Beranda blog Halaman 1803

Wali Kota Banda Aceh akan Gelar Turnamen Tenis Aminullah Cup

0

Nukilan.id – Tenis, belakangan ini terus menunjukkan perkembangannya di seantero Aceh. Bahkan, sampai ke seluruh pelosok Bumi Iskandar Muda, olahraga tenis kini sangat digemari. Itu ditandai dengan penuhnya lapangan-lapangan tenis dengan aktivitas latihan, mulai dari petenis muda hingga pada veteran.

Menyikapi kondisi ini, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman yang juga Ketua Umum Barisan Atlet Tenis Veteran Indonesia (BAVETI) Provinsi Aceh berencana menggelar turnamen bertajuk Aminullah Cup.

“Iya, kita berencana menggelar turnamen tenis. Pesertanya terdiri dari petenis-petenis ternama dari seluruh Indonesia,” ujar Aminullah Usman, Minggu (20/2/2022).

Kata Aminullah, turnamen itu digelar untuk memberi ruang bagi para petenis mengasah skill dan kemampuan bermain tenis.

Selain itu, olahraga ini menjadi sarana menjaga kebugaran dan kesehatan serta meningkatkan imunitas tubuh yang sangat dibutuhkan di tengah pandemi yang sedang melanda Indonesia, termasuk Aceh.

“Ayo tennis. Mens sana in corpore sano, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Ini menjadi pertimbangan kita menggelar event ini. Dengan tenis kita harap kesehatan meningkat,” kata Aminullah.

Tidak hanya itu, Aminullah Cup dinilai akan memberikan manfaat ganda. Ada multiplier effect yang terjadi dari event itu nantinya, karena turnamen tersebut akan menghadirkan banyak tamu ke Banda Aceh dari seluruh Indonesia.

Sebagaimana diketahui, turnamen tersebut merupakan event terbuka, tidak hanya diikuti oleh petenis lokal saja.

“Itu artinya akan banyak yang datang ke Banda Aceh. Selain petenis ada pelatih dan official yang hadir, mereka bawa uang untuk dibelanjakan di kota ini. Pelaku UMKM akan merasakan manfaatnya karena mereka akan belanja souvenir, makanan dan minuman. Kemudian juga sektor transportasi dan penginapan, bahkan tukang parkir akan merasakan manfaatnya,” kata wali kota.

Wali Kota Aminullah Usman belum menetapkan jadwal detail pelaksanaan turnamen ini berhubung Banda Aceh saat ini berstatus level III Covid-19. Terkait dengan katagori umur, panitia juga belum memutuskan jumlah umur yang dipertandingkan, apakah U-100 tahun atau U-95 tahun.

Turnamen yang diikuti 64 pasangan ganda terbaik dari Sabang sampai Merauke menyediakan hadiah berupa trophy dan hadiah total Rp25 Juta.

Turnamen ini digelar dengan protokol kesehatan ketat, dimana semua yang terlibat, baik petenis, official dan penonton wajib mengikutinya. Panitia akan mengatur jarak penonton yang menyaksikan pertandingan-pertandingan di turnamen ini.

Panitia menyediakan wastafel dan sabun serta alat pengukur suhu bagi seluruh pemain, pelatih dan official yang akan masuk ke lapangan untuk bertanding.[]

Intip Mobil Listrik Otonom Buatan BRIN

0
Mobil listrik BRIN © Bima Bagaskara/Detik.com

Nukilan.id – Penggarapan kendaraan listrik dalam bentuk sepeda motor sudah banyak ditemui, produksi mobil listrik dalam negeri yang berjalan atas dukungan perusahaan otomotif asing juga mulai dilakukan. Kali ini, giliran pemerintah Indonesia sendiri yang menghadirkan wujud mobil listrik dengan perancangan mandiri.

Kabar kehadiran mobil listrik rancangan mandiri kali ini datang melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Langsung menarik perhatian, karena terlihat tidak dapat mengangkut banyak penumpang, kendaraan listrik yang dimaksud justru sangat minimalis dan hanya bisa dinaiki oleh satu orang.

