Beranda blog Halaman 1614

Satreskrim Polres Aceh Besar Ringkus 3 Pelaku Illegal Logging

0
Mobil Truck Mitsubhisi yang mengangkut kayu Gelondongan rimba campuran. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Unit Operasional (Opsnal) Satuan Raserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Aceh Besar berhasil ringkus tiga orang pelaku Pembalakan liar (Illegal logging) di Desa Meunasah Tunong, Aceh Besar pada 24 Juli 2022.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Aceh Besar, AKP Ibrahim mengatakan, Satreskrim Polres Aceh Besar sudah mengamankan tiga orang pelaku Illegal Logging beserta barang bukti.

“Ketiga pelaku tersebut yaitu, IS (23), MY (24), dan MA (19). Sedangkan barang bukti yang kita dapatkan berupa satu unit mobil truck Mitsbhisi dan delapan batang kayu gelondongan rimba campuran tanpa dilengkapi dokumen yang sah,” ucap AKP Ibrahim dalam keterangannya kepada Nukilan, Selasa (26/7/2022).

Ia menceritakan kronologi kejadian pada tanggal 24 Juli 2022 sekira pukul 00.00 WIB, Tim Opsnal Satreskrim Polres Aceh Besar mendapatkan informasi terkait satu unit mobil Mitsubhisi berwarna kuning Nomor Polisi BK 8026 XD mengangkut kayu illegal.

“Berdasarkan informasi, mobil truk itu melintas dari arah Lamteba menuju Samahani. Kemudian Tim Opsnal langsung berhentikan mobil yang mengangkut kayu untuk pemeriksaan,” katanya.

Lebih lanjut, kata AKP Ibrahim, hasil interogasi para tersangka bahwa kayu gelondongan tersebut dibawa dari Lamteuba menuju ke penampung An. Inisial G (masih dalam pencarian) di Samahani.

“Para tersangka terjerat Pasal 83 ayat 1 huruf (B) jo pasal 12 huruf (E) UU RI No 18 tahun 2013 Tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan,” tutup Kasi Humas Polres Aceh Besar.

Reporter: Reji

Promosi Produk UMKM, KIG Optimalkan Website Gampong

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Guna memperluas pemasaran serta melakukan branding produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Kelompok Informasi Gampong (KIG) bisa mengoptimalkan fungsi website gampong. Situs atau laman resmi menggunakan domain gampong.id merupakan media publikasi yang sudah dibuat oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh (Diskominsa) Aceh untuk digunakan secara gratis oleh desa atau gampong di seluruh Aceh.

Kehadiran website gampong bukan hanya untuk menyajikan informasi publik dan kebijakan desa, tapi juga berguna dalam mempromosikan potensi kerajinan masyarakat, wisata, pertanian, kuliner, serta seni budaya yang selama ini menjadi konsumsi masyarakat setempat, sehingga bisa dinikmati oleh pihak wisatawan sampai ke mancanegara.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominsa Aceh, Alfajrian AB, SE, MM dalam Pelatihan Peningkatan Penguatan Kapasitas Aparatur Gampong Melalui Kemitraan Informasi Masyarakat (KIM) yang berlangsung di Aula Kantor Diskominfo Kabupaten Bireuen, Selasa (26/7/2022).

“Sesuai dengan program dan kebijakan Pj Gubernur Aceh yang ber fokus terhadap peningkatan UMKM, maka keberadaan Kelompok Informasi Masyarakat atau Kelompok Informasi Gampong sangat strategis,” ujarnya.

KIG tidak hanya dikenal sebagai juru informasi pemerintah di tingkat desa yang berfungsi dalam menyambung pendistribusian informasi kebijakan dan pembangunan dari Pemerintah Pusat sampai ke Pemerintah Gampong. Informasi yang diterima dengan baik dan benar akan mengurangi penyebaran hoaks di tengah masyarakat.

“Aktivitas KIG dengan bidang urusan publikasi dan promosi, tidak hanya berorientasi pada menyiarkan peristiwa di desa saja, tapi bisa menjangkau kegiatan lain seperti memasarkan produk kerajinan rumah tangga sehingga mampu memdongkrak perekonomian warganya,” imbuhnya.

