Beranda blog Halaman 1577

Cuaca Ekstrem, Puluahan Desa di Aceh Selatan Terendam Banjir

0
Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Nukilan.id – Sebanyak 27 gampong atau desa yang tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan, dilaporkan terendam banjir akibat hujan ekstrem.

“Informasi dari Pusdalops BPBD Aceh Selatan, kondisi terakhir air belum surut,” kata Kepala Pelaksana BPBA Ilyas melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di Banda Aceh, Jumat (26/8/2022).

Ilyas menjelaskan, banjir di Aceh Selatan mulai terjadi pada Kamis (25/8/2022) sekitar pukul 16.37 WIB. Banjir dipicu curah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kabupaten setempat, sehingga membuat debit air sungai meluap.

“Cuaca ekstrem melanda delapan kecamatan di Aceh Selatan, sehingga mengakibatkan banjir merendam rumah masyarakat dengan ketinggian air sekitar 30-50 centimeter,” kata Ilyas.

Ia menyebutkan, kecamatan terdampak meliputi Kecamatan Sawang dengan total enam desa, Meukek sebanyak sembilan desa, Kecamatan Kota Bagia, Kluet Tengah, dan Pasie Raja masing-masing satu desa. Selanjutnya Kecamatan Labuhanhaji Barat sebanyak empat desa, Labuhanhaji Timur dua desa, dan Kecamatan Labuhanhaji Tengah sebanyak tiga desa.

Untuk korban terdampak, kata llyas, data sementara baru diketahui 145 jiwa dalam 41 kepala keluarga (KK) di dua desa Kecamatan Sawang.

“Selebihnya korban terdampak di kecamatan lain masih dalam pendataan, begitu juga dengan dampak material akibat banjir ini,” katanya.

Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. BPBD Aceh Selatan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pemantauan kondisi banjir sekaligus pendataan.

Selain Kabupaten Aceh Selatan, menurut Ilyas, banjir juga merendam rumah warga milik 20 KK di Desa Trans Sigulai, Kecamatan Simeulue Barat, Kabupaten Simeulue. Kata Ilyas, banjir di Simeulue juga mulai terjadi pada Kamis, kemarin, sekitar pukul 14.22 WIB. Banjir yang merendam rumah warga ini juga disebabkan cuaca ekstrem yang melanda di Kabupaten Simeulue.

“Ketinggian air sekitar 1,5 meter. Sementara sebanyak 15 KK terdampak banjir harus mengungsi ke SD Transmigrasi setempat,” kata Ilyas.

BPBD Simeulue juga telah telah menyalurkan bantuan masa panik bagi korban. Petugas terus melakukan pemantauan dan pendataan di lokasi kejadian.

“Informasi terkini yang diterima Pusdalops BPBA bahwa air belum surut,” katanya. [Republika]

Hasil Undian Fase Grup Liga Champions Musim 2022

0
Liga Champions. (c) Bola.com/Dody Iryawan

Nukilan.id – Pembagian undian fase grup Liga Champions 2022/2023 telah selesai dilaksanakan. Grup C menjadi grup neraka karena terdiri dari Bayern Munchen, Barcelona, dan Inter Milan.

Fase grup ini juga menjadi sangat emosional bagi beberapa pemain. Robert Lewandowski dipastikan akan langsung bertemu dengan klub lamanya, Bayern Munchen. Hal yang sama berlaku untuk Erling Haaland yang akan bertemu Borussia Dortmund.

Proses undian digelar pada Kamis (25/8/2022) malam WIB di Istanbul, Turki. UEFA kemudian melakukan prosesi undian untuk membagi 32 tim peserta Liga Champions ke dalam delapan grup. Berikut pembagiannya:

Grup A

  • Ajax
  • Liverpool
  • Napoli
  • Rangers

Grup B

  • Porto
  • Atletico Madrid
  • Bayer Leverkusen
  • Club Brugge

Grup C

  • Bayern Munchen
  • Barcelona
  • Inter Milan
  • Viktoria Plzen

Grup D

  • Eintracht Frankfurt
  • Tottenham Hotspur
  • Sporting Lisbon
  • Marseille

Grup E

  • AC Milan
  • Chelsea
  • FC Salzburg
  • Dinamo Zagreb

Grup F

  • Real Madrid
  • RB Leipzig
  • Shaktar Donetsk
  • Celtic

Grup G

  • Manchester City
  • Sevilla
  • Borussia Dortmund
  • FC Copenhagen

Grup H

  • Paris Saint-Germain
  • Juventus
  • Benfica
  • Maccabi Haifa

Dua Pemain Langsung Ketemu Mantan Tim

Robert Lewandowski tidak perlu waktu lama untuk bisa bertemu dengan mantan timnya, Bayern Munchen, setelah bergabung dengan Barcelona. Bayern Munchen dan Barcelona akan tergabung di Grup C.

Lewandowski membela Munchen selama delapan tahun lamanya. 344 gol dari 375 penampilan di seluruh ajang sudah dibukukannya. Ia memutuskan pindah ke Barcelona pada musim panas 2022.

Haaland juga baru bergabung dengan Manchester City pada musim panas 2022. Ia direkrut setelah penampilan apiknya bersama Borussia Dortmund selama dua tahun. 86 gol dari 89 penampilan di seluruh ajang telah dibukukannya.

Tergabungnya Man City dan Dortmund di Grup G akan jadi momen reuni Haaland dengan klub lamanya itu. [Bolanet]

Pj Gubernur Aceh Temui Jokowi, Politisi PDIP Beri Apresiasi

0
Politisi PDIP Aceh, Muhammad Ali alias Ali Gondrong. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Aceh, Muhammad Ali memberikan apresiasi kepada Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki yang telah menemui Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Jum’at (26/8/2022).

“Tentunya kita sangat mengapresiasi Bapak Achmad Marzuki bisa bertemu langsung dengan Presiden. Ini merupakan langkah yang baik dan penting untuk kemajuan pembangunan di Aceh kedepan,” kata Pria yang akrab disapa Ali Gondrong itu.

Ditambah lagi, kata dia, salah satu yang mencuat dalam pertemuan tersebut adalah Kawasan Pelabuhan dan Perdagangan Bebas Sabang. Di mana, Pj Gubernur Aceh mengajukan kepada Presiden agar Kawasan itu dijadikan sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dan untuk Kawasan BPKS diberikan impor khusus dengan rentang waktu.

“Saya mendukung ini, kawasan bebas Sabang ini kalau bisa dioptimalkan dengan baik, maka sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama untuk meningkatkan perekonomian dan membuka lapangan pekerjaan, sehingga masyarakat sejahtera,” ungkap Ali yang juga Ketua DPD Cakra Buana Aceh itu.

Menurutnya, kawasan bebas Sabang juga patut diperhatikan, tentunya dengan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) yang tepat, dan benar-benar menguasai teritorial Sabang. Serta menguasai wilayah dan manajemen BPKS tentunya yang telah teruji dan lulus fit propertes.

“Pak Gubernur kita tentu lebih mengerti dan paham tentang BPKS Sabang ini, kami yakin beliau mampu mengubahnya,” ujar Ali.

Karena itu, Ali berharap kepada Presiden Jokowi agar dapat mengabulkan permintaan Pj Gubernur Aceh agar rencananya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Aceh bisa terlaksana dengan baik.

“Semoga ada perubahan kedepan dan angka kemiskinan di Aceh bisa berkurang di bawah kepemimpinan Bapak Achmad Marzuki,” harapnya.

Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung kinerja Pj Gubernur untuk Aceh yang lebih baik, aman dan nyaman, mulai dari keamanan luar pemerintahan dan juga dalam pemerintahan.

“Ayo kita saling mendukung, saatnya membangun Aceh. Karena kita sekarang butuh eksekusi di akhir diskusi,” pungkas Ali. [Wanda]

Fraksi Demokrat Pidie Tolak Kenaikan BBM Subsidi

0

Nukilan.id – Isu kenaikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi semakin gencar, saat ini pemerintah sedang mengkalkulasikan kenaikan harga tersebut.

Ketua Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie, Cut Nur Azizah, SE soroti kenaikan BBM subsidi, menurutnya akan berdampak besar terhadap perekonomian dan daya beli masyarakat.