Menimbulkan pertanyaan, Haznan Abimanyu selaku Plt. Kepala Pusat Tenaga Listrik dan Mekatronik, yang juga Koordinator PRN kendaraan listrik menjelaskan, jika rancangan tersebut dibuat sesuai dengan kebutuhan global di masa depan.

“Platform tersebut diperuntukkan bagi kendaraan satu penumpang. Secara global, kendaraan listrik masa depan untuk perkotaan memang dirancang untuk satu atau dua penumpang. Kendaraan ini sering disebut sebagai micro electric vehicle,” jelasnya.

Dapat Dikendalikan dari Jarak Jauh

MEVi-TDS | Dok. BRIN

Masih hadir dalam bentuk prototipe, Micro Electric Vehicle-Teleoperated Driving System (MEVi-TDS) adalah kendaraan listrik yang dirancang dengan sifat otonom atau dapat dikendalikan dari jarak jauh.

Secara desain, MEVi-TDS memiliki tampilan yang sederhana dan hampir menyerupai beberapa kendaraan listrik berukuran mini yang sudah ada sebelumnya. Memiliki dimensi panjang 1.475 milimeter, lebar 990 milimeter, serta tinggi 1.470 milimeter, kendaraan ini mengandalkan tenaga dari keberadaan baterai lithium-ion 48 Volt 12 Ah.

Karena kapasitas baterai yang terbilang cukup kecil, waktu pemakaiannya pun terbatas di kisaran 46 menit dan hanya mampu meluncur dengan kecepatan maksimal 10,88 kilometer per jam. Meski begitu, menurut keterangan yang dipublikasi BRIN kapasitas baterai yang ada akan ditingkatkan dengan catatan tanpa menaikkan kecepatan maksimalnya.

Bukan tanpa alasan, hal tersebut dilakukan mengingat MEVi-TDS dirancang sebagai kendaraan tanpa kemudi.

Sementara itu jika bicara mengenai cara kerjanya, kendaraan ini akan dikendalikan dari jarak jauh melalui command control atau pusat pengendali yang sudah dilengkapi dengan tiga monitor untuk simulator driving force wheel, dan perangkat workstation lengkap dengan GPU untuk memproses data dari kendaraan.

Pertanyaan selanjutnya, dari mana pusat pengendali bisa mendapat akses mengendalikan kendaraan? Semuanya bisa berjalan dengan rangkaian sensor dan perangkat yang terpasang di MEVi-TDS itu sendiri.

Untuk mendukung konsep kendaraan otonom, kendaraan listrik yang dimaksud sudah dilengkapi dengan 6 sensor ultrasonik sebagai sensor jarak, sensor IMU yang bisa dipantau oleh pengendali untuk mengetahui orientasi kendaraan, GPS untuk mengetahui posisi kendaraan secara tepat, dan empat buah kamera yang berfungsi sebagai penglihatan.

Pusat pengendali yang berperan sebagai pemroses data pada kendaraan MEVi-TDS mengandalkan Nvidia Jetson AGX Xavier, yakni sebuah komputer AI yang memang dikhususkan untuk mesin otonom dan berperan menghubungkan komunikasi dengan perangkat workstation yang berada di pusat pengendali, menggunakan jaringan WiFi yang terhubung dengan infrastruktur telekomunikasi.

Harapan sebagai kendaraan IKN Nusantara

Kendaraan otonom dengan konsep seperti ini sebenarnya sudah lebih dulu digarap, bahkan digunakan untuk keperluan tertentu di negara-negara maju.

Memang, masih terlalu jauh jika membicarakan realisasi penggunaan kendaraan tersebut secara masif di Indonesia, terlebih di jalan-jalan besar. Karenanya, untuk beberapa tahun ke depan MEVi-TDS diproyeksikan akan dipakai sebagai kendaraan pengumpan (feeder) di kawasan khusus seperti kebun raya, objek wisata, kawasan perumahan, industri, dan komplek perkantoran.

Bahkan, muncul wacana jika MEVi-TDS akan menjadi kendaraan yang digunakan pada kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di waktu yang akan datang.

