Beranda blog Halaman 1787

10 Pecatur Kandidat Juara Aceh Open

0
Para pecatur papan atas bersaing ketat di babak 8 Kejuaraan Catur Aceh Open di Hotel Safira, Sigli, Jumat (4/3/2022) sore. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Sebanyak 10 pecatur berpeluang menjadi kampiun Kejuaraan Catur berlebel Aceh Open 2022yang digelar di Hotel Safira, Sigli, 1 – 5 Maret 2022.

Hingga usai babak ke-8, Jumat (4/3) sore, 10 pecatur dari lima kabupaten yaitu Aceh Tengah, Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Selatan dan Pidie, saling membuti di 10 besar klasemen sementara hanya selisih 0,5 hingga 1 poin.

Master Nasional (MN) Irwandi dari Aceh Tengah memimpin 10 besar klasemen sementara dengan Pts 7 Solkof 38.

Irwan menjadi capolista (pemimpin klasemen sementara) setelah menundukkan pecatur tuan rumah, Agussalim ZA.

Kejuaraan yang mempertandingkan catur klasik, sistim 10 babak ini, masih menyisakan dua babak lagi yang akan digelar Sabtu (5/3) pagi dan petang.

Pada pertandingan di sisa dua babak lagi menjadi puncak persaingan antar pecatur di 10 besar klasemen sementara untuk membidik gelar juara.

Tehnical Delegate kejuaraan catur Aceh Open 2022, Qamaruzzaman Haqny menyebutkan, event memperebutkan hadiah total 60 juta dan diberikan untuk pemenang peringkat 1 hingga 30.

Berikut klasemen sementara 10 besar Catur Aceh Open 2022

MN Irwandi (Aceh Tengah), Point Skor (Pts) 7 Solkof 38
2.Hunter Chalid (Banda Aceh), Pts 6,5 solkof 44,5
3.MN Sarmadoli Siringo Ringo (Aceh Besar) Pts 6,5 Solkof 38
4. Erjan Akbar Nasution (Aceh Selatan) Pts 6,5 Solkof 37
5. Zulkhairi (Banda Aceh) Pts 6,5 Solkof 36,5
6. Erwinsyah (Pidie) Pts 6, Solkof 41,5
7. Rezi Firnanda (Banda Aceh), Pts 6 Solkof 41
8. Marzuki Tarigan (Aceh Tengah) Pts 6 Solkof 38,5
9. Nurdin AB (Pidie) Pts 6 Solkof 36,5
10. Sabaruddin Harahap (Aceh Tengah) Pts 6, Solkof 28,5. []

Pecatur Gaek Nurdin AB Menyodok Papan Atas Catur Aceh Open

0
Nurdin AB pecatur gaek berusia 70 tahun dari Pidie merangsek ke tataran atas klasemen sementara dalam Kejuaraan Catur Aceh Open di aula Hotel Safira, Sigli, Jumat (4/3/2022) siang. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Pecatur gaek kawakan, Nurdin AB dari Pidie menyodok ke tataran papan atas Kejuaraan Catur Aceh Open, setelah menang atas lawannya Pecatur Urakan, Samsul Bahri (Langsa) pada babak 8 di Hotel Safira, Sigli (4/3/2022) petang.

Partai tersebut dimenangkan Nurdin AB, karena lawanya, Samsul Bahri melakukan langkah blunder, sehingga kehilangan kualitas dan ancaman skak mati

Melihat posisi tersebut, Samsul merebah rajanya tanda menyerah.

Dengan Kemenangan ini, Nurdin AB mengoleksi poin 6 dan mengangakan peluangnya untuk menjadi kandidat juara.

Kejuaraan catur Aceh Open yang digelar di Hotel Safira, Sigli masih menyisakan dua babak lagi, Sabtu (5/3/2022).

Event ini digelar 1 – 5 Maret, mempertandingkan catur klasik 10 babak sistim Swiss, memperebutkan hadiah total Rp 60 juta. []

Tiga Daerah Bersaing Ketat Pimpin Catur Aceh Open 2022 Sigli

0
Pecatur Gaek kawakan Aceh, Nurdin AB dari Pidie (kiri, pakai topi putih) saat bertanding dengan pecatur urakan, Samsul Bahri (Langsa) pada babak 8. (Foto:Ist)

Nukilan.id – Tiga daerah bersaing ketat menjadi yg terbaik hingga babak ketujuh kejuaraan Catur Aceh Open 2022 yang berlangsung di Hotel Safira Sigli, Kabupaten Pidie.

