Beranda blog Halaman 1612

Unimal Banyak Raih Prestasi, Rektor: Kerja Keras Seluruh Civitas Akademika

0
Rektor Universitas Malikussaleh, Prof Dr Herman Fithra. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe sudah berusia 53 tahun sejak didirikan pada tahun 1969.

Selama ini, keberadaan Unimal disambut hangat oleh masyarakat Aceh khususnya di Kota Lhokseumawe sehingga di usia 53 tahun telah begitu banyak memperoleh prestasi dan penghargaan baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional.

Berdasarkan penelusuran Litbang Nukilan.id menemukan sejumlah prestasi yang diraih oleh Unimal di tahun 2022. Berikut ulasannya:

Unimal menerima dua penghargaan Humas Award Kemdikbudristek yaitu terbaik Kedua kategori Majalah PTN Satker dan Harapan I dalam kategori Laman.

Selanjutnya, penghargaan dari DJKN Aceh Award kategori Satker Lelang Non-Eksekusi Wajib BMN Berkelanjutan Terbaik dan Satker dengan Realisasi PNBP 2021 Terbesar II.

Semasa kepemimpinan Rektor Herman Fithra telah mampu melahirkan empat Profesor atau Guru Besar baru.

Kemudian, tim Nukilan meminta pendapat Rektor Universitas Malikussaleh, Prof Dr Herman Fithra atas pencapaian yang diperoleh Unimal selama ini.

Prof Herman mengatakan, capaian-capaian tersebut tidak terlepas dari rasa kepedulian seluruh civitas akademika Unimal dalam mendorong perubahan yang lebih baik dalam bidang pelayanan, sumber daya manusia maupun inovasi.

Disisi lain, kata dia, banyak pihak yang mendukung penuh rencana Unimal dalam membesarkan namanya sehingga membuat Unimal menjadi universitas yang diperhitungkan secara nasional.

“Sekali lagi ini tidak terlepas dari banyak pihak yang mendukung, peduli, berkontribusi secara gagasan dan tindakan guna membuat Unimal jadi kampus yang unggul,” ucapnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, keberhasilan Unimal tentu tidak terlepas dari peran para mahasiswa yanh punya andil dalam membesarkan Unimal.

“Dikarenakan mahasiswa sadar betul untuk bagaimana membesarkan Unimal melalui prestasi baik secara informal maupun non formal melalui kegiatan organisasi,” pungkasnya.

Adapun prestasi Prof Herman secara personal menghasilkan beberapa buku, diantaranya:

Pada tahun 2021, melahirkan buku yang berjudul “Unimal dalam Lintasan Eksotika Papua Tanah Damai”.
Penerbit: Universitas Malikussaleh Press (Unimal Press). Pengarang: Herman Fithra, Teuku Kemal Fasya ; Editor, Riyandhi Praza.

Selanjutnya buku “Eksotisme Wisata Aceh” dicetak pada tahun 2021.
Penerbit: Universitas Malikussaleh Press (Unimal Press). Pengarang: Herman Fithra, Ayi Jufridar ; Editor, Kurniawati.

Tak sampai disitu, sebagai wujud tanggung jawab bagian dari Putra Aceh, Prof Herman juga mengeluarkan buku berjudul “Keberlanjutan DOKA untuk Mendukung Ketahanan Nasional” di tahun 2022.

Kini, Prof Herman sedang menyiapkan buku “Demi NKRI dari Aspek Astragatra” yang diproyeksikan selesai cetak pada tanggal 7 November 2022.

Karya tersebut juga untuk menyambut hari milad Prof Herman yang berusia 50 tahun. []

Harga Cabai Merah di Pasar Al-Mahirah Masih Berkisar Rp95.000 Perkilo

0
Cabai Merah dijajakan di Pasar Al-Mahirah, Lamdingin, Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Rezi).

Nukilan.id – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Al-Mahirah Lamdingin, Kota Banda Aceh masih terbilang mahal. Namun ada juga beberapa harga bahan pokok yang sedikit menurun.

“Harga cabai merah masih di angka Rp95.000 per kilogram, sedangkan cabai ijo dikisaran Rp50.000 per kilogram,” kata Munawar salah satu pedagang di Pasar Al-Mahirah, Kamis (28/7/2022).

Selain itu, Munawar menyebutkan, harga cabai rawit, tomat, bawang merah dan bawang putih mengalami sedikit penurunan pasca Idul Adha 1443 H, yakni harga cabai rawit awalnya Rp50.000 kini menjadi Rp40.000.

