Beranda blog Halaman 1547

Ulama Kharismatik Aceh Abu Tuming Blang Blahdeh Meninggal Dunia

0
Ulama Kharismatik Aceh, Tgk Muhammad Amin bin H Mahmud (Abu Tumin Blang Blahdeh).

Nukilan.id – Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun, kabar duka datang dari ulama kharismatik Aceh dengan meninggalnya Tgk. Muhammad Amin Mahfud yang akrab disapa Abu Tumin Blang Blahdeh.

Tgk. Muhammad Amin Mahfud menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Fauziah Bireuen pukul 15.45 WIB, Selasa (27/9/2022). Kabar duka tersebut beredar di sejumlah media sosial.

Seperti diketahui, Abu Tumin lahir pada tanggal 17 Agustus 1932 di Desa Kuala Jeumpa, Blang Blahdeh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireun.

Beliau merupakan pimpinan Dayah Al Madinatuddiniyah Babussalam Blang Bladeh yang memiliki ribuan santri dan telah melahirkan puluhan ribu alumni.

Abu Tumin juga terlihat sangat loyal terhadap Mazhab Syafi’i, dimana beliau tetap bersikukuh untuk berpegang dengan pendapat yang kuat dalam Mazhab Syafi’i. [Reji]

28-30 September, Pegiat Kebencanaan Aceh Gelar Konferensi Regional PRBBK

0

Nukilan.id – Para pegiat kebencanaan di Aceh, baik pemerintah dan non pemerintah akan melaksanakan Konferensi Regional Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas mulai tanggal 28-30 September 2022, sebagai bagian Konferensi Nasional Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (KNPRBBK) XV.

Konferensi Region Aceh kali ini mengangkat tema “Membangun Peta Jalan Menuju Resiliensi Berkelanjutan dari Praktik-Praktik Mumpuni PRBBK di Aceh”.

Kegiatan ini memiliki 4 sub kegiatan sistematik, yaitu pertama Diskusi Pentahelix Komponen Pemerintah dilaksanakan 28 September 2022 di BPBA. Kedua, diskusi Pentahelix Komponen Komunitas/Masyarakat dan Dunia Usaha dilaksanakan tanggal 28 September 2022 di Forum LSM Aceh. Ketiga, Diskusi Pentahelix Komponen Perguruan Tinggi dan Pers dilaksanakan tanggal 28 September 2022 di TDRMC USK. Keempat, Penyusunan Policy Brief KNPRBBK akan dilaksanakan tanggal 30 September 2022 di Bappeda Aceh.

Tema KNPRBBK Aceh ini sejalan dengan tema tingkat Nasional yang mengusung tema “Penguatan Kolaborasi Multi Pihak untuk Perwujudan Resiliensi Berkelanjutan” dimana resiliensi diletakkan sebagai proses yang terus berkembang dan tumbuh untuk menghadapi risiko bencana yang sistemik.

Sasaran dari perwujudan resiliensi tersebut adalah pada komunitas-komunitas, terutama kelompok masyarakat yang rentan dan berisiko. Resiliensi tidak akan membaik tanpa adanya dukungan yang sinambung dari berbagai pihak yang menjalankan aksi untuk pengurangan risiko bencana.

Karena itu, KNPRBBK kali ini juga merupakan ruang belajar bersama bagi berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas PRBBK dengan metode-metode yang terbaru dan inovatif.

Kegiatan yang akan dilaksanakan dengan metode hybrid, daring dan luring ini diikuti akan diikuti oleh peserta yang berasal dari unsur pentahelix kebencanaan yang ada di Aceh, baik di tingkat provinsi maupun di tingkat Kabupaten/Kota hingga tingkat gampong (desa).

Peserta yang mengikuti kegiatan terbuka untuk seluruh komponen pentahelix kebencanaan di Aceh dan terbuka untuk umum. Yang ingin bergabung bisa menghubungi panitia atasnama Zahrina (HP: 082362378714).

Hal terpenting yang ingin dicapai dari Konfrensi Regional Aceh ini adalah adanya refleksi dan penyusunan Peta Jalan Pengelolaan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (PRBBK) di Aceh.

Mencakup Pertama, mendiskusikan dan mendokumentasikan praktik-praktik mumpuni (best practices) dari kegiatan-kegiatan yang menguatkan kesiapsiagaan/ ketangguhan masyarakat Aceh dengan implementasi PRBBK hingga hari ini.

