Beranda blog Halaman 1534

Cegah Kekerasan Seksual di Kampus, STIAPEN Nagan Raya Kunjungi Universitas Teuku Umar

0

Nukilan.id – Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara (STIAPEN) Kabupaten Nagan Raya melakukan kunjungan ke Universitas Teuku Umar, Selasa, 11 Oktober 2022.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Puket III Banta Diman, S.Sos.I, M.S.i dan Ketua PPKS STIAPEN Nagan Ardiansyah, M.Si yang diterima oleh Rektor Dr. Ishak Hasan, M.Si didampingi oleh Ketua Tim Satgas Ad Hoc PPKS UTU Candra Darusman S, S.H.,M.H dan Koordinator Umum Said Adla Fauzan, M.Si

Adapun maksud kunjungannya dalam rangka berkoordinasi serta meminta sharing informasi tentang keberadaan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di UTU yang sebelumnya sudah terbentuk dan menangani case di maksud.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan naskah kerjasama antara STIAPEN Nagan Raya dan Universitas Teuku Umar.

Candra Darusman S, S.H., M.H selaku Ketua Tim Satgas Adhoc PPKS UTU menjelaskan, latar belakang lahirnya tim ini disebabkan aksi demontrasi yang dilakukan oleh komponen mahasiswa terkait dugaan kasus kekerasan seksual, aksi tersebut sangat menyita perhatian publik yang selalu menjadi tranding topick di media, baik cetak maupun online.

Tim Satgas PPKS permanen juga dalam proses pembentukan dimana Panitia Sleksi tim sudah terbentuk, bahkan tahapan proses tersebut sedang dan terus berlangsung, mengingat ada beberapa mekanisme yang mesti ditempuh, hal tersebut sebagaimana amanah Permendikbud Ristek No.30 Tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkup Perguruan Tinggi.

Peristiwa hukum kekerasan seksual terjadi maka pimpinan UTU mengambil sikap membentuk Tim Ad Hoc hingga saat ini.

Turut hadir Sekretaris Tim Satgas Ad Hoc PPK UTU, M. Yunus Bidin, S.H., M.H. []

Amil BMA Jadi Dosen Tamu Filantropi Wakaf di IAIN Langsa

0

Nukilan.id – Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (Prodi MZW) IAIN Langsa menyelenggarakan kuliah dosen tamu dengan tema Tantangan dan Peluang Filantropi Wakaf Aceh di Era Disruptif, bertempat di Aula FEBI IAIN Langsa, (11/10/2022).

Ketua Prodi MZW, Dr Mulyadi MA mengatakan, kuliah dosen tamu ini diikuti 56 peserta, yang terdiri dari mahasiswa dan alumni prodi MZW IAIN Langsa. Dua amil BMA, Shafwan Bendadeh MSh dan Sayed M Husen, hadir sebagai dosen tamu pada kuliah filantropi wakaf ini.

Mulyadi mengharapkan, kuliah dosen tamu ini akan memperkuat kaitan antara studi di perguruan tinggi dengan dunia kerja. “Alumni prodi manajemen zakat dan wakaf akan tertampung sebagai tenaga kerja profesional di pemerintahan, lembaga-lembaga filantropi, zakat, dan wakaf,” harapnya.

Sementara Tenaga Profesional BMA, Shafwan Bendadeh dalam paparannya mengungkapkan, kesuksesan pengelolaan dan pengembangan wakaf sangat ditentukan oleh kapasitas SDM nazir. “Nazir yang disiapkan oleh perguruan tinggi tak semuanya harus bekerja jadi ASN,” katanya.

“Tantangan terbesar pengembangan wakaf di Aceh adalah kapasitas nazir yang rendah. Demikian pula masyarakat belum semua sepakat dengan wakaf uang,” ujarnya.

Untuk itu, menurut Shafwan, peluang peningkatan SDM di perguruan tinggi patut terus dilakukan. “Aceh juga harus memanfaatkan momentum gerakan nasional wakaf uang untuk memajukan wakaf,” kata amil yang juga mengajar di STISNU ini.

Pemateri lainnya, BMA Sayed M Husen menambahkan, pengelolaan wakaf di era disrupsi harus didukung oleh SDM yang mampu berkomunikasi dan membangun kemitraan yang baik dengan berbagai mitra potensial.

Menurut dia, pengembangan wakaf produktif di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi dapat dilakukan dengan menggandeng mitra atau investor.

