Beranda blog Halaman 1804

Novel Baswedan: Himne KPK Ciptaan Istri Firli Bahuri Bisa Jadi Masalah Serius

0
Novel Baswedan (Foto: Kompas.com/Garry Andrew Lotulung)

Nukilan.id – Mantan Kasatgas Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengomentari lagu ciptaan istri Ketua KPK Firli Bahuri, Ardina Safitri. Lagu tersebut resmi menjadi himne KPK dan mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Menurut Novel, himne buatan istri yang menahkodai KPK bisa menimbulkan konflik kepentingan.

“Karena bisa konflik kepentingan, dan bisa merambat ketika kepentingan pihak tertentu dititipkan melalui keluarga, yang kemudian bisa menjadi masalah serius,” ujar Novel dalam keterangannya dikutip Jumat (18/2/2022).

Novel menyebut, pelibatan keluarga dalam kerja di lembaga antirasuah tak boleh terus dibiarkan. Menurut Novel, sejak dulu insan KPK tak pernah melibatkan keluarga dalam bekerja.

“Firli membuat kebiasaan di KPK dengan melibatkan keluarga untuk urusan dinas di KPK. Hal tersebut yang selalu dihindari di KPK sejak pertama kali didirikan,” kata Novel.

Oleh karena itu, Novel menyayangkan sikap Firli Bahuri yang melibatkan istrinya bekerja di KPK. Karena, menurut Novel, KPK secara kelembagaan merupakan milik bangsa, bukan milik pihak keluarga.

“Jadi sangat disayangkan Firli mengubah upaya-upaya pendiri KPK dalam rangka menjaga integritas,” ucap Novel.

Jaga Integritas

Hal serupa disampaikan mantan penyidik yang juga mantan Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo Harahap. Menurut Yudi, tindakan Firli sangat berpotensi konflik kepentingan.

“Hal ini seharusnya bisa dihindari ya karena berpotensi conflict of interest. Sebab Firli Bahuri merupakan Ketua KPK, apalagi lagu ini tentang mars dan himne KPK lembaga yang dipimpin Firli, tentu akan banyak pertanyaan bagaimana bisa lagu karya istrinya dijadikan himne dan mars KPK,” kata Yudi.

Menurut Yudi, sejak KPK beridiri, para pegawai termasuk pimpinan KPK sebelumnya selalu menghindari keterlibatan keluarga dalam kerja-kerja pemberantasan korupsi. Hal ini semata untuk menjaga integritas bagi setiap insan KPK.

“Dari sejak KPK berdiri memang menghindarkan adanya keterlibatan keluarga dalam pekerjaan kantor baik pimpinan maupun pegawai KPK, hal ini penting selain meminimalisasi konflik kepentingan, juga agar pimpinan dan pegawai fokus bekerja memberantas korupsi,” kata Yudi.

“Jikapun memang harus ada lagu atau mars KPK sebaiknya yang membuat adalah orang lain,” cetus Yudi.

Penjelasan Firli

Ketua KPK Firli Bahuri sendiri mengklaim himne KPK akan semakin menambah kebanggaan. Firli berharpa himne itu bisa menjadi inspirasi bagi seluruh insan KPK.

“Lirik dalam lagu ini diharapkan bisa menjadi inspirasi seluruh insan KPK dalam bekerja dan menguatkan kecintaan kita pada bangsa Indonesia,” ucap Firli.

Sementara itu, istri Firli, Ardina menyampaikan rasa bangganya. Menurut dia, dengan lagu ciptaannya tersebut, dirinya ikut berkontribusi dalam tugas pemberantasan korupsi.

“Kebanggaan bagi seorang warga negara adalah bisa turut berbakti dan berkontribusi, sekecil apa pun, sesederhana apa pun, demi ikut memajukan dan menyejahterakan bangsanya, salah satunya melalui pemberantasan korupsi,” kata dia.

[Sumber: Liputan6.com]

Asisten Administrasi Umum Lantik 6 Pejabat Struktural Pemerintah Aceh

0
Saat Pelantikan enam pejabat struktural eselon tiga dan empat di Lingkungan Pemerintah Aceh, (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Iskandar, melantik enam orang pejabat struktural eselon tiga dan empat di Lingkungan Pemerintah Aceh, tepatnya pada Dinas Kelautan dan Perikanan serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Pelantikan itu berlangsung di Kantor Badan Kepegawaian Aceh (BKA), Jumat, (18/2/2022).

Dari enam orang tersebut, sebanyak empat orang diantaranya merupakan pejabat administrator atau eselon tiga. Sementara dua lainnya adalah pejabat pengawas atau eselon empat.