Kedua, mendiskusikan dan menarik pembelajaran dari berbagai model dan aksi yang sudah diprakarsai berbagai pihak sebagai inisiatif pengurangan resiko bencana di Aceh.

Ketiga, menguatkan jejaring gerakan PRBBK di Indonesia dan pengembangan agenda bersama untuk penguatan kolaborasi multi pihak, perwujudan resiliensi berkelanjutan, dan peningkatan ketangguhan masyarakat.

Keempat, merumuskan dan menyepakati agenda dan target pengembangan PRBBK di Aceh yang sejalan dengan agenda pengurangan risiko bencana, ketahanan iklim, dan tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. [Wanda]

Pemko Banda Aceh Musnahkan 36 Barang Bukti Miras

0

Nukilan.id – Pemerintah Kota Banda Aceh memusnahkan sebanyak 36 botol minuman keras. Pemusnahan Barang Bukti (BB) tersebut dilakukan langsung oleh Penjabat Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq, di halaman Kantor Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Selasa (27/9/2022).

Pemusnahan turut di saksikan Sekdako Banda Aceh Amiruddin, Kasatpol PP-WH Muhammad Rizal, beserta jajaran pemko lainnya.

Ada beberapa miras yang dimusnahkan hari ini dengan merek seperti; jenis Red Label 1 botol, anggur merah 29 botol, Vebe 4 botol, dan Star Angle 2 botol. Seluruh minuman ini merupakan hasil sitaan petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Banda Aceh.

PJ Wali Kota Bakri Siddiq mengatakan penyitaan barang bukti itu sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu. “Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya dalam menjalankan simpul-simpul penegakan syariat Islam di Kota Banda Aceh,” katanya.

Sementara itu, Kasatpol PP-WH Muhammad Rizal menyebutkan, untuk penemuan barang bukti dan penangkapan pelaku ditemukan saat melakukan razia di beberapa lokasi di Banda Aceh, seperti Ulee Lhee dan beberapa tempat lainnya termasuk kawasan Peunayong.

“Untuk penangkapan pelaku dan pengamanan barang bukti dilakukan pada malam hari. Para pelaku sendiri sudah kita tindak pada tahun lalu,” katanya.

Ke depan, pihaknya akan terus melakukan razia di setiap waktu guna mengentaskan pelanggaran Syariat Islam di Kota Banda Aceh. Selain itu akan dilakukan penindakan tegas apabila menemukan para pelaku.

“Hingga saat ini kita selalu rutin untuk melakukan pemantauan dan razia ditempat-tempat yang telah terjaring. Karena ini merupakan tugas kita secara rutin,” jelasnya.

Lebih lanjut Rizal menegaskan, selain melakukan razia miras, Pemko Banda Aceh juga akan selalu  rutin dalam merazia Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih buka di jelang memasuki waktu magrib.

Kebijakan Konversi Kompor Listrik, Kadis ESDM Aceh: Tunggu Keputusan Pusat

0
Kadis Energi dan Sumber Daya Mineral, Ir.Mahdinur,MM (Foto: Dialeksis)

Nukilan.id – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Aceh, Ir Mahdinur MM menyatakan, terkait konversi kompor elpiji 3 Kg ke kompor listrik induksi, pihaknya masih menunggu arahan dari pusat.

“Saat ini kita masih menunggu bagaimana kebijakan pusat nantinya,” kata Mahdinur dalam keterangan tertulis kepada Nukilan, Selasa (27/9/2022).

Sebagaimana diketahui, pemerintah pusat pada Jumat (23/9/2022) menyatakan bahwa konversi kompor listrik induksi tersebut tidak akan diberlakukan pada tahun 2022.

Disampaikan melalui konferensi pers, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto menyatakan, saat ini kompor listrik induksi masih merupakan uji coba atau protitipe sebanyak 2.000 unit dari rencana 300 ribu unit yang akan dilaksanakan di Bali dan Solo, Jawa Tengah.

