidak bisa dilepas dari kehidupan manusia. Jadi pangan adalah sangat strategis dan harus diupayakan ada ditengah-tengah kita. Untuk itu tema yang diusung oleh PISPI Aceh sangat tepat ditengah masa pandemi yang alhamdulillah sudah mulai menurun Insya Allah.

“Kami juga mengapresiasi atas langkah – langkah yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Aceh melalui dinas terkait terutama yang terkait Program Aceh Hebat yang didalamnya ada Aceh Troe dan Aceh Mugoe. Teruslah dipertahankan dan ditingkatkan terutama pada komoditi-komoditi yang tingkat produksi dan produktivitasnya masih rendah,” ucap Nurchalis.

“Tetapi selain itu, tantangan kita bersama juga masih sangat besar. Kami berharap agar Pemerintah Aceh dan dukungan Pemerintah Pusat, bisa mempercepat proses pelabuhan ekspor di Aceh diaktifkan. Sehingga komoditi – komoditi yang ada di Aceh tidak perlu lagi melalui Sumatera Utara. Coba lihat, ada Kopi, CPO, minyak atsiri, dan masih banyak lainnya. Marilah ini kita maksimalkan agar roda perekonomian bisa lebih berputar di Aceh,” ujar Nurchalis yang terkenal gigih dalam berusaha dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

Sementara itu, Ketua PISPI Aceh dalam sambutannya mengatakan bahwa merupakan salah satu organisasi profesi yang terdiri dari para kumpulan sarjana pertanian, baik S1, S2, maupun S3. PISPI Aceh sebagai salah satu komponen bangsa berharap PISPI bisa berkontribusi dalam proses pembangunan khusus nya pada pembangunan pertanian.

Aceh dengan segala potensi yang ada, selama ini sudah menunjukkan prestasi yang baik dalam ketahanan pangan khususnya padi dengan ditunjukkan melalui produksi yang baik. Tetapi ternyata peningkatan produksi jg masih belum cukup. Diperlukan peningkatan nilai tambah produk sehingga bisa meningkatkan nilai jual yang pada akhirnya bisa meningkatkan pendapatan petani.

“Nah, tentu PISPI dengan segala kemampuan dan kekurangan yang ada akan mencoba meramu berbagai warna dan potensi yg ada pada PISPI sendiri. Potensi ini harus digerakkan utk bisa bersama sama dengan pemerintah dan stakeholder lainnya menuju satu visi meningkatkan pendapatan petani dengan kreativitas masing-masing pihak,” ujar azan panggilan akrabnya.

Selain itu, azan juga berharap agar para petani utk tida patah semangat dan terus konsisten utk berusaha tani ditengah kemajuan teknologi saat ini. Semoga pemerintah, perguruan tinggi, para peneliti, dan juga pispi harus bisa memberikan berbagaj kemudahan dalam dunia pertanian disaat inovasi teknologi 4,0 terus berjalan.

Turut hadir dalam webinar ini rombongan dari BPP PISPI ada Fadli Ketua Bidang OKK, Graha Adita Pasyaman Wakil Sekretaris Bidang OKK, Ariyos NIvada Koordinator Sumatera BPP PISPI. Dukungan BPP PISPI sangat besar diberikan kepada BPW PISPI Aceh baik oleh Tim yang berada di pusat maupun oleh Koordinator Sumatera Aryos Nivada.

Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama antara PISPI ACEH dengan Himasep dibawah Ketua Ahmad Ziyan Farabi dan D3 Agribisnis Bapak Ahmad Baihaqi, SP, MMA.

Sekjen BPP Lantik Pengurus PISPI Aceh Periode 2020-2025

0

Nukilan.id – Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat (BPP) PISPI, Kamhar Lakumani, SP melantik Badan Pengurus Wilayah (BPW) Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Aceh periode 2020 – 2025.

Pelantikan dilakukan di Hotel Hermes Palace Banda Aceh tanggal 27 November 2021 malam.