“Harga tomat menurun dari Rp12.000 menjadi Rp10.000, untuk bawang merah dari harga Rp60.000 menjadi Rp40.000 dan bawang putih dari harga Rp28.000 menjadi Rp.25.000,” sebutnya.

Ia mengaku, dengan harga bahan pokok dapur yang belum stabil itu sangat merugikan bagi pedagang dan kurangnya minat pembeli masyarakat.

“Biasanya penghasilan dari jualan saya berkisaran Rp4 juta. Dikarenakan harga yang tinggi saya menurunkan stok barang dagangan dan pengasilan saya saat ini dikisaran Rp1,5 juta,” pungkasnya.

Reporter: Reji

200 Ekor Hewan Ternak Terinfeksi PMK Dinyatakan Sembuh

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Upaya satgas penyakit mulut dan kuku (PMK) yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II kembali menunjukkan hasil positif.

Hal dibuktikan dengan laporan pada Rabu, 27 Juli 2022, di mana 200 ekor hewan ternak yang terinfeksi PMK kembali dinyatakan sembuh. Dengan begitu, sampai saat ini sudah 33.938 ekor yang berhasil disembuhkan.

Hal tersebut disampaikan Kasatgas Banops Aman Nusa II Kombes Winardy, dalam rilisnya, Kamis, 28 Juli 2022.

Winardy menyampaikan, saat ini pihaknya membuat posko penangananan PMK di seluruh kabupaten/kota serta melakukan penyekatan mobilisasi angkutan hewan ternak di perbatasan Aceh-Sumut.

Selain itu, sambungnya, Polda Aceh juga bekerja sama dengan Komunitas Eco Enzyme untuk membagikan eco enzyme kepada peternak di seluruh jajaran secara gratis dan mengimbau agar peternak selalu membersihkan kandang dan kotoran ternak dengan cairan anti virus tersebut.

“Kami sudah mendistribusikan eco enzyme ke seluruh jajaran, yang selanjutnya dibagikan ke peternak. Ini adalah upaya kami dalam memutus penyebaran PMK,” ujar Winardy. []

Pengamat Kebijakan Publik: Pergantian Sekda Aceh Sudah Mendesak

0
dr Nasrul Zaman. (Foto: Nukilan)

Nukilan.id – Pengamat Kebijakan Publik Dr Nasrul Zaman menanggapi keinginan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh dr Taqwallah diganti. Kata Nasrul Zaman, permintaan tersebut sudah selayaknya mendapat dukungan dari semua pihak, tanpa kecuali.

“Permintaan itu kebutuhan pengelolaan pemerintahan Aceh agar bisa berjalan cepat untuk mengejar kemajuan yang jauh tertinggal dari provinsi lain, terutama provinsi di Sumatera,” kata Nasrul Zaman, Rabu (27/7/2022) di Banda Aceh.

Menurut Nasrul, permintaan itu bukan tanpa dasar, sedikitnya ada 5 catatan ketidak mampuan Sekda Aceh Taqwallah dalam mendampingi Gubernur mengelola program pembangunan Aceh.

Nasrul menjabarkan 5 poin ketidak mampuan Sekda;
Pertama, sejak dilantik sebagai Sekda Aceh, komunikasi yang dibangun Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) dengan DPRA memburuk, sehingga terjadi SILPA triliunan rupiah setiap tahunnya.

kedua, terjadi malpraktik APBA yaitu kasus anggaran APENDIX yang menjadi pantauan KPK.

Ketiga, Tidak mampu membaca RPJMA 2017-2022 sehingga program pembangunan Aceh terkesan asal ada, misalnya soal target pembangunan rumah dhuafa yang minim.

Empat, pergantian Kepala SKPA nyaris semau gue tanpa kaidah normatif yang sesuai good governance.

Kelima, soal leadership yang buruk yaitu bersikap seolah-olah kebenaran dan kemampuan hanya pada diri sendiri yang mengakibatkan para kepala dinas/badan tidak berani inovatif dan kreatif dalam pengelolaan program dan anggaran di SKPA masing-mamsing.

“5 catatan buruk tersebut sudah selayaknya segera diamputasi oleh Penjabat (Pj Gubernur Aceh, sesuai dengan surat rekomendasi dari DPR Aceh,” ujar Nasrul Zaman. [js]

DPRK Siemelu Adukan Kondisi Jembatan di Desa Linggi, Fuadri: Pemerintah Aceh Harus Tegas

0
Ketua Fraksi PAN DPR Aceh, Fuadri

Nukilan.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) daerah pemilihan X Fuadri meminta pemerintah Aceh segera mengambil langkah tegas terhadap rekanan yang belum menyelsaikan pekerjaan pembangunan jembatan di desa Linggi 1 dan suak linggi, Kabupaten Siemelu.

