Beranda blog Halaman 1833

Diskominsa Dukung BMA Integrasikan Pengelolaan ZIS untuk Pemberdayaan Ekonomi

0

Nukilan.id – Baitul Mal Aceh (BMA) terus memperkuat kerja sama dengan berbagai instansi, salah satunya dengan Dinas Komunikasi, Informasi dan Sandi (Diskominsa) Aceh.

Dalam rangka sharing dan diskusi pemanfaatan fasilitas teknologi informasi (TI) untuk pengembangan data mustahik ke depan, pimpinan BMA berkunjung ke Diskominsa Aceh, Jumat (28/1/2022), yang langsung disambut Kepala Dinas, Marwan Nusuf.

Sementara dari BMA dihadiri Anggota Badan, A Rani Usman, Khairina, Mukhlis Sya’ya dan M. Haikal.

Kepala Diskominsa Aceh menyampaikan rasa bahagianya mendapat kunjungan dari salah satu lembaga keistimewaan Aceh yang beberapa waktu lalu baru mendapatkan penghargaan di level nasional.

“Hari ini dua instansi di Pemerintah Aceh yang mendapatkan penghargaan tingkat nasional bertemu, baik itu BMA dan Diskominsa Aceh. Kami mendukung penuh BMA dalam mengintegrasikan beragam pelayanan publik terutama dalam pengelolaan ZIS untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat Aceh,” ujar Marwan.

Sementara itu, Anggota Badan BMA, A Rani Usman meminta dukungan dari semua pihak termasuk Diskominsa guna melancarkan semua program yang dimiliki oleh BMA dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh. Menurutnya, BMA tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari para stakeholder terkait.

“BMA tidak bisa berjalan sendiri dalam mengimplementasikan setiap programnya, namun perlu ada dukungan dari pihak lain sehingga tujuan yang ingin dicapai dapat segera terwujud,” pintanya.

Anggota Badan BMA lainnnya, Mohammad Haikal juga mengutarakan keinginannya untuk mengembangkan gudang atau bank data kemiskinan Aceh by name by addres agar bisa mengukur kinerja dalam menanggulangi kemiskinan.

“BMA juga berharap agar dana zakat dapat ikut serta menurunkan angka kemiskinan terutama pemberdayaan ekonomi fakir miskin,” kata Haikal.

Selanjutnya, Mukhlis Sya’ya juga menambahkan bahwa BMA akan mengelola anggaran ZIS sekitar Rp100 miliar yang akan digunakan untuk meningkatkan kemajuan di berbagai sektor dan diharapkan akan berdampak pada penguatan ekonomi.

“BMA bagian dari Pemerintah Aceh akan ikut ambil bagian dalam membangkitkan kesejahteraan masyarakat Aceh. Jika gudang data fakir miskin se-Aceh tersebut update, Pemerintah Aceh dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat Aceh berdasarkan data tersebut”, harap Mukhlis. [rilis]

Hadiri Yudisium Mahasiswa FEBI UIN Ar-Raniry, Achris Sarwani Sampaikan Orasi Ilmiah

0
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Achris Sarwani. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Achris Sarwani menyampaikan orasi ilmiah pada Yudisium Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN AR-Raniry Banda Aceh, Kamis (27/1/2022).

Dalam kegiatan tersebut, Bank Indonesia Provinsi Aceh menyampaikan strategi dalam mempersiapkan SDM unggul pada sesi Orasi Ilmiah yang langsung disampaikan langsung oleh Achris Sarwani selaku Kepala Perwakilan.

Achris Sarwani menyampaikan bahwa dalam melakukan pengembangan kapasitas SDM unggul, pendekatan incubation centre dibarengi dengan digitalisasi dan penerapan prinsip syariah bisa menjadi model yang relevan diterapkan di Aceh.

“Model tersebut diyakini bisa menyiapkan SDM yang memiliki jiwa entrepreneurship dengan gagasan, inovasi, wawasan, serta berpegang teguh pada prinsip syariah yang pada gilirannya bisa menggerakkan ekonomi Aceh dan menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi Provinsi Aceh,” jelas Achris Sarwani dalam keterangannya kepada Nukilan, Jum’at (28/1/2022).