Ketiga daerah itu yaitu Banda Aceh, Aceh Tengah dan Aceh Besar hingga berakhir babak ketujuh Jumat (4/3) pagi sama-sama mengumpulkan 6 MP (Match Point) lewat atlet terbaik mereka yg diterjunkan.pada even berhadiah total 60 juta ini.

Pecatur tuan rumah Pidie, Nurdin AB berusia 70 tahun menunjukkan kegarangannya merangsek ke tataran atas klasemen sementara.

Hingga usai babak ke tujuh, pecatur gaek kawakan Aceh ini telah mengoleksi poin 5, sehigga peluangnya masih menganga lebar untuk meraih kampiun pada turnamen ini yang masih menyisakan tiga babak lagi.

Technical Delegate Kejuaraan Catur Aceh Open 2022 Qamaruzzaman Haqny di Sigli, mengatakan, MF Zulkhairi pecatur Kota Banda Aceh dengan nilai 6 MP memimpin peroleh nilai bersama dengan MN Irwandi (Aceh Tengah) dan MN Sarmadoli dari Aceh Besar.

“Mereka hingga putaran atau babak ketujuh sudah mengumpulkan masing-masing 6 MP,” kata Qamaruzzaman Hagny.

Zulkhairi yg telah meraih nilai 5.5 MP di babak ke tujuh ditahan remis oleh MF M. Hendrik FS sehingga hanya mampu menambah 0.5 MP.

Sementara MN Irwandi dari Aceh Tengah mampu menaklukkan Hunter Chalid (Banda Aceh) dan MN Sarmadoli dari Aceh Besar mengalahkan pecatur Marzuki Tarigan dari Aceh Tengah.

Tanbahan 1 MP mampu mendongkrak nilai Irwandi dan Sarmadoli bertengger bersama Zulkhairi di level papan atas, papar Qamaruzaman.

Selain ketiga atlet catur PORA tersebut, lanjut nya, sejumlah pecatur lainnya dengan nilai 5.5 MP terus membayangi untuk menjadi yang terbaik. Mereka adalah MF M. Hendrik FS, Hunter Chalid, Erjan Akabar Nst (Aceh Selatan) dan Dheni Hartono (Aceh Tamiang) serta Erwinsyah dan Agussalim ZA, keduanya dari Pidie.

“Di babak kedelapan sore ini, ketiga pecatur papan atas Aceh ini akan saling berhadapan untuk menjadi yang terbaik di kejuaraan Catur Aceh Open 2022 yang menyisakan 3 babak lagi” kata Qamaruzzaman Hagny.

Qamaruzzaman Haqny yang juga Ketua Harian Pengurus Provinsi Percasi Aceh Itu mengatakan kejuaraan Catur Aceh Open 2022 berlangsung 10 babak. Kejuaraan yang digelar sejak 28 Februari 2022 diikuti 122 pecatur dari seluruh Provinsi Aceh.

Kejuaraan Catur Aceh Open 2022, kata Qamaruzzaman Haqny, memperebutkan hadiah berupa uang tunai dengan total Rp60 juta. Kejuaraan tersebut menjadi ajang uji coba bagi atlet catur yang telah lolos Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2022 yang juga akan digelar di Kabupaten Pidie, November datang.

“Selain uji coba, kejuaraan ini juga menjadi ajang untuk memantau atlet catur yang akan disiapkan ke PON 2024. Apalagi Aceh menjadi tuan rumah pada PON 2024 bersama Sumatera Utara,” kata Qamaruzzaman Hagny. []

Integrasikan Data Satlinmas, Kemendagri Luncurkan Aplikasi Simlinmas

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meluncurkan aplikasi Simlinmas. Momen peluncuran itu berlangsung saat pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bertajuk “Profesional dan Berintegritas Mewujudkan Penyelenggaraan Trantibum untuk Indonesia Maju dan Sehat”, yang digelar secara luring dan daring dari Hotel Millennium, Jumat (4/3/2022).