“Naiknya harga kebutuhan pokok hingga melemahnya daya juang UMKM efek pandemi Covid-19,” katanya kepada awak media. Kamis, 25 Agustus 2022.

Cut Nur Azizah menilai kebijakan pemerintah tersebut sangat tidak tepat, masyarakat masih susah dengan kondisi sekarang.

“Demokrat Pidie menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM Subsidi,” tegas Sekretaris DPC Partai Demokrat Pidie itu.

Lanjutnya, Sektor pangan menyumbang inflasi mencapai angka 11 persen yang dipicu oleh kenaikan harga BBM non subsidi. Angka inflasi secara tahunan sejak bulan Juli 2022 menjadi sebesar 4.94 persen, tertinggi sejak Oktober 2015.

Untuk diketahui, sejak Juni 2022, harga minyak dunia terus turun dari US$ 140 per barel, menjadi hari ini sebesar US$ 90 per barel. “Pemerintah malah menaikkan harga BBM Subsidi, sungguh aneh,” ungkapnya.

“Kenaikan harga BBM sangat menyakiti rakyat di tengah kelesuan ekonomi, ini makin memperlebar jurang pengangguran dan kemiskinan,” tutupnya. [Wanda]

Penyelidikan Kasus Jual Darah Dihentikan, Polresta Banda Aceh: Tidak Ditemukan Pidana

0
Kasatreskrim Kompol M Ryan Citra Yudha, SIK

Nukilan.id – Satreskrim Polresta Banda Aceh melakukan penghentian penyelidikan terkait kasus dugaan jual beli darah oleh Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Banda Aceh yang dikirim ke UDD PMI Kabupaten Tangerang pada Mei 2022 lalu.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kasatreskrim Kompol M Ryan Citra Yudha, SIK dalam Konferensi Pers mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait kasus tersebut selama empat bulan terakhir.

Dari hasil penyelidikan tersebut kata Ryan, bahwa tidak ditemukan adanya indikasi perbuatan melawan hukum atau tindak pidana dalam kasus tersebut. Sebab lanjut dia, seluruh darah yang dikirimkan semuanya tiba PMI KabupatenTangerang.

“Kasus ini mencuat dimedia online awal Mei silam, perihal isi penjualan darah oleh PMI Banda Aceh ke PMI Kabupaten Tangerang. Atas dasar itu, kita ambil inisiatif melakukan penyelidikan isu yang berkembang” kata Ryan di ruang gelar perkara Satreskrim Polresta Banda Aceh, Jumat (26/8/2022).

Ia mengatakan, setidaknya ada 32 orang saksi yang diperiksa, mulai dari PMI Kota Banda Aceh, PMI Provinsi Aceh, UDD PMI Kabupaten Tangerang, keterangan dari Sekda bagian hukum, serta saksi lainnya yang berhubungan dengan kasus tersebut.

Pihaknya juga melakukan pendalaman dengan PMI Kabupaten Tangerang, dan juga rumah sakit yang menjadi akhir dari pendistribusian darah yang dikirimkan.

“Kita juga mendalami untuk mendapat keterangan lain pada bidang kecantikan. Karena ada opini bahwa darah tersebut dijual ke salah satu klinik kecantikan,” ujarnya.

Kata Ryan, untuk mendapatkan informasi yang lebih, pihaknya langsung melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan mendatangi laboratorium PMI Kota Banda Aceh dan PMI Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan barang bukti yang ditemukan dan semua tahapan yang dilakukan, pihaknya mengambil kesimpulan bahwa memang benar telah terjadi pendistribusian darah oleh UDD PMI Kota Banda Aceh ke UDD PMI Kabupaten Tangerang dalam periode Desember 2021, Januari 2022, Februari dan April 2022, dengan jumlah darah yang dikirimkan sebanyak 2.034 kantong jenis komponen Packed Red Cell (PRC).

“Kita juga memeriksa dari kargo dimana PMI Kota Banda Aceh mengirim darahnya melalui kargo. Semuanya pendistribusiannya juga melalui kargo, jadi tidak ada yang melalui jalur lainnya,” jelas Ryan.