Selain itu, Achris Sarwani selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh juga meresmikan Pusat Inkubasi Bisnis Syariah FEBI UIN Ar-Raniry sebagai bentuk nyata implementasi strategi dalam menyiapkan SDM unggul. []

Bantu Pengobatan Warga Banda Aceh, Wakil Ketua DPRK: Terima Kasih Teuku Riefky Harsya

0

Nukilan.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Isnaini Husda menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Anggota DPR-RI asal Aceh, Teuku Riefky Harsya (TRH) yang telah memfasilitasi dan membantu kebutuhan keluarga Askana Ratifa (21 bulan) selama 4 bulan pengobatan di Jakarta.

Askana merupakan salah seorang bayi penderita gejala bocor jantung dan penyempitan saluran darah asal Beurawe, Kota Banda Aceh yang telah menjalani pengobatan dan operasi di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta. Kini Askana telah sembuh dan telah tiba kembali di Aceh.

“Alhamdulillah puji syukur kepada Allah SWT. Dan kita juga menyampaikan terima kasih kepada bapak Teuku Riefky Harsya yang sudah membantu memfasilitasi pengobatan bayi bocor jantung yang salah satunya merupakan warga Kota Banda Aceh,” ucap Isnaini saat menjemput kepulangan keluarga pasien yang tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Kamis (27/1/2022).

Politisi Partai Demokrat itu berharap, kedepan Teuku Riefky Harsya yang juga menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP Partai Demokrat Itu dapat terus membantu pasien-pasien yang mengalami bocor jantung lainnya di Aceh.

Menurutnya, bantuan yang diberikan Teuku Riefky Harsya selama ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Aceh, terutama untuk mereka kelaurga kurang mampu.

“Pengobatan ini sangat membantu masyarakat, apalagi ini keluarga kurang mampu. Dan saat ini masih ada satu pasien lagi warga Kota Banda Aceh yang mengalami bocor jantung dan sedang menunggu antrian pengobatan,” ujar Isnaini.

Oleh karena itu, Isnaini meminta masyarkat untuk mendoakan Bapak Teuku Riefky Harsya selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT agar dapat terus berbuat yang terbaik untuk masyarakat dan membantu keluarga kurang mampu di Aceh

“Semua kita berdoa, mudah-mudahan Bapak Riefky selalu diberikan kesehatan untuk dapat terus berbuat untuk masyarakat Aceh,” pungkasnya. [MIR]

Sidang Perdana Kasus Korupsi Jetty Kuala Krueng Pudeng Aceh Besar di PN Banda Aceh

0
Sidang Perdana Pembacaan Surat Dakwaan oleh JPU Kejari Aceh Besar dalam perkara penyalahgunaan keuangan keuangan negara pada pekerjaan pembangunan Jetty Kuala Krueng Pudeng, Lhoong Aceh Besar tahun anggaran 2019 di Dinas Pengairan Provinsi Aceh, Kamis (27/1/2022). Foto: Ist.

Nukilan.id – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar melaksanakan persidangan perdana Perkara atas nama Terdakwa M. Zuardi Bin Muhtaruddin Baya dan Taufik Hidayat Bin Muhadi serta Perkara atas nama Terdakwa Yusri Bin Muhammad Jamil dengan agenda pembacaan Surat Dakwaan dalam perkara Penyalahgunaan Keuangan Negara pada Pekerjaan Pembangunan Jetty Kuala Krueng Pudeng Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar Tahun Anggaran 2019 Pada Dinas Pengairan Provinsi Aceh di Pengadilan Negeri Tipikor Banda Aceh.

Hal itu disampaikan Kajari Aceh Besar Rajendra D Wiritanaya. S.H melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Aceh Besar, Deddi Maryadi, SH dalam keterangannya kepada Nukilan di Aceh Besar, Jum’at (28/1/2022).

Ia menjelaskan, bahwa terhadap Perkara atas nama terdakwa M. Zuardi Bin Muhtaruddin Baya dan Taufik Hidayat Bin Muhadi dan perkara atas nama terdakwa Yusri Bin Muhammad Jamil menggunakan jenis dakwaan Subsidairitas yaitu dakwaan primair Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 Jo UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP, dan Subsidair Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 Jo UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.

“Atas surat Dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum, para terdakwa melalui Penasihat Hukum Terdakwa mengajukan Keberatan atas Surat Dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Aceh Besar dan persidangan akan dilanjutkan yaitu pada hari Kamis tanggal 03 Februari 2022 dengan agenda pembacaan Nota Keberatan (eksepsi) dari Penasihat Hukum para terdakwa,” jelas Deddi.

