Beranda blog Halaman 1613

ACF 2022 Bakal Diikuti UMKM Kuliner Se-Sumatera Binaan Bank Indonesia

0
(Foto: Dok. Disbudpar Aceh)

Nukilan.id – Perhelatan Aceh Culinary Festival (ACF) 2022 semakin memantapkan langkahnya sebagai salah satu perayaan kuliner tradisional yang diperhitungkan di Indonesia.

Setelah berhasil masuk TOP 10 Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, event yang berkonsentrasi pada pelestarian tradisi kuliner tersebut bakal diikuti para peserta dari seluruh provinsi di Sumatra.

Tidak hanya menghadirkan peserta dari kabupaten/kota di Aceh saja, ACF tahun ini akan diisi oleh UMKM kuliner dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, dan Bangka Belitung.

“Kita akan berkolaborasi dengan Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh. Perwakilan provinsi-provinsi di Sumatera ini adalah UMKM binaan Bank Indonesia,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Almuniza Kamal melalui Kabid Sejarah dan Nilai Budaya, Evi Mayasari di Banda Aceh, Rabu (27/7/2022).

Evi menjelaskan, Festival Ekonomi Syariah adalah event bertaraf nasional sebagai wadah integrasi kegiatan ekonomi dan keuangan syariah.

Bank Indonesia (BI) Aceh yang ditunjuk sebagai tuan rumah Fesyar Regional Sumatera tahun ini akan menghadirkan UMKM binaan BI dari sektor kuliner, wastra dan kriya.

“Para pengunjung dapat menemukannya di Hermes Hotel dan Taman Sulthanah Safiatuddin Banda Aceh. Ayo kita sukseskan event akbar Aceh Culinary Festival, dengan cara berkunjung langsung dan mempromosikan kegiatan ini di media sosial masing-masing,” pintanya.

Sebagai informasi, ACF atau Festival Kuliner Aceh akan diselenggarakan pada 5-7 Agustus 2022 di Taman Sulthanah Safiatuddin atau dikenal Komplek Taman PKA Lampriek, Kota Banda Aceh. [Wanda]

Nafla Syakira Ungkap Legenda Paya Nie Kuta Blang di Ajang Lomba Literasi Se-Aceh Besar

0
(Foto: Media Center Aceh Besar)

Nukilan.id – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 27 Aceh Besar mengutus siswi terbaiknya untuk mengikuti Lomba Bercerita yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Aceh Besar di Kota Jantho, Selasa 26 Juli 2022.

Nafla Syakira, murid kels IV MIN 27 Aceh Besar dalam lomba literasi tersebut menceritakan kisah viral dikalangan pelajar saat ini tentang Legenda Paya Nie Kuta Blang.

Mengenakan kebaya khas Aceh jaman dulu, Nafla tampil dengan anggun dan percaya diri dihadapan seratusan peserta dan pendamping dari 23 MIN dan SD Se-Aceh Besar.

Tentang legenda Paya Nie, konon katanya ada seorang perempuan tua yang salihah memiliki tujuh anak. Perempuan itu bernama Cut Nie. Suaminya sudah lama meninggal dn ia tinggal di sebuah rumah yang dilengkapi berbagai peralatan rumah tangga, berada di tengah pulau.

Dia hidup dengan putri bungsunya bernama Putroe Nie, sedangkan anak-anaknya yang lain sudah pergi merantau.

Sebelum kelahiran putri bungsunya, Cut Nie bernazar akan menjaga putri kesayangannya itu dengan sangat telaten hingga dewasa dan akan dinikahkan dengan seorang pria tampan dari pulau seberang.

Singkat cerita, Putroe Nie tumbuh menjadi gadis jelita dan hendak menikah. Lalu pada suatu hari, setelah menjemur padi di halaman rumahnya Cut Nie minta izin pada Putroe Nie untuk pergi menyampaikan undangan kepada saudara-saudaranya dan mencari bahan yang diperlukan untuk persiapan pernikahan putrinya itu.

Sebelum berangkat, dia berpesan agar sang putri tidak turun dari rumah untuk urusan apa pun, karena dia tak ingin anaknya itu tergoda oleh ‘piasan’ dunia luar. Dia juga mewanti-wanti, jika Putroe melanggar maka musibah akan menimpa mereka.

