Beranda blog Halaman 1905

Pemerintah Aceh Raih Anugerah Meritokrasi KASN 2021

0
Pemerintah Aceh meraih predikat "Baik" terkait penerapan sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara pada ajang Anugerah Meritokrasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) 2021. Penghargaan diserahkan Ketua KASN, Agus Pramusinto, dan diterima langsung oleh Gubernur Aceh Nova Iriansyah di The Westin Grand Ballroom, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (7/12/2021). Foto: Humpro

Nukilan.id – Pemerintah Aceh berhasil meraih predikat “Baik” terkait penerapan sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara (ASN) dari ajang Anugerah Meritokrasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) 2021.

Penghargaan itu diterima Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam acara yang berlangsung di The Westin Grand Ballroom, Surabaya, Jawa Timur, Selasa 7 Desember 2021. Gubernur Aceh dalam kesempatan itu turut didampingi Kepala Badan Kepegawaian (BKA) Aceh, Abdul Qahar dan Staf Khusus Gubernur, Wiratmadinata.

Untuk Pulau Sumatera, hanya dua provinsi yang mendapat anugerah tersebut, yaitu Aceh dan Sumatera Utara. Sedangkan provinsi lainnya yang mendapat penghargaan itu yakni Bali, Gorontalo, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan.

Anugerah Meritokrasi itu sendiri merupakan ajang untuk mengapresiasi instansi pemerintah yang berhasil menerapkan sistem merit; yakni manajemen ASN berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan kinerja secara adil dan wajar.

Hal ini juga terkait proses rekrutmen, promosi, penghargaan, dan hukuman yang adil, dan teratur berdasarkan kualifikasi, kinerja, dan seleksi kompetitif.

Dalam Anugerah Meritokrasi KASN 2021 ini diumumkan, pada 2021, KASN menetapkan 45 instansi pemerintah yang memperoleh kategori pelaksanaan sistem merit sangat baik dan 77 instansi dengan predikat baik.

Jumlah itu disebut meningkat dari tahun sebelumnya, di mana sebanyak 81 instansi ditetapkan mendapat kategori sangat baik dan baik.

Menurut Ketua KASN, Agus Pramusinto, keberhasilan instansi pemerintah dalam mencapai penerapan sistem merit kategori baik dan sangat baik merupakan buah kerja keras dan komitmen seluruh jajaran di instansi pemerintah dalam memperbaiki manajemen ASN.

“Kami mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya terhadap seluruh instansi pemerintah yang telah berkomitmen untuk menerapkan sistem merit. Serta ikut dalam penilaian penerapan sistem merit, dan kami berharap agar prestasi kali ini menjadi pemicu untuk perbaikan yang berkelanjutan dalam manajemen ASN di instansi pemerintah,” terang Agus dalam sambutannya pada acara itu.

Di tengah keberhasilan tersebut, Agus menyatakan akan tetap konsisten mempercepat implementasi sistem merit melalui penguatan pengawasan, asistensi, kolaborasi. Serta juga kerja sama dengan lebih banyak instansi pemerintah, demi mendorong perbaikan manajemen ASN secara berkelanjutan.

Hadirnya Anugerah Meritokrasi juga diharapkan dapat memotivasi lebih banyak instansi pemerintah untuk berkomitmen menerapkan sistem merit dengan lebih baik.

Sementara itu Wakil Presiden, Ma’ruf Amin, dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual, menyebut digelarnya Anugerah Meritokrasi, menjadi bukti konsistensi penegakan atas pengawasan meritokrasi di instansi pemerintah sesuai amanat Undang-undang No 5 tahun 2014 tentang ASN. Iktikad baik tersebut diyakini dapat mengakselerasi tercapainya reformasi ASN Indonesia, yang merupakan prasyarat mutlak untuk mencapai reformasi birokrasi.

Wapres turut mendorong, sistem merit harus diterapkan secara konsisten, mulai dari sistem rekrutmen ASN, penggajian dan reward, pengukuran kinerja, promosi jabatan, hingga pengawasan.

