Beranda blog Halaman 1894

Forum LSM Aceh Serahkan Petisi, Minta MA Eksekusi PT Kallista Alam

0
(Foto: Dok.Ist)

Nukilan.idForum Lembaga Swadaya Masyarakat Aceh (Forum LSM Aceh) serahkan petisi ke Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia meminta untuk mengambil alih eksekusi kasus PT Kalista Alam (PT KA), di Kantor Mahkamah Agung, Jakarta Pusat pada Senin (20/12/2021).

“Kami sangat berharap agar MA dapat mendengarkan suara masyarakat di Aceh dan kasus ini dapat segera dieksekusi”, tutur Dirman, Ketua Forum LSM Aceh dalam keteranganya Kepada Nukilan.id, Selasa (21/12/2021).

Dirman menyampaikan, bahwa putusan ini perlu segera dieksekusi untuk memperlihatkan kekuatan suatu putusan peradilan.

Selanjutnya, harapan senada juga disampaikan oleh Jafar, Kepala Desa Blang Luah, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, yang turut hadir di gedung MA, menambahkan bahwa putusan pengadilan terhadap PT KA perlu segera dieksekusi mengingat kasus ini sudah berlarut 9 tahun.

“PT KA masih terus beroperasi, dan denda untuk pemulihan hutan sama sekali belum terealisasikan,” ucap Jafar.

“Kami kuatir jika ini tidak segera dieksekusi, perusahaan lain atau bahkan masyarakat bisa akan mencontoh perbuatan PT KA,” tambah Jafar.

Forum LSM Aceh bersama beberapa kepala desa juga turut mendatangi Badan Pengawas Mahkamah Agung (Bawas MA) di Jakarta Pusat pada hari Selasa 21/12/2021 untuk melaporkan berlarut-larutnya proses eksekusi kasus PT KA.

Kedatangan Forum LSM Aceh dan masyarakat disambut baik oleh staf Bawas MA, Bram Budi Nurcahyo, SE., Ak., MH.

“Kita menyambut baik kedatangan masyarakat Aceh untuk melakukan pengaduan terhadap eksekusi putusan kasus yang belum berjalan ini. Kami akan coba proses aduan dari masyarakat Aceh dalam satu minggu kedepan,” ujar Bram.

Sebelumnya PT KA telah divonis bersalah dengan denda Rp. 366 miliar. Perusahaan kelapa sawit tersebut diminta bertanggung jawab atas pembakaran hutan gambut tripa seluas 1.000 hektare pada tahun 2012.

Padahal hutan gambut tripa adalah salah satu ekosistem rawa gambut yang penting untuk dilestarikan yang terletak di kabupaten Nagan Raya, Aceh.

Terhitung sampai hari ini, Selasa (21/12/2021), petisi yang diluncurkan melalui platform change.org tersebut telah mendapatkan lebih dari 8.000 dukungan masyarakat.[]

Lemparkan Makanan Kepada Pemerintah

0
Radja fadlul Arabi. (Foto: Dok. ist)

*Oleh Radja fadlul Arabi

Dua puluh lima Desember adalah tanggal yang sangat ditunggu-tunggu oleh sekelompok masyarakat bergaama di Indonesia dalam menyambut suatu momen peristiwa yang dilaksanakan oleh agama kedua terbesar di Indonesia yaitu agama Kristen Katolik dan agama Kristen Protestan. Mereka akan merayakan suatu ibadah spiritual mereka yang disebutkan yaitu dengan sebutan natal. Menurut pengertian secara umum Natal adalah hari raya umat Kristen yang diperingati setiap tahun oleh umat Kristiani pada tanggal 25 Desember untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus.

Dari pengertian diatas kita dapat menyimpulkan bahwa di penghujung akhir bulan desember tetangga agama saya itu melaksanakan suatu acara yang sangat krusial bagi mereka. Penulis dapat memahami bahwa mereka ingin melaksanakan acara merreka dengan meriah, namun sekarang yang menjadi objek landasan penulis dalam menuliskan berita ini adalah yaitu ucapan selamat natal dan merayakannya dan disatu sisi penulis juga mengamati analisa yang terjadi di bagian menteri agama dan pemerintahan baik dari pusat maupun dari daerah Dalam hal ini penulis melihat bahwasanya agama tetangga kita merayakan natal tidak pernah memaksakan kita namun mereka menghimbaukan kepada lembaga agama agar bisa membuat suatu peraturan akan liburnya pekerja mereka yang berasal dari agama Kristen, permintaan itu ahirnya dikabulkan sehingga natal menjadi hari cuti libur nasional.