Kata Fuadri, hasil kunjungan Panitia Khusus DPRA ke daerah itu ditemukan kondisi jembatan di desa Linggi 1 dan suak linggi, belum diselesaikan tuntas oleh rekanan.

Fuadri menyampaikan itu merspon kedatangan Anggota DPRK dan perangkat Gampong Desa Linggi, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, mengadukan kondisi pembangunan jembatan darurat dan bekas leger beton jembatan lama di Desa Linggi 1 dan suak linggi kabuapten Simeulu kepada Dinas PUPR Aceh.

“Terutama pekerjaan pembongkaran, dan itu sudah kita sampaikan ke pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui PPTK yang ikut hadir pada tahap pansus, untuk segera mengkomunikasikannya dengan pihak rekanan sekaligus menyelesaikan persoalan dengan masyarakat di desa setempat baik persoalan pekerjaan dan hutang piutang,” kata Fuadri

Namun–jelas Fuadri, pihak rekanan memang masih ada sisa uang di Dinas PUPR Aceh yang memang belum dibayarkan oleh pihak pemerintah Aceh.

“Saat ini kita belum memonitor sejauh mana sudah tindak lanjut permasalahan ini, sehingga pihak pemerintah desa datang langsung ke PUPR dan belum juga ada tindak lanjutnya,” katanya

Dalam hal ini–lanjut Fuadri–pihaknya menduga rekanan tidak koferatif, sehingga pemerintah Aceh harus mengambil langkah tegas, agar persoalan dengan masyarakat segera selesai.[]

Reporter: Hadiansyah

DPRK Siemelu dan Perangkat Gampong Adukan Rekanan Jembatan ke Dinas PUPR Aceh

0
DPRK Siemelu dan Peragkat Gampong mengadu ke Dinas PUPR Aceh. (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Anggota DPRK dan perangkat Gampong Desa Linggi, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, mengadukan kondisi pembangunan jembatan darurat dan bekas leger beton jembatan lama di Desa Linggi 1 dan suak linggi kabuapten Simeulu, yang hingga kini belum dibersihkan sehingga meresahkan warga.

Aduan itu disampaikan lansung Ketua Komisi C DPRK Simeulue Ihya Ulumuddin, anggota komisi D Irawan, Keuchik Desa Linggi 1 Salmumiadi S.Sos.i, ketua Pemuda Rismansyah, Bendahara Pemuda Alamsir, dan tokoh masyarakat Kecamatan Simeulue Timur Sulmanudin yang diterima Sekretaris Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR Aceh), Muhammad Yasir. di kantor Dinas PUPR Aceh, Banda Aceh, Rabu (27/07/2022).

“Pembangunan jembatan Linggi dan Suak Linggi 1 yang bersumber dari APBA tahun 2021 hingga kini masih menjadi persoalan,” kata ketua komisi C DPRK Ihya Ulumuddin.

Kata Ihya masalah utama bekas leger beton jembatan lama dan jembatan darurat dari batang kelapa dari dalam sungai belum dibersihkan, akibatnya perahu nelayan tidak bisa lewat di bawah jembatan, dan menyebabkan menumpuknya sampah, sehingga air sungai terhambat mengalir yang dikhawatirkan dapat terjadi banjir.

“Kami meminta Dinas PUPR Aceh segera memanggil pihak rekanan, sebab kami sudah melakukan komunikasi dengan rekanan, tapi tidak ada tindak lanjut. Kami harap ini segera dituntaskan, karena sampai saat ini kalau itu tidak segera dibersihkan bekas leger beton dan jembatan darurat, maka perahu nelayan tidak bisa melintas dibawah jembatan itu,” katanya.

Ihya menyebutkan, persoalan lainnya juga menyangkut perkara utang yang belum dilunaskan rekanan saat pekerjaan pembangunan jembatan Linggi dan Suak Linggi 1.

Dijelaskan, pada saat pengerjaan pembangunan jembatan ada beberapa bagunan masyarakat dirobohkan, kemudian utang sewa rumah dan utang makan minum pihak pekerja di kios masyarakat, yang ditotalkan semuanya mencapai kurang lebih Rp 76 juta.