Sang putri yang jelita ini pun patuh pada ibunya. Dia duduk di tangga rumah sambil menjaga padi yang dijemur. Ketika menjelang sore ibunya tak jua kembali dan hujan tampak akan segera turun, Putroe berniat untuk mengumpulkan padi yang sudah dijemur agar tidak basah oleh hujan. Dia pun keluar rumah. Nah, ketika dia injakkan kaki di tanah tiba-tiba tanah menjadi lumpur dan hujan deras pun turun, disertai petir. Suara guntur membahana dan air bah naik begitu cepat. Putroe tidak mampu bergerak karena lumpur seakan mengikat kakinya. Dia akhirnya tenggelam tanpa jejak.

Ketika Cut Nie kembali, dia tidak lagi melihat anak dan rumahnya. Dia pun kemudian hilang tersedot rawa-rawa. Nah, cerita inilah yang menjadi dasar pemberian nama rawa-rawa yang dikelilingi tujuh gampong itu menjadi “Paya Nie”.

Awalnya, kawasan Paya Nie merupakan padang kering dan luas. Namun, setelah peristiwa di atas, Paya Nie menjadi bendungan sebagai sumber air untuk mengaliri sawah di sekitarnya. Di sini, ada masyarakat yang mencari ikan air tawar, seperti ikan gabus, gurami, bawal, dan lainnya untuk dikonsumsi sehari-hari. Ada juga masyarakat yang memanfaatkannya sebagai tambak untuk memelihara aneka jenis ikan air tawar. []

Disdikbud Aceh Utara Laksanakan Visit School SD dan SMP Penggerak di Banda Aceh

0

Nukilan.id – Dalam rangka persiapan pelaksanaan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Utara melaksanakan kegiatan visit School ke Sekolah SD dan SMP Penggerak Angkatan 1 pada Disdikbud Kota Banda Aceh.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari dari pada Selasa (26/7/2022) – Rabu (27/7/2022). Adapun sekolah yang menjadi sasaran adalah SMP Negeri 2, SMP IT Nurul Ishlah, SD Negeri 24 dan SD Fatih Putra Banda Aceh.

Rombongan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Jamaluddin S.Sos, M.Pd, didampingi beberapa pejabat struktural fungsional dan diikuti perwakilan 68 orang Kepala SD dan 27 orang Kepala SMP.

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri S.Pd, M.Pd didampingi oleh Kebid Pembinaan SD Jailani Yusti, S.Ag.M.Pd, Kabid SMP Evi Susanti, S.Pd .M.Si, dan Kabid GTK Azila Oktavus SE, menyambut langsung kedatangan rombongan dari Aceh Utara tersebut di SD Negeri 24 Banda Aceh.

Dalam sambutannya Sulaiman Bakri mengatakan, sangat antusias dengan kedatangan rombongan dari Disdikbud Aceh Utara yang ingin belajar dan berbagi pengetahuan tentang penerapan implementasi kurikulum merdeka di daerahnya.

“Kita berharap dengan kerja sama seperti ini, mutu pendidikan di dua daerah itu bertambah maju dan berkembang,” ucap Sulaiman.

Sementara itu Jamaluddin, S.Sos, M.Pd Kadisdikbud Aceh Utara mengatakan kunjungan pihaknya bertujuan untuk mempelajari dan melihat bagaimana penerapan Implementasi kurikulum merdeka (IKM) khususnya di Sekolah Penggerak Angkatan 1 di Kota Banda Aceh yang selama ini telah berjalan dengan Baik hampir 2 tahun.

Rombongan juga menerima penjelasan mengenai teknis penyusunan Program Tahunan, Pembagian Roster pembelajaran, penyusunan prosem, modul ajar sebagai pengganti RPP, capaian pembelajaran serta Penilaian.[]

Promosi Rute Evakuasi Bencana, Peneliti USK Lanjut Kembangkan Serious Game 

0
Ketua Peneliti Serious Game EvaNami, Yunita (depan), anggota, Juliana Fisaini (kiri) dan Yurda Marvita (kanan). Foto: Ist.

Nukilan.id – Tim Peneliti USK telah mengembangkan satu produk berbasis smartphone yang dinamakan Serious Game EvaNami. SG EvaNami ini bertujuan untuk mempromosikan rute evakuasi tsunami di daerah pesisir dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesiapsiagaan bencana. Saat ini, permainan ini dapat diunduh secara gratis di Playstore.