“Di era disrupsi ini, nazir harus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi, sehingga wakif dapat mengakses laporan dan progres pengelolaan wakaf kapan saja di mana saja,” pungkasnya. []

BI Aceh Sosialisasikan Ketentuan Lalu Lintas Devisa ke Pelaku Usaha

0
Bank Indonesia Perwakilan Aceh menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi Ketentuan Lalu Lintas Devisa (LLD)” untuk memberikan pemahaman kepada perbankan dan pelaku usaha pada tanggal 10-11 Oktober 2022 di Kantor Perwakilan BI Aceh. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Perkembangan Ekspor-Impor di Aceh terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2021, nilai ekspor luar negeri Provinsi Aceh mencapai USD 502 Juta atau tumbuh 67,42% dari tahun sebelumnya. Sedangkan dari sisi Impor, nilai impor luar negeri Provinsi Aceh sepanjang 2021 mencapai USD 119 Juta atau tumbuh 361% dari tahun sebelumnya.

Polres Bener Meriah Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika

0
(Foto: Ist)

Nukilan.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bener Meriah berhasil mengamankan satu orang pemuda berinisial HCO (36) warga Desa Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, karena diduga menyalahgunakan narkotika jenis sabu.

Kapolres Bener Meriah AKBP Indra Novianto, mengatakan HCO ditangkap di Kampung Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Minggu, 9 Oktober 2022.

“Benar pelaku sudah ditangkap. Bersamanya ikut diamankan barang bukti berupa satu paket plastik transparan yang berisikan narkotika jenis sabu dengan berat 1,15 gram, satu tas pinggang warna hitam, dan satu unit handphone Xioami warna hitam,” jelas Indra Novianto.

Indra Novianto mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan saat personel Satreskoba melakukan patroli.

“Saat melakukan patroli petugas bertemu dengan seorang yang diduga pelaku di sebuah warung di pante Raya dengan gerak gerik yang mencurigakan, kemudian petugas mendekati pelaku dan melakukan penggeledahan,” tutur Indra.

“Setelah dilakukan penggeledahan oleh personel ternyata benar bersama pelaku di temukan narkotika jenis sabu,” ucap Indra

Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Polres Bener Meriah untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. []

4 Rumah Rusak Berat dan Satu Hancur Akibat Banjir Aceh Utara

0
Rumah warga hancur akibat banjir di Desa Meunasah Mancang, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Provinsi Aceh, Senin (10/10/2022) Foto: BPBD Aceh Utara.

Nukilan.id – Sebanyak empat unit rumah di Desa Meunasah Mancang, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara rusak berat dan satu rumah hancur total akibat diterjang banjir yang terjadi sepekan terakhir.

Kepala Desa Meunasah Mancang, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Zainal Abidin menyebutkan, rumah yang hancur total terseret arus banjir itu milik Jamaluddin (49).

Selain itu, kata dia, banjir kali ini juga menjebol tanggul sungai di Desa Meunasah Mancang. Sehingga debit air dengan kecepatan tinggi masuk ke kawasan pemukiman penduduk.

“Kami masih ada 250 kepala keluarga mengugsi, termasuk saudara kita yang musibah yang rumahnya rusak dan rumahnya hancur itu,” kata Zainal seperti dikutip kompas, Senin (10/10/2022).

Kemudian, Zainal menyebutkan, warga mulai mengalami gatal-gatal dan kekurangan pasokan air bersih.

“Untuk logistik makanan sudah ada, cukuplah buat tiga hari. Sedangkan bantuan lain belum tiba,” ujarnya.

“Kami butuh suplai air bersih dan obat-obatan. Selain itu, kami minta pemerintah bantu rehab rumah dan bangun rumah warga yang rusak,” harapnya.

Sementara itu, lintas jalan nasional yang terendam banjir di Desa Lhoksukon, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, hari ini sudah bisa dilalui karena banjir mulai surut di kawasan tersebut.

Sebelumnya diberitakan banjir merendam ke 15 Kecamatan dari 27 Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara. Satu warga dilaporkan meninggal dunia dalam musibah tahunan di Kabupaten ini. Pada banjir tahun lalu, sebanyak tiga warga dilaporkan meninggal dunia. []

KPK Periksa Rektor Universitas Syiah Kuala

0
Universitas Syiah Kuala

Nukilan.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan pemeriksaan terhadap Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, Prof. Dr. Ir. Marwan di Ruang Kerja Rektor, Kompleks Kantor Pusat Akademik USK, Jum’at (7/10/2022).