Dari zaman ke zaman, penulis merasa bahwa dalam momen cuti hari natal ini terjadi keributan sesama Islam atau Muslim tersendiri akan mengenai sebuah ucapan selamat yang dilakukan oleh siapa saja baik dari pihak lembaga maupun personal, dan penulis merasa bahwa netizen pembaca atau penonton yang budiman menjadi aktor dibalik pengucapan hari natal yang dilakukan baik secara pribadi maupun secara kelembagaan.

Penulis ingin mendefinisikan bahwa hukum mengucpkan ucapan selamat natal itu dikembalikan kepada niatnya sendiri, hal ini pernulis setuju dengan pendapat yang diutarakan oleh bapak Hasyim Muzadi yaitumengucapkan selamat natal tergantung kepada niatnya dan saya mengharamkan apabila kita sebagai umat muslim ikut merayakannya natal, dan penulis juga mengikuti pendapat Buya Hamka yaitu mengucapkan selamat natal dibolehkan, namun yang tidak diperbolehkan adalah umat muslim merayakan hari natal.

Dari pendapat kedua ulama maka penulis ingin memberikan pendapat tersendiri yaitu ucapan selamat natal dikembalikan kepada seseorang itu dengan berniat dia hanya cuman menghormatinya saja atau mengiyakan saja namun apabila dia menganggap ucapan selamat natal haram, maka keharaman hukum tersebut mohon dilimpahkan kepada dirinya saja, karena bagi penulis sendiri merasa netizen atau oknum yang bukan berada di lingkungan pejabat pemerintahan atau keagamaan seringkali penulis merasakan bahwa mereka menjadi suatu korek api yang dinyalakan hanya untuk membahas sesuatu namun melupakan sesuatu. Penulis juga ingin memberikan pendapat kepada ulama atau umat islam yang mengatakan ucapan selamat natal haram maka dipersilahkan berpendapat demikian, dan apabila ada ulama yang membolehkan ucapan selamat natal maka tidak masalah karena penulis merasakan bahwa berbeda pendapat itu dibolehkan namun yang kita mempermaslahkan sekarang adalah orang-orang atau oknum-oknum umat islam yang mengikuti atau merayakan hari natal, penulis merasa bahwa kedua ulama yang berpedendpaat berbeda ini agar dapat bersatu supaya bisa membuat suatu fatwa akan keharaman mengikuti hari natal dan ditambahkan sanksi bagi umat islam yang merayakan hari natal tanpa suatu kejelasan yang pasti.

Penulis juga ingin memberikan pandangan tentang pemerintahan atau bagaian keagaaman dalam mengucapkan selamat natal, bagi penulis hal yang dilakukan oleh para pejabat kita maka dibolehkan dan ditingkatkan menjadi diharuskan, dan penulis juga memohon agar para pejabat-pejabat kita jangan menjadi orang yang melaksanakan pepatah gali lobang tutup lobang, tujuan eksistensi pepetah ini adalah penulis merasa para-para pejabat yang berada pemerinatahan seringkali mengambil kesempatan dalam kesempitan akan menutupi mata. Penulis juga mengutarakan bahwa oknum pemerintah sengaja mempermainkan akan keharaman ucapan selamat natal yaitu dengan berbagai cara agar masyarakat atau mahasiwa bisa dibungkam akan penglihatan mereka terutama dikarenakan akhir tahun adalah amaslaah buat pemerintah karena akhir tahun itu adalah proses penutupan anggaran, hal inilah penulis rasakan disaat hari natal dan akhir tahun, bahkan penulis yang merupakan perwakilan netizan mengukapkan sebenarnya kasus ucapan selamat natal seharusnya jangan diperdebatkan lagi, akan tetapi kasus ini sudah menjadi lemparan objek makanan bagi oknum pemerintah agar bisa menutupi pandangan masyarakat dan mahasiswa.