Dari hasil penyelidikan tersebut kata Ryan, bahwa tidak ditemukan adanya indikasi perbuatan melawan hukum atau tindak pidana dalam kasus tersebut.

Sebab lanjut dia, seluruh darah yang dikirimkan semuanya tiba di PMI Kabupaten Tangerang.

Polisi juga sudah memeriksa kebenaran, peruntukan darah tersebut sesuai dengan daftar dan didistribusikan ke sejumlah rumah sakit di Tangerang.

Semua status dan komponen yang dilakukan melalui aplikasi SIDONI, serta pemeriksaan data yang kesemuanya sinkron, sesuai dengan pengiriman dan penyerahan ke PMI Kabupaten Tangerang.

“Jadi datanya semuanya sinkron dan pendistribusiannya juga jelas,” ucapnya.

Pihaknya juga melakukan penyelidikan, terkait dugaan darah tersebut digunakan untuk klinik kecantikan.

Namun dari hasil penyelidikan, tidak ditemukan adanya indikasi penjualan darah untuk klinik kecantikan.

Katanya, berdasarkan ahli yang dimintai keterangan, bahwa darah PRC hanya bisa digunakan untuk pasien dimana sel darah merahnya berkurang.

Sampai saat ini juga, belum ada bukti ilmiah dari darah PRC untuk kecantikan.

“Jadi keterangan dari dokter dan ahli, bahwa darah PRC tidak bisa digunakan untuk bahan kecantikan. Sehingga berdasarkan pemeriksaan para saksi – saksi, ahli dan juga bukti berupa aturan serta data yang didapatkan. Penyelidikan dugaan penjualan darah ini dihentikan karena tidak ditemukan pidana di dalamnya,” pungkasnya.

Jokowi Panggil Pj Gubernur Aceh dan Ketua DPRA ke Istana

0
(Foto: Dok. Humprov)

Nukilan.id – Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, bersama Ketua DPRA Saiful Bahri memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo, di Istana Negara Jakarta, Jumat 26 Agustus 2022. Dalam pertemuan itu, Pj. Gubernur menyampaikan beberapa persoalan terkait pembangunan Aceh dan meminta dukungan Presiden atas beberapa kegiatan skala nasional yang akan digelar di Aceh.

Beberapa isu yang menjadi bahasan dalam pertemuan tersebut adalah terkait penanganan kemiskinan di Aceh, penanganan stunting, inflasi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Dana Otonomi Khusus Aceh.

Salah satu yang mencuat dalam pertemuan itu adalah Kawasan Pelabuhan dan Perdagangan Bebas Sabang. Di mana, Achmad Marzuki mengajukan kepada Presiden agar Kawasan tersebut dijadikan sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dan untuk Kawasan BPKS diberikan impor khusus dengan rentang waktu.

“Selanjutnya PON XXI Sumut-Aceh tahun 2024 juga belum tersedia dana. Kawasan Industri budidaya perikanan seluas 1.000 hektar, percontohan garam tunel, dan pengerukan muara juga menjadi bahasan kita,” sebutnya.

“Juga agar Bapak Presiden berkenan bisa menetapkan Dataran Tinggi Gayo Alas sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional,” kata Achmad Marzuki.

Selain itu, Pj Gubernur juga meminta dukungan Presiden terkait program Transmigrasi lokal, dukungan atas kelanjutan pembangunan Jalan Jantho – Keumala (missing loink/jalan nasional yang link terputus) serta pembangunan Kutacane – Langkat untuk peningkatan perekonomian masyarakat.

“Kita juga meminta kepada Bapak Presiden untuk perpanjangan dan penambahan dana otsus Aceh,” kata Achmad Marzuki.

Selain itu, kepada Presiden, Achmad Marzuki melaporkan beberapa aksi cepat yang dilakukan pemerintah Aceh untuk mengentasi kemiskinan dan membuka akses lapangan kerja kepada masyarakat. Di antaranya adalah dengan membuka ekspor langsung CPO via pelabuhan di Aceh, membangun Kawasan Lumbung Pangan dan Pakan Ternak, membangun pabrik minyak goreng, tepung tapioka dan gula serta membangun agro-industri dan atsiri.