Aplikasi ini berfungsi untuk menyiapkan big data terkait Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang terintegrasi dalam web dan aplikasi. Aplikasi ini juga menjadi media pemutakhiran data anggota Satlinmas, serta mampu melaporkan secara realtime kegiatan Linmas berbasis geospasial. Tak hanya itu, aplikasi ini menjadi media edukasi bagi anggota Satlinmas dan memfasilitasi pelayanan Kartu Tanda Anggota Elektronik (e-KTA) Satlinmas.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Adwil Safrizal ZA meyakini jumlah anggota Satlinmas yang tersebar di berbagai daerah sangat banyak, baik tercatat maupun yang belum tercatat. Karena itu, dibutuhkan sebuah aplikasi untuk membantu pendokumentasian data tersebut.

“Oleh karenanya, hari ini diluncurkan aplikasi Simlinmas, agar pencatatannya bisa terdokumentasi dengan baik, di samping manfaat-manfaat yang lainnya,” ujar Safrizal saat memberi pengarahan dalam kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Satpol PP dan HUT ke-60 Satlinmas tersebut.

Apabila aplikasi ini berjalan baik, kata Safrizal, laporan terkait Satlinmas tidak perlu lagi menggunakan kertas. Bahkan, aplikasi ini dapat menghubungkan data secara berjenjang, baik di tingkat provinsi hingga nasional. Dengan demikian, nantinya akan terwujud big data yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan Satlinmas.

Di lain sisi, lanjut Safrizal, pihaknya juga akan melibatkan Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri dalam melakukan pembinaan anggota Satlinmas. Pembinaan itu nantinya dapat dilakukan dengan memanfaatkan balai pemerintahan desa yang ada di daerah. Hal ini penting, mengingat keberadaan Satlinmas banyak tersebar di desa dan kelurahan.

“Sehingga satuan Linmas kita memiliki kemampuan dasar dan performa yang baik, karena sukarela dan merupakan tempat partisipasi masyarakat, wadah ini cukup penting dalam menyebarluaskan berbagai macam fungsi yang dilekatkan kepadanya,” tandas Safrizal. []

DPRA Rekomendasi Pemerintah Aceh Bentuk Tim Terpadu Awasi Tambang Ilegal

0
Ketua Komisi II DPR Aceh Irpannusir, M.I.Kom (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) telah memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Aceh agar segera membentuk tim terpadu untuk menelusuri semua daerah yang diduga ada indikasi tambang illegal, terutama sekali di wilayah Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Aceh Barat dan Kabupaten Nagan Raya.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Irpannusir dalam keterangannya kepada Nukilan menanggapi banyaknya tambang ilegal yang begitu marak di Aceh saat ini.

“Kita Komisi II DPRA merekomendasikan tim terpadu ke Pemerintah Aceh agar melibatkan semua stakeholder, dan ini memang harus segera dibentuk, bila perlu dianggarkan dalam APBA,” kata Irpannusir dlaam keterangannya kepada Nukilan, Jum’at (4/3/2022).

“Kita juga sudah melakukan rapat koordinasi dengan pihak pemerintah daerah, dan kita tunggu saja realisasinya, insyAllah akan berjalan dalam tahun ini,” sambungnya.

Menurut Irpannusir, tambang Ilegal adalah sebuah bom waktu, kalau tidak cepat diatasi dan diantisipasi maka akan timbul bencana besar, terutama banjir bandang dan lain sebagainya.

“Karena itu, kita harapkan tim terpadu yang dibentuk nantinya itu terdiri dari semua aparat penegak hukum dan pemerintah daerah, jadi dimanapun ada indikasi tambang illegal harus segera ditindak tegas,” tutup Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Reporter: Hadiansyah

Peringati Word Wildlife Day, HAkA Kampanyekan Pelestarian Satwa Liar di Aceh

0
Yayasan Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) bersama seniman Aceh melakukan kampanye kreatif di Bustanussalatin, Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Reji)

Nukilan.id – Yayasan Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) bersama seniman Aceh melakukan kampanye kreatif untuk menyuarakan pelestarian satwa liar dan maraknya perdagangan ilegal satwa liar di Aceh, pada Jum’at (4/3/2022) pagi.