Penulis juga mengharapkan agar para mahasiwa dan masyarakat atau sekarang kita sebut netizen agar kita jangan menjadi hewan yang apabila dilempar makanan oleh tuannya maka kita makan mentah-mentah makanan tersebut, begitu juga dengan kasus ini, dalam kasus ini kita harus bisa menjadi kebalikannya karena disaat perayaan momen natal ini adalah momen yang snagat tepat bagi pemerintah tersendiri, karena di dalam momen natal inilah momen srategis yang bersamaan dengan momen penyelesaian anggaran akhir tahun, dan untuk menutupi jejak-jejak akan permainan keuangan pemerintahan maka dibutuhkanlah suatu objek atau makanan sebagai umpan atau sebagai sogokan agar di akhr tahun mahasiwa atau masyarakat sendiri bisa membutkan perihal ini. Dan lebih membuka  mata selebar-lebarnya dalam memperdebatkan akan makanan dari pemerintah

Penulis juga memohon agar para-para akatifs diluar sana agar bisa membuka kacamata selebar-lebaranya, bahwa kita selama ini natal bagi umat islam digunakan permainan oleh para oknum-oknum pemerintah agar bsia menutupi pandagan kita akan tentang nasib bangsa ini, karena di moment natal disitulah oknum-oknum pemerintah bermain, sehingga tidak salah kalau ada istilah proyek berjalan hanya satu tahun saja, dan tidak dimasukkan dalam anggaran kedepannya. Begitulah situasi Indonesia sekarang, menutupi kasus dengan kasus adalah suatu permainan yang sangat menyenangkan apalagi menutupinya yaitu dengan membuat petengkaran yang hanay dilemparkan kepada satu agama saja.

Kita sebagai penonton baik dari kalangan ulama atau kalangan mana saja maka kita harus bisa menghentikan kebiasaan ini, akan tetapi cobalah kita membuat kegaduhan untuk pemerintah agar bisa betengkar dalam menyelesaiakan anggaran negara di akhir tahun dengan bertujuan agar kejelekan-kejelakan pemerintah dapat dihilangkan dalam penyusunan anggaran, dan dengan kita membuat kegaduhan seperti itu maka penulis menyakini bahwa anggaran kedepan mungkin akan lebih maksimal tanpa ada proyek-proyek mangkrak seperti kejadian dalam penyusunan anggaran sebelumnya.

Penulis merupaka kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Aceh.

Masyarakat Aceh Tamiang Sumbang 1 Unit Lift untuk Wisma TIM Jakarta

0
Direktur Utama PT Tamiang Elevator Indonesia,. Sugianto, SE,MM saat bersalaman dengan Gubernur Aceh di acara peresmian wisma TIM. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Masyarakat Aceh Tamiang yang tergabung dalam Tamiang Serumpun menyumbang 1 unit lift penumpang untuk Gedung Wisma Taman Iskandar Muda (TIM) yang beralamat di Jalan Takuban Perahu Nomor 1 kawasan Guntur Setiabudi Jakarta Selatan.

Penyerahan pemanfaatan lift tersebut sedianya dilakukan oleh Ketua Tamiang Serumpun, Bapak Mayjen (Pur) Sulaiman AB, namun karena berhalangan maka di wakilkan oleh Bapak Sugianto,SE,MM
Lift Penumpang telah diserah terimakan kepada Ketua PP TIM Jakarta, DR. Surya Darma, MBA.

“Paguyuban Tamiang Serumpun merupakan wadah tempat berkumpulnya para pengusaha dan pemikir yang berada di perantauan, terutama yang di Jakarta agar dapat memberikan kontribusi untuk daerah,” ujarnya.

Lift yang hari ini kita serah terimakan kepada Ketua TIM, merupakan lift hasil produksi PT Tamiang Elevator Idonesia, yang merupakan perusahaan Lift yang sudah Go Internasional yang Direktur Utamanya merupakan putra Aceh Tamiang kelahiran Sungai Liput, Kecamatan Kejuruan Muda.