Selama uji coba tersebut, bahkan PT PLN (Persero) terus melakukan pendampingan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam porgram uji coba konversi elpiji 3 kg ke kompor listrik.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, pihak PLN fokus mendampingi serta mengevaluasi program yang kini tengah dilaksanakan kepada 1.000 KPM di Solo, Jawa Tengah dan 1.000 KPM di Denpasar, Bali. []

IAI Aceh Gelar Berbagai Kegiatan di Hari Apoteker Sedunia

0

Nukilan.id – Dalam rangka memperingati World Pharmacists Day (WPD) atau Hari Apoteker se Dunia, tidak terkecuali Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) juga merayakannya.

Adapun Ikatan Apoteker Indonesia merayakan puncak WPD dengan acara utama mendeklarasi “Apoteker Indonesia Bersatu dalam Aksi Menuju Dunia yang Lebih Sehat,” serta Dialog Interaktif.

IAI Aceh turut berpartisipasi dalam perayaan ini, dimana perayaan WPD dilaksanakan di seluruh Kabupaten dan Kota se-Provinsi Aceh. Untuk wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, peringatan WPD bertempat Lokasi Car Free Day di Banda Aceh, pada Minggu, (25/9/2022).

Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam peringatan WPD tahun ini, dari mulai senam, edukasi masyarakat hingga pengobatan gratis.

Dalam sambutanya, Ketua Pengurus Daerah IAI Aceh (PD IAI Aceh), apt. Tedy K. Bakri, M.Farm, menyampaikan peringatan Hari Apoteker sedunia tahun 2022 ini, Apoteker harus bersatu dalam aksi untuk dunia yang lebih sehat.

Hal ini, bertujuan untuk menunjukkan dampak positif apoteker terhadap dunia kesehatan di seluruh dunia dan untuk lebih memperkuat solidaritas antar profesi.

Dari perayaan ini, kata Tedy K. Bakri diharapkan rekan-rekan profesi apoteker dapat terlibat dalam kampanye peringatan WPD dan menunjukkan kepada dunia bagaimana apoteker dan semua sektor farmasi bersatu untuk kesehatan, terlepas dari kondisi pandemik yang melanda di tahun-tahun belakangan ini maupun konflik yang ada, serta perbedaan politik, budaya serta kesenjangan ekonomi.

Selain Banda Aceh dan Aceh Besar, rekan-rekan apoteker Aceh lainnya juga melakukan kemeriahan yang sama di daerah tempat mereka mengabdi. PD IAI Aceh juga bekerjasama dengan Sahabat Wanita dan Anak dan Serambi FM, menggelar talkshow dengan tema Keluarga Cerdas Kenali Obat-obatan yang disiarkan langsung di Radio Serambi FM. Sebut Tedy

Rangkaian acara WPD hari ini dimulai dengan senam pagi yang kemudian diikuti dengan senam DAGUSIBU (Dapatkan Gunakan Simpan Buang) yang merupakan salah satu program dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia.

Senam DAGUSIBU yang ditampilkan kali ini sedikit berbeda, karena telah dimodifikasi oleh apt. Megawati dan apt. Novaltria Fadyrin, yang merupakan apoteker Agent of Change binaan Kemenkes dan juga adalah penggiat senam kebugaran.

Menurut apt Megawati dan apt. Novalltria, beberapa gerakan sengaja dimodifikasi untuk mengikuti perkembangan terkini serta agar dapat membuat peserta yang mengikuti senam lebih bersemangat. Setelah senam, acara pada panggung utama diisi dengan talkshow dengan bintang tamu Branch Manager Kimia Farma Apotek, serta kegiatan interaktif lainnya yg melibatkan pengujung yang dimeriahi dengan hadiah menarik.

Selanjutnya, Ketua Pengurus Cabang Banda Aceh (PC IAI Banda Aceh), apt. Khalil Fahmi mengungkapkan bahwa beliau sangat senang dan bangga karena dapat menggelar acara semeriah ini untuk memperingati World Pharmacists Day serta tak lupa berterima kasih kepada para stakeholder dan sponsor yang sudah memberikan dukungan dalam berbagai bentuk.

Adapun beberapa stakeholder dan sponsor yang turut berpartisipasi mendukung acara ini adalah Dinas Kesehatan Aceh, Dinas Kesehatan Aceh Besar, Shajara Medika, Fenolix Aceh, Apotek Kimia Farma, Kimia Farma Trade & Distribution, PT Sapta Sari Tama, PT Rajawali Nusindo, PT Enseval dan PT Anugerah Argon Medika, PT Tempo dan PT Anugerah Pharmindo Lestari.