“Untuk konsepnya kita ingin membantu mewujudkan keinginan Pak Jokowi yang mencanangkan bahwa di Ibu Kota baru nanti itu tidak ada asap, hingga kami mengembangkan kendaraan listrik yang otonom ini,” jelas Haznan, kepada awak media.

Meski masih dalam tahap pengembangan, pihak BRIN mengungkap jika MEVi-TDS ini diharapkan dapat menjadi cikal bakal dari kehadiran kendaraan otonom dengan kapasitas penumpang yang lebih besar, seperti mikro bus dan sejenisnya. [GNFI]

Azir Surya Pimpin Ketua Hipelmabdya Periode 2022-2024

0

Nukilan.id – Azir Suya terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Aceh Barat Daya (Hipelmabdya) periode 2022-2024 didalam Musyawarah Besar (Mubes) ke VII Abdya di Aula Gedung Syariat Islam, Banda Aceh, Sabtu (19/2/2022).

Dalam Pemilihan ini di ikuti oleh 9 Paguyuban Kecamatan dalam satu kecamatan memiliki hak suara penuh 3 suara, yang berjumlah 27 suara secara keseluruhan.

Dalam Mubes ini terdapat dua calon yang mengikuti Mubes Hipelmabdya ke VII diantaranya Azir Surya dan Revi.

Pemilihan Ketua Paguyuban terlihat  sangat semangat dan antusias di mana masing-masing pendukung calon ketua langsung bersorak begitu nama calon mereka disebutkan. Alhasil, setelah melewati proses pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga AD/ART didalam ruangan, terpilihlah Ajir Surya menjadi Ketua Umum Hipelmabdya dengan jumlah suara sebanyak 15 dan Revi sebanyak 9 suara. “Sementara 3 suara abstein. Kata Pimpinan sidang Mubes

Dalam penyampaiannya, Ketua Hipelmabdya Terpilih mengatakan, ucapan terimaksih kepada seluruh teman-teman yang sudah memberi tanggung jawab dan amanah kepadanya.

Untuk kedepan, marilah sama-sama dan bahu membahu untuk membawa Hipelmabdya ke arah yang lebih baik, ” ucap Ajir.

2024, PPP Aceh Target Raih 10 Kursi DPRA

0
Ketua DPW PPP Aceh Dr Amiruddin Idris, M.Si, (Foto: Hadiansyah/Nukilan)

Nukilan.id – Ketua terpilih Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masa bakti 2021-2026 Dr. H. Amiruddin Idris, SE, M.Si mengatakan Semua Mesin-mesin Politik yang sudah menganggur selama ini akan diperbaiki, Tahun 2024 PPP Aceh akan menjadi Pemenang Penentu.

“Kami akan merebut beberapa Kepala Daerah setelah pemilihan Legislatif nantinya. Hari ini PPP masih memiliki 6 kusi di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), dan untuk kedepan ini menargetkan minimal 10 kursi, setiap dapilnya wajib memiliki 1 kursi,” kata Ketua DPW PPP Amiruddin Idris kepada Nukilan.id usai Pelantikan di Aula Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Jumat, (18/02/2022).

Dulu PPP ialah partai yang sangat besar di Aceh begitu juga secara Nasional, lalu kenapa sekarang tidak bisa besar lagi, tentu ini sebuah tantangan bagi kami,” kata Amir.

Menurutnya, yang menjadi semangat adalah pada saat Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024 dan itu menjadi acuan untuk pemilihan kepala daerah pada akhir 2024 nantinya.

Adapun terkait dengan beberapa pengurus ada yang keluar dari kepengurusan DPW PPP, kata dia – Amir, itu karena terlalu lama fakum setelah Musyawarah Wilayah (MUSWIL) pemilihan pimpinan dan pengurus DPW PPP Aceh.

Sampai 8 Bulan jarak fakumnya dan menyebabkan beberap pengurus tidak terkonfirmasi lagi. Ini adalah sebuah kesalahan yang kita lakukan dan memohan maaf kepada nama-nama yang telah tertera didalam kepengurusan,” tuturnya.