Dalam rangka akselerasi dan optimalisasi penerapan sistem merit, ia menjabarkan dibutuhkan beberapa langkah strategis.

“Pertama, kembangkan dan perkuat implementasi manajemen talenta dalam manajemen ASN. Hal ini penting untuk mempersiapkan kader penerus dengan talenta terbaik yang pada gilirannya akan mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujar Wakil Presiden.

Di samping itu, baik instansi pemerintah maupun SDM perlu meningkatkan agility dan kemampuan adaptif untuk menghadapi tantangan dan dinamika perubahan di tingkat nasional.

Wapres kemudian mengajak seluruh ASN di Tanah Air untuk mengerahkan profesionalitas dan tekad mereka untuk mewujudkan ASN berkelas dunia.

Sebagai informasi, sejak 2019 hingga pengujung 2021 KASN tercatat telah menilai 347 instansi pemerintah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 106 instansi telah mendapatkan kategori baik dan 46 lainnya mendapatkan kategori sangat baik. Pada 2024 mendatang, KASN menargetkan 100 persen Kementerian/Lembaga, 85 persen Pemprov, dan 30 persen Kabupaten/Kota mendapatkan kategori minimal baik penerapan sistem merit. []

Sibuk Syuting, Prilly Latuconsina Berhasil Meraih Prestasi sebagai Wisudawati Terbaik

0
Prilly terlihat sangat cantik dalam balutan kebaya karya Yanti Adeni /Instagram @prillylatuconsina96

Nukilan.id – Prilly Latuconsina bintang sinetron ini berhasil menjadi lulusan terbaik, di tengah-tengah kesibukannya menjadi artis.

Meski sibuk Prilly Latuconsina masih tetap menjaga fokusnya dalam berkuliah.

Terhitung dalam setahun ini Prilly Latuconsina sudah membintangi beberapa web series yang berhasil menarik perhatian warganet seperti film “My Lecture My Husband”.

Karakternya dalam web-series tersebut sukses membuat warganet gemas dan menghibur karena tingkah lakunya terhadap sang suami.

Lalu series “Ustadz Milenial” chemistry-nya dengan lawan main membuat warganet senyum-senyum sendiri dengan keromantisan keduanya.

Ada juga “I LOVE YOU Silly” yang sempat ramai, pasalnya dalam film in Prilly berperan sebagai Lily yang baik, polos dan ceria.

Karena kepolosannya Silly mampu menghibur warganet, namun karena terlalu baik juga membuat warganet gemas akan kisah cintanya dengan Jordy.

Series yang sedang ramai baik di Instagram maupun di Twitter berjudul “Hari Ini Kenapa Naira” bercerita tentang percintaan beda agama, menuntut kedewasaan dari masing-masing tokoh, aktingnya berhasil membuat warganet banjir air mata.

Sebelumnya Prilly sukses menjadi produser sekaligus pemain dalam film “Kukira Kau Rumah” bersama Umay Shahab.

Menjadi artis tidaklah mudah, seluruh sisi kehidupannya disorot media, termasuk kisah percintaan, pendidikan dan kariernya.

Dalam hal itu Prilly mampu memberikan contoh yang baik sebagai seorang aktris Tanah Air yang bisa menyeimbangkan antara tkesibukannya berakting dan sekaligus berkuliah di LSPR Communication & Business Institute Class jurusan Ilmu Komunikasi.

Perjuangan pemeran Naira ini dalam mengejar pendidikan S1 nya sangatlah tidak mudah dengan berbagai macam kesibukannya sebagai insan dunia hiburan.

Tekadnya ini membuahkan hasil pada 7 Desember 2021 Prilly Latuconsina saat melaksanakan wisudanya di Waringin Hospitality.

Peraih Best Of The Best Graduated dari program pendidikan jarak jauh jenjang Sarjana Ilmu Komunikasi adalah Prilly Latuconsina” ucap MC.

Dari prestasinya sebagai lulusan terbaik Prilly mendapatkan beasiswa penuh program Pascasarjana sebesar 61,5 juta rupiah dan 750 AUD dan 5 juta rupiah dari LSPR.