Kajian ini bernaung dibawah Program Riset Keilmuan yang diketuai oleh Dr. Yunita Idris. Tim riset ini beranggotakan Juliana Fisaini dan Yurda Marvita serta dibantu oleh seorang asisten peneliti, Nazriatun Nisa. Tim telah melanjutkan pengembangan drill atau media simulasi tsunami yang dapat digunakan secara virtual.

“Melalui game ini, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai kebencanaan tanpa harus berkumpul dan membuat keramaian,” kata Yulita.

SG EvaNami merupakan permainan berbasis skenario. Skenario ini ditentukan berdasarkan pusat aktivitas masyarakat, seperti perumahan, sekolah, masjid dan juga pasar.

“Lingkungan yang ada di dalam game merupakan replika dari lokasi sesungguhnya. Penentuan rute evakuasi juga didasari oleh peta rute evakuasi dan survei lapangan,” ujar Yunita.

Selain itu, Yunita menjelaskan, aplikasi SG EvaNami juga terhubung ke laman yang memuat informasi terkait kebencanaan serta quiz untuk kesiapsiagaan masyarakat.

Sejak tahun 2020 hingga akhir 2021, SG EvaNami baru berhasil dikembangkan hingga 2 skenario, yaitu skenario kawasan pendidikan (sekolah) dan kawasan komersial (pasar).

Pada tahun 2022, melalui kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang didukung oleh LPDP dan Kemdikristek RI, SG EvaNami dilanjutkan dengan mengembangkan skenario di kawasan perumahan. Skenario ini menggambarkan simulasi bencana gempa yang berpotensi tsunami ketika pengguna berada di salah satu kawasan perumahan yang ada di Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.

Yunita menyebutkan, SG EvaNami saat ini telah diimplementasikan di beberapa titik di kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.

“Kawasan ini merupakan salah satu daerah yang diterjang gelombang tsunami pada tahun 2004 dan belum memiliki bangunan evakuasi vertikal. Sehingga proses evakuasi hanya difokuskan pada rute evakuasi,” sebutnya.

Selain itu, lanjutnya, pembangunan komplek perumahan di kawasan baitussalam juga mengindikasi bahwa kawasan tersebut didominasi oleh warga pendatang yang belum terlalu familiar dengan rute evakuasi di daerah tersebut.

Konsep Serious Game (SG) diusung untuk menarik minat masyarakat dan generasi muda. Serious game dipercaya mampu menyampaikan pesan secara implisit kepada pengguna dengan cara yang menghibur. Sehingga secara tidak langsung, pesan yang disampaikan dapat diterima oleh pengguna dengan cepat.

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 telah membuat uji coba atau drill atau simulasi bencana gempa dan tsunami sulit dilakukan. Hal ini karena adanya larangan berkumpul dan membuat keramaian. Di waktu bersamaan, bencana tak dapat dihalangi untuk terjadi. Sehingga masyarakat membutuhkan alternatif untuk melakukan latihan dan simulasi agar meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

Yunita berharap, aplikasi permainan ini dapat dimanfaatkan masyarakat yang tinggal di pesisir, dan juga para pihak yang berkepentingan di sektor kebencanaan seperti pemerintah daerah, BPBD, peneliti, akademisi, dan komunitas peduli bencana.

“Aplikasi ini dapat digunakan sebagai salah satu media dalam kegiatan kesiapsiagaan menghadapi bencana seperti Peringatan Tsunami Aceh, pelatihan dan simulasi dalam mitigasi bencana, pembelajaran di sekolah maupun universitas, sosialisasi dan workshop, dan promosi rute evakuasi kepada masyarakat luas,” terangnya.

Menurutnya, rute evakuasi tsunami dianggap memiliki peranan penting dalam upaya pengurangan risiko bencana di kawasan Baitussalam, Aceh Besar. Hal ini dikarenakan kawasan tersebut belum memiliki gedung evakuasi tsunami (escape building).

Selain itu, kajian sebelumnya menunjukkan bahwa beberapa bangunan eksisting yang ada di kawasan tersebut juga belum memenuhi kriteria untuk fasilitas evakuasi tsunami.