Turut menghadiri acara pelantikan tersebut Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang diwakili Kadistanbun Aceh Ir. Cut Huzaimah, MP

Rombongan PISPI Pusat dipimpin oleh Kamhar Lakumani selaku Sekjen, kemudian ada Nurchalis sebagai Wasekjen yang juga pagi hari membuka acara Webinar PISPI, ada Graha Adita Pasyaman sebagai Sekretaris Bidang OKK, serta Aryos Nivada selaku Koordinator Wilayah Sumatera BPP PISPI.

Selain itu ada Kadis Pangan Cut Yusminar, Kadis LHk A. Hanan, Kadis Peternakan Rahmandi, Kadis Pertanahan Sunawardi, Wakil Rektor II USK yang juga Ketua Dewan Penasehat PISPI Aceh Agussabti, Guru Besar USK Prof. Sabaruddin, Dekan Fakultas Perikanan UTU Edwarsyah, Ketua KIA Arman Fauzi, dan dari berbagai kampus baik para dosen maupun pimpinan organisasi mahasiswa dan profesi lainnya.
BPW PISPI Aceh periode 2020 – 2025 yang dilantik dipimpin oleh Azanuddin Kurnia, SP, MP sebagai Ketua dengan Wakil Ketua I Ashari, SPt, Wakil Ketua II Davied Jasa Putra, Sekretaris Habiburrahman, STP, M.Sc, dan Bendahara Agus Husni, SP, dan ditambah dengan bidang – bidang dan departemen.

Kamhar selaku Sekjen BPP PISPI dalam arahan pelantikan tersebut menyatakan bahwa suatu kebahagian bisa melantik Pengurus BPW PISPI Aceh dan melihat webinar dan pelantikan pada malam ini berlangsung sukses.

“Saya melihat karangan bunga yang panjang, baliho dimana-mana serta video tron dan begitu banyak ucapan selamat melalui video pendek yang disampaikan kepada Pengurus PISPI Aceh, dan undangan yang hadir dari berbagai komponen. Saya sudah keliling Indonesia dan baru BPW PISPI Aceh lah yang sangat luar biasa dengan mengemas proses webinar dan pelantikan yang sangat unik dan menyenangkan. Selamat untuk Aceh,” ucap Kamhar.

Ini menunjukkan bahwa PISPI Aceh memiliki jaringan yang sangat luas dan diterima oleh para pihak. Untuk itu potensi dan jaringan ini agar terus dijaga dan dimanfaatkan untuk kemajuan petani dan pertanian Aceh khususnya dan Indoensia umumnya.

“Kami dari BPP juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Aceh dan seluruh dinas maupun Lembaga yang selama ini sudah bekerjasama maupun yang sudah membantu PISPI dalam menjalankan programnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Aceh Nova Iriansyah melalui Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Ir. Cut Huzaimah, MP dalam arahanya mengaharapkan BPW PISPI Aceh untuk dapat mengusung pembaruan dalam cara pandang tentang “petani”. Bahwa bertani dan menjadi petani, sesuangguhnya adalah profesi yang mulai dan amat terhormat.

“Juga menjadi petani tidak identik dengan kekumuhan dan keterbelakangan. Justru petani adalah manusia yang paling kreatif dan paling inovatif serta paling berkepentingan dengan kemajuan teknologi,” ujarnya.

Semua ini sepatutnya mendorong para petani professional untuk berpikir dan bekerja lebih keras lagi, agar dapat menyiapkan sistem pertanian yang sehat, produktif tanpa memperparah laju kerusakan bumi.

Gubernur juga mengucapkan selamat kepada Pengurus yang baru dilantik, teruslah berkarya, berkreasi dan berinovasi. Semoga para petani professional ini semakin gigih berkontribusi meningkatkan pertanian di Aceh.

Sebelumnya Azanuddin Kurnia, SP, MP yang baru saja dilantik menyatakan kepada awak media bahwa PISPI Aceh berusaha untuk berbuat melalui krasi dan inovasi serta kemapuan yang dimiliki PISPI Aceh.