Dikutip zonajakarta dari Instagram pribadinya pada 8 Desember 2021 Prilly mengungkap rasa syukurunya.

Rasanya baru kemarin ketika saya memberi tahu orang tua saya bahwa saya ingin kuliah dan bekerja pada waktu yang sama.

Saya berjanji kepada mereka dan diri saya sendiri bahwa saya akan menciptakan keseimbangan antara pendidikan saya, karir saya di industri hiburan, dan bisnis saya.

Saya yakin itu adalah perjalanan roller coaster, tantangan demi tantangan, banyak malam tanpa tidur, hari-hari yang sibuk, darah dan air mata, dan saat-saat ketika saya merasa ingin menyerah.

Tetapi saya selalu mengingatkan diri saya akan tujuan saya, dan memiliki keyakinan bahwa jalan yang sulit ini akan membawa saya ke tujuan yang menakjubkan,” tulisnya dalam kolom caption.

Dalam balutan kebaya karya Yanti Adeni, Prilly terlihat sangat cantik dan elegan dengan wajah yang sangat bahagia dan bersyukur atas segala yang ia dapatkan.

Sumber: Zonajakarta

Gampong Nusa Juara Pertama Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

0

Nukilan.id – Tahun 2021 menjadi tahun emas bagi dunia pariwisata Aceh. Setelah menyabet gelar Duta Wisata Indonesia 2021 lewat Agam Aqral dan Inong Salwa, dilanjutkan dengan menyabet tujuh gelar jawara dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award pekan lalu, kini giliran Gampong Nusa, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, yang meraih juara pertama kategori homestay pada malam Anugerah Desa Wisata Indonesia tahun 2021.

Rentetan prestasi itu diapresiasi penuh oleh sosok nomor satu Pemerintah Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT. Secara khusus Gubernur Nova menyampaikan ucapan selamat serta rasa syukur atas prestasi yang diraih.

“Alhamdulillah. Gampong Nusa Kab. Aceh Besar meraih juara 1 Anugerah Desa Wisata Indonesia Kategori Homestay,” kata Gubernur Nova, seperti dikutip dari cuitan Twitter resminya, Rabu 8/12/2021.

Penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2021 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata Ekonomi Kreatif Republik Indonesia itu, diterima langsung Keuchik Gampong Nusa, M Yasin. Ia didampingi Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali, Kadisbudpar Aceh Jamaluddin, Kadisparpora Aceh Besar Ridwan Jamil.

Bupati Mawardi Ali juga menyampaikan ucapan selamat kepada Keuchik Gampong Nusa, serta seluruh masyarakat Aceh Besar, khususnya warga Gampong Nusa, atas kerja keras menjadikan gampong mereka sebagai yang terbaik di Indonesia.

“Kami menyampaikan selamat kepada Pak Keuchik yang telah menerima langsung penghargaan bergengsi anugerah desa wisata Indonesia tahun 2021,” kata Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali di Jakarta.

ADWI tahun ini mengangkat 7 Kategori penilaian, yaitu Penerapan CHSE, Desa Digital, Souvenir, Daya tarik wisata, konten kreatif, Homestay dan Toilet.

Pada penilaiam kategori yang dimenangkan oleh Gampong Nusa, dewan juri menilai homestay di Gampong Nusa, yang jumlah keseluruhannya mencapai 42 unit, berstandar internasional sehingga menjadi daya tarik untuk dikunjungi oleh turis mancanegara.

Selain memiliki homestay, para tamu yang datang disambut dengan ramah tamah secara adat istiadat. Selain itu, Gampong Nusa juga memiliki produk kerajinan lokal dan makanan khas setempat yang menjadikannya sebagai gampong di Aceh Besar yang patut dikunjungi serta layak menjadi desa wisata Indonesia.