“Dengan menggunakan simulasi berbasis permainan ini, masyarakat yang tinggal di kawasan kajian juga diharapkan memiliki informasi terkait dengan rute yang harus ditempuh apabila bencana tsunami terjadi,” harap Yunita.  []

Momen Langka, Bendera Merah Putih Berkibar di Tiananmen Beijing

0
Bendera Merah Putih dikibarkan di dua ikon wisata utama China di Ibu Kota Beijing di hari kunjungan Presiden Jokowi ke Negeri Tirai Bambu. (Foto: M. IRFAN ILMIE)

Nukilan.id – Bendera Merah Putih tampak berkibar di Istana Kota Terlarang dan Lapangan Tiananmen, Beijing, saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kenegaraan ke China, Selasa (26/7).

Merah-Putih bersanding dengan bendera nasional China di dua ikon wisata utama di China itu yang terletak tepat di titik nol kilometer Ibu Kota Beijing.

“Ini salah satu bentuk dukungan kami terhadap kerja sama China dengan Indonesia yang berjalan semakin baik,” kata seorang perwira polisi yang bertanggung jawab atas keamanan Istana Kota Terlarang-Tiananmen.

Kunjungan Jokowi ke Beijing dilakukan atas undangan Presiden China Xi Jinping.

Jokowi adalah salah satu di antara sangat sedikit kepala negara atau kepala pemerintahan yang mengadakan kunjungan kenegaraan selama pandemi Covid-19. Ia juga menjadi pemimpin asing pertama yang berkunjung ke China sejak Februari lalu.

Pengibaran bendera Merah Putih di Istana Kota Terlarang dan Tiananmen juga merupakan kejadian langka.

Bendera Indonesia itu berkibar di saat momen liburan sekolah akhir semester bersamaan dengan liburan musim panas di China. Ini menjadikan Istana Kota Terlarang dan Lapangan Tiananmen dipadati ribuan wisatawan sejak pagi hingga sore hari.

Presiden Jokowi beserta istri Iriana Jokowi dan jajaran kabinetnya tiba di Bandara Internasional Ibu Kota Beijing (BCIA) pada Senin pukul 21.30 waktu setempat (20.30 WIB).

Presiden RI juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Xi dan Perdana Menteri Li Keqiang pada Selasa sore di gedung tamu kenegaraan Diaoyutai, Beijing.

Kunjungan tersebut dilakukan melalui mekanisme lingkaran tertutup (close loop), mengingat China masih menerapkan kebijakan nol kasus Covid-19. [CNN]

Pemerintah Hapus 8 Proyek dari PSN, Termasuk Bendungan Tiro di Aceh

0
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) melakukan pembangunan Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.

Nukilan.id – Pemerintah mencoret delapan proyek dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Ketentuan itu diatur dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 9 Tahun 2022.

Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo mengatakan beberapa proyek yang bakal dikeluarkan adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api. Proyek itu dinilai tidak mengalami perkembangan sejak 2014.

“Itu sudah diberi warning perpanjangan tapi tidak ada progress, sehingga dikeluarkan,” kata Wahyu dalam konferensi pers Selasa (26/7).

Proyek lainnya yang juga dikeluarkan dari PSN adalah Bendungan Tiro di Aceh. Proyek ini dikeluarkan karena masyarakat setempat tidak setuju ada pembangunan ini.

“Ini enggak akan bisa dipaksakan, sehingga kita keluarkan, sehingga Kementerian PUPR mencari opsi yang lain,” jelasnya.

Selanjutnya ada proyek Cikarang Bekasi Laut (CBL), proyek bandara Bali Utara dan proyek Kereta Api Kalimantan Utara.

“Nanti daftarnya menunggu Permenkonya ya,” pungkas Wahyu.

Salah satu faktor yang membuat delapan proyek tersebut dikeluarkan dari daftar PSN adalah kesulitan mencari investor.

“Kami keluarkan karena dukungan masyarakat enggak kuat, juga kajiannya lambat atau misalnya harus mencari mitra yang enggak gampang,” ujar Wahyu. [CNN]

4.906 Hektare Tanaman Pala di Aceh Rusak Diserang Hama

0
Pohon Pala, - Ilustrasi/Ditjenbun Kementan

Nukilan.id – Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Selatan mencatat sebanyak 4.906 hektare dari 17.040 hektare tanaman pala di daerah setempat rusak akibat empat penyakit dan serangan sekunder dari hama rayap dan penggerek.

“Permasalahan utama memang masih ada penyakit pala dan serangan hama. Kita terus mengupayakan pengendalian penyakit pala ini,” kata Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Aceh Selatan Ferdi.