Ada banyak potensi dan warna di PISPI ini, bagaimana kita bisa mengkoordinasikan dan menyatukan warna – warna yang ada di PISPI menjadi warna pelangi. Sehingga warna pelangi bisa menjadi indah dan kuat dalam menjalankan program dan kegiatan.

“Kami meyakini bahwa kami tidak punya apa-apa, tapi InSyaa Allah semangat dan kemauan yang ada menjadi modal besar bagi kami untuk menciptakan dan menjalankan program. Kami yakin, kami tidak sendiri, Insyaa Allah kita akan berkolaborasi dengan para stakeholder yang satu visi dengan kita,” tegasnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para pihak atas dukungan dan doa sehingga kegiatan webinar nasional dan pelantikan dapat berjalan dengan sukses. Hanya Allah yang mampu membalas kebaikan atas doa dan dukungannnya.

Selain itu, Azan meminta dan mengingatkan kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik agar bisa menjalankan amanah organisasi ini dengan baik dan penuh tanggung jawab.

“PISPI adalah benda mati, kitalah sebagai pengurusnya yang harus menghidupkan organisasi ini,” ujar Azan yang juga Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh.

Sedangkan Sayuti Malik, SP, M.Pd dalam laporan panitia menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan gabungan tiga rangkaian besar yaitu webinar yang sudah berlangsung tadi pagi, pelantikan pada malam ini dan Insya Allah akan dilanjutkan rapat kerja PISPI Aceh beberapa waktu kedepan.

“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu panitia atas terselenggaranya kegiatan ini dan mohon maaf bila ada kekurangan dari kegiatan ini,” pubgkasnya. []

Ditjen Pendis Kemenag Sosialisasi Trik Menulis bagi Humas Madrasah di Aceh

0

Nukilan.id – Tim Kehumasan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam mengadakan acara Sosialisasi Kebijakan Umum Kehumasan bagi madrasah di lingkungan Banda Aceh dan Aceh Besar, pada Sabtu, 27 November 2021.

Acara dipusatkan di aula Kanwil Kemenag Aceh tersebut dibuka oleh Kabid Penmad Kanwil Kemenag Aceh, H. Mukhlis, M.Pd, dan diikuti oleh operator website atau petugas Humas di tingkat madrasah.

Mukhlis dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini penting dilakukan oleh Kemenag dalam rangka melakukan promosi program kementerian Agama agar program Transformasi Digital yang merupakan salah satu dari enam program Kehumasan Kementerian Agama dapat terlaksana dengan baik.

“Selama ini banyak prestasi dari madrasah tidak diketahui publik, sehingga isu madrasah tenggelam dibandingkan sekolah umum lainnya”, katanya.

Selain itu, ia juga mengatakan selama ini madrasah merasa jika melakukan publikasi dan ekspos maka akan menimbulkan kesombongan, padahal pemahaman tersebut merupakan sesuatu yang keliru.

Redaktur Pelaksana Koran Sindo, Abdul Hakim yang hadir sebagai narasumber mengatakan, konten-konten berita atau prestasi madrasah pendidikan madrasah perlu kita lakukan speak up, sehingga informasi dari bawah akan terbaca ke seluruh penjuru nusantara, tentunya konten atau berita yang bagus.

“Kekuatan pendidikan Kemenag khususnya adalah publikasinya, semakin banyak publikasi yang ditampilkan maka semakin besar kekuatan yang digaungkan”, tegas Abdul Hakim yang juga menjabat Asisten Staf Khusus Menteri Agama RI.[]

DPKA Gelar Dongeng Ceria di Blang Krueng

0

Nukilan.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA) menggelar kegiatan Dongeng Ceria bersama anak-anak bersama Komunitas Gampong Dongeng, yang dipusatkan di Gampong Blang Krueng, Aceh Besar, Sabtu (27/11/2021).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Peers Lighter Association (PLA) dan Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (PD IPI) Aceh ini merupakan bagian dari program “Geurakan Bek Beuo“ (GBB).