Adapun keenam pejabat tersebut, satu diantaranya bertugas sebagai Sekretaris di Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Sementara lima lainnya bertugas di Dinas Kelautan dan Perikanan.

Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Iskandar mengingatkan para ASN yang dilantik tersebut bahwa jabatan yang diberikan tersebut bersifat sementara. Jabatan bisa berganti kapan saja, karena yang abadi hanya Allah SWT.

“Amanah ini mohon dijalankan sebaik mungkin, semua tempat tugas dan jabatan itu baik. Tidak ada jabatan yang buruk, selama jabatan itu ada, berarti masih ada hal penting yang perlu dilaksanakan,” ucap Iskandar.

Ia berharap, pengabdian mereka dapat menjadi ibadah dan tidak menjadi orang yang jenuh dengan pekerjaan.

“Harus kita ingat jabatan ini sementara, saat kita di atas jangan pernah berpikir tidak akan pernah turun. Reski dan derajat adalah milik Allah, mudah-mudahan Allah selalu menempatkan kita di tempat yang tinggi. Bukan hanya dengan baju Korpri namun juga saat mengenakan kain kafan, ” ujar Iskandar.[]

Blok Migas Meulaboh dan Singkil Dilelang, 2 Perusahaan Singapore Berpeluang Menang

0
Kadis Energi dan Sumber Daya Mineral, Ir.Mahdinur,MM (Foto: Dialeksis)

Nukilan.id – Dua perusahaan yang berbasis di Singapura sedang melirik sumber daya alam minyak dan gas (migas) yang ada di wilayah kerja (WK) Offshore North West Aceh (Meulaboh) dan Offshore North West Aceh (Singkil).

Adapun kedua perusahaan tersebut yaitu Frointier Point Ltd yang akan mengikuti lelang untuk Blok Meulaboh dan Conrad Petroleum yang akan mengikuti lelang Blok Singkil.
Kedua perusahaan ini teregister di Singapura dan memiliki kantor pusat di Jakarta dan Singapura.

Kepala Dinas ESDM Aceh, Ir Mahdinur MM kepada Serambi, Kamis (17/2/2022), mengatakan, saat ini Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang melakukan persiapan lelang.

Kedua perusahaan ini, jelas Mahdinur, telah melakukan Goint Study (GS) di kedua blok migas barat selatan tersebut dan saat ini untuk kedua blok dimaksud sedang melalui tahapan persiapan lelang.

“Tim lelang terdiri atas tim Pemerintah Aceh, Kementerian ESDM dan unsur akademisi.

Proses lelang sendiri akan dilakukan oleh Ditjen Migas Kementerian ESDM.
Sementara proses pralelang sudah dilalui,” ungkap Mahdinur melalui pesan WhatsApp.

Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 tahun 2015 tentang Pengelolaan Bersama Sumber Daya Alam Migas di Aceh, wilayah kerja (WK) atau blok migas sebelum dilelang harus terlebih dahulu disetujui Gubernur Aceh.

Sementara gubernur, terang Mahdinur, sebelum memberi persetujuan harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan DPRA.

Pihaknya sudah menyurati DPRA untuk meminta persetujuan dimaksud.

Saat ini, lanjut Mahdinur, Gubernur Aceh masih menunggu surat persetujuan dari DPRA dan ia berharap dalam waktu dekat sudah ada persetujuan tersebut.

“Atas dasar persetujuan DPRA, selanjutnya gubernur dapat menerbitkan surat persetujuan kepada Menteri ESDM untuk ditetapkan WK-nya dan dilakukan pelelangan sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku,” terangnya.

Potensi sumber migas Kedua blok tersebut diprediksi memiliki kandungan migas yang besar.

Namun secara data, Kadis ESDM Aceh Mahdinur belum bisa memastikan.

“Kalau kandungan belum bisa dipastikan, tapi berdasarkan data geology dan data teknik pendukung lainnya pada blok tersebut berpotensi untuk dikembang atau diexplorasi untuk dilihat kandungan migasnya,” katanya.

“Kita dari Pemerintah Aceh sangat mendukung dan membuka peluang investasi migas sebesar-besarnya di wilayah barat selatan,” kata Mahdi.

DPRA Beri Dukungan

Komisi III DPRA mengaku tidak keberatan dengan akan adanya kegiatan eksplorasi migas di Blok Meulaboh dan Blok Singkil.

Komisi III sudah sepakat akan mengeluarkan rekomendasi persetujuan pengelolaan bersama kedua blok dimaksud.

