Beranda blog Halaman 1907

Masyarakat Gelar Aksi Demo Hadang Ahok di Lhokseumawe

0
Masyarakat menghadang Ahok untuk meminta tolong di Lhokseumawe, Senin (6/12/2021). Foto: Antara/Dedy Syahputra

Nukilan.id – Sekelompok masyarakat menggelar aksi demonstrasi menghadang kedatangan Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke PT Perta Arun Gas di Desa Blang Lancang, Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Massa menghadang saat ada konvoi mobil yang membawa Ahok.

Dilansir dari Antara, Senin (6/12/2021), massa yang menghadang Ahok itu tergabung dalam Ikatan Keluarga Besar Blang Lancang. Penghadangan dilakukan saat konvoi mobil iring-iringan Ahok tiba di depan pintu II PT Perta Arun Gas.

Massa sempat terlibat aksi saling dorong dan adu mulut dengan polisi yang mengamankan lokasi tersebut. Koordinator aksi, Syamsuddin, mengatakan mereka melakukan aksi tersebut untuk bertemu langsung dengan mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

“Kami masyarakat selaku pemilik tanah adat leluhur meminta Ahok mengaudit PT Pertamina atas anggaran dana sarana dan prasarana milik masyarakat yang tergusur pada 1974,” katanya.

Menurut Syamsuddin, Komisaris Utama dan Direktur PT Pertamina harus segera hadir menyelesaikan sengketa lahan di atas makam tanah leluhur masyarakat Blang Lancang.

“Kami juga meminta Presiden Jokowi mengevaluasi kembali dana otonomi khusus Aceh berdasarkan pengorbanan harta benda masyarakat Blang Lancang,” katanya.

Syamsuddin mengatakan pihaknya tidak berniat melakukan aksi anarkis dan hanya ingin berjumpa dengan Ahok untuk menyampaikan tuntutan masyarakat.

“Jangan menghindar dari kami Pak Ahok, Bapak sudah mengunjungi tanah kami, maka sangat diharapkan Bapak mau temui kami,” katanya. []

Polda Aceh Ungkap Peredaran 133 Kg Sabu Jaringan Internasional

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Kepolisisan Daerah (Polda) Aceh melalui Ditresnarkoba berhasil mengungkapkan peredaran narkoba jenis sabu seberat 133 Kg jaringan internasional Indonesia-Malaysia.

Hal itu disampaikan Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, S. H., M. M dalam konferensi pers di Ruang Presisi, Mapolda Aceh, Senin (6/12/2021).

Kapolda Aceh mengatakan, keberhasilan pengungkapan narkoba tersebut adalah hasil kerja sama antara Diresnarkoba Polda Aceh dengan Polres Aceh Timur dan Bea Cukai Aceh.

“Narkoba seberat 133 Kg yang berhasil diungkap pada Jum’at (3/12/21) dengan TKP di Desa Lhok Dalam Kecamatan, Aceh Timur itu diawali oleh penyelidikan petugas kemudian menemukan 1 unit mobil Daihatsu merk Terios yang terparkir di depan sebuah rumah tersangka berinisial B,” ujarnya.

Kemudian, kata Kapolda, petugas melakukan penggeledahan dan ditemukan dalam mobil tersebut berupa barang bukti narkoba dalam 3 karung goni tepung terigu merk emas yang berisikan 60 bungkus the cina merk GUANYINWANG warna gold atau setara dengan 60 Kg Sabu.

“Berdasarkan informasi dari tersangka, petugas menemukan lagi barang bukti narkoba di rumah tersangka sebanyak 4 karung goni dengan isinya sebanyak 73 bungkus the cina merk GUANYINWANG warna hijau atau setara dengan narkoba 73 Kg sabu,” sambungnya.

Selain itu, lanjut Kapolda, Tersangka B juga mengaku kepada petugas bahwa narkotika berjumlah 133 Kg itu bukan miliknya, melainkan disuruh simpan dirumahnya oleh tersangka lain berinisial C yang sudah masuk DPO.