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Dr Edi Yandra SSTP MSP dalam sambutannya mengatakan bahwa keberadaan perpustakaan berperan penting dalam mendorong peningkatan literasi masyarakat.

Ia menilai, peran para komunitas pegiat literasi dan organisasi profesi seperti Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Aceh sangat strategis dalam upaya menggerakkan minat baca masyarakat.

“Secara tingkat membaca, kalau kita melihat seluruh Aceh dibandingkan provinsi lainnya kita masih kalah. Oleh karena itu peran kita semua, mulai dari Pemerintah, LSM, pegiat literasi dan tentunya peran orang tua sangat penting untuk meningkatkan motivasi anak-anak untuk giat membaca,”kata Edi Yandra.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Zulfadli SE MM kabid layanan perpustakaan DPKA, Keuchik Gampong Blang Krueng, H. Nasruddin, Pembina Peers Lighter Association (PLA) Prof Eka Srimulyani, Ketua PD IPI Aceh Nazaruddin Musa MLIS, Kasi Layanan Perputakaan, Lisa Siska Dewi, SSos, Kasi Otomasi, Tengku Nurul Kemalahayati, SE, MM dan Raja dan Ratu Baca Aceh tahun 2021.[]

Antisipasi Banjir dan Longsor, Personel Lalu Lintas Polda Aceh Siaga

0

Nukilan.id – Personel dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh bersiaga untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam berupa banjir dan longsor di seluruh wilayah Aceh, Minggu (28/11/2021).

Hal tersebut disampaikan Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.H. dalam keterangan persnya, Minggu (28/11) di Mapolda Aceh.

Dicky menyebutkan, Dirlantas telah memerintahkan jajarannya agar siaga untuk mengantisipasi terjadinya bencana banjir dan longsor di seluruh wilayah Aceh akibat diguyur hujan secara terus menerus.

“Personel lantas siaga untuk mengantisipasi bencana yang bisa saja mengakibatkan kemacetan dan kecelakaan bagi pengguna jalan,” sebutnya.

Dicky juga mengingatkan agar masyarakat lebih hati-hati dalam berkendara, karena dengan kondisi begitu bisa saja jalan licin dan berlumpur, sehingga akan membahayakan pengguna jalan.

Dalam hal itu, Dicky mengatakan, pihak juga telah berkoordinasi dengan Dishub, Dinas PUPR, Sat Pol PP, BNPB, Basarnas, RRI, dan PMI untuk sama-sama mengantisipasi kemungkinan terjadi bencana alam.

“Kita akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan seluruh pihak terkait, supaya nantinya bisa sama-sama bergerak dengan cepat bila terjadi bencana,” pungkasnya.

UIN Ar-Raniry Banda Aceh Juara Umum OASE PTKI 2021

0

Nukilan.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh berhasil keluar sebagai juara umum pada Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Tahun 2021.

Pada ajang tersebut, UIN Ar-Raniry Banda Aceh berhasil memperoleh 7 Medali Emas, 7 Medali Perak dan 4 Perunggu. Sementara untuk juara umum kedua diraih UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan raihan 4 Medali Emas, 4 Medali Perak dan 2 Medali Perunggu, sedangkan juara umum ketiga berhasil diraih oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan 2 Medali Emas, 2 Medali Perak dan 1 Medali Perunggu.

Pada OASE PTKI I tahun ini, dari 23 cabang yang diperlombakan, kontingen UIN Ar-Raniry Banda Aceh mampu meloloskan 52 orang kontigen ke babak final yang berlangsung secara luring dikampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh mulai tanggal 25-27 November 2021.