Kampanye yang berlangsung di Bustanussalatin, Banda Aceh ini dalam rangka memperingati World Wildlife Day (Hari Satwa Liar Sedunia) yang jatuh tanggal 3 Maret setiap tahunnya.

Dalam kampanye itu, HAkA memperagakan dengan menggunakan Maskot Badak yang diikat dengan rantai dan ditarik seseorang. Hal ini diperagakan sebagai bentuk kekesalan HAkA terhadap maraknya perdagangan ilegal satwa liar di Aceh, dan ini juga “Sebagai simbol, bagaimana manusia memperlakukan satwa liar secara tidak manusiawi”.

Koordinator Lapangan HAkA, M. Safrizal menyampaikan, bahwa kondisi satwa liar di Aceh saat ini sedang tidak baik-baik saja dan pihaknya sangat menyayangkan maraknya perdagangan ilegal satwa liar di Aceh.

“Kalau itu terus terjadi, maka prediksi kita untuk 50-70 tahun kedepan akan terjadi kepunahan massal satwa liar di Aceh. Sehingga generasi muda Aceh tidak bisa lagi melihat bentuk asli dari satwa liar tersebut,” ungkap Safrizal dalam keterangannya kepada Nukilan.

HAkA tidak ingin hal ini terjadi. Oleh karena itu, Safrizal berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar segera menindak tegas bagi siapapun yang melakukan perdagangan ilegal satwa liar di Aceh.

“Ini harus segera ditindaklanjuti terlepas dari siapa dan apa jabatannya,” harap Safrizal.

Terakhir, HAkA menghimbau kepada seluruh masyarakat Aceh agar tetap menjaga alam dan satwa liar dilindungi, karena hal ini sangat penting dijaga demi keberlangsungan ekosistem yang ada di Aceh.

Pantauan Nukilan dilokasi, HAkA turut membagikan beberapa bibit sirsak, bibit durian, bibit mangga, dan bibit jambu kepada masyarakat yang melintasi jalan di sekitar lokasi usai melakukan kampanye tersebut.

HAkA membagikan beberapa bibit sirsak, bibit durian, bibit mangga, dan bibit jambu kepada masyarakat yang melintasi jalan di sekitar lokasi. (Foto: Nukilan/Reji)

Reporter: Reji

Bigmatch Liverpool vs MU Resmi Ditunda, Wah Kenapa Nih?

0
Selebrasi Mohamed Salah usai mencetak gol dalam laga Manchester United vs Liverpool di Old Trafford, Minggu (24/10/2021) © AP Photo

Nukilan.id – Bigmatch yang mempertemukan dua rival abadi Inggris, Liverpool dan Manchester United dalam lanjutan Premier League 2021/22 Maret ini akhirnya resmi ditunda.

Laga akbar sesama tim Wilayah North West ini sejatinya bakal digelar di Anfield pada 20 Maret 2022 mendatang. Namun, kelolosan Liverpool ke perempat final Piala FA akhirnya membuat laga ini mengalami penundaan.

Liverpool melaju ke perempat final setelah mengalahkan Norwich City 2-1. Di babak delapan besar pada 19 atau 20 Maret mendatang, The Reds akan menghadapi pemenang laga Nottingham Forest vs Huddersfield Town.

Jadwal Berat Manchester United

Kepastian penundaan ini pun membuat beratnya jadwal yang harus dilakoni Manchester United sepanjang Maret 2022 sedikit berkurang.

Kini, Manchester United tercatat hanya akan melakoni tiga laga pada Maret ini. Namun, semua melawan tim-tim besar, dimulai dengan derby kontra Manchester City pada Minggu (6/3/2022) besok.

Pekan selanjutnya, Manchester United akan menjamu Tottenham di Old Trafford sebelum tiga hari berselang menjamu Atletico Madrid dalam partai leg kedua 16 besar Liga Champions.

Peluang Quadruple Liverpool

Liverpool tampil luar biasa sepanjang musim ini, termasuk ketika menghajar Manchester United 5-0 di Old Trafford dalam pertemuan pertama mereka pada Oktober 2021 lalu.

Liverpool baru saja sukses menjuarai Carabao Cup usai mengalahkan Chelsea lewat adu penalti, sekaligus menjaga harapan mereka meraih quadruple di akhir musim.