Alfajrian AB menyadari, pemanfaatan website gampong.id membutuh sumber daya manusia sebagai pengelola yang bermutu. Pelatihan yang dilaksanakan oleh Diskominfo Kabupaten Bireuen ini merupakan kegiatan lanjutan sehingga pengelolaan konten website bisa menjadi lebih menarik.

“Selain itu, KIG juga dibekali dengan pelatihan jurnalistik desa yang telah dilakukan sejak tahun 2021. Untuk 40 gampong, dilaksanakan penguatannya pada tahun 2022,” katanya.

Peserta yang mengikuti acara ini merupakan operator website dari 40 gampong dan 16 Kecamatan di Kabupaten Bireuen. Selain Alfajrian AB, hadir sebagai narasumber yaitu Halimuddin dari tim Sistem Informasi Aceh Terpadu (SIAT) yang memberikan materi mengenai teknis penggunaan website gampong.id.(MC)

Pengadilan Periksa 9 Saksi Korupsi Jembatan Kuala Gigieng Pidie

0
Pemeriksaan saksi kasus korupsi jembatan kuala gigieng, pidie. (Foto: Nukilan/Reji)

Nukilan.id – Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh melaksanakan sidang pemerikasaan sembilan saksi atas lima terdakwa korupsi pembangunan jembatan Kuala Gigieng, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie.

Pemeriksaan sembilan saksi tersebut dibagi dua sesi, sesi pertama enam orang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh dan tiga saksi dari perwakilan PT. Yambala yang berlangsung di Gedung PN Tipikor Banda Aceh Pukul 10.00 WIB, Selasa (26/7/2022).

Keenam saksi Dinas PUPR Aceh tersebut yakni, Abdul Hamid PNS (PPK-SKPA Dinas PUPR), Abdullah Pensiunan PNS (Bendahara Dinas PUPR Aceh), Ridyard PNS (Staf Keuangan UPTD I), Hasrizal Kurnia PNS/PPTK Pengawasan 2018 (Dinas PUPR Aceh), Mulyadi Abdullah Bin Abdullah PNS (Kepala UPTD jalan dan jembatan wilayah II Dinas PUPR Aceh), Rudi Laila PNS (PPTK PUPR Aceh Tahun 2018).

Sedangkan, ketiga saksi fakta dari PT. Yambala yaitu, Dede Rahman pegawai (Marketing Manager PT.Yambala Indonesia), Lian Min buruh harian lepas (Direktur PT. Yambala Indonesia), Tody pegawai (GM Marketing PT. Yambala Indonesia).

Sidang itu dipimpin Majelis Makim Ketua, M. Jamil. SH, MA dan didampingi dua Hakim Anggota, sedangkan Jaksa Penuntun Umum (JPU) berjumlah empat orang, yaitu tiga dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh dan satu Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie.

Saat dikonfirmasi, JPU Kejati Aceh, Zulkarnain, SH.MH menyampaikan, ada ketidaksesuaian dokumen pembayaran dengan fakta di lapangan terkait pengerjaan Jembatan Kuala Gigieng Pidie tersebut.

“Kita akan membuktikan ketidaksesuaian antara laporan yang digunakan untuk pembayaran 100% pengerjaan tersebut dengan fakta laporan pengawasan dilapangan yang mana dilaporkan pekerjaan masih 0%. Seharusnya, pekerjaan di tahun 2018 itu tidak ada pembayaran namun tetap dibayarkan dengan menggunakan dokumen pembayaran yang berisi keadaan palsu,” tegas Zulkarnain dalam keterangaan kepada Nukilan di sela sidang tersebut.

Untuk diketahui, persidangan lanjutan pemeriksaan saksi atas lima terdakwa korupsi pembangunan jembatan Kuala Gigieng, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie ini akan dilanjutkan pada Selasa, 2 Agustus 2022.