Mewakili Tamiang Serumpun, Bapak Sugianto,SE,MM. menambahkan satu unit Lift yang disumbangkan untuk Wisma TIM agar memudahkan aktifitas masyarakat Aceh dalam memamfaatkan gedung. “Perusahaan Tamiang Elevator selalu mendukung kegiatan pemerintah Aceh dalam membangun Aceh baik di daerah maupun di Jakarta,” ujar Sugianto.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Aceh Ir. H. Nova Iriansyah MT, meresmikan Gedung Wisma Taman Iskandar Muda (TIM) di Jakarta, Senin (20/12/2021). Penandatanganan prasasti oleh Gubernur Aceh, pertanda diresmikannya penggunaan gedung yang berada di Jalan Tangkuban Perahu, Nomor 1 Guntur Setiabudi, Jakarta Selatan itu.

Gedung Wisma TIM dibangun sebagai bertanda bahwa masyarakat Aceh semakin kuat dalam pengembangan silaturrahmi sehingga wadah paguyuban TIM terus berkembang.

Gedung yang dibangun berlantai empat dengan fasilitas parkir di basement dan luas sekitar 500 meter persegi bukan hanya dibangun memakai dana Anggaran Aceh, namun ada juga dermawan asal Aceh Tamiang melalui organisasi Tamiang Serumpun menyumbang peralatan seperti unit lift penumpang tersebut. []

Mensos Bantu Anak Penderita Kanker Ganas di RSUDZA Sebesar Rp 53 Juta

0
Menteri Sosial, Tri Rismaharani saat tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Selasa (21/12/2021). Foto: Dok. Ist

Nukilan.id – Menteri Sosial Republik Indonesia, Tri Rismaharani kembali melakukan kunjungan ke Provinsi Aceh, Selasa (21/12/2021).

Risma tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Pukul 10.40 WIB dengan menggunakan pesawat Batik Air Id 6896.

Kedatangan Risma disambut Komandan Pangkalan Angkatan Udara (Danlanud) Bandara SIM, Kolonel.pnb. Hendri Ahmad Badawi dan perwakilan Pemerintah Aceh, Dedi Kurniawan dan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Aceh, Dr. Drs. Yusrizal, M.Si.

Berdasarkan informasi yang diterima Nukilan.id, kedatangan Menteri Sosial RI tersebut dalam rangka menyerahkan bantuan dana sebesar Rp. Rp 53.974.411 dan bantuan lain kepada anak Penderita Kanker Tulang Ganas, Riski Ardyansyah (15) yang sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

Setelah menyerahkan bantuan tersebut, Mensos Risma kembali ke Jakarta pada hari yang sama, pukul 15.40 WIB dengan menggunakan Pesawat Garuda GA 147 melalui Bandara Internasional SIM. []

Fachrul Razi Minta Kapolri Lakukan Pendekatan Persuasif di Aceh

0

Nukilan.id – Senator asal Aceh, Fachrul Razi turut angkat bicara terkait pemanggilan Zulkarnaini Hamzah alias Tgk Ni oleh Polda Aceh. Menurut Fachrul Razi yang juga Ketua Komite I DPD RI membidangi Hukum tersebut meminta Kapolri melakukan Pendekatan Persuasif di Aceh.

“Saya memahami psilokogis kombatan yang mengibarkan bendera sebagai simbol peringatan pada 4 desember yang lalu sebagai proses perdamaian, dan ini dilakukan dalam koridor mengenang perdamaian. Niat dan motifnya adalah tetap menjadi NKRI dan tidak ada tindakan yang mengarahkan kepada upaya pemisahan,” tegas Fachrul Razi kepada media, Selasa, (21/12/2021).

Fachrul Razi meminta Kapolri dan Polda di Aceh beserta jajarannya melakukan pendekatan persuasif. “Semua tahu Perdamaian Aceh sampai saat ini masih dalam proses transisi yang belum selesai, termasuk persoalan bendera yang masih belum selesai,” tegas Fachrul Razi.