“Selamat kepada pada pemenang, semoga kemenangan yang diraih pada kompetisi kali ini menjadi pengobar semangat dan dorongan untuk lebih meningkatkan daya saing diri masing-masing,” ujar Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani, Sabtu (28/11/2021) malam di Tribun Utama Lapangan Mini UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Lebih lanjut, Ali Ramdhani menambahkan bahwa yang belum menang dan berhasil menjadi yang terbaik untuk menjadikan momen ini sebagai pengalaman. “Kegagalan kali ini sebagai guru yang berharga untuk kemenangan pada kompetisi berikutnya, Semoga OASE melahirkan bibit-bibit unggul dan sang juara di dalam olah pikir di bidang agama, sains dan riset,” katanya.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kemenag RI, Suyitno mengatakan OASE PTKI se-Indonesia tahun ini boleh saja berakhir, tapi pengabdian terhadap inovasi dan karya ilmiah dengan semangat integrasi agama-sains akan terus berlanjut hingga tidak ada lagi dikotomi antara Agama dan Sains.

“Kompetisi ini dirancang sebagai kompetisi yang sehat serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan keadilan. Kompetisi ini juga merupakan ajang ilmiah bagi mahasiswa lingkup PTKI Negeri dan Swasta, sehingga mahasiswa dapat berkreasi dan mengembangkan seluruh aspek dan wawasan terkait kemampuan konsep dan keterampilan kerja inovatif bidang ilmu,” kata Suyitno.

Sementara itu, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Warul Walidin mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama RI yang telah berkenan mempercayakan UIN Ar-Raniry Banda Aceh sebagai tuan rumah penyelenggaraan OASE PTKI Pertama tahun 2021 ini.

“Selamat para sang jawara, para generasi pemegang estafet bangsa, kaum intelektual milenial yang membanggakan, yang telah keluar sebagai juara melalui perjuangan yang penuh energik dengan mengorbankan semangat milenialnya,”kata Warul Walidin diakhir sambutannya, Sabtu (27/11) malam.

Reporter: Hadiansyah

Cegah Varian Omicron Masuk, RI Tutup Pintu Masuk Bagi Warga Afrika

0

Nukilan.id – Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkum HAM) menutup pintu sementara bagi warga negara dari sejumlah negara Afrika untuk masuk ke Indonesia. Hal itu menyusul munculnya varian virus Corona berjenis B.1.1.529 atau Omicron di sejumlah negara Afrika.

Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran Ditjen Imigrasi bernomor IMI-0269.GR.01.01 TAHUN 2021 dan diteken Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Imigrasi, Prof. Dr. Widodo Ekatjahjana pada 27 November 2021.

“Penangguhan sementara pemberian visa kunjungan dan visa tinggal terbatas bagi warga negara Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, dan Nigeria,” tulis edaran tersebut.

Edaran itu juga berisi penolakan sementara bagi warga negara asing (WNA) yang sempat tinggal atau bertandang ke sejumlah negara Afrika tersebut untuk memasuki wilayah Indonesia.

“Penolakan masuk sementara ke wilayah Indonesia bagi orang asing yang pernah tinggal dan/atau mengunjungi wilayah Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, dan Nigeria dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sebelum masuk wilayah Indonesia,” sebut edaran itu.

Ketentuan-ketentuan itu dikecualikan bagi orang asing yang akan mengikuti pertemuan terkait Presidensi Indonesia dalam G20.

Aturan itu mulai berlaku pada Senin, 29 November 2021 besok. “Surat edaran ini berlaku pada tanggal 29 November 2021 dan akan dievaluasi lebih lanjut,” tulis ketentuan dimaksud.

Varian baru Corona B.1.1.529 pertama kali dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dari Afrika Selatan pada 24 November 2021. Situasi epidemiologis di Afrika Selatan telah ditandai oleh tiga puncak berbeda dalam kasus yang dilaporkan, yang terakhir didominasi varian Delta. []

Awali Isi Kerja Ketua Demokrat Aceh, Muslim Gelar Do’a Bersama dan Santuni Anak Yatim

0

Nukilan.id – Ketua Demokrat Aceh terpilih, Muslim, SHI, MM, mengawali Kepemimpinan nya dengan mengadakan Silaturahmi, Do’a Bersama, dan santunan anak yatim.