Reporter : Hadiansyah

Curhat Buruh di Sidoarjo, JHT Baru Bisa Dicairkan Usia 56 Tahun, AHY: Tidak Adil dan Tidak Logis

0

Nukilan.id – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan yang mengizinkan dana Jaminan Hari Tua (JHT) pada usia 57 tahun, tidak adil dan tidak logis.

Penegasan ini disampaikan AHY usai mendapat keluhan dari sejumlah buruh di pabrik PT Maspion, Sidoarjo, Jawa Timur (19/2).

“Curhat mereka terkait JHT menjadi concern saya. Mereka merasa diperlakukan dengan tidak adil. Saya sepakat bahwa apa yang terjadi ini terkait dengan JHT adalah sesuatu hal yang tidak adil dan tidak logis,” sambung AHY.

“Tentu ini tugas kami sebagai penyambung lidah rakyat, baik melalui jalur legislatif di tingkat pusat maupun daerah,” kata AHY, “Kami sangat bersyukur ada Mas Emil (Dardak) sebagai salah satu pemimpin eksekutif di tingkat provinsi bersama Ibu Khofifah, mudah-mudahan kami bisa bersinergi untuk memperjuangkan suara dan aspirasi dari para serikat pekerja ini.”

AHY memerintahkan anggota Fraksi PD di DPR RI di Komisi Ketenagakerjaan untuk menyampaikan keberatan para buruh ini dan meminta Menaker mencabut peraturan menteri tersebut.

AHY langsung mengunjungi pabrik PT. Maspion setibanya di Surabaya, dari Jakarta tadi pagi.

Saat meninjau produk-produk Maspion, AHY mengapresiasi dan bangga dengan produk-produk buatan nasional ini karena sudah mendunia dan menjadi barang-barang berkualitas selama puluhan tahun .

“Saya juga senang tadi sempat melakukan video conference dengan Presdir Maspion Group Bapak Alim Markus, saya berharap beliau bisa terus menyemangati generasi penerus beliau agar bisa terus memajukan Maspion Group,” puji AHY.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak melaporkan kontribusi ekonomi pabrik Maspion terhadap perekonomian daerah kepada AHY.

“Mas Emil tadi juga menyampaikan bahwa Maspion Group berkontribusi secara signifikan terhadap pendapatan Jawa Timur, dan tentunya ada kontribusinya juga secara nasional,” lanjut AHY.

AHY dan Annisa berkeliling pabrik sambil menyapa para pekerja, sambil melihat-lihat proses quality control dan pengepakan barang.

Tahun 2013, Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono juga pernah melakukan kunjungan ke PT. Maspion. Saat itu selain menyapa para buruh, Presiden SBY menetapkan Hari Buruh Nasional yang jatuh pada tanggal 1 Mei setiap tahunnya menjadi hari libur nasional.

Saat mengunjungi pabrik Maspion, AHY didampingi antara lain Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak beserta istri Arumi Bachsin, Sekjen PD Teuku Riefky Harsya, Bendahara Umum PD Renville Antonio, Wasekjen Agust Jovan Latuconsina, dan Deputi BPOKK SMR Edi Astawa. (adt/csa)

Aminullah Usman Keynote Speaker Festival Lebah Madu Indonesia

0

Nukilan.id – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, menerima penghargaan dari Yayasan Karsa Lagena Alam. Penghargaan tersebut diberikan kepada Aminullah atas pencapaian dalam membangkitkan UMKM di tengah Pandemi Covid-19 dan melahirkan Lembaga Keuangan Mikro Syariah Mahirah Muamalah.

Piagam itu diberikan kepada Wali Kota saat Menjadi Keynote Speaker dalam kegiatan Festival Lebah Madu Indonesia dengan tema “Edu Wisata Belajar Hidup Dari Lebah”, yang digelar di Gedung ILTC, Banda Aceh, Sabtu (19/2/2022).

Turut hadir Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin, Ketua Umum Inspirator Lebah Madu Indonesia Debby Bustomu, Ketua Program Studi Ekonomi Islam USK M Haris, Ketua Yayasan Karsa Lagena Alam Muhammad Abthal Aufar, Penasehat Yayasan Aditya, para penggiat lebah madu, dan para unsur SKPD Kota lainnya.