“Pada prinsipnya, Komisi III DPRA tidak keberatan.

Kita terbuka dengan investasi jangka panjang.

Kita harapkan dengan investasi ini Aceh bisa maju dan berkembang layaknya daerah lain,” kata Wakil Ketua Komisi III, Zaenal Abidin seusai rapat komisi.

Sekretaris DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh ini menambahkan, iklim investasi perlu ditingkatkan di Aceh.

Begitupun dengan pemerataan pembangunan juga harus dilakukan secara menyeluruh sehingga tidak tercipta disparitas antar daerah.

“Selama ini wilayah barsela (barat selatan Aceh) masih jauh tertinggal dari segi pembangunan.

Kita tidak keberatan dengan adanya investasi ini.

Insyaallah dalam beberapa hari ke depan rekomendasi DPRA akan keluar,” tutupnya.

[Sumber: Serambi/web.ESDM]

Calon Ketua Siap-siap, Ikamba Segera Gelar Mubes ke VI

0
Ikatan Mahasiswa Kota Banda Aceh

Nukilan.id – Ikatan Mahasiswa Kota Banda Aceh (Ikamba) dijadwalkan akan menyelenggarakan Musyawarah Besar (Mubes) ke VI pada Sabtu, (26/2/2022) di Aula Balai Kota Banda Aceh.

Mubes ini diselenggarakan sehubungan dengan berakhirnya kepemimpinan Lazuardi Imam Pratama pada Desember tahun 2021 lalu.

“Bagi Pemuda dan Mahasiswa Kota Banda Aceh Mohon Persiapkan diri, untuk pimpin Ikamba,” kata Lazuardi dalam keterangannya kepada Nukilan.id Jum,at (18/2/2022).

Menurut Lazuardi, Mubes bagi Ikamba adalah salah satu program yang sakral, sebab melalui mubes yang merupakan forum tertinggi organisasi, kelak akan dipilih ketua baru serta dilakukan pembahasan AD/ART yang menjadi konstitusi bagi organisasi yang menaungi mahasiswa dan pemuda di Kota Banda Aceh.

Pria yang akrab dengan sapaan Laju ini juga menegaskan bahwa dirinya membuka kesempatan bagi siapapun yang memenuhi syarat dan bersedia untuk mencalonkan atau dicalonkan maju sebagai ketua.

“Ikamba adalah organisasi modern yang terbuka dan demokratis. Jadi bagi siapapun yang berminat menjadi ketua, silahkan persiapkan diri agar kelak menjadi ketua yang dapat menggoreskan sejarah baik bagi Pemuda dan mahasiswa Banda Aceh.” pungkas Lazuardi.

Ia memastikan bahwa setiap orang yang memenuhi syarat akan memiliki kesempatan yang sama jika ingin mengabdi sebagai Ketua Ikamba.

Sebelum melakukan Mubes, kata Laju, pengurus Ikamba yang sebentar lagi akan memasuki masa purna bakti juga melakukan silaturahmi dengan beberapa tokoh di Kota Banda Aceh, salah satunya adalah Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman berpesan, agar siapapun yang menjadi penerus Ketua Ikamba dapat melanjutkan program-program positif yang sudah dilaksanakan pada masa kepengurusan sebelumnya.

Selain itu, Aminullah Usman berharap agar Ikamba tetap menjaga independensinya sebagai organisasi mahasiswa dan pemuda yang kritis dan objektif dalam melihat persoalan.

“Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Banda Aceh, saya mengucapkan terima kasih banyak atas kiprah Ikamba dibawah kepemimpinan saudara Lazuardi yang sudah membersamai Pemerintah Kota Banda Aceh dalam dua tahun belakangan ini, khususnya di masa sulit akibat pandemi Covid-19,” tuturnya.

Rektor UIN Ar-Raniry Kunjungi Ponpes Al Mujaddid Sabang

0

Nukilan.id – Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr H Warul Walidin MA PhD melakukan kunjungan dalam rangka silaturahmi sekaligus sosialisasi PMB Tahun Akademik 2022/2023 di Pondok Pesantren Terpadu Al Mujaddin, Cot Ba’u, Sukajaya, Kota Sabang, Kamis (17/2/2022).

Kehadiran Rektor bersama rombongan disambut langsung oleh Pimpinan Dayah Terpadu Al-Mujaddid, Tgk. Irsalullah STH I. Turut didampingi oleh Sekretaris Yayasan Drs Marwan, Kepala SMP Yusra MPd, Kepala SMA Deni Saputra ST beserta para dewan guru.