Ferdi menyebutkan, berdasarkan data terakhir hingga akhir Desember 2021 lalu tanaman pala di Aceh Selatan seluas 17.040 hektare yang tersebar di 16 dari 18 kecamatan. Namun, dari jumlah tersebut terdapat 5.294 hektare belum menghasilkan, kemudian 6.840 hektare sudah memiliki hasil dan 4.906 rusak.

“Sedangkan untuk hasil produksi pala di Aceh Selatan tahun lalu itu hanya 5.372 ton. Kalau untuk 2022 belum kita simpulkan baik kondisi tanaman atau hasilnya,” ujarnya.

Ferdi menyampaikan, permasalahan yang dihadapi petani pala di Aceh Selatan saat ini adalah masih terjadinya serangan penyakit dan hama, sehingga produktivitas serta pendapatan petani menurun. Ferdi menyebutkan, adapun empat penyakit yang menyerang tanaman pala di Aceh Selatan antara lain jamur akar putih, layu pembuluh atau gejala khas pada daunnya. Lalu kanker batang dan penyakit busuk akar.

“Selain empat penyakit tersebut juga terdapat serangan sekunder dari hama berupa rayap dan penggerek batang pada tanaman yang terserang penyakit itu,” kata Ferdi.

Ferdi menambahkan, menangani permasalahan tersebut pihaknya terus melakukan berbagai tindakan sesuai saran dan rekomendasi dari hasil monitoring/survey OPT (organisme pengganggu tanaman) pala. Seperti, lanjut Ferdi, melakukan kegiatan demfarm pengendalian dengan menggunakan metabolit sekunder metode infus akar dan aplikasi pupuk organic serta APH Trichoderma.

APH Trichodherma mempunyai nilai yang lebih dibandingkan dengan menggunakan pengendalian secara kimia karena lebih ramah lingkungan dan tidak meninggalkan residu yang berbahaya baik bagi tanaman maupun lingkungan. “Kemudian, bahannya juga mudah didapat dan ada di sekitar lingkungan petani, mudah diaplikasi, dapat menyehatkan tanaman, meningkatkan produksi, mencegah ledakan OPT sekunder dan efisiensi waktu dan tenaga kerja,” ujarnya.

Ferdi berharap pemerintah provinsi hingga pusat dapat menganggarkan biaya memadai untuk pengendalian hama atau penyakit pala tersebut. “Kita minta masyarakat petani pala juga lebih serius dalam melakukan implementasi pengendalian OPT pala sesuai anjuran dan petunjuk teknis, sehingga permasalahan pala ini dapat teratasi secara maksimal,” demikian Ferdi. [Republika]

391 Jama’ah Haji Kloter 1 Tiba di Banda Aceh, Satu Orang Dirujuk ke RSUDZA

0

Nukilan.id – Sebanyak 391 jama’ah haji Kloter Satu Debarkasi Aceh telah tiba dengan selamat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (BTJ) pada Selasa (26/7/2021) pukul 19.25 WIB.

Jama’ah kloter 1 yang berasal dari Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Utara, Pidie Jaya dan Sabang ini berangkat dari Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz (JED) pukul 07.35 Waktu Arab Saudi.

Koordinator Humas dan Penerangan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Aceh, Tajri bin Yakub, SHI, M.Si mengatakan, berdasarkan laporan dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) kloter 01-BTJ, Muhammad Qusay, jama’ah kloter 1 sudah check out dari hotel di Mekkah sejak Senin 25 Juni 2022 pukul 23.00 untuk diberangkatkan ke Jeddah.

“Ada 3 jama’ah yang menggunakan kursi roda dan 7 jama’ah lainnya dalam pantauan khusus Tenaga Kesehatan Haji Indonesia atau TKHI kloter 1,” kata Tajri dalam keterangannya kepada Nukilan, Selasa.

Setelah tiba di Asrama Haji Aceh dari bandara, lanjutnya, para jama’ah akan mengikuti pemeriksaan kesehatan berupa swab antigen, mengikuti upacara pelepasan, pengembalian paspor, pengambilan koper dan air zamzam, lalu kembali ke keluarga masing-masing.

“Begitu turun dari bus di asrama, jama’ah langsung masuk ke ruang pemeriksaan antigen menurut urutan bis dan nomor seatnya,” ujar Tajri.

Selanjutnya, kata dia, setelah pemeriksaan antigen baru jama’ah memasuki aula Jeddah untuk mengikuti upacara pelepasan ke daerah masing-masing, pengembalian paspor dan pengambilan koper.