ADWI 2021 diikuti oleh 1.831 desa dari seluruh Indonesia. Dewan juri kemudian mengurasi menjadi 300 besar, 100 besar dan terakhir 50 yang terbaik. Kemudian, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno bersama tim kurator dan dewan juri berkunjung ke 50 Desa Wisata yang menjadi nominasi salah satunya Gampong Nusa. Dari hasil penilaian langsung tersebutlah Gampong Nusa kemudian dipilih dan ditetapkan sebagai salah satu pemenang ADWI 2021. []

Penjelasan Status 4 Warna Kode QR di PeduliLindungi

0
Arti Status Warna Kode QR di PeduliLindungi (dok.Fimela.com)

Nukilan.id – Setelah vaksin Covid-19 dilaksanakan untuk menekan penyebaran virus. Aplikasi Pedulilindungi pun diluncurkan agar para warga Indonesia bisa bergerak namun tetap terpantau.

Maka saat ini buka hal yang asing lagi ketika kita ingin masuk fasilitas umum seperti pusat perbelanjaan, perkantoran, hingga moda transportasi harus scan Pedulilindungi untuk mengetahu apakah susah vaksin atau belum. Jika belum, maka sahabat Fimela tidak bisa masuk ke fasilitas umum tersebut.

Pemantauan ini dilakukan agar virus Covid-19 tidak menyebar begitu cepat. Melansir situs Pedulilindungi.id, aplikasi ini adalah pelacak Covid-19 yang digunakan secara resmi untuk pelacakan kontak digital di Indonesia.

Aplikasi ini dikembangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Kementerian BUMN.

Tapi tahukah sahabat Fimela jika kode QR PeduliLindungi terdiri dari 4 warna yang memiliki arti berbeda-beda. Berikut ini penjelasan untuk masing-masing warna yang muncul saat check-in ke tempat umum:.

Hijau

Status HIJAU menandakan bahwa dapat bepergian ke tempat umum karena termasuk ke dalam kriteria berikut:

  • Sudah vaksinasi lengkap (2 dosis).
  • Bukan pasien Covid-19 atau kontak erat.
  • Hasil tes antigen (1×24 jam) atau PCR (3×24 jam) negatif.

Informasi tambahan:

Jika hasil tes Antigen atau PCR belum muncul di aplikasi PeduliLindungi, mohon cek apakah laboratorium pemeriksa Covid-19 sudah terafiliasi dengan Kemenkes RI.

Apabila sudah terafiliasi dan hasil belum muncul, silahkan menghubungi fasilitas kesehatan tempat tes Covid-19.

Kuning

Anda dapat bepergian ke tempat umum. Status KUNING menandakan bahwa:

  • Baru vaksinasi 1 kali (belum lengkap).
  • Bukan pasien Covid-19 atau kontak erat.
  • Sembuh dari Covid-19 kurang dari 3 bulan (penyintas).

Merah

Dengan status MERAH, tidak dapat bepergian ke tempat umum karena belum vaksinasi Covid-19. Segera daftar vaksinasi untuk melindungi diri dan keluarga.

Hitam

Dengan status HITAM, tidak dapat bepergian ke tempat umum karena alasan berikut:

  • Positif Covid-19 kurang dari 14 hari,
  • Riwayat kontak dengan kasus positif kurang dari 14 hari,
  • Tes antigen/PCR positif kurang dari 2 hari, atau
  • Baru tiba dari luar negeri.

Mohon untuk melakukan karantina/isolasi mandiri dan melakukan tes antigen/PCR dengan ketentuan:

Kasus positif Covid-19: Isolasi mandiri dan tes antigen/PCR setelah hari ke-10.

Status akan berubah pada H+11 dengan hasil tes negatif atau H+15 tanpa tes sejak terkonfirmasi positif.Kasus kontak erat:

Karantina mandiri dan tes antigen/PCR pada hari ke-1 (entry test) dan ke-5 (exit test).

Status akan berubah pada H+6 dengan hasil tes negatif atau H+15 tanpa tes.Kedatangan luar negeri:

Karantina sesuai peraturan yang berlaku serta melakukan tes PCR pada saat kedatangan dan hari ke-4 karantina.