Selain itu, Achmad Marzuki mengatakan, pemerintah juga melakukan pembangunan dryport di Bener Meriah untuk ekspor kopi dan produk daerah Kawasan tengah Aceh dan melakukan pengawalan potensi investasi seperti Semen Laweung, dan lainnya. []

Tidak Terbukti, Polisi Hentikan Perkara Dugaan Jual Beli Darah di PMI Banda Aceh

0

Nukilan.id – Tim penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Banda Aceh menghentikan perkara kasus dugaan jual beli darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Banda Aceh ke UDD Tangerang.

Penghentian penyelidikan tersebut tertuang dalam surat Nomor S.TA/179/VIII/RES.1.11/2022/Sat Reskrim tertanggal 25 Agustus 2022.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto melalui Kasatreskrim Kompol M Ryan Citra Yudha, mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan memeriksa 32 orang saksi dalam dugaan kasus tersebut.

“Sebanyak 32 saksi sudah kita periksa yaitu pihak PMI Kota Banda Aceh, PMI Provinsi Aceh, Sekda Aceh bagian hukumnya, PMI Kabupaten Tangerang dan Klinik Kecantikan,” sebut Ryan di Ruang Satreskim Polresta Banda Aceh, Jum’at (26/8/2022).

Dari hasil penyelidikan, Satreskrim Polresta Banda Aceh menyimpulkan bahwa memang benar ada pendistribusian darah ke Tangerang, tetapi tidak ada perbuatan melawan hukum atau transaksi jual beli darah dalam kasus ini.

“Hasilnya darah yang mereka kirim distribusikan ke rumah sakit dan kami juga sudah mengecek bahwa benar semua data pasien penerima darah tersebut lengkap dan sinkron, tidak hanya itu kami juga mengecek ke Laboratorium PMI Banda Aceh dan Laboratorium PMI Tangerang,” jelasnya.

Selain itu, Ryan juga menyampaikan banyak masyarakat yang mengira darah yang didistribusikan ke UDD Tangerang itu dipakai untuk produk kecantikan. Namun, hal itu dibantah oleh Kasatreskrim Polresta Banda Aceh.

“Terkait opini masyarakat yang menganggap darah tersebut digunakan untuk produk kecantikan, itu tidak benar karena kami sudah periksa dokter diklinik, dari yang di kirim ke Tangerang adalah darah PRC dimana darah ini belum ada penelitian yang membuktikan untuk kecantikan, melainkan untuk jika pasien kekurangan sel darah merah,” ujarnya.

Setelah keluarnya hasil pemeriksaan bahwa tidak ada penyimpangan terkait jual beli darah, Polresta Banda Aceh mengimbau dan berharap agar masyarakat tetap melakukan donor darah kembali ke UDD PMI Kota Banda Aceh.

“Kita imbau supaya masyarakat dapat kembali mendonorkan darah ke PMI Kota Banda Aceh,” pungkasnya.

Sebelumnya, Polresta Banda Aceh telah menerima surat hasil audit dari PMI Pusat pada tanggal 27 Mei 2022 dan hasil audit juga tidak ditemukan adanya penyimpangan dalam proses pendistribusian darah di PMI Kota Banda Aceh.

Reporter: Reji

Soal Bimtek Bireuen, APDESI Aceh: Kepala Daerah Harus Lebih Bijak Ambil Keputusan

0

Nukilan.id – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi Aceh, Muksalmina menanggapi perihal kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) ke luar daerah yang diperuntukkan kepada 609 Kepala Desa se-Kabupaten Bireuen.

Kegiatan Bimtek yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bireuen ini dikabarkan menelan Anggaran Dana Desa (ADD) dengan total mencapai miliaran rupiah.

Saat dikonfirmasi Nukilan pada Kamis (25/8/2022), Muksalmina menjelaskan, kegiatan Bimtek tersebut bertujuan untuk penguatan kapasitas perangkat desa, dan saat ini penguatan kapasitas itu sendiri mutlak dibutuhkan para perangkat desa di Aceh.

“Jadi kita berharap kepada para perangkat desa untuk terus melakukan penguatan kapasitas, tetapi lakukan itu sesuai dengan mekanisme perencanaan, sehingga itu tidak terkesan ada kepentingan-kepentingan tertentu,” kata Muksalmina.