Reporter: Reji

Fraksi Gerindra DPR Aceh Rombak Susunan AKD

0
Rapat Paripurna penyampaikan susunan AKD DPRA, Selasa (26/7/2022). Foto: Nukilan/Hadiansyah.

Nukilan.id – Fraksi Partai Gerindra di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melakukan perombakan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) terbaru periode sisa periode 2019-2024.

Perombakan tersebut dibacakan langsung Wakil Ketua DPRA, Safaruddin dalam Rapat Paripurna penyampaikan susunan AKD DPRA, Selasa (26/7/2022) di Banda Aceh.

“Bedasarkan surat yang kami terima dari Fraksi Partai Gerindra DPR Aceh nomor: 018/FP-GERINDRA/ VII/2022 tanggal 19 Juli 2022 tentang penyampaian personalia Fraksi dan Alat Kelengkapan Dewan Fraksi Partai Gerindra periode sisa masa jabatan 2019-2024,” kata Safaruddin.

Adapun susunan Pimpinan dan Anggota Fraksi Partai Gerindra terbaru periode sisa masa jabatan 2019-2024 sebagai berikut:

Penasehat: Safaruddin S.Sos M.S.P

Ketua Fraksi: Drs. H. Abdurrahman Ahmad

Wakil Ketua: Khairil Syahrial, S.T. M.A.P

Sekretaris: Drs. H. Taufik, MM

Bendahara: Kartini Ibrahim S.E

Anggota:

  • H. Asib Amin
  • H. Ridwan Yunus, SH
  • Hendriyono, S.Sos M.Si

Reporter: Hadiansyah

Peringati HKGB, Bhayangkari Polsek Simpang Tiga Aceh Besar Bagikan Mukenah

0
Bhayangkari Polsek Simpang Tiga, Aceh Besar, salurkan mukenah baru ke Masjid Istiqamah, Aceh Besar. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Ketua Ranting Bhayangkari Kepolisian Sektor (Polsek) Simpang Tiga, Ny. Cici Safrizal bersama anggota Bhayangkari salurkan Mukenah dan memberikan jasa cuci mukenah gratis di Masjid Istiqamah Simpang Tiga, Aceh Besar.

“Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) yang ke-70 tahun 2022,” kata Cici dalam keterangannya, Selasa (26/7/2022).

Ia menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan masyarakat khususnya wanita dalam melaksanakan ibadah di Masjid Istiqamah Simpang Tiga.

“Kita turun langsung bersama Bhayangkari Polsek Simpang Tiga untuk memberikan Mukenah baru dan mengembalikan mukenah yang telah dicuci kepada pengurus Masjid Istiqamah,” tuturnya. [Reji]

254 Hewan Ternak Mati Akibat Terinfeksi PMK di Aceh

0
(Foto: Humas Polda Aceh)

Nukilan.id – Kasatgas Banops Aman Nusa II Kombes Winardy menyampaikan, terhitung 25 Juli 2022, sedikitnya 254 ekor hewan ternak di Provinsi Aceh dilaporkan mati akibat terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK).

Winardy mengatakan, agar jumlah kematian hewan ternak akibat PMK tidak bertambah, masayarakat diminta ikut aktif melakukan pencegahan dengan mengandangkan ternak yang terinfeksi.

“Angka kematian hewan ternak akibat PMK 254 ekor. Butuh kontribusi masyarakat, khususnya pemilik ternak untuk mencegah penyebaran virus itu terjadi,” kata Winardy, dalam rilisnya, Selasa, 26 Juli 2022.

Ia juga mengimbau para pemilik ternak untuk melakukan disinfeksi terhadap kandang ternak agar penyebaran kasus PMK bisa ditekan.

Di samping itu, Perwira menengah Polda Aceh itu meminta, agar masyarakat yang mengetahui atau hewan ternaknya sendiri terinfeksi PMK agar segera melaporkannya kepada petugas untuk dilakukan penanganan. []

Kapolda Dukung Kegiatan Tim Divhumas Polri Gelar FGD Kontra Radikal di Aceh

0
(Foto: Humas Polda Aceh)

Nukilan.id – Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar sangat mendukung kegiatan yang dilakukan tim dari Divisi Humas Polri untuk menggelar Focus Group Discussion (FGD) kontra radikal di Aceh.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Haydar saat menjamu sekaligus berdiskusi dengan Tim Divisi Humas Polri beserta mantan napi terorisme Nasir Abbas di Ruang Kerjanya, Selasa, 26 Juli 2022.