“Surat perjanjian soal ganti rugi sarana umum dan utang dengan beberapa pemilik kios ada sama kepala desa yang jumlahnya mencapai RP 76 juta. Kami berharap ini bisa segera ditindaklanjuti. Maksud kedatangan kami kesini agar PUPR mengetahui juga persoalan ini,” jelasnya.

Disisi lain Sekdis Dinas PUPR Aceh, Muhammad Yasir mengatakan, akan berkomunikasi dengan Kadis PUPR untuk menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Kami perlu duduk dengan kadis terlebih dahulu untuk kemudian akan memanggil pihak rekanan,” jelas Muhammad Yasir.

Reporter: Hadiansyah

1.467 Rider Sudah Mendaftar Ikut Event SAPA 2022

0

Nukilan.id – Polda Aceh mengadakan event _trail adventure_ dengan tajuk Bhayangkara Seulawah Adventure Polda Aceh (SAPA) 2022 pada 30 Juli mendatang.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy mengatakan, event tersebut merupakan rangkaian penutup dari seluruh kegiatan Hari Bhayangkara ke-76.

Berdasarkan laporan panitia, kata Winardy, saat ini 1.467 rider telah mendaftarkan diri untuk berpartisipasi dalam event tersebut. Selain rider lokal, kegiatan event SAPA ini juga diminati rider dari luar Aceh, seperti Sumatera Utara, baik personel Polri maupun sipil.

“Sudah ada 1.467 rider yang mendaftar dalam event ini. Jumlah tersebut memecahkan rekor event trail adventure Aceh yang pernah digelar sebelumnya,” ujar Winardy, Rabu, 27 Juli 2022.

Ia menjelaskan, para rider nantinya akan start dari Mapolda dan akan menjajal jalur sepanjang 70 km, hingga kembali finish di Mapolda Aceh.

Even dengan hadiah utama sepeda motor ini, kata Winardy, perlu didukung oleh semua pihak, karena akan membantu menghidupkan kembali perekonomian dan pariwisata Aceh pasca dihantam pandemi.

“Event ini menargetkan pemulihan ekonomi daerah dan nasional. Hal itu sesuai dengan tema Hari Bhayangkara, yaitu Polri yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural untuk Mewujudkan Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh,” sebut Winardy. []

Pembukaan Festival Kuliner Pidie Jaya 2022 Berlangsung Meriah

0

Nukilan.id – Penampilan apik nan mengagumkan para penari Sanggar Meurah Setia mengawali seremonial pembukaan Festival Kuliner Kabupaten Pidie Jaya 2022 di halaman Komplek Kantor Bupati Lama, Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Liukan lampu Moving Head yang mengikuti tempo irama musik, bergerak ke segala arah membuat suasana kian semarak.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Almuniza Kamal melalui Kepala Bidang Sejarah dan Nilai Budaya Disbudpar Aceh Evi Mayasari dalam sambutannya menyebutkan Kabupaten Pidie Jaya memiliki kekayaan kuliner yang mempunyai ciri khas tersendiri.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka melestarikan dan mempromosikan kuliner tradisional khas Aceh khususnya kuliner Kabupaten Pidie Jaya dengan berbagai ciri khas nya,” ucap Evi, Rabu, 27 Juli 2022.

Evi melanjutkan potensi ini harus dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin agar menjadi magnet pariwisata dan menarik wisatawan agar datang berkunjung ke kabupaten Pidie Jaya.

“Kami berharap kegiatan Festival Kuliner Pidie Jaya ini dapat menumbuhkan dan menggerakan roda UMKM lokal untuk terus berkembang dan meningkatkan perekonomian para pelaku usaha mikro,” kata Evi.

“Perhelatan Festival Kuliner Pidie Jaya ini di harapkan dapat menjadi daya tarik Pariwisata yang membesarkan nama Aceh khususnya Kabupaten Pidie Jaya,” tambahnya.

Diterangkan Evi, event yang dihelat selama tiga hari ini akan diramaikan dengan aneka acara yang edukatif, seperti Khanduri kuliner, demo memasak, bazar kuliner dan talk show seputar kuliner Kabupaten Pidie Jaya.

“Selain itu juga Festival Kuliner Pidie Jaya juga akan dihiasi berbagai perlombaan seperti kompetisi memasak, lomba video eksplorasi kuliner Kabupaten Pidie Jaya dan lomba penulisan artikel kuliner,” terangnya.