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman usai menerima penghargaan tersebut mengucapkan terimakasih. Ia pun memberikan apresiasi kepada Yayasan Karsa Lagena Alam atas pelaksanaan kegiatan Festival Lebah Madu Indonesia di Kota Banda Aceh yang di mulai dari tanggal 9 sampai dengan 20 Februari 2022.

“Mudah-mudahan kegiatan Festival Lebah Madu Indonesia dengan berbagai rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, meskipun gelaran ini kita laksanakan masih dalam suasana Covid-19, namun semangat yang kita rasakan pada hari ini tetap sama seperti biasanya dan sama sekali tidak berkurang,” kata Aminullah.

Ia mengatakan, madu dapat menjadi obat dari beragam penyakit. Keistimewaan madu dan lebah luar biasa, sehingga tercantum dalam surat tersendiri di dalam Al-Quran.

“Dalam Alquran surah An-Nahl ayat 68-69, Allah SWT mengungkapkan keistimewaan dan khasiat yang terkandung dalam madu. Dalam Al-Quran Surat An-Nahl kita akan mengetahui produk lebah yang dapat dijadikan obat tidak terbatas hanya pada madu saja. Produk perlebahan selain madu dapat berupa royal jelly, tepung sari dan propolis lebah,” ungkapnya.

Disamping itu, kata Aminullah, Riset ilmiah terbaru membuktikan bahwa madu potensial sebagai antioksidan, anti mikroba, anti jamur, perawatan kulit, pengawet makanan, dan sebagai obat luka.

“Konsumsi madu penduduk Indonesia saat ini hanya 15 gram/kapita/tahun, sedangkan tingkat konsumsi madu masyarakat di negara-negara maju, seperti Jepang, Jerman, Inggris, Perancis dan Amerika Serikat mencapai 1000 s/d 1600 gram/kapita/tahun,” sebutnya.

Lanjut Aminullah, jumlah penduduk Indonesia saat ini lebih kurang 220 juta orang.

“Bila konsumsi madu sekitar 15 gram/kapita/tahun, maka setiap tahun dibutuhkan madu sebesar 3.300 ton. Sementara itu produksi madu dalam negeri kurun waktu 1996-2000 hanya 1.538-2.824 ton/tahun. Selain untuk konsumsi, madu juga dibutuhkan pada industri farmasi dan kosmetik yang mencapai 10.000 s/d 15.000 ton/tahun,” sebutnya lagi.

Ia meyakini, dengan memperhatikan konsumsi madu dan capaian produksi madu domestik, maka budidaya lebah madu layak dikembangkan di Aceh. Setidaknya ada lima faktor pendukung.

Pertama, Aceh memiliki spesies lebah lokal yang adaptif dengan iklim tropis dan produksi madu cukup tinggi. Kedua, Aceh merupakan wilayah agraris dengan daratan yang luas terdiri dari hutan, perkebunan, tanaman pangan, hortikultura, semak belukar dan rumput yang menghasilkan Nektar (bahan utama madu).

Ketiga, produksi madu domestik sangat rendah sehingga budidaya lebah madu sangat prospektif untuk dikembangkan. Keempat, budidaya lebah madu membutuhkan biaya produksi yang rendah. Kelima, lebah menghasilkan produk yang bermanfaat bagi manusia, sehingga menarik perhatian untuk di konsumsi.

“Untuk menjadi pemenang di era ekonomi digital, kita perlu bisa menangkap peluang inovasi yang dapat dilakukan baik oleh pemerintah dan pelaku bisnis,” jelas orang nomor satu di Banda Aceh itu. []

Yahdi Hasan Minta Pemkab Serius Tangani Kasus Pemerkosaan di Aceh Tenggara

0
Anggota Komisi II DPRA Yahdi Hasan, (Foto: Hadiansyah/Nukilan)

Nukilan.id – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Yahdi Hasan mengatakan terjadinya kasus pemerkosaan di Kabupaten Aceh Tenggara yang dilakukan oleh inisial SA seorang ketua Baitul Mal dan Pimpinan Pesantren. Meminta Pemerintah harus serius untuk menangani kasus tersebut.