Sebelumnya, kata dia, JPU Kejari Aceh Besar telah melimpahkan 2 berkas perkara terkait dalam Penyalahgunaan Keuangan Negara Pembangunaan Jetty Kuala Krueng Pudeng Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar Pada Dinas Pengairan Provinsi Aceh Tahun Anggaran 2019 ke PN Tipikor Banda Aceh yaitu Berkas Perkara atas nama Terdakwa M. Zuardi Bin Muhtaruddin Baya dan Taufik Hidayat Bin Muhadi dengan Surat Pelimpahan Perkara Nomor: B175/L.1.27/Ft.1/01/2022 tanggal 20 Januari 2022.

“Dan  juga berkas Perkara atas nama Terdakwa Yusri Bin Muhammad Jamil dengan Surat Pelimpahan Perkara Nomor: B-177/L.1.27/Ft.1/01/2022 tanggal 20 Januari 2022,” pungkas Deddi.

Nurdiansyah Alasta: UMKM Adalah Modal Utama Bangkitkan Ekonomi Rakyat

0
Anggota DPRA dari Fraksi Demokrat, drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes, saat melakukan kunjungan reses ke pusat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) milik masyarakat di Desa Tanoh Alas, Babul Makmur, Aceh Tenggara, Kamis (27/1/2022). Foto: Ist.

Nukilan.id –  Anggota DPRA dari Fraksi Demokrat, drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes, melakukan kunjungan reses ke pusat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) milik masyarakat di Desa Tanoh Alas, Babul Makmur, Aceh Tenggara.

Dalam kunjungan tersebut anggota DPRA yang juga menjabat sebagai bendahara umum Demokrat Aceh didampingi oleh tokoh masyarakat dan kepala desa Tanoh Alas, Riduanto. Dalam sambutannya ia berharap UMKM yang ada Aceh Tenggara, khususnya Tanoh Alas terus berkembang agar dapat membantu ekonomi masyarakat setempat.

“UMKM merupakan pilar penting dan utama dalam perekonomian kita, baik secara nasional maupun lokal. Kita berharap supaya UMKM di Aceh Tenggara, khususnya Tanoh Alas terus berkembang agar perekonomian masyarakat dapat mengalami pertumbuhan. Pertumbuhan ekonomi tersebut mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Tanoh Alas,” ucap Pria yang akrap disapa Dian itu dalam keterangannya kepada Nukilan.

Dian juga menambahkan bahwa proses produksi yang digunakan oleh UMKM yang dikunjunginya itu masih sangat sederhana dan menggunakan cara yang manual. Sehingga belum mampu mendukung perkembangan produk UMKM sepenuhnya.

“Secara keseluruhan UMKM disini sudah berkembang dengan baik. Namun masih perlu peningkatan di beberapa hal. Misalnya cara produksi yang masih manual, dan kemasannya yang masih belum optimal. Mudah-mudahan kedepan UMKM disini dapat menggunakan alat yang lebih modern. Sehingga produknya dapat dipasarkan secara luas,” tutupnya.

UMKM yang dikunjungi oleh drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes tersebut bergerak di bidang produksi roti dengan memperkerjakan sebanyak 45 karyawan dan terletak di desa Tanoh Alas, kecamatan Babul Makmur, Aceh Tenggara. Daerah tersebut merupakan salah satu Daerah Pemilihannya sebagai anggota legislatif. [MIR]

Peringati Harla ke-2, DPW Eks Tri Matra Aceh: Prajurit Harus Jaga Kekompakan dan Silaturahmi

0
Dewan Pengurus Wilayah Eks Tri Matra Nusantara Provinsi Aceh. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Tepat pada 25 Januari 2020 lalu di Jakarta, para prajurit yang pernah tergabung dalam kesatuan TNI baik angkatan Darat, Laut dan Udara, telah mendeklarasikan Organisasi para mantan prajurit yang diberi nama Yayasan Eks Tri Matra Nusantara yang diketuai, Ruslan Buton.

Dan tepat pada 25 Januari 2022 ini, Yayasan Eks Tri Matra Nusantara telah genap berumur 2 tahun. Meskipun terbilang masih muda, namun organisasi ini diisi personil-personil yang terlatih, berpengalaman, berjiwa kesatria dan memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi untuk melanjutkan perjuangan dan membela Ibu Pertiwi.

Hal itu terlihat dari semangat para personil dalam memperingati Hari Ulang Tahun (Harla) Eks Tri Matra Nusantara ke-2 ini, baik itu ditingkat Dewan Pengurus Pusat (DPP) maupun Dewan Pengurus Wilayah (DPW) di seluruh Indonesia.