Ahmad Haydar menyampaikan, kegiatan yang digelar Divhumas Polri tersebut sebagai upaya untuk mencegah agar masyarakat tidak gampang terpengaruh dengan paham-paham radikalisme.

Ia juga meminta agar tim Divhumas mensosialisasi dan mengedukasi masyarakat tentang bahaya dan dampak negatif paham radikal, terlebih paham-paham yang mempengaruhi pola pikir lewat modus keagamaan.

“Selamat bertugas! Titipkan pesan-pesan Polri kepada masyarakat, terutama tentang ‘Terorisme Musuh Kita Bersama’. Dengan begitu, paham-paham yang berseberangan dengan konstitusi bisa kita hentikan penyebarannya,” ujarnya.[]

Nasir Abbas Akui Terlibat Terorisme Bermula dari Tawaran Gratis ke Afghanistan

0
(Foto: Humas Polda Aceh)

Nukilan.id – Tim Divisi Humas Polri menghadirkan mantan narapidana terorisme Nasir Abbas sebagai narasumber saat silaturahmi kamtibmas kontra radikal di Dayah Khairuddaraini, Gampong Leun Tanjong, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Selasa, 26 Juli 2022.

Dalam kesempatannya, Nasir Abbas menceritakan, dirinya terjerumus ke dalam kelompok teroris pada umur 16 tahun setelah bertemu salah satu ustad yang juga pentolan teroris.

Saat itu, kata Nasir, Ia menerima tawaran gratis ke Afghanistan dengan dalih menjadi mujahidin yang membela agama. Namun, sesampai di sana dia malah disuruh pegang senjata dan merakit bom.

Nasir mengungkapkan, di Afghanistan atau Pakistan tidak ada literatur terkait teroris, yang ada malah seruan untuk berjihad dengan berperang.

“Saya ditawari ke Afghanistan secara gratis. Namun, di sana disuruh berperang. Saya tidak dapatkan literasi tentang bahaya teroris, yang ada cuma jihad dengan perang,” ungkap Mantan Napi Teroris itu.

Seiring berjalannya waktu, Nasir mulai berseberangan dengan kelompok radikal, sehingga ia memilih taubat dan kembali ke jalan yang benar, sebelum ditangkap pada tahun 2003 silam.

Dia mengaku bertaubat setelah sadar kalau terorisme adalah tindakan yang menyebabkan ketakutan dan kerusakan yang meluas serta bersikap intoleran karena tidak menerima perbedaan.

“Teroris itu bukan jihad. Mereka adalah orang-orang intoleran yang tidak menerima perbedaan,” kata Nasir

Nasir juga mengungkapkan, bahwa doktrin terorisme di Indonesia lebih cenderung mengeksploitasi targetnya melalui ayat suci Al-Qur’an dan memainkan isu-isu Islam garis keras.

Nasir, yang juga mantan teroris itu berharap, masyarakat Indonesia harus lebih peka terhadap isu-isu atau ajakan terkait radikalisme dan membantu memberikan pemahaman bahwa negeri kita ini negara berazaskan pancasila.

“Mari sama-sama kita beri pahaman kepada masyarakat tentang bahaya radikalisme dan paham-paham yang berseberangan dengan pancasila,” imbau Nasir Abbas.

Di akhir kesempatan, Nasir juga memberikan pemahaman tentang pancasila kepada para santri. Ia menjelaskan detail kalau pancasila tidak bertentangan dengan Islam.