Kendati demikian, Muksalmina meminta para perangkat desa untuk tetap menyaring kembali apa yang benar-benar menjadi kebutuhan desa, jangan sampai yang sunnah didahulukan tapi yang wajib ditinggalkan.

“Jadi kebutuhan yang wajib itu harus didahulukan, maka kita saring apa saja yang benar-benar menjadi kebutuhan kita,” ujarnya.

Disisi lain, terkait kontroversi kegiatan Bimtek ke luar daerah ini, Muksalmina mempertanyakan proses yang dibangun sebelum kegiatan bimtek itu dilaksanakan apakah sudah sesuai dengan mekanisme perencanaan atau tidak ?

Sesuai dengan amanah undang-undang, pembinaan pemerintahan desa itu pendelegasiannya lewat pemerintah Kabupaten/Kota. Dan sebenarnya itu tugas Bupati/Walikota sebagai pembina yang telah diperintahkan oleh Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan pembinaan, fasilitasi, dan pengawasan terhadap pemerintahan desa.

“Tapi yang terjadi selama ini lebih dominan terhadap pengawasan, sedangkan pembinaan dan fasilitasi itu sangat kurang dilakukan,” ungkap Muksalmina.

Karena itu, pihaknya meminta kepada kepala daerah harus lebih bijak dalam mengambil keputusan. Dan berikanlah kepercayaan kepada pemerintah desa dengan tetap memberikan pendampingan kepada mereka.

“Dalam hal Bimtek ini, kita tidak boleh hanya menyalahkan desa, jangan kita salahkan kepala desa terus, kami tidak setuju. Mana keberpihakan kita terhadap desa, tidak ada yang membela mereka,” ungkap Muksalmina.

Ia juga berharap kepada pemerintah daerah untuk lebih mengoptimalkan fungsi pembinaan dan fasilitasi terhadap pemerintah desa.

“Fungsi pembinaan dan fasilitasi ini yang harus dioptimalkan, jangan hanya pengawasan saja,” pungkas Muksalmina. [Wanda]

Nasir Jamil Hadiri Pengantar Alih Tugas KPT Banda Aceh

0

Nukilan.id – Nasir Djamil, Politisi senior nasional dari Aceh yang juga Anggota DPR RI ikut menghadiri acara pengantar alih tugas Dr H Gusrizal di Banda Aceh.

Dr Gusrizal mengakhiri tugasnya sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh pada Jumat 26 Agustus 2022.

Insya Allah, Senin 29 Agustus 2022 saya akan dilantik di Mahkamah Agung RI untuk menempati tugas sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin. Ujar Dr Gusrizal di sela-sela acara Pengantar Alih Tugas.

Acara Pengantar Alih Tugas KPT Banda Aceh turut dihadiri oleh Wakil KPT (Nursyam) dan semua Hakim Tinggi serta semua Ketua Pengadilan Negeri se-Aceh. Juga dihadiri oleh Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara, M. Arif Pratomo, S.H., M.H.

Diawali dengan peusijuk dan bersalam-salaman dengan semua yang hadir membuat saya terharu pada acara ini. Acara ini sungguh berkesan bagi kami. Pungkas Ny. Gusrizal, yang pada hari ini juga mengakhiri jabatannya sebagai Ibu Ketua Dharmayukti Karini. []

Laboratorium Riset Kebijakan UNHAS Bedah Sejarah Administrasi Indonesia

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Lab Riset Kebijakan dan Manajemen Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Univeristas Hasanuddin menghadirkan Webinar Edisi Agustus pada Jumat 26 Agustus 2022 Pukul 14.00 Wita.

Webinar bulanan ini menghadirkan Dr. Farabi Fakih M.Phil sebagai narasumber dan dipandu oleh Andi Ahmad Yani, M.Si, MPA, M.Sc sebagai moderator pada diskusi ini.

Sebagai narasumber tunggal, Ketua Program Studi Magister Sejarah UGM ini mengawali pemaparannya bahwa penelitiannya tidak berfokus pada administrasi saja, namun lebih general pada sejarah pemerintahan indonesia pada peralihan periode soekarno ke presiden soeharto.