Rombongan UIN Ar-Raniry Banda Aceh dipimpin langsung oleh Rektor Prof Dr H Warul Walidin AK MA bersama Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Prof Dr H Gunawan Adnan MA PhD dan sejumlah tim sosialisasi PMB UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Pimpinan Dayah Terpadu Al-Mujaddid, Tgk. Irsalullah STH I dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pihak UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan menyambut baik kedatangan Rektor bersama rombongan guna melakukan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

“Guru-guru kita dominannya alumni UIN Ar-Raniry Banda Aceh, mulai tahun ini kita punya program wajib melanjutkan studi bagi guru-guru yang pengabdiannya sudah 8 tahun ke jenjang magister,” kata Tgk Irsalullah.

Menanggapi hal tersebut, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr H Warul Walidin AK MA sangat mendukung dan mengapresiasi program tersebut. Rektor menegaskan akan membantu memfasilitasi para dewan guru pada Pondok Pesantren Terpadu Al Mujaddid untuk bisa melanjutkan program studi ke jenjang magister dan doktor pada Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

“Saat ini UIN Ar-Raniry Banda Aceh memiliki 9 Prodi pada Pascasarjana dengan rincian 7 prodi untuk program magister dan 2 program doktor,”kata Warul Walidin.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr H Gunawan Adnan MA PhD menjelaskan bahwa pada PMB tahun ini UIN Ar-Raniry Banda Aceh akan menerima 5140 orang calon mahasiswa melalui seleksi nasional dan mandiri.

Kelima jalur tersebut masing-masing, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), seleksi bersama masuk perguruan tinggi (SBMPTN), Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) dan penerimaan mahasiswa baru (PMB) lokal UIN Ar-Raniry.[]

MaTA Pertanyakan Kepastian Hukum Kasus Beasiswa 2017

0
Juru Bicara Koalisi Sipil Aceh, Alfian. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) Alfian menanggapi himbauan Polda Aceh terhadap penerima beasiswa pada tahun 2017. Dimana ada yang tidak berhak menerima agar mengembalikan kerugian Negara.

Ia mempertanyakan bagaimana kepastian hukum terhadap aktor yang memberikan beasiswa yang tidak berhak tersebut? apakah mau diselamatkan? sehingga ada upaya menggiring opini seolah olah yang ingin di tetapkan tersangka adalah penerima yang tidak berhak.

“Seharusnya Polda Aceh segera menetapkan tersangka terhadap aktor beasiswa, sehingga proses hukum berjalan dan siapa pun yang patut di tetapkan tersangka wajib di proses,” Kata Alfian dalam keterangannya kepada Nukilan.id Jum,at (18/2/2022).

Alfian mengatakan, masyarakat Aceh masih belum lupa siapa-siapa aktor yang patut ditetapkan tersangka yang belum diumumkan, sementara audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sudah keluar terhadap kerugian Negara.

“Kalau hanya penerima yang tidak berhak saja di tetapkan tersangka, maka patut diduga kasus tersebut telah disertir oleh para elit yang diduga terlibat,” ucap Alfian.

Dalam catatan MATA, penanganan kasus beasiswa ini sudah 3 masa Kapolda Aceh menjabat tapi belum ada kepastian hukum. Padahal ketika audit kerugian sudah keluar maka penyidik dengan mudah untuk melakukan gelar perkara siapa-siapa yang terlibat.

“kalau kerugian negara sudah ada, maka ibarat mobil sudah terisi minyak dan siap jalan” nah sekarang mobilnya kok tiba tiba mogok? kami mendukung langkah Polda Aceh dalam penanganan kasus korupsi secara utuh dan mengedepankan adanya kepastian hukum demi rasa keadilan terhadap rakyat Aceh. Ungkapnya

Menurutnya, sejak pertama kali pihak Polda Aceh melakukan penyelidikan terhadap kasus ini, MaTA selalu memonitor. Terakhir Polda Aceh melakukan koordinasi dengan KPK dalam kasus tersebut.

“Dari awal kami menilai, kasus ini murni terjadi korupsi dan di duga kuat terlibat elit politisi,” sebutnya.

MaTA selalu berhadap kepada Kapolda Aceh untuk menyelesaikan kasus korupsi tersebut secara utuh. Artinya siapan pun terlibat, termasuk yang menikmati aliran dana hasil pemotongan wajib mempertangungjawabkan perbuatannya,” tutur Alfian.

Kuasa Hukum Masyarakat Aceh Singkil Minta DPRA Usut HGU Bermasalah

0
Ilustrasi Lahan HGU. (Foto: Net)

Nukilan.id – Kuasa Hukum Masyarakat Kabupaten Aceh Singkil, E Karim M meminta Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk segera mengusut tuntas lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang bermasalah di Kabupaten Aceh Singkil.