Do’a bersama yang diadakan di Kantor DPD Demokrat Aceh juga dikhususkan untuk kesembuhan bapak SBY dan mengirim doa untuk almarhumah ibu Ani Yudhoyono.

“Ya Allah ya Tuhan kami, lindungilah orang tua dan guru kami, Bapak Susilo Bambang Yuhoyono. Limpahkanlah beliau kesehatan dan umur panjang agar beliau terus mampu membimbing kami”, begitu bunyi petikan do’a dalam sambutan Muslim di depan para kader dan tamu undangan.

Anggota Komisi IV DPR-RI ini juga mangajak para kader mengirimkan Do’a untuk Almarhumah Ibu Ani Yudhoyono. “Ibu Ani adalah ‘Spirit’ perjuangan Demokrat. Semangat beliau masih terasa sampai sekarang”, tutup nya.

Acara Zikir dan Do’a bersama dipimpin langsung oleh Tgk.H.Abu Muhammad Lubuk, Pimpinan Dayah Darul Aman, yang juga Ketua MPU Aceh Besar, yang didampingi Tgk. Muzakir Lamsayun, Pimpinan Dayah Al-Ikhlas, Aceh Besar. Acara kemudian ditutup dengan pemberian Santunan kepada Anak Yatim.

Acara yang berlangsung khidmat ini, diselenggarakan di Kantor DPD Partai Demokrat, Lueng Bata, Banda Aceh. Turut hadir DPC dari 23 Kab/Kota, Anggota DPRA, Kader, dan Simpatisan. []

KPK Umumkan Pemenang Kompetisi JDC dan Desain Maskot JAGA

0

Nukilan.id – Setelah melalui serangkaian tahapan dalam kegiatan kompetisi JAGA Data Challenge (JDC) dan Desain Maskot JAGA, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan pemenang kompetisi JDC yang meliputi dua kategori peserta mahasiswa dan umum, serta pemenang terbaik dan favorit kompetisi Desain Maskot JAGA.

Pemenang JDC kategori mahasiswa, juara pertama diraih oleh PVDv2 – Politeknik Statistika STIS. Juara kedua diraih Pitch Pine – Universitas Indonesia, dan juara ketiga Equilibrium – Universitas Gadjah Mada.

Sedangkan, kategori umum dimenangkan oleh juara pertama Anak Ayam. Juara kedua diraih Serta Mulia 23th, dan juara ketiga diraih Gato.

Sementara itu, juara Desain Maskot JAGA terbaik diraih Mr. Tups – Udinkarno, dan
Maskot terfavorit oleh Rotasi – I Wayan Prima Cipta Fristara.

Tercatat total 362 tim peserta lomba JDC dan 462 orang peserta lomba Desain Maskot JAGA dari berbagai profesi, institusi, dan daerah berpartisipasi pada kompetisi ini.

Selama proses lomba, KPK juga menggelar rangkaian kegiatan diskusi serial, penjurian dan shortlisting, mentoring finalis, hingga grand final.

Para mentor yang turut mendampingi peserta finalis JDC 2021 berasal dari IYKRA, Data Science Indonesia, Shift Academy, The PRAKARSA, The SMERU Research Institute, dan KATADATA Indonesia.

Sedangkan, para juri yang terlibat, yaitu perwakilan dari Jabar Digital Service, Google Indonesia, KATADATA, Data Science Indonesia, Algoritma, Badan Pusat Statistik, dan KPK.

KPK pada 22 September hingga 25 November 2021 menggelar kompetisi JDC dan Desain Maskot JAGA untuk mengajak masyarakat memanfaatkan data pelayanan publik sebagai upaya pencegahan korupsi.

Melalui kegiatan ini KPK berharap dapat meningkatkan literasi masyarakat tentang pengolahan data pelayanan publik, sehingga menjadi informasi penting dalam upaya pencegahan ataupun deteksi dini korupsi dengan memanfaatkan situs dan aplikasi Jaringan Pencegahan Korupsi (JAGA) KPK.

