TP-PKK Bener Meriah Bersama BKKBN Salurkan MBG 3B di Desa Batin Baru

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Ketua TP-PKK Kabupaten Bener Meriah, Ny. Meutia Fauziah Tagore Abubakar, bersama Dinas P3AKB dan Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Aceh menyalurkan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) 3B di Desa Batin Baru, Kecamatan Bandar, Senin (27/4/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas P3AKB Kabupaten Bener Meriah dan turut dihadiri Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Aceh, Safrina Salim.

Di sela kegiatan, Kepala Dinas P3AKB Bener Meriah, Edi Jaswin, menjelaskan bahwa program MBG, khususnya MBG 3B (Bumil, Busui, Balita), merupakan inisiatif strategis yang terintegrasi dengan program Bangga Kencana guna mempercepat penurunan stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

“Fokus 3B adalah, Prioritas diberikan pada Ibu hamil (bumil), Ibu menyusui (busui), dan Balita non paud. Tujuannya, mencegah stunting baru, meningkatkan gizi masyarakat, dan mendukung tumbuh kembang anak. Program MBG 3B dilaksanakan melalui kerja sama antara Kemendukbangga/BKKBN dan Badan Gizi Nasional,” terangnya.

Ia juga menambahkan bahwa BKKBN melakukan validasi data penerima manfaat untuk memastikan program tepat sasaran, khususnya dalam intervensi 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Program ini memberikan makanan tambahan sesuai kebutuhan gizi sejak masa kehamilan hingga balita.

Program MBG 3B memiliki sejumlah fokus utama, di antaranya pencegahan stunting sejak dini, peningkatan kesehatan ibu hamil untuk mencegah anemia dan risiko bayi berat lahir rendah, pemenuhan nutrisi ibu menyusui guna meningkatkan kualitas ASI, serta optimalisasi pertumbuhan balita melalui asupan gizi seimbang.

Selain itu, intervensi dilakukan secara tepat sasaran melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) agar bantuan benar-benar diterima kelompok prioritas.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Bener Meriah, Ny. Meutia Fauziah Tagore Abubakar, menegaskan bahwa program MBG 3B menjadi langkah strategis dalam menurunkan angka stunting secara nasional.

Menurutnya, program ini menargetkan penurunan angka stunting hingga 14 persen pada 2029 dengan memastikan pemenuhan gizi optimal pada 1.000 HPK.

Ia juga menekankan bahwa MBG 3B berperan penting dalam mencegah kematian ibu dan bayi, meningkatkan berat badan lahir, serta mendukung perkembangan otak anak sejak dini.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img

Read more

Local News