“Sekitar dua minggu yang lalu kita sudah melakukan audiensi dengan Komisi II DPRA yang mana pihak DPRA sudah juga melakukan sidak langsung ke Aceh Singkil. Sehingga lahirlah agenda pertemuan hari ini,” kata Karim di sela rapat koordisani bersama Pemerintah Aceh Singkil dan Kota Subulussalam di Ruang Rapat Serbaguna DPRA, Kamis (17/02/2022).

Selain itu, kata Karim, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Aceh Singkil, beberapa Dinas Terkait di Aceh Singkil, dan Pemerintah Aceh. Termasuk menyurati sektor perizinan dan DPRA agar permasalahan lahan ini bisa segera diselesaikan.

“Karena kita tahu, bahwa lebih dulu adanya lahan masyarakat daripada HGU perusahaan tersebut,” ujarnya.

Oleh karena itu, Kamir meminta kepada perusahan pengguna HGU untuk segera menyelesaikan kewajibannya yaitu investasi dan melaksanakan pembangunan terhadap kebun masyarakat.

“Dan itu telah dibenarkan dalam undang-undang yang disebut dengan plasma, yaitu pembangunan 20% untuk masyarakat dari luasnya izin yang digunakan,” jelas Karim.

Karena, kata Karim, sampai hari ini tidak ada 1 hektar pun plasma diberikan untuk masyarakat, malah perusahaan melakukan indikasi konflik dengan mengambil tanah haknya masyarakat.

“Inilah yang menjadi tuntutan kita kepada DPRA dan Pemerintah Aceh. Dan jangan sampai masalah ini menjadi “dagangan politik” setiap tahunnya,” ujarnya.

Disisi lain, Karim menyebutkan, pihaknya menemukan adanya persyaratan pendukung perusahaan yang tidak valid atau palsu dan diduga tidak sesuai objek peruntukan dalam proses penerbitan Surat Keputusan (SK) perusahaan/HGU.

“Apabila ini tidak disahuti maka kami dari penasehat hukum dan masyarakat akan meneruskan masalah ini ke ranah hukum. Dan juga ada indikasi yang bermain di perusahaan/HGU ini. Dugaan kami ada mafia tanah dan perusahaan abal-abal yang tidak mempunyai izin, namun mempunyai lahan berhektar-hektar,” pungkasnya.

Reporter: Hadiansyah

Hari Paus Sedunia, ini Fakta-Fakta Menarik Tentang Mamalia Laut Terbesar di Dunia

0
Ilustrasi paus © Andres Avecedo Shutterstock

Nukilan.id – Selama berabad-abad, paus membangkitkan rasa penasaran banyak orang dan menjadi misteri. Keberadaannya juga sekaligus menginspirasi manusia untuk dijadikan bahan tulisan, film, dan berbagai penelitian. Sebagai salah satu hewan laut terbesar di dunia dengan segala keunikannya, tentunya rasa penasaran ini wajar adanya.

Pada dasarnya paus masuk kategori Cetacea, kelompok mamalia yang hidup tanpa tungkai belakang dan bergerak dengan mengandalkan pergerakan ekor secara vertikal. Satwa Cetacea meliputi semua jenis paus, lumba-lumba, pesut, dan porpois.

Untuk membedakan jenisnya, paus diidentifikasikan dalam dua kelompok besar yaitu paus bergigi (Odontoceti) dan paus balin (Mysticeti) yang tak bergigi.

Paus dapat ditemukan di seluruh lautan utama di dunia, dari Samudra Arktik dan Antartika sampai ke wilayah perairan tropis dalam dan sekitar pusat khatulistiwa.

Raksasa laut ini memang begitu istimewa. Dalam rangka memperingati Hari Paus Sedunia yang jatuh pada 20 Februari, GNFI telah merangkum berbagai fakta mengenai paus yang penting dan menarik untuk diketahui.

Paus Bukan Ikan

Masih banyak orang salah kaprah terhadap paus yang diyakini sebagai ikan. Paus bukan ikan tapi mamalia. Hal ini bisa dibuktikan dari karakteristiknya sebagai mamalia yaitu berdarah panas, melahirkan dan menyusui anaknya, menghirup oksigen, bertulang keras, dan berambut meski sedikit.