“Perbuatan yang dilakukan ini, sangat disayangkan sekali,” kata Yahdi Hasan kepada Nukilan.id di Banda Aceh, Sabtu (19/02/2022).

Saat ini saudara SA sudah ditahan di kantor Polisi untuk menjalani pemeriksaan dan akan dikenakan Hukuman atas perbuatanya. Begitu juga dengan kasus yang terjadi pada seorang perempuan berusia 19 tahun digilir sebanyak 5 orang. Sebutnya

“Kami menghimbau kepada Pemerintah Aceh dan Kabupaten-Kota, khususnya Kabupaten Aceh Tenggara untuk serius tangani Pemasalahan kasus Seksual ini,” ucap Yahdi.

Yahdi menyampaikan Kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara hal yang terjadi ini, harus dipelajari, jangan sampai terulang kembali.

“Ini semua terjadi adanya rudapaksa dan ada juga perlakuan terhadap anak dibawah umur, sedangkan pelakunya adalah orang-orang yang paham Agama. Perlu bagi pemerintah Kabupaten untuk menindak tegas pelaku yang tidak senonoh ini, agar adanya efek jera,” kata Yahdi.

Untuk saat ini, semua pelaku sudah ditangkap bahkan sudah ditetapkan tersangka, hanya saja masih ada beberapa orang yang menjadi buronan dalam kasus 5 pemuda yang melalukan perbuatan amoral Pada seorang perempuan yang berusia 19 tahun.

Oleh karena itu, kata Yahdi, permasalah yang sebenarnya harus dituntaskan di Aceh Tenggara, problemnya sama semua, yaitu faktor ekonomi.

“Sangat perlu seorang Kepala Daerah atau Pemerintah, dapat meningkatkan ekonomi dan pendapatan Daerah. Jika ekonomi bagus maka Rakyat sejahtera, serta tidak melakukan hal-hal yang tidak kita inginkan,” tuturnya.

Reporter : Hadiansyah

DPW PPP Aceh Periode 2021-2026 Dilantik

0
Sekjend DPP-PPP saat Menyerahkan Bendera Pataka PPP kepada Ketua DPW PPP Aceh, (Foto: Hadiansyah/Nukilan)

Nukilan.id – Sekerataris Jendral Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP) H. M Arwani Thomafi melantik Pengurus Harian Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPP dengan masa bakti 2021-2026.

“Malam ini kita telah melantik DPW-PPP Aceh, tentunya harus solid dalam menjalankan tugas yang telah diberikan kepada pengurus DPW,” kata Sekjend PPP Arwani Thomafi saat diwawancarai Nukilan.id di di Aula Anjong Mon Mata, Banda aceh, Jumat (18/02/2022)

Arwani Thomafi meminta kepada DPW-PPP Aceh untuk segera melaksanakan permusyawaratan di tingkat Kabuparten-kota pada bulan Maret 2022 ini dan dilanjutkan di tingkat anak Cabang yaitu di Kecamatan, tentunya ini kesiapan PPP Aceh agar organisasi terbangun dengan baik.

“Ini menjadi landasan untuk Pemilu serentak di tahun 2024 nantinya,” Ucap Arwani Thomafi.