“Selanjutnya terkait pengungkapan narkoba ini ada satu lagi tersangka lainnya berinisial F yang juga sudah masuk DPO. Dalam kasus ini barang bukti yang diamankan petugas adalah narkoba jenis sabu seberat 133 Kg dan 1 unit mobil Daihatsu Terios,” jelas Kapolda.

Sementara itu, Kapolda juga menjelaskan, pasal yang disangkakan kepada pelaku adalah dijerat dengan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) dari Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat pidana penjara 5 tahun, paling lama 20 tahun dan terberat pidana mati.

”Dengan pengungkapan narkoba jenis sabu seberat 133 Kg ini oleh jajaran Polda Aceh bersama Bea Cukai Aceh telah menyelamatkan sebanyak 666.500 jiwa manusia. Selain itu, Narkoba jenis sabu seberat 133 Kg itu bila dipasarkan harganya bisa mencapai Rp. 150 Miliar,” pungkas Kapolda Aceh.

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolda Aceh didampingi Wakapolda Aceh, Brigjen Pol. Dr. Drs. H. Agus Kurniady Sutisna, M. M., M. H, Dirresnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol. Ade Sapari, S. I. K., M. H, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S. H., S. I. K., M. Si, dan Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, S. I. K.

Reporter: Hadiansyah

Siswi Madrasah Aceh Juara 2 Myres Super Camp Nasional 2021

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Siswi madrasah asal Aceh berhasil meraih prestasi dalam ajang Madrasah Young Researchers (Myres) Super Camp 2021.

Siswi yang berhasil menjuarai ajang tahunan ini yakni, Kayla Putri Fadlani dan Putri Maulia Natasya (MTsN Model Banda Aceh) sebagai juara 2 jenjang MTs, dan Mawar Della Risna (MAN 1 Bener Meriah) dinobatkan  juara 2 untuk jenjang MA.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Dr H Iqbal SAg MAg  mengatakan, ini merupakan prestasi yang membanggakan. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa semangat para siswa madrasah di Aceh untuk melakukan penelitian mulai tumbuh.

“Prestasi ini patut kita banggakan dan menunjukkan bahwa siswa kita memiliki kemampuan dalam bidang penelitian. Harapan kita ke depannya siswa kita mampu menjadi peneliti yang handal,” katanya, Senin, 6 Desember 2021.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Aceh Drs menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta serta seluruh guru yang telah membimbing para peserta dalam ajang ini.

“Semoga prestasi besar ini membawa madrasah Aceh lebih maju dan berprestasi dan sekaligus menjadi penyemangat dan motivasi bagi madrasah lain untuk lain untuk mengembangkan penelitian bagi generasi muda yg dimulai dari madrasah semoga  Aceh melahirkan kader kader peneliti,” ujarnya. []

Hendra Budian Serahkan Mesin Roasting Kopi untuk Masyarakat Bener Meriah dan Aceh Tengah

0
Proses serah terima mesin roasting kopi di Bener Meriah, Minggu (6/12/2021). Foto: Dok. Ist

Nukilan.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Hendra Budian, SH menyerahkan bantuan mesin roasting kopi kepada kelompok masyarakat di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Bantuan tersebut diserahkan melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Bener Meriah, Minggu (5/12/2021), yang selanjutnya akan diserahkan langsung kepada kelompok masyarakat.

Dalam keterangannya, Hendra mengatakan, mesin roasting kopi tersebut merupakan usulan masyarakat yang diperjuangkannya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun 2021.

“Untuk tahap pertama ini, jumlah mesin yang telah kami salurkan adalah sebanyak 10 unit, dengan kapasitas roasting maksimal 1.5 kg green bean kopi,” jelasnya kepada Nukilan.id, Senin (6/12/2021).

Pembagian mesin roasting ini diharapkan dapat mengdongkrak perekonomi masyarakat di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, mengingat kedua daerah tersebut merupakan daerah penghasil komoditas kopi terbesar di Provinsi Aceh bahkan Indonesia.