Paus bukan ikan karena tidak bertelur dan, tidak bernapas menggunakan insang. Paus mengandung 9-15 bulan, melahirkan, dan betinanya menghasilkan kelenjar susu untuk sang bayi. Paus juga bernapas dengan paru-paru. Ibu paus menyusui bayinya bisa langsung dari puting susu atau dengan cara menyemprotkan susu ke mulut bayi.

Susu paus memiliki konsentrasi lemak 35-50 persen sehingga teksturnya kental seperti pasta gigi. Berbeda dengan paus, hiu adalah ikan. Hiu bertelur, tulangnya ringan dan fleksibel, bernapas dengan insang, dan tidak menyusui anaknya. Selain paus, mamalia laut lainnya adalah anjing laut, singa laut, dugong, berang-berang laut, dan bahkan beruang kutub.

Spesies Paus yang ada di Perairan Dunia

Mengutip laman uk.whales.org, saat ini diketahui ada 90 spesies paus yang terdiri dari 15 paus balin, 3 paus sperma, 23 paus berparuh, 38 lumba-lumba, 2 monodontidae (narwhal dan beluga), 38 lumba-lumba samudera, 4 lumba-lumba sungai, dan 7 porpoise.

Paus balin memiliki tulang penyaring yang dapat menyaring makanan dari air. Jenis paus balin misalnya paus biru, paus sirip, paus sei, paus bungkuk, paus omura, paus abu-abu, paus minke, paus kepala busur, dan paus kanan. Sedangkan dalam kelompok paus bergigi antara lain paus sperma, paus kerdil, beluga, dan paus orca.

Umumnya paus balin memakan plankton, krill atau udang kecil, dan berbagai ikan-ikan kecil. Sedangkan paus bergigi lebih suka makan ikan yang lebih besar, gurita, dan cumi-cumi.

Berapa banyak paus makan? Sebagai contoh, seekor paus biru bisa makan 3.500 kilogram krill per hari dan paus biru yang masih muda dapat mengonsumsi 400-500 liter susu dari induknya setiap hari.

Keberadaan Paus di Indonesia

Wilayah perairan Indonesia merupakan tempat hidup serta jalur migrasi 34 spesies Cetacea. Lumba-lumba bungkuk dan pesut sering ditemukan di pesisir, sedangkan paus sperma dan paus sirip pendek tinggal dan mencari makan di perairan yang lebih dalam.

Pada tahun 2020, paus orca yang dikenal sebagai paus pembunuh, pernah terlihat di perairan Anambas, Kepulauan Riau. Masih lada tahun yang sama, paus orca juga muncul di pesisir Pantai Desa Wureh di Flores Timur, perairan Biak Numfor di Provinsi Papua pada dan perairan Inobonto, Sulawesi Utara.

Kabupaten Lembata di Flores Timur, Taman Nasional Wakatobi di Sulawei Tenggara, dan Raja Ampat di Papua merupakan tempat-tempat di mana Anda bisa bertemu paus pada waktu-waktu tertentu.

Paus biru menjadi hewan terbesar yang pernah ada di bumi

Paus sperma kerdil menjadi jenis paus terkecil dan ukurannya lebih kecil dari lumba-lumba. Sedangkan paus biru merupakan hewan terbesar yang pernah hidup di bumi. Sebagian besar paus biru memiliki panjang antara 21-27 meter dengan berat antara 100-200 ton. Untuk perbandingan, rata-rata bobot gajah Afrika adalah 7 ton, jika seekor paus biru memiliki berat 150 ton, berarti beratnya sama dengan sekumpulan 21 ekor gajah.

Ekor paus biru biasanya selebar 7,5 meter dan bobot lidahnya saja mencapai 3,6 ton. Hati paus biru digambarkan seukuran mobil sedang kecil dengan bobot 590 kilogram dan ketika baru lahir, beratnya sudah mencapai 7 ton.

Peran paus dalam melawan perubahan iklim

Sebagai makhluk terbesar yang ada di bumi, paus punya peran penting dalam menyimpan karbon karena tubuhnya yang penih lemak dan protein. Saat paus mati dan tenggelam ke dasar laut, tubuhnya menyimpan karbon yang tidak kembali dari atmosfer selama ratusan bahkan ribuan tahun. Keberadaan paus juga turut membantu melawan perubahan iklim di bumi dan pemanasan global.

Paus membantu penyediaan oksigen hingga 50 persen di bumi dengan cara memberi nutrisi pada fitoplankton yang dapat memproduksi makanannya sendiri. Untuk bisa berfotosintesis, fitoplankton membutuhkan karbon dioksida, dan nutrisi lainnya. Paus memenuhi kebutuhan tersebut kepada fitoplankton lewat kotorannya yang mengandung zat besi, fosfor, dan nitrogen yang terus ia edarkan selama bermigrasi.