Dewan Penasehat DPW Eks Tri Matra Aceh, Ponidi dalam pidato peringatan Harla ke-2 di Banda Aceh menegaskan, kepada seluruh jajaran personil agar dapat terus menjaga sikap, berbaur dengan masyarakat, saling bekerja sama dan tetap menjaga silaturahmi dengan baik.

“Begitu juga dengan pejabat-pejabat purnawira TNI agar selalu mau memperhatikan dan mengayomi mantan-mantan prajurit yang masih sangat muda ini,” harap Ponidi dalam keteranganya kepada Nukilan di Banda Aceh, Kamis (27/1/2022).

Menurutnya, para personil Eks Tri Matra ini merupakan orang-orang terlatih dan memiliki kemampuan baik, sehingga ilmu mereka ini masih dapat dibutuhkan, baik itu di instansi pemerintah maupun swasta. Seperti keamanan ruang lingkup dan wilayah.

“Mereka-mereka ini adalah mantan-mantan yang sudah terlatih dan bahkan saat ini kesetian mereka bisa diuji secara visual. Karena itu, para prajurit Eks Tri Matra ini jangan pernah dikucilkan dan juga bisa dibuktikan dengan menguji kemampuan mereka,” ujar Ponidi.

“Sesuai motto nya yang lalu biarlah berlalu tapi yang sekarang dan masa depan apa yang harus dilalui, NKRI tetap di hati,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Divisi Humas DPW Eks Tri Matra Aceh, Yufriadi berharap, kepada seluruh rekan prajurit Eks Tri Matra, agar selalu taat beribadah dan tekun menjalani hubungan dengan masyarakat dalam segala bidang. Hal ini dilakukan untuk menyakinkan masyarakat terhadap Eks Tri Matra, dengan sikap, tingkah laku, bahasa dan mental masing-masing prajurit Eks Tri Matra yang lebih dewasa dan humanis.

“Karena masyarakat ini sangat peka dengan sikap dan prilaku prajurit TNI serta sudah menjadi mantan TNI pun (Purnawira/ Disersi) masih dinilai oleh masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, kata Yufriadi, bagi prajurit Eks Tri Matra tidak perlu malu, gengsi ataupun minder untuk melakukan kebaikan-kebaikan dalam ruang lingkup masyarakat, khususnya untuk masyarakat di Aceh.

“Ketahuilah apapun itu kita sudah pernah terlatih dan terdidik dalam segala hal, makanya kita harus percaya diri dan tetap optimis untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.

Terakhir, Yufriadi juga berharap kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dan DPR Kabupaten/Kota untuk dapat memberi peluang dan kesempatan kepada para prajurit Eks Tri Matra Aceh.

“Kesempatan dalam bidang apasaja khususnya bidang keamanan secara individu. Karena mereka ini adalah mantan prajurit yang terlatih dan trengginas, mungkin nasib mereka saja yang sudah dikodratkan ALLAH SWT tidak bisa berkelanjutan karir di TNI. Mungkin hanya ini saja harapan kami, dan saya sebagai penyambung lidah dari pada Ketua Eks Tri Matra ACEH, Bapak Sukirman,” pungkasnya. [MIR]

Konflik HGU PT. Rapala, Datok dan Tokoh Kampung Perkebunan Sungai Iyu Temui Wali Nanggroe

0

Nukilan.id – Kepala Desa (Datok Penghulu) bersama Tokoh Pemuka Masyarakat Kampung Perkebunan Sungai Iyu, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang melakukan audensi dengan Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Tengku Malik Mahmud Al Haythar pada Jum’at (21/1/2022).

Kedatangan rombongan Datok Penghulu beserta Tokoh Pemuka Masyarakat di Aceh Tamiang ini disambut hangat PYM Wali Nanggroe Teungku Malik Mahmud Al Haythar beserta seluruh jajaran Wali Nanggroe Aceh.

Audiensi tersebut dalam rangka memohon perlindungan kepada Wali Nanggroe untuk penyelesaian konflik Hak Guna Usaha (HGU) PT. Rapala dengan masyarakat Kampung Perkebunan Sungai Iyu yang dinilai selama ini seringkali dikriminilisasi pihak Perusahaan.

Hal itu disampaikan Datok Penghulu Kampung Perkebunan Sungai, Ramlan dalam keteranganya kepada Nukilan di Aceh Tamiang, Kamis (27/1/2022).