“Ditengah situasi pendemi Covid 19 yang masih mengganggu laju pertumbuhan ekonomi seperti sekarang ini, mendorong sektor UMKM dan Ekonomi kreatif saya kira adalah satu opsi yang konkrit, memastikan para pelaku usaha UMKM dan Ekonomi kreatif mendapat perhatian lebih dari Pemerintah adalah sebuah keharusan,” ungkap Politisi Partai Golkar itu.

Terakhir, Hendra menyampaikan, pembagian mesin roasting ini juga selaras dengan arahan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto yang juga Ketua Komite Pemulihan Ekonomi Nasional.

Sehingga, kata dia, ini menjadi penting dan utama bagi kami untuk memastikan bahwa visi Menko Perekonomian tersebut dapat diterjemahkan dengan baik oleh kader-kader Partai Golkar di Daerah.

“InsyaAllah kedepan akan lebih banyak lagi bantuan-bantuan yang bermanfaat bagi masyarakat yang akan kita perjuangkan melalui APBA tahun 2022. Dan semoga setiap kebijakan Pemerintah dapat menciptakan Economic Multiplier Effect. Amin,” harap Hendra.

Untuk diketahui, Mesin Roasting kopi yang dibagikan Anggota DPRA Dapil Bener Meriah – Aceh Tengah ini merupakan produk lokal buatan Jember, Jawa Timur. []

Ustadz Zacky Mirza Kecelakaan di Aceh, Begini Kondisinya

0
Ustadz Zacky Mirza kecelakaan mobil. (Foto: Instagram)

Nukilan.id Ustadz Zacky Mirza mengalami kecelakaan. Mobil yang ditumpanginya bersama keluarga dikabarkan kecelakaan saat dalam perjalanan dakwah menuju Bireuen dari Banda Aceh.

Hal tersebut terlihat dari unggahan Instagram sang ustaz yang duduk dibangku samping sopir. Ia terlihat terkena pecahan kaca dari pintu sopir lantaran mobil yang ditumpanginya diduga ditabrak oleh mobil dari arah berlawanan.

Kendati demikian, Ustaz Zacky diketahui tetap menjalankan dakwahnya. “Musibah bisa terjadi dimanapun & kapanpun. Semoga Alloh slalu melindungi & meridhoi perjuangan kami, Yaa Robbanaa…,” tulis Ustaz Zacky dikutip Senin (6/12/2021).

“Dakwah must go on!,” tegasnya.

Dalam video tersebut, seseorang terdengar menanyakan kondisi Ustaz Zacky. Mengaku baik-baik saja, ustaz kondang itu juga sempat menanyakan kondisi ibundanya yang duduk tepat di belakangnya.

“Ustaz nggak apa-apa ustaz?” tanya seorang pria.

“Aman, aman, nggak apa-apa. Nggak (kena pecahan kaca) aman. Nggak apa-apa,” jawab Ustaz Zacky.

“Untung nggak ini, cuma pecah doang. Mama kena nggak? Nggak kan?” tanya Ustaz Zacky pada ibunya.

Sebagaimana diketahui, satu jam sebelum mengalami kecelakaan, Ustaz Zacky Mirza sempat mengunggah sebuah video saat dirinya dalam perjalanan menuju Bireun. Bahkan pagi ini, dirinya diketahui akan bertandang ke Pekanbaru untuk kembali berdakwah.

“Teman-teman kita lagi on the way ke Bireun dari Banda Aceh. Bisa 3 sampai 4 jam alhamdulillah sama Papa saya Mama juga abis makan. Kita acara entar malam ke Bireun. Insyaallah besok pagi ke Pekanbaru. Sama teman-teman juga di belakang 2 sampai 3 mobil,” jelas Ustaz Zacky.

Unggahan video Ustaz Zacky mengalami kecelakaan langsung mendapatkan respon dari netizen. Mereka mendoakan keselamatan sang ustaz sekeluarga.

“Fi amanillah Ust Zacky & Keluarga,, Allah yg menjaga segala keselamatan. ujian dakwah Insha Allah balasan tak ternilai di dunia & akhirat,” tulis netizen.