Tak hanya Rektor, Tim KPK yang berjumlah empat orang ini juga memeriksa dua pejabat USK lainnya yaitu Wakil Rektor I, Prof Dr Ir Agussabti, MSi, dan Kepala Teknologi Informasi Komputer (TIK), Dr Nizamuddin.

Saat dikonfirmasi, Koordinator Humas USK, Ferizal Hasan, SE membenarkan adanya pemeriksaan terhadap ketiga pejabat USK itu. Pemeriksaannya berlangsung sekitar 7 jam, mulai dari pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB

“Iya benar, Tim KPK memeriksa Pak Rektor bersama Wakil Rektor I dan Kepala TIK,” kata Ferizal kepada Nukilan, Minggu (9/10/2022) malam.

Menurutnya, Rektor USK dimintai keterangan terkait pengembangan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kasus suap penerimaan mahasiswa baru Universitas Lampung (Unila) tahun ajaran 2022 melalui jalur mandiri yang menjerat Rektor Prof. Dr. Karomani, M.Si.

“Karena USK termasuk salah satu Universitas yang menerima mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) Wilayah Barat pada tahun ini,” ujar Ferizal.

Lebih lanjut, Ferizal menyebutkan, tim KPK juga menggeledah ruang kerja Rektor dan Kantor TIK USK. Penggeledahan dan pemeriksaan itu dilakukan KPK berdasarkan surat tugas untuk kasus dugaan suap Rektor Unila, Prof. Dr. Karomani.

Dalam pemeriksaan itu, kata dia, KPK hanya fokus pada kebijakan dan kesaksian USK sebagai anggota Badan Kerja Sama (BKS) Penguruan Tinggi Negeri (PTN) Wilayah Barat terkait kasus dugaan suap tersebut.

Seperti diketahui, pada 19 Agustus 2022 lalu, KPK melakukan OTT terhadap Rektor Unila, Prof. Dr. Karomani dalam kasus dugaan menerima suap dari penerimaan mahasiswa baru Unila tahun ajaran 2022 melalui jalur mandiri.

Selain Karomani, ada tujuh orang lain yang ditangkap dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam OTT tersebut, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai Rp414,5 juta, slip setoran deposito bank sejumlah Rp800 juta, kotak deposit berisi emas senilai Rp1,4 miliar, dan tabungan sebanyakRp 1,8 miliar.

Selain Rektor USK, ada Rektor lain yang ikut diperiksa KPK terkait kasus yang sama. Salah satunya, Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Prof Dr Ir H Fatah Sulaiman, ST, MT, yang diperiksa KPK pada Jumat (30/9/2022) lalu. []

Bob Rinaldi Ditunjuk Sebagai Plt Dirut Bank Aceh

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Direktur Bisnis Bank Aceh, Bob Rinaldi ditunjuk sebagai pelaksana tugas Direktur Utama Bank Aceh. Penunjukan tersebut dilakukan oleh Komisaris Utama Bank Aceh, Taqwallah melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Aceh Syariah Nomor: 002/DK-BA/X/2022 Tentang Pengangkatan Pelaksana Tugas Direktur Utama Bank Aceh pada tanggal 10 Oktober 2022.

Penunjukan pelaksana tugas seiring dengan berakhirnya masa tugas Direktur Utama, Haizir Sulaiman pada Sabtu (8/10/2022). Haizir mengakhiri masa tugasnya sebagaimana amanat dalam rapat umum pemegang saham pada 8 Oktober 2018 lalu.

Haizir genap menjabat selama 4 (empat) tahun menjadi Direktur Utama. Ia ditunjuk menjadi Direktur Utama Bank Aceh menggantikan Direktur Utama sebelumnya, Alm Busra Abdullah yang meninggal dunia pada 29 Desember 2017 lalu.

Adapun penyerahan SK tersebut dilaksanakan oleh Taqwallah kepada Bob Rinaldi didampingi Haizir Sulaiman, pada Senin, (10/10/2022) di gedung Action Center, Banda Aceh. Acara penyerahan turut dihadiri oleh seluruh direksi dan dewan komisaris serta seluruh pemimpin divisi.