Sayangnya kehidupan hewan laut ini juga mendapatkan ancaman dari kegiatan semacam perburuan, terjerat jaring nelayan, terlilit tali dari alat tangkap, penurunan kualitas air karena sedimentasi dan pencemaran, serta terganggu lalu lintas kapal.

Muntah paus berharga miliaran

Muntah paus atau ambergris merupakan emas mengambang yang langka dan berharga. Ambergris berasal dari paus sperma, tetapi tidak bisa didapatkan dari paus hidup. Jadi harta karun ini baru bisa didapatkan dari paus yang sudah mati dan terdampar dengan jumlah yang hanya lima persen dari bangkainya. Muntahan paus ini dapat menghasilkan aroma untuk dijadikan parfum. Baunya digambarkan manis, musky, dan memiliki aroma earthy.

Harganya pun tak main-main. Salah satu penjualan ambergris termahal adalah Rp43 miliar untuk 80 kilogram. Muntahan paus tersebut ditemukan oleh tiga nelayan di Oman yang menemukan ambergris di lepas pantai Qurayat di timur laut Oman tahun 2016. Muntahan paus ini sungguh berharga karena kelangkaannya.

Nyanyian paus

Paus juga terkenal karena nyanyiannya di lautan. Ia menghasilkan suara bervariasi yang digunakan untuk berkomunikasi. Penglihatan di laut kurang efektif karena cahaya dari samudera maka paus menggunakan vokalisasi sebagai bentuk komunikasi.

Istilah nyanyian paus biasa digunakan untuk mendeskripsikan pola suara teratur dan dapat diprediksi pada beberapa spesies paus. Kemungkinan mereka bernyanyi untuk menunjukkan kejantanan kepada betina. Paus juga menggunakan suara untuk mengkomunikasikan identitas kepada paus lainnya.

Meski disebut nyanyian, ini mungkin bukan sesuatu yang nyaman didengar manusia. Paus merupakan hewan dengan suara keras dan dapat menghasilkan suara lebih dari 188 desibel. Sebagai perbandingan, mesin jet menghasilkan

Raksasa lembut ini adalah hewan paling keras kedua di bumi. Mereka dapat menghasilkan suara yang lebih dari 188 desibel.Sebagai perbandingan, mesin jet hanya menghasilkan suara hingga 150 desibel. Vokalisasi paus dapat terdengar hingga ratusan kilometer dan paus sperma ternyata menghasilkan suara lebih dari 230 desibel. Cukup keras untuk membuat mangsa terkejut dan bahkan bisa tidak sengaja melumpuhkan tangan penyelam selama beberapa jam. [GNFI]

Polda Aceh Imbau Masyarakat Tetap Disiplin Prokes dan Vaksinasi

0
Masyarakat sedang melakukan vaksinasi (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Dalam rangka mengantisipasi Covid-19 varian baru omicron, masyarakat diminta untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan melakukan vaksinasi dosis lengkap.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S.H., S.I.K., M.Si. dalam rilis vaksinasi harian, Jumat (18/2/2022).

Winardy menjelaskan, penyebaran varian omicron bisa empat kali lebih cepat dari varian delta. Oleh karena itu, salah satu upaya mendasar dalam mengantisipasinya adalah dengan prokes ketat dan melakukan vaksin baik dosis I, dosis II, dan dosis III.

“Masyarakat tetap waspada akan bahaya omicron dan tetap jaga prokes serta melakukan vaksinasi lengkap,” sebutnya.

Dalam kesempatan itu, Winardy juga menyampaikan capaian harian vaksinasi Polda Aceh dan jajaran, di mana per tanggal 17 Februari 2022 mencapai 51.700 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari dosis I sebanyak 16.288 orang, dosis II 34.075 orang, dan dosis III atau booster 1.337 orang.[]

Mengenal Jeruk Bali, Buah Ini Bukan Berasal dari Bali

0
Pomelo/Jeruk Bali © Yellyana_H/Shutterstock

Nukilan.id – Jeruk merupakan salah satu buah yang dikenal akan kesegarannya, tidak hanya memiliki cita rasa manis, pada beberapa jenis terdapat jeruk yang juga disertai dengan rasa asam namun di saat bersamaan membuatnya semakin terasa segar.

Dari sekian banyak jenis jeruk yang ada seperti jeruk mandarin, sunkist, clementine, keprok, dan lain sebagainya, ada satu jenis yang dapat dikatakan unik karena memiliki bentuk yang berbeda, baik dari segi ketebalan kulit, besarnya buah, hingga bulir yang terkandung di dalamnya, yakni Jeruk Bali.