Jika bukan termasuk kriteria di atas, tetapi mendapatkan status HITAM, hubungi Call Center 119 ext. 9 atau email sertifikat@pedulilindungi.id

Sumber: Fimela

Kapolda Ajak Masyarakat Bantu Tingkatkan Capaian Vaksinasi di Aceh

0
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, S.H., M.M. (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, S.H., M.M. mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membantu peningkatkan capaian vaksinasi di Provinsi Aceh.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Haydar melalui siaran persnya, setelah mengikuti anev lanjutan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bersama Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, melalui saran Vidcon, Selasa (7/12/2021) di Mapolda Aceh.

Ahmad Haydar yang didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Dr. Drs. H. Agus Kurniady Sutisna, MM., MH. mengatakan, capaian vaksinasi sudah menjadi tanggung jawab bersama, di mana peran masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk membantu peningkatan vaksinasi itu sendiri.

Eks Kapuslabfor Polri itu mencontohkan, misalnya di dalam sebuah desa jumlah masyarakatnya yang sudah vaksin baru 20 persen, berarti yang 20 persen tersebut harus ikut mensosialisasikan pentingnya vaksinasi kepada masyarakat lainnya yang sama sekali belum menerima vaksin.

Nanti, sambungnya, akan ada Bhabinkamtibmas atau Babinsa yang akan ikut membantu dan akan terus berkolaborasi dengan masyarakat untuk mensukseskan program vaksinasi tersebut.

Dengan begitu, tambahnya, secara perlahan capaian vaksinasi, khususnya di Provinsi Aceh akan terus meningkat dan herd immunity yang menjadi target kita akan segera terwujud.

“Mari bersama-sama, baik Polri, TNI, seluruh stakeholder, maupun masyarakat untuk saling berkolaborasi dengan satu tujuan, yaitu capaian vaksinasi meningkat dan herd immunity segera tercipta,” sebutnya mengakhiri keterangan.[]

6 Pakar Bahas “Gayo Prasejarah” dari Berbagai Sisi dalam Desember Kopi 2021

0
Foto: Dok.Ist

Nukilan.id – Enam pakar bahas temuan arkeologi Ceruk Mendale dari berbagai sisi dalam event Desember Kopi Gayo 2021 dalam “dialog Gayo Prasejarah” di balai Arkeologi Sumatera Utara (Balar Sumut), Jumat (10/12/2021) pkl 14.00 WIB.

Para pakar tersebut adalah Dr Ketut Wiradnyana, MSi (Kepala Balai Arkeologi Sumatera Utara), memaparkan hasil penelitian Arkeologi Ceruk Mendale.

Kemudian peneliti linguistik dari Universitas Sumatera Utara (USU), Dr Dardanila, MHum membicarakan kaitan temuan Ceruk Mendale, Bahasa Gayo dan penyebaran Bahasa Austronesia.

Pakar adat Gayo yang juga Ketua Majelis Adat Gayo H Aspala Bantacut, SE, MM, mengulas temuan Ceruk Mendale dan Ekspresi Artistik Motif-Motif Gayo.

Selanjutnya Dr.phil. Toetik Koesbardiati (Koordinator Program Studi S3 Ilmu Sosial, FISIP, UNAIR), memaparkan hasil analisa kerangka manusia purba Ceruk Mendale. Dr Toetik sudah pernah datang ke Gayo meneliti temuan Ceruk Mendale.

Pakar lainnya seorang arsitek, Sylviana Mirahayu, ST, MT., dosen Universitas Panca Budi, memaparkan rencana penataan Ceruk Mendale sebagai museum outdoor.

Ahli ekonomi makro, Dr Ardi Adji (Pokja Kebijakan TNP2K Sekretariat Wakil Presiden) memapakarkan pemikirannya tentang temuan Ceruk Mendali dalam Pembangunan Kawasan Dataran Tinggi Gayo.

Desember Kopi Gayo 2021 merupakan rangkaian kegiatan budaya mengisi panen raya kopi. Tahun ini diisi dengan pertunjukan seni dan dialog virtual dan non virtual.