Plt Direktur Utama Bank Aceh, Bob Rinaldi, telah menjabat sebagai Direkur Bisnis sejak 31 Januari 2020. Penunjukannya sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama merupakan amanat dari akta perusahaan seiring dengan berakhirnya masa tugas Haizir Sulaiman sebelum pelaksanaan RUPS yang akan menentukan Direktur Utama secara definitif.

Adapun Surat Keputusan penunjukan Plt Direktur Utama akan berlaku hingga jangka waktu selama 60 (enam puluh) hari terhitung sejak tanggal ditetapkan atau sampai dengan diangkatnya Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah.

Komisaris Utama Bank Aceh, Taqwallah dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Haizir atas pengabdian dan kontribusinya kepada Bank Aceh.

”Dengan berbagai dinamika dan sebuah keniscayaan siapapun akan memasuki masa pensiun dan memberikan estafet kepemimpinan,” ujarnya.

Sementara itu, Taqwallah berharap Plt Direktur Utama, Bob Rinaldi dapat melaksanakan dengan baik amanah yang diemban sesuai dengan rencana strategis bank.
Selanjutnya, pemegang saham pengendali dan pemegang saham akan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham untuk menentukan Direktur Utama Bank Aceh. []

Pelajar Aceh Raih 11 Medali pada Ajang OSN 2022

0
Hamdani, S.Pd., M.Pd., Kepala Bidang SMA dan PKLK Dinas Pendidikan Aceh. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Kepala Bidang SMA dan PKLK Dinas Pendidikan Aceh, Hamdani, S.Pd., M.Pd., mengatakan Aceh meraih prestasi yang memuaskan pada Olimpiade Sains Nasional. Pelajar Aceh membawa pulang dua medali emas, lima medali perak, dan empat medali perunggu.

“Saya berterima kasih banyak kepada para pelajar Aceh dan para guru pembimbing. Ini adalah pencapaian yang baik dan perlu kita syukuri bersama,” kata Hamdani, Ahad, 9 Oktober 2022.

Hamdani mengatakan 7 medali diraih oleh pelajar tingkat SMA/MA. Sisanya disabet oleh pelajar pada tingkat SD dan SMP. Pencapaian ini mendudukkan Provinsi Aceh dalam 12 dari 37 provinsi.

Seleksi OSN ini dilaksanakan sepanjang 3 hingga 6 Oktober 2022. pemenang diumumkan sehari kemudian secara daring. Pelajar yang mewakili Aceh pada ajang ini merupakan hasil seleksi pada tingkat kabupaten dan kota.

Di tingkat provinsi, kata Hamdani, panitia menyeleksi sekitar 800 pelajar. Pelajar yang dinilai mumpuni untuk berlaga pada tingkat nasional lantas dibina oleh Bidang Pembinaan SMA dan PKLK selama tujuh hari di Hotel Oasis, di Banda Aceh, mulai 25 September hingga 1 Oktober 2022.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM, berharap seluruh anak didik yang mengikuti ajang ini tidak terbebani target. Alhduri meminta para pelajar memandang ajang ini sebagai tempat untuk menguji dan menempa diri menjadi pribadi yang lebih baik.

“Saya percaya dengan kemampuan mereka. Saya berharap mereka juga percaya diri dengan kemampuan mereka,” kata Alhudri. Pada olimpiade ini, peserta berlomba menjadi yang terbaik dalam bidang matematika, fisika, kimia, biologi, informatika/komputer, kebumian, astronomi, ekonomi dan geografi.

Berikut nama-nama peraih medali dari tingkat SMA/MA

Emas
1. Farhannur – Ekonomi – MAN 1 Banda Aceh

Perak
1. Pieter C – Biologi – SMA N 3 Banda Aceh
2. Fauzil A – Biologi – SMA N Modal Bangsa Aceh
3. Rahmatillah N – Kimia – SMA N Modal Bangsa Aceh
4. M. Arif KL – Fisika – SMA Fatih Bilingual School BNA

Perunggu
1. Nabillah Zahra – Kimia – SMA TNA Fatih Bilingual School
2. M. Ar Rayyan – Geografi – SMA N 10 Fajar Harapan Banda Aceh

BNPB Serahkan Bantuan Rp350 Juta Tangani Banjir Aceh Utara

0
Personel TNI membantu warga yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara, Minggu (9/10/2022). (ANTARA/HO-Humas BNPB)

Nukilan.id – Sebanyak lima wilayah kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, yang meliputi Kecamatan Pirak Timur, Kecamatan Matangkuli, Kecamatan Lhoksukon, Kecamatan Tanah Luas dan Kecamatan Baktiya, masih terendam banjir hingga hari ini, Minggu (9/10).