JAGA adalah sebuah platform digital berbasis mobile yang diinisiasi oleh KPK bekerja sama dengan kementerian dan lembaga. Platform tersebut menyajikan data seputar informasi pelayanan publik dengan lima menu utama, yaitu sektor pendidikan, desa, kesehatan, perizinan, dan penanganan Covid-19. Dengan lima menu ini, masyarakat dapat mengakses informasi sekaligus menyampaikan keluhan terkait pelayanan publik tersebut.

Sejak diluncurkan pada tahun 2016 sampai dengan saat ini, JAGA telah mengumpulkan lebih dari 400.000 profil sekolah dan informasi lainnya di bidang pendidikan. Selain itu, juga terdapat 13.000 profil rumah sakit dan puskesmas, serta 74.000 profil desa di seluruh Indonesia. Untuk mengakses JAGA, masyarakat dapat mengunduhnya pada Play Store dan App Store atau melalui situs JAGA.ID. []

Korban Dugaan Malpraktek di RSUDZA Mengadu ke Sekjen Ikadin

0

Nukilan.id – Dahrumsyah, korban dugaan malpraktek  di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin( RSUZA) mengadu ke Sekjen Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin), M Rasyid Ridho.

Dengan di dampingi oleh Advokat dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Muhammad Zubir dan Ketua DPD Ikadin Aceh, Safaruddin, Dahrumsyah meminta dukungan atas laporan dirinya sebagai korban dugaan malpraktek yang telah di laporkan ke Polda Aceh dengan Nomor LP/B/240/XI/2021/SPKT/Polda Aceh, terhadap salah seorang dokter THT di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Minggu (28/11/2021).

“Saya mohon dukungan Advokasi hukum kepada Pak Sekjen Ikadin,” kata Dahrumsyah terengah-engah karena lehernya bolong dan kehilangan pita suara usai pasca operasi di RSUDZA beberapa tahun lalu.

Pada tahun 2012 Dahrumsyah berobat salah satu Rumah Sakit di Kota Lhokseumawe untuk mengobati tenggorokannya, hasil dari pemeriksaan dokter dirumah sakit tersebut Dahrumsyah Kemudian di rujuk ke RSUDZA.

Di RSUDZA dirinya di tangani oleh salah satu dokter spesialis THT, dan setelah pemeriksaan oleh dokter tersebut di nyatakan bahwa dirinya mengidap tumor ganas dan harus segera di lakukan tindakan operasi. Jelasnya

Lanjutnya, setelah dirawat selama tiga hari, kemudian di lakukan tindakan operasi dengan mengangkat benjolan yang di katakan tumor ganas tersebut. Setelah operasi Dahrumsyah kehilangan suaranya dan lobang di lehernya harus terus di tutupi karena luka operasi.

Pada tahun 2017 Dahrumsyah kembali lagi ke RSUDZA untuk memeriksa keadaan tenggorokannya, karena keadaan tenggorokannya semakin mengecil dan semakin sulit untuk berbicara, setelah itu dilakukan operasi kembali untuk pembesaran lubang tenggorokannya.

Pada tahun 2018 Dahrumsyah berobat RS Cipto Mangunkusumo di Jakarta, dan hasil pemeriksaan dokter di RSCM tersebut mengatakan bahwa dirinya tidak menderita penyakit tumor ganas tapi hanya sedikit pembengkakan getah bening. Oleh karena itu, berdasarkan hasil diagnosa tersebut Dahrumsyah merasa di rugikan atas hasil diagnosa penyakit tumor ganas dan operasi yang di lakukan di RSUDZA.

“Saya akan membantu untuk Advokasi hukumnya bersama kawan- kawan di Ikadin. apalagi, di sini sudah di tangani oleh Advokat YARA yang juga Ketua Ikadin Aceh, untuk kepentingan Advokasi hukumnya nanti akan kita kawal,” kata Rasyid Ridho usai memberikan materi dalam pendidikan Advokat Ikadin di Aceh.[]