Atas nama masyarakat, Ramlan mengatakan, pernah ada tawaran atau opsi dari pihak Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang untuk merelokasi kembali masyarakat Kampung Perkebunan Sungai keluar dari Desa tersebut.

“Artinya secara tidak langsung mereka ingin mengusir kami dan secara tegas kami menolaknya,” tegasnya.

Namun, kata Ramlan, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang belum mampu untuk melakukan penyelesaian konflik yang sudah berlangsung sekitar delapan tahun lamanya.

“Alhamdulillah, akhir dari audiensi pertemuan kami dengan Wali Nanggroe beserta jajaran, telah memberi sebuah keputusan. Dan akan membentuk tim khusus untuk meninjau langsung lokasi objek sengketa di lahan HGU PT. Rapala Kampung Perkebunan Sungai Iyu ini,” ungkapnya.

Turut hadir dalam audiensi itu, Staf khusus Wali Nanggroe Bidang Politik, Kamaruddin Abubakar (Abu Razak), Bidang Hukum, Teuku Kamaruzzaman, Bidang Ekonomi Keuangan dan Infrastruktur, Dr. H. Rustam Effendi, SE, Econ, Majelis Tuha Peut Wali Nanggroe, Dr. H. Sayuthi, M. Ag, Majelis Tinggi Tuha Lapan Wali Nanggroe Perwakilan Aceh Tamiang, T. Khairuddin, T. Bakri dan Kepala Mukim, Tgk M. Yusuf.

Reporter: Poris

Sembilan Peneliti USK Masuk 100 Ilmuwan Berpengaruh di Indonesia

0
Foto: Dok.Ist

Nukilan.id – Sebanyak 9 peneliti Universitas Syiah Kuala (USK) masuk dalam seratus ilmuwan paling berpengaruh di Indonesia versi Alper Doger (AD) Scientific Index tahun 2022. (Banda Aceh, 26 Januari 2022).

Untuk diketahui, AD Scientific Index merupakan studi yang menunjukkan total dan koefisien produktivitas kinerja publikasi selama lima tahun terakhir dari para ilmuwan. Penilaian ini berdasarkan nilai H-Index dan kutipan menurut Google Scholar.

AD Scientific Index mengelompokkan masing-masing seratus ilmuan terbaik dari 11 bidang ilmu. Dari 11 bidang ilmu tersebut, peneliti USK berhasil mengisi pada 6 bidang dengan total 9 orang saintis.

Mereka adalah Prof. Dr. Muchlisin, dan Dr. Nur Fadli, S.Pi., M.Sc untuk bidang agriculture and forestry. Lalu Prof. Yunisrina Qismullah Yusuf, S.Pd., M.Ling untuk bidang social science, Dr. Syukriy Abdullah, S.E., M.Si untuk bidang bisnis dan manejemen.

Lalu Irham Fahmi, S.E., M.Si. dan Prof. Dr. M. Shabri Abd Majid, S.E., M.Ec. untuk bidang ekonomi, Dr. Muttaqin Hasan, M.T bidang engineering. Kemudian, dr. Harapan DTM&H., M.Infect.Dis., Ph.D. dan Dr. Mudatsir, M.Kes bidang kesehatan.
Untuk bisa masuk dalam AD Scientific Index, seorang peneliti harus memproduksi banyak publikasi ilmiah berupa jurnal dan buku, dan pemikirannya dikutip dalam banyak penelitian. Penilaian itu bisa ditinjau dalam Google Scholar, Scopus, Publons, Google Scholar dan laman ilmu pengetahuan lain.

“Nilai publikasi dari masing-masing sumber tersebut berbeda-beda. Memiliki banyak publikasi mengindikasikan peneliti tersebut produktif,” ucapnya.

Prof. Muchlisin, salah satu peneliti paling produktif di USK yang juga masuk dalam daftar peneliti bidang agriculture and forestry mengatakan, sebagai seorang akademisi maka kegiatan penelitian dan publikasi adalah hal wajib yang harus dilakukan. Sebab inilah salah satu cara seorang akademisi untuk berkontribusi bagi bangsa maupun dunia.

Selain itu, tambahnya, adanya perangkingan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan reputasi universitas dan peneliti.

“Bagi peneliti, hal ini memberikan banyak kemudahaan dalam banyak hal. Seperti pendanaan penelitian, tawaran penelitian, tawaran untuk mengisi forum ilmiah internasional, dan berbagai tawaran besar lainnya,” ucap Prof. Muchlisin.
Sebelumnya, Prof. Muchlisin dan dr. Harapan juga tercatat sebagai top 2% world ranking scientis 2022 versi Elsevier BV dan Stanford University yang dirilis oada Oktober 2021 lalu.