“Semoga allah melindungi para pendakwah dari segala marah bahaya…aamiin keep fight my idol and never give up,” komentar netizen.

“Ya Allah … Ustadz semoga serombongan selalu dalam perlindungan Allah SWT… Aamiin,” kata netizen. [sindonews]

KJRI: Orang Aceh Bermigrasi ke Penang Sejak 1800-an

0

Nukilan.id – Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Penang Bambang Suharto mengatakan, secara historis banyak orang Aceh yang bermigrasi ke Penang, Malaysia sejak tahun 1800-an.

“Beberapa orang Aceh juga bermigrasi ke bagian lain Malaysia. Banyak orang Aceh dan Sumatera Utara telah menjalin perdagangan dengan orang Penang sejak 1800-an atau bahkan sebelum itu,” kata Bambang seperti dilansir antara, Minggu (5/12).

Pernyataan itu dikemukakan  saat KJRI Penang menyelenggarakan resepsi diplomatik di Penang, Sabtu malam, dengan menghadirkan Dubes RI di Kuala Lumpur, Hermono dan Ketua Menteri Penang, Chow Kon Yeow.

“Jamuan makan malam hari tersebut dalam rangka memperingati HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia. Inilah saat yang saya tunggu-tunggu sejak saya tiba di Penang pada 2 Maret 2020,” ujar Bambang.

Dia mengatakan acara dapat terselenggara terutama karena keberhasilan penerapan prosedur standar operasi (SOP) dan program vaksinasi oleh Pemerintah Malaysia khususnya Pemerintah Negeri Pulau Pinang.

Dalam pemaparannya Bambang mengatakan Penang dan Indonesia memiliki nilai dan sejarah yang sama dengan kontak dagang antara orang Aceh dan orang Penang.

Dia mengatakan pada 2018 sekitar 245 ribu orang datang dari Indonesia, sedangkan pada 2019 jumlahnya meningkat menjadi 275 ribu.

Sebagai perwakilan Pemerintah Indonesia di Penang, dengan misi utama melindungi WNI dan memajukan hubungan ekonomi Penang dan Indonesia, KJRI mendapat dukungan penuh dan kerja sama yang bermanfaat dari pemerintah, masyarakat, komunitas bisnis, akademisi, institusi swasta dan media.

Sementara itu Dubes Hermono mengatakan saat ini masyarakat di seluruh dunia mulai menikmati perkembangan yang menggembirakan untuk menyambut normal baru sehingga harus bersiap menghadapi varian Omicron COVID-19.

“Namun, saya yakin bahwa bersama-sama kita dapat mengatasi situasi sulit seperti yang ditunjukkan dalam dua tahun terakhir sejak pandemi meletus. Kami menyaksikan perjuangan dan kekuatan pemerintah bersama rakyatnya dalam mengelola situasi untuk bertahan dari tragedi yang disebabkan oleh pandemi,” kata.

“Kami senang mengetahui bahwa program vaksinasi di Malaysia dan Indonesia telah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Hingga saat ini, 95,07 juta orang (45,65 persen) telah menerima vaksin dosis kedua, dan 139,11 juta (66,80 persen) telah menerima vaksin dosis pertama di Indonesia,” katanya.

Dia mengatakan pemerintah Indonesia menargetkan 208.265.720 orang akan divaksin pada akhir 2021 sedangkan di Malaysia sudah 25,41 juta orang (77,8 persen) yang telah divaksin lengkap, dan 25,86 juta (79,2 persen) orang telah menerima dosis pertama.[]

PTE UIN Ar-Raniry Gelar Pengabdian Masyarakat di Pidie

0

Nukilan.id – Prodi Pendidikan Teknik Elektro (PTE) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh melaksanakan Pengabdian Masyarakat (Pengmas) di Desa Kampong Pukat Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie, Sabtu (4/12/2021).