Administrasi Publik yang diawali dengan kehadiran Lembaga Administrasi Negara hanya sebagai salahsatu bagian pada tulisan desertasinya. Lebih lanjut bahwa desertasi yang menjadi pujian di kampus asal yaitu Leiden University, dan akhirnya dicetak menjadi buku dengan Judul Authoritarian Modernization in Indonesia’s Early Independence Period: The Foundation of the New Order State (1950-1965).

Dalam paparannya, ia mengutip pendapat Soemitro yang mengatakan bahwa Administrasi menjadi subjek teori yang “magis”. Hal ini didasari oleh kepercayaaan bahwa administasi publik mampu mengatasi permasalahan manajerial baik sektor pemerintah maupun perusahan yang sedang banyak di alami pada saat itu. Kondisi Indonesia pada saat itu menyebabkan hal tersebut menjadi begitu Concern pada ilmu manajerial, salahsatunya ialah administrasi publik.

Statement itu didukung dengan grafik yang diperlihatkan oleh Dosen Tetap UGM ini, yang menggambarkan produksi buku dan artikel yang semakin meningkat pada periode 1960an.

Selain itu, Farabi Fakih juga menjabarkan mengapa ilmu manajerial dan administrasi publik menjadi penting dan sering menjadi topik. Ia mengaitkan kondisi dimana pada masa pasca kemerdekaan, indonesia tidak memiliki calon pemimpin dalam sektor pemerintahan.

Guna menutupi kekosongan jabatan manajerial tersebut, ditunjuklah pimpinan militer disetiap organisasi pemerintahan. Hasilnya pimpinan militer tersebut tidak cakap karena cenderung kaget dengan kultur dan proses bisnis manajerial dan administrasi publik.

Pada akhir pemaparan di webinar yang dihadiri oleh 133 peserta ini, narasumber memperlihatkan kegagalan proyek administrasi publik yang awalnya sangat masif.

Penyebabnya ialah perubahan konsentrasi global yang dari ilmu manajerial yang beralih fokus kepada sistem perbaikan ekonomi. Diketahui bahwa banyak negara di dunia pada periode 1970an yang gencar memperbaiki perekonomian negara dengan ekspansi investasi yang dilakukan.

Hal ini menggambarkan daya minat terhadap ilmu pengetahuan tidak hanya dipengaruhi oleh ilmu itu sendiri, namun banyak hal seperti kondisi global, sistem perekonomian, bahkan pengaruh agama yang dikenal dengan sistem ekonomi protestan yang terjadi di Amerika.

Sebagai bagian dari paparannya, ia mengatakan bahwa “Administrasi ini meningkat lagi loh perhatiannya pada tahun 1990an, mengapa? Karena sejalan dengan kondisi pada saat itu yang begitu ingin melawan korupsi yang sangat marak”, paparnya.

Ditambahkan juga bahwa dalam pergeseran ilmu administrasi yang paradigma New Public Management dengan re-inventing government-nya yang sangat sesuai dengan kebutuhan pemerintah.

Pada sesi tanya jawab, Prof Dr. Sangkala, M.Si menambah pengkayaan diskusi pada webinar ini. Salahsatu anggota dari Tim Independen Reformasi Birokrasi Nasional (TIRBN) ini mengatakan bahwa benar kita banyak dipengaruhi oleh sistem pemerintahan di Amerika, yang dalam konteks di Indoensia ini menjadi kekurangan.

Hal tersebut disebabkan karena proses replikasi itu tidak sesuai dengan objek replikasinya, dalam hal ini kultur pemerintahan Amerika kurang cocok dengan budaya pemerintahan kita dalam beberapa aspek termasuk kultur masyarakatnya.

Ketidakcocokan ini tidak bisa dipungkiri karena budaya pemerintahan kita yang selama ratusan tahun di jajah dan secara tidak langsung diadopsikan sistem pemerintahan Belanda yang berbasis Eropa Kontinental.

Diskusi webinar ini diikuti oleh 100 peserta mahasiswa sarjana, magister dan doktoral serta dosen dan praktisi administrasi publik dari berbagai daerah. []