Rektor USK, Prof. Dr. Samsul Rizal, M.Eng., IPU. Asean-Eng sangat bersyukur dan memberikan apresiasi kepada para peneliti USK tersebut. Menurut Rektor, pencapaian mereka ini bukanlah sesuatu yang mudah atau datang secara tiba-tiba. Melainkan, sebuah pencapaian yang telah lama diupayakan mereka yang memang serius melakukan kerja-kerja penelitian.

Rektor berharap, pencapaian mereka ini dapat memotivasi seluruh dosen USK untuk terus berkarya, dan lebih produktif lagi melakukan penelitian pada berbagai ranah ilmu. Mengingat prestasi dosen USK ini dapat meningkatkan reputasi USK di dunia internasional.

“Untuk itulah, kita akan terus mendorong para peneliti USK agar semakin produktif, guna membangun fondasi yang kokoh untuk mengantarkan USK menuju universitas berstandar internasional,” kata Rektor.[]

Soal SK Kepengurusan PNA, Nasrul Zaman: Ada yang Melecehkan Aceh

0
Akademisi USK, Dr. Nasrul Zaman. (Foto: Dok. Pribadi)

Nukilan.id – Masyarakat mengira pasca dilakukannya kongres luarbiasa Partai Nanggroe Aceh (PNA) di Peusangan, Kabupaten Bireun pada 14-15 September 2019 lalu, konflik internal partai politik lokal tersebut telah berakhir dan dapat bersiap siap menghadapi Pileg dan Pilkada tahun 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan Pengamat Kebijakan Publik, Dr. Nasrul Zaman dalam keterangannya kepada Nukilan, Jum’at (28/1/2022).

Namun, kata dia, nyatanya Kanwil Kemenkumham Aceh malah menerbitkan surat keputusan pengesahan Kepengurusan PNA yang baru dan mengganti sebagian besar pengurus awal pada 29 Desember 2021 tanpa mempertimbangkan hasil kongres yang telah dilakukan PNA.

“Hal ini menunjukkan masih ada pihak pihak yang tidak menginginkan partai lokal di Aceh selain Partai Aceh yang kuat dan besar. Ini bisa jadi merupakan skenario pelemahan politik lokal Aceh di tingkat nasional,” tegas Nasrul.

Untuk itu, Nasrul berharap Menteri Kumham segera membatalkan SK Kanwil Kumham Aceh tanggal 29 Desember 2021 tersebut dan segera mengesahkan hasil Kongres Luarbiasa PNA 13-15 Desember 2019 yang telah berlangsung sukses, demokratis dan partisipatif.

“Kita sangat tidak menginginkan ada tuduhan kalau Kemenkumham terlibat dalam pragmatisme mengobok-ngobok politik lokal Aceh, apalagi dengan menetapkan seorang terpidana yang telah dicabut hak-hak politiknya masih ditetapkan menjadi ketua partai politik, ini melecehkan Aceh dan akan ditertawakan dunia,” lanjutnya.

Karena itu, kata Nasrul, ada baiknya Menteri Hukum dan HAM segera melakukan evaluasi kepada Kepala Kanwil Kumham Aceh untuk menunjukkan bahwa pemerintah tidak boleh terlibat dalam agenda-agenda internal partai politik lokal di Aceh. []

Partai Demokrat Aceh Gelar Tour Konsolidasi di 5 Kabupaten/Kota

0

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat (DPD – PD) Aceh menggelar tour Konsolidasi yang dimulai dengan lima Kabupaten Kota di Aceh mulai 28-31 Januari 2022.

Sekretaris DPD-PD Arif Fadillah ketika dihubungi mengatakan, tour Konsolidasi langsung dipimpin ketua DPD PD Muslim, SHI, MM.

“Tour ini akan langsung dipimpin KETUA, dimulai dari Aceh Tenggara,” kata Arif Fadillah.

Tour Konsolidasi 5 Kabupaten Kota tahap 1 akan mengunjungi Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, dan Kota Subulussalam.

“Tour awak, setelah ini akan berlanjut ke daerah lain,” ujar Arif.

Muslim dalam kunjungan ke daerah turut didampingi Ketua I DPD-PD H. T. Ibrahim, Bendahara DPD PD Nurdiansyah Alasta, tim BPOKKD dan Bakomstra DPD PD. []