Alumni Politik Universitas Indonesia itu menambahkan, penggunaan dugaan makar di Aceh tidak tepat karena Aceh sudah dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, sesuai MoU Helsinki dan UUPA. “Istilah makar akan merusak trust building perdamaian Aceh yang sudah terbangun selama 16 tahun di Aceh, apalagi yang dimakarkan, semua struktur dan orang orang di GAM sudah diakui oleh negara, tidak ada lagi istilah makar,” tegas Fachrul Razi.

Menanggapi pengibaran bendera Aceh yang dilakukan secara seremonial pada peringatan tahunan, Fachrul Razi mengatakan bahwa tidak perlu ditanggapi reaksioner dengan tuduhan makar yang berlebihan. “Bukankah Milad GAM berjalan dengan damai tanpa ada kekerasan dan insiden, harusnya kita bersyukur semua berjalan aman karena pengaruh pimpinan GAM yang menjaga agar tidak terjadi insiden apapun apalagi Aceh sudah jelas bagian NKRI, kenapa harus dipermasalahkan lagi,” tegasnya.

“Peringatan 4 desember secara simbolis mengenang perdamaian kemarin oleh masyarakat dan kombatan hanyalah seremonial tahunan semata, dan sah-sah saja sejauh dilakukan dalam bingkai NKRI, berjalan aman dan damai” ungkapnya.

Terkait dengan pemanggilan mantan pimpinan GAM, Tgk Zulkarnaeni alias Tgk Ni, Fachrul Razi mrngatakan bahwa beliau adalah Ketua Mualimin Aceh, yang juga berjasa mengawal perdamaian dan mencegah tidak terjadi kekerasan apapun selama 16 tahun ini. “Dalam surat sebagai undangan interview untuk klarifikasi, yang jelas kita semua harus menjadi Aceh yang aman dan damai,” tutupnya. []

Putus dari Gisella Anastasia, Berikut Alasan Wijin

0
Gisel dan Wijin (Foto: Instagram/@gisel_la)

Nukilan.id – Kabar kandasnya hubungan asmara Gisella Anastasia dan Wijaya Saputra alias Wijin ternyata bukanlah isapan jempol belaka.

Baru-baru ini, Gisel pun mengonfirmasi kabar tersebut pada media. Hal yang sama pun diungkapkan Wijin. Pebasket kondang tanah air itu pun mengaku bahwa sebelum memutuskan jalinan asmaranya dengan Gisel, keduanya telah memikirkan hal tersebut matang-matang.

“Ini enggak tiba-tiba, semua sudah dipikirkan dan didiskusikan,” kata Wijaya Saputra melansir tayangan akun YouTube Intens Investigasi yang diunggah pada Minggu (19/12/2021).

Lebih lanjut, Wijin pun mengatakan bahwa keputusannya untuk mengakhiri kisah kasih bersama Gisel adalah sebuah keputusan yang diambil kedua belah pihak setelah diskusi panjang.

“(Alasan) Enggak ada sih, memang ini keputusan bersama aja. Alasan enggak ada sih,” tegas Wijin lagi.

Wijin menegaskan bahwa hingga kini hubungannya dengan ibu satu anak itu masih baik-baik saja. Bahkan keduanya memiliki proyek pekerjaan yang sama.

“Masih baik, baik banget, semua baik. Gue tetep support aja. Kita kerjaan masih bareng, beberapa bisnis masih bareng. Jadi saling support. Kalau ketemu, yah ketemu aja,” lanjut Wijin.

Sebagai informasi, sebelumnya Gisel sudah lebih dulu mengungkapkan bahwa dirinya dan Wijin telah cukup lama putus.

“Kita update (di Instagram) sejujur-jujurnya, apa adanya. Kalau memang saat ini, menjalani kehidupan masing-masing, nggak bareng bareng lagi,” kata Gisella Anatasia ditemui di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Sabtu (18/12/2021).

Meskipun tak menjelaskan alasannya secara detail, namun Gisel menyatakan bahwa saat dipanggil pihak kepolisian terakhir kali, dirinya sudah putus dengan Wijin.