Liverpool masih bersaing ketat dengan Manchester City di papan atas klasemen Premier League, dan sudah menginjakkan satu kaki di perempat final Liga Champions usai menang 2-0 di leg pertama versus Inter Milan. [Bolanet]

Dengan Penuh Hormat, MU Diminta Tolak Carlo Ancelotti

0
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti. (Foto: 90min)

Nukilan.id – Mantan pemain Tottenham Danny Murphy memperingatkan Manchester United agar tidak menunjuk Carlo Ancelotti sebagai pelatih berikutnya meskipun Sir Alex Ferguson dilaporkan mendukung kedatangan juru taktik asal Italia tersebut.

Manchester United merekrut Ralf Rangnick sebagai pengganti Ole Gunnar Solskjaer pada bulan Desember 2021 lalu. Namun, pria asal Jerman tersebut hanya dikontrak sebagai pelatih interim dengan masa jabatan sampai akhir musim.

Dengan demikian, Manchester United akan mencari pelatih baru lagi setelah Rangnick meninggalkan jabatannya sebagai pelatih interim. Ada beberapa nama yang dikaitkan dengan MU seperti Erik ten Hag, Mauricio Pochettino, dan yang terbaru Ancelotti.

Ancelotti saat ini sedang melatih Real Madrid dan timnya berada di jalur yang tepat untuk meraih gelar La Liga musim ini. Ferguson kabarnya yang merekomendasikan Ancelotti kepada Manchester United untuk mengisi pos pelatih baru.

Jangan Rekrut Ancelotti

Meski sudah meraih banyak gelar dalam sepanjang karier kepelatihannya, Danny Muphy sangat tidak setuju apabila Carlo Ancelotti melatih Manchester United. Pasalnya, Ancelotti tidak pernah bertahan lama di satu klub selain AC Milan.

“Saya tidak berpikir begitu. Dengar, saya sangat menghormatinya atas semua yang telah dia capai selama bertahun-tahun. Dia juga seharusnya akan menjadi pelatih yang hebat,” kata Murphy kepada talkSPORT.

“Dia tidak bertahan dengan pekerjaan apa pun selama lebih dari dua musim, selain dari AC Milan, klub yang dia cintai. Dia tinggal di sana selama delapan tahun, tapi itu sudah lama sekali.

“Dia berada di Chelsea selama dua musim, PSG dua musim, Real Madrid dua musim, Bayern setahun, Everton kurang dari setahun dan sekarang dia kembali ke Madrid.”

Cari Pelatih yang Lebih Stabil

Murphy pun menyarankan Manchester United mencari manajer yang lebih stabil, yang bisa berada di Old Trafford untuk jangka waktu yang sangat panjang.

“Saya pikir Manchester United harus melihat sesuatu yang lebih stabil, lebih jangka panjang,” lanjutnya.

“Saya juga berpikir gaya manajerialnya adalah salah satu di mana dia pergi ke banyak klub yang sudah sukses, mendapatkan superstar di puncak permainan mereka dan dia terus melakukannya.

“Saya ingat berbicara dengan beberapa orang di Chelsea yang sangat memuji dia, tetapi mereka mengatakan gaya manajemennya adalah membiarkan para pemain menjaga diri mereka sendiri.

“Tim United ini membutuhkan lebih dari itu saat ini,” tutupnya.  [Bolanet]

Sejarah Tempe, Makanan Khas Indonesia yang Mendunia

0
Tempe, makanan khas masyarakat Indonesia penuh gizi. Foto: Junaidi Hanafiah/Mongabay Indonesia

Nukilan.id – Tempe merupakan makanan khas masyarakat Indonesia yang dikenal di dunia. Makanan tradisional ini dibuat dari biji kedelai melalui fermentasi atau ragi tempe. Proses inilah yang membuat biji kedelai atau kacang-kacangan lainnya mengalami penguraian menjadi senyawa sederhana.

Dalam Buku Tempe: Persembahan Indonesia untuk Dunia, terbitan Badan Standarisasi Nasional (BSN) tahun 2012, diketahui sejarah dan perkembangan tempe berasal dari masyarakat Jawa, khususnya di Yogyakarta dan Surakarta.