Agenda lengkap Desember Kopi Gayo adalah “Dialog Gayo Prasejarah” di Balai Arkeologi Sumut, pada 10 Desember 2021, “Pentas Puisi Desember Kopi Paya Tumpi” di Kampung Paya Tumpi Baru Aceh Tengah, 15 Desember 2021, “Dialog Kopi, Pinus dan Tembakau” di Fakultas Pertanian Universitas Gajah Putih Takengon, 16 Desember 2021, dan puncak perayaan di pusatkan di Kampung Kuyun Kecamatan Celala Aceh Tengah, pada 18 Desember 2021.

Para seniman yang berasal dari Banda Aceh, Bireuen,Sumatera Utara, Bali, Yogyakarta, Batam dan Riau juga dijadwalkan hadir menampilkan aneka pertunjukan di kebun kopi, kedai kopi dan pabrik kopi.

Para peserta juga dipandu melakukan wisata Gayo prasejarah mengunjungi situs Mendale, Loyang Pukes dan lain-lain.

Forum Beru Gayo menerbitkan kumpulan puisi dengan tema “Perempuan dan Gayo Prasejarah.”

Event Desember Kopi Gayo digagas penyair Fikar W Eda dan para seniman yang bergabung dalam Komunitas Rangkaian Bunga Kopi, Komunitas Musikalisasi Puisi Indonesia dan tahun ini melibatkan Komunitas Gayo Prasejarah.

Kegiatan ini pertama kali diselenggarakan pada 2016 dihadiri seniman dari 18 provinsi di Indonesia dan menerbitkan kumpulan puisi “Kopi 1550 MDPL” dengan kurator Salman Yoga, Mustafa Ismail dan Fikar W.Eda.[]

Anggota DPRA Nora Idah Nita Gelar Pelatihan untuk Kader Posyandu Desa Se-Aceh Tamiang

0
Nora Idah Nita bersama Kader Posyandu Desa se-Aceh Tamiang

Nukilan.id – Anggota DPR Aceh Fraksi Partai Demokrat daerah pemilihan (Dapil) 7 (Langsa-Aceh Tamiang) Nora Idah Nita, SE menggelar pelatihan dasar kader posyandu se-Aceh Tamiang di Ruang Meeting Room O’ Tamiang Coffee, Senin (6/12/2021) kemarin.

“Pelatihan dasar Kader Posyandu desa ini sangat penting untuk membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak,” kata Nora Idah Nita.

Pelaksanaan pelatihan dasar kader posyandu se-Aceh Tamiang digelar bersumber dari dana pokir Nora Idah Nita bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Aceh Tahun Anggaran 2021.

Nora menyebut, program pelatihan sekaligus untuk persiapan generasi sehat Posyandu untuk untuk berada di garda terdepan terkait kesehatan ibu dan anak, selain untuk memenuhi kebutuhan kesehatan dasar dan peningkatan gizi masyarakat.

“Kita berharap pelatihan dasar dapat mencetak genarasi pelopor di di lapangan,” kata Nora.

Selain itu–kata Srikandi Demokrat ini, pelatihan dasar diharap dapat mencetak Kader Posyandu yang akan berkonstribusi kepada masyarakat karena Kader Posyandu yang terdepan.

Pada pelatihan itu, Nora Idah Nita sekaligus menyalurkan bantuan untuk Posyandu Desa, berupa makanan pendamping ASI yakni susu, kacang hijau, gula, telur serta yang lainnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, Ibnu Azis mengaspresiasi anggota DPRA Nora Idah Nita yang peduli pada Kader Posyandu di Aceh Tamiang.

”Kegiatan ini perlu diaspresiasi, apalagi bersumber dari pokir Ibu Nora yang peduli pada Kader Posyandu. Kader Posyandu kita, sehingga kader Posyandu dapat meningkatkan kapasitasnya dan update terrkini tentang kesehatan,” ujarnya. Ibnu Azis.

Ibnu Azis berharap kegiatan dilakukan rutin setiap tahun, agar kader poryandu di Aceh Tamiang terus meningkat. []

Pedagang Ikan Pasar Al-Mahirah Gelar Aksi Demo di Kantor DKP Aceh

0
Pedagang Ikan Pasar Al-Mahirah Lamdingin Gelar Aksi Unjuk Rasa di depan Kantor DKP Aceh, Selasa (7/12/2021). Foto: Nukilan/Hadiansyah

Nukilan.id – Pedagang ikan pasar Al-Mahirah Lamdingin menggelar aksi unjuk rasa dengan berjualan ikan di depan kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Aceh, Selasa (7/12/2021).