Kegiatan Pengabdian Masyarakat merupakan hasil kerjasama antara Prodi Pendidikan Teknik Elektro (PTE) FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh dengan 11 kampus yang ada di Aceh yang melibatkan 75 orang dosen dan mahasiswa serta 80 masyarakat Gampong Kampong Pukat, Pidie.

Ketua Prodi PTE FTK UIN Ar-Raniry, Fathiah MEng selaku Ketua Pelaksana menjelaskan bahwa Pengabdian Masyarakat merupakan agenda rutin yang menjadi bagian dari Tridarma Perguruan Tinggi yang harus dilaksanakan oleh Civitas Akademika.

“Pengabdian di Gampong Kampong Pukat ini adalah Pengabdian kolaborasi antar universitas ke empat kalinya yang kami laksanakan bersama-sama,”kata Fathiah melalui keterangan tertulis, Minggu (5/12/2021).

Kegiatan Pengmas kolaborasi kali ini, kata Fathiah fokus pada beberapa program dan kegiatan diantaranya solialisasi penerapan IT dan Pelatihan aplikasi komputer bagi perangkat desa, pemanfaatan Plotagon sebagai media pembelajaran, pemanfaatan bahan bekas dalam pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE), Sosialisasi Stunting dan Pencegahannya, Pembuatan Alat Peraga Matematika Ramah Lingkungan.

Selain itu, kegiatan Pengmas kolaborasi ini dirangkai dengan Pembagian Sembako sebanyak 50 paket dan pemberian santunan anak yatim sebanyak 15 orang dan turut diberikan materi sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat oleh Dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh masing-masing, Putri Rahmi MPd, Zikra Hayati MPd dan Rizwan Z SSos MSi dari STSIP Al Washliyah Banda Aceh dan Novi Trina Sari MPd dari Unmuha Banda Aceh.

Sementara itu, Geuchik Gampong Kampong Pukat, Zainuddin menyambut baik atas terlaksananya kegiatan Pengabdian Masyarakat (Pengmas) di Desa Kampong Pukat Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie.

Zainuddin berharap dengan adaya sosialiasi dan pelatihan yang diberikan kepada Masyarakat dan Perangkat Gampong Kampong Pukat, Pidie menjadi modal dan ilmu pengetahuan baru bagi masyarakat khususnya dalam penerapan teknologi informasi. []

Polda Aceh tengah Mengusut Tuntas Kasus Penganiayaan di Bener Meriah

0
Kabid Humas Kombes Pol. Winardy, S.H., S.I.K., M.Si., (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, Kombes Pol Winardy, mengatakan benar bahwa ada laporan masyarakat ke pihaknya terhadap penganiayaan yang dilakukan oleh anggota Kepolisian Resort (Polres) Bener Meriah.

Propam (profesi pengamanan) Polda Aceh dan Ditreskrimum (direktorat reserse kriminal umum) Polda Aceh sedang melakukan penyelidikan,” kata Winardy kepada Nukilan.id, Minggu, (05/12/2021).

Ia menjelaskan,”saat ini kami telah mengambil langkah pemeriksaan, termasuk mengamankan oknum Polres Bener Meriah di Polda Aceh. Lalu akan ditindaklanjuti mencopot jabatan oknum tersebut agar mereka bisa diperiksa secara intensif di Polda Aceh”.

Polda Aceh serius dalam menangani setiap pelanggaran atau pidana yang dilakukan oleh oknum kepolisian. Dan akan memberikan tindakan atau punishment sesuai ketentuan perundangan-undangan yang berlaku,” ucap Kombes Pol Winardy.

Sebelumnya, Seorang tahanan, Saifullah, warga Aceh Utara yang menetap di Sumatera Utara, meninggal dunia setelah sempat koma beberapa hari dalam perawatan di rumah sakit. Dia meninggal dunia diduga dianiaya oleh anggoata kepolisian di Bener Meriah.

Istri Saifullah, Nilawati, telah melapor atas kasus dugaan penganiayaan tersebut kepada kepolisian daerah (Polda) Aceh, Kamis (2/12/2021)lalu untuk mendapatkan keadilan.