Seperti yang telah diketahui, Festival Kuliner Kabupaten Pidie Jaya 2022 akan digelar selama 3 hari, 27-29 Juli 2022 di halaman Komplek Kantor Bupati Lama, Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. [Wanda]

Bertemu Aster KSAD, Rektor Unimal Paparkan Implementasi Kerja Sama

0

Nukilan.id – Rektor Universitas Malikussaleh, Prof Dr Herman Fithra Asean Eng bertemu dengan Asisten Teritorial Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Aster KSAD), Mayjen TNI Karmin Suharna SIP MA di Mabesad pada Senin (25/7/2022).

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara Universitas Universitas Malikussaleh dengan TNI AD yang telah ditandatangi pada Februari lalu.

Turut hadir pada pertemuan itu Waaster Kasad Bidang Wanmil dan Kermater, BrigjenTNI Donni Hutabarat; Paban VII Kermater Sterad, Kolonel Inf Jimmy Watuseke; Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Bayu Permana; Wanmil Kodam Iskandar Muda, Mayor Inf Sahnan Sonne Ville Pabandya, sedangkan Rektor Unimal hadir ditemani Plt Sekretaris LPPM, Riyandhi Praza MSi.

Dalam kesempatan itu, Rektor Unimal memaparkan tentang pelaksanaan program mencari anak-anak bangsa dari daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) untuk diajak melanjutkan studi di Universitas Malikussaleh. “Anak-anak bangsa ini akan dibantu seleksinya oleh TNI AD melalui kodim yang tersebar di daerah 3T,” terang Rektor.

Saat ini, di Papua sudah ada 32 orang siswa yang ada 32 orang yang akan mengikuti seleksi. “Total kuota ada sebanyak 50 orang, dan itu kita harap juga ada yang berasal dari Miangas, Papua Barat, dan daerah 3T lainnya. Syarat utamanya punya keinginan untuk melanjutkan studi , berasal dari keluarga kurang mampu, dan cinta NKRI” ujar Herman.

Para siswa ini nantinya akan diberikan beasiswa selama empat tahun, diberikan tempat tinggal (asrama), dan juga biaya keberangkatan pulang dan kembali. “Kita sudah minta Kemendikbudristek melalui Puslapdik terkait program ini,” lanjutnya.

Sementara itu, Mayjen TNI Karmin Suharna melemparkan pujian atas ide dan inisiatif dari terlaksananya program tersebut yang bekerja sama dengan TNI AD. “Untuk daerah 3T lain akan segera kita kirimkan ST kepada para Dandim untuk membantu mendapatkan anak-anak bangsa tersebut,” ucapnya.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan pemberian buku Unimal dalam Lintasa Eksotika Tanah Damai Papua yang ditulis oleh Prof Dr Herman Fithra Asean Eng dan Teuku Kemal Fasya MHum kepada Mayjen TNI Karmin Suharna. []

Tutup Diktukba 2022, Pangdam IM Lantik 327 Bintara di Aceh

0

Nukilan.id – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Mohamad Hasan, resmi menutup Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI-AD tahun anggaran 2022 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Rabu (27/6/2022) pukul 16.30 WIB.

Dalam upacara itu, Pangdam IM, Mayjen TNI. Mohammad Hasan melantik sebanyak 327 prajurit TNI Angkatan Darat dari Tamtama menjadi Bintara (Sersan Dua) dari berbagai kesatuan di Aceh.

“Hari ini kita melantik 327 orang Bintara baru dari berbagai kesatuan yang ada di Aceh. Tentunya orang ini sudah memenuhi persyaratan untuk menjadi Bintara,” kata Pangdam IM kepada Nukilan di sela upacara penutupan tersebut.

Pantauan Nukilan di lokasi, acara penutupan Diktuba 2022 dimulai dengan pemeriksaan pasukan yang dilakukan Pangdam IM, Mayjend TNI. Mohammad Hasan, pembacaan amanat, pembacaan Surat Keputusan siswa terbaik dan Surat Keputusan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD).

Di ujung acara, ratusan Bintara turut menampilkan tarian saman yang dipersembahkan oleh para prajurit yang baru dilantik serta melakukan sejumlah atraksi, dan disaksikan ribuan keluarga prajurit serta masyarakat setempat.

Hadir dalam upacara Penutupan Diktukba TNI-AD ini, Pejabat Utama Kodam IM, Perwakilan Wali Nanggroe, Pj Gubernur Aceh, Ketua DPRA, Kepala Kejati Aceh, Kapolda Aceh, Pj Walikota Banda Aceh, dan Pj Bupati Aceh Besar.

Reporter: Reji