Ini susunan Pengurus Harian DPW-PPP Aceh

Ketua: Dr. H. Amiruddin Idris, SE, M.si
Sekretaris: Ilmiza Sa’aduddin Djamal, SE, MBA
Wakil Seretaris: Helmi Hasan SH
Wakil Seretaris: muhammmad ben umar
Bendahara: M Zaubir Muhammad, SE
Wakil Bendahara: Adinda Amalia SH MM
Wakil Bendahara: Nila Kesuma
Wakil Ketua bidang fungsional: –
Bidang OKK 1: H. Ihsanuddin MZ, SE, MM
Bidang OKK 2: Tgk. Asnawi Amin, M.Ag
Bidang OKK 3: H. Musannif SE
Bidang pengelolaan aset partai: Tengku Lelie Fadhla
Bidang data dan digital: Teuku Noval
Bidang informasi dan komunikasi: Dr. Ilyas A. Wahab SE, M. Si
Wakil bidang isu strategis: –
Bidang Dakwah dan pengembangan pesantren: Tgk. H. Ibnu Aqil
Bidang Kesehatan: Hj. Abriaty Yusuf SE
Bidang Perempuan dan Anak: Hafsah S. Pdi
Bidang Pemuda dan Mahasiswa: Dr. Fachrul Rizal
Bidang Media Sosial: Nurthanita Zahara Amd. Keb
Bidang Advokasi dan Hukum: Zulfikar Sawang SH.MH
Bidang Lingkungan dan Penanggulangan Bencana: Hj. Cut Nurlailawaty
Bidang Pendidikan dan Kebudayaan: Dra.Husniyati Bantasyam
Bidang Ketenagakerjaaan, UMKM dan Indutri Kreatif: Khaidir Amin, SE
Bidang Perikanan, Pertanian dan Kelautan: Hj. Athiyah Razali
Bidang Kepariwisataan: Syarifah Munira SE

Wakil bidang penanganan sipil
1. Dr. zainuddin iba SE<MM
2. T. Zulfikar Thaib Aly, SH
3. H. Agus wardana
4. Tgk. H. Ishak yusuf
5. Badriana S. Ag
6. Fakhrurrazi H. Cut
7. Tgk. H. Mudawali Ibrahim S.Ag
8. Ie. Syamsul rizal
9. Tgk. H, Attarmizi hamid
10. Zaini bakri

Reporter: Hadiansyah

Marc Marquez: MotoGP Tetap Hidup Tanpa Rossi

0
(Marc Marquez saat berada di area paddock Sirkuit Mandalika. (Foto: MPI)

Nukilan.id – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez bicara soal musim pertama MotoGP tanpa sosok Valentino Rossi. Marquez mengatakan, MotoGP tetap berjalan karena sudah banyak generasi baru bermunculan.

Seperti diketahui, Valentino Rossi memutuskan pensiun dari MotoGP. Pembalap asal Italia itu pindah ke ajang GT World Challenge.

Selama bertahun-tahun, Rossi telah menjadi ikon MotoGP. Banyak orang yang jadi suka MotoGP karena Rossi. Sehingga wajar ada penilaian daya tarik MotoGP berkurang sejak Rossi pensiun.

Marc Marquez merupakan salah satu rival berat Rossi. Keduanya sempat berseteru karena peristiwa di MotoGP Argentina 2018 lalu. Peristiwa itu membuat hubungan keduanya tetap memanas hingga kini.

Terkait musim pertama MotoGP tanpa Rossi, Marquez tak masalah. MotoGP tetap berjalan karena generasi baru sudah lahir.

“Saya tak akrab dengan Valentino, anda tahu. Tapi, saya tak masalah menyadari bahwa tanpa dia MotoGP kehilangan seorang ikon dan seorang rider yang menghadirkan banyak fans, tapi MotoGP tetap berjalan,” kata Marquez dalam wawancara dengan As.

“Ada generasi baru dan saya orang pertama yang menemukan itu sendiri. Hidup terus berjalan. Beberapa rider hebat sudah pensiun. Tapi, memang benar bahwa efek Valentino sungguh sangat hebat,” kata dia menambahkan. [Indozone]

Lutung Simpai Endemik Sumatera, Begini Kehidupannya di Alam Liar

0
Surili Sumatra © Kaban-Sila Shutterstock

Nukilan.id – Berbagai spesies primata seperti monyet, orangutan, beruk, tarsius, dan siamang hidup di Indonesia dan menjadi satwa endemik yang tidak dapat ditemukan di negara lain. Kehidupan primata juga sangat penting bagi lingkungan sebab keberadannya dapat melengkapi siklus kehidupan ekosistem dari benih-benih pohon yang disebarkan.

Selain yang sudah disebutkan, di Indonesia juga terdapat primata surili dengan berbagai spesies, mulai dari surili Natuna, Surili Jawa, dan surili Sumatra.