Aksi yang dihadiri puluhan pedagang ikan itu menuntut DKP Aceh untuk melarang pejualan ikan eceran di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Lampulo, Kota Banda Aceh.

Menurut pantauan Nukilan.id dari jam 14:00 sampai dengan jam 17:00 para pedangan masih melakukan aksi unduk rasa dengen berjualan di depan kantor DKP Aceh.

“Kami menuntut DKP Aceh atas janji-janjinya kepada para pedagang, terkait penjualan ikan eceran di TPI lampulo. Kalau masih terjadi, ini justru mengancam dagangan kami di pasar Al-Mahirah,” ungkap Samsul, salah seorang pedagang ikan di Pasar Al-Mahirah.

Samsul berharap kepada DKP Aceh untuk segera mencari solusi terhadap permasalahan tersebut. Sehingga TPI Lampulo tidak lagi menjual ikan secara eceran

“Apabila ini terus dibiarkan, otomatis ikan di pasar Al-Mahirah tidak laku lagi,” pungkasnya.

Berikut 4 tuntutan pedagang ikan di Pasar Al-Mahirah kepada Pemerintah:

1. Pedagang pasar Al-Mahirah menuntut janji sesuai dengan yang telah disampaikan oleh UPTD Perikanan Provinsi dan Kota Banda Aceh pada 9-10 Agustus 2021 lalu.

2. Mohon perhatian serius dari pemerintah baik dari Legislatrif dan Eksekutif

3. Fungsional TPI Lampulo disesuai dengan tupoksinya.

4. Khusus kepada Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mohon perhatian serius dengan keadaan ini, jangan sampai para pedagang ikan enceran menjadi pedangang termiskin di Sumatera.

Reporter: Hadiansyah

Ketua IPI Aceh Ajak Pustakawan Ubah Paradigma Mengelola Perpustakaan

0
Ketua IPI Aceh, Nazaruddin Musa (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Perkembangan teknologi informasi telah merubah paradigma pengelola perpustakaan, tentunya dalam hal ini secara otomatis pola kerja pustakawan atau pengelola perpustakaan juga menjadi berubah.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (PD IPI) Aceh, Nazaruddin Musa MLIS menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Gampong se – Kabupaten Aceh Besar Tahun 2021, di Aula Wisma Atlet, Kota Jantho, Aceh Besar, Senin (6/12/2021).

“Paradigma perpustakaan harus dirubah, dari semula dianggap sebagai gudang buku, perpustakaan harus bertransformasi sehingga memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kemampuan masyarakat, sehingga mampu mengubah kualitas hidupnya menjadi lebih baik menuju kesejahteraan,”kata Nazar, Senin (6/12/2021).

Pengelola perpustakaan Gampong, kata Nazar bukan hanya menunggu pengunjung datang, namun harus mampu bergerak aktif mendorong masyarakat agar menjadi bagian dan mendapatkan manfaat positif keberadaan perpustakaan Desa di tengah-tengah masyarakat.

“Perpustakaan Gampong butuh orang-orang yang andal dalam mengembangkan perpustakaan, tidak hanya pasif mengikuti pola kerja yang ada dan bergantung kepada pengguna,”tambahnya.

Lebih lanjut, Nazar menjelaskan bahwa teknologi informasi di perpustakaan Gampong dapat mengatasi persoalan tempat dan waktu. Ia mencontohkan dengan hanya bermodalkan internet para pengelola perpustakaan Gampong dapat mengunduh koleksi-koleksi gratis yang berhubungan dengan keperluan masyarakat.