“Sementara air zamzam akan diserahkan oleh petugas di asrama kepada petugas haji daerah menurut data jama’ah per daerah,” terangnya.

Lebih lanjut, Tajri menyebutkan, awalnya total jama’ah haji kloter 1 yang berangkat ke Arab Saudi itu berjumlah 393 jama’ah. Namun, ada 2 jama’ah haji asal Pidie Jaya yang meninggal di Arab Saudi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dua jemaah kloter 01-BTJ asal Pidie Jaya, Muslim bin Abdul Wahab Salam (51 tahun) meninggal dunia di dalam pesawat 15 menit sebelum landing di bandara Amir Muhamnad bin Abdul Aziz, Madinah, Rabu (15/6) dan Abdul Manaf bin Dahlan Abubakar (55 tahun) meninggal dunia di Rumah Sakit Al Noor, Mekah, Minggu 10 Juni 2022.

Jadi ada 149 jemaah laki-laki dan 242 jemaah perempuan yang kembali ke Aceh. Rinciannya, 187 orang dari Kota Banda Aceh, 70 dari Kabupaten Aceh Besar, 57 orang dari Aceh Utara, 52 orang dari Pidie Jaya dan 19 orang dari Kota Sabang, ditambah empat petugas kloter dan dua TPHD (Tim Pemandu Haji Daerah).

Sementara Kepala Bidang Kesehatan PPIH Debarkasi Aceh, Yusri, SKM, M.Kes mengungkapkan, ada satu jama’ah kloter 1 yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum dr Zainal Abidin (RSUZA), yaitu Cut Kasmawati Teuku Raja karena mengalami gejala pneumonia (radang paru-paru).

“Beliau kita rujuk ke RSUZA untuk mendapat rawatan lanjutan,” pungkasnya. [Hadiansyah]

Sampaikan Persiapan PON 2024, Pj Gubernur Aceh Menghadap Menpora

0
Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki didampingi Ketua DPRA Saiful Bahri dan Anggota DPR RI asal Aceh Muslim usai melakukan pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali, di Kemenpora, Jakarta Selatan, Selasa, 26 Juli 2022. (Foto: Humas BPPA). 

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki menghadap Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali, guna menyampaikan kesiapan Aceh menjadi tuan rumah bersama Sumatera Utara (Sumut) di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI.

“Kita mewakili Aceh menghadap ke Menpora melaporkan kesiapan PON yang ada di Aceh. Serta ada beberapa arahan beliau tentang venue PON dan rencana pembangunan kedepan,” kata Achmad Marzuki yang didampingi Ketua DPRA Saiful Bahri dan Anggota DPR RI asal Aceh Muslim, dalam pertemuan di Kemenpora RI, Jakarta, Selasa, 26 Juli 2022.

Pj Gubernur Aceh mengatakan, demi kelancaran pelaksanaan PON Aceh-Sumut pada 2024 nanti, Menpora sangat mendukung. Namun ia meminta yang berada di wilayah supaya bersinergi dalam melakukan persiapan.

“Justru yang di wilayah bekerja sama lebih kuat untuk melancarkan tugas ini,” katanya.

Sementara untuk persiapan PON, katanya, Aceh dalam waktu dekat ini akan melantik Panitia Besar (PB) PON wilayah Aceh. Kemudian untuk peninjauan venue sudah jelas lokasinya, hanya tinggal pembangunan dan menghadap ke Kementerian PUPR.

“Venue secara umum berada di kawasan kampus Universitas Syiah Kuala. Sehingga setelah PON, semua fasilitas itu bisa digunakan,” ujarnya.

Anggota DPR RI asal Aceh Muslim mengatakan, DPR RI akan mendukung sepenuhnya pelaksanaan PON di Aceh. Karena pihaknya dulu ikut memback-up, supaya Aceh menjadi tuan rumah PON.

“Tentu dalam waktu tidak sampai dua tahun lagi, pak Gubernur spiritnya sangat baik, tentu hal ini kita dukung sepenuhnya untuk pelaksanaan itu,” katanya.

Pihaknya nanti, kata Muslim, akan memfasilitasi dengan kementerian, supaya pelaksanaan persiapan PON di Aceh betul-betul terlaksana sesuai target dan harapan .