Adapun rangkaian kegiatan turut dipersembahkan, di panggung utama terus berjalan, para apoteker di booth IAI memberikan pelayanan pemeriksaan gula darah dan tekanan darah gratis, sedangkan apoteker-apoteker lain yang khusus datang untuk memeriahkan acara, terlihat berkeliling mendekati pengunjung yang berada di lokasi car free day untuk memberikan informasi seputar obat diabetes dan TBC. Salah satu pengunjung mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan ini, selain mendapatkan informasi tentang obat, mereka juga memperoleh pernak-pernik berisi leaflet, masker, face shield, obat tambah darah, dan Bionicom Zinc. [Wanda]

Pemerintah Diminta Agar Tak Paksa Rakyat Pakai Kompor Listrik

0
Ilustrasi kompor listrik. (Foto: iStock/Tomasl)

Nukilan.id – Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) mendesak pemerintah tak memaksa masyarakat untuk memakai kompor listrik kalau nantinya program konversi LPG dilakukan.

Presiden ASPEK Indonesia Mirah Sumirat mengatakan pemerintah harus memberikan kebebasan kepada masyarakat dalam memilih bahan bakar yang akan digunakan untuk memasak.

Ia khawatir konversi LPG 3 kg ke kompor listrik nantinya digunakan sebagai dalih oleh pemerintah untuk memaksa masyarakat menaikkan daya listrik dari 450 VA ke 900 VA yang pada ujungnya memberatkan tagihan.

Kalau itu benar, beban hidup masyarakat yang belakangan ini semakin meningkat akibat kenaikan harga bahan pokok dan BBM akan semakin berat.

“Pemaksaan penggunaan kompor listrik sama saja memaksakan masyarakat untuk menaikkan daya listrik menjadi 900 VA. Karena daya listrik 450 VA yang selama ini banyak digunakan oleh masyarakat, pasti tidak akan kuat jika harus dipaksakan dengan tambahan penggunaan kompor listrik,” kata Mirah dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Senin (26/9).

Terlebih, sambung Mirah, banyak daerah di Indonesia yang kondisi listriknya masih memprihatinkan karena sering mati listrik.

“Biarlah rakyat memutuskan sendiri penggunaan listriknya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya masing-masing,” ujarnya.

Pemerintah berencana melakukan konversi LPG 3 kg ke kompor listrik. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah melakukan uji coba konversi gas LPG 3 kilogram (kg) ke kompor listrik 1.000 watt.

Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan uji coba itu baru dilakukan di tiga kota. Kota itu adalah Denpasar, Solo dan satu lainnya di Sumatera

“Iya betul, sedang diuji coba oleh PLN di Denpasar, Solo dan disiapkan di salah satu kota di Sumatera. Ini uji coba untuk melihat keberterimaan masyarakat sekaligus mempelajari aspek keteknikannya, misalkan berapa kapasitas daya tungku yang cocok.,” katanya kepada CNNIndonesia.com, Senin (19/9).

Dadan pun menuturkan proses uji coba ini juga akan melihat kapasitas kompor yang tepat. Dengan begitu, masyarakat akan lebih nyaman dalam memasak. [CNN]

BMA, UNICEF, dan YAHijau Perbarui Pedoman Program Prioritas Dana Zakat

0

Nukilan.id – Baitul Mal Aceh (BMA), UNICEF dan Yayasan Aceh Hijau (YAHijau) menginisiasi pertemuan membicarakan pembaharuan Standar Operasional (SOP) program prioritas dari dana Zakat yang menyasar langsung pemenuhan hak manusia, Senin (26/09/2022) di aula Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh.

Berkaitan dengan tiga program BMA yang dipilih, yaitu Bantuan Perbaikan Sarana Air Bersih & Sanitasi, Bantuan Pencegahan Stunting dan Program Zakat Family Development (ZFD) yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2020.

Kegiatan yang dilakukan selama 2 hari dari 26 -27 September itu bertujuan untuk menyusun pembaharuan SOP pada 3 program tersebut kemudian mensinergikan dengan stakerholder lainnya serta memberikan pemahaman bersama dalam pelaksanaan program tersebut.