Disamping itu dalam konteks inklusi sosial, penerapan TIK khususnya internet dapat membantu pengelolaan untuk mencari sumber referensi, baik itu dalam bentuk buku muapun video-video tutorial ataupun panduan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

”Tidak hanya di situ, dengan penerapan teknologi informasi dapat membantu mempromosikan produk-produk hasil inklusi sosial yang di produksi oleh masyarakat. Misalnya dengan Instagram Facebook dan platform media sosial lainnya,”kata Nazar dihadapan puluhan peserta yang hadir.

Menurut Nazar, dengan dijadikan Perpustakaan sebagai pusat belajar dan referensi berbasis TIK, tentu akan efektif dan informatif sehingga bisa menjawab setiap kebutuhan yang diinginkan oleh masyarakat sekitar perpustakaan.

”Secara tidak langsung dapat menarik minat kunjungan khususnya anak-anak dan remaja karena layanan perpustakaan sudah sesuai dengan gaya hidup mereka. Dan ini semua sangat diperlukan komitmen pengelola perpustakaan dan juga partisipasi aktif para aparatur Gampong,” tutup Nazar diakhir diskusi.

Bimtek yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar berlangsung selama 4 hari, mulai tanggal 6-9 Desember 2021 diperuntukkan untuk pengelola Perpustakaan Gampong di Kabupaten Aceh Besar.

Dalam bimtek tersebut turut diundang narasumber masing-masing, Plt. Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar, Fazlun SH MT, Novayaturrahmi SIP, Nazaruddin Musa MLIS, Suherman MEc, Abdul Manar, MHum.[]

Rapat Pleno Golkar Abdya, Perluas Hingga Tingkat Desa

0
Rapat Pleno DPD II Partai Golkar Abdya, (Foto: Dok.Ist)

Nukilan. id – Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya (Golkar) Aceh Barat Daya (Abdya) mengadakan Rapat Pleno pengurus partai, tentang percepatan pendataan anggota Partai Golkar dan konsolidasi struktur Partai tingkat II di Kabupaten Abdya.

Hal ini menyahuti, sehubungan dengan surat dari DPD I Partai Golkar Provinsi Aceh, maka DPD II Partai Golkar Aceh Barat Daya melaksanakan dengan nomor : B-144/DPD I/GK/2021 pada (26/11/2021) tentang percepatan pendataan anggota partai golkar dan konsolidasi struktur Partai. Bertempat di Sekretariat DPD II Partai Golkar Abdya, Senin (06/12/2021).

Ketua DPD II Partai Golkar Abdya Agusri Samhadi dalam laporannya menyampaikan, telah merampungkan seluruh struktur Organisasi di tingkat kecamatan dan sayap partai sesuai jadwal yang telah di sepakati, dan sekarang sedang melakukan konsolidasi ke tingkat desa.

“Golkar Abdya siap memenuhi target Kartu Tanda Anggota (KTA) yang diberikan DPD I dan akan dilakukan berbarengan dengan pembentukan Pimpinan Desa (Pimdes) secara bertahap, Insya Allah kita siap,” ucap Agusri.

Oleh karena itu, Agusri juga menginstruksikan kepada seluruh kader golkar di abdya untuk terus mengsosialisasikan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto Sebagai Calon Presiden Republik Indonesia pada pemilu mendatang di tahun 2024.

DPD II Partai Golkar Abdya berkomitmen siap untuk menjalankan amanah Musyawarah Nasional (Munas), ungkapnya.

Selanjutnya, Koordinator Daerah IX DPD I Aidil Fitri dalam sambutannya menyampaikan apresisasi atas kerja Partai Golkar Abdya yang aktif melakukan konsolidasi infrastruktur partai.

Korda berharap DPD II golkar abdya  segera mempercepat target realisasi pendaftaran dan pendataan KTA Partai Golkar, “Harus segera dipercepat,” ucapnya.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan serentak Surat Keputusan (SK) Pimpinan Kecamatan se Kabupaten Aceh Barat Daya dan SK sayap Partai.

Ikut dihadiri Korda IX Pengurus DPD I partai Golkar Aceh Aidil Fitri dan Zulkifli Thaleb, RS. Darmansyah Ketua Wantim seluruh Pengurus DPD serta Pimpinan Kecamatan se Kabupaten Aceh Barat Daya.