Reporter: Hadiansyah

YARA Desak Kapolda Aceh Usut dan Tindak Tegas Oknum Penganiyaan

0
Ketua YARA Safaruddin (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Ketua Yayasan Advokasi Rakyat  Aceh (YARA), Safaruddin mengatakan mendesak agar Kapolda Aceh mengusut dan menindak tegas oknum yang terlibat dalam kasus penganiyaan sampai meninggalnya orang yang di tangkap. Apalagi, sudah ada laporan polisi terhadap kasus ini, masyarakat resah dan marah atas kejadian ini, dan kita tidak ingin rakyat bertindak main hakim sendiri terhadap pelakunya.

“Kami juga mendesak Kapolda Aceh menyampaikan terbuka pengusutan kasus ini seperti yang di atensi oleh Kapolri terhadap kematian seorang gadis di kuburan ayahnya, kasus ini juga sudah saya laporkan ke Kapolri dan Komisi III melalui akun Twitter Kapolri dan Ust Nasir Jamil,” kata Safaruddin dalam keterangan yang diterima Nukilan.id Minggu (5/12/2021).

Ia mengatakan, Kasus penganiyaan terhadap tahanan sampai meninggal, bukan hanya ini saja. “beberapa bulan lalu, kami juga mendapat laporan dari masyarakat di Idi, Kabupaten Aceh Timur, ada warga saat di tangkap di Banda Aceh kondisi sehat tapi berselang jam kemudian sudah jadi mayat, dulu Kasat Narkoba Polres Aceh Timur, Darkasyi juga menganiaya tahanan sampai meninggal bahkan mayatnya di buang ke sungai untuk tutupi jejak,  tapi kemudian terbukti bahwa tewas di aniaya di Mapolres Aceh Timur, oleh Kapolda Rio Septianda Djambak Kasat tersebut di proses dan di hukum 8 tahun penjara, tapi apakah di pecat atau tidak saya tidak ikuti lagi”.

Yang ingin saya sampaikan adalah rakyat gelisah dan marah atas tindakan arogan oknum di Kepolisian dan tindakannya seakan mendapatkan legitimasi dari instansi dengan tidak di tindaknya mereka, saya sendir sebenarnya marah dengan tindakan oknum yang jahat, karena tindakan mereka itu telah membuat rakyat apatis terhadap penegak hukum, juga secara langsung melecehkan anggota polisi lain yang memang melindungi dan mengayomi rakyat, karena tindakan mereka semua polisi di anggap sama, oleh karena itu, saya meminta Kapolda memberikan atensi khusus terhadap kasus ini,” tuturnya.[]

Peringati HUT ke-22, DWP Aceh Gelar Sepeda Santai

0

Nukilan.id – Memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-22, pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh menggelar kegiatan sepeda santai, Minggu, (5/12/2021).

Kegiatan bersepeda itu, dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taqwallah, yang juga suami dari Ketua DWP Aceh, Safrida Yuliani.

Sekda bersama seluruh pengurus DWP mengayuh sepeda sepanjang lima kilo meter lebih.

Start dimulai dari Kantor DWP Aceh, lalu melaju ke jalan Tgk. Nyak Arief hingga ke Simpang Mesra. Kemudian dari Simpang Mesra para pesepeda kembali putar arah ke Kantor DWP untuk menuju finish.

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pembagian doorprize melalui undian bagi peserta. Setiap peserta dibagikan kupon, lalu dipilih secara acak. Mereka yang beruntung mendapatkan ragam hadiah, mulai dari kulkas, kompor gas, rice cooker, setrika, handuk dan payung.

“Kita berharap kegiatan ini dapat bermanfaat dan memberi energi positif bagi pengurus DWP, kegiatan olahraga ini kita harapkan dapat menambah semangat pengurus dalam menjalankan tugas keorganisasian,” kata Ketua DWP Aceh, Safrida Yuliani.

Kegiatan itu dihadiri juga oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Mawardi, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr. Hanif dan Direktur RSUDZA, dr. Isra Firmansyah.[]