“Dasar negara kita adalah pancasila. Semuanya telah diatur dalam pancasila. Termasuk tentang kehidupan beragama,” katanya. []

Kedatangan Tim Divisi Humas Polri Disambut Lantunan Shalawat di Dayah Khairuddaraini Pidie

0
(Foto: Humas Polda Aceh)

Nukilan.id – Kedatangan tim dari Divisi Humas (Divhumas) Polri disambut lantunan selawat ratusan santri Dayah Khairuddaraini, Gampong Leun Tanjong, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Selasa, 26 Juli 2022.

Rombongan yang dipimpin Kasubbag Berita Bagpenum Ro Penmas Divhumas Polri AKBP Gatot Hendro Hartono tersebut disambut langsung Pimpinan Dayah Khairuddaraini
Abi Tarmizi M. Sabi Aji.

Kedatangan Tim Divisi Humas Polri tersebut untuk silaturahmi Kamtibmas dalam kegiatan kontra radikal.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Divisi Humas Polri juga menghadirkan narasumber dari mantan napi teroris, Nasir Abbas yang memberikan edukasi dan sosialisasi terkait paham radikal dengan tema “Terorisme Musuh Kita Bersama”.

27-29 Juli 2022, Disbudpar Aceh Gelar Festival Kuliner Pidie Jaya

0

Nukilan.id – Bagi teman-teman yang memiliki hobi berburu kuliner, ada kabar baik buat kalian. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh akan menggelar Festival Kuliner Pidie Jaya selama tiga hari berturut-turut, 27, 28, dan 29 Juli 2022 di halaman Komplek Bupati Lama, Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.

Kepala Disbudpar Aceh, Almuniza Kamal dalam keterangannya, Senin, 25 Juli 2022, menyebutkan kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka melestarikan dan mempromosikan kuliner tradisional khas Aceh, khususnya kuliner Kabupaten Pidie Jaya, di mata dunia.

“Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Pidie Jaya, kaya akan kuliner dengan berbagai ciri khas nya. Potensi ini harus dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin agar menjadi magnet pariwisata dan menarik wisatawan agar datang berkunjung ke Kabupaten Pidie Jaya,” sebut Almuniza.

Lebih lanjut Almuniza berharap kegiatan Festival Kuliner Pidie Jaya ini dapat menumbuhkan dan menggerakkan roda UMKM lokal untuk terus berkembang dan meningkatkan perekonomian para pelaku usaha mikro.

“Kabupaten Pidie Jaya memiliki berbagai kuliner tradisional yang harus dilestarikan. Misalnya seperti kue Adee, yang merupakan ciri khas dari Kabupaten Pidie Jaya. Uniknya, kue ini memiliki karakteristik sendiri dengan aroma bawang goreng dan rasa manis yang khas,” terang Almuniza.

Terpisah, Kepala Bidang Sejarah dan Nilai Budaya Disbudpar Aceh, Evi Mayasari, A.K.S, M.Si, menjelaskan perhelatan Festival Kuliner Pidie Jaya diharapkan dapat menjadi daya tarik pariwisata yang membesarkan nama Aceh, khususnya Kabupaten Pidie Jaya, baik secara nasional maupun internasional.

“Kami optimis, kegiatan Festival Kuliner Pidie Jaya dapat membangkitkan peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya, serta ragam kuliner Aceh bisa ikut menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi positif,” ujar Evi.

Kegiatan yang dihelat selama tiga hari itu akan diramaikan dengan aneka acara yang edukatif, seperti khanduri kuliner, demo memasak, bazar kuliner, dan talk show seputar kuliner Kabupaten Pidie Jaya.

Selain itu, event Festival Kuliner Pidie Jaya ini juga akan dihiasi berbagai perlombaan seperti, kompetisi memasak, lomba video ekplorasi kuliner Kabupaten Pidie Jaya, dan lomba penulisan artikel kuliner.

Tidak ketinggalan, sejumlah sanggar seni juga dijadwalkan akan tampil guna memeriahkan acara tersebut, seperti Grup Nasyid Salsabil, Sanggar Chitka Geunta, Sanggar Cut Nyak Dhien, Elmumtaz Gambus, Sanggar Meurah Seutia, Sanggar Seumapa Narit Maja, Sanggar Jamaul Fata, dan Sanggar labang Donya. []