Sudah bukan menjadi jenis buah yang asing, sesuai namanya kebanyakan orang pasti mengenal jeruk bali sebagai buah khas yang berasal dari Pulau Dewata. Padahal, nyatanya asal-usul jeruk bali sendiri bukan berasal dari Bali.

Dapat ditemui di berbagai negara Asia karena memang keberadaannya tersebar di sejumlah negara Asia Selatan dan Tenggara, kalau pun ada salah satu wilayah di Indonesia yang dikenal sebagai sentra budidaya jeruk bali, wilayah tersebut bukanlah Bali melainkan Magetan.

Secara umum atau penamaan global, jeruk bali sebenarnya lebih dikenal dengan nama pomelo, dan memiliki nama ilmiah Citrus grandis atau Citrus maxima karena ukurannya yang terbilang besar.

Karena itu, penamaan yang selama ini dikenal dengan sebutan jeruk bali sebenarnya kurang tepat, bahkan pihak Departemen Pertanian Indonesia sendiri sejak lama lebih menyarankan agar buah satu ini disebut dengan nama aslinya, yakni pomelo.

Dilihat dari bentuk, pomelo memang memiliki ukuran yang lebih besar bahkan dikenal sebagai buah citrus terbesar jika dibandingkan dengan jeruk pada umumnya, beberapa sumber menyebut jika pomelo sendiri merupakan nenek moyang utama dari buah jeruk.

Memiliki rata-rata diameter buah di kisaran 15-25 sentimeter dan berat di kisaran 1-2 kilogram, buah ini memiliki kulit luar berwarna hijau kekuningan, sementara kulit dalamnya tebal dan berwarna putih.

Jangan harap bisa mengupas pomelo seperti jeruk kecil pada umumnya, untuk bisa menikmati buah satu ini harus menggunakan pisau dengan memotong ujung buah jeruk yang agak menonjol. Kemudian, buat beberapa irisan membujur di seluruh sisi kulitnya yang tebal.

Diyakini sebagai buah asli dari sejumlah kawasan Asia, menurut buku Tropical Fruits of Malaysia & Singapore, pomelo diyakini berasal dari wilayah Malesian–wilayah bio-geografi yang membentang dari Malaysia hingga Indonesia bagian timur, kecuali Papua.

Lebih detail, di Indonesia sendiri sentra budidaya pomelo diketahui berada di Pati dan Kudus, Jawa Tengah, serta Magetan dan Madiun, Jawa Timur. Sementara itu di Bali, tempat di mana jeruk ini memiliki nama yang berbeda, nyatanya sangat sedikit bahkan hampir sulit menemui sentra budidaya buah satu ini.

Kalaupun ada, pomelo yang dihasilkan dari budidaya di Bali biasanya memiliki cita rasa yang kurang nikmat atau lebih tepatnya cenderung lebih asam, dengan bulirnya yang cenderung berwarna kuning keputihan, hal tersebut diyakini karena kondisi tanah di Bali yang memang kurang cocok untuk ditanami jenis jeruk pomelo.

Pasalnya, pohon pomelo sendiri diketahui hanya bisa tumbuh dengan baik di dataran rendah sampai dengan ketinggian 400 meter di atas permukaan laut. Jika dibudidaya pada dataran tinggi, pertumbuhannya cenderung vegetatif dan rasa buahnya agak pahit, selain itu pohonnya juga rawan terkena serangan penyakit cendawan atau jamur.

Sementara itu mengutip penjelasan Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro), sebenarnya terdapat ragam jenis varietas hasil kultivar pomelo yang ada di Indonesia, beberapa di antaranya yaitu Nambangan, Sri Nyonya, Sigola-gola, Magetan, Astano, Pangkajene Merah dan Putih, Giri Matang, Bageng Taji dan beberapa jenis lainnya.

Namun dari sekian banyak varietas tersebut, empat jenis varietas unggul dengan ciri khas daging buah berwarna merah dan cita rasanya yang manis terdiri dari Nambangan, Srinyonya, Magetan, dan Madu atau Bageng.

Tiga varietas yang pertama dapat dijumpai di sentra produksi pamelo pada Kabupaten Magetan dan Madiun, sedangkan yang terakhir dan dapat dikatakan paling unggul ditanam di sentra daerah Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Tidak hanya memiliki cita rasa manis, varietas satu ini memiliki tesktur buah yang lembut dan tidak memiliki biji di dalamnya. [GNFI]