Panitia dari YAHijau yang diwakilkan oleh Herawati dalam sambutannya menyampaikan bahwasannya kegiatan ini difasilitasi oleh UNICEF/YAHijau yang diikuti oleh 14 perwakilan kabupaten/kota dari unsur Baitul Mal dan Dinas Kesehatan masing-masing.

Herawati juga mengharapkan kegiatan yang digagas ini dapat meningkatkan sinergisasi terutama untuk menilai efektivitas dan efisien pelaksanaan prograsm tersebut sesuai SOP yang telah disusun sebelumnya dan memperbaruinya sehingga program yang dijalankan selanjutnya menghasilkan pencapaian keberhasilan lebih baik lagi.

“Dengan penyempurnaan Program bantuan yang bersumber dari dana zakat ini, kita semua yang hadir saling berkolaborasi dalam pembangunan Aceh untuk lebih baik lagi”, tambah Herawati.

Sementara itu, Anggota BMA, Khairina, dalam pembukaan pertemuan tersebut mengucapkan terima kasih atas fasilitas dan sinergi semua pihak yang telah diberikan sehingga BMA dapat menjalankan program-programnya tepat sasaran, tepat guna dan setiap tahapan sudah sesuai target.

“Jaman sekarang bukan jamannya Superman, kita hebat dan berhasil jika kita bersinergi dan berkolaborasi bersama-sama dalam membangun Aceh,” kata Khairina.

Khairina juga mengajak seluruh pihak termasuk masyarakat dalam menyelesaikan masalah sanitasi,stunting dan masalah lainnya karena masalah tersebut masalah bersama bukan hanya BMA.

Khairina juga menyesalkan karena ada juga masyarakat yang telah mendapatkan bantuan tetapi menyia-nyiakan bantuan tersebut dan disinilah butuh sinergi bersama-sama meyakinkan saudara-saudara kita untuk tetap istiqamah.

Kharina juga meminta doa dan dukungan untuk program-program yang dijalankan oleh BMA dapat mengintervensi seluruh keluarga agar keluar dari kemiskinan sehingga memang bantuannya berbasis keluarga dan sudah pasti menyasar ke responsif anak. []

Prilly Latuconsina Bakal Jadi Dosen Praktisi di Universitas Gajah Mada

0
Prilly terlihat sangat cantik dalam balutan kebaya karya Yanti Adeni /Instagram @prillylatuconsina96

Nukilan.id – Prilly Latuconsina akan menjadi dosen praktisi di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM).

Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan UGM, Poppy Sulistyaning Winanti mengungkapkan bahwa Prilly akan mulai mengajar pada pekan ini.

“Sudah (terkonfirmasi akan mengajar), tapi sifatnya memang terbatas, ya. Namanya juga untuk kebutuhan mahasiswa kita,” kata Poppy pada Kamis (22/9), melansir detikJateng.

“Setahu saya mungkin minggu depan, ya, tapi kan namanya dosen tamu hitungannya kayak dosen tamu ya, jadi kan nggak bisa 14 kali suruh ngajar, tergantung ketersediaan waktunya, disesuaikan dengan topiknya,” terangnya.

Prilly berpartisipasi sebagai dosen praktisi di UGM dalam rangka mengikuti program Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), yakni program Praktisi Mengajar.

Bintang Ku Kira Kau Rumah itu sebelumnya mendaftarkan diri, lalu dicarikan universitas dan program studi yang berkaitan dengan bidangnya.

Selama menjadi dosen praktisi, Prilly akan mengajar terkait kajian selebritas yang ada di Departemen Ilmu Komunikasi Fisipol UGM.

Pihak UGM lantas dengan senang hati menerima kehadiran Prilly untuk menjadi salah satu pengajar di kampus mereka.

“Nah, kebetulan UGM ditawari, lalu saya bilang kenapa nggak,” ujarnya.

“Sehingga, kan memang selebritinya yang ngajar kan nggak apa-apa. Dosennya bukan selebriti, jadi pas toh,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Poppy menuturkan harapan bahwa dengan Prilly menjadi dosen praktisi dapat membantu membuka wawasan mahasiswa lebih luas terhadap kajian selebritas.