Surili Sumatra oleh masyarakat lokal sering disebut lutung simpai, cha-cha, dan kera putih. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama mitred leaf monkey. Meski termasuk primata unik, begitu banyak ancaman bagi kehidupan lutung simpai, terutama menyoal hilangnya habitat. Penebangan hutan dan pembangunan mengakibatkan pasokan makanan berkurang, mengubah ekologi perilaku, dan membuat kelompok harus menyebar lebih luas untuk mencari makan.

Di tengah ancaman, bagaimana kehidupan lutung simpai saat ini?

Mengenali lutung simpai endemik Sumatra

Lutung simpai (Presbytis melalophos) memiliki ciri fisik berupa jambul di kepala serupa mahkota, bagian mata dengan bulatan seperti cincin yang terkesan seperti kantung mata, memiliki alis tipis, tulang hidung menonjol, bibir kecil, dan warnanya bisa abu-abu, hitam, atau kecokelatan. Panjang tubuh jantan dan betina kurang lebih mirip, sekitar 45-49 cm dengan bobot antara 5-6 kg. Ciri lutung simpai lain adalah ekornya yang panjang, bahkan hingga satu setengah kali dari panjang tubuhnya.

Termasuk hewan diurnal, lutung simpai berkegiatan aktif pada siang hari. Ia juga merupakan satwa arboreal yang banyak menghabiskan hidupnya di atas pohon. Dengan tubuh ramping dan ekor panjang, primata ini dapat menjaga keseimbangannya. Tangannya yang panjang dengan jari yang kuat juga membantu mereka berayun dari satu pohon ke pohon lain di dalam hutan. Lutung simpai juga punya kaki yang cukup panjang sehingga memudahkan mereka dakam melompat dan berlari.

Lutung simpai merupakan satwa herbivora, 50 persen dari makanannya adalah buah-buahan dan sisanya bisa biji-bijian, kacang-kacangan, dan bunga. Mereka biasanya minum dari buah-buahan berair atau dari embun tanaman dan air hujan di lubang pohon.

Secara ekologis, lutung simpai sangat membantu dalam proses regeneras hutan. Mereka makan dari 197 spesies pepohonan berbeda dan menyebarkan biji-biji tumbuhan dari kotorannya yang telah melewati proses fermentasi bakteri pada ususnya.

Biasanya lutung simpai hidup berkelompok dan terdiri dari satu jantan dengan 5-7 betina. Ia disebut dewasa dan telah mencapai kematangan seksual pada usia 34-47 bulan pada jantan dan 35-60 bulan untuk betina. Lutung simpai berkembang biak sepanjang tahun dengan masa kehamilan rata-rata 155-226 hari. Untuk rentang hidupnya rata-rata bisa mencapai 16 tahun di penangkaran.

Lutung betina menentukan gerakan kelompok mereka dan mengembang tanggung jawab untuk pertemuan dengan kelompok lain. Namun, betina tidak terlibat konflik antar-kelompok.

Habitat dan persebaran lutung simpai

Lutung simpai hidup secara terbatas di Sumatra, mulai dari Sungai Rokan, Sungai Batanghari, Bukit Barisan, Sungai Musi, Gunung Tamalau, Pulau Pini, dan Taman Nasional Batang Gadis. Surili endemik ini menyukai habitat berupa hutan hujan tropis, perkebunan di dataran rendah hingga pegunungan dengan ketinggian 2.500 mdpl.

Populasinya kian menurun karena rusaknya habitat akbiat deforestasi dan alih fungsi lahan. Di alam sendiri, predator lutung simpai adalah raptor atau burung pemangsa dan ular piton. Selain itu, kehidupannya juga terancam oleh adanya perburuan untuk diperjualbelikan sebagai hewan peliharaan.

Sejak tahun 1999, lutung simpai terlah masuk dalam daftar hewan dilindungi oleh pemerintah Indonesia dan telah mendapatkan status terancam atau Endangered (EN) dari IUCN, serta masuk daftar daftar Appendix II CITES. [GNFI]