“Tempe berasal dari Indonesia. Memang, tidak jelas kapan pertama kali tempe mulai dibuat. Namun demikian, sejak berabad silam, makanan tradisonal ini sudah dikenal,” tulis BSN.

Dalam manuskrip Serat Centhini, dituliskan bahwa masyarakat Jawa pada abad ke-16 telah mengenal tempe. Kata tempe disebutkan sebagai hidangan bernama jae santen tempe (sejenis masakan tempe dengan santan) dan kadhele tempe srundengan.

“Kata tempe diduga berasal dari bahasa Jawa Kuno.”

Masyarakat Jawa Kuno memiliki makanan berwarna putih terbuat dari tepung sagu yang disebut tumpi. Makanan ini terlihat memiliki kesamaan dengan tempe segar yang juga berwarna putih.

“Boleh jadi, ini menjadi asal mula kata tempe.”

Menurut Badan Standarisasi Nasional, tempe telah tersebar luas ke Benua Eropa, Amerika, Austalia, hingga Afrika. Negara-negara yang sudah akrab dengan tempe adalah Belanda, Belgia, Jerman, Amerika Serikat, Selandia Baru, India, Kanada, Australia, Meksiko, serta Afrika Selatan.

Di Eropa, yang memperkenalkan tempe kepada masyarakat adalah imigran asal Indonesia yang menetap di Belanda. Melalui Belanda, tempe menyebar dan populer ke negara lain seperti Belgia dan Jerman. Tercatat, tempe cukup dikenal di beberapa negara Eropa sejak 1946.

Sedangkan di Amerika Serikat, tempe perkenalkan oleh Yap Bwee Hwa. Dia merupakan orang Indonesia yang pertama kali melakukan penelitian ilmiah mengenai tempe. Yap membuat tempe pada 1958.

Di Jepang, penetelian tempe lebih lama lagi, sejak tahun 1926. Namun mulai diproduksi secara komersial sekitar 1983.

“Sejak tahun 1984, sudah tercatat beberapa perusahaan tempe di Eropa, Amerika, dan Jepang,” jelas buku tersebut.

Kedelai Impor

Berdasarkan data BSN, Indonesia merupakan negara produsen tempe terbesar di dunia dan menjadi pasar kedelai terbesar di Asia. Sebanyak 50 persen dari konsumsi kedelai Indonesia untuk memproduksi tempe, 40 persen tahu, dan 10 persen bentuk lain (seperti tauco dan kecap). Konsumsi tempe, rata-rata per orang per tahun di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 6,45 kg.

“Umumnya, masyarakat Indonesia mengkonsumsi tempe sebagai penganan pendamping nasi.”

Mengutip detik.com, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan menjelaskan, kebutuhan kedelai di tanah air saat ini mencapai 3 juta ton per tahun. Sementara, produksi dalam negeri hanya 20%.

“Bahkan untuk tahun ini, berdasarkan data Badan Ketahanan Pangan (BKP) di Kementerian Pertanian, produksi kita hanya 10 persen, jadi 90 persennya impor,” terangnya, Minggu (20/2/2022).

Data ini membuktikan, Indonesia sangat tergantung pada kedelai impor yang tentu harganya tidak bisa kita kendalikan. Sebagaimana dikutip dari CNBC Indonesia, saat ini harga kedelai sangat mahal akibat reformasi peternakan babi di China.

China melakukan reformasi peternakan babi setelah hancur akibat wabah demam babi Afrika di kisaran pertengahan tahun 2018 dan meluas di seluruh China di tahun 2019. Perombakan itu diperkirakan membutuhkan banyak pasokan kedelai, sehingga China memborong kedelai dari Amerika.

Amerika Serikat, diberitakan Suara.com, merupakan pemasok utama kedelai Indonesia bersama, Kanada, Argentina, Brazil, dan Malaysia. Berdasarkan data BPS, total impor kedelai Indonesia sepanjang 2021 dari lima negara mencapai 2,49 juta ton dengan nilai mencapai USS1,48 miliar atau setara Rp21,1 triliun dengan kurs Rp14.300.