“Jadi, kenapa ini penting untuk situasi sekarang, kan karena supaya mahasiswa terbuka pemikirannya dan ekspos tadi. Tidak hanya dari dosennya, tapi dari mereka yang sudah terjun ke dunia praktisi itu,” pungkasnya. [Insertlive]

Hari Ini, BMKG Ingatkan Sejumlah Wilayah di Aceh Berpotensi Hujan Lebat

0
Ilustrasi Hujan (Foto: beritatrans.com)

Nukilan.id – Prakiraan cuaca di beberapa daerah wilayah Provinsi Aceh untuk hari ini, Senin, 26 September 2022 sebagai berikut.

Berdasarkan informasi dihimpun nukilan.id dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), beberapa daerah di Provinsi Aceh berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Adapun daerah yang berpontensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat disertai angin kencang dan petir pada Senin (26/9/2022), yaitu wilayah Subulussalam, Aceh Barat Daya, Aceh Tenggara, Bireun, Nagan Raya, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Lhokseumawe, Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Singkil, Aceh Barat, Langsa, Aceh Tamiang dan sekitarnya.

Berikut prakiraan cuaca di sejumlah daerah lainnya di Provinsi Aceh hari ini:

Aceh Barat

Pagi : Hujan Ringan
Siang : Hujan Ringan
Malam : Hujan Petir

Aceh Besar

Pagi : Cerah Berawan
Siang : Cerah Berawan
Malam : Berawan

Aceh Singkil

Pagi : Berawan
Siang : Hujan Petir
Malam : Hujan Sedang

Aceh Tamiang

Pagi : Cerah Berawan
Siang : Hujan Ringan
Malam : Hujan Petir

Aceh Tenggara

Pagi : Cerah Berawan
Siang : Hujan Petir
Malam : Berawan

Banda Aceh

Pagi : Hujan Ringan
Siang : Cerah
Malam : Cerah Berawan

Bireun

Pagi : Cerah Berawan
Siang : Hujan Petir
Malam : Hujan Ringan

Lhoksumawe

Pagi : Cerah Berawan
Siang : Hujan Petir
Malam : Berawan

Pidie

Pagi : Cerah Berawan
Siang : Cerah Berawan
Malam : Berawan

Sabang

Pagi : Cerah Berawan
Siang : Cerah
Malam : Cerah Berawan

Subulussalam

Pagi : Berawan
Siang : Hujan Petir
Malam : Hujan Petir

[Reji]

PSSI Bakal Perpanjang Kontrak Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

0
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Foto: Dok. PSSI)

Nukilan.id – PSSI lewat sang Ketua Umum, Mochamad Iriawan menyatakan akan memperpanjang kontrak Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Shin Tae-yong sukses membawa perubahan positif terhadap sepak bola Indonesia. Tim Garuda di beberapa level, mulai dari senior, U-23, U-20, hingga U-19 meraih prestasi impresif di tangan sosok asal Korea Selatan tersebut.

Prestasi Shin Tae-yong antara lain membawa Timnas Indonesia senior menjadi runner-up Piala AFF 2020 dan lolos ke Piala Asia 2023, serta meloloskan Timnas Indonesia U-20 ke Piala Asia U-20 2023.

Penegasan Mochamad Iriawan

Kontrak Shin Tae-yong di Timnas Indonesia sejatinya baru akan habis setelah berakhirnya Piala Dunia U-2O pada 2023. Namun, kontrak STY kini bakal diperpanjang oleh PSSI.

“Tapi, saya sebagai Ketua Umum PSSI dan tentu sudah berkoordinasi dengan Exco akan memperpanjang kontrak Shin Tae-yong,” ujar Iriawan di laman resmi PSSI.

Pernyataan Iriawan ini jelas menjadi kakar bagus untuk pencinta sepak bola Indonesia yang kini sudah sangat senang melihat kinerja Shin Tae-yong.

Alasan PSSI

Lebih lanjut, Iriawan mengungkapkan alasan pihaknya akan memperpanjang kontrak Shin Tae-yong. PSSI melihat kinerja, performa, dan masukan dari netizen.

“Kita juga melihat di mana-mana desakan dari netizen agar STY diperpanjang juga menguat,” tutur Iriawan.

“Atas dasar itu, tentu selain melihat performa tim, PSSI akan memperpanjang kontrak yang bersangkutan. Untuk berapa tahun kontrak diperpanjang, kita akan diskusikan lebih lanjut.” [Bolanet]