“Masa cerita di sini (alasan putus). Udah lama (putus) enggak ngitung, cuman kemarin baru nulis aja. Kemarin juga yang terakhir dipanggil (polisi) juga itu posisinya memang udah enggak bareng,” pungkasnya. (WS)

Sumber: Cumicumi

Ronaldo Sudah Tua, Ralf Rangnick Akan Beli 3 Penyerang Baru

0
(Foto: Reuters)

Nukilan.id – Cristiano Ronaldo tampil luar biasa di era keduanya di Manchester United. Dia bermain melebih ekspektasi, khususnya untuk usia yang tidak lagi muda.

Ronaldo jadi pembelian besar MU musim panas ini. Dia dilepas Juventus, MU bergerak cepat memulangkan sang legenda. Harapannya, Ronaldo bisa menularkan mentalitas juara.

Sejauh ini kontribusi Ronaldo terbukti memuaskan. Dia sudah mencetak 13 gol dalam 18 penampilan di semua kompetisi. Ronaldo juga berulang kali mencetak gol penentu kemenangan.

Masalahnya, skuad MU yang sekarang diduga tidak bisa memaksimalkan potensi Ronaldo. Oleh sebab itu, Ralf Rangnick mungkin menuntut pembelian pemain baru.

Kehadiran Ronaldo di MU juga telah memicu perubahan dalam skuad. Ada beberapa pemain, khususnya penyerang yang mungkin harus meninggalkan MU demi mendapatkan menit bermain.

Ada Edinson Cavani yang sudah lama tidak mendapatkan kesempatan bermain. Sejak ada Ronaldo, Cavani lebih sering dicadangkan dan sesekali masuk sebagai pengganti.

Berikutnya ada Anthony Martial yang juga lebih sering dicadangkan. Performa Martial juga kurang memuaskan setiap kali diberi kesempatan bermain.

Artinya, nama-nama seperti Cavani dan Martial mungkin bakal dilepas Setan Merah musim panas mendatang.

Selain soal kepergian pemain, kabarnya Setan Merah akan membidik penyerang baru. Setidaknya ada tiga pemain yang masuk radar MU, yaitu Dusan Vlahovic, Erling Haaland, dan Joao Felix.

Vlahovic dianggap sebagai kandidat terbaik oleh MU. Masalahnya ada beberapa klub lain yang juga berminat, khususnya tim-tim Premier League.

MU juga sudah lama mengamati perkembangan Haaland. Transfer Haaland bakal sulit karena masalah harga, tapi MU sudah punya rencana.

Selain itu, MU juga dikabarkan menaruh minat pada Joao Felix. Penyerang Atletico Madrid ini dianggap layak mendapatkan tim yang lebih baik.

Sumber: Bola.net

Kapolda Aceh Harap Dana BTT dapat Digunakan untuk Bansos Vaksinasi

0

Nukilan.id – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh beserta terus menggelar vaksinasi baik dosis I maupun dosis II untuk mendongkrak capaian vaksinasi yang selama ini masih jauh dari target.

Kapolda Aceh Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, S.H., M.M. dalam keterangannya menyampaikan, data capaian vaksinasi per tanggal 20 Desember 2021 berjumlah 47.065 orang. Jumlah tersebut melebihi target harian yang ditentukan, yaitu 34.200 orang.

Kapolda juga merincikan capaian vaksinasi Polda Aceh beserta jajaran saat ini. Berdasarkan data yangvditerima, rinciannya adalah sebagai berikut:

*Capaian Dosis I*

1. Polresta Banda Aceh mencapai 179.446 atau 94.30 persen.
2. Aceh Besar 126.984 atau 41.32 persen.
3. Pidie 116.973 atau 34.32 persen.
4. Pidie Jaya 74.830 atau 60.78 persen
5. Bireun 145.633 atau 43.73 persen
6. Lhokseumawe 78.911 atau 54.58 persen
7. Aceh Utara 153.347 atau 33.44 persen
8. Aceh Timur 124.937 atau 40.04 persen
9. Langsa 86.486 atau 59.29 persen
10. Aceh Tamiang 125.747 atau 55.82 persen
11. Bener Meriah 72.678 atau 59.90 persen
12. Aceh Tengah 95.546 atau 58.60 persen
13. Gayo Lues 45.789 atau 61.42 persen
14. Aceh Tenggara 89.134 atau 53.15 persen
15. Aceh Jaya 39.662 atau 56.44 persen
16. Aceh Barat 57.845 atau 37.28 persen
17. Nagan Raya 63.216 atau 47.99 persen
18. Abdya 55.087 atau 46.58 persen
19. Aceh Selatan 77.542 atau 41.99 persen
20. Subulussalam 31.398 atau 47.81 persen
21. Aceh Singkil 51.722 atau 55.74 persen
22. Sabang 14.835 atau 47.52 peesen
23. Simeulu 46.522 atau 65.03 persen