Tempe Tradisional

Penelitian Adini Alvina dan Dany Hamdani dalam Jurnal Ilmiah Pangan Halal, Vol. I No. I (2009) menjelaskan membuat tempe tradisional terdiri dari dua bagian besar, yaitu proses pemasakan kedelai yang dilanjutkan fermentasi.

Biji kedelai pilihan yang bersih dimasukkan ke panci berisi air, kemudian direbus 30 menit atau sampai setengah matang. Kemudian kedelai direndam semalam hingga menghasilkan kondisi asam.

Berikutnya, kulit ari kedela dikupas. Setelah itu, keping kedelai dicuci bersih dan dimasukkan ke dandang untuk ditanak, seperti menanak nasi.

Setelah matang, angkat, lalu dihamparkan tipis-tipis di atas tampah. Proses selanjutnya menambahkan ragi. Ukurannya, 1 kg kedelai menggunakan 1 gram ragi. Tahap selanjutnya, kedelai dibungkus daun pisang dengan tusukan lidi dengan suhu ruangan. Waktu yang dibutuhkan untuk penyimpanan sekitar 36 jam, setelah itu tempe siap diolah.

Tempe memiliki nilai kandungan gizi, memiliki dua kelompok vitamin, yaitu larut air (Vitamin B kompleks) dan larut lemak [Vitamin A, D, E, dan K).

Dalam tempe ditemukan zat antioksidan dalam bentuk isoflavon. Zat ini sangat dibutuhkan tubuh untuk menghentikan reaksi pembentukan radikal bebas.

Proses fermentasi tempe juga meningkatkan derajat ketidakjenuhan terhadap lemak. Asam lemak tidak jenuh memiliki efek menurunkan kandungan kolesterol serum, sehingga dapat menetralkan efek negatif sterol dalam tubuh. [mongabay]

Ketua Demokrat Aceh Ikut Ritual Adat “Pemamanan” di Alas, Mengendarai Kuda Sejauh 3,8 Kilometer

0
Potret ritual adat "Pemanan" di Alas. Alas merupakan salah satu suku bangsa di Provinsi Aceh. (Foto: For Nukilan)

Nukilan.id – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh Muslim, SHi, MM dan rombongan mengikuti ritual adat Alas Pemamanan, yakni sebuah prosesi adat Alas yang biasa dilakukan Paman untuk keponakan yang akan khitanan.

Dalam prosesinya Muslim ikut menaiki kuda dengan menempuh jarak sejauh 3,8 km.

“Proses Pemamanan dilakukan oleh paman dengan menaiki kuda yang diikuti anak yang mau sunat bersama dua orang tuanya, dan keluarga dekat lainnya,” kata tokoh masyarakat yang hadir di acara khitanan Putra Bendahara DPD PD Aceh, Nurdiansyah Alasta di Kutacane, Aceh Tenggara, Kamis (3/3/2022).

Muslim mengaku senang karena dapat mengikuti prosesi adat Alas yang sangat memuliakan saudara, sebab–kata Muslim–Pemamanan adalah simbol keluarga yang harus terus dijaga kelestariannya.

“Saya surprise dan bangga dapat ikut dalam prosesi ini, merasakan langsung ragamnya budaya Indonesia” kata Muslim.

Tidak hanya itu, Muslim bersama Istri dan rombongan juga mengikuti lanjutan sesetal proses Pemamanan, yakni serah terima Pelawat, yakni tradisi penyerahan uang oleh kakek untuk cucunya.

Pelawat dilakukan setelah berjalan mengendarai kuda sampai di tujuan, maka akan dijamu dengan acara Pelawat.

Selain Muslim yang berkuda, turut serta Sekretaris DPD PD Aceh Arif Fadillah, Wakil Ketua DPD PD Aceh dan Anggota DPRA HT. Ibrahim, Kepala BAPILU DPD PD Aceh dan Bupati Bireuen Muzakar A Gani, Anggota DPRA Edi Kamal serta orang tua dari Anak yang di Khitan yang juga Anggota DPR Aceh dan Bendahara DPD PD Aceh Nurdiansyah Alasta.

Dalam konvoi tersebut, Lebih dari 30 kuda mengangkut keluarga besar menuju lokasi dengan melewati jalan raya melewati kantor Bupati Aceh Tenggara dan beberapa perkampungan lainnya.[]