Sebelumnya, wilayah yang terdampak banjir telah mencakup 15 kecamatan dan 151 gampong. Kondisi itu lantas mendorong Bupati Kabupaten Aceh Utara mengambil langkah cepat dan menyatakan darurat bencana banjir melalui Surat Pernyataan Bencana Nomor: 360/1656/2022, tertanggal 5 Oktober 2022.

Seluruh lintas OPD mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Basarnas, TNI, Polri, Dinas PUPR, Dinas Sosial, instansi terkait lainnya ditambah relawan kemudian turun ke lokasi melakukan upaya percepatan penanganan darurat dan penyelamatan. Akan tetapi upaya itu tampaknya masih harus terus dilakukan, sebab banjir masih enggan beranjak dari lima wilayah kecamatan.

Menurut laporan, hujan masih sering terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat ditambah adanya air kiriman yang berasal dari hulu di Kabupaten Bener Meriah. Tingginya curah hujan itu juga mengakibatkan Sungai Krueng Keuroto, Krueng Pirak dan Krueng Pase kehilangan kemampuan untuk menampung debit air sehingga air melipasi permukiman penduduk sampai detik ini.

Kondisi itulah yang kemudian menjadi perhatian Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengirimkan tim ke lokasi kejadian bencana.

Sesuai arahan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M, tim bergerak untuk memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara sejak kemarin, Sabtu (8/10).

Melalui Kepala Sub. Direktorat Fasilitasi Penyelamatan dan Evakuasi, Gatot Satria Wijaya, BNPB menyerahkan dukungan berupa Dana Siap Pakai (DSP) untuk penanganan darurat bencana senilai 250 juta. Pemberian dukungan itu berdasar pada Surat Penetapan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Alam Banjir Kabupaten Aceh Utara dengan Nomor: 360/704/2022 tertanggal 5 Oktober 2022.

Selain dukungan DSP, BNPB juga memberikan bantuan berupa logistik dan peralatan yang dibutuhkan selama tanggap darurat dan pemulihan dengan total senilai 100 juta, sehingga total dukungan yang diberikan untuk menangani banjir Aceh Utara senilai 350 juta.

Berdasarkan perkembangan hasil kaji cepat per Minggu (9/10), ada sebanyak 52.499 jiwa dari 15.499 KK terdampak banjir. Banjir telah memaksa 11.645 KK atau 39.957 jiwa mengungsi.

Ada sebanyak 13 tanggul rusak termasuk 3 tebing, 17 jalan dan jembatan, 5 rumah warga dan lahan persawahan yang terdendam seluas 1.057 hektar. []

Satlantas Polresta Banda Aceh Sosialisasi Keselamatan Berkendara bagi Pelajar

0
Kasatlantas Kompol Sukirno, SE melalui Ipda Syafrizal mensosialisasikan keselamatan berkendara di halaman SMU Negeri 1 Peukan Bada, Senin (10/10/2022). Foto: Ist

Nukilan.id – Personel Satuan Lalu-Lintas Polresta Banda Aceh mensosialisasikan keselamatan guna meningkatkan kesadaran pelajar, agar lebih aman dalam berkendara di jalan raya.

“Sosialisasi keselamatan berkendara kepada pengguna jalan ini dilakukan, demi terciptanya gaya hidup yang tertib berlalu-lintas, dan dapat meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan,” kata Kasatlantas Kompol Sukirno, SE melalui Ipda Syafrizal di halaman SMU Negeri 1 Peukan Bada, Senin (10/10/2022).

Ia mengatakan, ada pun bentuk edukasi yang dilakukan tersebut diantaranya seperti berkendara yang benar, serta edukasi keselamatan lainnya.

Ada pun sasaran dari program edukasi tersebut dalam rangka operasi Zebra Seulawah 2022, kata dia, dan ditujukan kepada para pelajar yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi dalam mengendarai sepeda motor.

“Kegiatan Sosialisasi Road Safety ini akan terus dilakukan bersamaan digelar operasi patuh Seulawah 2022, demi terwujudnya keselamatan di jalan raya,” tuturnya. []