*Capaian Dosis II*

1. Polresta Banda Aceh mencapai 131.412 atau 69.06 persen.
2. Aceh Besar 51.941 atau 16.90 persen.
3. Pidie 47.187 atau 13.84 persen.
4. Pidie Jaya 30.171 atau 24.50 persen
5. Bireun 53.619 atau 16.10 persen
6. Lhokseumawe 42.244 atau 29.22 persen
7. Aceh Utara 58.039 atau 12.66 persen
8. Aceh Timur 54.316 atau 17.41 persen
9. Langsa 47.619 atau 32.64 persen
10. Aceh Tamiang 78.417 atau 34.81 persen
11. Bener Meriah 43.464 atau 35.83 persen
12. Aceh Tengah 58.801 atau 36.07 persen
13. Gayo Lues 32.140 atau 43.11 persen
14. Aceh Tenggara 49.316 atau 29.41 persen
15. Aceh Jaya 17.171 atau 24.44 persen
16. Aceh Barat 34.792 atau 22.42 persen
17. Nagan Raya 33.073 atau 25.11 persen
18. Abdya 33.155 atau 28.03 persen
19. Aceh Selatan 35.804 atau 19.39 persen
20. Subulussalam 15.163 atau 23.09 persen
21. Aceh Singkil 29.685 atau 31.99 persen
22. Sabang 10.055 atau 32.31 peesen
23. Simeulu 25.684 atau 35.90 persen

”Capaian kita saat ini masih 48,51 persen untuk dosis I dan 25.15 persen dosis II. Capaian itu harus mencapai 70 persen pada akhir Desember tahun ini. Oleh karena itu kami harapkan masyarakat segera melaksanakan vaksin di gerai-gerai terdekat,” ucap Kapolda, Selasa (21/12/2021) di Mapolda Aceh.

Untuk mendukung kegiatan vaksinasi itu pun, katanya, Mabes Polri dan Polda Aceh telah mengirimkan 130 tenaga kesehatan (Nakes) berstatus BKO untuk menjadi vaksinator ke jajaran.

Ini menunjukkan keseriusan Polda Aceh dalam menggarap serta meningkatkan target capaian vaksinasi, yang pada akhir Desember 2021 harus tembus 70 persen.

“Polda Aceh sangat serius dalam hal target capaian akhir Desember harus tembus 70 persen,” sebutnya.

*Minta Dana BTT Dianggarkan untuk Bansos*

Dalam hal ini, Kapolda Aceh juga sangat mengharapkan kerjasama seluruh pihak untuk berkolaborasi menuntaskan vaksinasi bagi masyarakat agar herd immunity segera tercipta demi keselamatan bersama, terutama Forkopimda Aceh.

Hal tersebut, sebagaimana tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 900/7120/SJ tentang Dukungan Percepatan Vaksinasi dan Pembayaran Tenaga Kesehatan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021.

Surat yang dikeluarkan pada 16 Desember 2021 dan ditandatangani oleh Mendagri Tito Karnavian tersebut ditujukan kepada gubernur, bupati dan wali kota seluruh Indonesia untuk mengejar target vaksinasi Covid-19 di daerah masing-masing.

Kapolda juga telah mengundang pejabat di lingkungan Pemprov Aceh untuk menindaklanjuti Surat Edaran tersebut, terutama tentang mekanisme penyerapan anggaran BTT dalam bentuk bansos, yang nantinya dibagikan kepada masyarakat dalam setiap kegiatan vaksinasi.

“Saya berharap nantinya dana BTT bisa digunakan untuk bansos bagi masyarakat yang vaksin. Upaya tersebut semata untuk meningkatkan capaian vaksinasi, di mana pada akhir Desember 2021 harus tembus 70 persen,” ujar mantan Kapuslabfor Polri tersebut.