“Alhamdulillah saya yakin saat ini semua pihak sudah menyatu, baik DPR Aceh, DPR RI, Pj Gubernur Aceh, Gubernur Sumut juga. Saya yakin kalau kita semua kompak, semangat yang sama, Insya Allah PON nanti pada 2024 diharapkan kita siap, bukan hanya siap pelaksanaan, siap semua persiapan, pembangunannya semua,” sebutnya.

Ketua DPRA Saiful Bahri juga mendukung semua yang terbaik untuk terlaksananya PON XXI di Aceh. Apalagi demi menjaga nama baik Aceh nantinya.

“Kita akan terus mendampingi bapak Gubernur untuk membangun Aceh. Apapun yang terbaik untuk Aceh akan kita lakukan sebaik-baiknya,” ujarnya. []

Target 7 Kursi, Demokrat Aceh Besar Siap Menangkan Pemilu dan AHY Presiden 2024

0
Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Besar, Zarwatun Niam saat memberikan arahan dan bimbingan kepada para pengurus di Aceh Besar, Selasa (26/7/2022).

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Aceh Besar menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi pengurus dalam rangka mempersiapkan strategi untuk memenangkan Partai Demokrat pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang.

Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Besar, Zarwatun Niam dan didampingi Wakil Ketua, Yuhelmi, Sekretaris, Rida Ariani, Bendahara, Firdaus Armia dan Ketua Bapilu DPC Demokrat Aceh Besar, Hasbi.

DPC Demokrat Aceh Besar Gelar Rapat Pengurus Harian, Selasa (26/7/2022).

Dalam sambutannya, Zarwatun Niam menyampaikan, DPC Partai Demokrat Aceh Besar siap memenangkan Pemilu dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Presiden di tahun 2024.

“Kami Demokrat Aceh Besar siap memenangkan Pemilu dan Ketum AHY sebagai Presiden 2024,” kata Politisi Muda yang energik itu di depan seluruh pengurus harian DPC Aceh Besar, Selasa (26/7/2022).

Karenanya, Pria yang akrab disapa Niam itu mengajak seluruh Pengurus dan Kader Demokrat Aceh Besar untuk terus bekerja keras dalam meningkatkan elektabilitas partai mulai dari tingkat cabang hingga berefek secara nasional.

DPC Demokrat Aceh Besar Gelar Rapat Pengurus Harian, Selasa (26/7/2022).

“Kita punya tanggungjawab untuk meningkatkan elektabilitas partai secara nasional dan sampai di tingkat cabang. Jadi upaya ini harus kita lakukan dengan cara bekerja keras dan meningkatkan/mengembangkan SDM secara pribadi,” ujar Niam yang juga Anggota Komisi I DPRK Aceh Besar itu.

Menurutnya, meningkatkan SDM dan elektabilitas secara pribadi juga sangat berefek terhadap partai. Sebab itu, Niam meminta seluruh pengurus dan kader untuk terus berbuat hal-hal yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

“Makanya bagi teman-teman yang sudah bergabung bersama Partai Demokrat, mari kita berbuat kebaikan sekecil apapun untuk memperjuangkan harapan masyarakat,” ungkap Niam.

DPC Demokrat Aceh Besar Gelar Rapat Pengurus Harian, Selasa (26/7/2022).

Lebih lanjut, Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRK Aceh Besar ini menyebutkan, bahwa Demokrat Aceh Besar telah menargetkan 7 kursi DPRK pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024 mendatang.

“Target kita 7 kursi DPRK pada Pileg mendatang. Semua ini bisa dicapai dengan bekerja keras secara tim dan terus menjaga kekompakan, sehingga apa yang kita targetkan bisa berhasil secara maksimal,” ujar Niam.

Untuk itu, Niam berharap, seluruh pengurus dapat kembali mempelajari dan memahami AD-ART Partai Demokrat, dan tugas pokok masing masing, mulai dari wakil ketua, sekretaris, bendahara, kepala badan dan bidang, agar tidak salah langkah dalam mengimplementasikan tugasnya dilapangan.

“Kita juga berharap seluruh pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Aceh Besar untuk tetap solid, serta memiliki kesepahaman visi dan misi dalam upaya memenangkan Partai Demokrat dan Ketum AHY sebagai Presdien. Bersama Kita Kuat, Bersatu Kita Bangkit,” pungkasn Niam di depan seluruh pengurus inti DPC Demokrat Aceh Besar. []