“Dalam rangka mendukung program nasional penanganan pandemi Covid-19 khususnya pemenuhan target vaksinasi dosis pertama sebesar 70% hingga akhir Desember 2021, maka kita harus bergandengan tangan, berkolaborasi, termasuk Pemda untuk mempercepat pencapaian target tersebut di Aceh,” sebutnya lagi, mengutip Surat Edaran Mendagri.

Gempa 4,3 Magnitudo Guncang Meulaboh Aceh Barat

0

Nukilan.id – Gempa bumi 4,3 magnitudo mengguncang Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat pada Selasa (21/12/2021).

Berdasarkan keterangan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Regional I Medan, Sumatera Utara, bahwa gempa tersebut terjadi tepat pukul 02:55:19 WIB dini hari.

Lebih lanjut, BMKG menjelaskan pusat gempa berada di lokasi 3.89 LU – 96.00 BT, tepatnya berada di 31 km Barat Daya Meulaboh, Aceh Barat. BMKG juga menyatakan, gempa terjadi di kedalaman 32 kilometer tersebut tidak berpotensi tsunami.

Meskipun demikian, BMKG mengimbau kepada masyarakat, agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.

Berikut keterangan lengkap dari BMKG Regional I Medan, Sumatera Utara:

Info Gempa Mag:4.3 SR, 21-Dec-21 02:55:19 WIB, Lok:3.89 LU,96.00 BT (31 km BaratDaya MEULABOH-ACEHBARAT), Kedlmn:32 Km ::BMKG-BSI

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Wanita Tanpa Busana di Aceh Besar, Ini Kronologinya

0
konferensi Pers Polresta Banda Aceh terkait penemuan mayat wanita tanpa busana di Aceh Besar. (Foto: Nukilan/Ahmad)

Nukilan.id – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Banda Aceh menemukan mayat tanpa busana di kawasan Lambadeuk, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar.

Hal itu disampaikan Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP M. Ryan Citra Yudha dalam konferensi pers yang digelar Mapolresta Banda Aceh, Senin (20/12/2021).

Ia menceritakan kronologi, sebelumnya pada tanggal 14 Desember 2021 sekitar pukul 14:00 WIB Satreskrim Polresta Banda Aceh mendapatkan informasi dari Polsek Peukan Bada, bahwa adanya penemuan mayat di desa Lambadeuk, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar.

Kemudian atas dasar itu, Personel Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polresta bergerak untuk memastikan kebenaran dari informasi tersebut.

“Sesampai ke TKP, personel menemukan mayat di pinggir hutan Desa Lambadeuk yang terbungkus jas hujan berwarna hijau dengan kondisi tanpa busana dan kaki terikat,” ungkap AKP M. Ryan.

Setelah melakukan olah TKP dan penyidikan oleh petugas gabungan, kata dia, pihak kepolisian mengungkap identitas korban yang telah meninggal dunia berinisial NZ (47), yang telah dibunuh oleh mantan suami korban berinisial HH (49), warga Peukan Bada, Kabuapten Aceh Besar.

“Kasus tersebut terungkap setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan, dan dari banyaknya barang bukti yang telah didapatkan, merujuk kepada HH sebagai pelaku,” ujar AKP M. Ryan.

Kemudian, tim melakukan penyelidikan intensif tentang siapa yang terakhir bekomunikasi dan bertemu dengan korban, dan dari hasil penyelidikan, ternyata mantan suami korban, HH yang terakhir berkomunikasi dengan korban.

Selanjutnya, kata dia, pada tanggal 15 desember malam kita mengamankan tersangka untuk kita bawa ke Satreskrim Banda Aceh dan kemudian akan kita introgasi secara mendalam.

“Selama introgasi, kita mencoba menggali alibi-alibi dan keterangan yang bersangkutan lalu kita cek satupersatu, namun ternyata banyak ketidaksesuaian antara pernyataan dan kenyataannya. Sehingga yang bersangkutan, mengakui perbuatannya,” pungkas AKP M. Ryan. [red]